Category Archives: artikel motivasi

RUMUS SAMA BEDA PENERAPAN BEDA HASIL

kisah sukses, inspiratif , kayaSuatu hari, ada seorang pengusaha muda yang sukses dan kaya raya harus menghadapi ajalnya karena penyakit kanker kulitnya yang parah akibat sensitivitas kulitnya yang tidak normal terhadap sinar matahari.

Sebelum meninggal, sang pengusaha muda tersebut mewariskan seluruh hartanya kepada kedua anaknya. Dalam surat wasiatnya tertulis, “Ayah akan mewariskan dan membagi seluruh kekayaan dan usaha ayah kepada kalian berdua. Ayah hanya akan memberi dua pesan kepada kalian supaya kalian bisa sesukses ayah dan bisa menikmatinya lebih lama :”

“Pertama, Ayah memiliki Penyakit kanker kulit yang langka, dan kemungkinan Gen kulit ini menurun kepada kalian. Jadi pesan ayah jangan sampai sinar matahari menyinari kulit kalian terlalu lama.”

“Kedua, rahasia bisnis ayah supaya kaya adalah dalam bisnis jangan pernah menagih hutang kepada pelanggan.” Sang ayah meninggal tanpa sempat memberikan penjelasan lebih banyak.

Kemudian kedua anak tersebut berjanji untuk memenuhi permintaan ayah mereka.

….

Waktu berlalu, salah satu anak menjadi sangat kaya raya sedangkan yang lain bangkrut dan jatuh miskin.

Karena penasaran sang ibu akhirnya bertanya, kenapa salah satu anak menjadi sangat kaya sedangkan yang lainnya bangkrut dan jatuh miskin. Padahal keduanya memegang teguh nasehat ayah mereka.

Jawab Anak Pertama:

“Ini karena saya mengikuti pesan ayah. Ketika berbisnis Ayah berpesan supaya saya tidak menagih hutang kepada orang yang berhutang kepada saya, dan sebagai akibatnya modal saya susut karena orang yang berhutang kepada saya tidak membayar sementara saya tidak boleh menagih. Ayah juga berpesan supaya kalau pulang dari rumah ke toko dan sebaliknya, saya tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya untuk pergi ketoko dan dan pulang kerumah saya harus naik becak atau mobil padahal jalan kaki saja cukup, tapi karena pesan ayah demikian akibatnya pengeluaranku bertambah banyak.

Lalu diawab juga oleh si anak Bungsu :

“Ini semua karena aku mengikuti pesan ayah. Ketika berbisnis ayah berpesan supaya aku tidak menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku. Maka aku tidak memberi hutang. Prinsipku ada uang maka ada barang. Supaya kompetitif, aku memberikan harga dan pelayanan yang jauh lebih baik daripada toko – toko yang lain.  Ayah juga berpesan supaya kalau pulang dari rumah ke toko dan sebaliknya, aku tidak boleh terkena sinar matahari, oleh karena itu aku berangkat ke toko sebelum sinar matahari terbit dan pulang setelah sinar matahari tenggelam. Akibtnya tokoku buka sebelum toko lain buka dan tutup setelah toko lain tutup. Dari kebiasaan inilah, orang jadi tahu dan membuat tokoku menjadi laris karena memiliki jam kerja yang lebih lama.”

Inilah akibatnya jika Sama Rumus tapi Beda penerapan, maka hasil yang akan di peroleh juga akan berbeda.

 

Apakah anda sudah melakukan hal yang benar?

christian adrianto motivatorAda orang yang berpikir, “Rasanya saya sudah melakukan semua hal yang benar. Tapi kok, Rejekinya segitu-segitu aja…”

Pernah berpikir seperti itu?

Bung, dunia berubah dengan begitu cepat. Persoalannya adalah cara yang dulu kita anggap paling benar, paling efisien dan efektif, kelak belum tentu jadi yang paling tepat. Jadi jika saya sudah berhasil menemukan sebuah cara yang efektif, maka besok saya akan mencoba melakukan dengan cara yang berbeda. Saya yakin akan selalu ada cara yang lebih baik dari cara yang sudah ada.

Jadi jangan pernah takut melakukan hal baru, hal yang berbeda.  Apakah cara yang baru pasti berhasil? Belum tentu. Tapi kalau kita tidak pernah mencoba, kita kan tidak pernah tahu.

Dari Robert Kiyosaki saya belajar hal luar biasa. Rich Dad nya mengatakan bahwa ia menjadi kaya karena telah membuat banyak kesalahan dalam dunia keuangan dibanding orang lain. Dan setiap kali ia membuat kesalahan ia belajar hal baru.

Tapi hari-hari ini banyak orang berusaha mati-matian menghindari kesalahan. Padahal sebenarnya itu adalah kesalahan besar.

Orang-orang yang tidak pernah berani ambil resiko, tidak pernah keluar dari zona nyaman, tidak mau berubah, tapi mereka ingin nasibnya berubah. Itu kan GILA!

(Seruput kopi dulu ah….)

Gimana menurut anda? Anda sepakat?

Disruption di Era Modern dan Cara Mencegahnya (part 2)

Christian Adiranto Motivator, Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Christian Adiranto Motivator, Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Menurut prof. Rhenald Kasali zaman sudah berubah, Disruption mengubah banyak hal sedemikian rupa, sehingga cara-cara bisnis lama menjadi obsolete. Menjadi usang atau ketinggalan zaman. Persis seperti sebagian besar bangunan pabrik es yang kini telah berubah menjadi “rumah hantu”, atau mesin faksimili yang sekarang hanya teronggok di sudut ruangan menunggu kiriman surat yang tak kunjung tiba. Siap atau tidak kamu akan mengalaminya juga. Lalu bagaimana cara kita untuk mencegah supaya kita tidak terDisruption juga? berikut tipsnya dengan mempertajam Skill-Skill berikut  :

Kerjasama dan kolaborasi.

Menjadi seseorang yang dapat berkejasama dan berkolaborasi sangat penting bagi karier kamu. Banyak orang yang lebih baik jika bekerja sendiri tapi kesulitan jika bekerja sama. Jika ini terjadi akan menghambat dirimu sendiri dan kerja tim, jadi asahlah skill ini jika ingin sukses dikemudian hari.

Publick Speaking

Banyak orang yang merasa tidak mampu untuk berbicara di depan umum dan memilih untuk tidak melakukannya. Tapi jika kamu ingin sukses, kamu harus berani menaklukan skill ini. Lakukan sesering mungkin dan nanti juga akn terbiasa.

Berpikir Kritis

Untuk dapat mengembangkan soft skill berpikir kritis. Membaca dapat membantu kamu dalam mengenal lebih banyak kosa kata, membuka wawasan, dan juga memperdalam pembelajaran tentang berbagai topik. Jangan hindari debat dan diskusi tak perlu diskusi hal hal yang berat, kamu bisa sekedar membahas isu-isu hangat disekitarmu, tentang film, ataupun tentang buku yang baru saja kamu baca.

Manajemen waktu

Dalam dunia kerja menjadi tepat waktu adalah sebuah hal yang penting, sering datang terlambat dan tidak dapat menyelesaikan deadline adalah contoh kamu tidak bisa menghargai waktu, Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang kurang disiplin. Meskipun kamu bukan orang yang suka menjadwalkan segala hal, tapi sebuah timeline dan jadwal kerja harian selalu penting untuk dipertimbangkan demi menguasai soft skill yang satu ini.

Networking

Semakin luas networking yang kamu bangun maka akan semakin banyak kesempatan dan peluang yang datang padamu. Memperluas networking juga bukanlah hal yang sulit, kamu bisa melakukannya dimana saja dan kapan saja. Yang lebih utama lagi adalah jangan pernah melewatkan sebuah acara yang memungkinkan kamu untuk dapat memperluas networking-mu.

Sebagain orang mungkin saja lebih menonjol dalam beberapa soft skill dan merasa kurang di beberapa soft skill lainnya. tapi pada sadarnya kemampuan tersebut dapat terus ditingkatkan jika memang terus dilatih dengan baik.

Disruption di Era Modern dan Cara Mencegahnya (part 1)

Christian Adiranto Motivator, Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Christian Adiranto Motivator, Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Menurut prof. Rhenald Kasali zaman sudah berubah, Disruption mengubah banyak hal sedemikian rupa, sehingga cara-cara bisnis lama menjadi obsolete. Menjadi usang atau ketinggalan zaman. Persis seperti sebagian besar bangunan pabrik es yang kini telah berubah menjadi “rumah hantu”, atau mesin faksimili yang sekarang hanya teronggok di sudut ruangan menunggu kiriman surat yang tak kunjung tiba. Siap atau tidak kamu akan mengalaminya juga. Lalu bagaimana cara kita untuk mencegah supaya kita tidak terDisruption juga? berikut tipsnya dengan mempertajam Skill-Skill berikut  :

Cara Berkomunikasi.
Cara mendapat skill ini dengan belajar mendengarkan dan berbicara dengan baik, Cara lain untuk mendengembankan skill ini adalah dengan merekam percakapan yang kamu lakukan. Dan setiap kamu mendengarkannya kamu akan tahu apa yang kurang dari kemampuan komunikasi yang kamu miliki.
Rasa Ingin tahu, Kreatifitas, dan inovatif.
Rasa ingin tahu adalah awal mula datangnya sebuah ide kreatif dan sebuah inovasi. Soft Skill ini berguna untuk menyelesaikan masalah. Ketika kamu menghadapi sebuah masalah dalam pekerjaan, rasa ingin tahu akan membuat kamu tidak berhenti mencari sumber permasalahan tersebut hingga berhasil mendapatkannya. Kemudian kamu harus memikirkan sulusi yang tepat dan effisien untuk dapat menyelesaikannya. Kreativitas dan inovasi akan sangat membantu kamu untuk mencari solusi paling efisien untuk masalah yang sedang kamu hadapi.
Mengakses, menganalisis, menyatukan Informasi.
Mengakses berita dan informasi sangatlah mudah, tetapi banyak yang tidak terbukti kebenarannya. Sebagai seorang professional sudah selayaknya melihat informasi dengan lebih bijak. Tidak hanya mengakses informasi dan menelannya bulat bulat, tetapi juga harus di analisis dan menyatukan informasi tersebut agar tahu kebenarannya. Ikut menyebar berita bohong akan membuat kita terlihat kurang professional.
Kemampuan beradapatasi
Setiap pekerjaan mungkin terasa berat pada awalnya, ketika kamu belum terbiasa dan banyak yang perlu di pelajari. Jika kamu punya skill ini maka kamu akan dapat melewati masa sulit tersebut.
Kepemimpinan
Apa yang perlu dipersiapkan untuk skill ini? Kamu harus berani terlebih dahulu, kamu harus siap menjadi pemimpin jika kesempatan datang padamu. Jika diberi sebuah project, terimalah tantangan tersebut, jika perlu kamu dapat merekomendasikan dirimu sendiri.

Cara Berpikir Otak Manusia

1. Menyamakan(mengeneralisasi). Tampa sadar otak manusia berusaha untuk mencari pola, hal ini meruakan mekanisme yang dilakukan untuk membantu manusia untuk mengantisipasi dan menebak apa yang akan terjadi. Tapi tantangannya adalah :

  • Manusia langsung membuat kesimpulan tanpa data yang cukup.
  • Dengan data yang cukup, pola yang dianggap mutlak benar.
  • Manusia langsung membuat kesimpulan tanpa data yang cukup dan dianggap mutlak benar

Contoh sebuah organisasi tertentu melakukan tindak pengrusakan, pertanyaannya apakah semua orang dalam organisasi tersebut harus di hukum?

2. Tercampur(distorsi). Otak manusia mudah tercampur data dengan data yang lain, tergantung pribadi yang mengelola data jika dia tipe positif oaring tersebut jadi kreatif namun jika tipe negatif malah memicu kesalah pahaman. Maka jika kita yakin terhadap sesuatu hal lebih baik ada waktu cek sekali lagi datanya. Bahkan data yang benar bisa salah karena waktunya beda. Atau data yang tampak saling bertentangan bisa sama sama benar tergantung sudut pandang masing masing.

3. Hapus(delete). Otak manusia tidak dapat mengingat seluruh data atau kejadian, hal hal yang tidak berkesan atau tidak penting. Kita akan lebih mudah mengingat sesuatu yang secara emosional daripada yang penting, untuk mengingat sesuatu hal yang penting kita bisa kaitkan dengan sesuatu yang emosional

Cara Mengambil Keputusan yang Tepat

Cara Mengambil Keputusan yang TepatSepanjang hidup, Anda mengambil banyak keputusan. Keputusan-keputusan yang Anda ambil beragam, mulai dari yang paling sepele sampai yang paling krusial. Keputusan Anda menentukan jati diri Anda di kemudian hari. Mengambil keputusan pada tahap krusial bisa memengaruhi masa depan Anda. Jika Anda pernah melakukan sesuatu yang Anda sesali di kemudian hari, berikut cara yang bisa Anda pelajari untuk mengambil keputusan yang lebih baik:

1. Pahami Konteks Masalahnya

coba memahami perkara tersebut secara mendalam. Pikirkan dampak positif dan negatifnya, serta berbagai risiko yang mungkin terjadi.

Apabila Anda sudah benar-benar paham, maka segeralah membuat keputusan. Jangan menunggu terlalu lama, sebab itu membuang-buang waktu dan yang pasti merugikan bagi Anda. Jadi beranilah!

2. Kumpulkan Data dan Lakukan Analisis

Jika ingin mengambil keputusan yang tepat, pastinya Anda tidak boleh asal-asalan. Apalagi hanya menuruti ego semata. Wah, itu bisa membahayakan! Bisa-bisa Anda menyesal karena tidak memikirkannya.

Sebaiknya sebelum Anda mengambil keputusan, kumpulkan data-data dulu yang mendukung permasalahan yang sedang Anda hadapi. Jangan telan mentah-mentah data tersebut. Pikirkan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi. Dengan begitu, Anda akan lebih berhati-hati saat memutuskan.

3. Jangan Gegabah,

Luangkan Waktu untuk Mengambil keputusan secara gegabah itu tidak akan pernah menguntungkan. Yang ada malah menimbulkan penyesalan. Nah, untuk menghindari hal tersebut, pastikan Anda selalu meluangkan waktu untuk berpikir.

Namun juga jangan lama-lama, ya! Semakin lama Anda berpikir itu semakin membuat Anda takut melangkah. Semakin bingung dan galau. Sehingga akibatnya, Anda jadi tidak segera bertindak. Terus menunda-nunda dan enggak ada perkembangan. Berpikir Dulu

4. Jangan Lupa Berdoa

Untuk mengambil keputusan yang tepat itu enggak bisa hanya mengandalkan pemikiran semata. Selain menggunakan logika, Anda juga perlu memantapkan hati dengan cara berdoa.

Mintalah petunjuk dari Tuhan supaya jalan yang Anda tempuh dimudahkan, dan memang benar itu jalan Anda.

5. Meminta Saran Dari Orang yang Berpengalaman

Jika saat ini Anda bingung menghadapi masalah yang datang bertubi-tubi, atau mungkin tidak berani mengambil keputusan, maka tak ada salahnya Anda meminta bantuan kepada orang yang berpengalaman.

Cara ini terbilang cukup efektif, lho! Pasalnya setiap orang punya sudut pandangnya masih-masing dalam menghadapi perkara. Jika Anda mau mendengarkan sudut padang dari banyak orang maka itu bisa membantu memperluas wawasan Anda.

Pastinya juga mempermudah Anda dalam mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab.

6. Ambil Keputusan dengan Kepala Dingin, Bukan Secara Emosional

Untuk mengambil keputusan yang tepat, tidak bisa dilakukan secara emosional. Anda harus berada dalam kondisi tenang sehingga dapat berpikir logis.

Oleh karenanya, sebisa mungkin hindari memutuskan sesuatu ketika sedang marah atau sedih. Itu membuat keputusan Anda tidak rasional.

Baiknya sih, tunggu hingga Anda merasa baikan. Bila Anda sudah nggak emosi, barulah ambil keputusan dengan kepala dingin. Dengan begitu, Anda pun bisa berpikir secara jernih.

Ingat ya, mengambil keputusan yang didasari ego semata hanya akan menimbulkan penyesalan.

7. Pikirkan Risiko dan Keuntungannya

Jika Anda mengambil keputusan itu, berapa persen risikonya dan berapa persen keuntungannya. Coba perkirakan lebih besar mana persentasenya. Apabila keuntungan lebih dominan daripada risiko, maka segeralah mengambil keputusan.

Satu hal yang harus Anda tahu, bahwa tidak ada keputusan yang 100% sempurna di dunia ini. Jadi bersiaplah juga untuk menanggung risiko, walau persentasenya minim

8. Jangan Takut dengan Kritik Orang Lain

Anda jangan mudah goyah dengan komplain-komplain dari orang di sekitar Anda. Bila Anda yakin keputusan itu yang terbaik, maka pegang teguhlah. Jangan ragu untuk terus melangkah.

Ini bukan berarti Anda tidak boleh mendengarkan saran dari orang lain, ya! Mengambil saran dari berbagai pihak itu bagus untuk bahan pertimbangan. Tapi jika Anda terlalu banyak mendengarkan apa kata orang, ya jadinya Anda sendiri yang bingung. Oleh karenanya, Anda juga harus punya prinsip tersendiri.

Karakter Asertif Karakter untuk Sukses

Dalam pergaulan sehari-hari baik dengan kawan, saudara dan orang lain, sering muncul hal-hal yang mengganjal di hati, tetapi kadang kita merasa rikuh bila mengutarakan langsung perasaan itu kepada mereka. Nah, jika kita dihadapkan pada kondisi ini maka kita perlu memiliki sifat yang disebut ASERTIF.

asertifAsertif adalah sebuah tindakan atau tingkah laku dalam berinteraksi dengan orang lain secara terbuka, jujur, penuh pertimbangan, percaya diri dan tegas. Tidak hanya menyangkut ekspresi pikiran dan perasaan yang positif saja, tetapi juga untuk hal yang negatif. Dengan kata lain, asertif itu adalah sikap dan perilaku seseorang ketika berhubungan dengan orang lain yang dilakukan dengan jujur, tegas, penuh pertimbangan dan percaya diri. Termasuk didalamnya adalah kemampuan untuk mengekspresikan perasaan, baik yang positif maupun yang negatif. Bagaimana cara kita supaya kita dapat berperilaku asertif :

1. Menggunakan prinsip 3P

Lihat Periode, place, procedure dimana anda melakukan pembicaraan dengan orang lain, baik mengutarakan pendapat, memuji maupun memberi saran yang dapat dilakukan berdasarkan timing, tempat dan teknik cara bicaranya.

2. Menggunakan bahasa “Saya”

Kita tidak dapat selalu menggukan kata “kamu” tetapi menggunakan kata “saya” misal : Saya merasa kamu tidak suka saya berada di tim ini. Apakah cuma perasaan saya?

3. Negatif Inquiry

Menanyakan lebih spesifik ketika ada seseorang yang memberikan pernyataan negative terhadap diri Anda misal: seseorang bilang “kamu ini membosankan” maka kita bisa bertanya : “Boleh tahu tindakan apa yang telah saya lakukan sehingga terkesn membosankan? Karena saya orang yang terbuka”

4. Negatif Asertion

Menyetujui kritikan tapi tidak mengabulkan keinginannya. Misal : “Anda mengatakan hal yang salah dalam rapat” . Maka kita menjawab “Betul saya telah mengatakannya, untuk itu saya minta maaf”

5. Limited Truth

Kita akui bahwa yang di kritik benar namun hanya sebagian, Misal : “Semua partai itu jelek” maka kit menjawab “pasti ada yang jelek, namun hanya beberapa oknum yang jelek”

6. Metode Broken Record

Lebih seperti kita ngotot seperti apa yang kita inginkan, tetapi agar semua paham gunakan data yang berbeda mengganti cara berbicara dll

Apa yang dimaksud dengan komunikasi yang efektif?

Pengertian-Komunikasi-Efektif-Menurut-Para-Ahli-300x197Komunikasi efektif yaitu komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang lain yang bisa terlihat dalam proses komunikasi.

Tujuan dari Komunikasi Efektif sebenarnya adalah memberikan kemudahan dalam memahami pesan yang disampaikan antara pemberi informasi dan penerima informasi sehingga bahasa yang digunakan oleh pemberi informsi lebih jelas dan lengkap, serta dapat dimengerti dan dipahami dengan baik oleh penerima informasi, atau komunikan. tujuan lain dari Komunikasi Efektif adalah agar pengiriman informasi dan umpan balik atau feed back dapat seinbang sehingga tidak terjadi monoton. Selain itu komunikasi efektif dapat melatih penggunaan bahasa nonverbal secara baik.
Menurut Mc. Crosky Larson dan Knapp mengatakan bahwa komunikasi yang efektif dapat dicapai dengan mengusahakan ketepatan (accuracy) yang paling tinggi derajatnya antara komunikator dan komunikan dalam setiap komunikasi. Komunikasi yang lebih efektif terjadi apabila komunikator dan komunikan terdapat persamaan dalam pengertian, sikap dan bahasa. Komunikasi dapat dikatakan efektif apa bila komunikasi yang dilakukan dimana :
1. Pesan dapat diterima dan dimengerti serta dipahami sebagaimana yang dimaksud oleh pengirimnya.

2. Pesan yang disampaikan oleh pengirim dapat disetujui oleh penerima dan ditindaklanjuti dengan perbuatan yang diminati oleh pengirim.

3. Tidak ada hambatan yang berarti untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk menindaklanjuti pesan yang dikirim.

Transfer Emosimu ke Hal yang Lebih Positif

Transfer emosi ke hal yang lebih positif – Menjadi resep jitu untuk para pekerja yang sedang penat dengan pekerjaannya. Baik karena sedang ada masalah, maupun karena sedang sibuk sekali dengan kerjaannya. Transfer emosi ini merupakan upaya mengalihkan perhatian pikiran dan perasaan ke hal lain yang lebih positif.

Transfer Emosimu ke Hal yang Lebih PositifSeperti diketahui bersama bahwa emosi itu sangat berbahaya jika dibiarkan berlarut-larut, sebab bisa menyebabkan seseorang jadi malas bekerja. Perasaan depresi dan marah terus menggerayangi. Jika begini, bagaimana hidup bisa tenang? Dan bagaimana bekerja bisa nyaman?

Segera saja transfer emosi ke hal yang lebih positif. Sebab hidup ini memang butuh berjuang. Dinamika hidup yang tak bisa dilalui dengan baik hanya akan menggilas seseorang ke dalam jurang keterpurukan. Ini tentu saja adalah bencana yang harus dilawan.

Seseorang mestinya hidup dengan antusias. Tidak mengalami hal-hal mengerikan seperti putus asa yang berlarut. Seorang pekerja itu harus bangkit dan bergerak meraih kesuksesannya. Jangan hanya karena emosi malah jadi hancur semuanya.

Di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa ditempuh untuk transfer emosi ke hal yang lebih positif:

  1. Berusaha memaklumi apa yang terjadi

Memaklumi memang sulit. Apalagi memaklumi hal-hal yang sifatnya sulit seperti masalah yang pelik. Namun dengan sikap memaklumi ini, akan membuat hati lebih mampu menerima.

  1. Belajar menganggap setiap masalah pasti ada solusinya

Transfer Emosi ke Hal yang Lebih Positif  dengan belajar menganggap setiap masalah ada solusinya. Jadi jangan berkutat pada masalahnya. Namun berusaha menemukan solusinya dan menerapkan solusi itu. Agar semua masalah hilang.

  1. Menikmati hidup dengan santai

Nikmatilah hidup dengan santai. Sebab, hidup itu kan cuma sekali. Kalau kita gagal menikmatinya sekarang. Mau kapan lagi? Yang namanya orang bekerja pasti banyak masalah. Dan seorang pekerja yang hebat pasti bisa lepas dari masalah-masalah itu.

  1. Ingat kembali tujuan hidup

Ingatlah kembali tujuan hidup di saat diri sangat down. Tujuan inilah yang bisa jadi alat transfer emosi ke hal yang lebih positif. Sebab, tujuan hidup adalah apa yang memang benar-benar mencerminkan keinginan diri untuk tetap hidup.

  1. Mengingat lagi bekerja demi apa

Orang bekerja pasti ada tujuannya. Kalau tujuannya buat cari uang, pastilah akan selalu giat. Sebab, kalau sampai tidak dapat uang nanti repot sendiri. Namun terkadang orang bekerja tidak tahu apa tujuannya. Inilah yang akan jadi masalah.

  1. Tidak berkutat pada masalah yang sama

Transfer emosi ke hal yang lebih positif  bisa dengan cara memikirkan hal lain. Lontarkan pikiran pada masalah lain. Seorang pekerja pasti punya banyak masalah. Anggaplah masalah ini sebagai tantangan. Kalau satu tantangan susah dilewati, pindah saja ke tantangan lainnya.

Adanya hal yang positif tentu akan membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Dengan keenam cara transfer emosi ke hal yang lebih positif di atas Anda harus bisa membuang pikiran yang buruk dan mulai berhasil mengendalikan emosi dengan hal yang positif.

Cara Agar Kerja Anda Semakin Fokus dan Bebas Masalah

Agar kerja semakin fokus Anda harus memastikan mengerjakan berbagai hal yang penting bagi perusahaan dan tentu juga penting untuk diri sendiri. Karena banyak orang yang mengeluh merasa  sibuk dan merasa tidak memperoleh apapun selama seharian di kantor.  Tujuan bekerja tak hanya membuat target Anda lebih jelas melainkan juga mampu merubah sikap kerja Anda setiap harinya.

 Cara Agar Kerja Anda Semakin Fokus dan Bebas Masalah

Bagaimana Agar Kerja Semakin Fokus dan Bebas Masalah?

Untuk melakukannya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan mulai hari ini agar kerja Anda menjadi lebih produktif dan target kerja tercapai. Agar kerja semakin fokus pastikan Anda dapat menuntaskan berbagai pekerjaan tanpa harus mengeluh dan mampu mempertahankan konsistensi produktivitas di kantor.

Berikut tiga langkah untuk membuat kerja Anda semakin fokus dan bebas masalah.

  1. 1.      Menentukan fokus Anda saat ini

Agar kerja semakin fokus, mintalah orang terdekat untuk menilai cara kerja Anda, kapan Anda mengalami kesulitan berkonsentrasi dan kehilangan fokus saat bekerja. Mengetahui pengganggu konsentrasi merupakan hal pertama yang harus Anda selesaikan. Seberapa banyak waktu berkualitas yang dapat digunakan untuk berfikir secara baik, guna untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan dan dapat mengembangkan menjadi gagasan baru.

Apabila Anda merupakan orang yang selalu dihadapkan dengan tugas yang berbeda dalam satu waktu, agar Anda dapat fokus menjalankan maka buatlah jadwal dan tentukan sendiri berapa lama Anda dapat menyelesaikan semua pekerjaan Anda.

  1. 2.      Hindari menggunakan kata “mestinya”

Agar kerja semakin fokus maka Anda harus membiasakan diri untuk tidak menggunakan kata-kata seperti sebaiknya, semestinya, seharusnya, karena kata –kata tersebut berpengaruh negatif terhadap pola pikir dan berpotensi mengganggu fokus bekerja Anda.

maka dari itu dapat membiasakan untuk berkata ‘iya’ dan ‘tidak’ ketika dihadapkan berbagai pilihan.

Secara tidak langsung melatih Anda menghemat banyak waktu karena Anda dapat berfikir lebih cepat dan tegas dalam memutuskan sesuatu tanpa perlu ragu –ragu menjawabnya.

  1. 3.      Hindari hal-hal yang mengganggu Anda

Agar kerja semakin fokus maka sebelum memulai pekerjaan, sebaiknya Anda kenali dulu hal apa yang dapat mengganggu produktivitas Anda bekerja. Gangguan  visual seperti dokumen atau buku yang berserakan di meja dapat mengganggu tingkat konsentrasi Anda.

Selain itu gangguan suara berisik juga dapat mengganggu fokus dalam kerja Anda. Karena fokus Anda akan terbagi dengan suara yang muncul dan kehilangan konsentrasi saat bekerja. Sementara kalau suara alarm dan nada dering handphone Anda dapat mengatasinya sendiri.

Demikianlah beberapa penjelas mengenai agar kerja semakin fokus dan tanpa masalah. Mulai dari sekarang silahkan membiasakan diri untuk menghapus gangguan- gangguan tersebut. Jika tingkat fokus Anda meningkat, maka Anda harus konsisten menjaga dan meningkatkan agar dapat mencapai produktifitas kerja serta dapat mencapai target yang telah di tentukan.