Nelayan dan Pebisnis

Pada suatu ketika ada seorang Investor besar dari Perancis yang sedang berlibur ke sebuah pedesaan nan asri di Negara Spanyol. Ketika sedang menikmati indahnya danau yang tenang di sana, si investor melihat seorang nelayan yang sedang memancing. Karena penasaran, si investor ini mendekatinya dan memperhatikan ada beberapa ekor ikan ada di perahu sang nelayan. Maka terjadilah perbincangan singkat antara si investor dengan nelayan :

Investor   :   “Berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk menangkap ikan sebanyak itu?”

Nelayan   :   “Tidak terlalu lama”

Investor   :   “Mengapa kamu tidak meluangkan waktu lebih banyak untuk mendapatkan ikan yang lebih banyak lagi?”

Nelayan   :   “Jumlah ini sudah lebih dari cukup untuk keluarga saya.”

Investor   :   “Lalu apa yang kamu lakukan setelah kamu menangkap ikan?  Waktu untuk mencari ikan kan hanya sebentar?”

Nelayan   :   “oh saya sangat sibuk Tuan, saya bangun tidur di siang hari, pergi memancing sebentar, lalu saya bermain dengan anak-anak saya, pergi bermesraan dengan istri saya tercinta, pergi ke bukit untuk bernyanyi bersama teman-teman saya. Pokoknya saya sudah sangat sibuk tuan.”

Investor   :  “Pak nelayan, saya adalah pebisnis dan investor besar. Mari saya beritahu bagaimana membuat hidup kamu lebih baik. Kamu seharusnya menghabiskan lebih banyak waktu untuk memancing ikan supaya kamu lebih banyak mendapatkan ikan. Ketika kamu bisa memperoleh lebih banyak ikan, maka kamu bisa mengganti perahumu dengan perahu yang lebih besar, lalu kamu bisa membeli beberapa perahu lagi dan membayar beberapa karyawan untuk bekerja bagi kamu  supaya kamu bisa mendapatkan ikan yang jauh lebih banyak lagi. Lalu kamu akan semakin kaya, dan kamu bisa beli rumah yang jauh lebih bagus, lebih mewah dan lebih besar di desa ini. Bahkan kamu bisa pindah dari desa ini ke kota-kota lainnya yang terindah di dunia ini. Kamu akan mendirikan perusahaan besar dan kamu tidak akan miskin lagi.”

Nelayan   : “Lalu berapa lama saya bisa mencapai itu semua?”

Investor   : “Paling cepat 15 tahun”

Nelayan   : “Lalu setelah itu apa?”

Investor   :  “Ketika waktunya sudah tepat, maka kamu bisa go public, menjual saham dan kamu akan menjadi milyarder”

Nelayan   : “Setelah menjadi Milyarder, lalu apa?”

Investor   :  “Yah kamu bisa senang-senang dengan anak-anak mu, bermesraan dengan istrimu dan pergi bersantai dengan teman-teman sambil bernyanyi di bukit.”

Nelayan   : “Lho, bukankah itu yang sedang saya lakukan sekarang?”

 

Manusia secara umum hidup untuk mencari kebahagiaan. Namun kebahagiaan bisa berarti berbeda bagi setiap orang. Ada yang merasa bahagia jika mencapai penghasilan dengan jumlah tertentu, bahagia jika sudah berhasil memiliki barang tertentu, bahagia jika sudah mencapai pencapaian tertentu dan lain sebagainya. Namun kebanyakan orang sebelum mencapai titik bahagia yang dimaksud di atas, dalam proses nya tidak merasa berbahagia dan merasa tertekan. Apakah hal ini salah? Tentu saja tidak ada yang salah dengan itu. Namun ada cara yang lebih nikmat ketika  dalam proses mencapai tujuan sukses anda, anda bisa berbahagia di dalam prosesnya sehingga ketika anda mencapai tujuan anda, maka anda akan jauh lebih berbahagia.

Jika anda belum mencapai sukses anda, anda dapat berbahagia saat ini juga, yaitu dengan mensyukuri apa yang telah anda miliki saat ini. Anda memiliki badan yang sehat, anda memiliki keluarga yang baik, anda memiliki pekerjaan yang layak, anda memiliki tempat tinggal yang layak, itu adalah hal-hal yang patut di syukuri dan anda akan berbahagia jika anda menyadari itu. Lalu tetap fokus dengan goal anda dan tetaplah mengejar goal anda dengan perasaan bahagia, di akhir setiap hari, berdoalah dan mengucap syukur pada Tuhan bahwa anda telah dikaruniai begitu banyak hal.

Stay Happy and Pursue Your Success

Semoga Bermanfaat, Salam Semangat

 

Bibit Pohon Aneh

Tersebutlah kisah seorang Raja yang terkenal akan kearifan dan kebijaksanaanya. Raja ini memiliki kerajaan yang sangat luas dan disegani oleh kerajaan lainnya di daratan itu.

Pada suatu ketika, sang raja menginginkan seorang asisten pribadi yang akan membantunya menjalankan tugas-tugas kerajaan. Oleh karena itu, sang raja mengumpulkan seluruh anak muda dari seantero kerajaan untuk mengikuti sayembara mencari asisten Pribadi Raja. Semua anak muda dengan antusias mengikuti sayembara ini dengan harapan akan menjadi pemenangnya.

Sang Raja berkata kepada para peserta sayembara , “Saudara-saudara sekalian, di depan anda sekalian ada bibit pohon  jagung yang sudah siap di tanam. Bawalah masing-masing bibit ini ke rumah kalian masing-masing. Tugas kalian adalah memelihara pohon jagung ini hingga tumbuh. Rawatlah, beri pupuk dan peliharalah dengan sebaik-baiknya. Barangsiapa yang memiliki pohon paling subur dan tinggi dalam waktu enam bulan ini, maka ia yang akan jadi pemenangnya.”

Maka pulanglah seluruh pemuda itu dengan penuh semangat, dan mereka semua langsung menanam bibit tersebut di wadah dan benar-benar mereka jaga dengan segenap kemampuan mereka.

Hari demi hari berlalu, ada satu orang pemuda yang merasa aneh dengan bibit pohon yang diterimanya. Pohonnya tidak kunjung tumbuh sedikitpun, sementara teman-temannya bercerita bagaimana pohon mereka tumbuh semakin tinggi dari hari ke hari. Karena malu, pemuda ini tidak pernah menceritakan keadaan pohonnya kepada teman-temannya. Jangankan tumbuh menjadi pohon yang tinggi, bahkan tunas kecilpun tidak tumbuh sama sekali. Padahal pemuda ini telah merawat pohon ini dengan sungguh-sungguh.

Enam bulan berlalu, tibalah hari penilaian dimana semua pemuda peserta sayembara membawa hasil pohon yang telah mereka rawat sesuai perintar sang Raja. Semua orang membawa pot besar dan dengan pohon jagung yang telah tumbuh. Namun pemuda ini hanya membawa pot kecil yang berisi tanah, namun tidak ada pohon yang nampak sama sekali kecuali bibit yang dulu pertama kali diterimanya. Semua orang yang melihat itu tertawa dan mengejeknya karena sudah dipastikan dia tidak akan menang.

Setelah diperiksa seluruh pot yang ada, maka raja memanggil pemuda yang membawa pohon yang tidak tumbuh tersebut dan mengatakan bahwa dialah pemenangnya.  Seluruh peserta terkejut dan memprotes sang raja atas keputusan yang diambilnya. Sang raja yang bijak berkata, “Enam bulan yang lalu saya memberikan bibit jagung yang sebelumnya telah direbus. Jadi tidak mungkin bibit ini bisa tumbuh. Saya meminta kalian untuk melakukan pekerjaan ini untuk menguji seberapa jujurkah anda di dalam melakukan pekerjaan sederhana ini. Sekarang saya mengetahui siapa yang jujur dan yang berbohong. Anak muda ini walaupun dia tahu bahwa pohonnya tidak tumbuh, namun dia tetap merawat dengan sepenuh hati. Maka inilah asisten baru saya.

 

Seringkali perbedaan tipis yang membedakan manusia yang baik dan yang kurang baik adalah masalah kejujuran. Sederhana memang, namun di jaman seperti ini, kejujuran sudah mulai hilang di tengah masyarakat kita. Prinsip Asal Bapa Senang, telah meracuni kondisi Negara kita dalam berbagai bidang sehingga muncul masalah-masalah kronis yang banyak terbongkar saat ini, terutama masalah tindak pidana korupsi yang sedang marak-maraknya menyusul banyaknya kasus yang terbongkar yang diberitakan di berbagai media.

Kejujuran merupakan satu modal berharga yang bisa membawa anda dan kita semua mencapai kesuksesan. Jika seseorang kurang memiliki passion atau semangat bekerja, maka solusinya dia bisa diberikan pelatihan motivasi. Jika seseorang kurang memiliki kemampuan yang dibutuhkan, maka bisa diikutkan dalam pelatihan teknis secara intensif. Namun jika seseorang kurang memiliki kejujuran, maka tidak ada solusi yang paling baik selain menyingkirkannya dari lingkungan kerja kita. Orang-orang yang terbukti tidak jujur akan senantiasa mengalami kesulitan dalam hidupnya, dalam karir dan akhirnya berpengaruh pada kualitas hidupnya.

Menjadi jujur itu mudah asalkan anda percaya bahwa anda adalah orang yang Jujur dan berintegritas

 

Semoga bermanfaat. Salam Semangat

Kabut Yang Gelap

Pada Suatu malam, seorang pemuda sedang berkendara dengan mobilnya kebingungan karena kabut tebal yang tiba-tiba menyelimuti jalanan yang dilaluinya. Keadaan gelap ini diperparah dengan kondisi lampu depan mobilnya yang tidak lagi dapat melihat ke depan tidak lebih dari satu meter saja jarak pandangnya.

Sesaat kemudian, di depan mobilnya melihat lampu belakang mobil lain yang berada tepat di depan kendaraannya. Karena takut kehilangan arah, maka diikutilah lampu belakang mobil tersebut kemanapun dia pergi. Setelah sekitar tiga puluh menit berkendara sambil mengikuti mobil di depannya, tiba-tiba mobil di depannya berhenti mendadak dan akhirnya tabrakan antara kedua mobil tersebut tidak terhindarkan lagi.

Dengan kekesalan yang menjadi-jadi, si pemuda keluar dari mobil nya dan menghardik pengemudi mobil di depannya, ”Mengapa Anda berhenti mendadak?”. Pemilik mobil di depannya menjawab, ”Jelas saja saya harus berhenti, karena saya sudah tiba di depan garasi mobil saya, mengapa anda yang menabrak mobil saya?

Cerita diatas mirip dengan prinsip hidup banyak orang yang mengatakan “Biarlah Hidup ini berjalan bagai air yang mengalir”. Pernahkah anda mendengar prinsip hidup semacam ini? Tentu saja pernah. Mungkin ada diantara orang yang anda kenal yang pernah mengucapkan kata-kata semacam ini.

Tahukah anda kemana sebenarnya arah air yang mengalir? Tepat sekali. Air akan selalu mengalir ke BAWAH, tidak ada air yang bisa mengalir ke atas. Artinya jika seseorang memiliki prinsip hidup yang mengalir seperti air, maka sebenarnya dia sedang merencanakan hidup yang menurun kondisinya. Entah menurun dalam hal kesehatan, dalam hal karir, kehidupan keluarga, kehidupan sosial, keagamaan, maupun dalam hal finansial.

Prinsip mengalir bagai air akan membutakan dan melumpuhkan seluruh potensi dan kemampuan anda untuk berkembang menjadi lebih hebat. Hidup kita akan ditentukan oleh jalan aliran air yang akan dilalui yang artinya nasib kita akan ditentukan oleh orang lain.

 

Maka tepatlah apa yang dikatakan oleh Motivator kenamaan dunia Jim Rohn

If you don’t design your own life plan, chances are you’ll fall into someone else’s plan. And guess what they have planned for you? Not much. –

Jim Rohn – World Class Motivator

 

Jika anda tidak merancang rencana hidup anda sendiri, maka orang lain yang akan menggunakan hidup anda untuk mencapai rencana mereka. Dan tebaklah apa yang mereka rencanakan untuk anda. Tidak banyak.

Rencanakan lah hidup anda sendiri, janganlah mengalir seperti air. Andalah yang harus menghargai diri anda dengan rencana-rencana besar anda. Hiduplah dalah rencana anda dan jadilah orang yang anda rencanakan sesegera mungkin.

Semoga Bermanfaat, salam semangat

Sirkus Yang Berulang Tahun

Suatu ketika ada sebuah Grup sirkus yang sudah terkenal dan melanglang buana di seluruh penjuru dunia. Grup sirkus ini memiliki seorang pemain acrobat yang sangat hebat dan sangat terkenal dengan kepiawaiannya berjalan di atas tali di ketinggian 30 meter tanpa jaring pengaman dipasang dibawahnya. Atraksi ini merupakan favorit bagi semua orang yang menonton atraksi pertunjukkan mereka. Semua mata penonton pasti terbelalak jika menyaksikan atraksi ini dengan hati yang was-was, karena sang pemain sirkus ini mampu melakukannya dengan mata tertutup dan bahkan dengan sepeda beroda satu.

Di hari ulang tahun Grup sirkus hebat ini, mereka mengadakan pertunjukan sirkus yang sangat istimewa. Sang jagoan sirkus ini melakukan aksi berjalan diatas tali dengan mata tertutup sambil mengendarai sepeda roda satu dan di atas pundaknya duduk seorang wanita belia. Semua orang terpukau melihat kehebatan sang pemain sirkus ini. Setelah sang pemain sirkus selesai menyeberang, maka gemuruhlah tepuk tangan penonton yang menyaksikan atraksi tersebut.

Lalu sang pemain sirkus bertanya kepada seluruh penonton yang ada disana, “Apakah anda percaya bahwa saya akan berhasil jika saya melakukan atraksi ini sekali lagi?” dengan sura yang lantang dan kompak, seluruh penonton menjawab ,“YA !!!”  lalu sang pemain sirkus bertanya lagi, “Kalau kalian begitu yakin, maka siapa diantara anda yang mau menjadi sukarelawan yang duduk diatas pundak saya dalam atraksi selanjutnya?” Tiba-tiba seluruh penonton terdiam dan tidak ada yang bersedia melakukannya.

Banyak orang yang telah membaca buku, mengikuti seminar atau pelatihan bagaimana menjadi lebih sukses, seminar-seminar motivasi maupun pengembangan diri. Saya yakin dan percaya bahwa semua pelatihan dan seminar tersebut rata-rata memiliki kualitas yang bagus dan tentu semua pesertanya terkagum-kagum akan ilmu-ilmu luar biasa yang diberikan. Namun ilmu-ilmu luar biasa tadi hanya tinggal ilmu yang tidak ada gunanya ketika kita tidak betul-betul yakin di dalam hati bahwa apa yang anda pelajari.

Seperti pada cerita diatas, para penonton terkagum-kagum dengan keahlian si pemain sirkus, namun tidak satupun yang yakin dan berani ikut dalam pertunjukan sirkus. Jika kita tidak yakin 100% akan ilmu-ilmu yangdipelajari pada seluruh buku, seminar maupun pelatihan yang diikuti, maka niscaya kita tidak akan menerapkan secara total atau bahkan tidak menerapkan sama sekali. Hasilnya tentu perubahan hidup kearah yang diinginkan akan jauh lebih sulit.

Dalam cerita diatas, penonton “percaya”  akan kemampuan sang pemain sirkus, namun tidak “yakin” akan kemampuannya. Jika para penonton benar-benar yakin, makan penonton seharusnya mau menjadi sukarelawan karena yakin bahwa dia akan selamat.

Jangan hanya sekedar “percaya” bahwa hidup anda bisa sukses, namun “yakin” lah bahwa anda bisa sukses. Yakin berarti mengambil tindakan berdasarkan keyakinannya tanpa harus meihat hasilnya terlebih dahulu.  Jalanilah hidup anda dengan Yakin.

Semoga bermanfaat. Salam Semangat

 

Nasib Seekor Burung

Suatu ketika ada seorang pemuda yang sangat cerdas ingin menguji kepintaran dari seorang guru yang bijaksana. Sambil menggenggam tangan nya, sang pemuda bertanya pada sang guru bijak,

“Wahai Pak Tua, di tangan saya ini ada seekor burung, silakan anda terka, apakah burung di tangan saya ini dalam keadaan hidup atau dalam keadaan mati?”

Sang Guru sangat memahami bahwa pemuda ini berniat untuk menguji kemampuannya. Dengan penuh kebijaksanaan sang guru menjawab, “Hidup matinya burung itu sekarang ada di tangan anda, jadi tergantung apa yang anda rencanakan terhadap burung itu.”

Sang pemuda menjawab dengan penuh kekesalan “Lho pak, saya kan bertanya apa burung ini dalam keadaan hidup atau mati, mengapa jawaban anda demikian? Seharusnya sebagai orang yang bijak, anda dapat mengetahui dengan pasti apa jawabannya.”

Dengan sabar dan tanpa mengurangi kebijaksanaanya, sang Guru menjawab, “Ya benar, saat ini nasib burung itu ada ditanganmu, jika saya menjawab mati, maka kau akan melepaskan burung itu terbang ke udara, jika saya jawab hidup, maka kau akan meremas burung tersebut hingga mati. Jadi nasib burung itu ada di tanganmu.

Begitu pula dengan nasib dan kesuksesan kita. Berhasil atau tidaknya hidup kita sejatinya bukan ditentukan oleh orang lain, bukan ditentukan oleh siapa atasan kita, siapa keluarga kita, siapa presiden Negara kita, atau apapun. Kita sendirilah yang berhak menentukan nasib kita. Tidak peduli kita dilahirkan dari keluarga yang kurang mampu, kita tetap berhak untuk sukses dan menjadi kaya. Tidak peduli siapa Presiden kita saat ini, kita tetap harus berupaya bekerja keras, setiap hari guna mencukupi kebutuhan kita sehari-hari.  Kita tidak bisa menyalahkan Presiden kita jika ada kenaikan harga BBM, karena di setiap pemerintahan Presiden manapun, selalu ada kenaikan harga BBM dan kebutuhan lainnya. Jadi nasib dan kesuksesan anda ada di tangan kita sendiri yang mau memperjuangkannya.

Lalu bagaimana dengan Tuhan, apakah kalau begitu tidak perlu berdoa pada Tuhan untuk mencapai kesuksesan dalam hidup ini? Tentu saja salah besar jika kita menjawab tidak perlu berdoa pada Tuhan. Dalam sebuah firman, sering kita mendengar bahwa “Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum, jika kaum tersebut tidak berniat untuk merubahnya.”  Artinya Tuhan memberikan keluasan rejeki yang begitu melimpah bagi setiap umatNYA yang mau berusaha memperbesar rejeki yang di dapatnya dengan cara yang halal. Tuhan tidak pernah mentakdirkan manusia untuk menuai celaka, karena Tuhan adalah maha cinta dan maha kasih.

Mari tentukan nasib anda saat ini juga, dan berdoa kepada Tuhan uagar bisa diberikan petunjuk, kekuatan dan kemudahan maka kesuksesan akan semakin dekat dengan kita.

 

Semoga bermanfaat. Salam semangat.

Jawaban Doa Anda

Pada suatu ketika, terjadilah sebuah banjir besar di sebuah desa. Semua warganya berlarian dengan panic, menyelamatkan diri dan keluarganya keluar dari desa secepat mungkin. Diantara semua warga desa yang sedang panik dan pergi meninggalkan desa tersebut, ada satu orang yang sangat religius dan yakin dan percaya bahwa Tuhan akan datang untuk menyelamatkannya.

Orang ini terus berdoa memohon agar Tuhan datang untuk menyelamatkannya. Ketika air sudah makin tinggi, datang lah sebuah mobil tentara menerobos banjir untuk menjemputnya. Sang tentara berkata “Ayo pak naik ke mobil kami, banjir sudah mulai tinggi.” Namun dia menolak dan menjawab, “Tidak usah, saya yakin bahwa Tuhan sendiri akan menolong saya”.

Banjir tersebut terus saja meninggi, sampai orang ini harus naik sampai lantai dua untuk menyelamatkan diri agar tidak hanyut oleh banjir. Dia terus berdoa mohon agar Tuhan menyelamatkannya. Lalu datanglah tentara dengan perahu karet, mendekati orang itu dan berkata “Ayo pak, naik ke perahu kami, mari tinggalkan tempat ini.” Namun sekali lagi dia menolak dengan yakin  dan berkata, :“Tidak perlu pak, saya yakin bahwa Tuhan akan menolong saya.

Banjir terus saja meninggi hingga akhirnya seluruh rumah di desa itu tenggelam dan orang ini sudah tidak bisa berdiri lagi, akhirnya datang sebuah helikopter penyelamat dan mengulurkan tali padanya “Ayo pak ambil tali itu dan selamatkan diri anda” Namun dia tetap menolak, katanya, “Tidak usah pak, saya yakin sekali bahwa Tuhan akan menyelamatkan saya”.

Akhirnya tenggelamlah orang tersebut dan meninggal dalam banjir besar tersebut.  Ketika suatu saat orang ini berkesempatan bertemu dengan Sang Pencipta, orang ini bertanya “Tuhan, saya menaruh iman yang kuat terhadap Engkau, dan saya sangat yakin bahwa Engkau akan menolong saya. Namun kenapa Engkau meninggalkan saya?” Lalu Tuhan menjawab, “Aku tidak pernah meninggalkanmu, Menurutmu siapa yang mengirimkan Mobil, Perahu dan Helikopter untuk menjemputmu?

 

Banyak orang berdoa memohon kesempatan untuk merubah hidupnya, namun sering tidak menyadari bahwa Tuhan mengirimkan jawaban doa anda melalui orang lain. Sebuah pemikiran yang sulit terjadi apabila dalam bayangan orang, bahwa Tuhan akan menampakkan wujud Nya, datang kepada anda dan menolong anda keluar dari kesulitan hidup yang Anda alami secara langsung.

Tuhan senantiasa mengirimkan pertolongannya melalui orang lain, melalui orang-orang yang dipilihNya. Yang perlu anda lakukan adalah melihat kesempatan yang ada sebagai wujud pertolongan dari Tuhan. Mungkin tidak sesuai dengan bayangan Anda, namun itulah cara Tuhan bekerja menolong umatNya yang beriman kepadanya. Maka benarlah pepatah bahwa “Silahturami Memperpanjang Rejeki”. Semakin banyak anda menjalin silaturahmi dan hubungan baik dengan orang lain, meningkatkan kemungkinan pertolongan Tuhan datang melalui lebih banyak orang. Janganlah memandang remeh orang yang saat ini keadaannya di bawah anda, karena bisa jadi orang itulah yang nantinya akan diutus Tuhan menolong anda. Berlakulah baik terhadap semua orang yang anda temui karena bisa jadi Tuhan akan memakai mereka untuk memuliakan Anda di masa depan.

Jika anda berdoa memohon supaya badan menjadi langsing, mungkin anda akan dipertemukan dengan orang-orang yang sudah mencapai kondisi itu dan Tuhan ingin agar anda belajar padanya agar anda juga menjadi langsing.

Jika anda berdoa pada Tuhan anda ingin menjadi orang yang memiliki finansial yang baik, bisa jadi Tuhan akan mempertemukan anda dengan mereka yang memiliki Finansial baik, atau ada orang yang memberikan pelatihan mengelola Finansial yang baik, atau pelatihan bagaimana membuat penghasilan anda meningkat dengan sangat besar.

Mari buka mata hati, lihat sekeliling anda, bisa jadi jawaban doa selama ini sudah Tuhan sediakan di sekitar anda. Berdoalah kepada Tuhan supaya diberikan kekuatan dan kemantapan hati untuk menjadi lebih baik. Berdoa saja tidak cukup, anda harus berusaha untuk mencapainya. Berusaha saja tidak cukup, anda harus berdoa supaya anda diberikan kekuatan untuk senantiasa berjalan.

Dan Jauh lebih baik dan luar biasa jika anda juga Menjadi Jawaban bagi doa anda dan doa Banyak Orang lain.

Salam Semangat

 

TIPS MENJAGA KEKOMPAKAN TEAM

Tahukah anda siapa penemu bohlam lampu? Berapa orang penemu bohlam lampu? Mungkin yang anda sering dengar penemu bohlam lampu hanya 1 orang, yaitu Tomas Alfa Edison. Tapi ternyata Edison menemukan bohlam lampu tidak sendiri, Edison memiliki 21 orang team.

Hari ini dalam mencapai goal, dibutuhkan super team bukan sekedar super man. Namun untuk menjaga kekompakan sebuah team untuk mencapai visi misi bersama ternyata adalah sebuah seni tersendiri. Berikut adalah beberapa tips dalam menjaga kekompakan team.

Visi Misi & Tujuan jelas

Sebuah team tanpa visi misi dan tujuan yang jelas, ibarat gurita yang memiliki tentakel  yang bergerak kearah yang berbeda. Hasilnya tentu tidak akan kemana-mana, malah yang terjadi tentakelnya saling terbelit. Tanpa visi misi dan tujuan yang jelas, setiap anggota team tidak memiliki panduan tujuan yang akan dicapai. Team building membutuhkan kerjasama, namun kerjasama bukan berarti bekerja bersama, namun dengan tujuan masing-masing. Kerjasama adalah bekerja bersama-sama saling berkait untuk mencapai tujuan bersama. Untuk itu tetapkan tujuan visi misi dan tujuan yang menjadi pegangan sebuah team.

Kontrol Emosi

Dalam menjaga kekompakan penting sekali untuk meredam emosi. Apalagi ketika menghadapi tantangan. Dengan emosi yang salah seringkali keputusan yang diambil juga salah. Salah satu strategi menjaga emosi saat menghadapi masalah adalah dengan mengubah fokus. Salah satu caranya dengan mengganti pertanyaan kita. Sebagai contoh jika menghadapi masalah kita bertanya, “Mengapa hal ini terjadi?”. Salah pertanyaan tentu saja salah jawaban.  Pertanyaan yang fokus masalah membuat kita semakin emosi. Sebaiknya ganti pertanyaan kita menjadi fokus solusi, contohnya “Bagaimana caranya agar masalah bisa diatasi?”

Tips lainnya jika menghadapi masalah dan suasana sudah memanas, ubah suasana. Rehat sejenak akan membuat pikiran lebih jernih. Dan tidak ada salahnya menyelipkan sedikit humor  agar suasana tidak terlalu emosi.

Komunikasi

Permasalahan yang sering terjadi dalam kehidupan kita, tidak hanya dalam team building, kebanyakan disebabkan karena permasalahan komunikasi. Hal hal sepele, jika dikomunikasikan dengan cara yang tidak tepat biasanya akan menimbulkan respon yang tidak diharapkan. Penting sekali untuk memperhatikan kata-kata, intonasi dan ekspresi kita dalam berkomunikasi. Instruksi juga harus disampaikan dengan jelas dan detil, jika perlu disampaikan juga secara tertulis. Minta kepada orang yang kita berikan instruksi mengulangi instruksi, dan berikan masukan jika ada hal hal yang penting diperhatikan.

Penghargaan dan Rayakan Kesuksesan

Manusia pada dasarnya merasa lebih dihargai jika diberikan penghargaan dibandingkan dengan uang. Rayakan setiap kesuksesan yang dicapai oleh team dan hargai pencapaian personal. Dengan begitu setiap anggota team akan termotivasi dan terpacu untuk mencapai prestasi prestasi lain. Selain itu merayakan kesuksesan, sekecil apapun membuat team lebih kompak. Perayaan dan penghargaan tidak harus dengan pesta mewah, perayaan cukup disesuaikan dengan kondisi.  Yang terpenting adalah penghargaannya.

Payung Keyakinan

Alkisah, di satu desa, sudah sangat lama tidak turun hujan, sumber air mulai mengering dan penduduk mulai mengeluh. Mereka tidak bisa bercocok tanam, tidak bisa mendapatkan air dengan layak, dan kesehatan wargapun mulai terganggu

Pada suatu hari saat ibadah, para warga desa berkumpul untuk berdoa agar hujan segera turun dan bencana kekeringan ini segera berlalu. Dalam ibadah tersebut, sang pemuka agama meminta kepada seluruh jemaat nya agar mereka senantiasa berdoa, siang dan malam agar segera hujan diturunkan atas desa tersebut. Sang pemuka agama meminta kesanggupan warga desa untuk berdoa sepenuh hati dan seluruh warga desa menyanggupinya.

Pada hari ibadah berikutnya, warga desa kembali berkumpul untuk melakukan ibadah bersama di tempat yang sama. Dalam kesempatan itu sang pemuka agama bertanya kepada para warganya. “Siapa di antara anda yang telah berdoa siang dan malam untuk meminta agar hujan diturunkan atas desa kita?” Serentak semua warga berteriak dengan semangat “SAYAAAA” Lalu sang pemuka agama bertanya lagi “Siapa yang yakin bahwa Hujan akan turun?” Kembali lagi seluruh jemaat menjawab serentak “ SAYAAAA” Sang pemuka berkata “ Bohooong….. Kalau anda semua begitu yakin bahwa Hujan akan turun, kenapa Anda semua TIDAK MEMBAWA PAYUNG?”

Dalam hidup ini banyak orang yang menginginkan kesuksesan namun pada kenyataannya, mereka hanya sekedar ingin saja tanpa disertai tindakan nyata untuk mencapainya. Kesuksesan diraih bukan dari sebuah tindakan yang besar, namun kesuksesan di dapat dari sekumpulan tindakan-tindakan kecil yang konsisten dan terarah menuju tujuan yang ingin anda capai. Tindakan-tindakan kecil ini merupakan rangkaian dari jalan kesuksesan anda.sehingga tepat apabila kita mendengar pernyataan “Success is not a DESTINATION, Success is a JOURNEY”. Sukses bukan merupakan tujuan, namun merupakan perjalanan.

Tindakan apakah yang telah anda lakukan dalam perjalanan kesuksesan anda? atau adakah tindakan yang telah anda lakukan untuk mencapai sukses anda. mari mulai membangun masa depan anda dengan melakukan tindakan kecil yang nyata bagi masa depan yang anda inginkan sekarang juga.

 

Semoga bermanfaat. Salam semangat

Salesman Sandal

Tersebutlah kisah dua orang Salesman yang bekerja di sebuah pabrik Sandal. Suatu hari perusahaan sandal ini mengutus seorang salesman ke sebuah pulau terpencil yang di diami oleh suku primitif yang terkenal kanibal. Betapa kagetnya ketika pertama kali dia sampai di pulau tersebut, dia melihat semua orang disana tidak ada yang menggunakan sandal sama sekali. Tanpa berpikir panjang, sang salesman  menelepon atasannya.

SALESMAN 1 : “Lapor Bos, di pulau ini tidak ada peluang bisnis sama sekali bos. Seluruh penduduk disini tidak ada yang menggunakan sandal sebagai alas kaki. Tidak ada gunanya bos kita menjual sandal disini karena tidak akan ada pembelinya.”

BOS : Oh ya? (Tanya si bos dengan nada kecewa)

SALESMAN 1  : Betul bos, percuma kita membuka toko sandal disini, tidak akan berhasil.”

BOS : baiklah kalau begitu, kembalilah kau kesini

Melihat kekecewaan si Bos, salesman yang kedua angkat bicara

SALESMAN 2 : “Bos, bagaimana jika Anda memberikan kesempatan kepada saya sekali lagi untuk datang ke pulau tersebut dan melihat keadaan sebenarnya.

Setelah berpikir cukup lama, akhirnya sang atasan mengijinkan Salesman kedua ini untuk berangkat ke pulau tersebut. Sesampainya di sana, salesman kedua ini sama kagetnya dengan salesman pertama ketika pertama kali dia datang. Betapa kagetnya salesman kedua ketika dia mengetahui di pulau tersebut tidak ada orang yang menggunakan sandal sebagai alas kaki. Dengan segera dia melapor ke atasannya :

SALESMAN 2: “Lapor Bos, di pulau ini tidak ada yang memakai sandal sebagai alas kaki. Peluang marketnya sungguh LUAR BIASA. “  Disini tidak ada saingan, semua market disini adalah milik kita.”

Pada cerita di atas dikisahkan dua orang salesman yang menghadapi keadaan dan permasalahan yang sama. Namun yang membedakan antara kedua orang ini adalah caranya memandang suatu masalah. Mindset atau pola pikir yang berbeda akan membawa tindakan yang berbeda dan tentu saja hasil yang akan didapatkan juga berbeda.

Salesman pertama melihat bahwa ketika tidak ada orang yang menggunakan sandal, maka dia berpikir bahwa percuma menjual sandal disana. Usaha mereka akan sia-sia belaka. Namun berbeda dengan salesman kedua, ketika melihat orang disana yang tidak ada yang memakai sandal, maka dia melihat sebuah peluang bahwa dia bisa menjual sandal kepada seluruh penduduk disana dengan diselingi dengan edukasi yang baik tentang penggunaan sandal sehari-hari kepada masyarakat. Begitu masyarakat sudah teredukasi dengan baik, semua market disana menjadi milik mereka.

Dalam kehidupan ini, orang sukses dan orang yang tidak sukses memiliki permasalahan yang tidak jauh berbeda. Mereka yang sukses juga menghadapi tingginya biaya hidup, kenaikan harga BBM, kenaikan tariff listrik, naiknya harga sembako, dan segala jenis masalah yang sama. Namun yang membedakan mereka adalah cara mereka menghadapi masalah. Apa arti masalah itu buat mereka.

Orang yang sukses melihat masalah yang ada sebagai tantangan, sebagai peluang. Dia senantiasa mencari apa yang bisa dia lakukan dengan adanya masalah ini. Apa yang dia bisa lakukan membantu orang lain untuk mengatasi kesulitan.

Sebagai contoh, ketika ada kenaikan harga tariff listrik, mungkin orang ini melihat peluang bahwa ketika tariff listrik naik, maka masyarakat memerlukan alat elektronik yang hemat energy. Maka dengan menciptakan produk yang hemat listrik, dia bisa membantu banyak orang yang mempunyai masalah dengan kenaikan tariff listrik. Dengan adanya masalah, justru dia bertambah sukses.

Ubahlah cara anda memandang masalah, ubahlah cara anda memandang hidup anda. Hanya dengan mengubah cara pandang anda, hidup anda memiliki arti yang berbeda. Yang tentunya jauh lebih indah dari apa yang anda sadari. Ketahuilah bahwa hidup anda adalah hidup yang indah, apapun masalah anda yang anda miliki sekarang adalah cara Tuhan untuk meningkatkan kualitas hidup anda.  Ketika anda mampu mengatasi masalah anda, saat itulah kualitas pribadi anda meningkat.

Semoga bermanfaat. Salam Semangat

Pelayan dan Koin Emas

Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang raja yang tampan, sehat, kaya raya, yang hidup dalam kemewahan istana dan segala fasilitas sebagai seorang raja pemimpin negerinya. Sebagai seorang raja, beliau sangat dihormati oleh rakyatnya. Apapun yang diinginkan sang raja, sang raja dapat memperolehnya dengan mudah hanya dengan perintah.

Namun ada suatu hal yang mengganjal di hatinya, dia merasa ada yang kurang dalam hidupnya. Dia merasa bahwa hidupnya kurang menyenangkan, tidak nikmat, bahkan cenderung merasa jenuh apa yang telah ada di dalam hidupnya. Yang lebih merepotkan lagi, sang raja tidak tahu apa yang menyebabkan dirinya merasa demikian.

Suatu pagi, sang raja bangun tidur lebih pagi dari biasanya. Sang raja menyempatkan diri untuk berkeliling di sekitar istana. Ketika sedang berjalan di taman, sang raja mendengar ada seorang yang bernyanyi. Karena penasaran, sang raja mendekati asal suara nyanyian itu. Ternyata disana ada seorang pelayan istananya sedang menyanyi. Pelayan itu terlihat begitu bahagia, tanpa beban dan sangat menikmati kehidupannya. Sang raja mengetahuinya karena melihat wajah sang pelayan yang begitu cerah dan ceria.

Karena penasaran, sang raja menyuruh seorang perwira kerajaan untuk memanggil pelayan tersebut dan membawanya kepada sang raja. Ketika sang pelayan menghadap, sang raja bertanya padanya, “Kau kelihatan sangat bahagia sekali. Apa sih rahasianya?” Pelayan raja hanya menjawab dengan nada yang merendah “Tuanku, hamba hanya seorang pelayan istana dengan seorang istri dan dua orang anak yang manis. Setiap hari ketika hamba pulang ke rumah, mereka mereka menyambut hamba dengan penuh sukacita, dan bahagia. Mereka tidak mempermasalahkan tentang penghasilan hamba yang seadanya ini. Bahkan mereka selalu bersyukur akan apapun yang hamba bawa pulang ke rumah. Saya berbahagia karena keluarga sayapun bahagia.”

Sang raja merasa penasaran dengan penjelasan sang pelayan., kemudian sang raja memanggil penasihat kerajaan yang terkenal bijaksana dan pandai. Sang raja menceritakan kejadian ini dan meminta pendapat sang penasihat. Sang raja pun mengungkapkan keluh kesahnya dan masalah yang dihadapinya selama ini. Sang Raja juga menceritakan kisah  sang pelayan istana yang baru didengarnya tadi.

Sang penasihat lalu menjawab “Tuan rajaku, saya percaya bahwa pelayan tadi belum masuk ke Zona 99.” “Zona 99, apa itu ?” Tanya sang raja heran. Sang penasihat berkata bahwa untuk memahami maksud dari Zona 99, maka raja diminta untuk memasukkan 99 buah koin emas ke dalam kantong. Lalu kantung ini diletakkan di depan pintu rumah sang pelayan tersebut. Lalu sang raja memasukkan 99 koin emas yang jumlahnya tentu tidak seberapa bagi raja tersebut, lalu diletakkannya di depan rumah sang pelayan tadi.

Ketika si pelayan hendak keluar untuk berangkat bekerja, dia menemukan sebuah kantung besar di depan pintunya. Lalu ia mulai membuka isi kantung tersebut. Ketika ia menyadari bahwa yang didalam kantung itu adalah emas, maka ia berteriak kegirangan. Maka dihitungkah isi tas itu dan ternyata ada 99 koin emas di dalam kantung tersebut. Penasaran kenapa jumlahnya tidak 100, maka dia menghitung kembali seluruh koin emas yang ada dan ternyata benar hanya 99 buah. Lalu ia mencari satu buah keping emas lagi yang dipikirnya hilang ke seluruh penjuru rumah, namun ternyata tidak ada. Lalu ia bertekad untuk bekerja lebih keras lagi untuk bisa membeli satu koin emas lagi agar genaplah emas miliknya menjadi 100 koin.

Keesokan paginya dia mulai berangkat kerjanya dengan perasaan yang gusar, memikirkan satu koin emas yang hilang itu dan dia mulai bekerja lebih keras dan lebih lama dari biasanya agar bisa mendapatkan upah yang lebih besar. Jauh berbeda dari sebelumnya, sekarang dia tidak bernyanyi lagi. Wajahnya terlihat begitu serius dan murung. Hal ini terus diperhatikan oleh sang raja. Merasa heran oleh perubahan drastis sang pelayan, maka sang raja memanggil kembali penasihat dan menceritakan kejadian ini kepada sang penasihat. Kemudian sang penasihat menjawab, “Berarti pelayan itu telah memasuki zona 99.”

“Paduka Raja, Zona 99 adalah julukan yang diberikan kepada orang yang memiliki banyak hal yang baik, namun tetap tidak bisa merasa bahagia. Mereka terus bekerja keras dan lupa bahwa mereka telah memiliki kebahagiaan yang lainnya seperti keluarganya, lingkungan, kesehatan, dan harta yang telah dimilikinya. Mereka tidak mampu mensyukuri atas apa yang mereka miliki saat ini. Mereka tidak mampu merasa bahagia dengan apa yang telah begitu banyak dimilikinya. Mereka tidak mampu bersyukur atas 99 koin emas yang telah mereka punya, namun malah berfokus mengejar satu koin lagi hingga berjumlah 100 buah. Yang disayangkan di dalam usaha mengejar satu buah koin ini, mereka melupakan segala kebahagiaan yang seharusnya dia berikan kepada orang lain termasuk keluarganya sendiri. Mereka kurang tidur, kekurangan waktu untuk keluarganya, untuk lingkungan, untuk kebahagiaan mereka sendiri. Bahkan dalam mengejar satu koin ini mereka sering merugikan orang lain. Itulah yang dimaksud dengan Zona 99 Paduka Raja.”

Di dalam kehidupan ini sesungguhnya banyak dari kita telah memiliki begitu banyak hal yang semestinya kita syukuri. Mungkin saat ini kita telah menyelesaikan sekolah tinggi, mungkin kita memiliki pekerjaan yang baik, mungkin kita memiliki keluarga bahagia yang begitu mencintai kita, mungkin kita memiliki tubuh yang sehat, mungkin kita memiliki teman-teman yang baik, mungkin kita telah tinggal di rumah yang layak dan lain sebagainya. Alangkah baiknya ketika kita mampu mensyukuri 99 koin atau begitu banyak hal yang kita miliki dan tidak membiarkan 1 koin atau hal yang belum kita miliki membelenggu kita di dalam penderitaan.

Salam Semangat