Hiu kecil Kehidupan

Ketika kita berbicara mengenai Negara Jepang, salah satu yang menarik dari masyarakatnya adalah kegemaran mereka menyantap makanan yang serba mentah, salah satu nya adalah menyantap ikan mentah yang segar. Pada kenyataan secara geografis dan geologi, Negara Jepang tidak memiliki perairan yang memiliki ikan-ikan yang cukup banyak. Salah satu cara untuk para nelayan di jepang untuk memenuhi kebutuhan ikan segar di Negara mereka adalah dengan berlayar ke perariran yang lebih dalam sehingga kapal-kapal penangkap ikan di Jepang di rancang sedemikian rupa agar dapat melakukan perjalanan yang jauh ke tengah samudera. Oleh karena itu bentuk fisik kapal penangkap ikan biasanya lebih besar supaya bisa menampung banyak ikan dalam sekali perjalanan.

Permasalahan yang timbul adalah dengan jarak yang begitu jauh ke lokasi penangkapan ikan, maka waktu yang diperlukan untuk perjalanan pergi dan pulang menjadi lebih lama. Makin jauh lokasi mereka mencari ikan, makin lama juga waktu yang diperlukan untuk pulang membawa hasil tangkapan mereka. Alhasil ikan tangkapan mereka sudah tidak segar lagi, karena lama nya waktu perjalanan dan hal ini tidak disukai oleh penikmat ikan di sana.

Untuk mengatasi masalah ini, para nelayan melengkapi kapal besar mereka dengan lemarin pendingin yang besar dengan tujuan agar ikan-ikan yang ditangkap bisa diawetkan terlebih dahulu sehingga sesampainya kembali di Jepang, ikan tersebut tidak rusak.  Namun hal ini pun tidak disukai oleh masyarakat penikmat ikan di Jepang karena dengan membekukan ikan, maka kesegarannya pun menjadi hilang. Para penikmat ikat bisa merasakan perbedaan antara ikan beku dengan ikan yang segar dan mereka pun tidak menyukai ikan beku sehingga nilai jual ikan menjadi turun.

Akhirnya muncullah ide untuk membuat tangki air yang besar di dalam kapal, sehingga para penangkap ikan dapat memasukkan ikan-ikan tersebut ke dalam tangkia dan tetap dapat membawa pulang ikan-ikan hasil tangkapannya dalam keadaan hidup. Namun ternyata ikan yang tinggal berhari-hari di penampungan tidak berenang segesit ketika mereka berenang di perairan bebas. Hari demi hari, ikan-ikan ini akan menjadi lamban dan malas bergerak. Dan ketika akan dimakan, ikan-ikan yang lamban ini pun ternyata rasanya tidak segar. Para penikmat ikan pun tidak begitu menyukai ikan dengan kondisi seperti ini.

Para nelayan ini tidak kehilangan akal. Untuk mengatasi masalah ini, mereka tidak mengubah solusi tentang tangki penampungan ikan. Para nelayan mulai menaruh HIU KECIL di dalam tempat penampungan ikan tersebut. HIU KECIL ini tidak bisa memangsa seluruh ikan yang ada di sana, dia hanya mampu memakan beberapa ikan saja. Namun keberadaan mereka, membuat ikan-ikan ini panik dan senantiasa bergerak lincah untuk menghindar dari kejaran para HIU KECIL tersebut selama perjalanan ke Jepang. Hasilnya ikan-ikan ini tetap dalam keadaan segar  dan setibanya di pelabuhan, ikan ini sangat disukai oleh para penikmat ikan di Jepang.

Hiu Kecil dalam cerita diatas bisa diibaratkan dalam kehidupan kita sebagai masalah atau tantangan. Dalam hidup kita, bagaimanapun kondisinya, tentu ada saja masalah yang kita hadapi. Bahkan orang yang terlihat tidak mempunyai masalahpun bisa dipastikan memiliki masalahnya sendiri. Masalah atau bahasa positifnya adalah “tantangan” adalah hal yang membuat hidup manusia menjadi benar-benar ”hidup”. Inilah yang membuat nilai kehidupan seorang manusia menjadi lebih berharga dari sebelumnya. Tantangan yang di hadapi manusia sejatinya akan memberikan kenaikan derajat pribadi jika kita berhasil melampauinya. Dengan adanya tantangan, manusia akan menjadi lebih kreatif, lebih pandai, lebih berpengalaman, dan lebih baik.

Satu-satunya tempat dimana manusia tidak memiliki masalah sama sekali adalah ketika manusia sudah menghuni taman pemakaman atau meninggal dunia. Selama manusia hidup, tantangan atau masalah akan senantiasa ada. Jadi tugas kita adalah untuk bertumbuh menjadi lebih baik dari masalah yang ada, anda perlu bertumbuh menjadi lebih besar dari masalah anda. Ketika masalah sudah berlalu, tinggal lah anda yang sudah bertumbuh secara pribadi. Suatu tanda ketika anda harus bertumbuh, masalah itu tidak pergi dari anda, ketika anda sudah bertumbuh, maka masalah itu akan pergi dari anda. Jadi ketika anda sedang mengalami masalah atau tantangan, maka itu adalah suatu tanda bahwa anda harus bertumbuh.

Salam Semangat

Jam yang Canggih

Suatu ketika ada seorang Jepang dan Seorang Amerika bertemu di sebuah bandara internasional. Si orang Jepang terlihat kesulitan membawa dua buah tas besar dan singkat cerita si orang Amerika ini membantu si orang Jepang membawakan kedua tas besar ini. Tiba-tiba jam tangan si orang Jepang ini berbunyi. Sambil mendengarkan pesan yang keluar dari jam nya, si orang Jepang menjawab kembali dalam bahasa Jepang yang tentu saja tidak di mengerti oleh orang Amerika ini. Lalu si Orang Amerika ini bertanya,: “Anda sedang bicara dengan siapa?” Si Jepang mengatakan bahwa tadi dia sedang melakukan negosiasi bisnis dengan rekannya di Jepang. Si orang Amerika ini terkagum-kagum atas kecanggihan jam ini. Lalu si Orang Amerika ini berkata,”Boleh tidak saya membeli jam anda senilai USD $ 5000?”

Si Jepang berkata, “Maaf jam ini tidak untuk dijual.”. Si Orang Amerika tetap membantu si Orang Jepang untuk mendorong kedua tas besar tersebut. Tidak lama kemudian, jam orang Jepang ini berbunyi lagi lalu keluarlah layar kecil dari jam tersebut. Setelah membaca email yang ada disana, keluarlah keyboard kecil dari jam ini, lalu si Orang Jepang ini membalas email yang diterimanya. Si orang Amerika ini makin kagum dan langsung menaikkan penawarannya menjadi USD $10.000. namun si orang Jepang tetap tidak mau menyerahkan jam tangan canggihnya itu.

Sekali lagi si orang Amerika ini membantu si orang Jepang membawa tas besarnya. Lalu jam si orang Jepang berbunyi lagi dan kali ini keluar mesin Fax dari jam tangannya. Si orang Amerika makin kagum melihat jam tangan si orang Jepang ini. Lalu si orang Amerika yang betul-betul menginginkan jam ini langsung menaikkan penawarannya menjadi USD $ 30.000. Si orang Jepang lalu bertanya, apakah si orang Amerika ini memiliki uangnya sekarang? Si orang Amerika mengatakan bahwa dia bisa transfer dari ATM yang letaknya diluar bandara ini. Si orang Jepang tertawa dan mengetik sesuatu di Jam nya, lalu menyuruh si Orang amerika untuk memasukkan kode account bank nya. Ternyata melalui jam ini, bisa mentransfer uangnya ke rekening bank si Orang Jepang ini di Swiss. Si Orang Amerika ini makin yakin bahwa pembeliannya ini adalah Deal terbaik yang pernah dibuatnya. Setelah dibayar, si orang Jepang menyerahkan jam tangan nya dan langsung bergegas pergi. Akan tetapi si Orang Amerika segera berteriak, “Hei pak, anda lupa membawa tas anda.” Dan dari kejauhan, si orang Jepang berteriak, “Sekarang tas itu sudah menjadi milik anda juga.”. Lalu si orang Amerika berteriak lagi ”Memang apa isi tas ini?” Si Orang Jepang menjawab bahwa isi kedua tas besar itu adalah baterai dari jam itu yang harus dipasang untuk bisa menggunakan jam itu.

Dalam kehidupan ini setiap untuk mencapai kesuksesan, selalu ada harga yang harus dibayar. Banyak orang yang melihat kesuksesan seseorang hanya dari keadaannya di hari ini ketika hidupnya sudah sangat baik, berkelimpahan dan sukses. Mereka tidak mau melihat bahwa di setiap kesuksesan yang diraih, selalu ada perjuangan, kerja keras, bahkan air mata, dalam waktu yang cukup panjang untuk mencapainya. Selalu ada pengorbanan di dalam setiap cerita sukses seseorang.

Soichiro Honda, pendiri merek Otomotif Honda, mengatakan,” Orang memandang kesuksesan saya hanya 1 persen. Tapi, mereka tidak memandang 99 persen dari kegagalan saya”

Ketika anda melihat kesuksesan seseorang yang anda kagumi, tanyakan lah apa yang telah mereka lalui sehingga mereka mencapai sukses, jangan hanya melihat kesuksesan mereka di hari ini. Ikutilah jejak sukses mereka, maka kesuksesan itu makin dekat dengan anda

Salam Semangat

 

Petugas Pom Bensin dan Direktur

Pada suatu hari seorang Direktur dari perusahaan ternama sedang berpergian bersama istrinya dengan mengendarai sebuah mobil mewah. Tanpa seorang supir, kali ini sang direktur menyetir sendiri karena ingin bersama istrinya menikmati waktu hanya berdua saja di sepanjang perjalanan.

Ditengah perjalanan mereka, indicator bensin di mobil sang direktur menunjukkan bahwa mobil perlu diisi bensinnya kembali. Maka di pom bensin terdekat, akhirnya mereka berhenti. Setelah memesan bahan bakar kepada petugas pom bensin, sambil menunggu, si direktur berjalan-jalan ke dalam ke dalam toko swalayan yang terdapat di pom bensin tersebut untuk membeli keperluan pribadinya. Ketika kembali menuju mobilnya, dilihatnya si istri sedang berbicara dengan asyik sekali dengan si petugas pom bensin tsb. Melihat sang suami datang, maka percakapan diantara keduanya terhenti dan sang direktur masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanannya.

Sambil menyetir, sang direktur bertanya kepada istrinya “Kelihatannya tadi kamu asyik sekali berbicara dengan petugas pom bensin tadi. Kalian membicarakan apa sih? Sang istri menjawab,”oh orang tadi adalah mantan pacarku waktu di SMU. Kami pernah berpacaran sekitar satu tahun lamanya.”

Lalu si direktur tadi berkata dengan bangga “Untung kamu akhirnya menikah denganku sehingga sekarang kamu menjadi istri dari seorang direktur yang sukses. Jika kamu coba dulu kamu menikah dengannya, kamu pasti jadi seorang istri petugas pom bensin.” Sang istri menjawab : “Oh sayangku, jika aku dulu menikah dengannya, tentu dialah yang akan menjadi direktur dan kamu yang akan menjadi petugas Pom bensin.”

Seringkali di setiap kesuksesan yang sudah kita raih saat ini, manusia sering berpikir bahwa ini semua adalah jerih payah dirinya seorang. Mereka menganggap bahwa tanpa usaha yang keras dari dirinya, itu semua takkan terjadi. Sungguh benar adanya bahwa usaha keras dari diri sendiri sangat menentukan kesuksesan seseorang. Namun sesungguhnya selain usaha keras, tentu ada faktor-faktor lainnya yang tidak kalah penting yaitu peran serta Tuhan terhadap hidup anda. Dia lah yang memungkinkan segalanya terjadi, Dia yang mengatur dan mempertemukan anda dengan orang-orang yang mendukung usaha anda, Dia yang mengaruniakan keluarga dan rekan-rekan yang mendukung anda, dan Dia lah yang memberikan anda kemampuan, kesehatan  dan menjawab doa anda untuk mencapai sukses.

Jadi jangan lupa bersyukur kepada Tuhan, anda memiliki seribu alasan setiap hari untuk bersyukur dan berterima kasih kepadaNya. Di semua agama rata-rata mengajarkan bahwa dengan bersyukur sebagai salah satu cara melanggengkan kesuksesan anda. Karena sebagai manusia pun, ketika kita memberi sesuatu kepada orang dan dia lupa untuk berterima kasih, secara reflex kita akan kapok memberikan lagi. Segala nikmat dari Tuhan akan lebih abadi jika kita pandai bersyukur dan berterima kasih padaNYA.

Bersyukurlah setiap hari kepada Tuhan, atas segala yang TELAH anda miliki, dan berdoalah agar anda diberikan kekuatan, kemampuan dan kesehatan untuk mengejar impian anda.

Salam Semangat

 

Sang Raja yang Terluka

Di sebuah kerajaan hiduplah seorang raja yang memiliki seorang Patih yang setia pada sang Raja. Patih ini sudah mengikuti sang raja selama puluhan tahun lamanya. Sebagai orang kepercayaan, sang Patih senantiasa ikut pergi kemanapun sang Raja pergi. Selain kesetiaannya, Sang Patih merupakan seorang Patih yang sangat bijak, sehingga dalam pemerintahannya, tak jarang sang Raja meminta nasihat tentang bagaimana menjalankan pemerintahan yang dipimpinnya.

Sang Patih memiliki kata-kata favorit yang sering di ucapkannya “Semua hal terjadi pasti ada baiknya”

Suatu ketika sang Raja yang memiliki hobi berburu ini merencanakan untuk melakukan ekspedisi perburuan ke hutan. Sehari sebelumnya ketika sang raja hendak mempersiapkan peralatan berburunya, tanpa sengaja ketika sedang mengasah tombak nya, jarinya terkena tombak nya yang begitu tajam sehingga putuslah salah satu jarinya. Sambil mengerang kesakitan, sang raja menemui patihnya dan bertanya kepada patihnya mengenai kejadian tersebut. Sang patih berkata, “Semua hal terjadi pasti ada baiknya”. Mendengar itu, sang Raja menjadi sangat marah dan segera memanggil tentara pengawal dan menyuruh untuk memasukkan patih ini ke dalam penjara. Lalu sang raja bertanya  kepada sang patih, “apa pendapatmu tentang kamu yang dalam penjara sekarang?”. Sang Patih menjawab, “Semua hal terjadi pasti ada baiknya”. Walhasil sang patih mendekam di dalam penjara.

Sesuai rencana, sang raja pergi berburu ke sebuah daerah yang belum pernah dikunjungi nya bersama dengan para pengawal kerajaan.  Sampai di suatu daerah, ternyata rombongan raja di sergap sekumpulan suku primitif yang menangkap mereka dan semua orang yang ikut bersama raja ditangkap untuk menjadi santapan para suku primitif tersebut.

Sesampainya di perkampungan primitif, sebelum mereka memangsa para korbannya, dilihatnya kondisi para korbannya. Para pengawal yang tidak mempunyai cacat pada tubuhnya langsung dijadikan tumbal, namun ketika sampai pada raja,mereka langsung menyuruh raja pergi karena jari tangan sang raja cacat, mereka tidak mau menjadikannya tumbal.

Sambil bersyukur, sang raja pulang kembali ke kerajaannya dan dia teringat dengan kata-kata sang patih “Semua hal terjadi pasti ada baiknya”. Sesampainya disana, sang raja langsung memerintahkan para pengawalnya untuk mengeluarkan sang patih dari penjara.  Sang raja mengucapkan terima kasih bahwa ternyata benar bahwa kecelakaan pada jarinya ada baiknya. Tentu jika jarinya masih ada, sang raja tidak akan selamat dari suku primitif tersebut. Namun sang raja kemudian bertanya kembali, mengapa sang patih juga mengatakan “Semua hal terjadi pasti ada baiknya” ketika sang raja menjebloskan nya ke dalam penjara. Sang Patih menjawab, “Saat itu saya belum tahu apa maksudnya, namun sekarang saya tahu jawabnya. Kalau saya tidak dipenjara, maka saya pasti ikut raja berburu dan ditangkap oleh suku primitif tersebut, sudah pasti saya juga akan menjadi korban tumbal mereka.”

Setiap kejadian baik ataupun buruk yang terjadi dalam hidup manusia, tentu diijinkan terjadi oleh Tuhan dalam kehidupan kita dengan maksud tertentu yang baik adanya. Tuhan memiliki maksud agar atas kejadian buruk yang menimpa kita, kita menjadi manusia yang mengambil hikmah, bersyukur dan menjadi lebih baik. Seorang yang sukses bukan manusia yang sama sekali tidak pernah mengalami kejadian buruk. Namun mereka mampu mengambil hikmah dari kejadian buruk yang mereka alami sebelumnya dan menjadikan mereka manusia yang lebih baik, lebih pintar, lebih waspada, lebih berhati-hati, lebih cepat, lebih efektif, lebih sehat dan lain sebagainya. Jika ada kejadian buruk menimpa anda, jangan patah semangat, karena sesungguhnya masalah adalah “Berkah” dari Tuhan yang belum anda ketahui manfaatnya.

Semoga bermanfaat

Socrates

Pada jaman dahulu, hiduplah seorang anak muda yang ingin sukses dalam hidupnya. Di dalam pencarian kesuksesan yang dilaluinya, Dia bertemu seorang Filsafat bijak bernama Socrates.  Kebijakan Socrates telah terkenal di seantero negeri, maka sang pemuda datang dan bertanya kepada Socrates mengapa dalam hidupnya dia tidak pernah mencapai sukses.

Socrates tahu bahwa untuk memberikan penjelasan kepada sang pemuda ini, diperlukan lebih dari sekedar kata-kata mutiara. Pemuda ini membutuhkan pengalaman yang tak terlupakan dalam hidupnya.

Oleh karena tu sang Filsuf bijak mengajak si Pemuda tadi ke sebuah danau yang tenang dan jernih. Sang Filsuf mengajak sang pemuda ke tengah sungai perlahan-lahan sampai akhirnya tinggi permukaan air mencapai bahu sang pemuda.

Setelah itu Socrates memegang bahu si pemuda dengan kedua tangannya, lalu dia membenamkan kepala sang pemuda ke dalam air. Sang pemuda semula tidak mengerti maksud Socrates, dia terdiam saja sementara ditenggelamkan. Namun karena udara sudah mulai habis, maka sang pemuda berusaha keluar dari air, tetapi Socrates malah menahan badan sang pemuda itu sehingga pemuda tidak bisa mengeluarkan kepalanya. Setelah meronta-ronta dan muka sang pemuda mulai membiru karena hampir kehabisan nafas, Socrates mengendurkan pegangannya, dan akhirnya pemuda berhasil mengeluarkan kepalanya dari dalam air dan menarik nafas dalam-dalam.

Setelah pemuda tersebut tenang, Socrates bertanya pada pemuda itu “Apa yang paling engkau butuhkan saat di bawah air tadi?”. Sang Pemuda menjawab “ Saya butuh UDARA”. Socrates lalu melanjutkan lagi, “Seharusnya seperti itulah kamu menginginkan KESUKSESAN. Jika kamu menginginkan dan berusaha mendapatkan KESUKSESAN sama seperti kamu membutuhkan UDARA tadi, maka kamu pasti SUKSES”

Banyak orang menginginkan untuk Sukses dalam hidupnya. Namun pada kenyataannya lebih sedikit orang yang sukses dalam hidupnya. Apa yang membedakan orang yang sukses dengan yang tidak sukses bukanlah kepandaian atau kekayaan yang dimiliki, namun ALASAN YANG BETUL-BETUL KUAT  lah yang seringkali menjadi pembedanya. Bahkan inilah yang sering menjadi faktor pembeda orang yang sudah memiliki segalanya namun belum sukses dengan orang yang tidak memiliki apa-apa saat memulai, namun akhirnya mencapai kesuksesan itu sendiri. Keinginan dan hasrat yang menggebu-gebu terhadap kesuksesan akan memberikan bahan bakar ekstra di saat mengalami tantangan-tantangan yang ada. Dan Alasan yang Kuat ini bisa muncul dari manapun, termasuk dari keluarga yang benar-benar anda kasihi, orang-orang yang ingin anda bahagiakan atau apapun yang menjadi sumber semangat anda. Temukan lah Alasan anda mencapai Sukses anda karena itulah yang membuat anda bertahan dalam kondisi sulit.

Semoga bermanfaat. Salam Semangat

 

 

Doa Seorang Petinju

Dalam sebuah Film legendaris yang di perankan oleh aktor Sylvester Stallone tentang seorang petinju yang berjudul Rocky, diceritakan bahwa petinju ini merupakan petinju yang memiliki rekor meng KO lawan yang tinggi. Dalam salah satu dialognya, ia mengatakan bahwa seorang Juara yang sejati harus tahu tentang kekalahan dan kegagalan. Setiap petinju pasti mempersiapkan dirinya sebaik mungkin untuk bertanding. Namun di setiap pertandingan, ada kalanya seorang petinju berdoa sebelum bertanding. Apakah mereka berdoa semoga mereka dihindarkan dari pukulan lawan kepadanya. Pastinya tidak.

Petinju yang sejati sangat paham bahwa mereka akan menghadapi pukulan setiap kali mereka di atas ring. Mereka tidak mungkin tidak terkena pukulan sama sekali. Mereka akan menerima pukulan di setiap bagian tubuhnya dari pinggang ke atas dan bagian depan. Mereka paham betul akan resiko yang akan dihadapi dan mereka tidak mundur.  Jika mereka takut terkena pukulan, lebih baik mereka jangan jadi petinju. Dalam pertandingan tinju, salah satu kesempatan terbaik untuk menyerang lawannya adalah saat lawannya sedang melancarkan pukulan karena dalam posisi menyerang, pertahanan lawan dalam posisi lebih terbuka. Gaya bertinju Rocky merupakan gaya petinju jalanan, yaitu ketika dia memukul, dia tidak bermaksud menarik tangannya lagi untuk bertahan. Namun sekuat tenaga memukul lawannya. Tentu di posisi ini sangat terbuka bagi dirinya untuk terkena pukulan juga. Rocky tahu bahwa gaya seperti ini sangat beresiko tinggi karena pertahanannya terbuka. Namun juga paham bahwa pukulan yang dilepaskan dengan sekuat tenaga akan membuat lawannya roboh. Inilah konsep kekalahan yang dipahami oleh Rocky.

Lalu apakah doa yang dipanjatkan oleh seorang petinju sebelum dia bertanding? Kira-kira apa isi dari doanya? Seorang petinju yang ingin bertanding akan berdoa semoga dia diberikan KEKUATAN untuk menerima setiap PUKULAN dari lawannya. Dia berdoa agar bisa memberikan pukulan lebih banyak bagi lawannya, mampu bertahan dan berdiri lebih lama dari lawannya.

Jadi orang yang sukses adalah orang yang siap gagal karena orang yang siap gagal adalah orang yang siap sukses juga. Berani Gagal? Lebih baik mencoba dan gagal daripada tidak pernah mencoba. Tidak pernah mencoba berarti anda tidak pernah gagal, namun juga tidak pernah sukses.

Salam Semangat

Mengalahkan David Beckham

Bagi anda pencinta olahraga Sepak Bola, tentu mengenal sosok David Beckham, seorang maestro sepak bola yang begitu hebat di jamannya. Selain karena kegagahan fisik dan wajah yang tampan, salah satu kemampuannya yang membuat banyak kesebelasan yang menjadi lawan dari tim David Beckham gentar adalah ketepatan dan akurasi yang tinggi dalam melakukan tendangan bebas. Tendangan bebas merupakan situasi menendang bola di luar kotak pinalti lawan ke arah gawang dengan di pagari oleh pemain lawan yang berdiri berjajar di depannya. Anda bisa membayangkan bagaimana sulitnya melakukan tendangan bebas.

Di masa jayanya, Tendangan bebas David Beckham selalu menjadi ajang untuk mencari gol karena eksekusi tendangan bebasnya senantiasa berhasil. Hal ini membuat penjaga gawang sehebat apapun menjadi was-was karena kehebatan tendangannya. Penempatan bola-bola di sudut-sudut yang sulit di gawang membuat sering penjaga gawang terhebat di dunia pun takluk dibuatnya. Maka seluruh dunia menobatkan David Beckham sebagai Penendang Bebas terbaik di Jamannya.

Kemampuan Beckham ini diperoleh melalui latihan yang sangat keras selama bertahun-tahun lamanya, bahkan konon katanya, Beckham mampu berlatih dengan menggunakan ban mobil yang ditaruh di sudut-sudut gawang dimana Beckham muda diharuskan menendang bola-bola itu tepat melewati ban mobil yang di tempatkan di gawang.  Luar Biasa!!

Tahukah anda, bahwa dengan sedikit waktu, anda dapat mengalahkan David Beckham dalam melakukan tendangan bebas? Anda pasti tertawa dalam hati, dan mengatakan mana mungkin itu terjadi.

Ini serius dan bisa dipraktekkan. Bayangkan anda melakukan pemanasan bersama David Beckham di lapangan. Sebelum memulai tendangan bebas, David Beckham ditutup dulu matanya dengan kain hitam tidak tembus pandang. Lalu putarlah Beckham sebanyak dua puluh kali sehingga ia akan kehilangan arah. Sudah pasti dengan situasi ini, anda dapat mengalahkan David Beckham dengan mudah.

David Beckham pasti tidak dapat melakukan tendangan Bebasnya dengan baik jika dia tidak bisa melihat gawangnya, jika dia tidak tahu mau menembak ke arah mana. Sama dengan hidup kita semua, sudahkah kita memiliki gawang atau target hidup anda? Kita tidak akan mencapai apapun dalam hidup jika targetnya tidak ada. Hidup tanpa target sama seperti permainan sepakbola tanpa gawang. Seindah-indahnya pemain mengolah bola, dia tidak akan tahu bola itu mau dibawa kemana, dan tentu tidak akan menghasilkan apapun dalam pertandingan itu. Dalam kehidupan kita, kita sibuk bekerja, berangkat pagi pulang malam, belajar banyak hal, kalau pada akhirnya tidak tahu mau dibawa kemana segala usaha kita, tentu kita tidak akan mencapai apapun dalam hidup kita sehingga segala usaha menjadi sia-sia belaka. Pada akhirnya Hidup kita akan menjadi hidup yang sia-sia jika dihidupi tanpa tujuan hidup yang jelas.

Mari tentukan “Gawang” hidup anda. Tentukan Tujuan Hidup anda. Hiduplah dengan tujuan anda, jiwailah tujuan anda, dan lakukan apapun untuk mencapai tujuan anda.

Semoga bermanfaat. Salam Semangat.

Sang Kaisar dan Pengemis

Alkisah di Jaman Dinasti Cina kuno, ada seorang ahli ramal terkenal yang mampu meramal masa depan seseorang di masa yang akan datang. Sang ahli Ramal ini begitu terkenal akan kehebatannya karena hampir semua ramalan yang diberikan nya memberikan hasil yang tepat.

Suatu ketika datanglah dua orang ibu secara bersamaan yang masing-masing memiliki anak bayi laki-laki untuk di ramal nasibnya oleh sang ahli ramal. Bayi dari ibu yang pertama diramalkan akan menjadi seorang Kaisar di negerinya dan Bayi ibu kedua diramalkan akan menjadi pengemis di masa dewasanya nanti. Setelah mendengar ramalan dari sang ahli ramal hebat itu, mereka pulang ke rumah masing-masing.

Sang ibu dari bayi pertama tentu sangat senang sekali dan bangga karena anaknya merupakan calon kaisar di masa depan. Oleh sebab itu setiap dia bertemu dengan orang lain, dia selalu menceritakan tentang ramalan si Ahli ramal bahwa anaknya akan menjadi Kaisar di masa depan. Waktu terus berlalu, dari kecil sampai dewasa sang ibu senantiasa memanjakan anaknya, apapun yang diminta oleh si anak akan diberikan. Karena sang ibu sangat yakin bahwa anaknya akan menjadi Kaisar di masa depan.  Bahkan si ibu tidak menyekolahkan anaknya. Dia berpikir mau sekolah atau tidak, nanti akan tetap jadi Kaisar, sesuai dengan ramalan yang ia dengar dahulu.

Sebaliknya ibu dari bayi yang kedua, sangat sedih mendengar kelak anaknya akan menjadi seorang pengemis.  Oleh karena itu  si ibu bertekad keras bahwa ia akan mengorbankan seluruh hidupnya, dan sang ibu tidak mau melihat anaknya menjadi pengemis. Dia mengurung dan mendidik anaknya dengan disiplin dan keras, menyekolahkan di sekolah yang bagus. Setiap hari ibu setiap hari memberikan pendidikan yang keras dan disiplin yang tinggi sampai dia dewasa.

Seiring waktu berlalu, kedua anak ini tumbuh dewasa bersama, kenyataan yang terjadi adalah sebaliknya. Anak dari ibu pertama yang diramalkan akan menjadi kaisar dan dimanjakan oleh ibunya, malah menjadi pengemis. Anak dari ibu kedua yang diramal menjadi Pengemis setelah ditempa dengan keras oleh ibunya, pada akhirnya menjadi Kaisar di negerinya.

Banyak orang yang hidupnya dijajah oleh pendapat orang lain terhadap dirinya. Kata-kata atau stempel yang di cap kepada diri anda bukanlah kebenaran sejati. Stempel atau Cap itu adalah kebenaran sementara. Jika ada yang mengatakan bahwa “kamu bodoh, kamu pemalas, kamu tidak akan sukses” itu adalah kebenaran yang sementara. Hal tersebut akan menjadi kebenaran yang sejati jika  anda mengijinkan itu menjadi kebenaran. Jika anda tidak mengijinkannya, hal itu tidak akan terjadi. Anda berhak menyusun keyakinan anda sendiri, anda berhak mendesain hidup anda sendiri. Karena jika anda tidak menggunakan Hak anda untuk mendesain hidup anda, maka ORANG LAIN lah yang akan mendesain hidup anda, dan percayalah, desain orang lain tidak pernah cukup baik untuk anda. Desainlah kehidupan terbaik anda, jalanilah dan capailah impian anda.

Semoga bermanfaat. Salam Semangat

Terasi dalam Kehidupan

Ada seorang kakek yang memiliki janggut yang panjang dan lebat yang hidup damai di sebuah desa bersama dengan cucu-cucunya. Mereka tinggal bersama di sebuah rumah yang sederhana di pinggir desa tersebut

Di suatu siang hari si kakek ini sedang tertidur di kamarnya. Cuaca siang itu memang sangat enak sekali untuk tidur siang. Maka sang kakek tidur dengan pulasnya hingga sangat sulit rasanya dibangunkan. Melihat ekspresi sang kakek saat tidur, maka timbullah ide iseng sang cucu untuk menjahili sang kakek yang sedang tidur. Mereka mengambil sepotong terasi yang sangat menusuk baunya, lalu dengan tertawa terkikih, mereka mengoleskan terasi tersebut ke jenggot si kakek tersebut tanpa disadarinya. Setelah selesai menjalankan ide isengnya, segeralah para cucu ini pergi bersembunyi.

Sore hari ketika sang kakek terbangun, dia mencium bau terasi yang sangat bau sekali. Dia lalu berteriak “Wah KENAPA kamar ini kok bau terasi ya?” Lalu dia mencoba mencari di seluruh kamarnya, dia ingin tahu dari mana asal bau terasi yang sangat menusuk hidungnya tersebut. Setelah dicari keseluruh kamar, si Kakek juga tidak pernah menemukan asal bau terasi busuk tersebut.  Sambil bersungut-sungut, dia pergi keluar dari kamarnya, lalu tetap saja bau terasi yang busuk itu tercium olehnya. Dia mencoba masuk ke ruang-ruang kamar lainnya dan tetap saja dia mencium bau terasi itu. Kesal dengan bau terasi ini, diapun lari ke luar rumah untuk mencari udara segar, namun tetap saja bau terasi itu tidak juga hilang bahkan semakin bau saja. Akhirnya sang kakek berteriak, “KENAPA Dunia ini Bau Terasi?”.

Sebenarnya “bau terasi” yang di cari kakek itu ada pada dirinya sendiri dan bukan terjadi di lingkungan sekitarnya. Jika lingkungan tempat anda tinggal atau bekerja tidak memberikan apa yang anda inginkan, janganlah buru-buru menyalahkan lingkungan anda, penyebabnya ada di dalam diri anda sendiri. Jika anda merasa dunia ini penuh masalah bagi hidup anda, mungkin cara pandang anda melihat dunia ini yang belum benar. Anda hanya perlu mengubah cara pandang anda terhadap dunia ini. Ketika cara pandang anda berfokus kepada hal-hal baik, maka anda akan lebih mudah mendapatkan hal-hal yang baik.

Semoga bermanfaat. Salam Semangat.