Punya Rekan Kerja Menyebalkan? Ini Jurus Untuk Menghadapinya

Punya Rekan Kerja MenyebalkanKetika terjun ke dunia kerja pasti kita akan menemukan bermacam ragam karakter orang. Mulai dari yang menyenangkan sampai rekan kerja menyebalkan. Meskipun demikian, bersikap rendah hati serta saling menghormati diantara rekan kerja bisa menjadikan suasana lebih baik ketika berada di kantor.

Mungkin ada kalanya mendapati rekan kerja pengkritik, atau mungkin mendapati rekan kerja pengeluh, atau mungkin mendapati rekan yang bercanda keterlaluan, atau bahkan atau mungkin mendapati rekan yang selalu menertawakan Anda, meskipun sebenarnya tidak ada yang lucu.

Seorang praktisi kesehatan sekaligus pendiri Brainfit yakni Dr Jenny Brockis, menuturkan bahwa kita perlu bertanya pada diri sendiri lebih dulu, tentang rekan kerja menyebalkan yang terasa begitu mengganggu. “Apa cara bicara mereka? Ataukah sikap mereka?” yang membuat kita tidak disuka.

Untuk menghadapi rekan kerja menyebalkan juga membutuhkan trik. Terlebih bila harus menghadapi mereka sepanjang hari dan berlangsung hampir setiap hari, maka cobalah merespon secara bijak.

Apabila sudah bertanya pada diri sendiri dan memastikan apa sebenarnya hal yang menyebalkan dari rekan kerja tersebut, atau pemicu hal menyebalkan itu, maka jurus hadapi rekan kerja menyebalkan yakni cobalah membuat strategi agar sama-sama merasa saling nyaman dan tanpa perlu saling menyakiti.

Sedangkan dari sudut pandang lain yakni pendapat seorang konsultan kepemimpinan dan bisnis, Rowdy McLean menjelaskan bagaimana cara kita menilai orang lain saat di kantor, maka itu sebenarnya merefleksikan bagaimana kita menilai dunia pada umumnya.

Apabila kita sering kali meyakini dan menilai orang dengan penilaian yang negatif, maka semua akan tampak negatif dalam penglihatan kita. Begitu pula sebaliknya, apabila kita sering kali meyakini dan menilai orang dengan penilaian yang positif, maka semua akan tampak positif, setidaknya selalu ada sisi baik dalam diri setiap orang dan ada kemungkinan untuk berubah menjadi lebih baik.

Jadi jurus hadapi rekan kerja menyebalkan menurut Rowdy McLean yakni apabila kita sedang tidak menyukai seorang rekan kerja, maka sebaiknya instropeksi diri tentang bagaimanakah cara kita menilai orang lain sebelum mengkritik. Apabila sedang tidak menyukai salah seorang rekan kerja, janganlah berpura-pura menyukainya. Ingatlah bahwa ketidaktulusan dapat menimbulkan sikap yang salah.  Terdapat 2 pilihan antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Menjadi orang yang lebih baik, berprasangka baik dan menjadi orang tulus.
  2. Menyelidiki dan mencari tahu sisi baik dari rekan kerja menyebalkan tersebut.

Berusahalah agar rasa ketidaksukaan pada rekan kerja tersebut tidak mengganggu pikiran. Lagi pula sebagaimana pepatah mengatakan bahwa tak ada manusia sempurna. Perbanyaklah mewajari agar hati dan pikiran lebih tenang, sehingga pekerjaan terselesaikan tanpa merasa terganggu dengan rekan kerja.

Cobalah berdamai dan menyikapi rekan kerja menyebalkan secara bijak. Terapkan sikap baik dan berkomunikasi secara baik. Jika masih kesulitan menghadapi rekan kerja tersebut, cobalah menjaga jarak agar tidak terpancing emosi.

Solusi Jitu Jadi Bijak Sebagai Seorang Pemimpin yang Disegani dan Dikagumi

Solusi Jitu Jadi Bijak Sebagai Seorang Pemimpin yang Dikagumi OrangMenjadi pemimpin yang bijak dapat membantu perusahaan mencapai potensi dan menghasilkan hasil yang terbaik. Pemimpin yang bijak mampu memimpin perusahaannya untuk meningkatkan kualitas kinerja dari para karyawannya. Menjadi pemimpin yang bijak perlu memiliki kecerdasan emosional atau EQ yang tinggi. Hal ini dikarenakan seorang pemimpin pekerjaannya tak hanya sekedar mengatur orang untuk berada pada pekerjaannya, namun kecerdasan emosional ini lebih kepada kesadaran yang kuat untuk menyeimbangkan antara orang lain dengan diri pribadi.

 

Bagaimana menjadi seorang pemimpin yang bijak?

Seorang pemimpin yang memiliki EQ akan lebih bisa menguasai permasalahan seperti halnya miskomunikasi yang terjadi antar karyawan, ketegangan atau bahkan kesalahpahaman yang sulit penyelesaiannya. Masalah yang seperti inilah yang kemudian diarahkan kepada sesuatu yang produktif dan efektif sehingga tidak mengganggu kinerja karyawan.

Kemampuan ini juga bermanfaat untuk merubah pola pikir dan tindakan lama yang tidak menghasilkan. Lantas apakah sulit menjadi pemimpin yang seperti itu? Berikut beberapa cara untuk menjadi seorang yang bijak sehingga tak langsung menjadi seorang yang dikagumi.

  1. 1.      Berikan penilaian pada kinerja bawahan secara jujur

Menjadi pemimpin yang bijak, anda harus berani memberi kritikan dan penilaian terhadap kinerja karyawan anda dengan jujur. Tak lupa juga untuk memberikan solusi untuk menyelesaikan masalah yang ada.

  1. 2.      Bijak dalam memilah masalahnya baik itu masalah kantor, keluarga dan pribadi

Begitu banyak masalah yang ada dalam kehidupan kita. Sebagai seorang pemimpin yang bijak memiliki kecerdasan emosi sangatlah penting, karena diperlukan untuk menghadapi setiap masalah.

  1. 3.      Membangun kepercayaan

Modal utama seorang pemimpin adalah kepercayaan. Apabila seorang pemimpin sudah tidak dipercaya rekan kerjanya maka hubungan yang sudah di bangun akan sia-sia dan akan berpengaruh kepada hasil kerja.

  1. 4.      Memberi kesempatan pada setiap karyawan untuk berkembang

Memberi ruang kepada orang lain sebagai calon pemimpin merupakan salah satu hal yang paling identik dari seorang pimpinan yang bijak. Pemimpin yang bijak tidakakan menyalahkan karyawannya bahkan akan menanggung resiko apabila karyawannya melakukan kesalahan

  1. 5.      Tidak fokus hanya dari satu sudut pandang

Seorang pemimpin haruslah mampu mencari sebuah peluang yang tersembunyi guna menemukan solusi dari setiap masalah yang ada. Selain itu juga harus pintar untuk berinovasi dengan segala peluang meskipun itu sangat kecil.  Jadi, pemimpin tidak memiliki keberpihakan terhadap sesuatu hal saja, dia harus melihat segalanya dari banyak sudut pandang terlebih dahulu dan mengambil keputusan yang terbaik untuk bersama.

  1. 6.      Memiliki target yang lebih tinggi

Target yang tinggi tentu harus diimbangi dengan kemampuan yang baik. Proses belajar yang tinggi akan meningkatkan kualitas kerja pula. Kedua hal ini memiliki perbandingan lurus yang sama.

  1. 7.      Mengenali kelemahan dan kekuatan diri sendiri

Menjadi pemimpin yang bijak harus menyadari kelemahan dan kekuatan pada dirinya termasuk mengenali pribadi karyawannya. Kita hanyalah manusia yang tak luput dari salah dan kekurangan. Maka dari itu dalam dunia kerja harus terbentuk kerjasama.

Demikian pembelajaran yang menginspirasi untuk menjadi pemimpin yang bijak dan bisa segera anda praktikkan di kehidupan anda. Lakukan penjelasan di atas sebagai salah satu buah keberhasilan anda menjadi pemimpin yang bijak.

Transfer Emosimu ke Hal yang Lebih Positif

Transfer emosi ke hal yang lebih positif – Menjadi resep jitu untuk para pekerja yang sedang penat dengan pekerjaannya. Baik karena sedang ada masalah, maupun karena sedang sibuk sekali dengan kerjaannya. Transfer emosi ini merupakan upaya mengalihkan perhatian pikiran dan perasaan ke hal lain yang lebih positif.

Transfer Emosimu ke Hal yang Lebih PositifSeperti diketahui bersama bahwa emosi itu sangat berbahaya jika dibiarkan berlarut-larut, sebab bisa menyebabkan seseorang jadi malas bekerja. Perasaan depresi dan marah terus menggerayangi. Jika begini, bagaimana hidup bisa tenang? Dan bagaimana bekerja bisa nyaman?

Segera saja transfer emosi ke hal yang lebih positif. Sebab hidup ini memang butuh berjuang. Dinamika hidup yang tak bisa dilalui dengan baik hanya akan menggilas seseorang ke dalam jurang keterpurukan. Ini tentu saja adalah bencana yang harus dilawan.

Seseorang mestinya hidup dengan antusias. Tidak mengalami hal-hal mengerikan seperti putus asa yang berlarut. Seorang pekerja itu harus bangkit dan bergerak meraih kesuksesannya. Jangan hanya karena emosi malah jadi hancur semuanya.

Di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa ditempuh untuk transfer emosi ke hal yang lebih positif:

  1. Berusaha memaklumi apa yang terjadi

Memaklumi memang sulit. Apalagi memaklumi hal-hal yang sifatnya sulit seperti masalah yang pelik. Namun dengan sikap memaklumi ini, akan membuat hati lebih mampu menerima.

  1. Belajar menganggap setiap masalah pasti ada solusinya

Transfer Emosi ke Hal yang Lebih Positif  dengan belajar menganggap setiap masalah ada solusinya. Jadi jangan berkutat pada masalahnya. Namun berusaha menemukan solusinya dan menerapkan solusi itu. Agar semua masalah hilang.

  1. Menikmati hidup dengan santai

Nikmatilah hidup dengan santai. Sebab, hidup itu kan cuma sekali. Kalau kita gagal menikmatinya sekarang. Mau kapan lagi? Yang namanya orang bekerja pasti banyak masalah. Dan seorang pekerja yang hebat pasti bisa lepas dari masalah-masalah itu.

  1. Ingat kembali tujuan hidup

Ingatlah kembali tujuan hidup di saat diri sangat down. Tujuan inilah yang bisa jadi alat transfer emosi ke hal yang lebih positif. Sebab, tujuan hidup adalah apa yang memang benar-benar mencerminkan keinginan diri untuk tetap hidup.

  1. Mengingat lagi bekerja demi apa

Orang bekerja pasti ada tujuannya. Kalau tujuannya buat cari uang, pastilah akan selalu giat. Sebab, kalau sampai tidak dapat uang nanti repot sendiri. Namun terkadang orang bekerja tidak tahu apa tujuannya. Inilah yang akan jadi masalah.

  1. Tidak berkutat pada masalah yang sama

Transfer emosi ke hal yang lebih positif  bisa dengan cara memikirkan hal lain. Lontarkan pikiran pada masalah lain. Seorang pekerja pasti punya banyak masalah. Anggaplah masalah ini sebagai tantangan. Kalau satu tantangan susah dilewati, pindah saja ke tantangan lainnya.

Adanya hal yang positif tentu akan membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Dengan keenam cara transfer emosi ke hal yang lebih positif di atas Anda harus bisa membuang pikiran yang buruk dan mulai berhasil mengendalikan emosi dengan hal yang positif.

4 Penyebab yang Membuat Kerja Anda Tak Semangat

4 Penyebab yang Membuat Kerja Anda Tak Semangat

4 Penyebab yang Membuat Kerja Anda Tak Semangat

Penyebab kerja tak semangat – Bekerja memanglah membutuhkan fisik dan mental baik agar pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan target yang diharapkan. Oleh karena itu, menjadi seorang pekerja yang baik, Anda harus siap dengan berbagai permasalahan dalam pekerjaan, termasuk hal-hal yang kurang mengenakkan hati.

Di tempat kerja, Anda pasti akan menemui beberapa hal yang terjadi diluar kendali, seperti dari rekan kerja, bos besar, hingga jenis pekerjaan yang memang kurang kita sukai. Saat itu terjadi, hindarilah merasa bad mood atau bahkan secara tiba-tiba meninggalkan tanggungjawab pekerjaan Anda. Harus ada pengendalian emosi dalam diri Anda agar tidak mengganggu kinerja Anda.

Sebagai pekerja yang professional, Anda haru benar-benar memahami tugas pokok pekerjaan Anda. Perusahaan yang mempercayakan pekerjaan atau tanggungjawab kepada Anda, mau tidak mau harus dijalankan sebagaimana mestinya. Anda sudah menerima hak Anda berupa gaji bulanan, maka kewajiban akan pekerjaan juga harus dilaksanakan.

 

Hal-hal yang Membuat Kerja Anda Menjadi Kurang Semangat

Setidaknya ada empat hal yang membuat kerja Anda menjadi kurang bersemangat, diantaranya :

  1. 1.      Masalah pribadi

Penyebab kerja tak semangat salah satunya adalah masalah pribadi. Setiap orang tentu memiliki masalah. Baik itu dari segi keluarga maupun dari hal lainnya yang dapat mengganggu pikiran Anda. Termasuk saat bekerja. Jika Anda bekerja dengan terus memikirkan masalah pribadi, maka bisa dipastikan akan banyak efek yang mempengaruhi kinerja Anda di tempat kerja. Anda akan sering tampak kurang bersemangat karena masalah pribadi tersebut.

Saat hal itu terjadi pada diri Anda, cobalah untuk berpikir dengan kepala dingin. Posisikan diri Anda sebagai pekerja professional saat di tempat kerja. Lakukan pekerjaan Anda dengan penuh fokus dan segera minta bantuan kepada rekan jika memang Anda membutuhkan bantuan.

  1. 2.      Pekerjaan yang menumpuk

Pekerjaan yang menumpuk juga bisa menjadi penyebab kerja tak semangat. Hal ini biasanya terjadi karena Anda sering menunda pekerjaan. Sebaiknya, Anda harus selalu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan deadline. Pekerjaan yang menumpuk di meja Anda pasti akan membuat semangat kerja berkurang. Cobalah untuk membayangkan (berimajinasi) mengenai liburan yang menyenangkan untuk mengembalikan semangat Anda.

  1. 3.      Sikap rekan kerja

Untuk penyebab kerja tak semangat yang satu ini berhubungan langsung dengan pribadi atau watak Anda. Jika Anda menemui rekan kerja yang kurang cocok dengan hati Anda mengenai sikapnya, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengontrol emosi agar hal tersebut tidak menjadikan pekerjaan Anda terbengkalai. Bersikaplah tenang dan tidak terlalu pusing memikirkan watak rekan kerja yang tidak mengenakkan hati Anda.

  1. 4.      Terlalu capek

Penyebab yang satu ini biasanya dialami mereka yang menghabiskan waktu akhir pekannya dengan banyak kegiatan. Rasa lelah dan capek seusai berkegiatan di akhir pekan, bisa membuat Anda kurang berkonsentrasi dan kurang semangat saat harus kembali bekerja.

Bagaimana? Manakah dari ke empat penyebab kerja tak semangat diatas yang paling berpengaruh pada diri Anda? Jadilah pekerja yang professional dan terus bersemangat

 

7 Cara Bahagia dengan Pekerjaan yang Dilakukan

 

7 Cara Bahagia Dengan Pekerjaan yang Dilakukan

7 Cara Bahagia Dengan Pekerjaan yang Dilakukan

Cara bahagia dengan pekerjaan – Bukan urusan mudah untuk bisa merasakan kebahagiaan atas pekerjaan yang dilakoni sekarang. Apalagi kalau kerjaannya bukanlah impiannya selama ini. Tapi tiap orang harus belajar menerima kenyataan atas nasibnya. Jika memang cita-cita profesi tidak tercapai, bukankah hidup harus tetap berjalan.

Jangan hanya karena pekerjaan tidak sesuai dengan harapan, lantas putus asa dan malas-malasan. Atau berniat kabur dan bunuh diri? Itu namanya manusia lemah. Dan di mana-mana, manusia lemah itu tidak berguna. Hanya jadi sampah masyarakat yang merepotkan orang lain.

Mana ada orang yang mau dicap sampah masyarakat? Untuk itu, belajarlah sikap “ikhlas”. Berjuanglah dan ingat bahwa nasib itu ditangan Tuhan. Jika Tuhan Menghendaki untuk sekarang harus bekerja seperti ini. Dijalani saja. Barangkali di depan nasib baik telah menunggu.

Daripada sibuk mengutuk keadaan dan kenyataan. Mending belajar cara bahagia dengan pekerjaan. Cintailah profesi, sebab profesi ini yang bisa menyangga hidup sekarang. Hidup itu kan untuk sekarang. Kalau sampai kehilangan pekerjaan gara-gara malas, depresi dan frustrasi. Tentunya yang rugi adalah diri sendiri.

 

Cara Bahagia dengan Pekerjaan

Di bawah ini adalah cara bahagia dengan pekerjaan yang bisa dicoba oleh mereka yang saat ini masih hobi mengutuk profesi sekarang:

  1. Bergaul dengan kolega

Bergaulah dengan kolega, sebab mereka sedekat-dekatnya teman yang tiap hari jumpa. Tanpa kolega, tentu dunia kerja akan terasa sepi.

  1. Memperbaiki cara berkomunikasi

Jangan pernah tunjukkan sikap jutek di lingkungan kerja. Ini hanya akan membuat diri kita digunjingkan dan dijauhi karena dianggap pribadi yang buruk dan aneh. Jangan senang menyendiri, berbaurlah dengan lingkungan pergaulan kerja.

  1. Menjadi pribadi yang ramah dan mengasyikkan

Cara bahagia dengan pekerjaan juga meliputi berusaha jadi pribadi yang ramah. Maksudnya, ketika sedang bergaul, cobalah buat murah senyum. Buka topik-topik obrolan yang menyenangkan dengan teman kerja. Pasti perasaan akan jadi bahagia.

  1. Hangout dengan teman kerja

Pergi hangout dengan teman kerja juga menjadi cara bahagia yang paling ampuh. Selepas ngantor, jalan-jalan ke mall dan makan bareng teman kerja. Atau nonton di bioskop, tentu ini jauh lebih baik.

  1. Perbanyak waktu bersama keluarga

Meskipun sibuk bekerja, seorang pekerja harus memiliki waktu yang cukup dengan keluarganya. Jangan semuanya habis di kantor. Kalau semuanya habis, pantas saja mudah merasa “lonely” dan “depresi”.

  1. Makan makanan bergizi

Orang yang lapar akan susah buat fokus. Cobalah buat perbaiki gaya makan. Makan itu sehari 3 kali. Jangan ditunda-tunda, agar pikiran fresh dan bahagia kerjanya.

  1. Bertamasya dengan kekasih

Cara bahagia dengan pekerjaan juga bisa dengan jalan pergi tamasya dengan kekasih. Dia adalah sosok yang benar-benar akan membuatmu senang. Dan merasa semua lelah dan beban hidup berkurang.

7 Cara Menjadi Karyawan Masa Kini dengan Segudang Prestasi

7 Cara Menjadi Karyawan Masa Kini Dengan Segudang Prestasi

7 Cara Menjadi Karyawan Masa Kini Dengan Segudang Prestasi

Karyawan masa kini – Nampaknya ini julukan yang mirip dengan “Kids Jaman Now”. Sebuah julukan yang diberikan kepada para karyawan perusahaan. Yang mana mereka dituntut buat bisa bekerja menuruti tuntutan zaman.

Di era seperti sekarang, tugas karyawan makin sulit. Kecepatan informasi dan komunikasi harus melalui komputer, internet dan smart phone harus dibarengi dengan kecepatan diri dalam bergerak. Karyawan itu harus tumbuh jadi pribadi yang sigap. Selalu sedia setiap saat.

Cara Menjadi karyawan masa kini itu ibarat membangun gedung menara pencakar langit. Kalau konstruksinya benar, maka gedung akan kokoh. Meski ditimpa hujan, angin dan petir. Begitu pun dengan kehidupan seorang karyawan, kalau dilakoni dengan konstruksi kompetensi yang baik, maka posisinya akan kokoh pula.

Seorang karyawan pada dasarnya berpijak pada bursa posisi. Jabatan dan gaji adalah sumber-sumber penyebab kontestasi. Untuk itu, karyawan dituntut buat berprestasi, agar bisa ikut kontestasi kenaikan jabatan dan gaji ini.

 

Menjadi Karyawan Masa Kini yang Berprestasi

Bagaimanakah jadi karyawan masa kini yang berprestasi? Inilah beberapa kiat yang bisa dicoba:

  1. Datang ke kantor tepat waktu

Datanglah ke kantor tepat waktu. Sebab, “on time” adalah ciri-ciri karyawan berprestasi. Jangan biasakan diri datang terlambat, karena ini hanya akan memperburuk citra dan membuat diri jadi malu dan sungkan.

  1. Selalu berpakaian rapi dan wangi

Berpakaian rapilah saat hendak kerja. Jangan lupa semprotkan parfum. Sebab karyawan masa kini sebenarnya adalah jenis karyawan yang sangat memperhatikan tampilan.

  1. Menata rambut dan pakai make up

Tatalah rambut dengan baik. Jika pria pakai pomade. Bila wanita, sisir dan ikat agar rapi. Jangan lupa buat oleskan gincu juga. Sebab karyawan masa kini itu dituntut buat tampil gaya dan rapi.

  1. Murah senyum dan ramah kepada kolega

Ini juga tak boleh dilewatkan. Jika ingin disebut karyawan masa kini, itu harus ramah kepada kolega. Jangan pelit buat senyum, menganggukkan kepala dan menyapa. Dengan attitude pergaulan demikian, pastilah akan dicap sebagai karyawan berprestasi dalam komunikasi interpersonal.

  1. Aktif bertanya jika sedang briefing dan meeting

Di suatu perusahaan pastilah ada briefing dan meeting. Untuk itu, jangan ragu buat aktif bertanya. Tanyakan apa saja yang kurang dipahami. Bos lebih senang dengan karyawan yang begini.

  1. Mematuhi segala peraturan yang ada di perusahaan

Karyawan masa kini harus taat pada peraturan. Jangan jadi karyawan bandel yang hobi melanggar peraturan. Supaya nanti dianggap berprestasi dan dipandang layak buat naik jabatan dan gaji.

  1. Terbiasa bekerja dengan cepat dan tepat

Bekerjalah dengan cepat dan tepat. Jangan suka menunda-nunda pekerjaan. Selesai lebih awal itu lebih baik. Daripada gagal mengejar deadline. Sebab, di era sekarang itu kecepatan hal yang utama.

Itulah beberapa cara menjadi karyawan masa kini. Kiat-kiat di atas harus dicoba dari sekarang. Dan rasakanlah efek dasyatnya!

 

10 Syarat dalam Dunia Kerja Selain Modal

Syarat dalam Dunia Kerja – Pernahkah terpikir bahwa ketika memasuki dunia kerja itu wajib memiliki modal? Ya, modal itu dapat diartikan sebagai “bekal awal” memasuki dunia usaha. Tanpa modal, mustahil bisnis berjalan.

10 Syarat dalam Dunia Kerja Selain Modal

10 Syarat dalam Dunia Kerja Selain Modal

Modal tidak hanya berarti uang, namun juga mencakup berbagai komponen kekuatan yang lainnya, seperti ilmu dan keterampilan. Masalah modal ini juga sering disebut sebagai SDM atau Sumber Daya Manusia.

 

Syarat dalam Dunia Kerja

Selain modal, apa sajakah syarat dalam dunia kerja yang lainnya? Untuk menjawab ini, butuh uraian yang panjang, seperti di bawah ini:

  1. Niat

Untuk memulai kerja itu sangat dibutuhkan niat. Ibarat pemantik api pada korek api, itulah niat. Tanpa niat, dunia kerja akan gelap gulita karena tidak jelas tujuannya apa serta tidak antusias melakukannya.

  1. Konsistensi

Ketika sudah memasuki dunia kerja sangat sering dibayang-bayangi berhenti saja alias resign saja. Maka dari itu, syarat dalam dunia kerja amat dibutuhkan konsistensi

  1. Perencanaan bisnis

Perencanaan Bisnis adalah masterplan dari usaha yang hendak dilakukan. Membuat rencana itu wajib hukumnya. Dan alangkah baiknya kalau rencana itu dibuat di awal secara keseluruhan. Kemudian di sela-sela usaha berjalan selalu dievaluasi.

  1. Visi dan misi

Syarat dalam dunia kerja juga adalah visi dan misi. Tiap orang yang hendak berbisnis mesti memiliki rumusan pasti dulu mengenai idealitasnya. Jangan sampai usaha berjalan, namun tidak tahu visi dan misi sesungguhnya.

  1. Keberanian mengambil resiko

Keberanian dalam mengambil resiko juga menjadi Syarat dalam dunia kerja selain modal. Ketika aneka kerjasama digalakkan dengan berbagai pihak. Saat perusahaan harus mengambil keputusan besar. Maka harus ada keberanian dalam mengambil resiko.

  1. Sikap pantang menyerah

Pantang menyerah adalah sikap yang harus dimiliki oleh semua pekerja. Ini adalah karakter optimis yang selalu terjadi dan dilakukan tiap saat. Sehingga tidak gampang down hanya karena masalah sepele maupun berat di dalam bisnis.

  1. Selalu belajar hal baru

Sebagai seorang wirausaha itu wajib hukumnya buat belajar hal baru. Tidak gampang puas dengan pengetahuan yang sekarang.

  1. Jangan mudah puas dengan pencapaian

Kemudian, Syarat dalam dunia kerja juga adalah soal ketidakpuasan dengan pencapaian. Maksudnya adalah tidak gampang merasa puas hanya dengan hasil yang telah dicapai sekarang. Teruslah bergerak maju, melebarkan bisnis.

  1. Tidak terbuai dengan pujian

Di kala seseorang sudah dia atas, maka ia akan banyak mendapatkan pujian. Janganlah terbuai dengan pujian itu. Jadikan pujian sebagai tantangan untuk terus maju tiap harinya.

  1. Melebarkan jejaring sosial

Jejaring sosial adalah pergaulan dengan kolega maupun khalayak ramai. Sebagai seorang pengusaha memang wajib punya jaringan yang luas, karena ini adalah Syarat dalam dunia kerja yang amat vital.

Kesepuluh syarat di atas bisa menjadi rujukan Anda apabila ingin terjun ke dunia kerja. Siapkan beberapa hal yang penting dan mulailah bekerja dengan memperhatikan informasi yang telah tersedia di atas.

 

Bagian Paling Beresiko dalam Bisnis, Apa Itu?

bagian paling beresiko dalam bisnis

bagian paling beresiko dalam bisnis

Bagian beresiko dalam bisnis – Mengembangkan sebuah usaha memang bukanlah hal yang mudah. Hampir semua pekerjaan memiliki resiko yang harus dihadapi. Hampir semua bidang pekerjaan juga pasti mempunyai tantangan tersendiri bagi pelakonnya.

Yang perlu diingat, setiap tantangan yang ada dalam pekerjaan, pasti ada solusinya. Sayangnya, tidak semua orang merasa dirinya cukup mampu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Banyak orang merasa pesimis dan bahkan terlanjur stress terlebih dahulu saat menghadapi permasalahan dalam pekerjaannya. Termasuk dalam hal bisnis.

 

Bagian-Bagian Beresiko Dalam Bisnis

Dalam dunia bisnis, ada beberapa bagian yang dianggap paling sering beresiko. Bagi Anda yang bergelut di dunia bisnis, berikut bagian-bagian beresiko dalam bisnis tersebut, diantaranya :

  1. 1.      Lemahnya perekonomian

Resiko yang satu ini sebenarnya tidak hanya dialami oleh negara berkembang seperti Indonesia. Di beberapa negara lain seperti Brazil dan Jepang juga sempat dikhawatirkan mengalami perekonomian lemah. Hal itu akan sangat mempengaruhi dunia bisnis terutama dalam bisnis ekspor dan impor.

  1. 2.      Semakin banyaknya persaingan

Di era globalisasi seperti saat ini, tingginya angka persaingan memang menjadi resiko tersendiri dalam dunia bisnis. Kenaikan tingkat persaingan ini mampu mendorong berbagai perusahaan agar selalu melakukan inovasi dan kreasi pada produk yang dipasarkan. Sehingga customer akan tetap setia menggunakan jasa atau produk yang ditawarkan.

  1. 3.      Pengelolaan resiko

Sejak Indonesia mengalami krisis sekitar tahun 2008 silam, pemerintah sebenarnya sudah melakukan peningkatan terhadap peraturan mengenai kebijakan bisnis agar menjadi lebih aktif. Namun, peraturan tersebut bisa menjadi resiko yang politis bagi sebuah bisnis.

  1. 4.      Buruknya reputasi

Sebenarnya bagian beresiko dalam bisnis mengenai buruknya reputasi ini juga ada kaitannya dengan meningkatnya persaingan diantara kalangan pebisnis. Tidak jarang mereka yang kurang etika, menjatuhkan lawannya dengan cara-cara yang licik termasuk dengan cara menjatuhkan nama baik dari perusahaan.

Penurunan reputasi ini bisa dilakukan oleh pesaing melalui berbagai cara, salahsatunya melalui media social. Bagi pebisnis sejati, hal ini bisa dihindari dengan cara selalu memberikan pelayanan terbaik bagi customer.

  1. 5.      Kegiatan inovasi yang buruk

Gagalnya bisnis duatu perusahaan juga bisa diakibatkan oleh buruknya kegiatan inovasi yang dilakukan suatu perusahaan. Bagian beresiko dalam bisnis ini sebenarnya bisa diatasi jika semua pelakon dalam bisnis memiliki jiwa innovator yang tinggi.

  1. 6.      Kurang berhasil menarik pebisnis handal

Karyawan yang bekerja dalam suatu bisnis semuanya juga bisa disebut dengan pebisnis. Jika Anda seorang kepala atau boss besar di suatu perusahaan, maka semua bawahan Anda adalah orang yang ikut memegang kunci keberhasilan bisnis Anda.

Tak jarang mereka yang bekerja sebagai bawahan malah memiliki ide kreativitas tinggi yang bisa meningkatkan nilai jual produk ke pasaran. Oleh karena itu, kesejahteraan karyawan haruslah dinomorsatukan agar mereka bisa bekerja dengan penuh tanggungjawab.

Itulah beberapa bagian beresiko dalam bisnis yang perlu diwaspadai oleh semua perusahaan. Namun yang perlu diingat, apapun bagian beresiko dalam bisnis, jika Anda bersama semua pengelola perusahaan bisa bekerjasama dengan baik, maka semua akan terselesaikan dengan baik.

Cara Agar Kerja Anda Semakin Fokus dan Bebas Masalah

Agar kerja semakin fokus Anda harus memastikan mengerjakan berbagai hal yang penting bagi perusahaan dan tentu juga penting untuk diri sendiri. Karena banyak orang yang mengeluh merasa  sibuk dan merasa tidak memperoleh apapun selama seharian di kantor.  Tujuan bekerja tak hanya membuat target Anda lebih jelas melainkan juga mampu merubah sikap kerja Anda setiap harinya.

 Cara Agar Kerja Anda Semakin Fokus dan Bebas Masalah

Bagaimana Agar Kerja Semakin Fokus dan Bebas Masalah?

Untuk melakukannya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan mulai hari ini agar kerja Anda menjadi lebih produktif dan target kerja tercapai. Agar kerja semakin fokus pastikan Anda dapat menuntaskan berbagai pekerjaan tanpa harus mengeluh dan mampu mempertahankan konsistensi produktivitas di kantor.

Berikut tiga langkah untuk membuat kerja Anda semakin fokus dan bebas masalah.

  1. 1.      Menentukan fokus Anda saat ini

Agar kerja semakin fokus, mintalah orang terdekat untuk menilai cara kerja Anda, kapan Anda mengalami kesulitan berkonsentrasi dan kehilangan fokus saat bekerja. Mengetahui pengganggu konsentrasi merupakan hal pertama yang harus Anda selesaikan. Seberapa banyak waktu berkualitas yang dapat digunakan untuk berfikir secara baik, guna untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan dan dapat mengembangkan menjadi gagasan baru.

Apabila Anda merupakan orang yang selalu dihadapkan dengan tugas yang berbeda dalam satu waktu, agar Anda dapat fokus menjalankan maka buatlah jadwal dan tentukan sendiri berapa lama Anda dapat menyelesaikan semua pekerjaan Anda.

  1. 2.      Hindari menggunakan kata “mestinya”

Agar kerja semakin fokus maka Anda harus membiasakan diri untuk tidak menggunakan kata-kata seperti sebaiknya, semestinya, seharusnya, karena kata –kata tersebut berpengaruh negatif terhadap pola pikir dan berpotensi mengganggu fokus bekerja Anda.

maka dari itu dapat membiasakan untuk berkata ‘iya’ dan ‘tidak’ ketika dihadapkan berbagai pilihan.

Secara tidak langsung melatih Anda menghemat banyak waktu karena Anda dapat berfikir lebih cepat dan tegas dalam memutuskan sesuatu tanpa perlu ragu –ragu menjawabnya.

  1. 3.      Hindari hal-hal yang mengganggu Anda

Agar kerja semakin fokus maka sebelum memulai pekerjaan, sebaiknya Anda kenali dulu hal apa yang dapat mengganggu produktivitas Anda bekerja. Gangguan  visual seperti dokumen atau buku yang berserakan di meja dapat mengganggu tingkat konsentrasi Anda.

Selain itu gangguan suara berisik juga dapat mengganggu fokus dalam kerja Anda. Karena fokus Anda akan terbagi dengan suara yang muncul dan kehilangan konsentrasi saat bekerja. Sementara kalau suara alarm dan nada dering handphone Anda dapat mengatasinya sendiri.

Demikianlah beberapa penjelas mengenai agar kerja semakin fokus dan tanpa masalah. Mulai dari sekarang silahkan membiasakan diri untuk menghapus gangguan- gangguan tersebut. Jika tingkat fokus Anda meningkat, maka Anda harus konsisten menjaga dan meningkatkan agar dapat mencapai produktifitas kerja serta dapat mencapai target yang telah di tentukan.

Cara Agar Semangat Loyomu Kerja Jadi Fresh Kembali

Cara agar semangat loyomu kerja jadi fresh kembali

Cara agar semangat loyomu kerja jadi fresh kembali

Agar semangat bekerja kita kembali fresh maka perlu motivasi yang tinggi. Banyak sekali penyebab semangat kerja menjadi loyo. Mulai dari ketidakpuasan aturan yang ada di perusahaan, atau kondisi lingkungan kerja yang tidak mendukung. Apabila kualitas kerja menurun maka Anda bisa di PHK, dan hubungan antara pekerja jadi tidak harmonis.

 

Bagaimana Cara Membangkitkan Semangat Fresh Kembali?

Agar semangat bekerja kita harus segera bertindak segera mungkin. Agar Anda dapat kembali bekerja dengan nyaman serta dapat mengembangkan kualitas diri demi keberhasilan dan mencapai target yang ada. Berikut ini ada 6 cara agar semangat kerja jadi fresh kembali.

  1. 1.      Niat bekerja

Bekerja berharap mendapatkan gaji yang tinggi, untuk mencukupi dan menafkahi keluarga. Hal ini merupakan kewajiban dan bekerja merupakan bagian dari ibadah. Maka luruskan kembali niat kita bekerja sebagai salah satu ibadah kepada Allah.  Maka bulatkan semangat diri Anda untuk bekerja lebih berkualitas dan terus semangat.

  1. 2.      Ingat tujuan Anda bekerja

Agar semangat bekerja kita harus memiliki tujuan yang jelas. Apabila semangat kerja kita menurun, maka cobalah untuk mengingat tujuan Anda bekerja. Dengan begitu kita akan selalu semangat dalam bekerja.

  1. 3.      Untuk siapa Anda bekerja

Untuk membangkitkan motivasi kerja kita yaitu dengan mengingat untuk siap kita bekerja. Tentu kita bekerja untuk menafkahi orang-orang yang kita sayangi dan cintai. Jangan sampai kita mengecewakan mereka dengan kinerja kita yang loyo dan kualitas menurun. Justru kita harus menjadi contoh yang baik bagi keluarga dengan menunjukkan semangat kita dalam bekerja.

  1. 4.      Berpikir positif

Agar semangat bekerja berusahalah untuk selalu berpikir positif. Jangan minder ketika melihat orang lain meraih kesuksesan, justru jadikan hal itu sebagai cambuk diri untuk meningkatkan kualitas diri Anda untuk mencapai kesuksesan dengan selalu bersemangat bekerja. Orang yang terbiasa berpikir positif biasanya memiliki semangat tinggi. Jika ada masalah maka semangat kerjanya semakin tinggi.

  1. 5.      Permudah pekerjaan Anda

Sesulit apapun pekerjaan rasakanlah mudah untuk dikerjakan. Sering melihat suatu pekerjaan yang dirasa berat justru membuat semangat menjadi loyo. Maka Anda perlu mengkondisikan agar pekerjaan berasa mudah untuk dikerjakan. Dengan bersemangat bekerja akan menghasilkan kualitas dan produktifitas kerja yang tinggi.

  1. 6.      Hindari sifat mengeluh

Anda perlu sadari bahwa sikap mengeluh bisa menular, sehingga akan membuat kondisi pekerjaan di kantor Anda bekerja akan semakin memburuk. Sikap mengeluh hanyalah membuat kondisi Anda menjadi lebih terpuruk. Hiasilah diri Anda dengar rasa optimis agar nantinya bisa bermanfaat untuk karir Anda di dunia kerja.

Demikian beberapa penjelasan agar semangat bekerja fresh kembali demi mengembangkan kualitas dan produktifitas kerja yang tinggi. Terapkan beberapa langkah di atas agar semangat bekerja kembali ada dalam diri Anda.