Tag Archives: covid 19

INDONESIA MASUK RESESI !! INI YANG MESTI DILAKUKAN……..

Mau resesi atau ngga ada resesi, situasi akan tetap susah buat orang-orang yang bisanya hanya ngeluh dan nyinyir.

Sebaliknya mau resesi atau ngga ada resesi, buat yang selalu positif dan mencari jalan, akan selalu ada peluang disetiap kesempatan, bahkan dalam resesi sekalipun.

*YA atau YA?*

Bahkan jauh sebelum masa pandemi COVID-19 ada saja orang yang terjangkit virus negatif thinking, yang sukanya hanya *MAP* :

Menyalahkan, Alasan & Pembenaran.

Kalau masih gagal bisanya Menyalahkan situasi ekonomi, menyalahkan atasan, menyalahkan bawahan, menyalahkan pemerintah, apa aja disalahkan.

Apa aja dijadikan kambing hitam, bahkan kalau kepepet dia cari kambing putih.

Kalau belum sukses suka  Alasan. Kerja di kantor katanya bosan, fasilitas kurang, harus banyak lembur, waktu buat keluarga habis, gaji kecil lagi.

Lha, sekarang kita dikasih kesempatan WFH. Kerja dirumah dari jam 9 sampai 5 sore plus dapat bonus bahagia, dekat dengan anak dan keluarga. Jadi produktivitas kerja harusnya tambah semangat dong…

Pembenaran

Kalau ada yang lebih sukses jangan terbiasa pembenaran.

Ciri-cirinya gini nih :

“Terang aja……”

“Ora gumun….”

Terang aja dia lebih sukses, dia temannya banyak, koneksinya kuat.. Lha saya…?

Ora gumun dia lebih sukses, dia lebih ganteng, dia lulusan luar negri.. lha saya…?

Kalau ada orang yang lebih sukses dari kita, tandanya kita juga bisa lebih sukses lagi. Jadi jangan iri apalagi nyinyir, tapi kita belajar apa yang dia lakukan sehingga dia lebih sukses dari kita.

Jika kita masih MAP, ngga ada resesipun, situasi akan tetap susah.

Apalagi resesi karena COVID-19.

Sudah cukup!!!

Virus COVID-19 udah hampir ada vaksinnya, jangan virus negative thinking jadi pandemi diantara kita. Virus Negative Thinking jauh lebih berbahaya dari COVID-19.

Akan selalu ada kesempatan dalam setiap persoalan. Kita hanya perlu berpikir positif, fokus solusi dan terbuka dengan setiap peluang. Bukankah kita sering melihat orang yang survive bahkan sukses dalam masa krisis?

Jangan dulu berpikir ini sudah berakhir, sudah mentok, tidak ada jalan lagi.

Ketika anda merasa seperti itu, tandanya sudah saat nya anda upgrade diri. Tingkatkan knowledge, skill dan attitude.

*Christian Adrianto Motivator & Trainer*

 

Ingin mengundang Christian Adrianto untuk Motivasi Final Sprint, Training Selling skill & Leadership?

Meningkatkan knowledge, skill dan motivasi team anda?

Telpon/WA  Fransisca

+6282110502502

GOALS ARE FOR LOSERS

Motivator Christian Adrianto

Banyak motivator mengatakan pentingnya memiliki goals, Goal harus tertulis, harus ada batas waktunya dan lain sebagainya.

 

Namun mari kita lihat kenyataannya. Setiap awal tahun banyak orang menuliskan resolusi atau goalnya. Tapi 2 -3 bulan kemudian, resolusi hanya menjadi tumpukan kertas berdebu.

Apa yang terjadi?

 

Kita sepakat dulu yah, Otak manusia butuh goal, kalau tidak hidup anda akan jadi tidak menarik.

Tapi jika anda hanya fokus goal anda, maaf anda akan gagal.

Jadi harus gimana dong??

 

Orang –orang sukses didunia juga memiliki goal yang besar.  Namun mereka tidak fokus pada goal, tapi fokus pada SISTEM.

 

Apa itu Sistem?

Jika Goal adalah sesuatu yang ingin anda capai.

Sistem adalah langkah demi langkah yang anda lakukan setiap hari untuk mencapai goal itu. Gampangnya sistem adalah prosesnya.

 

Contonya :

Goal ingin turun berat badan 20kg.

Maka jika hanya fokus pada angka timbangan setiap pagi, hasilnya hanya akan jadi frustasi.

Fokus pada sistem artinya,  fokus pada olahraga dan pola makan.

Saat kita fokus kepada sistem, langkah demi langkahnya, kita akan mencapai kesuksesan-kesuksesan kecil yang membuat kita semakin semangat. Namun dengan fokus kepada goal, goal itu rigid, kaku.

Sedangkan sistem bisa flexible, saat ada langkah yang tidak efektif, anda bisa mengubahnya.

 

KAPAN VS KAPAN-KAPAN

 

Nah, setelah tahu langkah demi langkah yang mengarah pada goal, maka tetapkan waktunya. Jadwalkan, kapan anda mau lakukan setiap prosesnya.

 

Jika ada orang mengatakan “Kita ngopi bareng yuk? “

Anda tanya : “Kapan?”

Dia jawab : “Kapan-kapan.”

Biasanya apakah jadi ngopi bareng?

98% tidak akan jadi ngopi bareng.

Tapi jika anda mengatakan, Hari Sabtu, tangal 5 bulan ini jam 7 malam, kita ngopi bareng yuk!

Nah, Kerasa bedanya kan?

 

Jadi jadwalkan di jam dan tanggal berapa setiap proses dalam sistem anda yang mengarah pada goal.

 

WISHING VS DECIDING

 

Dan yang terakhir kita mesti tahu bedanya berharap dengan memutuskan.

Semua orang berharap bisa punya banyak uang, punya rumah mewah, naik private jet kemana-mana.

Tapi orang-orang sukses bukan hanya berharap dan berkata semoga tercapai goalnya, tapi mereka membuat keputusan.

Membuat keputusan artinya

  1. Tau persis apa yang ia inginkan
  2. Tau berapa harga yang harus dibayar. Setiap kesuksesan ada harganya.
  3. Bayar harga! Artinya taking action. Bertindak. Tanpa action goal hanya sekedar mimpi disiang bolong.

 

Dan saat ini saya yakin saat ini kita semua memiliki  goal masing-masing. Jangan hanya goal menjadi sekedar harapan, tapi jadikan keputusan, dan taking action.

 

Situasi boleh berat, Corona boleh jadi tantangan, tapi Goal kita tetap harus diperjuangkan. Jangan menyerah. Ingat Fokus sistem, artinya jika situasi tidak memungkinkan sistem kita yang lama, ubah dong sistem kita. Kita harus cepat adaptasi. Dan raih goal  anda demi keluarga dan orang-orang tercinta.

 

Christian Adrianto Motivator.

Inilah Yang Harus Para Manager Lakukan saat Karyawannya WFH

Covid-19 atau Corona memberi dampak negatif ke berbagai bidang termasuk dalam bisnis. Demi menghindari penyebaran pandemi Corona, pemerintah memberlakukan perusahaan bisnis untuk melakukan physical distancing pada karyawannya. Kebijakan ini disebut Work From Home (WFH). Situasi sekarang memang sedang tidak kondusif, namun perusahaan menginginkan kinerja atau produktifitas yang tinggi terhadap karyawannya, termasuk karyawan yang sedang melakukan WFH.

Oleh karena itu, sebagai pemimpin harus dapat memberikan performa terbaiknya ditengah kondisi Work From Home (WFH), supaya kinerja teamnya tidak menurun bahkan berada di bawah standart perusahaan.

Berikut beberapa tantangan yang harus dihadapi karyawan yang sedang WFH:

1. Gangguan.

Banyaknya gangguan yang dihadapi karyawan jika mereka WFH. Seperti keberadaan anak atau hewan peliharaan, pekerjaan rumah tangga, dan biasanya karyawan beristirahat jika berada di rumah. Oleh karena itu sebagai manager ada baiknya mengetahui dan antisipasi gangguan apa yang dialami oleh karyawan/team nya di rumah.

2. Kurang Pengawasan.

WFH membuat pengawasan tatap muka menjadi berkurang, manager tidak bisa mengawasi karyawannya setiap waktu. Kekawatiran manager adalah jika karyawannya malas dalam bekerja. dan membuat etos kerjanya tidak maksimal.

3. Keterlambatan Informasi.

Bekerja dari jarak yang jauh mengakibatkan karyawan kurang update dalam sebuah informasi. adanya jarak saat bekerja dan kurangnya akses informasi bisa terjadi pada karyawan yang bekerja di rumah.

4. Kurangnya Interaksi Sosial.

Bagi karyawan yang senang dengan interaksi profesional di kantor, bekerja di rumah akan sangat membosankan. Oleh karena itu bagi karyawan yang teralu lama bekerja di rumah bisa merasa bukan bagian dari perusahaan mereka.

office-work-1149087_1920

Setelah mengetahui hambatan dari karyawan yang WFH. Manager memiliki peran penting untuk mengelola karyawan dengan tepat demi menjaga dan meningkatkan kinerja mereka walau bekerja di rumah.

Berikut beberapa tips yang harus diketahui oleh manager jika karyawannya WFH:

1. Sering Melakukan Koordinasi dan Monitoring Dengan Karyawan

Agar produktifitas maksimal dan karyawan yang bekerja di rumah tidak menurun kualitas kerjanya. sebagai seorang manager harus melakukan koordinasi dan monitoring dengan karyawan, untuk mempermudah manager bisa dengan membuat aturan kerja yang harus dipatuhi oleh karyawannya. Apa saja aturan yang harus dibuat pertama kali sebelum karyawan memulai WFH?

  • Jam Kerja Online

Sebagai seorang manager tidak ada salahnya kamu membuat jam kerja khusus, misalnya bekerja dari jam 09:00 sampai dengan 17:00. Dari jam tersebut karyawan akan dipantau secara online supaya fokus dan menyelesaikan tugas yang mereka miliki.

  • Daily Check-in anggota

Fungsinya sama seperti Absensi online. Gunakan bantuan aplikasi online atau virtual meeting untuk cek satu persatu atau anggota team dengan tujuan untuk membuat agenda kerja atau feedback karyawan selama proses WFH berlangsung.

  • Komunikasi Online

Tugas manager dalam masa WFH adalah memastikan karyawannya tetap saling terhubung. Pastikan karyawan yang melakukan WFH tetap saling berkomunikasi dan batasi potensi karyawan untuk mangkir dari pekerjaan. Supaya komunikasi lebiih efektif buat aturan pada karyawan untuk terlibat dengan menggunakan tools seperti zoom untuk konfrensi fideo, slack atau google tasks untuk bertukar pesan.

2. Delegasi Tugas dan Kewajiban Jelas.

Manager memiliki tugas untuk memastikan setiap karyawan tahu dan mengerti tentang tugas dan kewajiban mereka. Bantu karyawan, apa saja yang harus mereka kerjakan selama WFH dan harapan manager terhadap pekerjaan mereka. Dengan begitu karyawan tahu dengan jelas target mereka saat WFH.

3. Deadline Target yang Jelas.

Selain tugas yang harus karyawan lakukan, manager juga harus membuat karyawan mengerti target yang harus mereka capai selama bekerja di rumah. Dan juga tentukan batas waktu pengerjaan tugas tersebut. Buat karyawan paham bekerja di rumah memiliki kewajiban yang sama seperti saat mereka bekerja di kantor.

home-office-4980353_1920Nah, itulah beberapa panduan apa yang harus manager lakukan selama Work From Home.

Meski mengelola karyawan selama work from home terasa lebih sulit dan menantang, namun dengan membuat aturan yang tepat dan memberi kepercayaan pada karyawan niscaya semua tetap bisa berjalan lancar. Semangat!