Video Powerful & Fun SEMINAR by CHRISTIAN ADRIANTO
Video Profil Christian Adrianto
Berikut Testimoni Peserta Seminar Mr Christian Adrianto
Untuk meningkatkan produktivitas, omzet penjualan, teamwork dan motivasi kerja team anda, dibutuhkan mindset, skill dan strategi untuk terus maju, selalu beradaptasi, meningkatkan diri, dan bekerja sama dalam team.
Untuk itu dibutuhkan motivator dan trainer untuk membantu anda dan team anda meningkatkan semangat, meningkatkan skill penjualan, leadership dan teamwork.
Berikut ini adalah Daftar Motivator Terkenal dan Terbaik di Indonesia
1. Christian Adrianto
Salah seorang Motivator dan Trainer terbaik di Indonesia. Sering dipercaya untuk memberikan Training Motivasi , Sales , Leadership, Tewamwork, Kick Off Meeting, Mid Year , Final Lap dan Inhouse Training di lebih dari 600 perusahaan di Indonesia, seperti Citibank, HSBC,BCA, Bank Mandiri, BRI, BNI, SUMMARECON AGUNG, Ciputra Group, Astra International, Astra BMW, Astra Agro Lestari, Astra Multitrucks , Pertamina, dan Ratusan Perusahaan Top Lainnya.
Dengan Gaya Memberikan Seminar yang Powerful, Deep Impact dan Humoris, beliau dijuluki “The Next James Gwee & Tung Desem Waringin”. Karena Gaya memberikan seminar yang merupakan perpaduan 2 Pembicara Top, James Gwee dan Tung Desem Waringin.
Video Profil Christian Adrianto 2023
Leadership TRAINING , Team Building dan Character building. Berpengalaman untuk meningkatkan profit, penjualan dan produktivitas di ratusan perusahaan Nasional maupun Multinasional.
Christian Adrianto juga telah diundang untuk memberikan Training Motivasi di Sydney , Australia (13x seminar) , Hangzhou, Shanghai, China (7x Seminar ) , dan Ho Chi Minh, Vietnam.
“Saya pernah mengikuti Training Anthony Robbins (Trainer & Motivator Terbaik Di Dunia) Sangat Bagus, tetapi Saya Dapat Lebih Banyak Hal dari Seminar Bpk. Christian Adrianto”– Kataline Darmono – CEO Khong Guan Group
Video Talkshow TV Christian Adrianto
Beliau Telah memberikan Training Motivasi, Training Leadership , Training Sales dan Coaching di lebih dari 600 perusahaan di indonesia, yaitu :
PERBANKAN
BANK INDONESIA
BRI – BANK RAKYAT INDONESIA
BNI – BANK NEGARA INDONESIA
BANK MANDIRI
CITIBANK
BANK HSBC
UOB BANK
BANK PERMATA
CIMB NIAGA
BANK MUAMALAT
BANK BJB – BANK JABAR BANTEN
BANK KESEJAHTERAAN EKONOMI
BPR SRI PARTHA
BPR TISH
BPR ANTENK
BPR PUSAKA
BPR ASHI
PT. DANAREKSA
MANDIRI TUNAS FINANCE
MANDALA MULTI FINANCE
PT MONEX INVESTINDO UTAMA
INSURANCE
ASURANSI PRUDENTIAL
ASURANSI ALLIANZ
ASURANSI GENERALI
ASURANSI PANIN DAI ICHI
ASURANSI SUNLIFE
ASURANSI ZURICH
ASURANSI ADIRA / AUTOCILLIN
ASURANSI GREAT EASTERN
ASURANSI BANGUN ASKRIDA
ASURANSI SAMSUNG TUGU
ASURANSI BUMIPUTRA MUDA
INDUSTRI & OFFICE
PT. PUPUK KALIMANTAN TIMUR
DANONE AQUA & MIZONE
PT. KHONG GUAN GROUP (BISCUITS )
KRAFT FOODS
YUPI CANDY
FRIESLAND CAMPINA KIEVIT
PT. CARGILL FEED & NUTRITION INDONESIA
PT SHS (CHAROEN POKPHAND GROUP)
PT IMA (CHAROEN POKPHAND GROUP)
PT. TIRTA VARIA INVESTAMA
PT. TIRTA VARIA INTIPRATAMA
PT. BALINA AGUNG PERKASA
PT. TIRTA UTAMA ABADI
PT. PADMA TIRTA WISESA
PT. BINTANG SIDO RAYA
CV MITRA MULIA
CV WAHYU JAYA
CV MEKAR JAYA SENTOSA
PT. GRAND PASIFIK PRATAMA
PT. LIVIA MANDIRI SEJATI
CV SINAR
PT. DUPONT INDONESIA
PT. JAVA SEEDS INDONESIA
PT. BRANITA SANDHINI
PT. TEDCO AGRI MAKMUR
SIAM CEMENT GROUP (SCG)
SEMEN GRESIK INDONESIA
DEPO PUTRA GEMILANG PRIMA PUSAT BANGUNAN BANJARMASIN
PT. FAJAR LESTARI ADIPERKASA
PT. PILAR DASAR MEMBANGUN
MHE DEMAG
BLUESCOPE STEEL LYSAGHT
AUTONICS INDONESIA
LARIS CHANDRA
PT. GUDANG GARAM Tbk
PT. BENTOEL INDONESIA
PT. SAMPOERNA
CLASS MILD
EDUCATION AND UNIVERSITY
UNIVERSITAS INDONESIA
UNIVERSITAS UDAYANA
UNIVERSITAS GUNADHARMA
UNIVERSITAS ATMAJAYA
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA (UII)
UNIVERSITAS TARUMANEGARA
UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG
UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG
UNIVERSITAS MURIA KUDUS
UNIVERSITAS ESA UNGGUL
UNIVERSITAS KUNINGAN
UNIKA PARAHYANGAN BANDUNG
POLITEKNIK NEGERI NDONESIA
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG
POLITEKNIK KESEHATAN PALANGKARAYA
SOLO BUSINESS SCHOOL
STIMIK INDONESIA
PERBANAS INSTITUT
BPK PENABUR TIRTAMARTA
SMA N 113 JAKARTA
PROPERTY
CIPUTRA
SUMMARECON
JAYA PROPERTY
ARAYA GROUP MALANG
KEPPEL LAND
GALUH MAS
PP PROPERTY (DEVELOPER)
MARGAHAYU LAND ( DEVELOPER )
DIAMOND LAND DEVELOPMENT (DEVELOPER)
HARCOURTS PROPERTY
PHARMACY & HEALTH
PT. ASIA SEJAHTERA PERDANA PHARMACEUTICAL (KRATINGDAENG, YOU C1000)
PT. TERUMO INDONESIA MEDICAL
MERCK PHARMACEUTICAL (MERCK SHARP & DOHME)
DANKOS FARMA
DIAN CIPTA PERKASA
SUCOFINDO
BPOM (BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN)
NATASHA SKINCARE
RS. MITRA KELUARGA
IKATAN DOKTER INDONESIA
AUTOMOTIF
PT ASTRA INTERNATIONAL ,Tbk
PT ASTRA MULTITRUCKS
PT ASTRA BMW
HONDA MOTOR
YAMAHA MOTOR
KOBEXINDO TRACTORS
PT. DAYA ADICIPTA MUSTIKA (MAIN DEALER HONDA BANDUNG)
PT. TUNAS DWIPA MATRA (MAIN DEALER HONDA LAMPUNG)
CV. TJAHAYA BARU (MAIN DEALER YAMAHA SUMATERA BARAT)
ISTANA KEBAYORAN RAYA MOTOR (MAIN DEALER HONDA PONDOK INDAH)
PT SIBA SURYA
CV KOMPO MOTOR
PERKEBUNAN DAN PERTAMBANGAN
PT PERTAMINA
PERTAMINA HULU ENERGI
PERTAMINA PATRA NIAGA
INDONESIAN POWER
PT. INDO TAMBANGRAYA MEGAH
PT. ARUTMIN (BAKRIE GROUP)
MEDCO ENERGY
PT. ODIRA ENERGY
PT. BUKIT MAKMUR MANDIRI UTAMA (BUMA)
FIRST RESOURCES
SKK MIGAS
PT. PERUSAHAAN GAS NEGARA (PGN)
PT. PERUSAHAAN GAS SOLUTION (PGS)
PT. TRANSPORTASI GAS INDONESIA
CAA (CILIANDRY ANKY ABADI) GROUP PLANTATION & MINING
PT ASTRA AGRO LESTARI
PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV
GOVERMENT
KEMENTRIAN KESEHATAN
KEMENTRIAN KEHUTANAN
KEMENTRIAN PARIWISATA
KEMENKUMHAM
KOMINFO
KEMENTRIAN ESDM
KEMENTRIAN KETENAGA KERJAAN
KEMENTRIAN PUPR
KEMENDIKBUD
KEMENTRIAN KEUANGAN
PEMPROV KALIMANTAN TIMUR
BADAN KEPENDUDUKAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL (BKKBN)
BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB)
BADAN PUSAT STATISTIK (BPS)
BADAN PENANAMAN MODAL DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH (BPMD)
DITJEND IMIGRASI
PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) INDONESIA
LEMBAGA SANDI NEGARA
PEMERINTAH KOTA DUMAI
PEMERINTAH PROVINSI HALMAHERA BARAT
PEMDA OKUTIMUR
PEMERINTAH KOTA MADIUN
SESKO AL
TNI AL
POLRI
TELECOMMUNICATION AND ELECTRONICS
PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA (TELKOM)
PT. TELKOM INDONESIA INTERNATIONAL (TELIN)
TELKOMSEL
HUTCHISON THREE
MITRATEL
GRAFINDO
PT. GRAHA INFORMATIKA NUSANTARA
ADVANCE INNOVATIONS (AdIns)
PT. MITRA INTEGRASI KOMPUTINDO
SAMSUNG MOBILE
CHANG HONG ELECTRONICS
IBM
COLUMBIA FURNITURE & ELECTRONIC
PT. MNC SKY VISION ( INDOVISION & TOP TV)
FASHION
EASECOX
MITRA ADI PERKASA (MAP)
PT GAGAN INDONESIA
SOPHIE PARIS ( SOPHIE MARTIN )
LOGO DE CORPS INDONESIA (LOGO JEANS)
FRANCE VALEGE INTERNATIONAL (FIORI)
Lain lain
PT. JAYA ANCOL, DUNIA FANTASI
TAKARA GOLF
FLEXTER (MULTILEVEL MARKETING)
INDO UNILINE INTERNATIONAL – MULTI LEVEL MARKETING
BINTANG II NETWORK
OU TEA MULTILEVEL MARKETING
DBS (DUTA BUSINESS SCHOOL – MULTILEVEL MARKETING)
PT G4S SECURICOR
BELLADONA WEDDING MAGAZINE & ORGANIZER
BATAMPOS
HARD ROCK FM BALI & XL
SAMPOERNA FOUNDATION ENTREPRENEUR
INDONESIA HOUSEKEEPERS ASSOCIATION (IHKA)
INDONESIAN FOOD AND BEVERAGE EXECUTIVE ASSOCIATION
Setiap program yang beliau bawakan selalu deep impact, inspiratif dan Menyentuh. Dengan berbagai metode penyampaian yang kreatif dan inovatif seperti games-games yang bermakna, coaching, video, diskusi, role play, ilustrasi , interaktif, sesi emosional dan menyentuh dan masih banyak lagi. Pembawaan beliau Powerful, semangat, berapi-api, penuh humor, seru, dinamis, kreatif dan interaktif. Sehingga program beliau membawa perubahan mindset, memberikan banyak strategi ampuh dan membantu banyak orang mendapatkan terobosan hidup serta mencapai potensi puncak.
Seminar seminar beliau disukai berbagai kalangan usia, baik anak-anak muda hingga usia senior dan pensiunan. Berpengalaman memberikan training dan motivasi untuk berbagai kalangan mulai dari CEO, Owner, Direktur berbagai bidang, General Manager, Kepala Cabang, Manager berbagai bidang, Pegawai negeri Eselon 1 hingga non Eselon, Dokter, Agent property, Pengusaha, Mahasiswa dan Pelajar, Guru, Supervisor, Sales, Marketing, Customer Service, IT, Finance, Admin, Back Office, Security, hingga tukang parkir. Dengan berbagai latar belakang pendidikan. hampir di seluruh kota besar di Indonesia bahkan di luar negeri, seperti Shanghai, Hangzhou China, Ho Chi Minh, Vietnam, Jakarta, Surabaya, Bandung, Jogja, Medan, Semarang, Palembang, Pekan Baru, Makasar, Bandar Lampung, Batam, Padang, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Manado, Palu, Balikpapan, Jambi, Mataram, Denpasar, Banjarmasin, Bontang, Ternate, Kupang dan lain sebagainya.
The Miracle of Ha…Ha… Ha…ppiness – Christian Adrianto Motivator Indonesia
Christian Adrianto adalah penulis buku “The Miracle of HA HA HAppiness”
Rahasia menggunakan Keajaiban Kebahagiaan untuk Meningkatkan Kesuksesan, Kekayaan, Kesehatan dan Panjang Umur.
Beliau telah diundang sebagai narasumber maupun kontributor diberbagai stasiun TV dan Radio di Indonesia dalam acara talkshow, motivasi, inspirasi dan bisnis.
Pernah Rutin Membawakan Acara TV Mario Teguh Golden Ways, dan Mario Teguh Super Show, Salam Super menjadi kata kata Mutiaranya, Simple, Wisdom and Love adalah Kata Kata yang Bisa Menggambarkan bagaimana cara beliau membawakan seminar dan Talkshow, Beliau adalah Motivator paling Terkenal di Indonesia.
3. Merry Riana
Buku “Mimpi Sejuta Dollar”, adalah karya nya yang mendorong Indonesia melahirkan banyak pengusaha, berlatar belakang sukses dari menjalankan bisnis Asuransi yang digelutinya dengan Tekun.
4. Andrie Wongso
Salam Sukses “Luar Biasa”, Andrie Wongso tidak lulus SD, banyak orang menyebutnya SDTT, beliau adalah inspirasi bagi orang yang ingin sukses dengan segala Keterbatasan mereka.
Andrie Wongso motivator terbaik di indonesia
5. Tung Desem Waringin
Motivator dan pebisnis fenomenal. Dikenal karena “Hujan Uang” yang merupakan launching bukunya Marketing Revolution, membuat kehebohan. Dalam berbisnis selalu menekankan prinsip “WIN-WIN”. Selain sebagai motivator, kini beliau aktif dalam bisnis property.
Tung Desem Waringin property motivator terbaik indonesia tdw
Tung Desem Waringin property motivator terbaik indonesia
6. Ippho Santosa
Seorang Pebisnis muda dan penulis buku sukses Keajaiban Rezeki. Beliau berprinsip kesuksesan dimulai dengan cara mengaktifkan otak kanan. Sering kali berbicara mengenai Pengusaha dan Miliarder Muslim yang baik.
7. Bong Chandra
Seorang Pengusaha Muda dan Developer sukses. Pria kelahiran 25 oktober 1987 ini dikenal sebagai sosok Pengusaha dan Motivator entrepreneur termuda. Memulai bisnisnya dari MLM (Multi Level Marketing), kini menjadi developer yang menginspirasi.
Bong Chandra Motivator Indonesia Terbaik
8. Ary Ginanjar
Merupakan pendiri ESQ learning centre. Beliau berkeyakinan IQ saja tidak cukup untuk mencapai sukses, namun kecerdasan Emotional dan Spiritual harus dimaksimalkan. Seorang motivator yang memiliki visi membangun karakter.
ary ginanjar motivator indonesia
9. Ayah Edi
Dikenal sebagai Motivator Parenting. Melalui talkshow di radio dan buku bukunya beliau sharing mengenai cara menjadi orang tua yang baik dan cara mendidik anak.
ayah edy motivator parenting indonesia
10. Deddy Corbuzier
Deddy Corbuzier adalah Salah Satu Magician Terbaik di Indonesia, seorang yang saat ini menjadi Presenter acara Talkshow Hitam Putih dan Judge The Next Mentalist. Beliau Juga Memiliki Naluri seorang Motivator dan Mengajarkan Diet OCD. Kata Kata Motivasinya yang Luar Biasa ” If you can beat Yor Own Genetic, You can Beat ANYTHING “
Untuk Mengundang Motivator Terbaik / Terkenal Indonesia Hubungi :
daftar klien perusahaan motivator christian adrianto
Motivator Christian Adrianto Salah seorang Motivator dan Trainer terbaik di Indonesia. Sering dipercaya untuk memberikan Motivasi , Final Lap , Kick Off Meeting dan Inhouse Training di lebih dari 300 perusahaan di Indonesia, seperti : Astra Group : Astra International, Astra Multitrucks, Astra BMW, Astra Agro Lestari, Summarecon Agung, Ciputra Group, Pertamina, HSBC, Citibank, Bank BCA, Bank Mandiri, Bank BTN , Telkomsel,Telkom Indonesia, Semen Gresik, Asuransi Allianz, Asuransi Prudential, dan masih banyak lagi.
Motivator Christian Adrianto telah membawakan seminar dengan total peserta lebih dari 300.000 orang.
Motivator Christian Adrianto Telah memotivasi dan menginspirasi di 7 Stasiun TV Nasional Indonesia diantaranya : Trans 7, Kompas TV, TV One News iNews TV, Global TV, Sindo TV, TVRI.
BCA BRI – BANK RAKYAT INDONESIA BNI – BANK NEGARA INDONESIA BANK BTN BANK MANDIRI CITIBANK BANK HSBC UOB BANK BANK PERMATA CIMB NIAGA BANK MUAMALAT BANK BJB – BANK JABAR BANTEN BANK INDONESIA BANK KESEJAHTERAAN EKONOMI BPR SRI PARTHA BPR ANTENK BPR PUSAKA BPR ASHI PT. DANAREKSA MANDIRI TUNAS FINANCE MANDALA MULTI FINANCE PT MONEX INVESTINDO UTAMA
PT ASTRA INTERNATIONAL ,Tbk PT ASTRA MULTITRUCKS PT ASTRA BMW PT ASTRA ISUZU HONDA MOTOR YAMAHA MOTOR KOBEXINDO TRACTORS PT. DAYA ADICIPTA MUSTIKA (MAIN DEALER HONDA BANDUNG) PT. TUNAS DWIPA MATRA (MAIN DEALER HONDA LAMPUNG) CV. TJAHAYA BARU (MAIN DEALER YAMAHA SUMATERA BARAT) ISTANA KEBAYORAN RAYA MOTOR (MAIN DEALER HONDA PONDOK INDAH) PT SIBA SURYA CV KOMPO MOTOR
INDUSTRI & OFFICE
PT. PUPUK KALIMANTAN TIMUR DANONE AQUA & MIZONE PT. KHONG GUAN GROUP (BISCUITS ) KRAFT FOODS YUPI CANDY FRIESLAND CAMPINA KIEVIT PT. CARGILL FEED & NUTRITION INDONESIA PT. TIRTA VARIA INVESTAMA PT. TIRTA VARIA INTIPRATAMA PT. BALINA AGUNG PERKASA PT. TIRTA UTAMA ABADI PT. PADMA TIRTA WISESA PT. BINTANG SIDO RAYA CV MITRA MULIA CV WAHYU JAYA CV MEKAR JAYA SENTOSA PT. GRAND PASIFIK PRATAMA PT. LIVIA MANDIRI SEJATI CV SINAR PT. DUPONT INDONESIA PT. JAVA SEEDS INDONESIA PT. BRANITA SANDHINI PT. TEDCO AGRI MAKMUR SIAM CEMENT GROUP (SCG) SEMEN GRESIK INDONESIA DEPO PUTRA GEMILANG PRIMA PUSAT BANGUNAN BANJARMASIN PT. FAJAR LESTARI ADIPERKASA PT. PILAR DASAR MEMBANGUN MHE DEMAG BLUESCOPE STEEL LYSAGHT AUTONICS INDONESIA LARIS CHANDRA PT. GUDANG GARAM Tbk PT. BENTOEL INDONESIA PT. SAMPOERNA CLASS MILD
PROPERTY
SUMMARECON AGUNG
CIPUTRA GROUP
JAYA REAL PROPERTY
GALUH MAS
PP PROPERTY (DEVELOPER)
MARGAHAYU LAND ( DEVELOPER ) DIAMOND LAND DEVELOPMENT (DEVELOPER) HARCOURTS PROPERTY
PHARMACY & HEALTH
PT. ASIA SEJAHTERA PERDANA PHARMACEUTICAL (KRATINGDAENG, YOU C1000) PT. TERUMO INDONESIA MEDICAL MERCK PHARMACEUTICAL (MERCK SHARP & DOHME) DANKOS FARMA DIAN CIPTA PERKASA SUCOFINDO BPOM (BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN) NATASHA SKINCARE RS. MITRA KELUARGA IKATAN DOKTER INDONESIA
PERKEBUNAN DAN PERTAMBANGAN
PT PERTAMINA PT. INDO TAMBANGRAYA MEGAH PT. ARUTMIN (BAKRIE GROUP) MEDCO ENERGY PT. ODIRA ENERGY PT. BUKIT MAKMUR MANDIRI UTAMA (BUMA) FIRST RESOURCES SKK MIGAS PT. PERUSAHAAN GAS NEGARA (PGN) PT. PERUSAHAAN GAS SOLUTION (PGS) PT. TRANSPORTASI GAS INDONESIA CAA (CILIANDRY ANKY ABADI) GROUP PLANTATION & MINING PT ASTRA AGRO LESTARI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV
GOVERMENT
KEMENTRIAN KESEHATAN KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KEMENTRIAN HUKUM & HAM KEMENTRIAN ESDM KEMENTRIAN KEHUTANAN KEMENTRIAN PARIWISATA KEMENTRIAN PU PR KEMENKOMINFO BADAN KEPENDUDUKAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL (BKKBN) BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB) BADAN PUSAT STATISTIK (BPS) BADAN PENANAMAN MODAL DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH (BPMD) DITJEND IMIGRASI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) INDONESIA LEMBAGA SANDI NEGARA PEMERINTAH KOTA DUMAI PEMERINTAH PROVINSI HALMAHERA BARAT PEMDA OKUTIMUR PEMERINTAH KOTA MADIUN SESKO AL TNI AL POLRI
TELECOMMUNICATION AND ELECTRONICS
PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA (TELKOM) PT. TELKOM INDONESIA INTERNATIONAL (TELIN) TELKOMSEL HUTCHISON THREE MITRATEL GRAFINDO PT. GRAHA INFORMATIKA NUSANTARA ADVANCE INNOVATIONS (AdIns) PT. MITRA INTEGRASI KOMPUTINDO SAMSUNG MOBILE CHANG HONG ELECTRONICS IBM COLUMBIA FURNITURE & ELECTRONIC PT. MNC SKY VISION ( INDOVISION & TOP TV)
FASHION
MITRA ADI PERKASA (MAP) PT GAGAN INDONESIA SOPHIE PARIS ( SOPHIE MARTIN ) LOGO DE CORPS INDONESIA (LOGO JEANS) FRANCE VALEGE INTERNATIONAL (VIORI)
EDUCATION AND UNIVERSITY
UNIVERSITAS INDONESIA UNIVERSITAS UDAYANA UNIVERSITAS GUNADHARMA UNIVERSITAS ATMAJAYA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA (UII) UNIVERSITAS TARUMANEGARA UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG UNIVERSITAS MURIA KUDUS UNIVERSITAS ESA UNGGUL UNIVERSITAS KUNINGAN UNIKA PARAHYANGAN BANDUNG POLITEKNIK NEGERI NDONESIA POLITEKNIK NEGERI BANDUNG POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG POLITEKNIK KESEHATAN PALANGKARAYA SOLO BUSINESS SCHOOL STIMIK INDONESIA PERBANAS INSTITUT BPK PENABUR TIRTAMARTA SMA N 113 JAKARTA
Lain lain
PT. JAYA ANCOL, DUNIA FANTASI TAKARA GOLF FLEXTER (MULTILEVEL MARKETING) INDO UNILINE INTERNATIONAL – MULTI LEVEL MARKETING BINTANG II NETWORK OU TEA MULTILEVEL MARKETING DBS (DUTA BUSINESS SCHOOL – MULTILEVEL MARKETING) PT G4S SECURICOR BELLADONA WEDDING MAGAZINE & ORGANIZER BATAMPOS HARD ROCK FM BALI & XL SAMPOERNA FOUNDATION ENTREPRENEUR INDONESIA HOUSEKEEPERS ASSOCIATION (IHKA) INDONESIAN FOOD AND BEVERAGE EXECUTIVE ASSOCIATION AMA BANDUNG – ASOSIASI MANAJEMEN INDONESIA KANTOR AKUNTAN PUBLIK HENDRAWINATA EDDY & SIDDHARTA Dan Masih banyak Lagi
Di tengah lanskap bisnis yang terus berubah cepat, terutama di Era Digital, tim penjualan tidak bisa lagi mengandalkan teknik lama. Sales Manager dan HRD perlu berinvestasi pada metodologi sales training terbaik yang modern dan terbukti efektif.
Pelatihan penjualan yang sukses saat ini harus lebih dari sekadar product knowledge atau cold calling, ia harus menyentuh ranah psikologi, value, dan teknologi.
Berikut adalah 7 strategi pelatihan penjualan terbaik yang harus Anda terapkan untuk mencapai rekor penjualan baru.
Strategi 1: Neuro-Linguistic Programming (NLP) untuk Sales
NLP adalah strategi pelatihan yang berfokus pada hubungan antara pikiran (neuro), bahasa (linguistic), dan pola perilaku yang dipelajari melalui pengalaman (programming).
Implementasi: Tim dilatih untuk memahami dan menyesuaikan diri dengan gaya komunikasi prospek (visual, auditori, atau kinestetik).
Keuntungan: Membangun rapport yang lebih dalam dan cepat, serta menggunakan bahasa persuasif yang secara halus mengarahkan prospek menuju keputusan pembelian. Ini memungkinkan salesperson Anda membaca dan merespons isyarat non-verbal dengan lebih efektif.
Strategi 2: Value-Based Selling (Penjualan Berbasis Nilai)
Di era internet, prospek sudah pintar dan tidak hanya mencari fitur, tetapi mencari solusi dan nilai yang akan mereka peroleh.
Implementasi: Pelatihan ini menggeser fokus dari ‘apa yang produk Anda lakukan’ menjadi ‘bagaimana produk Anda memecahkan masalah spesifik pelanggan dan nilai finansial/emosional apa yang mereka dapatkan’.
Keuntungan: Menghindari perang harga dan memungkinkan tim menjual berdasarkan ROI (Return on Investment) dan manfaat jangka panjang, bukan hanya harga.
Strategi 3: Skenario Role-Playing Berbasis Data (Data-Driven Role Play)
Latihan role-playing tradisional seringkali terasa kaku. Strategi modern menggunakan data penjualan nyata untuk merancang skenario yang paling menantang.
Implementasi: Menggunakan rekaman panggilan (jika diizinkan), data CRM, atau case study kegagalan closing untuk membuat simulasi yang sangat spesifik dan realistis.
Keuntungan: Tim dilatih untuk menghadapi keberatan yang paling sering muncul di lapangan, mempersiapkan respons yang telah teruji, dan mengurangi kecemasan saat berhadapan dengan prospek sulit.
Tim penjualan di era digital adalah pekerja mobile. Mereka tidak punya waktu untuk pelatihan sehari penuh setiap bulan.
Implementasi: Menggunakan format microlearning (video 5-10 menit, kuis singkat) yang dapat diakses di smartphone saat mereka bepergian. Gabungkan online learning (asinkron) dengan sesi coaching tatap muka (sinkron).
Keuntungan: Materi lebih mudah diserap, salesperson dapat segera menerapkan ilmu yang baru dipelajari, dan proses pelatihan menjadi berkelanjutan (on-the-job training).
Strategi 5: Pembinaan Pemasaran Konten dan Penjualan Sosial (Social Selling)
Penjualan kini dimulai jauh sebelum panggilan telepon pertama. Tim harus mahir dalam memanfaatkan platform digital untuk membangun kredibilitas.
Implementasi: Melatih tim untuk mengoptimalkan profil LinkedIn, berbagi konten yang relevan, dan berpartisipasi dalam komunitas online untuk menemukan lead dan membangun kepercayaan, bukan sekadar mengirim pesan massal.
Keuntungan: Memperpendek siklus penjualan karena prospek sudah memiliki awareness sebelum dihubungi secara langsung.
Strategi 6: Keterampilan Bercerita (Storytelling) dalam Penjualan
Fakta berbicara, tetapi cerita menjual. Emosi adalah kunci pengambilan keputusan.
Implementasi: Pelatihan fokus pada cara membangun narasi yang menarik (seperti cerita sukses pelanggan sebelumnya) yang membuat data dan fitur produk menjadi hidup dan mudah diingat.
Keuntungan: Peningkatan retensi informasi pada prospek dan menciptakan koneksi emosional yang kuat, membedakan salesperson Anda dari pesaing.
Strategi 7: Mindset Juara dan Ketahanan (Resilience)
Penolakan adalah bagian tak terhindarkan dari penjualan. Sales training terbaik harus membekali tim dengan mentalitas yang kuat.
Implementasi: Pelatihan yang mengajarkan cara mengelola emosi setelah penolakan, mengubah kegagalan menjadi feedback, dan mempertahankan energi serta fokus meskipun target terasa berat.
Keuntungan: Mengurangi turnover (pergantian staf), meningkatkan semangat, dan mempertahankan produktivitas tim bahkan dalam kondisi pasar yang sulit.
Ahli di Balik Metodologi Sukses
Metodologi modern dan strategis di atas telah dibuktikan efektivitasnya oleh para ahli. Salah satu nama terdepan di Indonesia adalah Christian Adrianto.
Dikenal sebagai pioneer yang mengintegrasikan pelatihan mindset dan hard-skills, Christian Adrianto memiliki rekam jejak yang panjang. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang sales dan motivasi, ia telah membantu banyak perusahaan mencapai penjualan yang luar biasa.
Rekor Peningkatan Penjualan: Keahlian Christian Adrianto dalam mengaplikasikan psikologi (termasuk NLP) dan Value-Based Selling telah menghasilkan rekor peningkatan penjualan hingga 4.000% pada beberapa kliennya.
Bagi Sales Manager dan HRD yang mencari sales training terbaik dan teruji untuk menghadapi tantangan digital, memilih program yang dibawakan oleh ahli dengan pengalaman dan bukti nyata seperti Christian Adrianto adalah langkah strategis untuk menjamin kesuksesan tim Anda di tahun-tahun mendatang. Info mengundang Christian Adrianto sebagai sales trainer untuk team anda, hubungi Fransisca +62 82110 502502
Tim penjualan yang berkinerja tinggi adalah aset terbesar perusahaan. Namun, ketika target tidak tercapai atau semangat tim meredup, perusahaan dihadapkan pada pertanyaan: apakah kita butuh Sales Trainer atau Motivator Sales?
Meskipun keduanya bertujuan meningkatkan performa, peran dan fokus utama mereka sangatlah berbeda. Memahami perbedaan ini sangat krusial agar Anda bisa memilih Program Pelatihan Selling Skills yang tepat dan efektif.
Peran Kunci: Trainer Sales vs. Motivator Sales
Secara sederhana, perbedaannya terletak pada apa yang mereka berikan: Keterampilan (Skills) versus Semangat (Will).
1. Sales Trainer (Fokus pada Keterampilan dan Proses)
Seorang Sales Trainer (atau sales trainer) berfokus pada pelatihan teknis dan taktis. Mereka adalah pendidik yang mengajarkan tim penjualan cara menjual.
Fokus Utama: Keterampilan praktis, teknik, strategi, dan proses penjualan.
Materi yang Diajarkan:
Teknik closing yang efektif.
Keterampilan negosiasi dan menangani keberatan (objection handling).
Manajemen waktu dan prospek (CRM).
Pemahaman produk yang mendalam.
Langkah-langkah penjualan dari awal hingga akhir.
Tujuan: Menciptakan tim yang kompeten dan terampil dalam menjalankan proses penjualan yang terstruktur. Program ini sering diwujudkan dalam bentuk inhouse training yang spesifik dan berkelanjutan.
2. Motivator Sales (Fokus pada Mindset dan Energi)
Motivator Sales, di sisi lain, berfokus pada sisi emosional dan psikologis tim. Mereka adalah inspirator yang bertugas menyalakan kembali semangat dan mengubah pola pikir.
Fokus Utama: Keyakinan diri, dorongan internal, semangat kerja, dan perubahan mindset.
Materi yang Dibawakan:
Pentingnya memiliki sikap mental positif.
Membangun ketahanan (resilience) terhadap penolakan.
Meningkatkan rasa percaya diri.
Menemukan kembali tujuan dan gairah dalam bekerja.
Tujuan: Menciptakan tim yang bersemangat, percaya diri, dan memiliki dorongan kuat untuk mencapai target.
Mana yang Lebih Dibutuhkan Tim Anda?
Jawabannya bergantung pada akar masalah yang dihadapi tim penjualan Anda.
Jika Tim Anda…
Anda Membutuhkan…
Karena Masalahnya Adalah…
Tidak tahubagaimana cara menjual, sering gagal closing, atau bingung menghadapi keberatan.
Sales Trainer
Kurangnya KETERAMPILAN (Skill Gap).
Tahu cara menjual, tetapi malas bergerak, hilang semangat setelah ditolak, atau pesimis mencapai target.
Motivator Sales
Kurangnya SEMANGAT dan MOTIVASI (Will Gap).
Pada akhirnya, tim penjualan yang ideal membutuhkan kombinasi keduanya: keterampilan teknis yang solid dan mentalitas yang tak tergoyahkan.
Sales Trainer adalah investasi untuk jangka panjang dan kemampuan berkelanjutan tim Anda, sementara Motivator Sales adalah suntikan energi jangka pendek yang efektif untuk membangkitkan gairah atau saat menghadapi slump (masa penurunan).
Mencari Solusi Komprehensif: Trainer yang Sekaligus Motivator
Alih-alih pusing mempertimbangkan antara sales trainer dengan sales motivator, lebih baik mencari pembicara motivator sekaligus trainer. Salah satu figur yang dikenal menggabungkan keahlian ini adalah Christian Adrianto.
Christian Adrianto, salah satu sales trainer terbaik Indonesia, dikenal memiliki spesialisasi di bidang motivasi, sales, dan leadership. Keunggulannya adalah:
Pendekatan Holistik: Ia tidak hanya mengajarkan teknik penjualan, tetapi juga menekankan pentingnya mindset yang benar, menjadikannya pilihan ideal untuk inhouse training yang menginginkan perubahan menyeluruh. Dengan materi yang spesifik didesain untuk perusahaan anda, bidang industri, tantangan dan juga level peserta.
Berpengalaman Luas: Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, ia telah dipercaya oleh ratusan perusahaan, membuktikan efektivitas Program Pelatihan Selling Skills yang ia bawakan, dengan Tingkat repeat order hingga 89%. Dan beliau telah membantu meningkatkan omzet dan penjulan lebih dari 600 perusahaan besar di Indonesia. Dengan rekor peningkatan hingga 4.000%.
Langkah Selanjutnya untuk Tim Penjualan Anda
Apakah tim Anda membutuhkan sentuhan keterampilan, ledakan motivasi, atau keduanya?
Analisis Kebutuhan (TNA-Training Need Analysis): Lakukan survei singkat. Apakah kendala utama tim ada pada: A) Proses dan Teknik atau B) Semangat dan Sikap?
Pilih Program:
Jika mayoritas A, fokus pada Program Pelatihan Selling Skills yang detail dari Sales Trainer.
Jika mayoritas B, pertimbangkan sesi intensif dari Motivator Sales.
Jika butuh upgrade total, cari Sales Trainer yang dikenal memiliki kemampuan motivasi yang setara, seperti Christian Adrianto.
Jangan biarkan tim Anda hanya memiliki semangat tanpa arah dan skill yang tepat, atau sebaliknya, memiliki arah dan skill yang mumpini tanpa semangat juang. Berinvestasilah pada kombinasi yang tepat agar target penjualan Anda tercapai secara konsisten.
Info lebih lanjt untuk mengundang Christian Adrianto untuk meningkatkan penjualan di Perusahaan anda, hubungi Fransisca : +62 82110 502502
Beberapa waktu lalu, seorang HR Manager bercerita pada saya tentang dilema yang sering ia hadapi. “Di satu sisi, saya tahu tim saya butuh disegarkan lagi semangatnya. Tapi di sisi lain, pekerjaan lagi menumpuk, target terus mengejar. Jadi… rasanya training bukan prioritas.”
Kalimat itu sangat familiar. Banyak perusahaan mengalami hal yang sama. Kita sibuk mengejar angka, sampai lupa bahwa angka itu sebenarnya dihasilkan oleh manusia — bukan sistem, bukan strategi, tapi orang-orang yang menggerakkan keduanya.
Mengapa “Waktu untuk Berhenti Sejenak” Justru Bisa Membuat Perusahaan Melaju Lebih Cepat
Soft Skills: Fondasi Tak Terlihat, Tapi Dirasakan
Kemampuan komunikasi, empati, disiplin, kerja sama, hingga kepemimpinan — semuanya tidak terlihat seperti laporan keuangan. Tapi efeknya, bisa dirasakan setiap hari.
Tim yang bisa saling mendengarkan, akan menyelesaikan masalah lebih cepat. Leader yang mampu membangun semangat, akan membuat timnya bertahan di tengah tekanan. Dan karyawan yang punya mindset bertumbuh, tidak akan berhenti hanya karena gagal sekali dua kali.
Itulah mengapa, soft skills training sebenarnya bukan “selingan,” tapi pondasi produktivitas jangka panjang.
Pelatihan yang Tidak Sekadar Duduk dan Mendengarkan
Sayangnya, banyak training gagal karena terasa seperti kuliah, penuh teori, minim pengalaman dan membosankan. Padahal, manusia belajar paling baik saat mereka merasakan experience dan pengalaman langsung.
Itulah pendekatan yang selalu dibawa oleh Christian Adrianto, motivator dan trainer yang telah dipercaya oleh lebih dari 600 perusahaan besar di Indonesia. Setiap sesinya dirancang untuk fun, interaktif, dan relevan dengan realita kerja. Bukan sekadar memberikan inspirasi, tapi juga mengubah cara berpikir dan bertindak. Tidak sekedar motivasi, namun juga memberikan strategi nyata.
Karena yang Perlu Diubah Bukan Hanya Skill, Tapi Cara Pandang
Kadang perubahan terbesar dalam perusahaan bukan dimulai dari strategi baru — tapi dari mindset baru. Dari cara tim melihat tantangan, cara mereka berkomunikasi, dan bagaimana mereka memimpin diri sendiri.
Dan di situlah in-house training memainkan peran penting. Bukan sebagai acara seremonial, tapi sebagai momen recharge yang membuat semua orang kembali terhubung dengan tujuan bersama.
Jika perusahaan Anda sedang berlari kencang, mungkin sudah saatnya berhenti sejenak — bukan untuk menyerah, tapi untuk menyelaraskan langkah, mengasah lagi senjata agar lebih tajam. Karena tim yang kuat tidak terbentuk hanya dari kerja keras, tapi juga dari kemampuan untuk terus belajar, tumbuh, dan beradaptasi bersama.
“Perusahaan hebat bukan dibangun oleh orang yang paling pintar, tapi oleh tim yang paling mau belajar.” — Christian Adrianto
Untuk Anda, Karyawan Produktif yang Siap Naik Level Lebih Tinggi.
Akhir tahun bukan hanya tentang evaluasi target kerja, tapi juga saat yang tepat untuk meninjau kembali “aset” terbesar Anda: mindset atau pola pikir. Sadarkah Anda, beberapa kebiasaan berpikir yang sering kita anggap wajar justru menjadi jangkar yang menahan laju kesuksesan?
Mari kita bongkar 3 mindset berbahaya yang sering menghambat produktivitas
1. Pola Pikir Statis (Fixed Mindset) vs. Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset)
Mindset yang Menjebak: “Ini Bukan Tugas/Keahlian Saya.”
Misalnya : Menolak tugas baru karena merasa tidak punya bakat, cepat menyerah saat menemui kesulitan, atau menganggap kegagalan sebagai bukti bahwa Anda tidak cukup pintar.
Kenapa Berbahaya: Anda membatasi potensi diri. Di era perubahan cepat, kemampuan untuk belajar hal baru adalah mata uang paling berharga. Menolak tantangan berarti menolak pertumbuhan.
Mindset Sukses yang Harus dimiliki : “Ini Kesempatan Belajar!”
Perubahan Sikap yang dibutuhkan : Lihat tantangan sebagai training gratis untuk skill baru. Rayakan usaha, bukan hanya hasil. Pahami bahwa kecerdasan dan kemampuan Anda bisa dikembangkan (Growth Mindset).
Tindakan Nyata: Ambil inisiatif untuk mencoba, ajukan pertanyaan, cari mentor. Gagal? Cepat bangkit, evaluasi apa yang bisa ditingkatkan, dan coba lagi dengan pendekatan berbeda.
2. Attitude “Minimum Effort” vs. “Entrepreneurial Spirit”
Attitude yang Menghambat Karir: “Gaji Ditentukan UMK, Ya Kerjanya Sesuai Gaji.”
Misalnya: Bekerja hanya sebatas jam kerja, hanya mengerjakan apa yang diminta, dan fokus pada kekurangan perusahaan (misalnya gaji, sistem, atau rekan kerja) tanpa berusaha memberikan solusi atau nilai lebih.
Kenapa Berbahaya: Pola pikir ini membuat Anda mudah digantikan. Anda hanya menjadi “operator” yang menunggu perintah. Kesuksesan dan kenaikan karir (atau bahkan bisnis sendiri) datang kepada mereka yang berpikir seperti pemilik, bukan hanya karyawan.
Attitude Sukses yang Harus dimiliki: “Saya Menciptakan Nilai Tambah”
Perubahan Sikap: Anggap karir Anda sebagai “bisnis” pribadi di dalam perusahaan. Tanyakan: Nilai apa yang saya berikan yang sulit ditiru orang lain? Bekerja melebihi ekspektasi, bahkan dalam hal kecil.
Tindakan Nyata: Proaktif mencari masalah dan mencari solusi. Berpikir jangka panjang, bukan hanya gajian bulanan. Jadikan setiap tugas sebagai portofolio kualitas Anda. Semakin banyak problem yang bisa Anda selesaikan, semakin Anda sulit digantikan.
3. Kebiasaan Fokus pada Hambatan vs. Fokus pada Progres (Progress)
Kebiasaan yang Mematikan Motivasi: Sering Mengeluh dan Merasa Terjebak di Zona Nyaman.
Misalnya: Lebih sering mengeluh tentang beban kerja, sistem, atau politik kantor, daripada mencari cara untuk mengoptimalkan kinerja. Takut mengambil risiko karena takut kehilangan kenyamanan yang sudah ada.
Kenapa Berbahaya: Energi Anda habis untuk hal negatif. Zona nyaman adalah jebakan. Di usia produktif, stagnansi adalah kemunduran. Dunia terus bergerak, dan jika Anda tidak berani keluar dari zona aman, Anda akan tertinggal.
Kebiasaan Sukses yang Harus Dimiliki: “Rayakan Progres, Keluar dari Nyaman!”
Perubahan Sikap: Ubah keluhan menjadi pertanyaan reflektif: Apa satu hal kecil yang bisa saya ubah hari ini untuk maju 1%? Pahami, keluar dari zona nyaman adalah satu-satunya jalan menuju pencapaian besar.
Tindakan Nyata: Tetapkan tujuan kecil yang menantang setiap bulan. Rayakan setiap kemajuan (progres) sekecil apa pun. Jadikan kritik dan tantangan sebagai bahan bakar untuk lompatan di tahun yang baru.
Penutup Tahun: Saatnya Pensiunkan Pola Pikir Lama Anda!
Tahun yang baru akan datang. Kesuksesan tidak akan mengejar mereka yang menunggu. Ia akan datang kepada mereka yang bersedia mengubah “software” di kepala mereka. Mulai hari ini, bersikaplah seperti Anda adalah bos dari karir Anda sendiri.
Tanamkan: Saya Bukan Hanya Karyawan. Saya Adalah Aktor Utama dalam Pertumbuhan Diri Saya!
Mari tutup tahun ini dengan semangat Growth Mindset dan bersiaplah untuk mencapai level kesuksesan tertinggi di tahun depan!
Di dunia penjualan yang kompetitif, ada satu pepatah yang wajib dipegang teguh oleh setiap sales profesional: Lead adalah Darah.
Tanpa aliran lead yang konstan dan berkualitas, upaya penjualan akan lesu, bahkan mati. Lead generation bukan lagi hanya tugas tim marketing; ini adalah garis depan yang menentukan kesuksesan tim sales.
Berikut adalah strategi jitu lead generation yang harus diinternalisasi dan dieksekusi oleh setiap sales untuk memastikan “darah” segar terus mengalir.
I. Ubah Mindset: Sales Adalah Pemburu dan Penarik
Tim sales tidak bisa lagi hanya menunggu lead matang dari marketing. Anda harus aktif menjadi pemburu dan penarik lead berkualitas tinggi.
1. “Social Selling” di Platform Profesional (Terutama LinkedIn)
LinkedIn adalah tambang emas untuk lead generation B2B (Business-to-Business).
Optimalkan Profil: Jadikan profil Anda seperti landing page yang menunjukkan bagaimana Anda membantu klien memecahkan masalah, bukan sekadar daftar riwayat kerja.
Aktif Berinteraksi: Jangan hanya posting tentang produk. Berikan wawasan, bergabunglah dalam diskusi grup industri, dan berikan komentar yang bernilai pada posting prospek. Ini membangun kredibilitas dan menarik perhatian mereka (Inbound Sales).
Identifikasi Cold Prospek: Gunakan fitur pencarian LinkedIn untuk mengidentifikasi individu yang memenuhi kriteria Ideal Customer Profile (ICP) Anda, lalu kirim pesan yang dipersonalisasi, bukan template penjualan.
2. Manfaatkan “Lead Magnet” Level Sales
Meskipun e-book atau webinar sering menjadi ranah marketing, tim sales bisa membuat lead magnet yang lebih personal dan langsung.
Penawaran Analisis/Audit Gratis: Tawarkan “Audit Cepat Strategi X” atau “Analisis Kinerja Y Gratis” sebagai imbalan atas waktu prospek. Ini segera memposisikan Anda sebagai konsultan.
Studi Kasus Khusus Industri: Buat atau gunakan studi kasus yang sangat spesifik dan relevan dengan industri prospek, dan gunakan itu sebagai alasan untuk memulai percakapan.
II. Optimalisasi Proses: Kualitas Di Atas Kuantitas
Tidak semua lead diciptakan sama. Fokus pada Sales Qualified Lead (SQL) akan menghemat waktu dan meningkatkan konversi.
3. Lead Scoring yang Disepakati Bersama
Bekerja samalah dengan tim marketing untuk menyepakati sistem Lead Scoring. Pahami tindakan prospek yang menunjukkan kesiapan untuk dihubungi oleh sales (misalnya: mengunjungi laman harga, meminta demo, mengunduh panduan implementasi).
Fokus pada SQL (Sales Qualified Lead): Setelah lead mencapai skor tertentu, tim sales harus bergerak cepat. Semakin cepat respon Anda, semakin tinggi kemungkinan konversi.
4. Personalisasi Penuh (Hyper-Personalization)
Di era informasi, template massal sudah tidak efektif. Sales harus melakukan riset mendalam sebelum menghubungi lead.
Apa Masalah Prospek Saat Ini? Cek berita perusahaan, aktivitas LinkedIn, atau laporan tahunan.
Buat Alasan Khusus: Tunjukkan bahwa Anda tahu persis mengapa Anda menghubungi mereka, bukan hanya karena mereka mengunduh e-book Anda. Misalnya: “Saya melihat perusahaan Anda baru saja menghadapi tantangan X, dan kami membantu perusahaan serupa mengatasi hal itu dengan solusi Z.”
III. Taktik Proaktif: Jangan Hanya Menunggu
Lead generation yang efektif membutuhkan tindakan proaktif yang cerdas.
5. Referral Program yang Di-Sales-kan
Pelanggan yang puas adalah sumber lead terbaik. Jangan hanya berharap; mintalah!
Minta Rujukan di Saat Tepat: Saat pelanggan baru memberikan testimoni yang bagus, atau saat mereka memperbarui kontrak, itu adalah saat yang tepat untuk meminta rujukan kepada rekanan mereka yang mungkin menghadapi masalah serupa.
Buat Skema Insentif: Siapkan insentif yang jelas, baik untuk pelanggan pemberi rujukan maupun untuk lead yang dirujuk.
6. Manfaatkan Komunitas dan Event
Forum dan Grup Industri: Berpartisipasi aktif dalam forum online, grup media sosial, atau komunitas industri (misalnya di Slack atau Discord) di mana audiens target Anda berkumpul. Berikan solusi dan wawasan tanpa menjual secara langsung.
Acara Offline/Webinar: Gunakan event sebagai kesempatan untuk berinteraksi langsung. Kumpulkan kartu nama atau data kontak dengan menawarkan undian, konsultasi singkat di tempat, atau materi eksklusif.
IV. Teknologi dan Analisis: Senjata Rahasia Sales
Tim sales modern harus menggunakan teknologi untuk memperkuat aliran lead mereka.
7. CRM Adalah Jantung Bisnis
Pastikan semua interaksi dengan lead dicatat di CRM (Customer Relationship Management). CRM bukan hanya alat pelaporan; ia adalah otak yang membantu Anda melacak perjalanan lead dan menentukan follow-up yang paling efektif.
8. Automasi Follow-up yang Tepat
Gunakan alat automasi untuk nurturing (memelihara) lead yang belum siap membeli (Marketing Qualified Lead atau Lead yang sedang “dingin”).
Siapkan urutan email otomatis yang memberikan nilai (bukan hanya promosi) selama 30-90 hari, sehingga lead tetap hangat sampai mereka siap bicara dengan sales.
Bagi seorang sales, lead adalah energi yang mendorong komisi, target, dan karier. Memiliki strategi lead generation yang kuat, proaktif, dan terintegrasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk bertahan dan unggul.
Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk mengisi kantong pipeline Anda dengan “darah” baru yang berkualitas. Ingat: Generasi Lead yang Konsisten adalah Kontrak Penjualan yang Akan Datang.
Tinggalkan Metode Lama, Raih Kinerja Penjualan yang Revolusioner.
Apakah tim sales Anda siap untuk menguasai strategi lead generation mutakhir dan mengubah setiap prospek menjadi pelanggan loyal?
Kami akan membawa pelatihan terbaik langsung ke kantor Anda.
Jangan biarkan kompetitor mencuri pasar hanya karena tim Anda kekurangan amunisi.
Segera Amankan Jadwal In-House Training Anda!
HUBUNGI KAMI SEKARANG untuk mendapatkan konsultasi gratis dan proposal program yang disesuaikan 100% dengan kebutuhan unik tim Anda.
? Telepon/WhatsApp: 082110502502
?? Email: Fransisca@motivasiindonesia.com
Investasikan pada Tim Anda Hari Ini, Tuai Penjualan Berlipat Besok!
Kepemimpinan adalah kunci utama yang membedakan organisasi yang sekadar bertahan dengan organisasi yang unggul dan berkelanjutan. Di tengah industri penerbangan yang sangat kompetitif dan sarat tantangan, Southwest Airlines (SWA) menonjol sebagai studi kasus klasik tentang bagaimana prinsip kepemimpinan yang unik dan kuat dapat menciptakan keunggulan kompetitif yang bertahan lama.
Didirikan oleh Herb Kelleher, SWA secara konsisten mencetak keuntungan selama puluhan tahun—sebuah prestasi langka di industri maskapai penerbangan Amerika Serikat. Kesuksesan ini tidak hanya didorong oleh strategi bisnis low cost airlines, tetapi yang lebih fundamental, oleh penerapan prinsip-prinsip kepemimpinan yang berfokus pada people (karyawan dan pelanggan).
1. Filosofi Inti: Karyawan Didahulukan
Di tengah industri penerbangan yang berfokus pada efisiensi biaya dan pelayanan pelanggan , Southwest secara berani membalikkan prioritas:
Prioritas SWA: Karyawan (1) è Pelanggan (2) è Pemegang Saham (3)
Bagi SWA, jika Anda merawat karyawan dengan baik, karyawan akan merawat pelanggan dengan baik. Jika pelanggan senang, mereka akan kembali, dan pemegang saham akan mendapatkan hasil terbaik. Ini adalah prinsip kepemimpinan yang berorientasi pada manusia, bukan pada angka.
2. Membangun Circle of Safety (“Lingkaran Aman”)
Simon Sinek dalam bukunya, Leaders Eat Last menekankan bahwa tugas pemimpin adalah menciptakan lingkungan di mana karyawan merasa aman dari ancaman internal (manajemen yang kejam, PHK) sehingga mereka dapat fokus melawan tantangan eksternal (kompetitor, harga bahan bakar).
A. Kebijakan Anti-PHK (Perlindungan Nyata)
SWA terkenal karena tidak pernah memberhentikan (layoff) karyawan tetapnya karena alasan ekonomi sepanjang sejarahnya—bahkan setelah serangan 11 September 2001 (ketika seluruh industri penerbangan ambruk) dan selama krisis keuangan lainnya.
Penerapan Kebijakan ini adalah contoh paling nyata dari Circle of Safety. Ketika pasar sedang buruk, pemimpin SWA memilih untuk mengurangi gaji eksekutif, memotong dividen, atau mencari cara lain untuk menghemat biaya, daripada menyingkirkan karyawan.
Hasilnya, Karena karyawan tahu pekerjaan mereka aman, mereka termotivasi oleh loyalitas, daripada punishment (fear) ataupun reward. Mereka bersedia bekerja lebih keras, lebih fleksibel, dan bahkan mencari cara kreatif untuk menghemat biaya perusahaan.
B. Mengutamakan Integritas daripada Pelanggan
Management SWA sering memihak karyawan daripada pelanggan kerita ada konflik antara seorang karyawan dan seorang pelanggan, asalkan karyawan tersebut bertindak sesuai dengan aturan dan nilai-nilai perusahaan.
Perusahaan lain biasanya akan memanipulasi karyawannya dengan insentif layanan pelanggan (dopamin) atau ancaman (kortisol) untuk selalu “benar di mata pelanggan.” SWA, sebaliknya, memercayai orang-orang mereka.
Hasilnya , ketika karyawan merasa dipercaya dan didukung, mereka memiliki keberanian moral dan rasa kepemilikan untuk memberikan layanan yang autentik dan menyenangkan, bukan hanya pelayanan berdasarkan skrip. Karyawan merasa aman untuk mengambil inisiatif dan menunjukkan kepribadian mereka di tempat kerja.
3. Keberhasilan Jangka Panjang (Hasil dari Loyalitas)
Kepemimpinan yang berorientasi pada perlindungan ini menghasilkan kinerja yang fenomenal:
Secara Kinerja Finansial: SWA adalah satu-satunya maskapai AS yang terus menghasilkan keuntungan selama 47 tahun berturut-turut (hingga pandemi COVID-19), sebuah rekor yang tak tertandingi dalam industri penerbangan.
Produktivitas Karyawan: Karyawan SWA secara konsisten memiliki produktivitas tertinggi di antara maskapai-maskapai utama AS. Karena mereka merasa memiliki perusahaan (loyalitas), mereka bekerja lebih efisien dan menunjukkan tingkat turnover (pergantian karyawan) yang jauh lebih rendah.
Budaya Kerja yang Kuat: SWA secara konsisten diakui sebagai salah satu tempat kerja terbaik di Amerika, didorong oleh budaya humor, kesenangan, dan kerja sama tim yang kuat—semua tanda-tanda dari tim yang merasa aman di dalam Circle of Safety.
Pemimpin sejati mengorbankan kenyamanan dan keuntungan jangka pendek mereka sendiri untuk melindungi dan memberdayakan orang-orang di bawah mereka, dan pada akhirnya, loyalitas dan kinerja luar biasa akan menjadi hasil yang berkelanjutan.
Bulan Desember adalah periode sprint terakhir. Bagi tim sales, ini bukan waktunya untuk bersantai atau ‘tersesat’ dalam proses penjualan yang bertele-tele. Jordan Belfort, melalui sistemnya Straight Line Persuasion (SLP), menekankan satu hal: efisiensi dan kontrol penuh dari titik A (pertemuan awal) ke B (closing).
Bagaimana prinsip Wolf of Wall Street ini bisa Anda aplikasikan untuk memastikan target penjualan Desember tercapai? Kuncinya terletak pada “10-10-10” dan kontrol straight line.
I. Tiga Elemen Kunci: Membangun ‘Certainty’ di Momen Deadline
Prinsip inti SLP adalah menciptakan tingkat keyakinan (certainty) yang tinggi terhadap prospek terhadap tiga hal, Produk – Perusahaan – Penjual. Masing-masing pada skala 1-10 (ideal: 10/10). Di Desember, tingkat keyakinan 10-10-10 ini harus dicapai dengan sangat cepat.
1. Keyakinan pada Produk (Produk Anda harus Sempurna untuk Akhir Tahun)
Prospek di Desember mencari solusi segera, seringkali untuk kebutuhan liburan, hadiah, atau resolusi tahun baru.
Fokus pada Manfaat Mendesak (The Hot Button): Jangan menjual fitur, jual hasil. Di Desember, hasil yang dicari adalah: “menghemat uang bonus,” “memberikan kado terbaik,” atau “memulai tahun depan tanpa masalah X.”
Tonality: Percaya Diri (The Expert Tone): Gunakan nada suara yang menunjukkan Anda 100% yakin bahwa produk ini adalah jawaban terbaik untuk kebutuhan mereka saat ini. Keraguan sedikit saja dalam nada bicara Anda akan membunuh closing Desember.
2. Keyakinan pada Diri Anda (Rapport yang Instan)
Di akhir tahun, waktu sangat berharga. Anda harus membangun rapport (kedekatan) secara instan.
Sharp as a Tack, Enthusiastic as Hell: Tampilkan profesional, bersemangat dengan level full energi. Kesan ini harus muncul dalam 4 detik pertama interaksi. Energi Anda menunjukkan urgensi dan keseriusan Anda dalam membantu mereka mencapai tujuan akhir tahun.
Gunakan Persamaan (Commonality): Cari kesamaan secepat mungkin (misalnya: sama sama dari Jepara, Hobby, minat liburan dll). Ingat, Zig Ziglar mengatakan “If people like you, they’ll listen to you. But if they trust you, they’ll do business with you.”. Orang membeli dari orang yang mereka suka dan percaya.
3. Keyakinan pada Perusahaan (Reputasi dan Keandalan)
Janji pengiriman yang tepat waktu atau kualitas layanan purna jual menjadi sangat krusial di Desember.
Justifiers (Pembenaran): Segera berikan bukti sosial. Gunakan testimonial pelanggan yang sukses (terutama yang sukses di akhir tahun sebelumnya) dan sebutkan data pertumbuhan perusahaan untuk membenarkan bahwa perusahaan Anda dapat diandalkan.
II. The Straight Line: Mengontrol Interaksi Menuju Closing
Jordan Belfort mengajarkan bahwa penjualan adalah garis lurus dari A ke B. Di bulan Desember, jangan biarkan prospek “melenceng ke Pluto” dengan pertanyaan atau keberatan yang tidak relevan.
1. Kendalikan Garis Lurus (Stay on the Line)
Waktu sangat terbatas. Ketika prospek mulai mengalihkan pembicaraan dari proses closing (misalnya: membahas liburan, atau produk kompetitor yang tidak relevan), tugas Anda adalah dengan sopan dan tegas mengajak mereka kembali ke garis lurus menuju keputusan.
Prospek: “Saya pikir-pikir dulu, nanti saja setelah liburan…”
Respons SLP: “Saya mengerti, Pak Anton, keputusan ini penting makanya harus dipikirkan baik baik. Namun, karena penawaran harga spesial ini berakhir tanggal 31, dan saya lihat produk ini akan sangat membantu pak Anton mencapai [manfaat spesifik] di Januari, mari kita selesaikan beberapa detail logistik sekarang. Apa yang membuat bapak masih ragu saat ini?”
2. Looping (Menangani Keberatan dengan Tegas)
Di Desember, keberatan seringkali bersifat stall (menunda), bukan genuine objection. Belfort mengajarkan teknik Looping: ketika prospek memberikan keberatan, Anda tidak menerima penolakan, tetapi mendeflek keberatan tersebut dan mengulang kembali presentation mode, dan masuk lagi menaikkan trust 10-10-10 dengan urgensi dan tonality yang lebih kuat.
Ulangi dan Angkat Urgensi: Ulangi mengapa penawaran ini sempurna untuk mereka sebelum 31 Desember (Tiga Tens) dan tanyakan lagi apa inti keraguan mereka. Setiap loop harus memperkuat certainty.
Action Threshold: Pahami bahwa di akhir tahun, ambang batas untuk mengambil tindakan (Action Threshold) mereka mungkin tinggi karena kesibukan. Tugas Anda adalah menurunkan ambang batas tersebut dengan menekankan kemudahan proses dan manfaat segera.
3. Inner Game di Akhir Tahun
SLP juga sangat fokus pada mentalitas penjual.
Master Your State: Jangan biarkan rasa lelah akhir tahun mempengaruhi state Anda. Sebelum setiap panggilan, pastikan Anda berada dalam kondisi enthusiastic, sharp, and confident. Prospek dapat merasakan keraguan Anda melalui nada suara.
Jadilah Visioner: Jangan hanya menjual produk, jual Visi sukses mereka di tahun 2026 yang akan didukung oleh pembelian hari ini. Visi yang kuat akan mengalahkan keberatan harga.
Garis Finish Ada di Depan Mata!
Desember adalah bulan untuk closer sejati. Ambil kendali penuh atas interaksi Anda, ciptakan certainty yang tak tergoyahkan, dan tuntun prospek Anda menyusuri Straight Line menuju closing.
Saatnya tinggalkan kebiasaan sales yang lambat dan bertele-tele. Lari di garis lurus, dan raih target Desember Anda!
Untuk membantu team Sales anda mencapai target penjualan, hubungi Fransisca 082110502502.
Dunia Bisnis kini semakin VUCA : Volatil, Uncertainty, Complex, dan Ambigu, banyak perusahaan terjebak dalam obsesi terhadap angka, keuntungan jangka pendek, dan persaingan. Namun, pakar kepemimpinan Simon Sinek menawarkan perspektif radikal yang justru sangat relevan: Kepemimpinan sejati bukanlah tentang kekuasaan atau jabatan, melainkan tentang kepedulian dan pengorbanan terhadap manusia.
Prinsip-prinsip leadership Sinek, yang terangkum dalam karya-karya seperti Start With Why dan Leaders Eat Last, memberikan fondasi bagi pemimpin modern untuk membangun tim yang tangguh, loyal, dan inovatif. Ini adalah sebuah panggilan untuk kembali pada esensi kemanusiaan dalam memimpin.
1. Mulai dengan ‘Mengapa’ (Start With Why)
Di tengah hiruk pikuk inovasi dan perubahan pasar, seringkali organisasi hanya fokus pada APA yang mereka lakukan (produk/layanan) dan BAGAIMANA mereka melakukannya (proses/teknologi). Sinek berpendapat bahwa pemimpin hebat (dan perusahaan hebat) selalu memulai dari “WHY”.
Mengapa (Why) adalah goal, tujuan, belief, atau alasan utama perusahaan Anda berdiri, lebih dalam melampaui sekadar mencari uang.
Bagaimana Relevansi dengan Bisnis Hari Ini:
Membangun Loyalitas Sejati: Di pasar yang didominasi oleh Generasi Milenial dan Gen Z, karyawan dan bahkan konsumen mencari koneksi yang lebih dalam. Mereka tidak hanya membeli produk atau bekerja untuk gaji; mereka terikat pada tujuan bersama. Itulah mengapa Perusahaan Perusahaan dengan latar belakang story yang kuat, memiliki pelanggan loyal, orang orang dengan tujuan dan value yang serupa.
Arah di Tengah Disrupsi: Ketika teknologi baru (seperti AI) mengganggu model bisnis tradisional, fokus pada ‘WHY’ organisasi menjadikannya sebagai kompas yang stabil. Ini memastikan tim tetap selaras dan termotivasi, bahkan ketika ‘WHAT’ yang dilakukan harus berubah drastis. Cara kerja boleh berubah, namun dengan “WHY” yang kuat membuat Perusahaan tidak kehilangan arah.
Inspirasi, Bukan Manipulasi: Pemimpin yang mengomunikasikan ‘WHY’ dapat menginspirasi tindakan, alih-alih hanya memanipulasi perilaku melalui insentif, ketakutan, atau tekanan. Inspirasi ini adalah kunci untuk mendorong inovasi dan kinerja yang berkelanjutan. Simon Sinek mengatakan ‘manipulasi’ perilaku , misalnya dengan reward, fear atau peer pressure, hanya berlaku sementara. Namun secara jangka Panjang merusak loyalitas karyawan, menghambat kreatifitas dan productivity karena karyawan burnout, kelelahan secara fisik maupun mental.
2. Menciptakan Lingkaran Aman (The Circle of Safety)
Dalam bukunya Leaders Eat Last, Sinek menggunakan analogi medan perang: pemimpin sejati adalah orang yang berdiri paling depan untuk melindungi pasukannya. Dalam konteks bisnis, ini berarti menciptakan Lingkaran Aman (Circle of Safety) di lingkungan kerja.
Lingkaran ini adalah budaya di mana setiap anggota tim merasa aman dari bahaya internal—seperti ancaman PHK mendadak, rasa malu karena membuat kesalahan, atau persaingan antar-departemen yang destruktif.
Bagaimana Relevansi Bisnis Hari Ini:
Keamanan Psikologis: Di era burnout dan isu mental health, pemimpin harus menjamin keamanan psikologis. Ketika karyawan merasa aman untuk mengambil risiko, mengajukan ide gila, atau mengakui kesalahan tanpa takut, mereka akan menjadi lebih inovatif dan produktif.
Memfasilitasi Kerjasama: Circle of Safety membebaskan energi mental karyawan dari rasa takut dan kompetisi internal, memungkinkan mereka fokus penuh untuk melawan tantangan eksternal (kompetitor, pasar, krisis).
Integritas dan Empati: Pemimpin harus menunjukkan integritas tinggi dan empati nyata. Ini berarti rela mengorbankan angka jangka pendek demi menjaga orang, karena mereka memahami bahwa loyalitas dan kinerja terbaik adalah hasil dari perlakuan manusiawi.
3. Pemimpin Makan Paling Akhir (Leaders Eat Last)
Gagasan utama Sinek, hak istimewa seorang pemimpin datang dengan tanggung jawab mutlakuntuk melindungi orang-orangnya. Dalam sebuah organisasi, semakin tinggi posisi Anda, semakin besar tanggung jawab Anda untuk melayani dan menempatkan kebutuhan tim di atas kebutuhan pribadi Anda.
Prinsip “Leaders Eat Last” adalah manifestasi fisik dari kepemimpinan yang melayani (Servant Leadership).
Bagaimana Relevansi Bisnis Hari Ini:
Menghilangkan Ketidakpercayaan: Di zaman transparansi media sosial, perilaku egois atau tidak etis dari seorang pemimpin dapat menghancurkan reputasi dan moral tim dalam sekejap. Pemimpin yang mau “Eat Last” menunjukkan kerendahan hati dan komitmen yang membangun kepercayaan mutlak.
Mengembangkan Sumber Daya Manusia: Pemimpin sejati tidak melihat SDM sebagai komoditas yang bisa dipecat untuk memotong biaya, melainkan sebagai aset yang harus dikembangkan. Mereka menginvestasikan waktu dan sumber daya untuk membantu anggota tim menjadi lebih baik, bertumbuh dan lebih produktif.
Budaya Anti-Ego: Ketika pemimpin secara konsisten mempraktikkan pengorbanan dan kepedulian, hal itu akan menular ke seluruh organisasi. Ini menumbuhkan budaya di mana anggota tim saling mendukung dan berbagi beban, bukan hanya berjuang untuk kepentingan diri sendiri.
Kesimpulan
Kepemimpinan modern yang efektif, menurut Simon Sinek, tidak terletak pada kecerdasan luar biasa atau strategi yang rumit, tetapi pada pilihan untuk peduli.
Di era gig economy (sebuah model ekonomi pasar bebas yang ditandai dengan prevalensi pekerjaan jangka pendek atau temporer, kontrak kerja independen, dan pekerjaan lepas (freelance), alih-alih pekerjaan permanen atau full time, biasanya difasilitasi oleh platform digital), AI (Artificial Intelligence), dan perubahan tak terduga, perusahaan yang akan bertahan dan berkembang adalah mereka yang dipimpin oleh individu yang berani menjawab ‘WHY’ mereka ada dan bersedia menciptakan lingkungan di mana orang-orang mereka merasa aman, dihargai, dan terinspirasi.
Pemimpin hari ini harus memahami: Ketika kita menjaga orang-orang kita, orang-orang kita akan menjaga bisnis kita.
Mengundang motivator terkenal Indonesia untuk mengisi event perusahaan, training, atau seminar adalah investasi berharga. Energi dan perspektif baru dari seorang motivator ternama bisa menjadi katalis untuk meningkatkan kinerja, engagement karyawan, dan mencapai target bisnis.
Namun, proses mengundang pembicara kaliber nasional seringkali dianggap rumit. No Worry! Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga negosiasi akhir, khusus untuk Anda yang ingin menghadirkan motivator terbaik di Indonesia ke perusahaan Anda.
1. Tentukan Tujuan dan Kebutuhan Spesifik Perusahaan (Kunci Memilih Motivator)
Sebelum menghubungi motivator Indonesia mana pun, tim Anda harus memiliki jawaban yang jelas untuk pertanyaan-pertanyaan berikut:
Aspek Pertimbangan
Detail Pertanyaan
Tujuan Acara
Apa yang ingin dicapai? (Contoh: Peningkatan sales, perbaikan leadership, perubahan mindset kerja, team building, Kickoff meeting, Final Sprint Boost dll).
Topik Utama
Bidang spesialisasi apa yang dibutuhkan? (Leadership, Sales, Financial, Digital Transformation, atau Work-Life Balance).
Target Audiens
Siapa yang akan hadir? (Manajemen, Sales Team, Staf, Gen Z, atau semua level?).
Rentang Anggaran
Berapa alokasi dana yang disiapkan untuk speaker fee? (Feemotivator terkenal dapat bervariasi dari puluhan hingga ratusan juta rupiah).
Jadwal dan Durasi
Kapan tanggal acara? Berapa lama sesi motivasi yang dibutuhkan? (1-2 jam seminar atau full-day training).
2. Riset dan Seleksi Daftar Motivator Terbaik di Indonesia
Setelah mengetahui kebutuhan, mulailah mencari sosok yang paling tepat. Beberapa nama motivator terkenal Indonesia yang sering dipercaya perusahaan besar antara lain:
Ary Ginanjar Agustian: Populer dengan ESQ dan pembangunan karakter.
Merry Riana: Dikenal dengan kisah sukses dan fokus pada entreprenurship dan anak-anak muda.
Tung Desem Waringin: Ahli di bidang marketing dan revolusi finansial.
Christian Adrianto: Spesialis Motivasi dan Peningkatan Penjualan di berbagai Perusahaan Besar di Indonesia.
Cek Kredibilitas dan Portofolio:
Pengalaman di Perusahaan: Apakah mereka sering mengisi acara di industri atau perusahaan sejenis?
Track Record: Lihat testimoni klien sebelumnya dan ulasan di media sosial / website resmi mereka.
Gaya Penyampaian: Tonton video atau rekaman sesi mereka. Pastikan gaya penyampaiannya cocok dengan budaya perusahaan Anda.
3. Langkah-Langkah Praktis Menghubungi dan Mengundang
Ada dua jalur utama untuk menghubungi motivator profesional:
A. Menghubungi Manajemen/Agensi (Direkomendasikan)
Sebagian besar motivator terkenal memiliki tim manajemen atau agensi yang menangani jadwal dan negosiasi.
Cari Kontak Resmi: Kunjungi website resmi mereka dan temukan bagian kontak atau layanan.
Kirim Proposal Singkat: Buat email formal yang mencakup:
Nama dan Profil Perusahaan Anda.
Tujuan dan Topik Acara (hasil dari langkah 1).
Tanggal, Waktu, dan Lokasi Acara.
Anggaran (Jika fee tidak tercantum, tanyakan rate card mereka).
Tunggu Respon: Tim manajemen akan membalas dengan ketersediaan tanggal, fee dasar (speaker fee), dan detail teknis lainnya.
B. Menghubungi Langsung (Hanya Jika Kontak Manajemen Tidak Tersedia)
Beberapa motivator Indonesia mungkin memiliki kontak langsung, namun jalur ini biasanya lebih lambat karena mereka sangat sibuk.
4. Proses Negosiasi dan Penandatanganan Kontrak
Ini adalah tahapan krusial. Pastikan semua detail tercakup untuk menghindari kesalahpahaman.
Poin Negosiasi Utama
Deskripsi Detail
Speaker Fee
Pastikan fee sudah mencakup atau belum mencakup pajak, akomodasi, dan transportasi (biasanya biaya ini ditanggung oleh pengundang).
Materi Presentasi
Diskusikan customization materi. Motivator yang baik akan menyesuaikan materi mereka dengan isu spesifik di perusahaan Anda.
Kebutuhan Teknis
Pastikan ketersediaan sound system, proyektor, mic, dan lighting sesuai permintaan motivator (biasanya tercantum dalam technical rider).
Kontrak Resmi
Baca teliti semua klausul, termasuk pembatalan, pembayaran down payment (DP), dan hak cipta materi.
5. Persiapan Pra-Acara dan Pelaksanaan
Setelah kontrak ditandatangani, fokus pada logistik:
Briefing: Adakan pertemuan singkat (baik secara virtual atau tatap muka langsung) antara perwakilan perusahaan (HRD/Panitia) dengan motivator. Berikan data spesifik (case study atau masalah internal) yang dapat dijadikan bahan materi.
Publisitas Internal: Gunakan nama besar motivator terkenal Indonesia yang akan hadir untuk membangun hype dan memastikan tingkat kehadiran karyawan yang tinggi.
Logistik di Hari H: Pastikan penjemputan, backstage (ruang tunggu), dan segala kebutuhan teknis berjalan lancar.
Mengundang motivator terkenal Indonesia seperti Merry Riana, Ary Ginanjar, Christian Adrianto atau Tung Desem Waringin bukanlah sekadar acara, melainkan investasi dalam sumber daya manusia perusahaan Anda. Dengan perencanaan yang matang, riset yang tepat, dan proses komunikasi yang profesional, Anda akan berhasil menghadirkan energi positif yang mampu mendorong tim Anda mencapai puncak kinerja baru.
Siap mengundang motivator terbaik untuk perusahaan Anda?
Hubungi tim profesional kami di 082110502502 (Sisca) untuk konsultasi gratis dan membantu anda menemukan speaker yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik Anda!
Apakah tim sales Anda sering menghadapi prospek yang ragu-ragu, sulit ditutup, atau terlalu lama dalam proses deal? Saatnya mereka dibekali jurus lapangan yang terbukti membawa hasil!
Program Sales Field Playbook dirancang khusus untuk: ? Membongkar teknik closing yang praktis & aplikatif, bukan teori belaka ? Memberikan pengalaman roleplay intensif dengan simulasi kasus nyata ? Video coaching: setiap peserta direkam saat latihan, lalu mendapat feedback personal untuk perbaikan instan ? Fokus pada ROI – strategi yang bisa langsung diterapkan di lapangan untuk meningkatkan conversion rate dan sales revenue
? Apa yang Akan Dipelajari?
Field-Proven Closing Techniques: 5+ jurus lapangan yang sudah terbukti menaikkan penjualan
Objection Handling Mastery: cara menghadapi keberatan prospek dengan percaya diri
Consultative Closing: menutup penjualan tanpa terasa “menjual”
Video Coaching Session: rekam–tonton–perbaiki ? peningkatan keterampilan instan
Action Plan & KPI Alignment: setiap peserta membawa pulang playbook pribadi untuk diterapkan ke target perusahaan
? Format Training
Durasi: 1 Hari Intensif
Metode: Experiential Learning (Roleplay, Case Study, Video Feedback)
Pilihan: Inhouse Training (khusus tim Anda) atau Public Training
? Dibawakan oleh Christian Adrianto
Sales Trainer & Motivator Terbaik Indonesia
Sudah dipercaya oleh 600+ perusahaan besar (Perbankan, Asuransi, Industri, FMCG)
Dikenal dengan gaya interaktif, fun, namun tajam dan aplikatif
Materi berasal dari pengalaman lapangan, bukan hanya teori
? Hasil yang Bisa Dicapai
Conversion rate naik signifikan dalam 30–90 hari
Tim sales lebih percaya diri saat closing
Penjualan meningkat ? ROI training yang terukur
? Hubungi Sekarang
Jangan tunggu pesaing Anda melatih tim mereka lebih dulu. ? Untuk mengundang Christian Adrianto membawakan program ini di perusahaan Anda, segera hubungi Fransisca di:
? 082110502502
Slot jadwal training terbatas. Amankan jadwal tim Anda sekarang!