Video Powerful & Fun SEMINAR by CHRISTIAN ADRIANTO
Video Profil Christian Adrianto
Berikut Testimoni Peserta Seminar Mr Christian Adrianto
Untuk meningkatkan produktivitas, omzet penjualan, teamwork dan motivasi kerja team anda, dibutuhkan mindset, skill dan strategi untuk terus maju, selalu beradaptasi, meningkatkan diri, dan bekerja sama dalam team.
Untuk itu dibutuhkan motivator dan trainer untuk membantu anda dan team anda meningkatkan semangat, meningkatkan skill penjualan, leadership dan teamwork.
Berikut ini adalah Daftar Motivator Terkenal dan Terbaik di Indonesia
1. Christian Adrianto
Salah seorang Motivator dan Trainer terbaik di Indonesia. Sering dipercaya untuk memberikan Training Motivasi , Sales , Leadership, Tewamwork, Kick Off Meeting, Mid Year , Final Lap dan Inhouse Training di lebih dari 600 perusahaan di Indonesia, seperti Citibank, HSBC,BCA, Bank Mandiri, BRI, BNI, SUMMARECON AGUNG, Ciputra Group, Astra International, Astra BMW, Astra Agro Lestari, Astra Multitrucks , Pertamina, dan Ratusan Perusahaan Top Lainnya.
Dengan Gaya Memberikan Seminar yang Powerful, Deep Impact dan Humoris, beliau dijuluki “The Next James Gwee & Tung Desem Waringin”. Karena Gaya memberikan seminar yang merupakan perpaduan 2 Pembicara Top, James Gwee dan Tung Desem Waringin.
Video Profil Christian Adrianto 2023
Leadership TRAINING , Team Building dan Character building. Berpengalaman untuk meningkatkan profit, penjualan dan produktivitas di ratusan perusahaan Nasional maupun Multinasional.
Christian Adrianto juga telah diundang untuk memberikan Training Motivasi di Sydney , Australia (13x seminar) , Hangzhou, Shanghai, China (7x Seminar ) , dan Ho Chi Minh, Vietnam.
“Saya pernah mengikuti Training Anthony Robbins (Trainer & Motivator Terbaik Di Dunia) Sangat Bagus, tetapi Saya Dapat Lebih Banyak Hal dari Seminar Bpk. Christian Adrianto”– Kataline Darmono – CEO Khong Guan Group
Video Talkshow TV Christian Adrianto
Beliau Telah memberikan Training Motivasi, Training Leadership , Training Sales dan Coaching di lebih dari 600 perusahaan di indonesia, yaitu :
PERBANKAN
BANK INDONESIA
BRI – BANK RAKYAT INDONESIA
BNI – BANK NEGARA INDONESIA
BANK MANDIRI
CITIBANK
BANK HSBC
UOB BANK
BANK PERMATA
CIMB NIAGA
BANK MUAMALAT
BANK BJB – BANK JABAR BANTEN
BANK KESEJAHTERAAN EKONOMI
BPR SRI PARTHA
BPR TISH
BPR ANTENK
BPR PUSAKA
BPR ASHI
PT. DANAREKSA
MANDIRI TUNAS FINANCE
MANDALA MULTI FINANCE
PT MONEX INVESTINDO UTAMA
INSURANCE
ASURANSI PRUDENTIAL
ASURANSI ALLIANZ
ASURANSI GENERALI
ASURANSI PANIN DAI ICHI
ASURANSI SUNLIFE
ASURANSI ZURICH
ASURANSI ADIRA / AUTOCILLIN
ASURANSI GREAT EASTERN
ASURANSI BANGUN ASKRIDA
ASURANSI SAMSUNG TUGU
ASURANSI BUMIPUTRA MUDA
INDUSTRI & OFFICE
PT. PUPUK KALIMANTAN TIMUR
DANONE AQUA & MIZONE
PT. KHONG GUAN GROUP (BISCUITS )
KRAFT FOODS
YUPI CANDY
FRIESLAND CAMPINA KIEVIT
PT. CARGILL FEED & NUTRITION INDONESIA
PT SHS (CHAROEN POKPHAND GROUP)
PT IMA (CHAROEN POKPHAND GROUP)
PT. TIRTA VARIA INVESTAMA
PT. TIRTA VARIA INTIPRATAMA
PT. BALINA AGUNG PERKASA
PT. TIRTA UTAMA ABADI
PT. PADMA TIRTA WISESA
PT. BINTANG SIDO RAYA
CV MITRA MULIA
CV WAHYU JAYA
CV MEKAR JAYA SENTOSA
PT. GRAND PASIFIK PRATAMA
PT. LIVIA MANDIRI SEJATI
CV SINAR
PT. DUPONT INDONESIA
PT. JAVA SEEDS INDONESIA
PT. BRANITA SANDHINI
PT. TEDCO AGRI MAKMUR
SIAM CEMENT GROUP (SCG)
SEMEN GRESIK INDONESIA
DEPO PUTRA GEMILANG PRIMA PUSAT BANGUNAN BANJARMASIN
PT. FAJAR LESTARI ADIPERKASA
PT. PILAR DASAR MEMBANGUN
MHE DEMAG
BLUESCOPE STEEL LYSAGHT
AUTONICS INDONESIA
LARIS CHANDRA
PT. GUDANG GARAM Tbk
PT. BENTOEL INDONESIA
PT. SAMPOERNA
CLASS MILD
EDUCATION AND UNIVERSITY
UNIVERSITAS INDONESIA
UNIVERSITAS UDAYANA
UNIVERSITAS GUNADHARMA
UNIVERSITAS ATMAJAYA
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA (UII)
UNIVERSITAS TARUMANEGARA
UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG
UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG
UNIVERSITAS MURIA KUDUS
UNIVERSITAS ESA UNGGUL
UNIVERSITAS KUNINGAN
UNIKA PARAHYANGAN BANDUNG
POLITEKNIK NEGERI NDONESIA
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG
POLITEKNIK KESEHATAN PALANGKARAYA
SOLO BUSINESS SCHOOL
STIMIK INDONESIA
PERBANAS INSTITUT
BPK PENABUR TIRTAMARTA
SMA N 113 JAKARTA
PROPERTY
CIPUTRA
SUMMARECON
JAYA PROPERTY
ARAYA GROUP MALANG
KEPPEL LAND
GALUH MAS
PP PROPERTY (DEVELOPER)
MARGAHAYU LAND ( DEVELOPER )
DIAMOND LAND DEVELOPMENT (DEVELOPER)
HARCOURTS PROPERTY
PHARMACY & HEALTH
PT. ASIA SEJAHTERA PERDANA PHARMACEUTICAL (KRATINGDAENG, YOU C1000)
PT. TERUMO INDONESIA MEDICAL
MERCK PHARMACEUTICAL (MERCK SHARP & DOHME)
DANKOS FARMA
DIAN CIPTA PERKASA
SUCOFINDO
BPOM (BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN)
NATASHA SKINCARE
RS. MITRA KELUARGA
IKATAN DOKTER INDONESIA
AUTOMOTIF
PT ASTRA INTERNATIONAL ,Tbk
PT ASTRA MULTITRUCKS
PT ASTRA BMW
HONDA MOTOR
YAMAHA MOTOR
KOBEXINDO TRACTORS
PT. DAYA ADICIPTA MUSTIKA (MAIN DEALER HONDA BANDUNG)
PT. TUNAS DWIPA MATRA (MAIN DEALER HONDA LAMPUNG)
CV. TJAHAYA BARU (MAIN DEALER YAMAHA SUMATERA BARAT)
ISTANA KEBAYORAN RAYA MOTOR (MAIN DEALER HONDA PONDOK INDAH)
PT SIBA SURYA
CV KOMPO MOTOR
PERKEBUNAN DAN PERTAMBANGAN
PT PERTAMINA
PERTAMINA HULU ENERGI
PERTAMINA PATRA NIAGA
INDONESIAN POWER
PT. INDO TAMBANGRAYA MEGAH
PT. ARUTMIN (BAKRIE GROUP)
MEDCO ENERGY
PT. ODIRA ENERGY
PT. BUKIT MAKMUR MANDIRI UTAMA (BUMA)
FIRST RESOURCES
SKK MIGAS
PT. PERUSAHAAN GAS NEGARA (PGN)
PT. PERUSAHAAN GAS SOLUTION (PGS)
PT. TRANSPORTASI GAS INDONESIA
CAA (CILIANDRY ANKY ABADI) GROUP PLANTATION & MINING
PT ASTRA AGRO LESTARI
PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV
GOVERMENT
KEMENTRIAN KESEHATAN
KEMENTRIAN KEHUTANAN
KEMENTRIAN PARIWISATA
KEMENKUMHAM
KOMINFO
KEMENTRIAN ESDM
KEMENTRIAN KETENAGA KERJAAN
KEMENTRIAN PUPR
KEMENDIKBUD
KEMENTRIAN KEUANGAN
PEMPROV KALIMANTAN TIMUR
BADAN KEPENDUDUKAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL (BKKBN)
BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB)
BADAN PUSAT STATISTIK (BPS)
BADAN PENANAMAN MODAL DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH (BPMD)
DITJEND IMIGRASI
PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) INDONESIA
LEMBAGA SANDI NEGARA
PEMERINTAH KOTA DUMAI
PEMERINTAH PROVINSI HALMAHERA BARAT
PEMDA OKUTIMUR
PEMERINTAH KOTA MADIUN
SESKO AL
TNI AL
POLRI
TELECOMMUNICATION AND ELECTRONICS
PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA (TELKOM)
PT. TELKOM INDONESIA INTERNATIONAL (TELIN)
TELKOMSEL
HUTCHISON THREE
MITRATEL
GRAFINDO
PT. GRAHA INFORMATIKA NUSANTARA
ADVANCE INNOVATIONS (AdIns)
PT. MITRA INTEGRASI KOMPUTINDO
SAMSUNG MOBILE
CHANG HONG ELECTRONICS
IBM
COLUMBIA FURNITURE & ELECTRONIC
PT. MNC SKY VISION ( INDOVISION & TOP TV)
FASHION
EASECOX
MITRA ADI PERKASA (MAP)
PT GAGAN INDONESIA
SOPHIE PARIS ( SOPHIE MARTIN )
LOGO DE CORPS INDONESIA (LOGO JEANS)
FRANCE VALEGE INTERNATIONAL (FIORI)
Lain lain
PT. JAYA ANCOL, DUNIA FANTASI
TAKARA GOLF
FLEXTER (MULTILEVEL MARKETING)
INDO UNILINE INTERNATIONAL – MULTI LEVEL MARKETING
BINTANG II NETWORK
OU TEA MULTILEVEL MARKETING
DBS (DUTA BUSINESS SCHOOL – MULTILEVEL MARKETING)
PT G4S SECURICOR
BELLADONA WEDDING MAGAZINE & ORGANIZER
BATAMPOS
HARD ROCK FM BALI & XL
SAMPOERNA FOUNDATION ENTREPRENEUR
INDONESIA HOUSEKEEPERS ASSOCIATION (IHKA)
INDONESIAN FOOD AND BEVERAGE EXECUTIVE ASSOCIATION
Setiap program yang beliau bawakan selalu deep impact, inspiratif dan Menyentuh. Dengan berbagai metode penyampaian yang kreatif dan inovatif seperti games-games yang bermakna, coaching, video, diskusi, role play, ilustrasi , interaktif, sesi emosional dan menyentuh dan masih banyak lagi. Pembawaan beliau Powerful, semangat, berapi-api, penuh humor, seru, dinamis, kreatif dan interaktif. Sehingga program beliau membawa perubahan mindset, memberikan banyak strategi ampuh dan membantu banyak orang mendapatkan terobosan hidup serta mencapai potensi puncak.
Seminar seminar beliau disukai berbagai kalangan usia, baik anak-anak muda hingga usia senior dan pensiunan. Berpengalaman memberikan training dan motivasi untuk berbagai kalangan mulai dari CEO, Owner, Direktur berbagai bidang, General Manager, Kepala Cabang, Manager berbagai bidang, Pegawai negeri Eselon 1 hingga non Eselon, Dokter, Agent property, Pengusaha, Mahasiswa dan Pelajar, Guru, Supervisor, Sales, Marketing, Customer Service, IT, Finance, Admin, Back Office, Security, hingga tukang parkir. Dengan berbagai latar belakang pendidikan. hampir di seluruh kota besar di Indonesia bahkan di luar negeri, seperti Shanghai, Hangzhou China, Ho Chi Minh, Vietnam, Jakarta, Surabaya, Bandung, Jogja, Medan, Semarang, Palembang, Pekan Baru, Makasar, Bandar Lampung, Batam, Padang, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Manado, Palu, Balikpapan, Jambi, Mataram, Denpasar, Banjarmasin, Bontang, Ternate, Kupang dan lain sebagainya.
The Miracle of Ha…Ha… Ha…ppiness – Christian Adrianto Motivator Indonesia
Christian Adrianto adalah penulis buku “The Miracle of HA HA HAppiness”
Rahasia menggunakan Keajaiban Kebahagiaan untuk Meningkatkan Kesuksesan, Kekayaan, Kesehatan dan Panjang Umur.
Beliau telah diundang sebagai narasumber maupun kontributor diberbagai stasiun TV dan Radio di Indonesia dalam acara talkshow, motivasi, inspirasi dan bisnis.
Pernah Rutin Membawakan Acara TV Mario Teguh Golden Ways, dan Mario Teguh Super Show, Salam Super menjadi kata kata Mutiaranya, Simple, Wisdom and Love adalah Kata Kata yang Bisa Menggambarkan bagaimana cara beliau membawakan seminar dan Talkshow, Beliau adalah Motivator paling Terkenal di Indonesia.
3. Merry Riana
Buku “Mimpi Sejuta Dollar”, adalah karya nya yang mendorong Indonesia melahirkan banyak pengusaha, berlatar belakang sukses dari menjalankan bisnis Asuransi yang digelutinya dengan Tekun.
4. Andrie Wongso
Salam Sukses “Luar Biasa”, Andrie Wongso tidak lulus SD, banyak orang menyebutnya SDTT, beliau adalah inspirasi bagi orang yang ingin sukses dengan segala Keterbatasan mereka.
Andrie Wongso motivator terbaik di indonesia
5. Tung Desem Waringin
Motivator dan pebisnis fenomenal. Dikenal karena “Hujan Uang” yang merupakan launching bukunya Marketing Revolution, membuat kehebohan. Dalam berbisnis selalu menekankan prinsip “WIN-WIN”. Selain sebagai motivator, kini beliau aktif dalam bisnis property.
Tung Desem Waringin property motivator terbaik indonesia tdw
Tung Desem Waringin property motivator terbaik indonesia
6. Ippho Santosa
Seorang Pebisnis muda dan penulis buku sukses Keajaiban Rezeki. Beliau berprinsip kesuksesan dimulai dengan cara mengaktifkan otak kanan. Sering kali berbicara mengenai Pengusaha dan Miliarder Muslim yang baik.
7. Bong Chandra
Seorang Pengusaha Muda dan Developer sukses. Pria kelahiran 25 oktober 1987 ini dikenal sebagai sosok Pengusaha dan Motivator entrepreneur termuda. Memulai bisnisnya dari MLM (Multi Level Marketing), kini menjadi developer yang menginspirasi.
Bong Chandra Motivator Indonesia Terbaik
8. Ary Ginanjar
Merupakan pendiri ESQ learning centre. Beliau berkeyakinan IQ saja tidak cukup untuk mencapai sukses, namun kecerdasan Emotional dan Spiritual harus dimaksimalkan. Seorang motivator yang memiliki visi membangun karakter.
ary ginanjar motivator indonesia
9. Ayah Edi
Dikenal sebagai Motivator Parenting. Melalui talkshow di radio dan buku bukunya beliau sharing mengenai cara menjadi orang tua yang baik dan cara mendidik anak.
ayah edy motivator parenting indonesia
10. Deddy Corbuzier
Deddy Corbuzier adalah Salah Satu Magician Terbaik di Indonesia, seorang yang saat ini menjadi Presenter acara Talkshow Hitam Putih dan Judge The Next Mentalist. Beliau Juga Memiliki Naluri seorang Motivator dan Mengajarkan Diet OCD. Kata Kata Motivasinya yang Luar Biasa ” If you can beat Yor Own Genetic, You can Beat ANYTHING “
Untuk Mengundang Motivator Terbaik / Terkenal Indonesia Hubungi :
daftar klien perusahaan motivator christian adrianto
Motivator Christian Adrianto Salah seorang Motivator dan Trainer terbaik di Indonesia. Sering dipercaya untuk memberikan Motivasi , Final Lap , Kick Off Meeting dan Inhouse Training di lebih dari 300 perusahaan di Indonesia, seperti : Astra Group : Astra International, Astra Multitrucks, Astra BMW, Astra Agro Lestari, Summarecon Agung, Ciputra Group, Pertamina, HSBC, Citibank, Bank BCA, Bank Mandiri, Bank BTN , Telkomsel,Telkom Indonesia, Semen Gresik, Asuransi Allianz, Asuransi Prudential, dan masih banyak lagi.
Motivator Christian Adrianto telah membawakan seminar dengan total peserta lebih dari 300.000 orang.
Motivator Christian Adrianto Telah memotivasi dan menginspirasi di 7 Stasiun TV Nasional Indonesia diantaranya : Trans 7, Kompas TV, TV One News iNews TV, Global TV, Sindo TV, TVRI.
BCA BRI – BANK RAKYAT INDONESIA BNI – BANK NEGARA INDONESIA BANK BTN BANK MANDIRI CITIBANK BANK HSBC UOB BANK BANK PERMATA CIMB NIAGA BANK MUAMALAT BANK BJB – BANK JABAR BANTEN BANK INDONESIA BANK KESEJAHTERAAN EKONOMI BPR SRI PARTHA BPR ANTENK BPR PUSAKA BPR ASHI PT. DANAREKSA MANDIRI TUNAS FINANCE MANDALA MULTI FINANCE PT MONEX INVESTINDO UTAMA
PT ASTRA INTERNATIONAL ,Tbk PT ASTRA MULTITRUCKS PT ASTRA BMW PT ASTRA ISUZU HONDA MOTOR YAMAHA MOTOR KOBEXINDO TRACTORS PT. DAYA ADICIPTA MUSTIKA (MAIN DEALER HONDA BANDUNG) PT. TUNAS DWIPA MATRA (MAIN DEALER HONDA LAMPUNG) CV. TJAHAYA BARU (MAIN DEALER YAMAHA SUMATERA BARAT) ISTANA KEBAYORAN RAYA MOTOR (MAIN DEALER HONDA PONDOK INDAH) PT SIBA SURYA CV KOMPO MOTOR
INDUSTRI & OFFICE
PT. PUPUK KALIMANTAN TIMUR DANONE AQUA & MIZONE PT. KHONG GUAN GROUP (BISCUITS ) KRAFT FOODS YUPI CANDY FRIESLAND CAMPINA KIEVIT PT. CARGILL FEED & NUTRITION INDONESIA PT. TIRTA VARIA INVESTAMA PT. TIRTA VARIA INTIPRATAMA PT. BALINA AGUNG PERKASA PT. TIRTA UTAMA ABADI PT. PADMA TIRTA WISESA PT. BINTANG SIDO RAYA CV MITRA MULIA CV WAHYU JAYA CV MEKAR JAYA SENTOSA PT. GRAND PASIFIK PRATAMA PT. LIVIA MANDIRI SEJATI CV SINAR PT. DUPONT INDONESIA PT. JAVA SEEDS INDONESIA PT. BRANITA SANDHINI PT. TEDCO AGRI MAKMUR SIAM CEMENT GROUP (SCG) SEMEN GRESIK INDONESIA DEPO PUTRA GEMILANG PRIMA PUSAT BANGUNAN BANJARMASIN PT. FAJAR LESTARI ADIPERKASA PT. PILAR DASAR MEMBANGUN MHE DEMAG BLUESCOPE STEEL LYSAGHT AUTONICS INDONESIA LARIS CHANDRA PT. GUDANG GARAM Tbk PT. BENTOEL INDONESIA PT. SAMPOERNA CLASS MILD
PROPERTY
SUMMARECON AGUNG
CIPUTRA GROUP
JAYA REAL PROPERTY
GALUH MAS
PP PROPERTY (DEVELOPER)
MARGAHAYU LAND ( DEVELOPER ) DIAMOND LAND DEVELOPMENT (DEVELOPER) HARCOURTS PROPERTY
PHARMACY & HEALTH
PT. ASIA SEJAHTERA PERDANA PHARMACEUTICAL (KRATINGDAENG, YOU C1000) PT. TERUMO INDONESIA MEDICAL MERCK PHARMACEUTICAL (MERCK SHARP & DOHME) DANKOS FARMA DIAN CIPTA PERKASA SUCOFINDO BPOM (BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN) NATASHA SKINCARE RS. MITRA KELUARGA IKATAN DOKTER INDONESIA
PERKEBUNAN DAN PERTAMBANGAN
PT PERTAMINA PT. INDO TAMBANGRAYA MEGAH PT. ARUTMIN (BAKRIE GROUP) MEDCO ENERGY PT. ODIRA ENERGY PT. BUKIT MAKMUR MANDIRI UTAMA (BUMA) FIRST RESOURCES SKK MIGAS PT. PERUSAHAAN GAS NEGARA (PGN) PT. PERUSAHAAN GAS SOLUTION (PGS) PT. TRANSPORTASI GAS INDONESIA CAA (CILIANDRY ANKY ABADI) GROUP PLANTATION & MINING PT ASTRA AGRO LESTARI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV
GOVERMENT
KEMENTRIAN KESEHATAN KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KEMENTRIAN HUKUM & HAM KEMENTRIAN ESDM KEMENTRIAN KEHUTANAN KEMENTRIAN PARIWISATA KEMENTRIAN PU PR KEMENKOMINFO BADAN KEPENDUDUKAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL (BKKBN) BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB) BADAN PUSAT STATISTIK (BPS) BADAN PENANAMAN MODAL DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH (BPMD) DITJEND IMIGRASI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) INDONESIA LEMBAGA SANDI NEGARA PEMERINTAH KOTA DUMAI PEMERINTAH PROVINSI HALMAHERA BARAT PEMDA OKUTIMUR PEMERINTAH KOTA MADIUN SESKO AL TNI AL POLRI
TELECOMMUNICATION AND ELECTRONICS
PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA (TELKOM) PT. TELKOM INDONESIA INTERNATIONAL (TELIN) TELKOMSEL HUTCHISON THREE MITRATEL GRAFINDO PT. GRAHA INFORMATIKA NUSANTARA ADVANCE INNOVATIONS (AdIns) PT. MITRA INTEGRASI KOMPUTINDO SAMSUNG MOBILE CHANG HONG ELECTRONICS IBM COLUMBIA FURNITURE & ELECTRONIC PT. MNC SKY VISION ( INDOVISION & TOP TV)
FASHION
MITRA ADI PERKASA (MAP) PT GAGAN INDONESIA SOPHIE PARIS ( SOPHIE MARTIN ) LOGO DE CORPS INDONESIA (LOGO JEANS) FRANCE VALEGE INTERNATIONAL (VIORI)
EDUCATION AND UNIVERSITY
UNIVERSITAS INDONESIA UNIVERSITAS UDAYANA UNIVERSITAS GUNADHARMA UNIVERSITAS ATMAJAYA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA (UII) UNIVERSITAS TARUMANEGARA UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG UNIVERSITAS MURIA KUDUS UNIVERSITAS ESA UNGGUL UNIVERSITAS KUNINGAN UNIKA PARAHYANGAN BANDUNG POLITEKNIK NEGERI NDONESIA POLITEKNIK NEGERI BANDUNG POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG POLITEKNIK KESEHATAN PALANGKARAYA SOLO BUSINESS SCHOOL STIMIK INDONESIA PERBANAS INSTITUT BPK PENABUR TIRTAMARTA SMA N 113 JAKARTA
Lain lain
PT. JAYA ANCOL, DUNIA FANTASI TAKARA GOLF FLEXTER (MULTILEVEL MARKETING) INDO UNILINE INTERNATIONAL – MULTI LEVEL MARKETING BINTANG II NETWORK OU TEA MULTILEVEL MARKETING DBS (DUTA BUSINESS SCHOOL – MULTILEVEL MARKETING) PT G4S SECURICOR BELLADONA WEDDING MAGAZINE & ORGANIZER BATAMPOS HARD ROCK FM BALI & XL SAMPOERNA FOUNDATION ENTREPRENEUR INDONESIA HOUSEKEEPERS ASSOCIATION (IHKA) INDONESIAN FOOD AND BEVERAGE EXECUTIVE ASSOCIATION AMA BANDUNG – ASOSIASI MANAJEMEN INDONESIA KANTOR AKUNTAN PUBLIK HENDRAWINATA EDDY & SIDDHARTA Dan Masih banyak Lagi
When performance plateaus, the real issue is rarely skill—it’s leadership impact
Banyak perusahaan sudah berinvestasi besar di sistem, teknologi, dan strategi. Namun di saat yang sama, mereka menghadapi masalah yang itu-itu lagi:
Tim yang secara kompetensi kuat, tapi kurang inisiatif. Leader yang rajin bekerja, tapi kesulitan membangun kepercayaan dan ownership. Karyawan yang terlihat “patuh”, namun tidak benar-benar engaged.
Di permukaan, masalahnya tampak seperti kurang motivasi atau kurang disiplin. Padahal di balik itu, sering kali ada satu akar persoalan: potensi manusia di dalam organisasi belum benar-benar terlepas.
Bukan karena orangnya tidak mampu. Tapi karena gaya kepemimpinan, bahasa komunikasi, dan sistem interaksi sehari-hari tanpa sadar justru menahan potensi tersebut.
Program Unleash Potential in Yourself & Others dirancang untuk menjawab tantangan ini—membantu leader dan profesional korporat memahami bagaimana mereka memengaruhi potensi diri sendiri dan orang lain, lalu mengubah pengaruh itu menjadi kekuatan yang produktif dan berkelanjutan.
Bagaimana Program Ini Menjawab Tantangan Perusahaan
Training ini tidak fokus pada teori kepemimpinan yang abstrak. Fokusnya adalah dampak nyata leadership terhadap perilaku, mindset, dan performa tim.
Melalui pendekatan reflektif, praktis, dan kontekstual, peserta diajak untuk:
Menyadari “jejak kepemimpinan” yang selama ini mereka tinggalkan
Memahami mengapa orang yang sama bisa sangat berbeda performanya di leader yang berbeda
Mengubah cara memimpin dari sekadar mengelola pekerjaan menjadi memberdayakan manusia
Training Syllabus – 1 Day Intensive Program
1. Core Concepts: Human Potential & Leadership Impact
Peserta memahami mengapa potensi sering tidak muncul di organisasi modern, perbedaan antara performance, capability, dan potential, serta peran krusial leader dalam menciptakan psychological safety dan ownership.
2. Developing Your Leadership Imprint
Menggali konsep Leadership Imprint—bagaimana sikap, keputusan, dan komunikasi leader membentuk budaya, kepercayaan, dan tingkat inisiatif tim, baik disadari maupun tidak.
3. Core Functions of Your Leadership Style
Peserta mengenali gaya kepemimpinan dominan mereka, memahami fungsi inti leadership (direction, alignment, support, accountability), serta belajar menyesuaikan pendekatan dengan kesiapan dan kebutuhan tim.
4. Personal Values Questionnaire – Self Assessment
Melalui self-assessment, peserta mengeksplorasi nilai personal yang memengaruhi cara memimpin, sumber konflik dan resistensi di tempat kerja, serta bagaimana menggunakan values sebagai kompas pengambilan keputusan.
5. Motivating & Unleashing Capability
Membahas kesalahan umum dalam memotivasi tim, perbedaan motivasi eksternal dan internal, serta teknik praktis untuk membangun kepercayaan, inisiatif, dan rasa kepemilikan yang mendorong performa berkelanjutan.
Untuk Siapa Program Ini
Dirancang khusus untuk corporate & in-house training, program ini relevan bagi:
Leader & Manager (First Line hingga Senior Management)
Sales Leader & Sales Team
High Potential Employee (HIPO)
HR & Talent Development
Materi dapat disesuaikan dengan konteks industri dan tantangan spesifik organisasi.
Trainer: Christian Adrianto
Motivator, Leadership & Sales Trainer Terbaik Indonesia
Christian Adrianto dikenal dengan pendekatan yang tajam, relevan, dan aplikatif. Beliau tidak hanya membangun semangat, tetapi membantu peserta berpikir lebih jernih, berkomunikasi lebih berdampak, dan memimpin dengan kesadaran yang lebih tinggi.
Pengalamannya selama 21 tahun melatih berbagai organisasi di Indonesia menjadikan program ini dekat dengan realitas lapangan—bukan konsep ideal yang sulit diterapkan. Sampai hari ini beliau telah dipercaya lebih dari 600 perusahaan bonafid di Indonesia.
Jika perusahaan Anda ingin:
Meningkatkan performa tanpa menambah tekanan
Mengembangkan leader yang mampu membuka potensi timnya
Menciptakan engagement dan ownership yang nyata, bukan sekadar compliance
? Hubungi tim kami sekarang : Fransisca +62813 8608 8879
untuk diskusi kebutuhan organisasi Anda dan penjadwalan in-house training Unleash Potential in Yourself & Others bersama Christian Adrianto.
Karena potensi terbesar organisasi Anda selalu ada pada manusianya— tinggal bagaimana cara melepaskannya.
Banyak brand merasa sudah “data-driven”. Dashboard penuh angka. Report tebal. Meeting ramai istilah CTR, CPC, ROAS. Tapi penjualan stagnan, customer datang lalu pergi, dan iklan harus makin mahal agar kelihatan hidup. Masalahnya bukan di datanya. Masalahnya di cara berpikirnya.
Yang jarang disadari orang: data bukan kompas otomatis. Data hanya peta mentah. Tanpa arah, peta justru bikin nyasar.
Di tahap reach, kebanyakan tim terjebak pada angka besar. Impressions naik, followers tumbuh, views meledak. Tapi data yang jarang disentuh justru lebih penting: siapa yang mengabaikan kita? Bukan hanya siapa yang klik, tapi siapa yang melihat lalu tidak tertarik sama sekali. Di situlah pesan marketing bocor. Reach yang efektif bukan soal seberapa luas, tapi seberapa relevan. Data demografi sering kalah penting dibanding data konteks: jam mereka aktif, masalah apa yang sedang mereka pikirkan, dan bahasa apa yang terasa “gue banget” bagi mereka.
Masuk ke convert, kesalahan paling mahal adalah menyalahkan traffic. “Leads kita jelek.” Padahal yang sering rusak adalah asumsi. Data conversion yang sehat tidak hanya menjawab berapa yang beli, tapi kenapa mereka ragu. Scroll depth, time on page, micro-drop di form—itu bukan noise. Itu sinyal kebingungan. Orang jarang sadar: conversion rate rendah sering bukan karena harga, tapi karena otak customer lelah berpikir. Data-driven strategy yang matang memotong keputusan, bukan menambah pilihan.
Lalu di fase yang paling sering diabaikan: retain. Banyak brand sibuk cari customer baru karena data retention “kelihatan membosankan”. Padahal di sinilah emasnya. Data pembelian kedua, jeda antar transaksi, dan momen customer berhenti aktif jauh lebih jujur dibanding survey kepuasan. Orang jarang tahu: customer jarang pergi karena kecewa besar. Mereka pergi karena merasa tidak diingat. Retention bukan soal diskon, tapi timing dan relevansi. Data seharusnya menjawab satu pertanyaan sederhana: kapan mereka hampir lupa kita?
Strategi digital marketing yang benar-benar data-driven tidak dimulai dari tools, tapi dari pertanyaan yang brutal dan tidak nyaman. Data bukan untuk membuktikan kita benar, tapi untuk menunjukkan di mana kita salah. Brand yang tumbuh bukan yang paling canggih stack teknologinya, tapi yang paling berani mengubah keputusan berdasarkan fakta, bukan ego.
Kalau reach Anda besar tapi lemah, conversion tinggi tapi rapuh, dan retention rendah tapi dianggap wajar—itu bukan masalah algoritma. Itu tanda strategi Anda masih kosmetik.
Digital marketing yang efektif tidak terlihat sibuk. Ia terlihat tenang, presisi, dan kejam pada asumsi sendiri. Dan itulah yang jarang dibahas orang.
By Christian Adrianto Motivator & Sales Trainer Indonesia
Banyak sales merasa sudah bekerja keras. Presentasi rapi. Proposal dikirim. Follow up rajin.
Tapi tetap ditolak.
Masalahnya bukan di harga. Bukan di kompetitor. Dan hampir tidak pernah di produk.
Masalahnya ada di cara bicara saat berhadapan dengan klien.
Di dunia sales profesional, hasil penjualan ditentukan bukan oleh seberapa banyak Anda bicara, tapi seberapa dalam percakapan yang Anda bangun. Dan percakapan yang kuat selalu ditopang oleh enam skill inti—bukan trik closing murahan.
Skill pertama: Presence. Klien bisa langsung membaca apakah Anda percaya diri atau ragu, fokus atau sekadar menjalankan skrip. Tanpa presence, semua kata terdengar kosong. Sales yang tidak hadir sepenuhnya akan selalu kalah dari yang tenang dan berwibawa—meski produknya biasa saja. maka anda perlu memiliki keyakinan yang besar dan mindset yang kuat. Karena penjualan sebetulnya adalah transfer keyakinan. Jika salesnya saja tidak yakin, bagaimana ia bisa meyakinkan orang lain.
Kedua: relating. Banyak sales ingin cepat menjual, lupa membangun koneksi. Padahal klien tidak membeli dari orang yang pintar bicara, tapi dari orang yang nyambung. Relating bukan basa-basi—ini soal menyamakan frekuensi sebelum bicara solusi. Penting menjadi orang yang menyenangkan dan bisa dipercaya. Karena ketika orang suka dengan anda, orang akan mendengarkan anda. Ketika orang percaya dengan anda, ia akan berbisnis dengan anda. Rebut kepercayaam customer.
Ketiga: questioning. Sales rata-rata menjelaskan. Sales hebat menggali. Pertanyaan yang tepat membuat klien menyadari masalahnya sendiri. Dan saat klien mulai berbicara tentang masalahnya, penjualan sebenarnya sudah dimulai. 80% pekerjaan sales adalah mengatasi keberatan dan membantu customer menyelesaikan prolemnya atau membuat hidupnya lebih baik.
Keempat: listening. Ini skill yang paling mahal tapi paling jarang dimiliki. Bukan mendengar sambil menunggu giliran bicara, tapi benar-benar memahami apa yang tidak diucapkan klien. Tanpa listening, Anda hanya menebak. Dan sales yang menebak akan selalu kalah dari yang memahami. Jangan berasumsi. Skill paling penting yang harus dimiliki oleh seorang sales bukan skill berbicara, namun sales hebat jago mendengarkan.
Kelima: positioning. Produk tidak laku karena dipresentasikan sebagai fitur. Produk laku ketika diposisikan sebagai jawaban atas kebutuhan spesifik. Positioning adalah seni mengubah penawaran menjadi relevan—bukan sekadar menarik. Orang tidak membeli produk atau jasa anda, mereka membeli solusi, hasil dari produk atau jasa anda. Kaitkan semua veature dengan keuntungan yang akan mereka dapatkan (keuntungan bukan cuma dari sisi uang, namun keamanan, ketenangan, untuk keluarga dll) dan sambungkan dengan emosi mereka.
Dan terakhir: checking. Banyak deal gagal bukan karena klien menolak, tapi karena sales terlalu cepat berasumsi. Checking memastikan arah pembicaraan benar, keputusan jelas, dan tidak ada “salah paham yang mahal”.
Inilah enam skill inti yang memisahkan sales sibuk dengan sales berkelas. Skill yang tidak bisa digantikan oleh diskon, AI, atau slide presentasi yang cantik.
Sebagai sales trainer terbaik Indonesia, Christian Adrianto selalu menekankan satu hal: penjualan tidak runtuh di closing, tapi jauh sebelumnya—di kualitas dialog dan semua diawali dari attitude dan mindset.
Perbaiki cara bicara Anda. Maka kepercayaan akan naik. Dan saat kepercayaan naik, penjualan akan mengikuti.
Christian Adrianto Motivator & Sales Trainer
Telah berpengalaman selama lebih dari 21 tahun di dunia training. Telah melatih lebih dari 300.000 orang sales, dan membantu meningkatkan penjualan lebih dari 600 perusahaan besar Indonesia, dengan rekor peningkatan penjualan hingga 4.000%.
Tim sales Anda tidak butuh motivasi. Mereka butuh skill yang tepat.
Undang Christian Adrianto untuk membantu tim Anda membangun percakapan yang dipercaya klien dan berdampak langsung ke penjualan.
Di banyak ruang meeting hari ini, yang paling keras sering dianggap paling kompeten. Yang paling banyak bicara dianggap paling siap memimpin. Tapi 2026 pelan-pelan membalikkan itu semua.
Quiet Leadership muncul bukan karena tren. Ia lahir karena kelelahan kolektif: tim lelah dipimpin ego, organisasi lelah dengan keputusan reaktif, dan bisnis lelah dengan pemimpin yang sibuk tampil tapi miskin dampak.
Quiet Leadership bukan soal pendiam. Ini soal ketenangan berpikir di tengah tekanan tinggi.
Apa itu Quiet Leadership?
Quiet Leadership adalah kemampuan memimpin dengan kejelasan, kontrol emosi, dan kedalaman berpikir—tanpa perlu mendominasi ruangan. Pemimpin dengan skill ini tidak terburu-buru bereaksi, tidak tergoda menunjukkan kuasa, dan tidak menjadikan jabatan sebagai alat validasi diri.
Mereka memimpin lewat kualitas keputusan, bukan volume suara.
Di era AI, data overload, dan perubahan cepat, organisasi tidak lagi butuh pemimpin yang serba tahu. Mereka butuh pemimpin yang mampu berhenti sejenak, membaca situasi, dan memilih respon paling tepat.
Itulah inti Quiet Leadership.
Mengapa Quiet Leadership Jadi Top Skill 2026?
Pertama, kompleksitas bisnis meningkat drastis. Masalah hari ini jarang hitam-putih. Pemimpin yang impulsif justru mempercepat kerusakan.
Kedua, generasi talenta baru tidak terkesan pada otoritas kosong. Mereka menghormati pemimpin yang hadir, mendengar, dan konsisten.
Ketiga, AI mengambil alih banyak fungsi teknis. Yang tersisa sebagai keunggulan manusia adalah judgement, empati, dan clarity—semua ini inti dari Quiet Leadership.
Bukan kebetulan perusahaan global mulai mempromosikan pemimpin yang “low ego, high impact”.
Skill Inti Dalam Quiet Leadership
Quiet Leadership bertumpu pada beberapa kemampuan krusial:
Kemampuan mengelola emosi sebelum mengelola orang lain. Pemimpin tenang menciptakan tim yang stabil.
Kemampuan mendengar tanpa niat menginterupsi. Mereka menangkap sinyal yang sering luput dari pemimpin yang terlalu sibuk bicara.
Kemampuan berpikir jernih di bawah tekanan. Saat semua panik, mereka menjadi jangkar.
Kemampuan mengambil keputusan tanpa perlu tepuk tangan. Mereka tidak bergantung pada validasi eksternal.
Inilah mengapa Quiet Leadership tidak mudah ditiru. Ia dibangun dari kedewasaan internal, bukan teknik komunikasi semata.
Kesalahan Besar Tentang Quiet Leadership
Banyak orang salah paham dan menganggap Quiet Leadership itu lemah. Faktanya justru sebaliknya.
Quiet Leadership menuntut keberanian untuk tidak reaktif, disiplin untuk tidak defensif, dan kekuatan untuk tidak selalu menang debat.
Diamnya pemimpin seperti ini bukan kekosongan—melainkan ruang berpikir.
Dan dari ruang itulah keputusan besar lahir.
Tahun 2026 tidak akan dimenangkan oleh pemimpin yang paling sibuk terlihat hebat. Ia akan dimenangkan oleh mereka yang paling tenang saat semua orang kehilangan arah.
Quiet Leadership bukan pilihan gaya. Ia adalah skill survival bagi pemimpin masa depan.
Yang berisik akan cepat lelah. Yang tenang akan bertahan—dan memimpin lebih jauh.
Penulis : Christian Adrianto
Motivator, Leadership & Sales Trainer.
Beliau telah berpengalaman selama lebih dari 21 tahun dalam dunia training dan motivasi. Telah diundang ke berbagai kota di Indonesai dan bahkan lebih dari 20 kali diundang ke manca negara seperti Malaysia, Vietnam, China, Australia dll.
Teknologi berubah. Generasi berganti. Struktur organisasi berevolusi. Tapi ada satu hal yang tidak pernah kehilangan daya pengaruhnya: cara seorang leader berbicara kepada timnya.
Menariknya, kata-kata leader yang paling kuat justru bukan yang terdengar heroik atau penuh jargon. Kata-kata itu sederhana, jelas, dan penuh respek. Dan karena itulah, tidak pernah usang.
Contohnya:
“Support apa yang kamu butuhkan?” “Terima kasih atas kontribusimu.” “Apa yang bisa kita pelajari dari kejadian ini?”
Kalimat-kalimat ini mungkin terdengar biasa. Tapi di tangan leader yang tepat, dampaknya luar biasa.
KATA-KATA YANG MEMBANGUN KEJELASAN, BUKAN KETAKUTAN
Banyak masalah di organisasi bukan karena orang tidak mampu, tapi karena tidak jelas. Tidak jelas ekspektasi. Tidak jelas prioritas. Tidak jelas apa yang sebenarnya diharapkan leader.
Leader yang matang tidak berkata:
“Pokoknya ini harus beres.”
Ia berkata:
“Hasil akhir yang saya harapkan adalah ini. Deadline-nya ini. Kalau ada kendala, sampaikan dari awal.”
Clarity adalah bentuk respek. Dan kata-kata yang jelas selalu lebih dihargai daripada instruksi yang keras tapi kabur.
KATA-KATA YANG MENUNJUKKAN RESPECT, BUKAN SEKEDAR POSISI
Leader yang hanya mengandalkan jabatan akan sering berkata:
“Ikuti saja arahan saya.” “Ini sudah keputusan manajemen.”
Sebaliknya, leader yang dihormati akan berkata:
“Pendapatmu penting.” “Terima kasih atas kontribusimu.” “Saya menghargai effort yang sudah kamu berikan.”
Kalimat “Thank you for your contribution” tidak pernah usang karena semua manusia—lintas generasi—ingin diakui, bukan hanya dipakai tenaganya.
Respek tidak melemahkan otoritas. Justru memperkuat kepemimpinan.
KATA-KATA YANG MENGUBAH MASALAH MENJADI PELAJARAN
Saat terjadi kesalahan, banyak leader refleks mencari siapa yang salah. Padahal leader yang bertumbuh bertanya:
“Apa yang bisa kita pelajari dari kejadian ini?” “Apa yang bisa kita perbaiki ke depan?”
Kalimat ini mengubah suasana dari defensif menjadi reflektif. Dari saling menyalahkan menjadi saling bertanggung jawab.
Dan inilah kata-kata yang selalu relevan, karena organisasi yang sehat bukan yang bebas masalah, tapi yang cepat belajar.
KATA-KATA LEADER ADALAH CERMINAN MINDSET
Kata-kata tidak muncul secara kebetulan. Ia lahir dari cara berpikir.
Leader yang pikirannya penuh tekanan akan berbicara dengan nada mengancam. Leader yang pikirannya jernih akan berbicara dengan tenang, jelas, dan menghargai.
Itulah sebabnya leadership tidak cukup dipelajari dari buku atau pengalaman trial-error semata. Leadership perlu dilatih secara sadar.
Selama lebih dari 21 tahun, Christian Adrianto telah melatih ribuan leader di lebih dari 600 perusahaan top Indonesia. Bukan hanya mengajarkan konsep kepemimpinan, tapi membantu leader:
Mengubah pola pikir
Memperbaiki cara berkomunikasi
Menggunakan kata-kata yang membangun clarity dan respect
Dalam program pelatihan leadership Christian Adrianto, peserta belajar bagaimana satu kalimat yang tepat bisa:
Menurunkan konflik
Meningkatkan engagement
Membentuk budaya kerja yang sehat dan dewasa
Karena pada akhirnya, leader yang hebat tidak dikenal dari seberapa keras ia bicara, tapi seberapa jelas dan menghargai dalam memimpin.
Selama manusia masih bekerja dengan manusia, kata-kata ini tidak akan pernah usang.
Dan leader yang terus melatih dirinya, akan selalu tahu kata apa yang perlu diucapkan—di momen yang paling menentukan.
Info mengundang inhouse training untuk pelatihan Para Leader anda hubungi :
Fondasi Baru Pelatihan Leadership Modern di Indonesia
Dalam satu dekade terakhir, leadership communication mengalami perubahan radikal. Sejak 2016 hingga mendekati 2026, cara pemimpin berbicara, menyampaikan visi, dan mengambil keputusan telah berevolusi. Perubahan ini menjadi perhatian utama para leadership trainer dan praktisi pelatihan leadership yang serius membangun pemimpin relevan di era baru.
Pada periode 2016–2019, dunia korporasi dipenuhi performative corporate buzzwords. Istilah seperti synergy, agile, disruption, dan move fast menjadi bahasa wajib dalam komunikasi kepemimpinan. Sayangnya, bahasa ini sering bersifat simbolik—terdengar progresif, tetapi minim makna nyata. Banyak organisasi tampak sibuk, namun kehilangan arah dan kepercayaan internal.
Di sinilah tantangan besar kepemimpinan modern muncul. Bahasa yang terlalu performatif menciptakan jarak emosional antara pemimpin dan tim. Karyawan bekerja cepat, tetapi tanpa psychological safety. Mereka menjalankan instruksi, bukan karena memahami tujuan, melainkan karena tekanan sistem. Model komunikasi seperti ini tidak lagi relevan untuk membangun organisasi berkelanjutan.
Memasuki era pasca-2020, krisis global memaksa organisasi bertransformasi. Leadership communication bergeser menuju precise, transparent language driven by the need for authenticity. Bahasa kepemimpinan tidak lagi dinilai dari seberapa canggih istilahnya, tetapi dari seberapa jujur, jelas, dan manusiawi pesan yang disampaikan.
Dalam pelatihan leadership modern, fokus utama kini adalah menciptakan psychological safety melalui komunikasi. Pemimpin belajar menggunakan bahasa yang membuka dialog, bukan menutupnya. Bertanya menjadi lebih penting daripada memerintah. Mendengarkan menjadi kompetensi inti, bukan pelengkap.
Selain itu, kepemimpinan masa kini menekankan shared ownership. Bahasa “saya” berubah menjadi “kita”. Pemimpin tidak lagi memonopoli keputusan, tetapi mengajak tim terlibat dalam proses berpikir. Ini diperkuat dengan data-driven decisions, di mana data digunakan bukan untuk menekan, melainkan untuk membangun kepercayaan dan kejelasan arah.
Perubahan ini juga menandai pergeseran besar dari sekadar action oriented leadership menuju genuine impact. Organisasi tidak lagi mengukur keberhasilan dari banyaknya aktivitas, tetapi dari dampak nyata terhadap manusia, budaya, dan kinerja jangka panjang. Inilah esensi human-centric leadership.
Di Indonesia, kebutuhan akan trainer leadership terbaik semakin meningkat—pemimpin yang bukan hanya fasih berbicara, tetapi mampu membangun kesadaran, keberanian, dan kejelasan berpikir. Christian Adrianto, sebagai salah satu figur trainer leadership terbaik Indonesia, dikenal menekankan pentingnya bahasa kepemimpinan yang autentik, tajam, dan bertanggung jawab. Bukan sekadar motivasi, tetapi transformasi cara berpikir dan berkomunikasi.
Di era ini, kepemimpinan tidak lagi diukur dari seberapa keras suara pemimpin, tetapi dari seberapa aman orang merasa dipimpin olehnya. Dan semua itu dimulai dari satu hal yang sering diremehkan: cara kita berbicara sebagai pemimpin.
Info mengundang leadership trainer terbaik Indonesia, hubungi
Di tengah lanskap bisnis yang terus berubah cepat, terutama di Era Digital, tim penjualan tidak bisa lagi mengandalkan teknik lama. Sales Manager dan HRD perlu berinvestasi pada metodologi sales training terbaik yang modern dan terbukti efektif.
Pelatihan penjualan yang sukses saat ini harus lebih dari sekadar product knowledge atau cold calling, ia harus menyentuh ranah psikologi, value, dan teknologi.
Berikut adalah 7 strategi pelatihan penjualan terbaik yang harus Anda terapkan untuk mencapai rekor penjualan baru.
Strategi 1: Neuro-Linguistic Programming (NLP) untuk Sales
NLP adalah strategi pelatihan yang berfokus pada hubungan antara pikiran (neuro), bahasa (linguistic), dan pola perilaku yang dipelajari melalui pengalaman (programming).
Implementasi: Tim dilatih untuk memahami dan menyesuaikan diri dengan gaya komunikasi prospek (visual, auditori, atau kinestetik).
Keuntungan: Membangun rapport yang lebih dalam dan cepat, serta menggunakan bahasa persuasif yang secara halus mengarahkan prospek menuju keputusan pembelian. Ini memungkinkan salesperson Anda membaca dan merespons isyarat non-verbal dengan lebih efektif.
Strategi 2: Value-Based Selling (Penjualan Berbasis Nilai)
Di era internet, prospek sudah pintar dan tidak hanya mencari fitur, tetapi mencari solusi dan nilai yang akan mereka peroleh.
Implementasi: Pelatihan ini menggeser fokus dari ‘apa yang produk Anda lakukan’ menjadi ‘bagaimana produk Anda memecahkan masalah spesifik pelanggan dan nilai finansial/emosional apa yang mereka dapatkan’.
Keuntungan: Menghindari perang harga dan memungkinkan tim menjual berdasarkan ROI (Return on Investment) dan manfaat jangka panjang, bukan hanya harga.
Strategi 3: Skenario Role-Playing Berbasis Data (Data-Driven Role Play)
Latihan role-playing tradisional seringkali terasa kaku. Strategi modern menggunakan data penjualan nyata untuk merancang skenario yang paling menantang.
Implementasi: Menggunakan rekaman panggilan (jika diizinkan), data CRM, atau case study kegagalan closing untuk membuat simulasi yang sangat spesifik dan realistis.
Keuntungan: Tim dilatih untuk menghadapi keberatan yang paling sering muncul di lapangan, mempersiapkan respons yang telah teruji, dan mengurangi kecemasan saat berhadapan dengan prospek sulit.
Tim penjualan di era digital adalah pekerja mobile. Mereka tidak punya waktu untuk pelatihan sehari penuh setiap bulan.
Implementasi: Menggunakan format microlearning (video 5-10 menit, kuis singkat) yang dapat diakses di smartphone saat mereka bepergian. Gabungkan online learning (asinkron) dengan sesi coaching tatap muka (sinkron).
Keuntungan: Materi lebih mudah diserap, salesperson dapat segera menerapkan ilmu yang baru dipelajari, dan proses pelatihan menjadi berkelanjutan (on-the-job training).
Strategi 5: Pembinaan Pemasaran Konten dan Penjualan Sosial (Social Selling)
Penjualan kini dimulai jauh sebelum panggilan telepon pertama. Tim harus mahir dalam memanfaatkan platform digital untuk membangun kredibilitas.
Implementasi: Melatih tim untuk mengoptimalkan profil LinkedIn, berbagi konten yang relevan, dan berpartisipasi dalam komunitas online untuk menemukan lead dan membangun kepercayaan, bukan sekadar mengirim pesan massal.
Keuntungan: Memperpendek siklus penjualan karena prospek sudah memiliki awareness sebelum dihubungi secara langsung.
Strategi 6: Keterampilan Bercerita (Storytelling) dalam Penjualan
Fakta berbicara, tetapi cerita menjual. Emosi adalah kunci pengambilan keputusan.
Implementasi: Pelatihan fokus pada cara membangun narasi yang menarik (seperti cerita sukses pelanggan sebelumnya) yang membuat data dan fitur produk menjadi hidup dan mudah diingat.
Keuntungan: Peningkatan retensi informasi pada prospek dan menciptakan koneksi emosional yang kuat, membedakan salesperson Anda dari pesaing.
Strategi 7: Mindset Juara dan Ketahanan (Resilience)
Penolakan adalah bagian tak terhindarkan dari penjualan. Sales training terbaik harus membekali tim dengan mentalitas yang kuat.
Implementasi: Pelatihan yang mengajarkan cara mengelola emosi setelah penolakan, mengubah kegagalan menjadi feedback, dan mempertahankan energi serta fokus meskipun target terasa berat.
Keuntungan: Mengurangi turnover (pergantian staf), meningkatkan semangat, dan mempertahankan produktivitas tim bahkan dalam kondisi pasar yang sulit.
Ahli di Balik Metodologi Sukses
Metodologi modern dan strategis di atas telah dibuktikan efektivitasnya oleh para ahli. Salah satu nama terdepan di Indonesia adalah Christian Adrianto.
Dikenal sebagai pioneer yang mengintegrasikan pelatihan mindset dan hard-skills, Christian Adrianto memiliki rekam jejak yang panjang. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang sales dan motivasi, ia telah membantu banyak perusahaan mencapai penjualan yang luar biasa.
Rekor Peningkatan Penjualan: Keahlian Christian Adrianto dalam mengaplikasikan psikologi (termasuk NLP) dan Value-Based Selling telah menghasilkan rekor peningkatan penjualan hingga 4.000% pada beberapa kliennya.
Bagi Sales Manager dan HRD yang mencari sales training terbaik dan teruji untuk menghadapi tantangan digital, memilih program yang dibawakan oleh ahli dengan pengalaman dan bukti nyata seperti Christian Adrianto adalah langkah strategis untuk menjamin kesuksesan tim Anda di tahun-tahun mendatang. Info mengundang Christian Adrianto sebagai sales trainer untuk team anda, hubungi Fransisca +62 82110 502502
Karena kepemimpinan sejati harus terasa, bukan sekadar terdengar
Banyak pemimpin merasa sudah bekerja keras. Rapat tak terhitung, keputusan diambil setiap hari, energi terkuras dari pagi hingga malam. Tapi pertanyaan pentingnya bukan itu. Pertanyaannya: apakah dampak kepemimpinan Anda benar-benar terlihat dan dirasakan oleh tim?
Di dunia kerja hari ini, kepemimpinan tidak cukup hanya benar secara posisi. Leadership harus terbukti lewat dampak. Tanpa dampak yang jelas, jabatan hanya menjadi formalitas, dan arahan hanya menjadi rutinitas.
Kesalahan umum banyak leader adalah salah mengartikan atara sibuk dengan berdampak. Padahal, leadership impact tidak diukur dari seberapa sering Anda berbicara, tapi dari seberapa banyak perilaku tim yang berubah ke arah yang lebih baik.
Pemimpin yang berdampak terlihat dari hal sederhana namun nyata: tim lebih berani mengambil tanggung jawab, komunikasi menjadi lebih jujur, konflik diselesaikan lebih dewasa, dan target dikejar dengan rasa memiliki, bukan rasa takut.
Jika setelah Anda memimpin, tim tetap pasif, menunggu perintah, dan hanya bergerak saat diawasi—itu sinyal bahwa kepemimpinan Anda belum benar-benar terlihat.
Visibility Dimulai Dari Kejelasan Arah
Impact leadership selalu dimulai dari arah yang jelas. Banyak organisasi punya visi tertulis yang indah, tapi tidak hidup dalam keputusan harian. Pemimpin yang impactful mampu menerjemahkan visi menjadi bahasa yang bisa dipahami seluruh timnya dan menjadi kompas praktis: apa yang harus dilakukan, mana yang penting dan tidak menghabiskan energi untuk meributkan hal hal sepele akibat setiap orang memiliki arah yang berbeda beda.
Ketika arah jelas, tim tidak perlu menebak-nebak. Mereka tahu prioritas, berani mengambil keputusan, dan tidak mudah goyah saat tekanan datang. Di titik ini, kepemimpinan Anda mulai terasa tanpa harus selalu hadir secara fisik.
Pemimpin yang berdampak, berani konsisten. Konsisten pada value, pada standar, dan pada konsekuensi. Sekali Anda berkompromi pada hal yang prinsip, impact leadership langsung melemah.
Tim tidak mencari pemimpin yang sempurna. Mereka mencari pemimpin yang bisa ditebak secara nilai. Di situlah kepercayaan tumbuh.
JADIKAN ORANG LAIN LEBIH BESAR, BUKAN LEBIH KECIL
Impact leadership paling kuat terlihat saat orang lain tumbuh. Bukan saat Anda menjadi pusat perhatian, tapi saat tim Anda berani bersinar.
Pemimpin besar tidak menciptakan ketergantungan, tapi membangun kapasitas. Mereka bertanya, bukan hanya memberi jawaban. Mereka mengembangkan skill dan karakter teamnya, bukan sekadar mengoreksi, mengkritid apalagi micromanagement.
Saat tim Anda mulai mengambil kepemimpinan di levelnya masing-masing, itulah tanda bahwa impact Anda bekerja.
IMPACT MENINGGALKAN JEJAK
Pada akhirnya, kepemimpinan yang terlihat bukan tentang citra, tapi tentang jejak. Jejak dalam cara orang berpikir, bekerja, dan mengambil keputusan bahkan saat Anda tidak ada di ruangan.
Jadi refleksinya sederhana tapi dalam: Jika Anda meninggalkan posisi hari ini, apa LEGACY dari kepemimpinan Anda?
Tim penjualan yang berkinerja tinggi adalah aset terbesar perusahaan. Namun, ketika target tidak tercapai atau semangat tim meredup, perusahaan dihadapkan pada pertanyaan: apakah kita butuh Sales Trainer atau Motivator Sales?
Meskipun keduanya bertujuan meningkatkan performa, peran dan fokus utama mereka sangatlah berbeda. Memahami perbedaan ini sangat krusial agar Anda bisa memilih Program Pelatihan Selling Skills yang tepat dan efektif.
Peran Kunci: Trainer Sales vs. Motivator Sales
Secara sederhana, perbedaannya terletak pada apa yang mereka berikan: Keterampilan (Skills) versus Semangat (Will).
1. Sales Trainer (Fokus pada Keterampilan dan Proses)
Seorang Sales Trainer (atau sales trainer) berfokus pada pelatihan teknis dan taktis. Mereka adalah pendidik yang mengajarkan tim penjualan cara menjual.
Fokus Utama: Keterampilan praktis, teknik, strategi, dan proses penjualan.
Materi yang Diajarkan:
Teknik closing yang efektif.
Keterampilan negosiasi dan menangani keberatan (objection handling).
Manajemen waktu dan prospek (CRM).
Pemahaman produk yang mendalam.
Langkah-langkah penjualan dari awal hingga akhir.
Tujuan: Menciptakan tim yang kompeten dan terampil dalam menjalankan proses penjualan yang terstruktur. Program ini sering diwujudkan dalam bentuk inhouse training yang spesifik dan berkelanjutan.
2. Motivator Sales (Fokus pada Mindset dan Energi)
Motivator Sales, di sisi lain, berfokus pada sisi emosional dan psikologis tim. Mereka adalah inspirator yang bertugas menyalakan kembali semangat dan mengubah pola pikir.
Fokus Utama: Keyakinan diri, dorongan internal, semangat kerja, dan perubahan mindset.
Materi yang Dibawakan:
Pentingnya memiliki sikap mental positif.
Membangun ketahanan (resilience) terhadap penolakan.
Meningkatkan rasa percaya diri.
Menemukan kembali tujuan dan gairah dalam bekerja.
Tujuan: Menciptakan tim yang bersemangat, percaya diri, dan memiliki dorongan kuat untuk mencapai target.
Mana yang Lebih Dibutuhkan Tim Anda?
Jawabannya bergantung pada akar masalah yang dihadapi tim penjualan Anda.
Jika Tim Anda…
Anda Membutuhkan…
Karena Masalahnya Adalah…
Tidak tahubagaimana cara menjual, sering gagal closing, atau bingung menghadapi keberatan.
Sales Trainer
Kurangnya KETERAMPILAN (Skill Gap).
Tahu cara menjual, tetapi malas bergerak, hilang semangat setelah ditolak, atau pesimis mencapai target.
Motivator Sales
Kurangnya SEMANGAT dan MOTIVASI (Will Gap).
Pada akhirnya, tim penjualan yang ideal membutuhkan kombinasi keduanya: keterampilan teknis yang solid dan mentalitas yang tak tergoyahkan.
Sales Trainer adalah investasi untuk jangka panjang dan kemampuan berkelanjutan tim Anda, sementara Motivator Sales adalah suntikan energi jangka pendek yang efektif untuk membangkitkan gairah atau saat menghadapi slump (masa penurunan).
Mencari Solusi Komprehensif: Trainer yang Sekaligus Motivator
Alih-alih pusing mempertimbangkan antara sales trainer dengan sales motivator, lebih baik mencari pembicara motivator sekaligus trainer. Salah satu figur yang dikenal menggabungkan keahlian ini adalah Christian Adrianto.
Christian Adrianto, salah satu sales trainer terbaik Indonesia, dikenal memiliki spesialisasi di bidang motivasi, sales, dan leadership. Keunggulannya adalah:
Pendekatan Holistik: Ia tidak hanya mengajarkan teknik penjualan, tetapi juga menekankan pentingnya mindset yang benar, menjadikannya pilihan ideal untuk inhouse training yang menginginkan perubahan menyeluruh. Dengan materi yang spesifik didesain untuk perusahaan anda, bidang industri, tantangan dan juga level peserta.
Berpengalaman Luas: Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, ia telah dipercaya oleh ratusan perusahaan, membuktikan efektivitas Program Pelatihan Selling Skills yang ia bawakan, dengan Tingkat repeat order hingga 89%. Dan beliau telah membantu meningkatkan omzet dan penjulan lebih dari 600 perusahaan besar di Indonesia. Dengan rekor peningkatan hingga 4.000%.
Langkah Selanjutnya untuk Tim Penjualan Anda
Apakah tim Anda membutuhkan sentuhan keterampilan, ledakan motivasi, atau keduanya?
Analisis Kebutuhan (TNA-Training Need Analysis): Lakukan survei singkat. Apakah kendala utama tim ada pada: A) Proses dan Teknik atau B) Semangat dan Sikap?
Pilih Program:
Jika mayoritas A, fokus pada Program Pelatihan Selling Skills yang detail dari Sales Trainer.
Jika mayoritas B, pertimbangkan sesi intensif dari Motivator Sales.
Jika butuh upgrade total, cari Sales Trainer yang dikenal memiliki kemampuan motivasi yang setara, seperti Christian Adrianto.
Jangan biarkan tim Anda hanya memiliki semangat tanpa arah dan skill yang tepat, atau sebaliknya, memiliki arah dan skill yang mumpini tanpa semangat juang. Berinvestasilah pada kombinasi yang tepat agar target penjualan Anda tercapai secara konsisten.
Info lebih lanjt untuk mengundang Christian Adrianto untuk meningkatkan penjualan di Perusahaan anda, hubungi Fransisca : +62 82110 502502
Beberapa waktu lalu, seorang HR Manager bercerita pada saya tentang dilema yang sering ia hadapi. “Di satu sisi, saya tahu tim saya butuh disegarkan lagi semangatnya. Tapi di sisi lain, pekerjaan lagi menumpuk, target terus mengejar. Jadi… rasanya training bukan prioritas.”
Kalimat itu sangat familiar. Banyak perusahaan mengalami hal yang sama. Kita sibuk mengejar angka, sampai lupa bahwa angka itu sebenarnya dihasilkan oleh manusia — bukan sistem, bukan strategi, tapi orang-orang yang menggerakkan keduanya.
Mengapa “Waktu untuk Berhenti Sejenak” Justru Bisa Membuat Perusahaan Melaju Lebih Cepat
Soft Skills: Fondasi Tak Terlihat, Tapi Dirasakan
Kemampuan komunikasi, empati, disiplin, kerja sama, hingga kepemimpinan — semuanya tidak terlihat seperti laporan keuangan. Tapi efeknya, bisa dirasakan setiap hari.
Tim yang bisa saling mendengarkan, akan menyelesaikan masalah lebih cepat. Leader yang mampu membangun semangat, akan membuat timnya bertahan di tengah tekanan. Dan karyawan yang punya mindset bertumbuh, tidak akan berhenti hanya karena gagal sekali dua kali.
Itulah mengapa, soft skills training sebenarnya bukan “selingan,” tapi pondasi produktivitas jangka panjang.
Pelatihan yang Tidak Sekadar Duduk dan Mendengarkan
Sayangnya, banyak training gagal karena terasa seperti kuliah, penuh teori, minim pengalaman dan membosankan. Padahal, manusia belajar paling baik saat mereka merasakan experience dan pengalaman langsung.
Itulah pendekatan yang selalu dibawa oleh Christian Adrianto, motivator dan trainer yang telah dipercaya oleh lebih dari 600 perusahaan besar di Indonesia. Setiap sesinya dirancang untuk fun, interaktif, dan relevan dengan realita kerja. Bukan sekadar memberikan inspirasi, tapi juga mengubah cara berpikir dan bertindak. Tidak sekedar motivasi, namun juga memberikan strategi nyata.
Karena yang Perlu Diubah Bukan Hanya Skill, Tapi Cara Pandang
Kadang perubahan terbesar dalam perusahaan bukan dimulai dari strategi baru — tapi dari mindset baru. Dari cara tim melihat tantangan, cara mereka berkomunikasi, dan bagaimana mereka memimpin diri sendiri.
Dan di situlah in-house training memainkan peran penting. Bukan sebagai acara seremonial, tapi sebagai momen recharge yang membuat semua orang kembali terhubung dengan tujuan bersama.
Jika perusahaan Anda sedang berlari kencang, mungkin sudah saatnya berhenti sejenak — bukan untuk menyerah, tapi untuk menyelaraskan langkah, mengasah lagi senjata agar lebih tajam. Karena tim yang kuat tidak terbentuk hanya dari kerja keras, tapi juga dari kemampuan untuk terus belajar, tumbuh, dan beradaptasi bersama.
“Perusahaan hebat bukan dibangun oleh orang yang paling pintar, tapi oleh tim yang paling mau belajar.” — Christian Adrianto