Category Archives: artikel motivasi

Be Professional

 

 

Seandainya Anda sakit parah, dan perlu operasi.

Kemudian Saya datang dengan baju putih, saya bilang : “saya semangat banget mau operasi anda. Saya mau anda habis operasi pokoknya langsung sembuh, makanya tadi malam ngga bisa tidur, saking saya semangatnya mau operasi anda.”

Anda Senang tidak ketemu dokter kaya gini?

Pasti anda senang ya.

Kemudian

Anda tanya : Sudah berapa puluh tahun pengalaman? Sudah sering operasi  ya?

Saya jawab : ini pertama kali sih.

Anda : Dokter baru lulus ya?

Saya : Ngga juga sih, saya ngga sekolah kedokteran kok.

Kira kira semangat anda makin turun?

Anda : Jadi belajar dari mana jadi dokter?

Saya : Dari Youtube

 

Kira kira anda Masih mau dioperasi ngga?

Hehehe… cerita tadi hanya ilustrasi ya…

 

Tapi pelajarannya, Dalam bisnis, semangat dan antusias ngga cukup.

Antusias penting untuk memulai tapi itu tidak cukup.

Harus belajar untuk bangun sistem yang lebih baik

 

Banyak orang di seminar motivasi berbicara dan membakar. Untuk sukses, yang paling penting semangat antusias.. yang lain ngga penting…

Keluar keluar kebakaran beneran. Yes, semangat penting sih. Tapi semangat saja tidak cukup, mesti beajar skillnya, tingkatkan pengetahuan dan disiplin. Sangaaat jarang ada orang sukses yang hanya berbekal semangat saja. Be profesional, Upgrade diri terus dan tidak pernah berhenti belajar.

Penulis :

Christian Adrianto Motivator & Trainer

 

Christian Adrianto

Motivator & Sales Coach

Are You Truly You?

Apakah Anda yakin: Anda adalah diri Anda?

Bagaimana berhenti melihat diri Anda melalui mata orang lain.

Asking-The-Right-Questions_blog

Saat itu saya masih duduk di bangku kelas 10. Ibuku menurunkan ku 1 Blok jauhnya dari gedung bioskop. Aku turun dari mobil, merapikan bajuku, menarik nafas dalam-dalam dan perlahan berjalan menuju kelompok teman-temanku yang akan aku temui malam itu. Aku bukan anak populer pada saat itu. Seperti kebanyakan remaja, tubuh saya kurus dan tinggi saya canggung. Menghabiskan sebagian besar hari saya untuk berusaha menghindari rasa malu. Seperti kebanyakan remaja yang lain, saya juga ingin memiliki kelompok teman dan hari-hari yang penuh dengan kenangan menyenangkan. Saya ingin sering keluar jalan-jalan menikmati hari. Punya pacar.

Dan pada malam yang khusus itu, perasaan itu menungguku di deretan kursi yang tidak nyaman dan sebuah pengalaman yang baru. Sepuluh dari kami duduk di tengah teater bioskop. Saya duduk di sebelah anak perempuan yang saya suka. rambutnya lurus dan cantik. Dia membuatku lemas dan berdebar, dan saya senang mengobrol dengan dia tentang tugas sains terbaru kami, tiba-tiba ada orang lain dari kelompok kami dengan berani menyela, menatap lurus ke arah saya dan berkata: “Apa kamu tahu? Kamu punya senyum Termanis yang pernah saya lihat.” di momen itu, di bawah kegelapan lampu teater yang meredup, saya berubah.

Ketika semua orang tertawa dan saya berpura-pura menganggapnya lucu, sebagian dari diri saya runtuh malam itu. Dan selama beberapa tahun berikutnya, saya akan sangat sadar diri akan senyum saya, dan menyembunyikannya karena takut akan apa yang mungkin dipikirkan orang lain.

 

Pada saat itulah sepotong cerita orang lain menjadi diri saya. Dan ini adalah sesuatu yang terjadi pada kita semua sampai pada level tertentu. Kita semua dipengaruhi oleh narasi yang dibuat orang lain tentang kita. Mungkin itu sesuatu yang tampaknya lebih halus, seperti komentar yang dibuat seseorang tentang aksen bicara Anda, tubuh Anda, atau keahlian Anda. Tetapi itu juga mungkin sesuatu yang jauh lebih signifikan, seperti orang tua yang tidak pernah senang, komentar pendas teman – teman, bullying atau cinta yang menghancurkan hati Anda. Persilangan yang terjadi antara diri kita dengan orang lain selalu meninggalkan bekas.

 

Sebagian dari kita dibesarkan di lingkungan yang menekankan narasi yang mendukung. “kamu mampu, kamu kuat, kamu menyenangkan” namun ada orang lain yang tumbuh di ekosistem yang lebih kritis dan memiliki cerita yang sama sekali berbeda “Kamu adalah beban, kamu gagal, kamu tidak cukup baik.” Masalahnya adalah ada orang lain yang memegang pena dan kita melanjutkannya hingga dewasa, membiarkan suara-suara dari luar membentuk dan mencetak siapa kita dalam hidup ini. Semua itu terjadi tanpa pernah mempertanyakan Apa itu? Siapa saya sebenarnya? atau ingin menjadi apa?

 

Dalam pembelaan kita, ini tidak sepenuhnya salah kita. Bahkan bukan salah siapapun. Hal ini hanyalah bagaimana kita terhubung dengan manusia yang lain. Bagaimana cara kita memproses umpan balik dari orang lain. Jika tidak hati-hati, mudah untuk melupakan siapa kita sebenarnya. Anda adalah karakter utama dari cerita Anda, sebuah cerita yang sepenuhnya ada di tangan Anda. Jadi bagaimana kita menemukan jalan keluar dari belenggu narasi orang lain tentang diri kita? Mulailah dengan tips-tips ini :

 

1. Tentukan apa yang benar

Ketika berbicara tentang narasi yang mungkin diungkapkan oleh orang lain tentang diri Anda, hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah mempertanyakan ceritanya. Tekan kembali narasinya dan tanyakan pada diri Anda: “apakah itu benar?” Apakah ada perbedaan yang signifikan terhadap narasi orang lain dan siapa diri kita. Contohnya : Anda mungkin pernah terlambat ke kantor, namun itu tidak berarti Anda tidak dapat diandalkan. Pertanyakan narasi yang Anda ceritakan pada diri Anda sendiri atau narasi yang diceritakan orang lain kepada Anda dan carilah bukti yang mendukung sebaliknya.

 

2. Belajar tentang hidup Anda

Belajar tentang bagaimana kisah hidup Anda dibangun adalah salah satu cara yang paling menyenangkan dan menarik untuk mulai menjalani hidup Anda melalui lensa yang berbeda. Seperti membaca sebuah novel “star wars” atau “Harry Potter”, di sana Anda akan menemukan jika seseorang karakter, diri Anda. Dibentuk dan dibangun dari nol dari dia lahir hingga dia menjadi dewasa dan hebat seperti ini.

 

3. Bingkai ulang narasi

Ada sisi untuk setiap koin. Demikian juga dalam setiap kejadian ada berkah dan ada musibah. Mungkin bullying menjadikan diri kita menjadi kurang percaya kepada orang disekitar kita dan menyebabkan rasa kesepian yang luar biasa saat tumbuh dewasa. Pengalaman ini bisa sangat merusak hati dan persaan kita sendiri. Hal yang bisa kita pelajari dari pengalaman ini bagi kebaikan hidup kita adalah, membentuk sebuah kemampuan untuk menjadi se-ekslusif mungkin, dan memiliki kepekaan yang kuat terhadap orang lain, terhadap mereka yang ditinggalkan. Menjadi berbakat dalam menyatukan orang dan memastikan semua orang memiliki rasa aman dan ikatan yang kuat. Buat sebuah kejadian buruk menjadi kekuatan baru bagi Anda

 

Kita hidup sebagai manusia, dan terhubung dengan manusia yang lain. Anda terjalin dengan manusia yang lain, dan mereka menulis kisah mereka dalam hidup Anda. Kisah Anda lahir, kisah Anda hidup dan bertumbuh, dan bergantung pada diri Anda bagai mana Anda membumbui kisah Anda. Tidak ada kata terlambat bagi kita semua untuk mengambil pena dan menulis cerita yang paling ingin kita dengar. Meskipun benar bahwa kita mungkin tidak bisa mengendalikan semua “kejadian” dalam cerita hidup kita, namun sebagai gantinya kita bisa mengandalikan “siapa” yang mempengaruhi hidup kita.

 

Jadi mari kita menulis kisah tentang seseorang yang mengejar mimpinya atau kisah tentang seseorang yang tidak pernah menyerah. Mari kita menulis kisah tentang seseorang yang memperoleh kekuatan super dari cobaan dan rasa kemanusiaan yang lebih dalam dari pada masalah mereka. Mari kita menulis kisah seseorang yang menjalani hidupnya dan memilih untuk menjadi seorang pahlawan. Omong-omong, salah satu kekuatan super saya adalah saya akan berusaha keras untuk memberi tahu orang-orang, betapa senyum mereka dapat mencerahkan hidup orang lain!

Jangan lupa tersenyum.

Inilah 3 Hal Penting yang Harus Kamu Ketahui dari Pengembangan Diri!

self improvementKetika kamu melihat kembali kehidupanmu, apa yang kamu pikirkan? Apakah kamu berencana untuk mengenang semua hal baik yang telah terjadi dalam hidup kamu dan bagaimana hal baik itu membentuk pribadi (diri) kamu hari ini?

Ataukah kamu lebih sering mengingat hal buruk, pengalaman pahit, keputusan buruk, pengalaman yang memalukan, dan kesalahan yang dibuat terasa menyakitkan dan menyia-nyiakan hidup kamu?

—-

Menurut pendapat saya, penting kok untuk merenungkan keduanya. Penting untuk mengingat kesulitan yang telah kita alami dalam hidup kita sebab tanpanya kita tidak akan berada dalam tempat kita sekarang. Menurut saya ada 3 hal spesifik yang saya rasakan membantu saya bertumbuh dalam arti lebih baik dalam hidup saya selama ini.

1.       Kita sendiri yang menentukan seberapa berharganya diri kita, berdasarkan apa yang kita pikirkan, hati-hati dengan respon kita terhadap penilaiaan dari orang lain dan kehidupan secara umum.

 

Cara pandang kepada diri sendiri adalah salah satu hal yang penting, karena kita dapat menentukan nilai diri sendiri dengan cara berpikir tentang diri kita sendiri dan dunia sekitar kita. Jika kamu mencari kesuksesan dalam berbagai sektor termasuk kehidupan sosial kamu, maka saya akan memberi tahu bahwa bukan masalah kamu memiliki 10 milyar atau tidak, terkenal atau tidak – sebab orang masih menilai kamu berdasarkan pada pikiran dan keyakinan mereka saja.

 

Apa yang sangat menentukan nilai hidup kita belum tentu berdasarkan apa yang kita lakukan dalam hidup kita (yang terkadang berdasarkan pada keberuntungan) namun, apakah kamu percaya jika pekerjaan kamu layak untukmu dan tidak hanya karena “Kamu disana karena nasib membawamu” ketika Kamu terjebak dalam sebuah skema besar, (karena nasib – maka pasrah mengalir). Benar, kita mungkin tidak selalu bisa mengontrol apa yang terjadi dalam hidup kita, namun kita selau bisa mengontrol bagaimana kita menghargai diri sendiri dan orang lain bukan?

 

“Lakukan yang terbaik yang bisa Anda lakukan sampai Anda tahu ada hal yang lebih baik lagi. Kemudian ketika Anda tahu ada yang lebih baik lagi, lakukan itu menjadi lebih-lebih baik lagi” – Maya Angelou

2.       Kamu tidak perlu untuk merubah kebiasaan atau kepribadian kamu, hanya karena orang lain tidak menyukainya.

 

Pendapat mereka adalah milik mereka sendiri.

 

Hal ini adalah salah satu pelajaran yang terkadang dipelajari sedikit terlambat dalam hidup. Akan ada suatu waktu dimana kamu akan bertemu dengan seseorang yang memiliki harapan tertentu kepadamu sebagai sebuah pribadi. Namun terkadang harapan mereka tidak realistis karena motivasi dan keyakinan pribadi mereka. Contoh seperti orang tua yang memiliki harapan Anak mereka akan menjadi Dokter atau Pengacara karena itulah yang MEREKA yakini terbaik bagi anak mereka.

 

Namun hal ini tidak berlaku bagi semua orang dan mungkin gairah kamu terletak pada Musik atau Menulis, dalam kasus ini ketika kamu ditekan untuk menjadi seorang Dokter – maka jelas akan ada sebuah konflik yang terjadi dalam diri kamu sebagai seorang pribadi. Kamu seharusnya tidak melepaskan sesuatu yang kamu ingin lakukan karena orang lain tidak menyukainya! Alasan mengapa kita ditempatkan di Bumi ini adalah untuk membuat pilihan kita sendiri dan mengejar impian kita sendiri daripada membiarkan orang lain menentukan apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan dalam hidup kita.

3.       Kamu tidak bisa merubah hidup kamu, sampai kamu menerima bahwa kamu perlu melakukan perubahan.

 

Ketika saya masih muda mudah bagi saya untuk memahami perubahan. Namun dengan bertambahnya usia, banyak hal yang membuat saya menyadari ternyata kita harus melihat dalam sudut pandang yang berbeda untuk memahami hidup kita sendiri. Misalnya, ada seseorang yang ingin menjadi kaya dan terkenal suatu hari – uniknya pikiran mereka sendiri yang menjadi tembok penutup terhadap kemungkinan lain karena mereka merasa inilah yang “Perlu” mereka lakukan sekarang.

 

Kita terkadang memikirkan hal-hal yang terlalu harfiah daripada dengan pikiran yang terbuka. Jika kamu ingin mencapai kesuksesan dalam segala jenis bisnis atau lingkungan sosialmu maka kamu harus bersedia untuk mencoba hal – hal yang berbeda daripada tinggal dalam zona nyamanmu. Jika kamu menginginkan sesuatu, maka terserah kamu untuk benar–benar mengejarnya sebab “orang lain tidak ada yang akan memberikannya kepada mu!”

 

Tiga pelajaran di atas adalah beberapa hal utama yang ingin saya sampaikan kepada semua orang karena mereka datang pada saat yang penting dalam hidup saya di mana saya memikirkan orang lain, bukan hanya diri saya sendiri. Sangat bagus jika kita bisa belajar mencintai diri sendiri terlebih dahulu sebelum hal lain, tetapi itu tidak berarti kamu harus mengabaikan semua orang di sekitar kamu meskipun mereka mungkin teman dan anggota keluargamu!

Jika kamu menikmati Artikel ini tentang 3 hal yang penting yang saya pelajari tentang pertumbuhan pribadi, silahkan bagikan kepada teman dan keluarga kamu. Baca juga artikel saya yang lain tentang kesuksesan & motivasi serta pelajaran hidup yang dapat membantu orang-orang yang sedang berjuang dengan hidup mereka saat ini.

Terimakasih sudah membaca!

Pengaruh “Ego” terhadap kesuksesan dan kegagalan dalam hidup kamu.

Pengaruh “Ego” terhadap kesuksesan dan kegagalan dalam hidup kamu.

Bill Russell

Seorang pemain basket bernama Bill Russell telah bermain di Boston Celtics selama 13 tahun lamanya. Hebatnya, Bill Russell bersama Team Celtics ini telah memenangkan kejuaraan NBA selama 11 tahun dari 13 tahun karirnya. Bill merasa kunci dari kesuksesan team nya terletak dari pembinaan dari Ego mereka. Bill berkata jika team Celtics ini memasuki gedung sekedar untuk berlatih atau bahkan untuk bertanding, mereka meninggalkan Ego masing-masing diluar pintu gedung. Sebaliknya yang mereka bawa masuk adalah team Ego. Team Celtics tahu bahwa mereka adalah sebuah team dan mindset mereka mengarah pada lawan, “Jika kalian ingin mengalahkan kami, kalian sebaiknya melakukan permainan yang hebat. Sebab kami jelas akan melakukannya”

 

Pelatih yang hebat tahu rahasia tentang “Ego”.

Pelatih yang hebat selalu berkata pentingnya sebuah team, bukan individu.

Vince Lombardi dari Green Bay Packer seorang pelatih NFL (American football – Rugby) yang hebat, pernah berkata kepada atletnya jika “Komitmen individu untuk tujuan kelompok adalah apa yang membuat sebuah tim, bisnis, keagamaan, atau negara bisa berjalan.”

Al McGuire, basketball Hall of Famer, adalah pelatih yang luar biasa di Universitas Marquette. Pelatihan utamanya kepada para pemainnya adalah, “Kita semua pergi ke kota bersama(untuk bertanding), atau tidak ada yang pergi ke kota sama sekali.”

Contoh lain dari John Wooden, pelatih dan Star Player bola basket UCLA yang ikonik. Dia bukan hanya seorang All-American di Universitas Purdue; dia dinobatkan sebagai College Player of the Year di tempat dia kuliah. Dia juga melatih banyak bintang di UCLA yang kemudian unggul di NBA, di antaranya pencetak gol terbanyak dalam sejarah NBA, menurut Kareem Abdul-Jabbar. Dia memiliki wawasan tentang individual ego dan ketenaran, “Bahan utama seorang bintang adalah anggota tim lainnya.”

 

“Bakat” tidak selalu menjadi hal yang utama.

Kamu membutuhkan bakat untuk memenangkan sesuatu, tetapi bakat satu orang saja tidak akan memenangkan pertandingan, bakat yang bisa bermain bersamalah (dalam sebuah team) yang memenangkan pertandingan. Jerry West, seorang penembak terbaik yang melegenda di NBA, selama 14 tahun karir bertandingnya hanya bermain di 1 team.

Michael Jordan, siapa yang tidak kenal sosok ini selama masa karirnya dalam dunia Basket dia bermain di Chicago Bulls (1991-1993, 1996-1998) sebelum akhirnya memutuskan benar benar pensiun. Oscar obertson orang kedua pemain terbaik disejarah NBA, seperti West selama 14 tahun dia hanya bermain dalam 1 team juara.

 

“Team Ego” tidak hanya dibidang olahraga.

Stephen Covey seorang bisnis consultan dan penulis buku terkenal “The Seven Habits of Highly Effective People” menulis ketika dia mengamati dunia bisnis, dia menemukan jika dalam bisnis ada 3 jenis orang/pekerja : Mandiri, Bergantung, Saling Bergantung. Kemudian Stephen berkesimpulan jika bisnis yang paling sukses dibuat oleh orang-orang yang saling bergantung. Perusahaan-perusahaan ini percaya semua jenis pekerjaan adalah penting dan tidak ada orang yang tidak punya pekerjaan.

Kita semua membutuhkan satu sama lain!

Dr. Jack Orr membuat sebuah universias St. Francis yang sudah mau tutup karena bangkrut menjadi tidak hanya bangkit namun juga memiliki dana abadi selama masa Dr. Jack menjabat. Dr. Jack membentuk team Ego yang di ditanamkan kepada semua anggota teamnya mulai dari Dewan Pembina, Pengurus Universitas, Pengurus Fakultas hingga pekerja pembersih dan OB dan dia menghargai setiap orang.

Prosfesi bidang kesehatan pasti bergantung pada permainan team. Jika pasien ingin dirawat dengan baik harus ada kerjasama antara perawat, dokter, terapis, apotaker, admin dan OB. Jika ada orang yang bekerja dalam rantai ini dipengaruhi oleh Ego individualnya. Maka berakibat pada pelayanan kepada pasien.

 

Kecemburuan membunuh kerja team.

Kecemburuan membunuh kerja team! Apapun bentuk platformnya, begitu kecemburuan memasuki sebuah organisasi, kerja team dipastikan hancur!

Saya sudah melihat banyak contohnya. Saya pikir ini menjadi hal penting kepada semua organisasi untuk menyadari adanya kecemburuan mulai masuk dalam team, dan menghentikannya langsung dan secepatnya.

Oliveeer Stone punya pengalaman dengan kecemburuan ini dan menulis “Jangan meremehkan kekuatan dari kecemburuan dan kekuatan iri hati untuk menghancurkan. Jangan sekalipun meremahkannya.”Dan Forbes menutupnya dengan “kecemburuan.. adalah kangker mental.”

 

Team Ego menang!

KICK-OFF MEETING 2022 BY CHRISTIAN ADRIANTO MOTIVATOR

KICK-OFF MEETING 2022 BY CHRISTIAN ADRIANTOTahun 2022 memberikan semangat baru.

Kita memang tidak bisa mengontrol apa yang terjadi di dunia. Tapi kita bisa 100% mengontrol respon kita terhadap perubahan yang terjadi.

Tahun 2022 hanya ada 2 pilihan :

CAPAI TARGET

Atau

LAMPAUI TARGET

 

Kita Ready untuk memulai tahun 2022 dengan penuh semangat.

Set mindset dan Action plann kita untuk sukses di tahun 2022.

Grow, terus belajar dan tidak pernah berhenti bertumbuh.

 

Bagaimana mempersiapkan mindset dan mental team anda untuk menghadapi segala tantangan di tahun 2022 ini?

 

Daftarkan diri dan team anda dalam program Kick-Off Booster 2022.

READT, SET, GROW!

Bersama pembicara one of TOP 10 BEST MOTIVATOR INDONESIA

Coach Christian Adrianto Motivator

 

Info lebih lanjut hubungi

Fransisca

082 110 502 502

Fransisca@motivasiindonesia.com

Seperti apa masa depan Bisnis di tahun 2022 ??

happy New Year 2022Selamat datang di tahun 2022.Happy New Year!!

 

Seperti apa masa depan Anda di tahun 2022 ?

Survival Mode VS Growth Mode

Yang harus kita renungkan.

 

Tahun 2022 kita optimis, meski Omicron masih membayangi. Namun untuk mereka yang bermental pemenang, nasib tidak ditentukan oleh virus dan pandemi melainkan oleh respond positif kita terhadap segala perubahan yang terjadi karena pandemi COVID-19.

 

Ketika Covid pertama kali masuk di Indonesia, banyak yang kaget dan bingung. Sebagian bisnis terdampak positif, namun tidak sedikit yang terdampak negatif.

 

Bisnis bisnis yang terkait kesehatan dan yang memiliki saluran distribusi digital diuntungkan oleh keadaan.

Sedangkan perusahaan terdampak negatif marketnya turun, permintaan tiba tiba menghilang, atau kalaupun ada, regulasi pemerintah menjauhkan pelanggan.

Saya pribadi awalnya juga terdampak negatif, semua event saya harus dibatalkan, tidak bisa lagi training, tidak bisa lagi seminar.

Saat itu rasanya kita masuk dalam masa kegelapan, dan kita diuji dengan keras. Namun sekali lagi, nasib kita tidak ditentukan oleh pandemi, namun respond kita.

 

Ada 2 respond yang bisa kita lakukan, yang pertama dalah SURVIVAL MODE dan yang kedua GROWTH MODE .

Mereka yang memilih Survival Mode, pokoknya yang penting bisa bertahan. Biasanya langkah yang diambil adalah *Efisiensi* di segala lini.

Sementara Growth Mode, sadar bahwa survival tidak cukup. Maka langkah yang diambil adalah Inovasi, Transformasi dan Scale Up, dan di balik setiap Krisis selalu ada peluang.

 

Apa perbedaan Survival dengan Growth Mode?

Yang memilih untuk survival, hasilnya tentu saja bertahan.

Namun yang memilih Growth Mode, mereka melakukan inovasi, hasilnya adalah scale up bisnis dan kehidupan. Terjadi transformasi dan peluang untuk menyalip competitor dan menjadi lebih unggul di bidangnya.

 

Pandemi menuntut semua bisnis untuk beradaptasi dan berinovasi. Bahkan bisnis yang diuntungkan oleh Pandemi–pun juga harus melakukan transformasi. Misalnya akibat tingginya pemintaan, mereka harus mengubah rantai distribusi agar lebih cepat untuk menjaga ketersediaan barang hingga sampai ditangan pelanggan.

Apalagi untuk bisnis yang terdampak karena pandemi.

 

Ada 3 Inovasi yang bisa dilakukan

  1. Inovasi Penawaran.

Misalnya yang dilakukan Burgreens, yang selama PSBB terpaksa menutup gerainya. Maka ia membuat inovasi penawaran,  ia membuka toko online dan menjual frozen food & Vegan snack. Dari jualan burger, berubah jualan frozen food.

 

2. PIVOT dan Mencari Target Market Baru.

Contohnya Airbnb. Awalnya market Airbnb adalah traveller yang mencari penginapan terjangkau. Selama pandemi, kita tahu bahwa bisnis perhotelan  terdampak dalam, maka Airbnb mengubah market dengan menawarkan layanan experience seperti kelas memasak online, tur hiking online dll.

Contoh lain yang dilakukan para pemasok bahan makanan di hotel dan restoran, mereka mulai membuka layanan belanja online untuk pelanggan rumah tangga.

 

3. Inovasi Jalur Distribusi Baru Untuk Menjangkau Pelanggan.

Misalnya seminar saya yang tadinya offline menjadi online dengan zoom, MS Teams dll. Yang tadinya ketemu pelanggan langsung di toko, berubah menjadi via online dengan app, Tiktok, IG, Youtube dll.

 

Lembaga survey Mckinsey  mengatakan, selama pandemi, sebanyak 75% pelanggan mencoba cara belanja baru, merek baru, toko baru & aplikasi atau metode digital lain yang baru. Dan sekitar 73% hingga 80% akan terus lanjut meski sudah normal.

 

Ini artinya ada peluang untuk merebut market share. Kuncinya adalah berikan nilai tambah kepada pelanggan anda. Semakin banyak nilai tambah yang anda tawarkan, maka 75% pelanggan akan berpindah hati kepada anda.

Ibarat pedang bermata dua, ini artinya, jika anda tidak cepat melakukan transformasi. Maka pelanggan anda akan berpindah ke lain hati.

Memang, melakukan inovasi tidak mudah. Bisa jadi semua  usaha untuk inovasi gagal. Namun yang mencoba inovasi, setidaknya mereka menjadi lebih agile, dan lincah dalam mengantisipasi perubahan.  Semua itu terbentuk selama eksperimen di masa pandemi. Dan hasilnya, selepas pandemi akan lebih unggul kinerjanya, lebih peka terhadap peluang,  lebih gesit merespon perubahan dan bertumbuh lebih pesat.

 

Jadi respon mana yang anda pilih?

Survival Mode atau Growth Mode?

 

Christian Adrianto Motivator & Trainer

 

 

Waktu Tidak Menyembuhkan Semua Luka.

Waktu Tidak Menyembuhkan Semua Luka

Seorang bijak bernama – Yung Pueblo berkata “waktu tidak bisa menyembuhkan luka, itu hanya memberi mereka ruang untuk tenggelam ke alam bawah sadar, dimana luka itu masih mempengaruhi emosi dan perilaku Anda. Yang bisa menyembuhkan adalah dengan masuk ke jiwa Anda, dan cintai diri sendiri, menerima diri sendiri, mendengarkan kebutuhan Anda, mengatasi sejarah dan keterikatan emosional Anda – trauma Anda, belajar untuk melepaskan dan mengikuti intuisi Anda.”

 

Tidak bisa dipungkiri Covid19 telah merubah kita. Kita semua, dalam berbagai hal. Kita telah kehilangan anggota keluarga, teman-teman, bisnis yang telah lama dibangun dengan mencurahkan hati dan jiwa, terpaksa ditutup. Tiba-tiba kita dipecat dari pekerjaan. Pendapatan kita tiba-tiba berhenti. Dan koneksi kita dengan orang yang sangat jaug dan kita cintai telah terputus. Mati. Dengan semua perubahan ini muncul trauma yang lambat dan mengejutkan jiwa kita, apakah kita siap untuk menghadapinya, saya tidak yakin.

Apa yang saya perhatikan adalah gejala-gejala dari trauma ini meningkat, secara kolektif. Gejala-gejala yang muncul antara ketakutan akan hal yang tidak diketahui dan apatiss yang menghasilkan keputusasaan yang sudah menumpuk lebih dari satu tahun sekarang. Kita mudah terpancing, dan harus menghadapi potensi mudahnya kehilangan keluarga. Kekurangan uang. Dan anak-anak kita harus bersekolah di ruang tamu. Pertanyaan sebenarnya adalah, bagaimana kita bisa memproses trauma ini dan bagaimana kita akan membuat kondisi ini ke sisi lain yang lebih baik dari sebelumnya?

 

Saya percaya jawabannya ada jika pertanyaan dan trauma ini harus “diakui ada dan diproses”. Saya pribadi selalu ingin tahu tentang trauma, bahkan ada beberapa orang bertahan melalui tantangan paling sulit dalam sejarah dan berhasil sampai ke kondisi yang lebih baik dan apa yang membuat orang lain terus menderita untuk waktu yang lama setelah trauma.

Kerry Ressler, profesor psikiatri dan ilmu perilaku di Emory University School of Medicine mengatakan, “Beberapa orang memiliki kemampuan untuk terus berjalan, mempertahankan hubungan, menahan pekerjaan dan tidak menyerah meskipun mereka mungkin diliputi oleh emosi, pada hewan. kerajaan, kebanyakan makhluk sangat tangguh. Manusia juga bisa. Namun, tidak seperti hewan, sebagian dari kita mungkin mengalami kesulitan untuk menghentikan respons stres setelah mengalami pengalaman yang mengancam karena kita terus memikirkannya atau mengantisipasi bahaya serupa. Sejauh mana orang yang berbeda dapat melanjutkan dan kemudian menghadapi trauma serupa di masa depan terkait dengan pendidikan dan karakter mereka.”

Dia melanjutkan dengan menjelaskan bahwa pengalaman masa kecil kita dan bagaimana kita mengatasi stres dari waktu ke waktu membantu membangun ketahan terhadap luka. Beberapa anak, katanya, memiliki optimisme secara genetik yang terkait dengan ketahanan dalam kehidupan dewasa kita.

Maka, saya percaya bahwa pengalaman masa kecil kita, metode asuh, dan genetik yang menurun untuk menangani stress memiliki kontribusi secara signifikan pada kemampuan kita untuk memproses trauma.

Saya sendiri berjuang untuk terus bergerak melalui trauma ke sisi lain dan menemukan tempat yang damai. Pencarian saya telah membawa saya kepada penyembuhan bawah sadar karena saya menyadari trauma masih ada walaupun pengalaman itu telah berakhir dan waktu terus bertambah. Trauma hanya butuh tombol kecil yang mudah sekali terpicu dan melempar saya kepada pengalaman-pengalaman masa lalu yang membuat saya kembali trauma, seolah-olah tidak ada waktu yang berlalu sama sekali.

Terapi Bawah sadar, memungkinkan Anda untuk mundur kembali kepada kenangan masa kanak kanak di mana pikiran bawah sadar membentuk keyakinan yang baik untuk membentuk pertahanan terhadap luka batin dan trauma, ketrampilan untuk mengatasinya, dan kemampuan untuk berkembang dalam lingkungan yang menantang. Terapi memandu Anda melalui ingatan ingatan itu dan membantu Anda untuk menemukan kembali makna Anda harus kuat didalam bawah sadar Anda. Metode ini akan membantu Anda menyembuhkan kepercayaan dan membuat Anda mampu untuk bertahan hidup.

Saya telah mendapatkan hasil yang luar biasa dalam hidup saya sendiri, karena saya menderita dalam waktu yang lama dengan pikiran yang membuat saya terjebak karena saya mencoba untuk “memperbaiki” dengan cara yang salah yang hasilnya hanya memutar ulang trauma tanpa henti dan imbasnya hanya mengalami hal–hal sama yang membuat saya semakin terluka. Ini adalah lingkaran setan trauma. Terapi bawah sadar telah membawa saya kepada cara penyembuhan yang baru, yang memberi saya keberanian dan keyakinan tentang diri saya yang baru dan pada akhirnya membiarkan trauma berlalu dan pikiran saya akhirnya terbuka. Ini adalah perjalanan yang rumit untuk sampai ke sini, tetapi akhirnya, saya bisa melakukan beberapa penguraian yang menurut saya sangat relevan dengan masa-masa ini. Semoga kita semua berusaha untuk mengurai dan menyembuhkan, agar ketangguhan kita dikuatkan di saat-saat seperti ini.

Buat Kamu Yang Lagi Putus Harapan!

Buat Kamu Yang Putus AsaBagaimana cara untuk menghilangkan rasa patah semangat terhadap diri sendiri : 5 langkah yang bisa kamu lakukan

Jika kamu gagal, melakukan kesalahan atau mendapatkan hasil yang kurang dari apa yang kamu harapkan, apa yang kamu rasakan?

Apa kamu merasa patah semangat terhadap dirimu sendiri? Yah, hal itu wajar dalam beberapa situasi. Masalahnya adalah kamu terjebak dalam kondisi mental seperti ini terlalu sering dalam hidupmu dan terjebak terlalu lama?

Jika itu masalahnya maka panduan ini cocok untuk kamu.

Saya akan berbagi bagaimana cara yang saya lakukan supaya tidak terlalu lama merasa benci terhadap dirimu sendiri.

1. Bernafas.

Pertama, tenangkan pikiranmu dan turunkan ketegangan badanmu sedikit untuk berpikir tenang dan jernih. Sesimpel itu yang harus kamu lakukan.

Hany perlu duduk. Tutup matamu.

Kemudian bernafas menggunakan hidung rasakan udara memenuhi sudut di paru parumu. Fokus hanya pada udara yang keluar dan masuk.

Tidak ada yang lain.

Lakukan 1 – 2 menit. (set timer di smartphone mu supaya tidak selesai terlalu cepat)

Kegiatan ini membuat kamu merasa fokus kembali.

2. Bersyukur.

Tanyakan pada dirimu sendiri : Apakah ada orang yang lebih menderita di planet ini daripada penderitaanmu?

Pertanyaan ini membantu saya untuk melihat sesuatu dari prespektif yang lebih luas. Lalu saya sering bertanya pada diri sendiri:

Apa 3 hal yang bisa saya syukuri tetapi sering diabaikan?

Yah, saya bisa bersyukur untuk banyak hal seperti

  • Masih bisa minum.
  • Masih bisa makan tiga kali sehari.
  • Ada atap di atas kepalaku.

Dua langkah pertama ini saja sudah cukup bagi saya untuk berhenti mengasihani diri sendiri dan tidak terjebak dalam mengasihani diri sendiri.

Jika tidak, maka masih ada cara:

3. Refleksi Diri.

Tanyakan pada diri sendiri tentang situasi yang menyebabkan kamu patah semangat :

Apakah alasannya lebih besar daripada 5 tahun hidup mu? Atau 5 minggu hidupmu? Jawabannya adalah tidak.

4. Temukan kesempatan.

Patah semangat tidak datang dengan tiba tiba. Selalu ada penyebab yang membaut kamu terjebak dalam kondisi ini. Dalam pengalama saya, menjadi optimis bukanlah satu satunya jalan yang bisa kamu tempuh. Kamu harus ingat dalam kondisimu yang terburuk adalah kesempatan emas unutk kamu belajar dan belajar hal penting yang dapat membantumu menjadi “game-changers” dalam hidupmu.

5. Buat batasan waktu.

Satu hal penting saat kamu mengalami emosi negatif seperti putus harapan atau mengasihi diri sendiri adalah hadapi dengan berani. Tentukan batas waktu untuk kamu bisa mengatasinya, supaya kamu tidak berlarut larut menghabiskan banyak waktu berhargamu mengasihani diri sendiri.

5 Pertanyaan Yang Membantu Anda Tetap Fokus

5 Pertanyaan Yang Membantu Fokus5 pertanyaan yang bisa Anda tanyakan pada diri sendiri untuk menyederhanakan dan membantumu Fokus dengan apapun yang akan terjadi.

Ada banyak hal penting dalam hidup.

Keluarga Anda, teman-teman Anda, hobi Anda mungkin. Berolahraga dan tetep sehat. Mungkin relationship adalah hal yang penting bagi Anda, membaca, belajar untuk menjadi pribadi yang terbaik.

Namun tidaklah mudah untuk menemukan waktu untuk sesuatu yang penting itu. Terkadang dalam satu hari waktu terasa tidak cukup karena habis dengan kesibukan sehari hari. Tetapi jika Anda tidak merasa demikian ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk memusatkan perhatian di momen penting Anda.

  1. Tanyakan pada diri Anda apa 3 prioritas terpenting dalam hidup Anda saat ini?

Dengan kurangnya fokus pada hal yang penting bagi hidup Anda, menjadi mudah bagi Anda untuk menghabiskan waktu energi dan tindakan atau pekerjaan tanpa tujuan. Menghabiskan waktu pada kegiatan yang sebenarnya tidak penting buat hidup Anda dan hanya mengejar kesenangan semata.

Untuk menjaga perhatian Anda pada tempat yang tepat. Penting untuk mengingatkan diri sendiri setiap hari tentang apa yang benar-benar terpenting bagi Anda. Jadi tanyakan pada diri Anda : apa prioritas terpenting dalam hidup saya saat ini?

Tulis jawabannya pada kertas catatan dan letakan satu di meja kerja Anda, Ruang kerja Anda dan yang terakhir dir tempat tidur Anda.

2. Apa gangguan paling umum yang menghalangi saya untuk melakukan suatu pekerjaan atau kegiatan yang penting bagus saya?

Cari tahu bagaimana anda bisa mencegah hal-hal yang berpotensi untuk mengganggu waktu Anda. Bisa dengan : Membuat ponsel dalam mode senyap, menonaktifkan email/ aplikasi media sosial, menjauhkan ponsel sehingga membantu Anda untuk berkonsentrasi.

3. Apa gangguan yang membuat Anda tidak punya waktu berkualitas dengan orang –orang terdekat Anda?

Jawabanya bisa, Ponsel Anda, Game Anda, TV kabel Anda, Acara TV yang Anda tonton secara maraton dan menghabiskan waktu Anda. Kemudian cari tahu bagaimana Anda dapat mengurangi atau menghilangkan gangguan tersebut.

4. Standart sehat seperti apa yang ingin Anda capai minggu ini?

Salah satu cara cerdas untuk bisa memaksimalkan waktu Anda adalah dengan menetukan standart. Buat standart hidup sehat Anda dengan olahraga atau membatasi waktu Anda untuk melakukan kegiatan toxic bermedia sosial. Tuliskan daftar kegiatan sosial yang Anda lakukan setelah sekolah atau bekerja. Mungkin Anda terlibat dalam klub atau kegiatan yang tidak menyenangkan atau bermanfaat seperti dulu. Mungkin Anda ingin mengatur ulang prioritas Anda sedikit untuk fokus pada hal lain.

5. Apakah ada waktu luang yang digunakan tidak semestinya?

Anda pasti bunyak waktu luang yang tidak Anda sadari dan Anda gunakan dengan kegiatan yang tidak berguna seperti saat menunggu kereta di peron, Anda bisa maksimalkan dengan membaca dan menambah skill Anda.

 

5 Monster Penghambat Kesuksesan

monster yang menghambat kesuksesan kitaSemua orang ingin sukses, jelas semua orang ingin sukses. Kita semua ingin mencapai sebuah kesuksesan yang sensasional. Namun perjalanan kesana tidaklah mudah. Ditanganmulah kesuksesan akan terjadi.

Lucunya, kunci sukses ada di tanganmu namun kamu masih tidak sukses?

Karena musuh utama kesuksesanmu adalah dirimu sendiri. Kamu masih memelihara monster-monster yang menggerogoti dan menarikmu jauh dari kesuksesanmu. Kenali monster mu dan kalahkan!

 

Monster 1. Mengutamakan Kepuasan.

Kamu bekerja dalam sebuah masalah yang sulit, dalam pekerjaan kamu sudah melakukan banyak upaya, menggunakan tenaga dan pikiran. Normal bagi kamu jika karena usaha yang sudah kamu upayakan kamu ingin merasa berpuas diri, atau dipuji oleh diri sendiri dan orang lain.

Disinilah banyak orang melakukan kesalahan. Saat bekerja tentu kita melakukan beberapa kesalahan, namun karena merasa ingin dipuji atau ingin berpuas diri, imbasnya kamu tidak mendengarkan kritikan tentang kesalahan yang sudah kamu perbuat. Kamu cenderung mengabaikan apa yang dikatakan orang. Mengapa? Sebab Anda kagum pada pekerjaan yang sudah kamu lakukan sendiri. Kamu merasa sangat puas sehingga kamu tidak ingin mengubahnya atau sekedar mendengarkan saran.

Dan apakah kamu tahu hal apa yang dibawa oleh kepuasan? Kepuasan membawa kebangaan, kemasalan, stagnasi, terlalu percaya diri dan penundaan. Jika kamu melakukan kesalahan, akui jika kamu melakukan kesalan dan minta nasihat orang yang selalu siap untuk belajar.

Miliki pola pikir untuk selalu bertumbuh.

Monster 2. Harga diri rendah atau Low Self-esteem

Bagaimana kamu memahami diri kamu sendiri? Merasa diri kamu lebih rendah dan tidak berharga? Harga diri rendah adalah salah satu musuh terbesar kesuksesan kamu. Karena pada dasarnya self-esteem itu sangat penting untuk pengembangan diri demi mencapai tujuan hidup.

Harga diri rendah memiliki kekuataan yang sangat besar yaitu “meremehkan”, jika kamu terus meremehkan diri sendiri tentu kamu akan kehilangan harga diri, kepercayaan diri, dan kamu akan terjebak dalam dunia negatif, alasan dan pembenaran.

Cintailah diri kamu sendiri terlebih dahulu. Mengapa kamu meremehkan diri kamu yang hebat! Kamu memiliki banyak potensi yang luar biasa tetapi kamu hanya sibuk meremehkan diri kamu sendiri, menghancurkan kepercayaan dirimu, sementara orang lain “Terbang”.

Monster 3. Kebanggan karena Ego

Kebangaan yang didasari oleh arogansi telah membawa banyak orang didunia merasakan penyesalan pahit. Jika kita tidak bisa menundukkan kepala kepada orang lain, kamu mungkin tidak bisa pergi jauh dalam hidup, bahkan jika kamu berhasil secara kebetulan, akhirnya akan tetap diisi dengan banyak penyesalan.

Kebanggan atas dasar Ego adalah musuh terburuk terhadap kesuksesan. Beberapa orang beranggapan mereka tidak akan dapat belajar dari seseorang yang lebih muda daripada mereka bahkan di tempat kerja yang sama, atau sedang melakukan hal yang sama. Banyak orang yang merasa mereka terlalu besar/hebat untuk meminta bantuan. Mereka terlalu besar/ tua untuk belajar.

Jangan terlalu merasa gengsi untuk bertanya dan selalu siap menghadapi situasi tidak dihormati. Lihatlah pria dan wanita ultra-sukses di dunia dan lihat bagaimana mereka diremehkan namun, lihat dimana mereka sekarang. Kamu perlu ketrampilan untuk berhasil, yang berarti kamu perlu belajar utuk mendapatkan ketrampilan baru, bagaimana cara untuk belajar yaitu dengan tunduk dan hormat.

“Sukses terhubung dengan tindakan. Orang-orang sukses terus bergerak. Mereka membuat kesalahan tetapi mereka tidak berhenti. ” – Conrad Hilton.

Monster 4. Kemalasan

Semua orang punya zona nyaman. Sering kali orang menjadi terlalu puas dengan zona nyaman mereka, itulah sebabnya kenapa orang menjadi sulit untuk keluar dari zona nyaman itu.

Zona nyaman bisa berupa teman-teman kamu sekarang, game, lingkungan(pekerjaan)  kamu sekarang, media sosial, atau tidak melakukan apa-apa, dll. Apa zona nyaman kamu? Sampai membuat kerja keras, komitmen, kreatifitas, kegigihan, kesuksesan tidak dapat kamu raih? Kemalasan adalah faktor kenapa kamu puas dengan zona nyaman kamu sekarang.

 

Satu faktor menyeramkan yang mendasari kemalasan adalah kesenangan. Kamu banyak melakukan kegiatan yang membuang-buang waktu. Dengan membuang-buang waktu kamu bisa memuaskan diri, menjadi senang. Karena kamu malas merasakan sakit dan beratnya proses menuju kesuksesan dan memilih untuk membuang waktu kamu untuk memuaskan diri sendiri. Daripada harus memaksimalkan waktu untuk melakukan hal hal yang akan meningkatkan masa depan kamu.

Monster 5. Menunda

Menunda artinya kamu membuang kesempatan sekali seumur hidup. Menunda juga menjadi salah satu musuh terbesar untuk kesuksesan kamu. Jangan lupa kamu yang memutuskan untuk menunda lho.

 

Menunda dan kemalasan bagaikan saudara kembar, mereka selalu ada, bersama sama, bergandengan tangan. Ketika kamu merasa terlalu jauh denan zona nyaman kamu, penundaan datang. Kemudian kamu melakukan kegiatan selain membuang waktu, malas.

Efek dari menunda adalah membantu kamu memperlama, memperpanjang apapun hal yang ingin kamu capai dalam hidupmu. Jika kamu bisa menyelesaikan pekerjaan dalam 4 jam, dengan menunda kamu akan menyelesaikannya dalam 6 jam bahkan seharian. Dan selamat kesuksesanmu datang 50 tahun lebih lama dari seharusnya.