Category Archives: Tips Kepemimpinan Leadership

Cara Berpikir Kritis (part 1)

Cara berpikir kritisDalam era modern ini kita dijejali dengan mudahnya informasi masuk kedalam pikiran kita. Hanya cukup membuka gawai – Smartphone, laptop, maka hal apapun yang ingin kamu ketahui bisa dengan mudahnya kamu dapatkan dalam waktu yang singkat. Bagaikan pedang bermata dua, semua informasi yang kamu peroleh tidak pasti benar lho!

Di posisi ini kamu dituntut untuk menjadi bijak dalam mengolah informasi-informasi yang ada tersebut. Bagaima cara nya adalah dengan cara berpikir kritis.

Ada baiknya kita mengenal pengertian berpikir.  Berpikir adalah aktivitas menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu; menimbang-nimbang dalam ingatan. Sedangkan Kritis(sifat) adalah 1 bersifat tidak lekas percaya; 2 bersifat selalu berusaha menemukan kesalahan atau kekeliruan; 3 tajam dalam penganalisisan.

Sehingga, berfikir kritis adalah suatu proses dimana seseorang atau individu dituntut untuk menginterpretasikan dan mengevaluasi informasi untuk membuat sebuah penilaian atau keputusan berdasarkan kemampuan,menerapkan ilmu pengetahuan dan pengalaman. ( Pery & Potter,2005).

Lucunya tidak semua orang berpikir kritis, kebanyakan orang membuat keputusan berdasarkan emosinya semata. Hanya karena dirasa informasi tersebut menyenangkan dirinya, tanpa berpikir panjang lagi informasi tersebut disebarkan kepada banyak orang. Dan imbasnya “ucapan maaf”.

 

Jadi yang dimaksud dengan berpikir kritis merupakan suatu tehnik berpikir yang melatih kemampuan dalam mengevaluasi atau melakukan penilaian secara cermat tentang tepat-tidaknya ataupun layak-tidaknya suatu gagasan yang mencakup penilaian dan analisa secara rasional tentang semua informasi, masukan, pendapat dan ide yang ada, kemudian merumuskan kesimpulan dan mengambil suatu keputusan. Untuk mendapatkan suatu hasil berpikir yang kritis, seseorang harus melakukan suatu kegiatan (proses) berpikir yang mempunyai tujuan (purposeful thinking), bukan “asal” berpikir yang tidak diketahui apa yang ingin dicapai dari kegiatan tersebut. Apalagi hanya berdasarkan emosi.

Banyak pula situasi yang memaksa seseorang untuk melakukan kegiatan berpikir yang memang di “rencanakan” ditinjau dari sudut “apa” (what), “bagaimana” (how), dan “mengapa” (why). Hal ini dilakukan jika berhadapan dengan situasi / masalah yang sulit atau baru.

 

Bagaimana cara untuk berpikir kritis?

  1. Memiliki dasar pengetahuan.

Komponen pertama dari berpikir kritis adalah memiliki dasar pengetahuan. Dasar pengetahuan ini beragam sesuai dengan bidang yang paling kamu kuasai. Bisa berasal dari pengetahuan yang kamu pelajari dari pendidikan atau sekolah, dasar pengetahuan mencakup informasi dari teori pengetahuan alam, maupun bidang yang lain seperti geograf, maupun sejarah.

2. Pengalaman.

Komponen kedua dari berpikir kritis adalah memiliki pengalam dalam situasi/masalah yang sedang dihadapi. Jika kamu sudah punya pengalam dalam hal tersebut, maka kamu akan berusaha menarik garis berpikir melalui alat indra dan stimulus yang berasal dari sumber belajar. Sumber belajar bisa berasal dari

  • Interaksi Manusia : interaksi verbal atau nonverbal
  • Realita : rangsangan yang nyata dari benda nyata, binatang nyata, peristiwa nyata
  • Pictorial representasion : berasal dari rangsangan gambar yang mewakili objek atau peristiwa
  • Written symbols : lambang yang tertulis dan disajikan dari berbagai macam media
  • Recorded sound : berasal dari rekaman suatu peristiwa yang membantu mengingat realitas
  • Kompetensi : pengetahuan, ketrampilan.

3. Sikap untuk berpikir kritis.

Sikap disini adalah sikap yang harus ditunjukan oleh pemikir kritis. ndividu harus menunjukkan keterampilan kognitif untuk berpikir secara kritis, tetapi juga penting untuk memastikan bahwa keterampilan ini digunakan secara adil dan bertanggung jawab. Berikut contoh sikap yang harus ditunjukan

  • Tanggung gugat : atau nama lain untuk “mudah menjawab” apapun pertanyaan dari keputusan yang dibuat oleh pemikir kritis.
  • Berpikir mandiri : menjadi dewasa dan selalu mempertimbangkan ide dan konsep dalam membuat penilaiaan sendiri.
  • Mengambil risiko : berani mengambil resiko dan mengenali jika keyakinan selam ini adalah salah berdasar pada fakta dan didukung bukti yang kuat.
  • Kerendahan hati : menyadari keterbatasan diri, dan selalu mmencoba untuk mendapatkan pengetahuan yang baru.
  • Integritas : selalu mempertanyakan dan menguji pengetahuan dan keyakinan pribadinya.
  • Ketekunan : terus bertekad untuk menemukan solusi yang efektif.
  • Kreativitas

4. Standart untuk berpikir kritis.

Seseorang yang berpikir kritis selalu punya standart yang tinggi terhadap sebuah informasi. Yang berhubungan pada penilaiaan dan tanggunga jawab secara profesional.

 

 

Gimana dapat Income dari Bisnis?

Mengapa anda berada dalam bisnis?

Jawabannya adalah untuk membantu orang lain untuk meningkatkan hidup dan kerja menjadi lebih baik.

Lantas, Bagaimana kita mendapatkan income?

Dengan membantu orang lain untuk meningkatkan hidup dan pekerjaannya menjadi lebih baik, sehingga hasilnya kita dibayar.

Kita menciptakan value.

Banyak value, sehingga orang lain membayar (jika perlu lebih kecil) dari value yang kita berikan.

Saya dipercaya lebih dari 400 perusahaan besar di Indonesia karena selama 15 tahun ini saya berpikir bagaimana saya bisa membantu perusahaan anda meningkatkan income 10 kali lipat. Jadi saya dibayar, bahkan repeat order hingga 95%, karena saya memberikan value yang lebih besar dari yang dibayarkan oleh perusahaan.

Selama masa crisis, masa sulit, jangan berpikir bagaimana dapat uang. Yes, cashflow penting, tapi pikirkan bagaimana anda mencipatkan value untuk orang lain. Jadilah solusi, Sehingga anda layak dibayar mahal, karena anda memberikan value untuk membuat orang lain hidupnya lebih baik, pekerjaannya lebih baik.

 

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana saya menciptakan value untuk customer saya?

Bagaimana saya share informasi dan ide yang akan menghasilkan lebih besar dari yang dibayarkan?

Apa yang bisa saya lakukan secara berbeda dari yang pernah saya lakukan sebelumnya?

 

The law indirect

Jika kita melakukan membantu orang banyak Kita mendapat reward. Semakin kita memberi tanpa mikir imbal hasil, semakin hasilnya di luar yang kita pikirkan (nonexpected).

Dimanapun anda menabur, anda akan menuai. Jangan berpikir mengejar uang atau profit. Tapi tabur value, berikan So much more contribution.

Anda tidak bisa mengontrol hasil, tapi anda bisa mengontrol berapa banyak yang yang tabur. Dan entah bagaimanapun caranya, semakin anda menabur, anda akan menuai lebih banyak.

Christian Adrianto Motivator & Trainer

CRISIS MANAGEMENT IDEA TO DEALING WITH CRISIS

Brian Tracy, bisnis coach terkenal di dunia mengatakan : Setiap leader dan bisnis owner pasti akan ketemu yang namanya krisis setiap 2-3 bulan sekali.

Jadi kalau seorang leader tidak punya kemampuan untuk menghadapi krisis, bisnis pasti hancur.

Peter Drucker mengatakan, “Krisis adalah momen dalam kehidupan  yang datangnya tiba tiba dan tidak akan bisa dihindari. Krisis adalah ujian, yang memperjelas character, menajamkan siapa diri kita yang sebenarnya. Setiap leader yang sukses mengatasi krisis, ia sukses dalam kehidupan.”

Pandemi COVID-19 ini juga adalah krisis yang tidak bisa kita hindari. COVID-19 adalah kesempatan kita untuk menunjukkan kepada dunia bagaimana character kita sebagai Good leader. COVID-19 adalah peluang untuk menjadi lebih baik dalam penjualan, leadership, memperbaiki system kerja dan peluang untuk lebih kreatif dalam mencari solusi.

Tidak seorangpun di dunia yang mengharapkan COVID-19, namun kita tidak bisa menghindari. Sebagai pemimpin kita punya 2 pilihan :

  1. React
  2. Respond

Apa perbedaan react dengan respond?

Jika seseorang sakit flu, kemudia dokter memberikan obat. Setelah beberapa hari, penyakitnya bukannya sembuh dan malah kulit gatal gatal, bentol dan demam tinggi. Kita mengatakan tubuh kita bereaksi terhadap obat tersebut.

Tapi jika setelah minum obat, perlahan tubuh semakin membaik dan sembuh, kita mengatakan tubuhnya merespon obat tersebut dengan positif.

Biasanya manusia bereaksi sebagai bentuk refleks pertahanan diri dan cenderung spontan, tidak dipikir dulu. Misalnya anda dipukul, anda langsung pukul balik. Nah, itu reaksi. Karena cenderung tidak mikir, biasanya efeknya kurang baik. Jika anda merespon, maka ketika anda dipukul orang lain anda akan mikir dulu, siapa yang mukul? Kenapa dia mukul? Apa yang mesti dilakukan kalau orang mukul? Nah, setelah anda mikir baru bertindak, itu Namanya respon.

Sebuah buku berjudul The March of Civilization, ditulis oleh sejarawan hebat Jesse Erwin Wrench. Karena buku ini Wrench dianugerahi Nobel Prize

Wrench mempelajari 26 sejarah peradaban besar, dan setiap peradaban selalu mengalami sebuah siklus. Setiap peradaban selalu dimulai dari peradaban kecil, dengan suku yang terdiri dari beberapa orang dalam grup kecil, kemudia mereka menghadapi krisis. Seperti diserang oleh bangsa lain, dijajah,  krisis karena cuaca, bencana alam dll. Setiap kali krisis, mereka harus merespon krisis tersebut dengan baik atau mereka harus punah.

Jika sebuah peradaban bisa merespon dengan efektif, mereka akan bertumbuh menjadi peradaban yang lebih besar. Dan kenapa buku ini dapat hadiah nobel? Karena Wrench mengatakan bahwa manusia punya kemampuan untuk merespon dengan efektif berbagai krisis. Dan hari ini kita sedang ditantang agar mampu merespon dengan efektif.

Jangan berharap situasinya akan jadi lebih baik, tapi tingkatkan kemampuan merespon (tingkatkan skill) agar jadi lebih baik.

How To Respond

  1. Fleksible

Kualitas terbaik dari seorang leader adalah kemampuan untuk fleksibel dan cepat beradaptasi.

Kualitas terbaik seorang manager adalah ketika perubahan terjadi dengan sangat cepat ia fleksibel dan mampu berubah dengan cepat. Ia berani mencoba hal berbeda, hal baru yang belum pernah dilakukan.

80% orang biasanya terlena akan zona nyaman, sehingga ketika krisis terjadi mereka hanya duduk diam saja dan mengeluh.

2. Pahami persoalan dengan baik

Cek data dan fakta yang terjadi dilapangan, lakukan riset, turun ke lapangan, sehingga anda dapat mengambil keputusan dengan tepat. Ada banyak cerita di TV tentang pandemic yang terjadi saat ini. Saya mengikuti berita, banyak ekspert diundang dan bicara dalam talkshow, dan saya menemukan bahwa tidak semua yang ada di TV dan di media itu benar. Terkadang berita juga bias karena politik atau hal lainnya.

Fakta harus dicek dan dites kebenarannya.

3. Ada banyak hal yang diluar control kita.

Tapi sebagai leader kita harus fokus pada hal yang ada dalam control kita. Kita tidak bisa mengontrol kapan pandemic selesai, kita tidak bisa mengontrol competitor kita jadi makin agresif, kita juga tidak bisa mengontrol kebijakan pemerintah, bahkan kita tidak bisa mengontrol kata-kata pasangan kita(istri/suami). Tapi kita bisa mengontrol 100% apa yang ada dalam pikiran kita, mindset kita, keputusan kita, tindakan kita.

Jika saat ini omzet sedang turun, anda tahu bahwa omzet turun karena sales turun, maka untuk tingkatkan omzet, sales juga harus ditingkatkan. Yang kita bisa lakukan adalah menemukan cara baru, cara yang berbeda di masa COVID ini. Anda tidak bisa mengubah kenyataan bahwa Pandemi terjadi, tapi yang bisa anda lakukan adalah merespon krisis ini dengan efektif, fokus pada apa yang bisa anda lakukan.

 

Bagaimana respon leader?

Crisis ini juga akan berlalu. Seperti badai di laut. Saat badai terjadi, sangat menakutkan, rasanya kapal terancam terbalik. Tapi badai pasti akan berlalu, lautan akan kembali tenang.

Pertanyaannya:

Faktor Apa yang paling penting dalam hidup yang mencerminkan kesuksesan anda?

Pekerjaan apa yang paling penting, yang paling dibayar mahal sebagai leader atau manager?

Jawabannya adalah pikiran.

Berpikir adalah pekerjaan paling penting yang anda lakukan.

Seperti di pesawat ada system navigasi computer yang akan selalu mengarahkan arah terbang sesuai tujuan.

Sebagai individual anda juga punya computer yang mengarahkan hidup anda.

Jadi apa yang dilakukan Top leader dalam masa ini adalah mereka berpikir lebih baik dibanding orang kebanyakan, dan mereka ambil waktu untuk berpikir.

Bermimpi Besar

Kita hidup di masa masa krisis ketenagakerjaan. Populasi terus bertumbuh dalam level yang berbahaya menyebabkan kurangnya tenaga kerja. Apa yang bisa manusia lakukan saat ini? mungkin kamu bisa berdoa untuk dilahirkan di keluarga yang kaya raya jadi tidak perlu bekerja seumur hidup.

Atau buatlah impian yang besar. Kamu tidak bisa berharap terpisah dari kerumunan orang -kerumunan orang yang hanya berupaya menerima nasip, jika kamu memiliki pikiran yang sama dengan orang-orang itu. Kamu harus berani menjadi unik, menjadi berbeda. Harus lebih dahsyat. kamu tidak bisa hanya berpikir tentang apa yang mungkin kamu bisa lakukan dalam beberapa tahun kedepan. Tapi harus lebih melampaui dari itu. Kamu jadi apa saat tua nanti.

Jika kamu bermimpi besar. Pikiranmu dan rencanamu tidak hanya mencakup dirimu. Tetapi lingkungan sekitar dirimu. Buat mimpi yang tidak hanya membahagiakan dirimu tapi juga orang orang di sekitarmu, bahkan di lingkunganmu tinggal. Kamu dapat mencapai mimpi yang seperti jika kamu bekerja untuk dirimu sendiri, bukan kepada orang lain. Bekerja dengan orang lain bukan berarti kamu tidak punya mimpi yang besar, kamu hanya bukan seorang pemimpin. Ketika kamu bermimpi besar, kamu selalu membuat rencana untuk diri sendiri. Kamu tinggal mengidentifikasi apa yang kamu inginkan dan membayangkan jalan apa yang akan diambil. Tetapi jika kamu hanya mengikuti, anda percaya pada cita-cita orang lain yang akan membawamu ke jalan yang kamu inginkan padahal hal itu tidak selalu terjadi.

Jika kamu tidak punya impian dan tujuan yang besar, pada akhirnya kamu akan bekerja untuk orang yang memiliki tujuan besar.

Ingat hidupmu adalah milikmu sendiri. Jalani hidupmu dengan apa yang anda yakini. Mengapa tidak menjadi sesuatu dari kemampuan diri sendiri? Menjadi pengikut tidak akan pernah mencapai apa yang mereka pikirkan. Mereka akan lebih memilih opsi yang “aman” perisai aman untuk sembunyi di belakang. Menjadi pengikut tidak pernah menjadi besar.

Bermimpi besar membutuhkan keberanian, tekad dan kesabaran yang luarbiasa besarnya. Mimpi besar tidak akan terjadi dalam waktu satu atau dua hari tapi jadi suatu program jangka panjang yang harus kamu lakukan secara konsisten. Dalam bermimpi besar pastikan apapun rencana pasti yang akan mengubah hidupmu. Hal kecil inilah yang akan membedakan dirimu dengan orang di luar sana yang mencoba menjalani kehidupan mereka. Dan pada akhirnya kamulah orang yang memimpin balapan sementara sisanya hanya mengikuti.

Inilah Yang Harus Para Manager Lakukan saat Karyawannya WFH

Covid-19 atau Corona memberi dampak negatif ke berbagai bidang termasuk dalam bisnis. Demi menghindari penyebaran pandemi Corona, pemerintah memberlakukan perusahaan bisnis untuk melakukan physical distancing pada karyawannya. Kebijakan ini disebut Work From Home (WFH). Situasi sekarang memang sedang tidak kondusif, namun perusahaan menginginkan kinerja atau produktifitas yang tinggi terhadap karyawannya, termasuk karyawan yang sedang melakukan WFH.

Oleh karena itu, sebagai pemimpin harus dapat memberikan performa terbaiknya ditengah kondisi Work From Home (WFH), supaya kinerja teamnya tidak menurun bahkan berada di bawah standart perusahaan.

Berikut beberapa tantangan yang harus dihadapi karyawan yang sedang WFH:

1. Gangguan.

Banyaknya gangguan yang dihadapi karyawan jika mereka WFH. Seperti keberadaan anak atau hewan peliharaan, pekerjaan rumah tangga, dan biasanya karyawan beristirahat jika berada di rumah. Oleh karena itu sebagai manager ada baiknya mengetahui dan antisipasi gangguan apa yang dialami oleh karyawan/team nya di rumah.

2. Kurang Pengawasan.

WFH membuat pengawasan tatap muka menjadi berkurang, manager tidak bisa mengawasi karyawannya setiap waktu. Kekawatiran manager adalah jika karyawannya malas dalam bekerja. dan membuat etos kerjanya tidak maksimal.

3. Keterlambatan Informasi.

Bekerja dari jarak yang jauh mengakibatkan karyawan kurang update dalam sebuah informasi. adanya jarak saat bekerja dan kurangnya akses informasi bisa terjadi pada karyawan yang bekerja di rumah.

4. Kurangnya Interaksi Sosial.

Bagi karyawan yang senang dengan interaksi profesional di kantor, bekerja di rumah akan sangat membosankan. Oleh karena itu bagi karyawan yang teralu lama bekerja di rumah bisa merasa bukan bagian dari perusahaan mereka.

office-work-1149087_1920

Setelah mengetahui hambatan dari karyawan yang WFH. Manager memiliki peran penting untuk mengelola karyawan dengan tepat demi menjaga dan meningkatkan kinerja mereka walau bekerja di rumah.

Berikut beberapa tips yang harus diketahui oleh manager jika karyawannya WFH:

1. Sering Melakukan Koordinasi dan Monitoring Dengan Karyawan

Agar produktifitas maksimal dan karyawan yang bekerja di rumah tidak menurun kualitas kerjanya. sebagai seorang manager harus melakukan koordinasi dan monitoring dengan karyawan, untuk mempermudah manager bisa dengan membuat aturan kerja yang harus dipatuhi oleh karyawannya. Apa saja aturan yang harus dibuat pertama kali sebelum karyawan memulai WFH?

  • Jam Kerja Online

Sebagai seorang manager tidak ada salahnya kamu membuat jam kerja khusus, misalnya bekerja dari jam 09:00 sampai dengan 17:00. Dari jam tersebut karyawan akan dipantau secara online supaya fokus dan menyelesaikan tugas yang mereka miliki.

  • Daily Check-in anggota

Fungsinya sama seperti Absensi online. Gunakan bantuan aplikasi online atau virtual meeting untuk cek satu persatu atau anggota team dengan tujuan untuk membuat agenda kerja atau feedback karyawan selama proses WFH berlangsung.

  • Komunikasi Online

Tugas manager dalam masa WFH adalah memastikan karyawannya tetap saling terhubung. Pastikan karyawan yang melakukan WFH tetap saling berkomunikasi dan batasi potensi karyawan untuk mangkir dari pekerjaan. Supaya komunikasi lebiih efektif buat aturan pada karyawan untuk terlibat dengan menggunakan tools seperti zoom untuk konfrensi fideo, slack atau google tasks untuk bertukar pesan.

2. Delegasi Tugas dan Kewajiban Jelas.

Manager memiliki tugas untuk memastikan setiap karyawan tahu dan mengerti tentang tugas dan kewajiban mereka. Bantu karyawan, apa saja yang harus mereka kerjakan selama WFH dan harapan manager terhadap pekerjaan mereka. Dengan begitu karyawan tahu dengan jelas target mereka saat WFH.

3. Deadline Target yang Jelas.

Selain tugas yang harus karyawan lakukan, manager juga harus membuat karyawan mengerti target yang harus mereka capai selama bekerja di rumah. Dan juga tentukan batas waktu pengerjaan tugas tersebut. Buat karyawan paham bekerja di rumah memiliki kewajiban yang sama seperti saat mereka bekerja di kantor.

home-office-4980353_1920Nah, itulah beberapa panduan apa yang harus manager lakukan selama Work From Home.

Meski mengelola karyawan selama work from home terasa lebih sulit dan menantang, namun dengan membuat aturan yang tepat dan memberi kepercayaan pada karyawan niscaya semua tetap bisa berjalan lancar. Semangat!

Cara Leader Monitoring Team Sales

Monitoring

Banyak leader tidak tahu proses dari salesnya

Misalnya untuk target 100 juta. Cari tahu berapa kunjungan dan berapa prosentase closingnya.

Katakan dalam 1 bulan 10 kunjungan. Maka closing 2, 100 juta

Bos bilang, target 200 juta.  Hah???

Tahun kemarin capai 100 juta sudah ngos-ngosan. Gimana 200 juta?

Jika hanya tahu hasil, tidak tahu proses, maka akan bingung.

Dengan memilah-milah anda akan tahu mana yang harus difokuskan.

Misal ada 2 agen

Setelah 1 bulan. Cindi lapor closing 8 nilai 80 juta . Rani juga closing 8 nilai 80 juta sama. Dengan 2 sales hasil sama, mana yang anda sayang?

Bagaimana jika Cindi prosentase sukses closingnya 10%, Rani 50%. Sehingga untuk dapat order kunjungi 80 orng, Rani kunjungi 16 orang. Mana yang anda sayangi?

Dengan mengukur hasil, anda tidak bisa apa-apa.

Cindi, saya mau kamu naik jadi closing 10. Ia berkata bu, saya sudah kunjungi 80 orang lo bu, sampai jalan pagi pulang malam, suami saya marah-marah, anak saya sudah panggil saya tante. Saya jalan sepatu saya sampai gepeng. Saya sudah mati-matian. Dan saya dengar ibu dulu juga sebagai sales juga ibu rata-rata Cuma 30. Jadi 80 sudah luar biasa kan bu.

Dalam hati, Iya sih. Saya dulu juga ngga serajin ini. Tapi gimana caranya deh, kamu closing 10 ya.

Cindi mungkin jawab. Iya deh. Dalam hati. Pret deh, kurang manusiawi. Ngomong sih gampang, udah jalan sampai gepeng. Ngga diladeni.

Rani, saya minta 10 ya. Rani jawab Bu, bukan saya ngga mau. Saya sudah hebat banget lho bu. Coba siapa di perusahaan kita yang tawarin 2 beli 1. Rata rata tawarin 4 baru beli. Ibu kalo ada cara yang lebih baik saya mau belajar caranya.

Sebagai leader anda berkata, yah, pokonya lebih rajin deh. Ngga mau tau caranya pokoknya jual 10. Banyak doa deh.

Ia akan berkata, doa sih doa. Lo aja ngga bisa ajar caranya.

Leader yang berkata ngga mau tau caranya harus naik. Maka ia sedang mengaku bahwa ia tidak tahu caranya. Maka daripada ngaku ngga tahu, ia akan teriak saya ngga mau tahu. Jika ia tahu, maka ia akan kasi tahu caranya.

Cindi yang ditingkatkan adalah fokus pada prosentase sukses. Berapa yang bisa ditingkatkan. Jadi 50%. Kenapa 50%, karena ada yang sudah bisa prosentase suksesnya 50% jadi itu tidak muluk-muluk kan, bukan yang tidak masuk akal?

Jadi Whatnya 50%. How? Daripada cari How, maka cari Who. Maka jika Rani bisa ajari Cindi caranya, maka paling tidak Cindi bisa naik prosentase suksesnya 30%. Dengan satu fokus, maka naik target jadi masuk akal.

Rani, maka yang ditingkatkan kunjungan. Berapa? 80.  Paling tidak 50, maka hasil bisa meningkat 3 kali lipat kan?

 

Nah bagaimana di dunia nyata?

Untuk mendapat hasil terbaik.

Maka, fokus yang ditingkatkan apa?

Mialkan dalam 3 bulan 100 kunjungan pencapaian saya 10%.

Tanya kepada leader, berapa rata-rata penjualan diperusahaan?

Misalnya 30 %.

Tanya lagi, diwilayah kita siapa sales yang capai 30 %.

Lakukan pendekatan, belajar dengan yang capai 30 %.

Modal, ajak makan, minum kopi. Tapi anda dapat ilmu, selamanya milik anda.

Praktekkan.

Anda jalan 3 bulan, capai 30% dalam 6 bulan.

 

Berikutnya tanya leader, rata-rata nilai penjualan berapa?

Misalnya 20 juta.

Tanya lagi, diwilayah kita siapa sales yang pencapaiannya 20 juta.

Kafelagi, makan lagi.

Jalankan 3 bulan maka 20 juta x 30 % = 600 juta.

Hebat kamu, naik 600 juta. Tapi belum. Ini kan baru rata-rata. Jadi yang terbaik dong.

Tanya lagi siapa di wilayah kita atau di Indonesia yang presentase sukses terbaik?

Ternyata hanya ada 3 orang, prosentase suksesnya 70%

Jalanin.

3 bulan 20 juta x 50% = 1M

Tanya lagi, siapa yang closing nilainya paling gila-gilaan?

Ada 4 orang 40 juta

Belajar lagi.

Jalanin

3 bulan katakan 30 juta x 50% = 2M

Selalu upgrade cara. Karena jika pakai cara yang sama, lalu heran sudah 10 tahun ngga maju-maju jangan heran.

 

Resep sukses:

Jadi cari tahu Who yang bisa ajar caranya

Tidak puas dengan pencapaian

Selalu cari cara yang lebih baik

Karyawan perlu dilatih, leader juga perlu pelatihan. Terkadang leader diangkat dari posisi sales, karena kinerjanya bagus, waktu ada posisi kosong maka ia diangkat jabatannya. Namun seseorang yang memiliki kinerja bagus belum tentu bisa menjadi pemimpin yang bagus. Maka dibutuhkan pelatihan untuk menjadi sales leader, sehingga leader anda dapat emimpin team sales dengan lebih efektif dan efisien.

Jika anda tertarik mengadakan pelatihan untuk sales leader anda dengan trainer sales leader terbaik di Indonesia, Mr. Christian Adrianto. Hubungi : FRANSISCA DI +6282110502502 atau EMAIL fransisca@moivasiindonesia.com

Salam Semangat!!!

Leadership Training Indonesia

Kontak Wa mengundang leadership trainer

Telpon leadership trainer

20170326_110330

John Powel mengatakan bahwa rata-rata manusia hanya menggunakan 10% kemampuan dan otaknya. Potensi yang dimiliki setiap individu masih sangat besar. Begitu juga dengan potensi individu dalam team anda.

Dan untuk melepaskan potensi tersebut, dibutuhkan kemampuan leadership yang kompeten. Ken Blanchard dalam bukunya berjudul Leading at Higher Level menyatakan “Untuk memimpin di level yang lebih tinggi dibutuhkan pemberdayaan yaitu proses melepaskan kekuatan (pengetahuan, pengalaman, fokus, motivasi) yang ada dalam diri seseorang untuk mencapai hasil maksimal.”

Namun ternyata tidak semua orang terlahir dengan bakat kepemimpinan. Tapi kabar gembiranya kepemimpinan dapat dilatih. Itulah sebabnya pelatihan kepemimpinan menjadi sangat penting dalam perusahaan maupun organisasi.

Contact Leadership Trainer NOW- Fransisca 082 110 502 502

Berikut adalah Leadership Training Indonesia yang terbaik

1. Kubik

motiLeadership Training Indonesia - Kubik - Jamil Azzaini

motiLeadership Training Indonesia – Kubik – Jamil Azzaini

Kubik Training fokus pada pelatihan Leadeship. Kubik telah berdiri sejak tahun 1999. Telah dipercaya di berbagai perusahaan besar di Indonesia. Pembicara utama Bp. Jamil Azzaini, seorang trainer leadership luar biasa. Sosok berusia 50 tahun ini memiliki pembawaan training yang bijak. Materi andalan beliau adalah Suksesmulia Inspirational Seminar, materinya disaripatikan dari pengalaman pengalaman beliau selama bertahun tahun, dengan landasan ayat-ayat suci Alquran yang sangat mengena dalam pelatihan leadershipnya. Salah satu materinya memberikan pencerahan dan mengingatkan pesertanya akan kehebatan dirinya serta kemampuan nya dalam melakukan yang terbaik untuk perusahaan, orang terkasih dan juga diri nya.4

 

2. Motivasi Indonesia

Leadership Training Indonesia - Christian Adrianto - Motivasi indonesia

Leadership Training Indonesia – Christian Adrianto – Motivasi indonesia

Motivasi Indonesia merupakan lembaga pelatihan leadership Indonesia. Motivasi indonesia telah dipercaya lebih dari 400 perusahaan besar di Indonesia. Pembicara utama Bp. Christian Adrianto. Beliau adalah trainer leadership dan motivator yang termasuk dalam 10 besar motivator terbaik di indonesia. Christian Adrianto telah berpengalaman memberikan training & motivasi ribuan kelas selama lebih dari 15 tahun. Materi andalan beliau adalah Super Great Leadership. Materi training kepemimpinan yang difokuskan untuk kepemimpinan generasi millenials. Salah satunya membahas mengenai Leadership transformasi, bagaimana memimpin dalam era disruption, yang terus berubah. Bagaimana membangun budaya team dan menanamkan midset untuk never ending improvement & achievement.

 

 

Untuk mengundang Trainer Leadership Indonesia ke perusahaan hubungi :

Kontak Wa mengundang leadership trainer

Telpon leadership trainer

Contact Leadership Trainer NOW- Fransisca 082 110 502 502

 

Video Profil Leadership Trainer Indonesia – Christian Adrianto


Kontak Wa mengundang leadership trainer

Telpon leadership trainer

Trainer Leadership Terbaik Indonesia

Kontak Wa mengundang leadership trainer

Telpon leadership trainer

Siapa sajakah Trainer Leadership terbaik di Indonesia?

Contact Leadership Trainer NOW- Fransisca 082 110 502 502

trainer leadership terbaik indonesia

1. Jamil Azzaini

Lembaga training : Kubik.

Digelari Inspirator Sukses Mulia yang memegang teguh 4-ta, yaitu tahta, kata, cinta dan harta untuk memuliakan banyak orang. Beliau menulis buku berjudul Kubik Leadership terbitan Gramedia, yang sudah naik cetak belasan kali. Lulusan IPB Bogor ini salah satu coach leadership terbaik di Indonesia. Beliau kerap diundang di berbagai perusahaan di Indonesia. Beliau juga diundang di berbagai negara seperti Hongkong, Mesir, Jepang, Arab Saudi, Brunei Darusalam, Philiphina, Macau, Australia dan Amerika. Sosok berusia 50 tahun-an ini (9 Agustus 1968) ini kerap dipanggil kakek oleh murid-muridnya karena beliau adalah kakek guru leadership yang bijak.

Kontak Wa mengundang leadership trainer

Telpon leadership trainer

2.  Christian Adrianto

Pembicara dan Trainer Kepemimpinan - Leadership Terbaik Indonesia . Christian Adrianto - Jamil Azzaini

Pembicara dan Trainer Kepemimpinan – Leadership Terbaik Indonesia . Christian Adrianto – Jamil Azzaini

Lembaga Training : Motivasi Indonesia

Sering disebut-sebut sebagai Raja Inhouse Training, karena trainingnya yang laris di berbagai perusahaan, instansi maupun organisasi di Indonesia. Dikenal karena materi-materi leadership-nya Relevan dan mudah dipraktekkan serta sesuai untuk karakter generasi Millenials. Dengan pembawaan training yang dinamis, interaktif dan full power. Spesialisasi beliau di bidang Leadership. Pria asal Jakarta ini juga telah diundang ke berbagai kota di Indonesia dan telah diundang lebih dari 20 kali di berbagai negara seperi Malaysia, China, Vietnam dan Australia. Beliau juga merupakan salah satu keynote speaker dalam Digital Technology Confrence yang diadakan di Xiamen, China dengan topik Leadership Transformation. Beliau Telah Memberikan In House Training di lebih dari 400 perusahaan di seluruh Indonesia. Gaya Memberikan Seminar yang Powerful, Deep Impact dan Humoris, beliau dijuluki “The Next James Gwee & Tung Desem Waringin” . Karena Gaya memberikan seminar yang merupakan perpaduan 2 Pembicara Top, James Gwee dan Tung Desem Waringin.
Kontak Wa mengundang leadership trainer

Telpon leadership trainer

Contact Leadership Trainer NOW- Fransisca 082 110 502 502

Video Profil Trainer Leadership Terbaik Indonesia – Christian Adrianto 2019

Kontak Wa mengundang leadership trainer

Telpon leadership trainer

 

Peter Drucker mengatakan “Hanya ada 3 hal yang secara natural dapat terjadi dalam sebuah organisasi, yaitu friksi, salah paham dan underperformance. Yang lainnya, semua butuh Leadership.” Alasan inilah yang membuat pentingnya kepemimpinan dalam sebuah organisasi, perusahaan ataupun institusi. Yang sering terjadi dalam perusahaan, biasanya seorang leader diangkat dari posisi bawah. Misalnya seorang sales karena prestasinya luar biasa, maka ia dipromosi menjadi sales manager. Dan yang sering terjadi adalah ia menjadi seorang leader tapi action, kata-kata dan mindset masih seorang sales. Kualifikasi seorang karyawan yang baik sangat berbeda dengan kualifikasi leader yang baik. Seorang leader harus mampu mencapai hasil melalui teamnya. Tentunya pelatihan Leadership akan sangat membantu untuk meningkatkan performa leader dalam perusahaan.

Cara Effektif Mengatasi Konflik Antar Atasan dan Bawahan

Christian Adrianto motivator, motivator terkenal, motivator indonesiaManusia di ciptakan berbeda baik sifat dan pemikirannya, oleh karenanya konflik pasti akan terjadi. Bisa jadi konflik terjadi antara atasan dan bawahan. Jika dibiarkan berlarut bisa jadi konflik di tempat kerja bisa berakibat buruk. Seperti penurunan kinerja karyawan, memecah fokus kerja, membuat kerja menjadi tidak nyaman.

Agar masalah tidak menjadi berlarut berikut ada beberapa cara untuk mengatasi konflik antar atasan dan bawahan di tempat kerja.

1. Biarkan emosi mereda

Konflik akan masih ada dan tidak dapat di selesaikan jika kedua atau salah satu pihak masih emosi, sehingga mengedepankan emosi daripada nalar. Bisa memakan waktu yang lama tergantung pribadi masing masing. Yang pasti jangan mencoba berbicara jika masih beremosi tinggi.

2. Bicaralah secara personal

Setelah kondisi mereda lakukan pembicaraan dengan atasan secara emoat mata, lakukan pembicaraan dengan nada yang baik jika di ucapkan dengan baik dan sopan pasti atasan akan mendengarnya, lakukan komunikasi yang baik siapa tahu akar masalah terjadi karena kesalahpahaman saja

3. Cari akar masalahnya

Identifikasi akar masalahnya, coba telaah apa yang menyebabkan konflik tersebut apakah masalah pekerjaan atau masalah pribadi. Yang pasti saat melakukan identifikasi jangan libatkan emosi, bila perlu tanyakan pada pihak ketiga dan tanyakan pendapatnya.

4. Beri kesempatan semua orang untuk mengutarakan pendapatnya

Semua pihak harus mau mendengarkan pendapat, kritik maupun saran orang lain. Hindari pandangan salah benar dalam proses berbagi pendapat ini karena hanya akan mengakibatkan konflik berikutnya.

5. Fokus pada masalah bukan pada pribadi

Jangan sampai keluar dari masalah jika saat melakukan argumentasi, fokus pada masalah yang sedang diselesaikan. Karena sering kali orang malah menyerang pribadi daripada menyelesaikan inti masalahnya.

6. Negosiasi ulang untuk mencari solusi bersama

Sua orang baik atasan dan bawahan harus menampung semua anspirasi dan pendapat yang ada, setelah itu sama sama berpikir untuk mencari solusi bersama

7. Minta bantuan pihak ketiga

Jika masing masing masih kukuh dengan pendapatnya ada baiknya melibatkan pihak ketiga yang netral dan dapat dipercaya untuk membantu dan memberi solusi yang netral

8. Buat aturan

Setelah ada solusi buat aturan supaya kejadian yang sama bisa dihindari

Bagaimana Cara Memilih Trainer Leadership yang Bagus?

Pelatihan kepemimpinan atau traning leadership adalah sebuah kebutuhan dalam perusahaan atau institusi. Karena dengan kepemimpinan yang efektif maka kemajuan perusahaan akan semakin nyata. Namun seringkali team penyelenggara training di perusahaan merasa kesulitan memilih trainer atau pembicara yang handal. Jadi bagaimana cara memilih trainer yang bagus? Faktor apa saja yang menjadi pertimbangan?

 

1. Budged

Biasanya budged adalah satu faktor penentu yang krusial. Tentunya sesuaikan trainer atau pembicara yang sesuai dengan budged perusahaan. Namun jangan juga buru-buru memilih pembicara atau trainer dengan rate yang paling murah. Biasanya pembicara atau trainer yang mematok rate terlalu murah belum memiliki pengalaman atau masih baru dalam bidang training. Jika anda hanya mempertimbangkan budged, bisa jadi anda salah pilih trainer. Bagaimanapun anda sudah mengeluarkan uang, baik itu untuk membayar fee trainer, kadang harus sewa ruangan di hotel, belum effort untuk mengumpulkan karyawan. Jangan sampai semua itu menjadi sia-sia, training tidak membawa perubahan dan hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Jatuhnya malah tidak efisien dan pemborosan.

 

2. Pengalaman

Sebisa mungkin pilihlah trainer atau pembicara yang berpengalaman. Pengalaman baik pengalaman dalam membawakan training, maupun pengalaman yang relevan dengan ilmu yang akan dibawakan. Lihat pengalamannya dalam membawakan materi, sudah berapa banyak training yang dibawakan, sudah berapa lama ia menjadi trainer, dan sudah berapa banyak perusahaan yang telah ditraining. Cari tahu juga bagaimana respon dari peserta-peserta trainingnya. Apakah trainingnya memberikan dampak positif, apakah ada testimonial dari peserta atau perusahaan?

 

3. Pilih trainer yang interaktif

Jangan sampai trainer hanya bicara didepan, tanpa ada interaksi dengan peserta. Bisa-bisa peserta merasa bosan, lama-lama tidur. Bagaimana mau ada perubahan, jika ilmunya saja tidak didengarkan. Lebih baik lagi jika anda memilih trainer yang mengajar dengan melibatkan peserta untuk praktek langsung. Tentunya belajar dengan mendengarkan saja dibanding praktek akan lebih efektif jika peserta dapat merasakan pengalaman nyata. Apalagi jika pembicara cukup humoris,  pandai memancing ide dan pendapat dari peserta.

 

4. Pilih Trainer yang mampu membawakan materi sesuai dengan kebutuhan anda

Kelebihan inhouse training adalah anda dapat merequest materi spesifik dengan kebutuhan perusahaan anda, menyesuaikan masalah , tantangan yang dihadapi dan karakter dari peserta maupun perusahaan. Ada beberapa trainer yang memang hanya dapat membawakan materi dengan topik tertentu saja. Tentunya materi akan lebih efektif dan membawa perubahan positif jika materinya mengena sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

 

5. Pilih trainer dengan materi yang aplicable (mudah dipraktekkan)

Pada akhirnya training hanya sekedar training jika materinya hanya teori saja. Tahu saja tidak cukup, tidak akan membuat kepemimpinan menjadi lebih efektif. Namun dengan materi yang aplicable, relevan dengan perubahan jaman dan mudah untuk dipraktekkan. Apalagi era disruption dimana perubahan terjadi dengan sangat cepat. Pilih trainer yang up to date. Dan akhir kata trainer yang bagus tentunya akan membawa dampak positif dari perusahaan, kepemimpinan lebih efektif, target perusahaan tercapai dan omzet meningkat.

 

Prinsip ini sebetulnya hampir sama dengan cara untuk memilih pembicara untuk semua jenis training, seperti trainer selling skill, trainer kepemimpinan, trainer public speaking, trainer problem, trainer communication skill, trainer time management, solving & decision making dll.

Jika anda membutuhkan trainer Leadership terbaik di Indonesia, Bp. Christian Adrianto. Beliau adalah trainer leadership yang telah berpengalam selama lebih dari 15 tahun. Pengalaman beliau yang pernah menjadi karyawan, manager, maupun memimpin berbagai perusahaan beliau sendiri, pengalaman ini membuat training beliau begitu relevan dengan tantangan leader sehari-hari. Beliau juga telah diundang di 8 stasiun TV nasional, dan puluhan talkshow radio di indonesia.

Untuk mengundang beliau hubungi

Fransisca

082 110 502 502

Email : fransisca@motivasiindoensia.com