Category Archives: Uncategorized

SEMINAR FINAL LAP 2021 : GO ALL OUT IN THE LAST QUARTER

SEMINAR CHRISTIAN ADRIANTO MOTIVATOR

Bingung bagaimana mencapai target 2021?

Final Lap 2021 - SEMINAR CHRISTIAN ADRIANTO INHOUSE TRAININGDi Last Quarter ini biasanya ada beberapa skenario

1. Team sudah sudah on track bahkan ada yang sudah capai target

Progress sudah baik, team on track, bahkan ada yang sudah capai target. Di masa ini, jangan biarkan team anda terlena, karena merasa sudah on track, kinerja melambat. Hati-hati, jika terlena bisa bisa tidak capai target. Team perlu motivasi agar terus melaju kencang, go all out. Ketika progress sesuai rencana, maka jangan biarkan momentum ini begitu saja. Manfaatkan agar kita gass terus sampai final.

2. Team belum capai target

Nah yang ini tentu butuh suntikan motivasi dan ditingkatkan lagi skillnya. Ubah strategi yang sudah tidak efektif dengan strategi baru. Karena Albert Einstein mengatkan bahwa, melakukan tindakan yang sama berulang ulang, dan mengharapkan hasil yang berbeda adalah definisi dari orang gila. Kenapa, karena kalau tindakan sama, hasilnya akan sama saja. Jadi ubah strategi, jangan takut mencoba, tingkatkan lagi skill team, dan pompa semangat. Jangan menyerah karena masih ada waktu.  Kejaiban masih bisa terjadi.

3. Team jauh dari target

Ketika team jauh sekali dari target, biasanya moral dan semangat team juga akan turun. Kebanyakan akan merasa putus asa, dan berpikir bahwa mustahil dengan sisa waktu di last quarter ini masih bisa capai target. Jangan menyerah. Justru karena masih jauh, maka effort yang dibutuhkan untuk capai target harus lebih lagi. Jangan pernah menyepelekan sisa waktu yang ada. Masih adasekitar 3 bulan. Jika kita tidak menyerah, maka kita tidak gagal.

Dalam seminar ini Anda akan belajar

  • Strategi Capai (bahkan Lampaui) Target di Last Quarter ini.
  • Bagaimana menjual lebih cepat di market yang menantang seperti saat ini.
  • Mindset dan Motivasi tinggi untuk mengejar ketinggalan di last quarter .

Untuk mengadakan inhouse training khusus untuk team anda baik secara online maupun offline (tatap muka langsung dengan Protocol Kesehatan) segera hubungi

FRANSISCA

082-110-502-502

fransisca@motivasiindonesia.com

Apakah itu adalah kebutuhan ataukah hanya keinginan?

Manusia pada dasarnya adalah makhluk konsumtif yang memerlukan berbagai hal untuk melangsungkan hidupnya, oleh karena itu manusia bekerja dengan tujuan untuk mencukupi ‘kebutuhan’ dan untuk keberlangsungan hidupnya. Dan jika kebutuhannya itu tidak tercukupi maka hidup mereka akan berdampak buruk, contoh manusia membutuhkan kebutuhan dasar seperti Sandang, pangan, papan atau pakaiaan, makanan, dan rumah. jika dari salah satu kebutuhan dasar manusia ini belum tercukupi maka dia akan merasa sakit dan efeknya akan berdampak buruk.

Namun ingat manusia juga memiliki ego, ego pada dasarnya mempengaruhi manusia dalam mengambil keputusan. Ego ini juga yang mempengaruhi manusia dalam menentukan ‘keinginan’ mereka. Lalu apa itu Keinginan itu? keinginan adalah hasrat manusia terhadap suatu hal, tidak mendesak dan bisa ditunda karena berupa hasrat untuk memuaskan keinginan manusia dan jika tidak dipenuhi tidak akan membuat dampak kepada manusia.

Namun jika keinginan itu tidak berdampak dalam hidup kita kenapa sulit sekali untuk mengatur antara kebutuhan dan keinginan kita. Jawabannya ada pada ego kita. Ego manusia menuntut untuk mendapatkan apa yang kita inginkan sehingga bisa menghasilkan kepuasan tersendiri, namun jika tidak berhasil didapatkan maka hidup akan terasa tidak nyaman. Kepuasan ini yang mendorong manusia untuk mendapatkan keinginan-keinginan mereka.

Contohnya ada seorang pria kantoran yang setiap harinya harus berangkat dan pulang kerja dengan kendaraan umum. Karena rumahnya adalah perumahan yang tidak dilewati kendaraan umum. Setiap hari pria itu harus menyewa ojek hanya untuk mengantarkannya ke halte terdekat. Lama kelamaan ojek yang biasa mangkal dekat rumah berkurang dan karena itu pria itu terlambat ke kantor. Padahal hari itu adalah hari yang penting. Karena kejadian itu dia berpikir untuk membeli motor untuk menunjang aktifitasnya dan kebetulan bonus dari perusahaan turun dan tabungan selama bekerja sudah semakin banyak. Maka pria itu segera bergegas ke dealer motor untuk memilik motor apa yang akan dia beli. Sesampainya di dealer itu, dia jadi kebingungan untuk memilih berbagai macam jenis motor yang berderet di dealer itu dan tertarik dengan motor sport disana dan kemudian dia membelinya. Alhasil tabungan pria itu langsung habis setelah membeli motor tersebut padahal jika dia membeli motor biasa maka pasti dia akan memiliki sisa dari tabungannya.

Bergayalah sesuai isi dompetmu. Yang beneran punya, nggak akan banyak bicara seperti mereka yang berlagak sok punya, – Bob Sadino

Jika kita melihat contoh kasus diatas maka pria itu membeli motor berdasarkan keinginan bukan dari kebutuhan. Pria itu sebenarnya hanya membutuhkan motor untuk menunjang aktifitasnya, bukan motor yang memiliki brand terkenal, tipe terbaru atau motor yang gagah bentuknya. Dari awalnya sebuah kebutuhan karena peran ego berubah menjadi keinginan saat akan membeli barang. saat pria itu membutuhkan motor, dia berusaha mendapatkan kepuasan lebih dengan membeli motor sport walaupun harganya jauh lebih mahal dan menghabiskan tabungannya.

Kita perlu skill unuk mengatur antara kebutuhan dan keinginan. berikut beberapa hal penting yang bisa kamu lakukan : Pertama lihat keadaan finansial kamu sekarang cukup atau malah jadi pemborosan. Kedua, pahami apa yang menjadi prioritas kamu dan rencana masa depan kamu, jika tidak menggangu keduanya ya tidak masalah, hak kamu. ketiga kendalikan ego, karena ego manusia itu begitu kuat dan terkadang sulit untuk dikendalikan.

Sebenarnya sah-sah saja untuk mengikuti keinginan ego kita. Keinginan juga tidak selalu berakibat buruk, terkadang kita mendapatkan memotivasi diri dengan bekerja lebih giat dan meningkatkan penghasilan kita dengan tujuan untuk mencukupi keinginan kita. Namun ada yang harus kamu perhatikan dari contoh diatas, ketika kita mengikuti keinginan kita, ingat untuk selalu mempertimbangkan hal ini terlebih dahulu : “jika kita mengikuti keinginan tersebut apakah berdampak buruk pada kehidupan selanjutnya.” Jika berdampak buruk ada baiknya untuk tidak dilakukan. Seperti contoh pada pria yang membeli motor, daripada membembeli motor biasa dia memilih untuk membeli motor sport sehingga berdampak kepada keuangannya yang kelak akan menjadi masalah. Kamu harus ingat dengan bertambahnya umur seseorang semakin bertambah pula kebutuhan mereka.

Mengupas kata motivasi dari tokoh terkenal dunia.

- Bob Marley.

Terkadang kita dibuat buta dengan kekayaan duniawi yang seolah-olah menjadi tujuan akhir hidup seseorang.

 

Padahal jika kita sadari materi bukanlah alat ukur untuk mengukur kebahagiaan seseorang. Bahagia tidak bisa dibeli dengan uang. Bahagia diperoleh dari dalam diri seseorang yang berhasil membuat hidupnya menjadi lebih berarti. Bahkan, jika anda termasuk dalam list orang terkaya di dunia. Materi tidak akan membuat anda menjadi orang yang bahagia, jika anda tidak pernah merasa cukup.

Coba lihat dengan apa yang anda miliki sekarang. Bukankah jauh lebih baik daripada yang dimiliki orang lain yang ada diluar sana?

 

 

- Winston Churchill.

Anda memiliki musuh? Bagus. Artinya anda berjuang untuk sesuatu, sesuatu dalam hidup anda.

 

Menjadi seseorang yang tidak disukai merupakan hal yang wajar terjadi. Sebab tidak ada orang yang hidup hanya untuk menyenangkan orang lain. Manusia hidup untuk mengejar mimpi/tujuan, dan ketika kita berhasil mendapatkannya, orang lain akan membenci kita. Pernah mengalaminya? Bekerja banting tulang, menabung berbulan bulan dan ketika kita mendapatkan mobil impian tetangga sebelah dengan mudahnya mencibir dan menganggap anda memperolehnya dengan cara kotor. Namun, anda bisa mengambil sisi positifnya. Anda tidak disukai karena anda memiliki sesuatu sedangkan yang orang yang tidak menyukai anda tidak memilikinya. Anda sosok yang supel, cantik/tampan, cerdas dan anda dibenci karena mereka tidak memilikinya. Anda dimusihi karena kelebihan anda. Berkah apa yang tidak anda syukuri?

 

 

- Denis Waitley.

Winner/ pemenang adalah mereka yang memiliki tujuan pasti dalam hidup.

 

Hidup ini bukan suatu kompetisi yang akan berakhir jika satu orang berhasil mendapatkan apa yang diinginkan. Tujuan itu bukan seperti garis finish yang akan berakhir jika kita melewati garis tersebut. Tujuan lebih seperti babak baru jika anda telah mendapatkannya. Pemenang tidak sekedar berlomba-lomba sampai pada tujuan lebih dulu, pemenang akan terus berusaha berlomba setelah dia menang, dia tidak akan berhenti berjuang walaupun dia sudah sampai pada tujuannya. Sebab pemenang berjuang karena dia sadar setelah tujuannya telah dia peroleh, dia masih memiliki tujuan baru yang harus dia perjuangkan untuk dia peroleh. Dia tidak akan berhenti berjuang sebab dia tahu berhenti berjuang sama dengan mati.

 

 

- Bill Gates.

Sukses adalah guru yang buruk. Sebab sukses menggoda orang hebat dan pintar untuk berpikir bahwa mereka tidak terkalahkan.

 

Ketika anda sudah dalam posisi yang anda ingin-inginkan, tanpa sadar anda menganggap bahwa diri anda itu sudah sukses. Keadaan ini justru membuat anda berpuas diri dan mumpertahankan posisi senyaman mungkin. Ingat, ada berjuta-juta orang pengincar posisi Anda dan siap menyalip atau bahkan menyingkirkan Anda dari posisi tersebut.

3 cara mengatasi rasa malas

Bertanya pada diri sendiri apakah anda orang malas? Apakah anda sering dihinggapi rasa malas?

Kenapa kita rasa malas? Malas itu wajar dan itu adalah mindset

Manusia bergerak karena 2 hal mencari nikmat dan menghindari sengsara. Manusia akan bergerak maju kalo ada sesuatu yang menyengankan dirinya dan manusia akan menghindari hukuman sehingga manusia “terpaksa” keluar. Banyak pemalas tidak sadar kalo dirinya pemalas.

  1. Buat target – buat target yang jelas contoh “tahun ini mau beli motor” anda akan berjuang mati matian untuk dapat motor. Contoh lain bangun pagi. Karena mau keluar kota. Maka dalam mindset anda harus bangun pagi jam 4 pagi karena mengejar jadwal kereta untuk jalan keluar kota. Goalnya jelas jam 4 pagi. Maka jam 4 atau kurang anda akan bangun. Contoh lain anda buat target “saya akan berusaha bagun pagi” tidak jelas, ya hasilnya bisa jam kapan saja anda akan bangun. Asal masih pagi.
  2. Buat hukuman – manusia akan belajar jika besok ujian “wajar”, manusia bergerak kalo takut di hukum, manusia akan patuh hukum jika nanti dia kena punish, terbiasa malas, telat, bangun siang itu karena tidak ada yang memberi hukuman. Ingat rasa malas itu tidak bisa membuat kenyang, rasa malas tidak bisa untuk membayar cicilan, rasa malas tidak membuat pekerjaan cepat selesai. Rasa malas bukan solusi
  3. Buat hadiah – manusia tergerak karena diberi hadiah. Seringnya hadiahnya tidak jelas tetap bikin malas. Nah jika hadiahnya jelas maka anda akan mati-matian untuk mendapatkannya

Mengapa Sampai Sekarang Aku Tidak Sukses

“Mengapa sampai sekarang aku tidak sukses?” pertanyaan ini sudah menjadi sebuah pertanyaan umum yang manusia sering tanyakan dalam hidupnya.

Penyebabnya: Karena kamu memang tidak ingin sukses.

Lah, kok bisa?

Ingat tanpa disadari kamu selalu mengucapkan contoh hal kecil ini “sial bener hari ini” “Aku gak mau, aku gak bisa” “Ah, itu gak mungkin” “Aku ini apa, lulusan SMA” “Ya udah lah, nasip”. Mudah kepo dengan urusan orang lain, iri dengki, malas, menjatuhkan orang lain.

Hal yang merusak diri kok dipelihara.

Kamu harus ingat “kamu, adalah apa yang kamu pikirkan”. Mau sukses ya kamu harus berubah. Berubah, artinya bukan orang lain yang harus berubah tapi dirimu sendiri. Siapa yang bisa merubah dirimu? Orang itu adalah dirimu sendiri. Tekad mu sendiri.  Bila kamu mau sukes, teruslah berusaha menjadi apa yang kamu inginkan dengan sepenuh hati, yaitu dengan mensinkronkan antara Kata, Hasrat dan Keinginan dengan Tindakan atau Usaha. Ketiga hal ini adalah teori dasar yang perlu dimiliki seseorang untuk mencapai puncak kesuksesan.

Jika kamu sampai saat ini masih belum mencapai apa yang kamu harapkan, itu karena kamu belum berusaha sepenuh hati, masih mengucapkan kata yang merusak, dan mengulang-ulang kegiatan yang tidak mendukung kamu menuju kesuksesanmu.

CRISIS MANAGEMENT IDEA TO DEALING WITH CRISIS

Brian Tracy, bisnis coach terkenal di dunia mengatakan : Setiap leader dan bisnis owner pasti akan ketemu yang namanya krisis setiap 2-3 bulan sekali.

Jadi kalau seorang leader tidak punya kemampuan untuk menghadapi krisis, bisnis pasti hancur.

Peter Drucker mengatakan, “Krisis adalah momen dalam kehidupan  yang datangnya tiba tiba dan tidak akan bisa dihindari. Krisis adalah ujian, yang memperjelas character, menajamkan siapa diri kita yang sebenarnya. Setiap leader yang sukses mengatasi krisis, ia sukses dalam kehidupan.”

Pandemi COVID-19 ini juga adalah krisis yang tidak bisa kita hindari. COVID-19 adalah kesempatan kita untuk menunjukkan kepada dunia bagaimana character kita sebagai Good leader. COVID-19 adalah peluang untuk menjadi lebih baik dalam penjualan, leadership, memperbaiki system kerja dan peluang untuk lebih kreatif dalam mencari solusi.

Tidak seorangpun di dunia yang mengharapkan COVID-19, namun kita tidak bisa menghindari. Sebagai pemimpin kita punya 2 pilihan :

  1. React
  2. Respond

Apa perbedaan react dengan respond?

Jika seseorang sakit flu, kemudia dokter memberikan obat. Setelah beberapa hari, penyakitnya bukannya sembuh dan malah kulit gatal gatal, bentol dan demam tinggi. Kita mengatakan tubuh kita bereaksi terhadap obat tersebut.

Tapi jika setelah minum obat, perlahan tubuh semakin membaik dan sembuh, kita mengatakan tubuhnya merespon obat tersebut dengan positif.

Biasanya manusia bereaksi sebagai bentuk refleks pertahanan diri dan cenderung spontan, tidak dipikir dulu. Misalnya anda dipukul, anda langsung pukul balik. Nah, itu reaksi. Karena cenderung tidak mikir, biasanya efeknya kurang baik. Jika anda merespon, maka ketika anda dipukul orang lain anda akan mikir dulu, siapa yang mukul? Kenapa dia mukul? Apa yang mesti dilakukan kalau orang mukul? Nah, setelah anda mikir baru bertindak, itu Namanya respon.

Sebuah buku berjudul The March of Civilization, ditulis oleh sejarawan hebat Jesse Erwin Wrench. Karena buku ini Wrench dianugerahi Nobel Prize

Wrench mempelajari 26 sejarah peradaban besar, dan setiap peradaban selalu mengalami sebuah siklus. Setiap peradaban selalu dimulai dari peradaban kecil, dengan suku yang terdiri dari beberapa orang dalam grup kecil, kemudia mereka menghadapi krisis. Seperti diserang oleh bangsa lain, dijajah,  krisis karena cuaca, bencana alam dll. Setiap kali krisis, mereka harus merespon krisis tersebut dengan baik atau mereka harus punah.

Jika sebuah peradaban bisa merespon dengan efektif, mereka akan bertumbuh menjadi peradaban yang lebih besar. Dan kenapa buku ini dapat hadiah nobel? Karena Wrench mengatakan bahwa manusia punya kemampuan untuk merespon dengan efektif berbagai krisis. Dan hari ini kita sedang ditantang agar mampu merespon dengan efektif.

Jangan berharap situasinya akan jadi lebih baik, tapi tingkatkan kemampuan merespon (tingkatkan skill) agar jadi lebih baik.

How To Respond

  1. Fleksible

Kualitas terbaik dari seorang leader adalah kemampuan untuk fleksibel dan cepat beradaptasi.

Kualitas terbaik seorang manager adalah ketika perubahan terjadi dengan sangat cepat ia fleksibel dan mampu berubah dengan cepat. Ia berani mencoba hal berbeda, hal baru yang belum pernah dilakukan.

80% orang biasanya terlena akan zona nyaman, sehingga ketika krisis terjadi mereka hanya duduk diam saja dan mengeluh.

2. Pahami persoalan dengan baik

Cek data dan fakta yang terjadi dilapangan, lakukan riset, turun ke lapangan, sehingga anda dapat mengambil keputusan dengan tepat. Ada banyak cerita di TV tentang pandemic yang terjadi saat ini. Saya mengikuti berita, banyak ekspert diundang dan bicara dalam talkshow, dan saya menemukan bahwa tidak semua yang ada di TV dan di media itu benar. Terkadang berita juga bias karena politik atau hal lainnya.

Fakta harus dicek dan dites kebenarannya.

3. Ada banyak hal yang diluar control kita.

Tapi sebagai leader kita harus fokus pada hal yang ada dalam control kita. Kita tidak bisa mengontrol kapan pandemic selesai, kita tidak bisa mengontrol competitor kita jadi makin agresif, kita juga tidak bisa mengontrol kebijakan pemerintah, bahkan kita tidak bisa mengontrol kata-kata pasangan kita(istri/suami). Tapi kita bisa mengontrol 100% apa yang ada dalam pikiran kita, mindset kita, keputusan kita, tindakan kita.

Jika saat ini omzet sedang turun, anda tahu bahwa omzet turun karena sales turun, maka untuk tingkatkan omzet, sales juga harus ditingkatkan. Yang kita bisa lakukan adalah menemukan cara baru, cara yang berbeda di masa COVID ini. Anda tidak bisa mengubah kenyataan bahwa Pandemi terjadi, tapi yang bisa anda lakukan adalah merespon krisis ini dengan efektif, fokus pada apa yang bisa anda lakukan.

 

Bagaimana respon leader?

Crisis ini juga akan berlalu. Seperti badai di laut. Saat badai terjadi, sangat menakutkan, rasanya kapal terancam terbalik. Tapi badai pasti akan berlalu, lautan akan kembali tenang.

Pertanyaannya:

Faktor Apa yang paling penting dalam hidup yang mencerminkan kesuksesan anda?

Pekerjaan apa yang paling penting, yang paling dibayar mahal sebagai leader atau manager?

Jawabannya adalah pikiran.

Berpikir adalah pekerjaan paling penting yang anda lakukan.

Seperti di pesawat ada system navigasi computer yang akan selalu mengarahkan arah terbang sesuai tujuan.

Sebagai individual anda juga punya computer yang mengarahkan hidup anda.

Jadi apa yang dilakukan Top leader dalam masa ini adalah mereka berpikir lebih baik dibanding orang kebanyakan, dan mereka ambil waktu untuk berpikir.

3 cara ampuh menghadapi rekan kerja yang negatif.

Jika kita berada di lingkungan kerja yang kebanyakan memiliki karyawan yang malas atau menjadi benalu bagi perusahaan, seperti kebiasaan datang terlambat, pura – pura kerja sambil baca status di sosmed, minum kopi sambil kerja dengan perbandingan banyak kopinya daripada hasil kerjanya. Apakah anda bekerja di lingkungan yang seperti itu juga? Anda menjadi satu satunya karyawan yang rajin atau anda salah satunya? Jika anda salah satunya segera stop kebiasaan itu.

 

Nah jika anda adalah karyawan yang rajin, berikut beberapa cara untuk melawan kebiasaan buruk itu.

  1. Buat Sasaran yang besar. – Buat sasaran yang besar untuk dirimu atau teammu seperti menjadi kepala cabang, manager, penjualan terbaik, tergantungkondisimu sekarang. Sebab jika lingkungan kerjamu banyak memiliki rekan yang menjadi benalu adalah merupakan sebuah oportunity- kesempatan sebab rekan benalu tidak akan mecapai kinerja yang baik. Berkuranglah pesaingmu.
  2. Menjunjung tinggi etika bekerja. – Ingat anda digaji untuk bekerja bukan untuk bermalas malasan, anda digaji berdasarkan kinerja yang anda hasilkan, bermalas malasan tidak akan menghasilkan kinerja yang memuaskan.
  3. Membuat rincian Jobdesk. – Rinci Jobdesk anda dari yang besar, harian, bulanan, dan tahunan. Sehingga ada tahu mana yang harus anda selesaikan dan menemukan ruang untuk improvisasi terhadap alur jobdesk anda. Utamakan untuk menciptakan kinerja terbaik untuk perusahaan
  4. Selesaikan kewajiban anda terlebih dahulu. – Bekerja di manapun anda harus memiliki prinsip kerja karyawan yang baik, selesaikan dulu pekerjaan anda baru boleh anda ngobrol dengan teman atau beristirahat dengan minum kopi. Tapi ingat jangan buang buang waktu untuk ngobrol atau minum kopi terlalu lama, lebih baik anda mencicil pekerjaan lain yang tenggat waktunya masih lama.

Dari 4 cara diatas anda secara otomatis akan menjauhi orang yang malas.

Apakah Customer Anda Ingat Nama Anda?

Anda punya sofa, punya TV, kulkas, ac dirumah. Sekarang apakah anda tahu nama sales yang menjual sofa, TV atau kulkas atau ac anda? Jika anda tidak ingat nama sales tersebut, salah siapa? Apakah anda akan membeli lagi dari dia? Apalagi memberi referensi?

Apakah customer anda ingat nama anda?

Sales kulkas misalnya. Anda sudah membeli kulkas, artinya sang sales telah memberikan service, belkau ramah, menjelaskan dan meyakinkan anda. Hingga akhirnya terjadi transaksi. Orang dalam hidupnya akan beli kulkas lagi, entah karena rusak, pindahan, atau upgrade, atau kebanjiran, belikan anak yang menikah dll. Jika anda mau beli lagi, apakah namanya muncul di benak anda? Lantas bagaimana caranya anda bisa telpon si sales tersebut, jika anda mau beli lagi. Mengapa melakukan segala daya upaya meyakinkan, menjelaskan, memberi service hanya untuk 1 order saja? Mubazir.

Tugas kedua. Pastikan pelanggan anda ingat nama anda, dan pastikan nomor HP anda ada di nomor anda. Apa upaya yang harus anda lakukan? Sebutkan 30 pelanggan yang anda mau agar nomor anda tersimpan di hp nya. Cari alasan agar dia menyimpan nomor hp anda ke hp nya.

Ingatkan customer anda bahw anda masih hidup. Customer anda banyak kegiatan, jadi pastikan anda melakukan upaya untuk mengingatkan customer.

Pak, ada laptop jenis baru lho. Karena kita sudah kenal, saya akan kasi harga special atau saya akan instalkan yang bagus-bagus. Jika tidak bisa beri harga special berikan benefit tambahan.

Atau

Pak, anda sudah gunakan hp barunya? Jika ada problem, telpon saya saja. Nomor saya disave saja pak.

Karena ada manfaat saya akan save

Next time, sms lagi. Pak saya ada info hp tipe baru…. bla..bla… saya tahu tipe ini tidak cocok utuk  bapak, tapi just give update.

Jadi sahabatnya. Bangun hubungan.

Terus berikan update. Nest time , sms. Pak saya ada info hp yang saya rasa cocok untuk istri bapak. ….

Itu artinya, agar referensi ke istrinya. Jika istrinya ngga cocok, dia akan mikir, siapa yang cocok ya..

Pernahkah anda pernah mengatakan

Pak, sudah waktunya ganti, sudah waktunya upgrade, apakah istri, teman, saudara butuh..

Tugas ketiga. Buat SOP untuk minta

Bryan Tracy mengatakan. Rata-rata orang sales akan dapat 1 order setelah minta 7 kali. Itu artinya anda akan ditolak sekitar 7 kali, ke 8 baru dapat order. Banyak sales tidak siap ditolak dan menyerah setelah 4 kali.

Maka untuk mencegah sengsara, dari awal karir dalam benak kita harus punya mindset sebagai sales hanya mau cari order tapi dapat order dari referensi. Maka harus membina hubungan dan after sales service.

Leadership Training di Jakarta

DSC03356
Kontak Wa mengundang leadership trainer

Telpon leadership trainer

Contact Leadership Training NOW- Fransisca 082 110 502 502

Video Profil Christian Adrianto Leadership Training jakarta 2019

Leadership Training di Kota Jakarta sangat dibutuhkan – Perkembangan ekonomi, bisnis dan industri di Indonesia semakin maju. Tentunya kemajuan sebuah organisasi maupun perusahaan tidak dapat dilepaskan dari kepemimpinan yang kompeten. Leadership training menjadi sebuah solusi yang efektif untuk melatih leader-leader di perusahaan maupun organisasi anda. Dengan kepemimpinan yang baik maka, kemajuan sebuah organisasi atau perusahaan akan semakin pesat.

Motivasi Indonesia merupakan salah satu lembaga training terbaik di Jakarta. Program Training Leadership di Motivasi Indonesia cukup lengkap, seperti

-          Pelatihan Self leadership

-          Super Great Leadership

-          How to Build Super Team

-          Leadership Service Excellent

-          Public Speaking  & Communication Skill for Leadership

-          Problem Solving & Decision Making for Leadership

-          Time Management for Efective Leadership

-          Sales Leadership

Program Leadership di Motivasi Indonesia dirancang untuk mencetak pemimpin-pemimpin tangguh, yang memiliki visi yang kuat jauh kedepan, prinsip dan karakter yang mantab dan action yang lincah untuk memenangkan persaingan.

Motivasi Indonesia sendiri adalah salah satu lembaga training terbaik di Indonesia. Dengan pembicara Bp. Christian Adrianto, trainer leadership terbaik yang telah berpengalaman memberikan training dan motivasi selama lebih dari 15 tahun di lebih dari 400 perusahaan dan organisasi. Beliau telah mengajar lebih dari 400.000 orang di berbagai kota di Indonesia. Dengan pembawaan training yang powerfull, fun, interaktif dan up to date. Materi-materi beliau selalu relevan dalam leadership generasi jaman Now. Untuk mengundang beliau dalam memberikan training leadership maupun training kepemimpinan lainnya, hubungi:

Fransisca
+6282110502502

fransisca@motivasiindonesia.com
Kontak Wa mengundang leadership trainer

Telpon leadership trainer

Contact Leadership Training NOW- Fransisca 082 110 502 502

Video Profil Christian Adrianto Leadership Training jakarta 2019


Kontak Wa mengundang leadership trainer

Telpon leadership trainer

Cara Mengambil Keputusan yang Tepat

Cara Mengambil Keputusan yang TepatSepanjang hidup, Anda mengambil banyak keputusan. Keputusan-keputusan yang Anda ambil beragam, mulai dari yang paling sepele sampai yang paling krusial. Keputusan Anda menentukan jati diri Anda di kemudian hari. Mengambil keputusan pada tahap krusial bisa memengaruhi masa depan Anda. Jika Anda pernah melakukan sesuatu yang Anda sesali di kemudian hari, berikut cara yang bisa Anda pelajari untuk mengambil keputusan yang lebih baik:

1. Pahami Konteks Masalahnya

coba memahami perkara tersebut secara mendalam. Pikirkan dampak positif dan negatifnya, serta berbagai risiko yang mungkin terjadi.

Apabila Anda sudah benar-benar paham, maka segeralah membuat keputusan. Jangan menunggu terlalu lama, sebab itu membuang-buang waktu dan yang pasti merugikan bagi Anda. Jadi beranilah!

2. Kumpulkan Data dan Lakukan Analisis

Jika ingin mengambil keputusan yang tepat, pastinya Anda tidak boleh asal-asalan. Apalagi hanya menuruti ego semata. Wah, itu bisa membahayakan! Bisa-bisa Anda menyesal karena tidak memikirkannya.

Sebaiknya sebelum Anda mengambil keputusan, kumpulkan data-data dulu yang mendukung permasalahan yang sedang Anda hadapi. Jangan telan mentah-mentah data tersebut. Pikirkan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi. Dengan begitu, Anda akan lebih berhati-hati saat memutuskan.

3. Jangan Gegabah,

Luangkan Waktu untuk Mengambil keputusan secara gegabah itu tidak akan pernah menguntungkan. Yang ada malah menimbulkan penyesalan. Nah, untuk menghindari hal tersebut, pastikan Anda selalu meluangkan waktu untuk berpikir.

Namun juga jangan lama-lama, ya! Semakin lama Anda berpikir itu semakin membuat Anda takut melangkah. Semakin bingung dan galau. Sehingga akibatnya, Anda jadi tidak segera bertindak. Terus menunda-nunda dan enggak ada perkembangan. Berpikir Dulu

4. Jangan Lupa Berdoa

Untuk mengambil keputusan yang tepat itu enggak bisa hanya mengandalkan pemikiran semata. Selain menggunakan logika, Anda juga perlu memantapkan hati dengan cara berdoa.

Mintalah petunjuk dari Tuhan supaya jalan yang Anda tempuh dimudahkan, dan memang benar itu jalan Anda.

5. Meminta Saran Dari Orang yang Berpengalaman

Jika saat ini Anda bingung menghadapi masalah yang datang bertubi-tubi, atau mungkin tidak berani mengambil keputusan, maka tak ada salahnya Anda meminta bantuan kepada orang yang berpengalaman.

Cara ini terbilang cukup efektif, lho! Pasalnya setiap orang punya sudut pandangnya masih-masing dalam menghadapi perkara. Jika Anda mau mendengarkan sudut padang dari banyak orang maka itu bisa membantu memperluas wawasan Anda.

Pastinya juga mempermudah Anda dalam mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab.

6. Ambil Keputusan dengan Kepala Dingin, Bukan Secara Emosional

Untuk mengambil keputusan yang tepat, tidak bisa dilakukan secara emosional. Anda harus berada dalam kondisi tenang sehingga dapat berpikir logis.

Oleh karenanya, sebisa mungkin hindari memutuskan sesuatu ketika sedang marah atau sedih. Itu membuat keputusan Anda tidak rasional.

Baiknya sih, tunggu hingga Anda merasa baikan. Bila Anda sudah nggak emosi, barulah ambil keputusan dengan kepala dingin. Dengan begitu, Anda pun bisa berpikir secara jernih.

Ingat ya, mengambil keputusan yang didasari ego semata hanya akan menimbulkan penyesalan.

7. Pikirkan Risiko dan Keuntungannya

Jika Anda mengambil keputusan itu, berapa persen risikonya dan berapa persen keuntungannya. Coba perkirakan lebih besar mana persentasenya. Apabila keuntungan lebih dominan daripada risiko, maka segeralah mengambil keputusan.

Satu hal yang harus Anda tahu, bahwa tidak ada keputusan yang 100% sempurna di dunia ini. Jadi bersiaplah juga untuk menanggung risiko, walau persentasenya minim

8. Jangan Takut dengan Kritik Orang Lain

Anda jangan mudah goyah dengan komplain-komplain dari orang di sekitar Anda. Bila Anda yakin keputusan itu yang terbaik, maka pegang teguhlah. Jangan ragu untuk terus melangkah.

Ini bukan berarti Anda tidak boleh mendengarkan saran dari orang lain, ya! Mengambil saran dari berbagai pihak itu bagus untuk bahan pertimbangan. Tapi jika Anda terlalu banyak mendengarkan apa kata orang, ya jadinya Anda sendiri yang bingung. Oleh karenanya, Anda juga harus punya prinsip tersendiri.