Tag Archives: motivasi hidup

cerita motivasi : Kisah Sedih Kaktus

Di sebuah gurun pasir yang luas, ada tanaman kaktus yang hidup dengan kesepian. Kaktus itu hanya hidup di bawah teriknya matahari dan ganasnya gurun tanpa bisa bergerak berpindah pindah. Ia tidak punya teman, sesekali ia melihat ada beberapa orang melintas bersama dengan unta-untanya tanpa memperhatikan kaktus.

Dari kejauahan juga dilihatnya pohon palem yang indah. Beberapa pengelana terkadang singgah di bawah pohon palem untuk berteduh dan istirahat. Dari kejauhan terlihat pohon palem itu melambaikan daunnya yang panjang dengan gemulai. Membuat siapapun yang berteduh di bawahnya merasa betah duduk berlama-lama di bawah palem karena seolah dikipasi oleh palem itu.

Si kaktus merasa bersedih, batangnya berduri, dia tidak punya daun, dan bentuknya yang aneh membuatnya di abaikan orang-orang. Seolah-olah keberadaan dirinya menambah keberingasan gurun pasir tersebut. “Mengapa yang lain punya keistimewaan sedang aku tidak?” Pikir kaktus itu.

Kaktus ingin sekali menjadi bagian dari alam ini, ia ingin berguna bagi makhluk lain, namun sepertinya kaktus ini memang ditakdirkan untuk hidup sendiri, bahkan tidak ada seekorpun burung yang mau hinggap di salah satu dahannya, karena burung burung takut terhadap durinya.

Suatu hari kaktus melihat seorang pengelana menunggangi untanya, kemudian ia beristirahat di bawah pohon palem. Namun dari gelagat pengelana tersebut ada sesuatu yang aneh yang dilihat oleh kaktus dari kejauhan. Biasanya pengelana tidak akan berlama lama berteduh bawah pohon palem, tapi kali ini berbeda pengelana itu lama duduk di sana dan tidak beranjak. Kaktus menjadi heran apa gerangan yang terjadi pada pengelana itu.

Matahari sudah condong ke barat, pengelana itu masih ada di sana. Kaktus yang dari tadi memperhatikan menjadi semakin penasaran. Tiba tiba pengelana itu mulai bergerak, mata pengelana tertuju padanya, kaktus merasa ia sedang di perhatikan oleh pengelana. Pengelana pun beranjak dari dari bawah pohon palem. Dan pengelana itu berjalan ke arahnya. Kaktus menjadi salah tingkah, apakah keberadaanya membuat pengelana marah atau penasaran. Pengelana semakin dekat namun dia berjalan terseok-seok. Saat mendekati kaktus, pengelana itu menggenggam sebilah pisau kecil dan membuat kaktus ketakutan. Dan tanpa ragu, pengelana memotong salah satu tangkai kaktus yang kecil dan membuatnya kaget. Untuk pertama kalinya kaktus merasa sangat kesakitan, ia merasa pengelana itu marah kepadanya.

Namun, kemudian kaktus melihat pengelana itu mngucurkan air yang keluar dari dahan yang dipotong itu dan meminumnya. Kaktus baru sadar, ternyata pengelana itu kehausan. Kaktus senang bisa memberi air, walaupun terasa sakit. Hari ini kaktus baru pertama kalinya merasakan dapat bermanfaat bagi orang lain, dan kaktus merasa sangat senang. Kemudian pengelana memotong lagi dahan kaktus dan meminum airnya, dan hanya menyisakan satu dahan. Di saat itulah kaktus melihat pengelana itu menjadi tampak lebih segar, pengelana juga menancapkan dahan dahan yang sudah di minumnya di sekitar kaktus. Kemudian pengelana itu pergi dan jalannya sudah tidak terseok seok lagi.

Waktu sudah berlalu, kaktus sekarang sudah mempunyai dahan baru. Ia juga sudah menyiapkan banyak air di dahan dahannya, jika sewaktu waktu ada pengelana yang membutuhkan air darinya. Namun, tidak disangka dahan dahan yang telah di potong oleh pengelana sebelumnya, tumbuh menjadi kaktus – kaktus yang kecil di sekelilingnya. Ia pun senang bukan kepalang ia kini tidak sendirian lagi. Di sisa satu dahan yang tidak dipotong oleh pengelana juga tumbuh mahkota bunga yang indah. Kaktus merasa sangat istimewa karena ternyata ia sangat cantik seperti bunga yang lainnya.

Lilin Harapan

kisah inspiratif christian adriantoKisah dari 4 buah lilin yang menyala dalam sebuah ruang yang gelap. Lilin-lilin terebut merasa nyala api mereka tidak berguna melawan kegelapan dalam ruangan tersebut dan memutuskan untuk padam. Dalam ruangan yang sunyi itu terdengarlah percakapan mereka.

Lilin 1 berkata : “Aku adalah Damai”, “namun manusia tidak mampu untuk menjagaku.”

“Maka lebih baik aku matikan diriku saja !”

Maka lilin 1 sedikit demi sedikit mulai padam.

Lilin 2 berkata : “Aku adalah Iman.” “Sayangnya manusia mulai melupakan aku dan mengganti diriku dengan yang lain.” “Manusia sudah tidak mau mengenalku, karena itulah aku tidak berguna untuk menyala.”

Setelah berkata demikian lilin ke 2 mati di tiup angin.

Giliran lilin 3 berkata : “Dan aku adalah Cinta” katanya dengan sedih. “aku sudah tidak mampu untuk menyala. Manusia sudah tidak lagi memandang dan menganggapku berguna.” “Manusia saling membenci, saling mencaci bahkan mencaci orang yang mencintainya. Membenci keluarganya.”

Tak menunggu waktu yang lama lilin ke 3 akhirnya mati.

Tak diduga, seorang anak kecil masuk dalam ruangan yang gelap tersebut. Dan begitu melihat ketiga lilin tersebut sudah padam, ruangan itu menjadi semakin gelap. Karena takut anak itu berkata : “Eh, Apa yang terjadi ?” kenapa kalian padam ?” “Aku takut akan kegelapan !” Lalu anak itu mulai menangis.

Melihat semua itu, lilin ke 4 berkata : “Jangan takut, Jangan menagis, selama ada aku yang masih menyala, kita masih bisa menyalakan ketiga lilin yang sudah padam itu.”

“Akulah HARAPAN” dengan mata bersinar, anak itu mengambil lilin harapan. Lalu menyalakan lilin lainnya.

Jangan pernah mematikan lilin Harapan. Harapan yang menyala dalam hati kita. Dan semoga kita semua bisa menjadi seperti Anak keci itu yang bisa menyalakan Damai, Iman dan Cinta dengan Harapannya.

Kisah Gentong dan Batu

artikel motivasi christian adrianto

Di sebuah kelas seorang guru berbicara di depan murid-muridnya, dan ia memakai sebuah ilustrasi yang tidak akan mudah di lupakan oleh para siswanya.

Ketika ia berada di hadapan muridnya, guru itu mengeluarkan gentong plastik transparan yang sangat besar dan diletakan di atas meja. Lalu ia mengeluarkan selusinan batu seukuran genggaman tangan dan metetakan dengan hati hati ke dalam gentong tersebut. Ketika susunan batu itu memenuhi gentong tersebut hingga tidak ada yang muat masuk kedalam, guru tersebut bertanya kepada para muridnya: “Apakah toples ini sudah penuh?”

Dengan serentak muridnya menjawab : “Sudah!” kemudian dia berkata : “Benarkah?”. Kemudian dia mengambil kerikil dan memasukannya kedalam gentong, dengan mengguncang-guncangkan gentong itu membuat kerikil yang tadi sudah di masukan mengisi celah di batu batu tersebut. Guru tersebut bertanya kepada para muridnya: “Apakah toples ini sudah penuh?”

Kali ini beberapa muridnya menjawab dengan ragu-ragu : “Mungkin Belum”, kemudian dia mengambil pasir yang sudah dia sembunyikan di bawah meja, dan memasukannya ke dalam gentong tersebut. Dengan mudah pasir memenuhi ruang kosong dalam gentong tersebut.

Sekali lagi guru itu bertanya : “Apakah gentong ini sudah penuh?” “Belum” serentak murid-muridnya menjawab. “Bagus” katanya.

Kemudian ia mengambil sebotol air dan menuangkan air tersebut kedalam gentong hingga penuh. Lalu gurunya bertanya “Apakah maksud dari ilustrasi ini?”

Melihat murid-muridnya saling pandang karena binggung guru itu melanjutkan perkataannya : “Anggap gentong ini adalah kehidupanmu”, kemudian ia menunjuk batu besar dan berkata “Itu adalah hal yang paling penting dalam hidup, ukuran batu di sesuaikan seberapa penting dalam kehidupanmu semakin besar membuatnya semakin penting untuk hidupmu”. Lanjutnya “Ingat!, Jika bukan batu besar yang pertama kali kamu masukan ke dalam gentong, maka kamu tidak akan pernah bisa memasukan batu besar sebanyak ini kedalam gentong tersebut!”

Apakah batu besar dalam hidup mu? Bisa Ayahmu, Ibumu, Orang yang kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpimu. Hal-hal inilah yang kamu anggap penting dalam hidupmu. Dan ingat untuk selalu meletakkan batu besar sebagai hal yang utama, sebab jika kamu mendahulukan hal kecil dalam prioritas waktumu maku kamu hanya mengisi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, dan kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal besar dan berharga dalam hidupmu.

Selamat mengisi hidup!

Minum Kopinya Bukan Cangkirnya

artikel motivasi pagiSekelompok alumnus dari sebuah univesritas yang terkenal berkumpul dan mengunjungi salah satu profesor kampus mereka yang hampir pensiun mengajar. Profesor ini terkenal di kalangan mahasiswa sebagai orang yang gaul di kalangan mahasiswa dan kata-katanya sangat bijak.

Begitu mereka berkumpul percakapan terjadi, dan mereka semua mengeluh dan komplain tentang stress di kerjaan dan kehidupan yang mereka jalani.

Kemudian professor itu menawari tamu-tamunya minum, dengan membawa poci besar berisi kopi dan cangkir dari berbagai jenis ada yang dari porselin, kristal, kaca biasa, gelas biasa, bahkan dari plastik. Terlihat dari gelas yang di bawa oleh profesor itu adalah gelas yang mahal dan bahkan ada gelas yang sangat cantik. Kemudian dia meletakan poci dan gelas itu di hadapan mantan mahasiswanya dan menyuruh mereka untuk melayani diri mereka sendiri.

Setelah semua mahasiswanya sudah membawa cangkir kopi masing masing, professor itu mengatakan : “Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah kalian ambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan murah. Sebenarnya normal bagi kalian untuk menginginkan sesuatu yang terbaik bagi diri kalian sendiri, tapi sebenarnya yang menjadi masalah adalah stress yang kalian rasakan itu.”

Seberapa cantiknya cangkir tidak akan merubah kualitas kopi yang di minum. Dari beberapa kejadian kita kadang menyembunyikan apa yang kita minum, dan menonjolkan betapa indah tempat / botol / cangkir yang kita minum, ingat yang kita minum kopi. Bukan cangkirnya, namun tanpa sadar mengambil cangkir yang terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain.

Sekarang ingat hal ini : kehidupan itu bagai kopi, sedang pekerjaan, uang , jabatan dalam masyarakat sebagai cangkirnya. Cangkir hanya sebagai alat untuk memegang dan mengisi kehidupan yang sebenarnya. Jenis cangkir yang kita pegang tidak akan merubah kualitas kopi atau kehidupan yang kita minum. Seringkali karena kita terlalu terfokus untuk mendapatkan cangkir terbaik, bahkan lebih baik dari yang lainnya. Kita menjadi gagal untuk menikmati rasa kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.

Tuhan memasak dan menyajikan Kopinya, Bukan cangkirnya.

Nikmati saja kopinya, bukan cangkirnya.

Selalu ingat kehidupan Anda lebih penting dibanding pekerjaan Anda.

Jika pekerjaan Anda mengendalikan hidup Anda, Anda akan menjadi rapuh karena jelas Cangkir orang lain akan selalu tampak lebih Indah dari Cangkir milikmu. Ingat, pekerjaan akan datang dan pergi. Namun seharusnya pekerjaan tidak membuat Anda lupa siapa Anda sebenarnya. Bagaimana keluarga Anda, bagaimana rasa kopi Anda sebenarnya.

Merubah Kebiasaan

motivator terbaik indonesiaSeorang istri memiliki suami yang memiliki kebiasaan meletakan barang dimana saja, bukan mengembalikannya ke tempatnya.

Karena kebiasaan ini sang istri sering ngomel – ngomel pada suaminya, tapi suaminya tetap tidak berubah.

Karena sudah jenuh marah marah, si istri mulai ganti strategi dengan cara menyindirnya. “Hebat, ada handuk di tempat tidur!” atau “Mana bisa ya gunting jalan sendiri ke dapur?’ ujarnya dengan suara sinis.

Apakah suaminya berubah? Tentu tidak, Malah membuat suaminya semakin jengkel kepada istrinya.

Akhirnya si istri yang merasa capek, sudah marah, sudah menyindir tapi tidak ada hasilnya.

Memang, untuk merubah orang lain itu memang susah, apalagi merubah sebuah kebiasaan kecil, akhirnya ia merubah pikirannya sendiri.

Sekarang si istri berpikir “Baiklah, setiap barang yang aku kembalikan ke tempatnya karena di pakai oleh suamiku akan menjadi berlian, dan berlian ini akan memperindah jalanku nanti di surga.”

Karena pikiran ini melihat barang tergeletak sembaragan membuat si istri tersenyum dan bergegas mengembaikannya. Perasaanya bahagia.

Apakah barangnya berubah? Tidak. Barangnya tidak berubah hanya cara pandang si istri terhadap barang tersebut yang berubah.

……….

Waktu berlalu, si Istri kaget karena tidak ada lagi barang berceceran semua sudah kembali pada tempatnya. Ia sudah lupa sejak kapan ia tidak lagi harus mengembalikan barang yang tercecer.

Ternyata sang suami tergerak untuk melakukannya sendiri karena melihat keikhlasan istrinya.

……….

Kadang ada hal yang sulit kita ubah pada orang lain. Jika ingin hasil yang lebih baik, maka ubahlah diri kita lebih dulu.

 

Mudah Membahagiakan Diri Sendiri, Begini Caranya

Beberapa dari kita menganggap apresiasi terhadap apa yang kita lakukan datangnya dari orang lain. Bisa dalam bentuk apapun dapat berupa barang, uang, pujian, hingga saran. Padahal banyak hal yang bisa kita lakukan untuk diri kita sendiri agar kita selalu merasa menghargai diri sendiri.

Cara untuk mengapresiasi diri ada banyak caranya, tidak hanya dengan kemewahan saja. Kadang mengapresiasi diri juga dapat dilakuakan dengan cara berikut:
1. Memuji diri sendiri – Dengan cara memuji diri sendiri setiap pagi sebelum memulai aktifitas. Jangan malu untuk memuji diri sendiri, dengan memuji diri sendiri kita menyanjung diri sendiri dan membuat kita semakin percaya diri dalam melakukan hal apapun. Dengan memuji kita menghargai hasil kerja keras kita selama ini. Terkadang orang lain hanya melihat hal yang besar saja, yang tahu seberapa sulit pekerjaan yang kita lakukan ya diri kita sendiri. Jadi, jika tidak ada yang memujimu, boleh dong Anda memuji kerja keras kamu Sendiri.
2. Manjakan diri – Setelah sibuk dengn rutinitas merawat diri layak unutk dilakukan. Setelah capek bekerja manjakan diri dengan memanjakan diri, merawat diri, sekaligus mempercantik diri, segala beban di pundak bisa berkurang. Cara ini akan membuatmu lebih rileks lagi. Beri penghargaan diri pada tubuhmu dengan hadiah berupa perawatan karena tubuh dan otakmu dipaksa untuk bekerja keras.
3. Menabung – Supaya hasil kerja kerasmu tidak hilang, sisihkan beberapa untuk masa depan.
4. Berbelanja – Sesekali, bolehlah belanja keperluan pribadi. Karena hasil kerja kita selama ini juga memang baiknya digunakan untuk belanja keperluan pribadi yang juga sekaligus bisa menunjang penampilan dalam sehari-hari.
5. Liburan – Masalah pekerjaan akan menjadi sirna jika kamu meluangkan waktu untuk sekedar liburan. Manjakan diri sendiri dari kesibukan, jika punya budget berlebih hargai diri sendiri dengan memberi bonus pada dirimu sendiri dengan bersantai dan merefresh pikiran dengan hal baru.
6. Ngobrol – Bertemu dengan teman temanmu dan berbagi cerita tidak terasa waktu cepat berlalu. Walau cuma mengobrol atau nonton film, dapat membantumu meringankan beban dan juga wawasanmu bisa bertambah.
7. Makan – Dengan makan makanan yang di suka juga dapat membahagiakan diri sendiri, tapi ingat makan makanan yang sehat ya.
8. Pulang – Mengapresiasi diri sendiri itu sederhana. Sesederhana bisa melihat wajah kedua orangtua menyambutmu tiap pulang ke rumah

Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Menghadiahi diri sendiri setelah lelah bekerja itu nggak perlu selalu ribet dan mahal. Karena hal sesederhana apapun yang dilakukan setelah bekerja keras, akan memiliki kesan tersendiri buat kita.

Cerita Pendek Untuk Dapat Memotivasimu

Pada suatu hari, ada seorang anak perempuan yang mengeluh kepada ayahnya bahwa hidupnya sengsara dan bahwa dia tidak tahu bagaimana dia akan berhasil. Dia lelah berjuang dan berjuang sepanjang waktu.Tampaknya hanya salah satu dari masalahnya yang dapat ia selesaikan, kemudian masalah yang lainnya segera menyusul untuk dapat diselesaikan.

Ayahnya yang juga seorang koki membawanya ke dapur. Ia mengisi tiga panci dengan air dan menaruhnya di atas api yang besar. Setelah tiga panci tersebut mulai mendidih, ia memasukkan beberapa kentang ke dalam sebuah panci, beberapa telur di panci kedua, dan beberapa biji kopi di panci ketiga.

Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Kemudian ia duduk dan membiarkan ketiga panci tersebut di atas kompor agar mendidih, tanpa mengucapkan sepatah kata apapun kepada putrinya. Putrinya mengeluh dan tidak sabar menunggu, bertanya-tanya apa yang telah ayahnya lakukan.

Setelah dua puluh menit, ia mematikan kompor tersebut. Ia mengambil kentang dari panci dan menempatkannya ke dalam mangkuk. Ia mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk.

Kemudian ia menyendok kopi dan meletakkannya ke dalam cangkir. Lalu ia beralih menatap putrinya dan bertanya, “Nak, apa yang kamu lihat?”

“Kentang, telur, dan kopi,” putrinya buru-buru menjawabnya.

“Lihatlah lebih dekat, dan sentuh kentang ini”, kata sang ayah. Putrinya melakukan apa yang diminta oleh ayahnya dan mencatat di dalam otaknya bahwa kentang itu lembut. Kemudian sang ayah memintanya untuk mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapatkan sebuah telur rebus. Akhirnya, sang ayah memintanya untuk mencicipi kopi. Aroma kopi yang kaya membuatnya tersenyum.

“Ayah, apa artinya semua ini?” Tanyanya.

Kemudian sang ayah menjelaskan bahwa kentang, telur dan biji kopi masing-masing telah menghadapi kesulitan yang sama, yaitu air mendidih.

Namun, masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Kentang itu kuat dan keras. Namun ketika dimasukkan ke dalam air mendidih, ketang tersebut menjadi lunak dan lemah.

Telur yang rapuh, dengan kulit luar tipis melindungi bagian dalam telur yang cair sampai dimasukkan ke dalam air mendidih. Sampai akhirnya bagian dalam telur menjadi keras.

Namun, biji kopi tanah yang paling unik. Setelah biji kopi terkena air mendidih, biji kopi mengubah air dan menciptakan sesuatu yang baru.

“Kamu termasuk yang mana, nak?” tanya sang ayah kepada putrinya.

“Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana caramu dalam menghadapinya? Apakah kamu adalah sebuah kentang, telur, atau biji kopi?”

Belajar Hidup dari Seorang Tuna Netra

Inspirasi Hidup Dari Seorang Tuna Netra

Seorang tuna netra yang mandiri adalah inspirasi hidup kita. Padahal, saya kira sudah menjadi pemandangan yang biasa, saat kita melihat seorang tuna netra yang berjalan di pinggir jalan untuk mengharap belas kasihan dari para pengguna jalan. Mereka duduk di pinggir jalan dengan sebuah kaleng, mangkuk, atau wadah lainnya untuk mengumpulkan receh dari orang-orang yang melewatinya. Ada juga yang berjalan menghampiri mobil-mobil yang berhenti dengan dipandu oleh orang yang bisa melihat.

Tuna netra sering kali dijadikan alasan untuk meminta belas kasihan. Kekurangan sering kali dijadikan alasan untuk tidak bekerja dan tidak berkarya. Boro-boro memberikan inspirasi hidup dan kontribusi kepada orang lain, untuk dirinya sendiri masih mengharapkan orang lain. Yang menjadi pertanyaan ialah apakah mereka tidak bisa atau tidak mau? Atau memang kita yang tidak pernah memberikan kesempatan kepada mereka?

Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Keterbatasan Bukan Alasan Untuk Menyerah

Saya punya kenalan yang tuna netra, bahkan suami istri sama-sama tidak bisa melihat. Mereka memiliki dua anak yang cantik dan ganteng. Namun mereka bisa hidup dengan layak tanpa harus berharap belas kasihan kepada orang lain. Mereka bisa menghidupi anak-anaknya tanpa harus menjadi peminta-minta. Kehidupan mereka bisa menjadi inspirasi hidup bagi kita. Meski dengan keterbatasan, mereka bisa mandiri.

Ah, itu belum seberapa. Ada seorang tuna netra yang berusaha mengumpulkan dana untuk disumbangkan ke suatu yayasan, dia tidak hanya memikirikan diri sendiri tetapi dia memikirkan orang lain lain. Dia tidak meminta belas kasihan dari orang lain, tetapi dia memberikan kontribusi kepada orang lain. Dan lebih hebatnya lagi dia bisa mengendarai sebuat pesawat terbang dalam rangka pengumpulan dana tersebut. Tidak percaya? Silahkan baca beritanya disini.

Setiap Orang Punya Keterbatasan.

Jika Anda beralasan dengan berbagai keterbatasan sehingga Anda tidak bertindak, ketahuilah bahwa semua orang memiliki keterbatasan. Bisa pada keterbatasan fisik, bisa keterbatasan ilmu, bisa juga keterbatasan finansial. Kita memiliki keterbatasan hanya saja pada satu aspek yang mungkin berbeda.

Jadi tidak pantas, jika kita menyerah dengan alasan memiliki keterbatasan. Yang dimaksud menyerah disini bukan hanya menyerah setelah berjuang, justru banyak orang yang menyerah sebelum berjuang. Mau bisnis, dia menyerah karena tidak punya modal padahal dia sama sekali belum pernah mencari modal.

Ada juga orang yang menyerah karena merasa tidak bisa, sementara dia tidak pernah belajar untuk bisa. Sekali orang ini menyerah karena keterbatasannya. Padahal, semua orang memiliki keterbatasan, hanya saja orang yang sukses tidak beralasan dengan keterbatasannya. Yang membedakan orang sukses dengan yang tidak adalah, orang sukses selalu mencari solusi akan katerbatasannya. BUKAN tidak punya keterbatasan.

Setiap Keterbatasan Ada Solusinya

Seperti penyandang tuna netra yang belajar menjadi pilot, keduanya memiliki keterbatasan tetapi bisa melakukan hal yang luar biasa. Ini bukti bahwa keterbatasan tidak bisa dijadikan alasan. Keterbatasan selalu ada solusinya.

Mungkin dengan sebuah keterbatasan kita tidak bisa melakukan sesuatu hal, tetapi kita justru bisa melakukan hal yang jauh lebih baik. Saya memiliki keterbatasan, tidak bisa melakukan berbagai hal, tetapi saya punya kemampuan lain yang bisa mengatasi keterbatasan saya.

Seperti seorang tuna netra yang tidak bisa melihat, tetapi memiliki kemampuan lebih pada indra peraba dan memiliki positioning diri yang luar biasa. Saya lihat, mereka bisa berjalan dengan baik di rumah mereka tanpa menubruk atau menyenggol barang-barang yang ada di rumah tersebut. Ini bukti ada kemampuan lain dibalik keterbatasan kita.

Jika Anda merasa, memiliki keterbatasan, pikirkan kemampuan lain yang Anda miliki. Jika tidak terpikirkan, cobalah melakukan berbagai hal yang belum pernah Anda lakukan. Nanti Anda bisa menemukan ternyata Anda memiliki kemampuan lain yang selama ini terpendam.

Jika Anda tidak memiliki modal untuk bisnis, yakinlah Anda bisa memulai bisnis tanpa harus menggunakan uang diawal. Atau Anda bisa belajar mencari modal. Bisnis memang membutuhkan modal, namun Anda bisa memulai bisnis sekarang juga. Jika memang modal itu harus benar-benar ada, maka tugas Anda adalah mencarinya. Bukan menyerah diam, meminta untuk dimaklumi.

Mungkin Anda akan dimaklumi orang. Ya, Anda akan mendapatkan maklum tersebut, tetapi apa yang Anda dapatkan selain maklum? Anda tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali rasa kasihani dari orang. Bahkan, lebih buruk lagi, mungkin didepan Anda mereka mengatakan memaklumi Anda, bisa jadi dalam hatinya mereka pikir Anda malas.

Intinya adalah jangan jadikan keterbatasan kita sebagai alasan untuk menyerah. Kita punya kemampuan lain atau ada solusi atas keterbatasan kita.

Hukum Daya Tarik: Tergantung Anda Menarik Keberhasilan atau Kegagalan

Dalam Hukum Daya Tarik (Law of Attraction), dikatakan bahwa, “Anda adalah magnet yang hidup yang selalu menarik orang, gagasan dan situasi dalam kehidupan Anda, yang membuat keselarasan dengan hal yang dominan yang ada dalam pikiran Anda.”

Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Hukum daya tarik mengatakan bahwa pikiran Anda diaktifkan oleh emosi Anda, baik positif atau negatif, kemudian mereka menciptakan medan energi yang kuat di sekitar Anda, yang menarik orang dan keadaan yang selaras dengan pikiran-pikiran tersebut ke dalam kehidupan Anda, ibarat besi yang dipenuhi dengan magnet.

Hukum daya tarik bersifat netral, jika Anda berpikir secara positif, Anda akan menarik orang-orang dan keadaan yang positif. Jika Anda berpikir negatif, Anda akan menarik orang-orang dan keadaan yang negatif. Orang yang sukses dan bahagia senantiasa berpikir dan berbicara tentang hal-hal yang ingin mereka tarik dalam kehidupan mereka.

Keadaan yang terjadi disekitar Anda adalah refleksi dari apa yang ada dalam pikiran Anda. Ini ibarat Anda berdiri di tengah sekeliling cermin-cermin, kemana pun Anda melihat, Anda melihat refleksi dari diri Anda, layaknya bayangan dalam cermin, persis seperti yang Anda pikirkan di ruang terdalam otak Anda.

Aplikasi Hukum Daya Tarik

Bagaimana mengaplikasikan hukum daya tarik dalam kehidupan sehari-hari? Apakah saat kita ingin mobil, cukup memikirkan mobil kemudian tiba-tiba mobil datang menjadi milik Anda?

Tentu tidak seperti cara hukum ini bekerja. Hukum daya tarik bekerja pada dunia meta fisik, namun tidak terlepas dengan dunia fisik. Saat kita menerapkan hukum daya tarik, maka Anda akan menarik orang, kondisi, situasi, ide, dan ribuan atau tak terhingga variable yang mendukung perwujudan apa yang Anda inginkan. Misalnya saat Anda menginginkan sebuah mobil, maka orang dan alamat akan mengatur kondisinya agar Anda bisa memiliki mobil tersebut.

Apakah akan dibutuhkan tindakan kita? Ya tentu saja, hukum fisik (tindakan kita) harus selaras dengan hukum meta fisik. Apakah harus bekerja keras? Bisa ya bisa tidak. Apakah harus melalui bisnis? Bisa ya bisa tidak. Sebab alam sendiri bisa membentuk kombinasi tak terbatas yang memungkinkan kita meraih apa yang kita inginkan.

Jadi, jangan membatasi diri harus itu atau ini, tapi serahkan kepada Allah yang mengatur alam dan manusia sedemikian hingga, sehingga memungkinkan kita mendapatkan apa yang kita butuhkan. Sangat mungkin, dan kebanyakannya, membutuhkan tindakan kita, maka bertindaklah yang sesuai dengan kondisi tersebut.

Bisa jadi Allah mengatur orang-orang yang membutuhkan jasa tertentu nampak didepan Anda, sehingga jika Anda sambut peluang itu, maka hasilnya bisa untuk membeli mobil. Mungkin bisa saja ada teman yang menawarkan peluang bisnis, dimana bisa meraih keuntungan besar untuk membeli mobil. Bahkan bisa jadi ada kenalan lama menawarkan MLM yang memberi peluang mendapatkan bonus mobil. Dan berjuta kemungkinan lainnya.

Mungkinkah tiba-tiba ada yang memberi mobil kepada Anda secara cuma-cuma? Kenapa tidak? Namun yang perlu kita perhatikan adalah jangan tergantung dan berharap dengan satu cara, karena ada banyak sekali kemungkinan cara yang akan nampak di hadapan Anda.

Ada banyak sekali, banyak, sehingga kita bisa menyebutnya tidak terbatas. Kuncinya adalah sejauh mana Anda menarik kondisi-kondisi dan orang-orang yang memungkinkan. Lalu, bagaimana cara menariknya?

Karier Mandek? Mungkin ini Penyebabnya

Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto,

Apakah anda merasa Karir Anda Begitu-Begitu Saja?

Dalam buku berjudul Outliers, Malcolm Gladwell mengatakan bahwa semua orang sukses menghabiskan 10.000 jam berlatih untuk menyempurnakan skillnya.

Seseorang datang kepada saya dan berkata, “Pak saya ini sudah bekerja lebih dari 10 tahun di perusahaan. Tapi perusahaan tidak menghargai saya. Buktinya gaji saya dari tahun ke tahun segitu-gitu aja. Karir saya mentok pak.”

Bryan Tracy pernah berkata bahwa Anda berada di posisi anda sekarang karena apa yang sudah anda tahu. Namun anda berada di posisi anda sekarang karena apa yang anda belum tahu.

Bingung? Jadi Anda dapat berada di posisi anda sekarang, karena ilmu dan skill yang sudah miliki. Namun untuk bisa naik ke level yang lebih tinggi, anda juga harus meningkatkan kemampuan yang anda miliki. Misalkan, untuk naik jadi manager harus punya kemampuan leadership, public speaking, motivasi, problem solving dll.

Jadi jika karir anda begitu-begitu saja, coba cek apakah pengalaman anda selama 10 th atau pengalaman Anda selama 1 th yang di ulang 10 kali.

Kesimpulannya, kunci untuk mencapai karir yang cemerlang adalah terus belajar, mengembangkan diri dan upgrade kemampuan. Anda setuju?

Christian Adrianto Motivator