Kunci Gagal Kaya – Part 1

Banyak dari kita senantiasa mencari resep mencapai kekayaan finansial, 10 tips menjadi miliarder, 5 kunci miliarder atau berapapun kunci sukses yang kita harapkan dapat menjadi pegangan kita untuk mencapai kesuksesan dan kekayaan yang kita inginkan. Namun kita harus tahu, selain kunci-kunci untuk menjadi sukses dan kaya, sebaiknya kita juga tahu kunci Gagal Kaya.

Apa tujuan kita memahami kunci Kunci Gagal Kaya ini? Agar kita masing-masing dapat menyadari, memahami dan yang paling penting menghindari hal – hal ini agar dikemudian hari tidak menjadi penghalang kita menuju Kesuksesan dan Kekayaan.

Ada 5 Kunci Gagal Kaya yang perlu anda ketahui agar anda bisa menghindari nya. Mari kita bahas Kunci Pertama dari 5 Kunci Gagal Kaya.

 

Kunci Gagal Kaya # 1

Tidak pernah terpikir bahwa mereka MAMPU DAN LAYAK untuk mencapai menjadi Kaya

 

Biasanya orang semacam ini dibesarkan di lingkungan keluarga yang tidak kaya, sehingga mereka melihat keluarga mereka, orang tua mereka, saudara mereka, tetangga,  kakek nenek mereka, bahkan mungkin buyut mereka tidak kaya. Mereka di didik untuk hidup, berbicara, bekerja, berpikir dengan cara pandang orang yang tidak kaya. Jika hal ini terus terjadi dimasa 20 tahun pertama dalam hidup seseorang, keyakinan yang terbentuk cenderung bahwa dia pun akan menjadi tidak kaya juga.

 

Sering terjadi bahwa orang yang dibesarkan di keluarga yang kaya lebih mudah untuk menjadi kaya juga. Mengapa demikian? Karena dia melihat setiap hari bahwa menjadi kaya itu mungkin.  Mereka di didik untuk hidup, berbicara, bekerja, berpikir dengan cara orang kaya.  Mereka tumbuh dengan keyakinan suatu hari saya juga bisa kaya seperti orang-orang di sekitar nya.

 

Para pembaca yang semangat, jangan berkecil hati dulu bagi anda yang mungkin tumbuh di lingkungan keluarga yang tidak kaya. Kekayaan adalah masalah keyakinan dan cara pandang yang anda yakini dalam hidup anda. Alasan pertama bahwa orang tidak menjadi kaya adalah bahwa mereka tidak berpikir dan merasa layak untuk menjadi kaya. Jika tidak pernah terpikirkan untuk menjadi kaya, maka akan sulit bagi orang tersebut untuk bisa menjadi kaya. Dia tidak akan pernah mengambil langkah-langka yang diperlukan untuk menjadi kaya. Jadi berpikir dan merasa bahwa anda layak untuk menjadi kaya adalah sangat Penting. Jadilah Kaya dan itu adalah hak anda. Anda sangat mampu. Anda yang betul-betul menginginkan dan mau memperjuangkan akan lebih memungkinkan untunk menjadi kaya.

 

Inilah kunci Gagal kaya yang pertama, yaitu Tidak Berpikir bahwa mereka Layak dan Mampu untuk menjadi Kaya. Ubah cara pandang anda, Ubah keyakinan anda. Anda adalah orang yang di ciptakan di dunia oleh Tuhan yang maha Pengasih untuk menjadi orang yang kaya dan berkelimpahan.

 

Semoga bermanfaat

 

Salam Semangat

KEKECEWAAN YANG MENGUATKAN

christian adrianto-motivator

christian adrianto-motivator

Christian Adrianto, motivator, merry riana, mario teguh, bong chandra, andrie wongso, motivator terbaik, motivator top

Hidup ini tak selalu semulus yang kita bayangkan. Terkadang keadaan naik dan turun seperti roler coaster. Saat sebuah keadaan tak seperti yang kita harapkan, kita mengalami kekecewaan. Namun pengalaman mengatakan kepada saya bahwa kekecewaan adalah sebuah sarana untuk menguatkan. Berikut adalah kekecewaan yang dapat menguatkan kita.

  1. Kekecewaan = Penundaan

Penudaan bukan berarti akhir dari segalanya. Saat sesuatu tak bisa kita nikmati sekarang , mungkin esok akan kita dapatkan. Hal yang perlu kita lakukan adalah mengubah rencana dan bergembira dalam penantian.

2. Kekecewaan = Batu loncatan

Kekecewaan adalah sebuah batu yang harus diloncati untuk dapat mencapai daerah yang lebih tinggi.

3. Kekecewaan = Normal  terjadi

Tidak ada manusia yang tidak pernah merasa kecewa. Karenanya kekecewaan bukan menjadikan patas semangat, hal ini normal terjadi dalam hidup.

4. Kekecewaan = ujian

Ibarat ujian, kekecewaan adalah sebuah test. Apabila kita mampu melewatinya, maka kita akan naik kelas.

5. Kekecewaan = Motivator

Kekecewaan akan membuat mental kita menjadi lebih kuat. Kekecewaan akan mendorong kita untuk melakukan hal yang lebih baik. Kekecewaan adalah motivator.

6. Kekecewaan = Waktu penyesuaian diri

Saat kekecewaan datang, itu adalah saatnya kita mundur sejenak untuk menyesuaikan rencana rencana kita, kemudian kita hrus mencoba lagi. Jika gagal, coba lagi. Terus hingga berhasil.

7. Kekecewaan = tantangan

Kekecewaan adalah sebuah tantangan yang harus kita taklukkan.

8. Kekecewaan = Pelajaran

Kekecewaan adalah sebuah pelajaran. Kesalahan yang terjadi memberi kita pengalaman. Mengutip kata kata Tomas Alva Edison, “Saya tidak gagal, saya hanya menemukan 9999 kali hal yang tidak berhasil.” Edison mendapatkan sebuah pelajaran.

9. Kekecewaan = Proses naik level

10. Kekecewaan = Kebutuhan

Kekecewaan adalah sebuah kebutuhan. Tanpa rasa kecewa, kita tidak pernah belajar, tidak pernah mendapat tantangan, tak pernah menemukan motivasi.

11. Kekecewaan = Tanda Berhenti untuk evaluasi

Bukan berarti anda berhenti untuk selamanya. Tapi berhenti untuk evaluasi, sehingga anda menemukan cara yang lebih baik dan lebih efektif dari sebelumnya.

12. Kekecewaan = Indikator adanya  hal yang lebih baik

Kekecewaan adalah sinyal Tuhan, bahwa ada hal yang lebih baik untuk anda.

13. Kekecewaan = Pelatih kesabaran dan keikhlasan

14. Kekecewaan = Proses eliminasi hal yang tidak penting

Saat anda menemui kekecewaan terkadang anda menemukan bahwa anda fokus pada hal yang tidak penting. Saat ini adalah saat yang tepat untuk menyusun kembali prioritas dalam hidup anda.

15. Kekecewaan = Jendela untuk melihat hal yang lebih baik

Mengutip kata kata Steve Jobs, ” Hidup kita tersusun atas titik titik. Kita dapat menghubungkan titik titik tersebut dengan melihat masa lalu”. Titik titik tersebut adalah pondasi yang membentuk kita hari ini.

BUAH DI POHON

motivasi buah di pohon

Kita mengenal pohon manga, jeruk, apel, pisang dan lain sebagainya. Pepohonan dikenal karena buahnya. Begitu juga manusia. Orang orang disekitar kita mengenal kita karena buah yang kita hasilkan. Sebagaimana pohon, kita juga menghasilkan buah sesuai dengan karakter kita.  Buah apakah yang kita hasilkan?

Selama beberapa decade Berlin Timur dikuasai oleh Komunis sedangkan Berlin Barat bebas. Suatu hari beberapa orang yang tinggal di Berlin Timur membawa satu truk penuh dengan sampah dan membuang di bagian Berlin Barat. Orang orang di Berlin Barat berniat membalas dendam. Mereka melakukan hal yang sama. Tetapi alih alih mengirim truk berisi sampah mereka memnuhi truk dengan makanan ka;eng, susu, roti dan pakaian kemudian ditumpuk dengan rapi di Berlin Timur. Di atas tumpukan makanan tersebut mereka meletakkan kertas yang besar bertuliskan :” Anda memberi apa yag Anda miliki, kami memberi apa yang kami miliki.”

Buah apa yang akan anda berikan?

Banyak orang takut memberikan terlalu banyak buah karena takut pohonnya akan menjadi tandus dan kering. Namun ada juga orang orang yang hanya fokus memetik tapi lupa menghasilkan buah. Bagaimana agar saya dapat menghasilkan buah lebih banyak. Anda harus bersedia dipangkas dengan disiplin. Saat kita dipangkas, mungkin saat itu rasanya tidak nyaman. Namun pemangkasan adalah sebuah proses yang menghilangkan ranting yang kering sehingga ranting tersebut dapat bercabang dan menghasilkan buah lebih banyak.

Thanks God It’s Monday

We Love Monday, motivatorindonesia.net

Kringggggg…..krrringgg……. alarm handphone Annie  berdering.  Tanpa membuka mata Annie mematikan alarm, dan menarik selimut kembali. Lima menit kemudian alarm kembali berdering lebih kencang.   Kali ini Annie membuka mata dan mencoba turun dari tempat tidur. Sambil duduk ditepi kasur, Annie mengucek mata dan berkata “I Hate Monday”. Dengan malas menyeret kaki ke kamar mandi.

Senin, hari yang dihindari banyak orang. Apakah sekilas gambaran Annie terjadi pada anda juga? Ow..ow..ow.. Ada beberapa hal yang anda perlu ketahui mengapa hari Senin adalah hari yang harus dimulai dengan lebih semangat.

  1. Perjalanan sama menyenangkannya dengan kedatangan ditempat tujuan saya. Perencanaan sama menyenangkannya dengan hari eksekusi. Sama juga dengan hari Senin, senin adalah hari permulaan. Saya mempunyai kesempatan untuk berkata bahwa saya belum melakukan kesalahan apapun dalam minggu ini. Saya mempunyai kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dan melakukan hal yang benar. Kesedihan minggu lalu dapat berubah menjadi kegembiraan. Senin adalag awal dari sebuah perjalanan.
  2. Monday adalah money day. Dalam seminggu hari apa yang memberi anda penghidupan? Hari Senin sampai Jumat bukan. Hari yang memberi anda makan, mengapa anda merasa malas menjalaninya. Bayangkan jika anda tak lagi memiliki pekerjaan. Hari Senin anda tak perlu bangun pagi untuk berangkat ke kantor. Maka hari Sabtu dan Minggu anda tidak memiliki cukup uang untuk makan keluar atau jalan jalan atau melakukan hobi anda. Hari yang memberi anda makan, maka anda harus menjalani dengan penuh semangat.
  3. Saya selalu diingatkan bahwa hidup ini adalah tentang memberi dan mengasihi. Di akhir pekan, saya telah menjalani Me Day. Melupakan hampir sebagian besar tanggung jawab. Segalanya untuk diri saya sendiri. Hari Senin adalah saatnya kembali berkarya, menjadikan dunia ini menjadi lebih baik. Melayani sesame dan menebar manfaat bagi orang banyak. Thanks God It’s Monday.

Berikan 100% Dirimu

100 % You

  99% tidak cukup untuk   meraih kesuksesan. Diperlukan 100% untuk sukses. Bandara International Soekarno Hatta setiap bulannya terdapat sekitar 34.000 penerbangan. Artinya ada sekitar 1000 penerbangan perhari dan sekitar 45 pesawat landing dan takeoff setiap jamnya.  Jadi jika hanya 99% upaya yang diberikan, artinya ada 4 pesawat yang tidak aman setiap jamnya.

Terlepas dari berita berita kecelakaan yang terjadi di sepanjang tahun 2015 ini. Saya hanya ingin mengungkapkan betapa pentingnya memberikan upaya 100%.

Karena 1 % adalah perbedaan besar dalam hidup kita. Hanya dengan 1 alasan saja untuk tidak melakukan sesuatu, kita akan berhenti mengusahakan sesuatu. Orang orang sukses akan selalu memberikan lebih daripada yang diharapkan. Ada perbedaan besar antara bertahan hidup dan menikmati hidup. Mereka yang bertahan hidup hanya akan bekerja agar mendapatkan uang, orang orang yang menikmati hidup akan bekerja untuk mendapatkan kebahagiaan. Mereka yang bertahan hidup, hidup hanya sekedarnya. Mereka yang menikmati hidu akan memberikan 100% upayanya namun tetap merasa  bahagia.

Seorang anak bernama Kyle Maynard, terlahir dengan penyakit langka Congenital Amputation. Kelainan ini menyebabkan tangan dan kakinya hanya tumbuh sebagian, dan Nampak seperti telah diamputasi. Dengan kondisi tangan hanya lengan dan kaki hanya sekitar 20 cm, mudah bagi Kyle untuk menyerah dan tidak melakukan apapun. Siapapun akan memaklumi keadaannya. Namun Kyle menolak untuk menjadi terpuruk. Dia memberikan 100% usahanya. Dia tetap bersekolah, layaknya anak anak normal lainnya.  Bahkan nilainya sangat memuaskan. Kyle tidak pernah kehilangan akal, dia selalu mencari cara dan terus menerus mendorong dirinya mencapai lebih. Kyle bahkan mendaki gunung Kilimanjaro. Gunung tertinggi di Afrika. Dimana orang dengan kondisi fisik nrmal, belum tentu sanggup menjalaninya. Mengikuti pertandingan MMA, gulat. Bahkan kyle juga menulis buku berjudul “NO EXCUSES”, berbicara di radio dan tv untuk menginspirasi orang orang diluar sana. Seandainya Kyle menyerah, tak pernah mencari cara, tak akan ada orang yang menyalahkannya. Namun Kyle selalu mencari cara, selalu focus untuk mencari solusi dan selalu memberikan 100% dalam semua usahanya.

 

 

RESEP SUKSES

Christian Adrianto Motivator

Kita hidup dengan hasrat untuk mencapai kesuksesan. Ada banyak strategi untuk mencapai kesuksesan di bidang apapun yang anda inginkan. Namun waktu kita terbatas, kita tidak mungkin mencoba segala strategi untuk mengetahui mana yang terbaik. Cara terbaik adalah dengan belajar dari mereka yang terlah berhasil dibidang yang anda ingin sukses.  Dengan begitu, kita tahu jalan yang lebar, jalan mana yang berlubang tanpa harus melewati semua jalan yang ada dan terperosok dalam lubang yang tidak kita inginkan. Hasilnya kita akan lebih cepat mencapai sukses kita.

Sering kita bertanya, mengapa ada orang orang yang sukses dan ada pula yang hidupnya biasa biasa saja. Apa yang membedakan mereka. Apakah mereka, orang orang sukses terlahir dengan bakat yang lebih besar? Saya percaya bahwa bukan bakat yang mengantar kita pada kesuksesan. Albert Einstein, salah satu ilmuwan hebat  yang dikenal  sangat jenius, waktu kecil tidak bisa berbicara hingga berumur 4 tahun. Gurunya berpendapat bahwa Einstein tidak akan pernah berhasil. Dengan kata lain tak berbakat. Namun kini dunia mengenalnya sebagai ilmuwan yang membawa perubahan pada dunia.

Lalu apa rahasia kesuksesan seseorang? Ada sebagian orang berpendapat, kerja keras. Namun apakah anda mengenal orang orang yang seumur hidupnya selalu bekerja sangat sangat keras, namun penghasilannya biasa biasa saja. Hidupnya bahkan susah.

Hanya ada satu cara untuk mengungkap resep kesuksesan. Belajarlah dari orang orang yang sukses. Orang orang yang berhasil di bidang anda ingin sukses. Apapun tiu. Anda ingin menjadi pengusaha sukses, belajarlah dari pengusaha sukses. Anda ingin sukses dalam rumahtangga, belajarlah pada mereka yang rumahtangganya harmonis sampai kakek nenek. Anda ingin sukses di karir, mencapai posisi penting dalam perusahaan. Belajarlah pada atasan atasan terbaik anda. Apapun anda ingin sukses, jawabannya satu. Anda harus mau belajar. Terus menerus mengembangkan diri.  Dan tidak berhenti sekedar tahu.  Tahu tidak ada gunanya. Jika ingin mencapai sesuatu, Do Action. Praktekkan apa yang telah anda pelajari.

KUPU KUPU

kupu kupu - motivatorindonesia.net

Seekor kupu kupu terbang dangan anggun, hinggap di kuntum bunga bunga yang bermekaran. Kupu kupu yang cantik, adalah metamorphosis dari ulat yang buruk rupa. Ulat akan menjadi kepompong, dan akhirnya kepompong robek dan keluarlah kupu kupu yang cantik.

Sebuah percobaan dilakukan. Kupu kupu yang akan keluar dari kepompongnya dibantu olah tangan manusia. Kepompongnya digunting agar kupu kupu dapat keluar dengan mudah. Namun ternyata setelah kupu kupu tersebut keluar, kupu kupu tak dapat terbang. Hanya mampu berjalan menyeret sayapnya, dan akhirnya mati.

Itulah tempaan kehidupan. Kita harus melewatinya. Proses kehidupan menjadikan kita kuat.

Saat menghadapi tempaan kehidupan, saat itulah kualitas diri kita sebagai pribadi ditentukan.  Segala keputusan yang kita ambil saat itu, menentukan kualitas karakter kita.

KEPAKKAN SAYAP DAN TERBANG TINGGI KE ANGKASA

Rajawali - motivator indonesia

Rajawali adalah burung yang terkenal akan keperkasaannya. Rajawali mampu terbang tinggi, bahkan semakin kencang angin berhembus, Rajawali akan terbang lebih cepat. Rajawali sangat tangguh, mampu terbang melampaui badai sekalipun.  Namun, bagaimanakah Rajawali belajar terbang?

Burung Rajawali akan membangun sarangnya di tebing yang tinggi.  Setelah telur menetas, dan anak anak Rajawali siap untuk belajar terbang, induk rajawali akan merobek sarangnya hingga anak anaknya terjatuh. Tentunya anak anak rajawali akan terkejut, panik karena  jatuh menuju lembah berbatu yang curam.  Mengepak ngepakkan sayapnya dengan panik. Namun saat anak anak Rajawali mendekati bebatuan, Rajawali segera terbang dan menyambar anak anaknya di atas sayapnya. Membawanya tinggi ke angkasa dan kemudian menjatuhkannya lagi. Berulang ulang dilakukan hingga anak anak rajawali mampu terbang dengan sayap sendiri.

Belajar dari alam, hidup kita juga mengalami hal yang sama. Saat kita terjatuh, maka itu adalah proses agar sayap kita menjadi lebih kuat dan mempersiapkan kita untuk terbang lebih tinggi. Hanya satu hal yang harus dilakukan agar sayap kita menjadi lebih kuat. Kita harus bangkit. Jika kita terjatuh dan tidak bangkit lagi dan mencoba mengepakkan sayap. Niscaya kita akan terjun bebas ke bebatuan dan mati terhempas. Hanya ada satu jalan untuk menjadi lebih kuat, yaitu tak menyerah.

Sebatang Kaktus di Padang Gurun

Sebatang kaktus tumbuh di padang gurun. Setiap hari kaktus mengeluh, karena merasa dirinya adalah tanaman yang buruk rupa. Batangnya kurus dan ditumbuhi duru duri tajam. Kulitnya kasar dan tidak memiliki helai helai daun yang rindang dan memberi kesejukan kepada siapapun yang melintas. Kaktus juga tidak memiliki buah yang dapat memberi makan bagi binatang binatang yang lapar dan haus. Dia selalu mengeluh…mengeluh dan mengeluh kepada setiap yang lewat. Dan setiap kali, kaktus selalu merasa iri dengan yang lainnya. Dia iri terhadap bulan dilangit. Bulan menerangi malam. Kaktus iri terhadap elang yang terbang, iri dengan keanggunan terbang, kekuatan sayapnya dan ketajaman mata elang. Elang iri dengan matahari, yang begitu perkasa panasnya membakar namun memberi kehidupan. Kaktus merasa dirinya buruk rupa dan tak berguna. Hidupnya hanya berdiri saja di tengah padang gurun. Setiap hari kaktus semakin bertumbuh, batangnya semakin kasar, durinya semakin lebat dan tebal. Hingga usianya semakin tua, kaktus masih belum juga menemukan makna hidupnya di padang gurun. Namun suatu hari kaktus merasa lelah untuk mengeluh, merasa bosan iri hati. Saat itu dia memutuskan untuk berkonsentrasi pada pertumbuhannya. Hari demi hari berlalu, hingga suatu hari kaktus tersadar sekuntum kuncup bunga tumbuh di batangnya. Hingga pada waktunya kuntum tersebut mekar. Dan bunga tersebut sangat indah, sangat besar dan begitu bersih kelopaknya. Aroma harum semerbak, mengundang banyak serangga dan kupu kupu untuk datang. Sejak saat itu kaktus bersyukur. Setiap individu diciptakan unik. Setiap makhluk memiliki arti besar di dunia. Merasa iri dengan kelebihan orang lain seringkali hanya menghambat diri melihat kelebihan diri sendiri.

 

Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto, Merry Riana, Mario Teguh, Training Motivasi ,Tung Desem Waringin, Bong Chandra,Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto, Merry Riana, Mario Teguh, Training Motivasi ,Tung Desem Waringin, Bong Chandra,


Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto, Merry Riana, Mario Teguh, Training Motivasi ,Tung Desem Waringin, Bong Chandra,
Motivator Indonesia, Motivator, Motivator Terbaik di Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia, Christian Adrianto, Merry Riana, Mario Teguh, Training Motivasi ,Tung Desem Waringin, Bong Chandra,

1 Jam Saja

Suatu hari Doni bertanya kepada ayahnya.  “Ayah, setiap hari ayah bekerja?” “Ya”, jawab ayahnya. “ “Dalam setiap jam ayah bekerja, ayah dibayar berapa?” Tanya Doni kecil.  “ Mengapa kamu bertanya seperti itu?” jawab ayahnya. “Berapa Ayah?” Doni bertanya dengan lebih ngotot.  “Hmm…” ayahnya merenung sejenak.  “Kira kira ayah dibayar 100 dolar perjam.”  “Kalau begitu, Ayah aku boleh meminjam 50 dolar dari Ayah?” “Untuk apa nak?”  “Apakah ada buku yang perlu kamu beli, atau ada peralatan sekolah yang kamu butuhkan?” Jawab ayahnya. “Tidak ayah.” “Kalau begitu untuk apa? Kamu ini hanya menghambur hamburkan uang saja. Tahukah kamu setiap hari ayah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan mu, sekolah, makana, pakaian kamu. Dan kamu hanya menghambur hamburkan uang!”  “Dasar anak tak berguna, cepat masuk kemarmu dan belajar!” Ayah Doni marah.

 

Beberapa waktu kemudian, Ayah Doni menjenguk anaknya dikamar. Dilihatnya Doni tengah di atas tempat tidurnya. Didepannya tersebar uang koin dan uang kertas yang ditumpuk tumpuk sesuai nilainya. Ayahnya mendekati Doni dan bertanya, “Ayah lihat kamu sudah memiliki banyak uang. Untuk apa kamu meminta uang dari Ayah?” Kemudian sambil menangis Doni menjawab,”Maaf Ayah, Doni tidak mau membeli mainan. Doni hanya mau membeli 1 jam dari Ayah. Setiap hari ayah bekerja, pulang malam. Ayah tidak pernah punya waktu untuk menemani Doni. Saat dirumah, Ayah terus bekerja, atau menelepon. Saat liburan, bahkan ayah tetap mengerjakan pekerjaan dilaptop. Doni hanya mau 1 jam ayah. Tapi uang Doni masih kurang. Makanya Doni mau meminjam uang ayah.” Sang ayah hanya terdiam, dan kemudian airmata menetes dimatanya. Dengan segera Ayah memeluk Doni. “Maafkan ayah Nak. Ayah berjanji, mulai sekarang ayah akan lebih memperhatikan kamu dan meluangkan waktu untukmu nak.”