Mengapa Kita Harus Punya Grit? Refleksi dari Angela Duckworth

rangkuman buku Angela Duckworth, GRIT by Motivator terbaik indonesiaAnda pernah gagal dalam sesuatu yang penting?

Entah itu pekerjaan, pendidikan, atau relationship, maka Anda tahu betapa sulitnya jatuh dan bangkit lagi.

Namun setelah saya pelajari, ternyata ada kabar baik dan kabar buruk.

Kabar buruknya? Tidak ada orang yang peduli jika Anda gagal dan seberapa keras Anda mencoba, kecuali Anda bertahan cukup lama, bangkit lagi saat jatug dan pantang menyerah untuk berhasil.

Kabar baiknya? Kemampuan untuk bertahan itu bisa dipelajari. Kemampuan itu namanya grit.

Grit bukan bicara soal bakat. Bukan juga soal keberuntungan.

Grit adalah masalah semangat dan ketekunan, soal tetap mencoba meski seluruh dunia tampaknya tidak mendukung.

Jadi, mengapa kita harus punya grit?

Ada beberapa alasan yang mungkin akan membuat Anda bertanya-tanya: “Apa yang akan terjadi kalau saya tidak punya GRIT?”

1. Siapa bilang Dunia ini Adil?

Banyak orang berpikir bahwa orang orang yang paling berbakat, pasti sukses.

maaf, pendapat ini Salah!

ternyata faktanya, dunia lebih menghargai mereka yang gigih, mereka yang tidak menyerah saat keadaan menjadi sulit. Bakat hanya akan membawa Anda sejauh ini; grit akan membawa Anda lebih jauh.

Tanpa grit, Anda akan berhenti di tengah jalan, sementara orang lain yang mungkin kurang berbakat akan terus berjalan dan akhirnya memenangkan permainan.

2. Karena Tidak Ada Jalan Pintas menuju Kesuksesan

Kita sering kagum pada kisah sukses di berita: perusahaan unicorn, atlet pemenang medali emas, atau seniman berbakat. Tapi jarang kita melihat perjuangan mereka di balik layar, berapa jam latihan, kegagalan yang tak terhitung jumlahnya, dan malam-malam tanpa tidur. Grit adalah bahan bakar yang membuat Anda tetap bergerak maju saat segala sesuatunya terasa mustahil.

3. Karena Grit Menentukan Hidup yang Bermakna

Tanpa perjuangan, hidup ini dangkal. Grit memberi kita kekuatan untuk mengejar sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri, sesuatu yang bermakna. Ini bukan hanya tentang pencapaian besar, ini tentang bagaimana kita menjalani hidup kita setiap hari dengan penuh semangat, meski ada tantangan di depan mata.

4. Karena Grit Adalah Otot Mental

Sama seperti otot tubuh, grit bisa dilatih. Tidak ada yang lahir dengan kemampuan untuk tetap berjuang tanpa henti. Tapi kabar baiknya, kita semua bisa memperkuatnya. Setiap kali Anda memilih untuk bangkit setelah jatuh, Anda melatih grit Anda. Dan semakin sering Anda melatihnya, semakin kuat Anda.

5. Karena Grit Membuat Anda UNSTOPPABLE!

Saat Anda memiliki grit, kegagalan bukanlah akhir cerita. Kegagalan adalah pembelajaran. Orang-orang yang gigih tidak bertanya, “Apa saya bisa?” tetapi “Bagaimana caranya?” Dengan mindset ini, hampir tidak ada yang bisa menghentikan Anda.

Jadi, Apa yang Akan Anda Lakukan?

Bayangkan diri Anda di persimpangan jalan. Di satu sisi, ada jalan mudah: menyerah, bermain aman, tidak berusaha lebih keras. Di sisi lain, ada jalan yang sulit: penuh dengan kegagalan, tantangan, dan kerja keras. Tapi hanya satu jalan yang membawa Anda ke tempat yang benar-benar Anda inginkan.

Keputusan ada ditangan Anda sendiri. Tapi saya bisa memberi tahu Anda: jalan sulit itu layak diperjuangkan. Dan jika Anda mau melangkah, grit adalah kunci untuk bertahan.

Jadi, mari tanyakan pada diri kita sendiri: Apakah saya cukup gigih?

Dan jika jawabannya belum, apa yang akan saya lakukan hari ini untuk mulai membangun grit?

Ingatlah, kesuksesan bukan untuk yang paling pintar atau berbakat. Kesuksesan adalah untuk mereka yang menolak menyerah!

Penulis :

Christian Adrianto TOP 10 Motivator Terbaik IndonesiaChristian Adrianto

Motivator, Leadership & Sales Trainer

TOP 10 Motivator terbaik Indonesia. Berpengalaman lebih dari 19 tahun di dunia training dan motivasi. Telah dipercaya lebih dari 600 perusahaan besar di indonesia.

The 5 AM Club By Robin Sharma

Beberapa bulan yang lalu saya membaca buku ini. Dan saat saya baca lagi, saya mendapatkan new insight yang menurut saya menarik untuk dibagikan.

Review the 5am club Robin Sharma bookJadi Robin Sharma, penulis buku The 5 AM Club, Ia bercerita tentang orang-orang yang berkomitmen bangun pagi jam  5 pagi setiap hari. Dan rata rata mereka menjadi pribadi yang produktif dan sukses.

 

 

# Insight 1

Untuk menjadi sukses kita harus melakukan yang orang banyak tidak lakukan. Termasuk bangun pagi jam 5  setiap hari.

Kenapa harus bangun pagi?

Karena dengan bagun pagi kita akan merasakan positive energy dan productivity.

 

Tapi poinnya bukan sekedar bangun jam 5 pagi saja.

Tapi activity yang dilakukan setelah bangun jam 5 pagi.

 

20 Menit  pertama : latihan fisik atau olah raga

Olahraga dapat membantu menghilangkan hormon cortisol, hormon yang dihasilkan saat manusia merasa stress dan takut. Dan melalui olahraga, tubuh akan meng-generasi protein BDMF yang memperbaiki koneksi meural di otak, sehingga kita akan berpikir lebih jernih dan cepat.

 

20 Menit kedua : Refleksi diri

Anda bisa melakukan meditasi, menulis jurnal, planning, berdoa, sholat dll.

 

20 Menit ketiga : Learning

20 menit terakhir ini anda dianjurkan untuk menambah knowledge baik dengan membaca buku misalnya buku The Mirracle of Happiness by Christian Adrianto (hehehe….), mendengarkan podcast, audio book dll.

 

Rutinitas ini dilakukan selama 66 hari, hingga menjadi otomatic point. Atau menjadi kebiasaan.

 

# Insight 2

Rahasia Pencetak Sejarah : Capitalization IQ

Robin Sharma melakukan penelitian mendalam dan mendapatkan bahwa orang orang sukses tidak hanya bergantung pada bakat dan kemampuan saja. Tetapi lebih karena capitalization IQ. Yaitu sejauh mana seseorang memanfaatkan potensi yang ia miliki melalui konsistensi dan kegigihan. Para pencetak sejarah memberikan dedikasi dan komitemen serius untuk terus menerus bertumbuh (NEIA : Never Ending Improvement & Achievement) dan terus mengasah skill. Dan inilah yang menjadi pembeda.

Miliki Growth mindset : kita tidak dilahirkan untuk menjadi pasarah dengan kemampuan yang kita miliki, tapi kita bisa terus bertumbuh dan berkembang.

 

# Insight 3

Ini mungkin bukan insight, tapi lebih ke strategi sukses. Robin Sharma membagikan beberapa strategi untuk membantu kita agar lebih produktif.

 

Tight Bubble of Total Focus

Kita bekerja tanpa gangguan apapun

Set up jadwal untuk melakukan aktivitas tanpa gangguan dan tanpa distraction.

Dan berikan 100% fokus. Daripada mengerjakan banyak project tapi tidak fokus, lebih efektif jika mengerjakan 1 atau 2 project tapi dengan total focus.

 

Rule 90/90/1

90 hari kedepan, selama 90 menit pertama dalam hari anda, lakukan 1 hal prioritas yang paling berdampak dan membuat perubahan di masa depan. Dengan melakukan ini, anda telah memberikan fokus pada hal yang sangat sangat penting dalam hidup anda.

 

 

Metode 60/10

Setiap 60 menit anda bekerja, istirahat selama 10 menit. Misalnya streching, jalan jalan dulu, tujuannya adalah agar kita tidak overwhelming dengan pekerjaan, lebih less stress dan pikiran lebih fresh sehingga bekerja lebih produkif.

 

 

SO WHAT?

How do we put the book into action?

 

Nah, ini pertanyaan wajib kalau sudah baca buku.

 

Mungkin buat anda yang sulit bangun pagi, anda tidak harus  langsung bangun jam 5 pagi dan melakukan semua activity yang di atas.

 

Robin Sharma menyarankan, kita bisa mulai dengan baby step, misalnya No screen time setelah jam 8 malam.  No Phone, ipad, laptop, TV, no screen. Dengan harapan kita bisa tidur lebih mudah, dan kita bisa bangun lebih awal.

 

Tapi menurut saya pribadi, bagi beberapa orang metode ini mungkin tidak bisa diterapkan. Misalnya oleh orang orang yang punya night hour, orang orang yang produktif nya di malam hari atau mereka yang bekerja di malam hari atau mungkin sulit dipraktekkan oleh young parents yang punya bayi. Biasanya jam tidur mereka tidak beraturan.

 

Dan menurut saya pribadi, no screen time di atas jam 8 malam juga agak sulit. Karena saya pribadi masih bekerja di jam tersebut.

 

Tapi menurut saya buku ini sangat menarik, karena untuk orang orang sibuk dan overwhelming mungkin bisa mencoba metode Robin Sharma ini. Dan di buku ini juga ada banyak cara untuk membantu kita lebih produktif.

 

Bagaimana? Anda tertarik mencoba bangun jam 5 pagi setiap hari? Atau anda sudah praktek bangun pagi setiap hari?

 

Christian Adrianto Motivator & TrainerBy Christian Adrianto

Motivator & Sales Coach

Dengan Pengalaman selama lebih dari 16 tahun di dunia training dan motivasi, beliau telah dipercaya oleh lebih dari 500 perusahaan besar untuk memberikan motivasi dan training untuk meningkatkan produktivitas kerja dan penjualan.