GOSSIP

Disebuah Desa, tinggalah seorang anak gadis yang amat rupawan wajahnya. Namun sayangnya gadis tersebut dikenal suka bergosip. Suatu hari seorang kakek bijak meminta gadis tersebut membawa seekor ayam dari sebuah peternakan  dan mencabuti bulunya sepanjang jalan hingga habis. Saat gadis tersebut membawa ayam yang telah tercabuti bulunya dirumah kakek bijak. Sag kakek meinta gadis tersebut kembali kejalan untuk memunguti kembali bulu yang telah dicabutinya. Sang gadis terdiam mendengar perintah sang kakek. Kemudian dengan muka bersungut sungut, gadis tersebut berkata. “Mana bisa, bulu bulu tersebut telah tersebar sepanjang jalan. Bahkan sebagian besar pasti tela kabur tertiup angin.” Sang kakek tersenyum dan berkata, begitu juga dengan gossip. Apa yag telah kamu ceritakan kepada orang lain tak dapat kamu ambil kembali.

Itulah bahaya gossip. Namun saya pribadi membicarakan orang lain bukanlah hal yang salah. Karena dengan membicarakan orang lain, terkadang mempererat silaturahmi kita dengan orang lain. Misalnya saat reunion, kita pasti menanyakan kabar teman teman yang kita tidak berjumpa. Dengan membicarakan orang lain, kita juga bisa belajar dari perbuatan orang lain. Yang membuat tindakan membicarakan orang lain menjadi salah adalah jika membicarakan orang lain secara berlebihan. Secara berlebihan maksudnya adalah, membicarakan orang lain dengan tidak benar atau tidak sesuai fakta. Kemudian menghakimi orang tersebut. Karena apa yang kita dengar tidak selalu itu yang benar terjadi. Dan dalam setiap tindakan seseorang, pasti ada alasan yang mendasarinya. Dan kita mungkin tidak tahu apa alasan seseorang mengambil tindakan tertentu. Dan yang pasti terlalu sering membicarakan orang lain, atau berlebihan waktunya, membuat kita jadi tidak produktif. Kebanyakan membicarakan orang lain dikantor misalnya, hanya membuat kerjaan terhambat. Anda setuju?

CINTA SEJATI

Seorang kakek duduk memandangi sebuah nisan dengan membawa sikat bunga. Saat menyapa kakek tersebut, kami terlibat dalam pebicaraan.  Kemudian kakek menceritakan kisahnya. Saat masih muda, kakek bertemu dengan seorang wanita cantik yang meluluhkan hatinya. Setelah melalui masa pendekatan yang manis, mereka kemudian menikah. Suatu hari istrinya mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil menuju tempat kerja. Istri sang kakek ditabrak truk yang kehilangan kendali di jalan tol. Saat itu kondisi istrinya sangat parah. Di rumah sakit kakek dan anak anak mereka hanya bisa berdoa. Setelah menjalani 3 kali operasi, mujizat terjadi. Istri sang kakek tersadar.  Hari demi hari kondisi istri kakek mulai membaik. Setiap hari kakek menemani istrinya, merawat dan menghiburnya. Selama 17 tahun kakek terus mendampingi istrinya hingga meninggal dunia.

Saat bercerita kakek begitu bahagia. Kemudian datanglah seorang lelaki berbadan tegap menghampiri kami. Dikenalkanlah lelaki itu, yang ternyata anak lelaki kakek. Sesaat sebelum meninggalkan kompleks pemakaman sang lelaki anak kakek tersebut berkata, aku begitu mengagumi ayahku. Selama lebih dari 30 tahun ini, aku tak pernah kekurangan cinta. Bahkan ayahku tak pernah berkurang cintanya pada ibuku, meski selama 17 tahun ibuku tak pernah bisa mengenali apalagi mengingat ayahku. Namun kesetiaan beliau membuat kami tegar.

Cinta sejati bukan sekedar menerima  disaat kemudahan, tapi juga dalam kesulitan. Cinta ibarat sepasang sepatu, selalu serasi  meski tak persis sama. Selalu sejalan meski berbeda gerakan. Sederajad, tak pernah salah satu lebih tinggi.  Tak pernah ganti posisi, namun akan selalu melengkapi.

KISAH INSPIRASI : LIFE NO EXCECUSES

KISAH KYLE MAYNARD

Seorang pria luar biasa, bernama Kyle maynard.  Seorang pria kelahiran 24 Maret 1986. Dikenal sebagai seorang motivator, penulis buku best seller “NO EXCECUSES”, pebisnis sukses dan seorang atlit sukses. Kisah hidupnya  pernah diangkat dalam acara Oprah Winfrey Show, Larry King Live, HBO Real sport, ESPN Sport Center, Good Morning Amerika, ABC’s 20-20 bahkan menjadi cover USA Today.  Kisah hidupnya bahkan akan diangkat ke layar lebar.

Sebagai atlet menjuarai berbagai pertandingan gulat, jui jitsu bahkan mendaki puncak tertinggi di Afrika, Gunung Kilimanjaro. Istimewanya adalah Kyle dilahirkan tanpa  tangan dan tanpa kaki.

Orang tuanya, Scott dan Anita Maynard tak pernah membayangkan utranya lahir dengan kondisi tersebut. Namun ayah dan ibu Kyle, sebisa mungkin mendidik Kyle untuk hidup mandiri. Hasilnya sejak kecil Kyle yang tak memiliki tangan, namun tetap bisa mengetik di laptop, makan dan menulis tanpa bantuan orang lain. Semangatnya yang luar biasa bahkan tidak menghalangiya untuk terjun dalam bidang olahraga Gulat dan Jui Jitsu. Memenangkan pertandigan dan meraih gelar ESPY AWARD sebagai Best Athlete With Disability di tahun 2004 serta gelar Presidents Awardfor The Sports Humanitarian Hall Of Fame ditahun tersebut.

Kekurangan bukanlah halangan bagi siapapun untuk mencapai kesuksesan dan prestasi. Kisah Kyle Maynard,merebut hak kita semua untuk mengeluh dan membuat alasan atas kegagalan kita.  EX

KOMITMEN

Ini adalah kisah inspiratif Olimpiade Barcelona tahun 1992. Seorang pelari 500 m unggulan, Derek Redmon dari Inggris. Diunggulkan untuk menjadi juara dalam pertandingan itu. Setelah pistol ditembakkan, menandai pertandingan dimulai Derek berlari dengan cepat mengungguli lawan lawannya. Namun 250 m menjelang finish, tiba tiba Derek terluka. Dia mengalami cidera hamstring. Biasanya jika seorang atlet mengalami cidera hamstring, dia aka diistirahatkan selama berbulan bulan dan dilarang berlari. Muka Derek menampakkan kesakitan. Sesaat dia nampak tak dapat berdiri. Petugas medis berlari menghampiri.  Dalam linangan air mata kemudian  dia kembali bangkit, dengan tertatih tatih dan menahan rasa sakit yang luar biasa, Derek meneruskan pertandingan. Dia berusaha mencapai garis finis meski dengan menyeret kakinya.

Tiba-tiba terjadi kericuhan dari pinggir lapangan, seorang pria berusaha menerobos keamanan dan berlari mendekati Derek Redmond. Ternyata pria itu adalah ayahnya. Sambil menopang bahu Derek, dia berkata “Kamu tidak harus menyelesaikan pertandingan ini, kamu sudah berusaha”.

Air mata dan keringat mengalir deras dari Derek, dan ia berkata “Aku harus menyelesaikannya. Aku datang bukan untuk menyerah.” “Baiklah, kalau begitu kita selesaikan bersama-sama”. Ucap sang ayah.

Petugas medis terus berusaha membujuk Derek untuk berhenti, namun ayah dan anak ini terus meneruskan pertandingan. Menjelang finish, ayah Derek melepas pelukannya dan membiarkan anaknya menyelesaikan pertandingan. Derek Redmon menjadi juara terakhir dalam pertandingan itu, tapi Derek Redmond mendapat standing ovation dari 65ribu penonton, tepuk tangan yang bahkan lebih meriah dari tepuk tangan untk sang juara. Dan hingga kini nama Derek Redmond masih diingat karena kegigihannya dan komitmennya yang luar biasa untuk menyelesaikan pertandingan.

Komitmen adalah menyelesaikan apapun yang sudah kita mulai dengan sungguh sungguh apapun rintangan yang menghadang.  Apakah kita akan menyelesaikan pertandingan kita? Apakah saat ini engkau terluka? Apakah rasa sakit menghadang? Jangan menyerah. Sukses bukan sekedar menang dalam sebuah pertandingan. Sukses adalah menjadi Juara dengan komitmen dan menyelesaikannya dengan kuat.

 

Kisah Motivasi dan Inspirasi : Marshall Sylver

Kisah nyata, seseorang bernama Marshall Sylver.

Sebuah desa kecil di Michigan, seorang ibu dengan 10 anaknya duduk mengelilingi meja reyot di rumahnya. Rumah itu kecil, tidak ada listrik atau ledeng apalagi telephone dan tidak ada ayah. Disaat gelap, rumah itu hanya diterangi cahaya temaram dari lilin. Sang ibu sedang memimpin doa untuk makan. Kesepuluh anak memandang meja. Disana hanya ada pai kasar, berisikan buah aple dari pohon satu satunya dihaaman mereka. Usia anak anak itu antara 3 sampai 22 tahun. Kesemuanya terdiam dalam doa. Inilah keseharian marshall Sylver.

Karena tak ada ledeng, setiap hari anak anak mengambil air untuk mandi dan keperluan lain dari sungai. Biasanya anak pertama, kedua, ketiga dan keempat yang membawa air kerumah. Marshall sebagai anak kelima, bertugas menjaga adik adikny yang masih kecil. Setelah air terkumpul di dalam bak, bergantian mereka mandi. Terbatasnya air membuat mereka saying ntuk membuang air. Akhirnya air mandi yang sama digunakan berulang secara bergantian.  Mulanya anak terkecil, anak ke Sembilan, anak ke delapan, kemudian berganti anak ke tujuh dan anak ke enam. Karena kakan pertama hingga keempat yang mengambil air, setelah anak keenam, mereka yang bergiliran mandi. Hingga Marshall, anak kelima mendapatkan jatah mandi paling akhir. Air bak tersebut sudah sangat kotor, sangat keruh.  Hingga dewasa Marshall sangat trauma untuk mandi dalam bak.

Saking miskinnya keluarga mereka. Pernah Marshall bekerja sebagai petugas pom bensin. Tugasnya adalah membersihkan kaca mobil pelanggan. Marshall adalah orang yang sangat bersemangat dan rajin. Dia selalu melakukan tugasnya sebaik mungkin. Meskipun dalam hati Marshall membenci air kotor.  Tak pernah sekalipun Marshall mengeluh. Hingga suatu hari salah satu pelanggannya mengajaknya bekerja diperusahaannya. Ternyata pelanggan Marshall adalah seorang pemilik radio. Dengan harapan akan menjadi penyiar, Marshall langsung menganggukkan kepala, menerima tawaran kerja tersebut.

Esoknya, betapa kecewa Marshall, ternyata pekerjaan di stasiun radio itu adalah sebagai janitor.  Petugas kebersihan WC. Namun Marshall selalu melaksanakan tugasnya sepenuh hati. Dia sangat rajin dan semangat. Impian untuk menjadi penyiar selalu tersimpan dihatinya. Setiap radio tutup, semua orang pulang, Marshall berlatih siaran di ruang siaran diam diam. Setiap hari.

Hingga suatu hari, tanpa disangka keberuntungan datang,  impian Marshall terwujud. Bosnya memanggilnya, katanya ada peyiar yang sakit. Padahal hari ini ada siaran penting sekali. Marshall diminta untuk menggantikan. Marshall sangat terkejut. Kenapa saya bos? Tanyanya. Ternyata suatu malam bosnya pernah kembali ke kantor untuk mengambil barang yang tertinggal. Di kantor yang sudah sepi, tanpa sengaja bosnya melihat Marshall berlatih siaran. Bosnya tertarik dengan gaya siaran Marshall yang semangat berapi api.

Dan hasilnya, Marshall disukai pendengar. Banyak pendengar yang menanyakan penyir baru yang luar biasa semangat. Sejak itu Marshall berprinsip. Dalam hidup kita harus selalu bersiap siap, karena keberuntungan adalah pertemuan antara persiapan dan kesempatan. Seandainya Marshall tidak pernah berlatih siaran, saat kesempatan datang, tentu Marshall tidak menjadi penyiar.

Kini Marshall Sylver adalah seorang Motivator, bisnis konsultan, penulis buku terkenal “Passion, Profit and Power”.  Seorang Multimilyuner, memiliki istri cantik aktris sekaligus model, tinggal di rumah mewah dengan pemandangan lautan indah, membintangi acara TV nasional. Hidupnya berubah.

Semoga kisah ini memberikan inspirasi dalam hidup kita.

SETIAP DETIK ADALAH MOMENT BERHARGA, SETIAP HARI ADALAH HARI ISTIMEWA

Seorang pria membuka laci lemarinya. Di dalam laci tersebut ada sebuah kotak berukir indah yang dibungkus dengan kais sutera halus berwarna hijau muda. Pria tersebut mengambil kotak tersebut dengan sangat hati hati. Dia berkata, kami mendapatkan kotak ini 10 tahun yang lalu. Istiku berkata bahwa ini hanya akan kita buka pada saat istimewa. Kemudian pria itu meletakkan kotak itu diatas kasur disebelah baju jas hitam yang akan dia gunakan di upacara pemakaman istrinya. Kemudian pria itu berkata, ingatlah ini kawanku. Jangan pernah menunggu hari istimewa, karena setiap harimu adalah hari yang istimewa. Nikamati hidupmu, perlakukan orang orang yang kau kasihi degan cinta terbaik seolah olah ini adalah hari terakhir hidupmu. Selalu tertawa setiap hari dan berbahagialah setiap waktu.  Berikan ciuman dan pelukan terhangat kepada orang orang terkasih setiap hari. Segeralah meminta maaf saat berbuat kesalahan dan maafkanlah kesalahan orang lain secepatnya pula, jangan biarkan rasa marah berlama lama mendekam di hatimu. Jangan pernah segan untuk berbagi kepada orang lain, dan jangan mengharapkan balasan. Cintailah hidup ini karena hidup ini adalah anugerah istimewa.

5 MOTIVASI KERJA JEPANG

Negara Jepang terkenal akan etos kerjanya yang luar biasa semangat. Negaranya maju dan SDM yang dimiliki berkualitas, padahal Jepang adalah Negara dengan potensi bencana alam yang besar. Sering kita mendengar Tsunami menyapu bersih Negara ini, segalanya porak poranda akibat gempa bumi. NamunJepang selalu mampu bangkit kembali, membangun kembali negaranya.

Berikut adalah semangat motivasi kerja orang Jepang yang layak kita teladani.

  1. MAKOTO, artinya bekerja keras, semangat jujur dan dengan ketulusan hati.
  2. BUSHIDO, adalah semangat pejuang  yang rela mati demi negara. Bushido diambil dari prinsip hidup samurai yang selalu penuh pengabdian kepada Negara/kaisar bahkan rela mati untuk melindungi kaisar. Sehingga para samurai melakukan  tugasnya dengan totalitas.
  3. KAIZEN, diambil dari kata Kai yang artinya terus menerus, berkesinambungan   dan Zen yang artinya perubahan menjadi lebih baik.  KAIZEN sekarang diartikan sebagai PDCA, yaitu Planning, Doing, Checking  And Action. Prinsip PDCA diadaptasi di industri Jepang. Proses inilah yang membuat Jepang terkenal dengan produk yang berkualitas. Prinsipnya adalah selalu koreksi dan perbaiki agar berkembang menjadi lebih baik. Saat ada kendala selalu fokus pada solusinya.
  4. KEISHAN, artinya kreatif, inovatif dan produktif. Prinsip ini menutut orang Jepang untuk tidak pernah takut berkarya, tidak takut berbeda. Oleh sebab itu banyak sekali budaya Jepang yang unik dan kreatif, hingga ditiru dibarbagai budaya di dunia.
  5. GANBATTE KUDASAI. Ini adalah kata katapenyemangat yang sering diucapkan oleh orang Jepang. Berasal dari kata Ganbaru, yang artinya berusaha. Kata kata motivasi ini mengandung makna tetaplah berusaha, jangan menyerah higga tujuan mu tercapai.

Christian Adrianto Motivator, Motivator Terkenal, Quote of the day, kata motivasi, Mario Teguh, Merry Riana, Bong Chandara, Andrie Wongso, James Gwee, Tung Desem Waringin, Kata bijak, kata motivator

Christian Adrianto Motivator, Motivator Terkenal, Quote of the day, kata motivasi, Mario Teguh, Merry Riana, Bong Chandara, Andrie Wongso, James Gwee, Tung Desem Waringin, Kata bijak, kata motivator

KETULUSAN MEMBERI

Ane, gadis peria ng yang manis. Umurnya 7 tahun, saat ini dia duduk di bangku SD.  Ane memiliki sahabat bernama Devi. Ane sering sekali membantu Devi. Saat Devi lupa mengerjakan PR, Ane memberi contekan.  Saat Devi lupa membawa bekal, Ane membagi bekal makan siangnya dengan Devi. Saat membantu Devi, Ane merasa senang.

Suatu hari Ane lupa membawa buku gambar, padahal hari itu ada pelajaran seni rupa. Dan guru seni rupa, Pak Robert seorang guru yang bertubuh besar, berkumis hitam lebat dan sangat galak.  Ane panik sekali, dia takut dihukum oleh pak Robert. Dia berlari mencari Devi untuk minta tolong. Namun diluar dugaan Ane, ternyata Devi tidak mau membantunya.  Akhirnya Ane dihukum pak Robert.

Sesampainya dirumah, Ane menangis dia merasa kecewa, marah dan sakit hati. Seharusnya Devi membantu aku, katanya. Semakin sore perasaan Ane semakin kecewa dan merasa dikhianati. Sungguh sahabatnya itu tak tahu terimakasih, setiap dia kesusahan Ane selalu menolong. Tapi giliran Ane kesulitan, Devi meninggalkannya. Ibu nya kemudian mendatangi Ane dan bertanya kenapa putrinya marah marah. Mendengar penuturan Ane, ibunya menasihati.

Saat memberi bantuan kepada orang lain, jangan mengharapkan imbalan. Itu artinya bantuan yang kita berikan tidak tulus. Jika kita tidak mau sakit hati saat orang yang kita tolong tidak balas menolong kita, ya jangan pernah mengharap imbalan. Jangan sampai perbuatan baik, amal dan kebajikan  kita rusak, kehilangan makna dan dikotori dengan keinginan untuk dibalas, apalagi jika keinginan tersebut tidak tercapai dan menimbulkan rasa marah dan benci.

AKU BISA, AKU PASTI BISA

elephant

Suatu hari seekor kelinci bertemu gajah. Gajah tersebut terlihat sedih sekali. Sang kelinci yang kebetulan lewat bertanya kepada gajah, “Wahai gajah, kenapa kamu bersedih?” Jawab gajah, “Aku sedih karena aku haus”. Kelinci menjawab “ Kalau memang kamu haus, kenapa kamu tidak minum. Danau tidak jauh dari tempat mu berdiri” Kata kelinci sambil menunjuk danau yang ada di samping mereka. Danau itu jernih airnya dan terlihat sangat sejuk. Kembali gajah menjawab sambil terisak-isak, “Tidakkah kamu lihat aku tidak bisa ke danau? Lihatlah, aku terikat”. Kelinci merasa bingung, dia memandang sang gajah,”Hai Gajah, badanmu besar dan kuat kamu sanggup membawa kayu yang lebih berat dari tubuhmu dengan belalaimu saja. Tapi mengapa kini kau tidak bisa pergi? Bukankah kamu terikat pada pasak kecil dengan rantai yang kecil?”. Sang gajah menangis lebih keras, kamu tidak tahu Kelinci, bebas dari pasak itu sangat susahh.  Waktu kecil aku ditangkap dan diikat oleh manusia. Aku mencoba melawan, aku menarik rantai yang membelenggu tubuhku. Tapi tidak pernah berhasil. Sekarang aku sadar bahwa mustahil bagiku untuk bebas. Sekarang aku hanya bisa pasrah.”

Ternyata sejak kecil gajah terikat dengan rantai. Saat itu tubuhnya masih kecil dan terikat rantai yang kuat, sehingga sekeras apapun gajah mencoba melepaskan diri, rantainya tidak dapat putus. Setelah dewasa gajah dengan tubuh lebih besar dan kuat, namun pikirannya sudah menyerah. Sehingga meski terikat pada pasak dan rantai kecil, dia tidak lagi mencoba membebaskan diri.  Dalam pikirannya sudah tertanam aku tidak bisa. Hal ini juga berbahaya jika terjadi pada diri kita. Jika kita percaya “aku tidak bisa” maka kita tidak akan pernah bisa. Namun jika kita percaya ”AKU BISA” maka kita pasti bisa. Tubuh kita akan merespon apa yang otak kita percaya. Mau pilih mana? TIDAK BISA atau AKU PASTI BISA?

TAK PERNAH MENYERAH

Never Give Up!

Siang itu aku mencoba  naik mobil  bersama ayahku. Sebagai perayaan karena aku berhasil mendapatkan SIM, ayah mengijinkan aku mengemudi. Tiba tiba di tengah jalan cuaca memburuk. Angin bertiup kencang, dan salju mulai turun.  Aku menoleh pada ayahku dan bertanya, “Apakah kita perlu menepi?” Dengan tenang ayahku menggelengkan kepala dan berkata “Terus jalan. Hati hati”.

Salju semakin deras, aku melihat beberapa mobil telah menepi. Aku kembali bertanya kepada ayah, “Apakah sekarang kita bisa menepi?” Ayahku tetap menjawab “Terus jalan. Hati Hati.”

Setelah beberapa kilo kami mengemudi kemudian kami melewati bukit, dan dibalik bukit ternyata tidak ada badai. Disini cuaca sangat baik. Kemudian ayahku berkata  “Kita menepi disini.”

Dengan bingung aku bertanya, “Kenapa sekarang?”

Ayah menjawab “Lihat, jika kita menyerah, kita akan terjebak di dalam badai salju. Sekarang kita bisa beristirahat”.

 

Dari cerita diatas, mereka yang tidak menyerah akan melewati badai dalam kehidupan. Biarpun orang lain menyerah semua, biarpun mereka yang terkuat sekalipun menyerah, kita tetap harus berjalan.  Maka kita akan melewati badai.