SILABUS TRAINING 1 HARI : “Building High Execution Team with 4DX System”

training leadership 2026 by christian adrianto motivator & Leadership trainer TOP 10 Terbaik Indonesia

Meningkatkan Produktivitas Tim melalui Disiplin Eksekusi yang Konsisten

  1. Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti program ini, peserta akan mampu:

  • Memahami akar masalah produktivitas tim (execution gap)
  • Mengidentifikasi kesalahan umum dalam manajemen kinerja
  • Menentukan prioritas yang benar-benar berdampak
  • Menerjemahkan target menjadi aktivitas harian yang terarah
  • Membangun sistem sederhana untuk tracking & accountability
  • Mulai mengimplementasikan 4DX dalam konteks kerja nyata

B. Target Peserta

  • Manager / Supervisor
  • Head of Department
  • Team Leader
  • Key Talent / Future Leader 

C. AGENDA 1 HARI TRAINING (± 6–7 JAM EFEKTIF)

 SESSION 1 — Opening & Reality Check

60 menit

Tujuan:

Membangun kesadaran & urgency

Materi:

  • Kenapa tim sibuk tapi tidak produktif
  • Fenomena execution gap di organisasi
  • Dampak nyata terhadap bisnis & leader

Metode:

  • Insight sharing
  • Self-reflection
  • Diskusi kelompok

Output:

Peserta menyadari gap di tim masing-masing

SESSION 2 — Breaking the Myths

60 menit

Tujuan:

Mengubah cara berpikir yang salah

Materi:

  • Mitos produktivitas tim
  • Kenapa KPI & motivasi tidak cukup
  • Perbedaan aktivitas vs hasil

Metode:

  • Case discussion
  • Group sharing

Output:

Peserta memiliki perspektif baru tentang produktivitas

SESSION 3 — What High-Performance Team Looks Like

60 menit

Tujuan:

Membangun gambaran ideal (desire)

Materi:

  • Ciri tim produktif & berkinerja tinggi
  • Peran leader dalam menjaga eksekusi
  • Sistem vs effort

Metode:

  • Reflection exercise
  • Gap analysis sederhana

Output:

Peserta tahu kondisi ideal vs kondisi saat ini

SESSION 4 — Introduction to 4DX Framework

90 menit

Tujuan:

Memahami kerangka kerja 4DX

Materi:

  • Konsep 4 Disciplines of Execution:
    1. Focus on Wildly Important Goals
    2. Act on Lead Measures
    3. Keep a Compelling Scoreboard
    4. Create a Cadence of Accountability

Metode:

  • Trainer explanation
  • Studi kasus sederhana

Output:

Peserta memahami kerangka 4DX secara utuh

SESSION 5 — Implementation Workshop (Core Session)

120 menit

Tujuan:

Langsung implementasi (bukan teori)

Aktivitas:

Step 1: Menentukan WIG (Wildly Important Goal)

Memilih 1–2 prioritas utama tim

Step 2: Menentukan Lead Measures

Aktivitas harian yang mendorong hasil

Step 3: Mendesain Scoreboard

Visual tracking sederhana & jelas

Step 4: Menyusun Cadence of Accountability

Ritme meeting & review mingguan

Metode:

  • Workshop
  • Coaching ringan
  • Diskusi kelompok

Output (KRITIS):

Setiap tim menghasilkan:

  • Draft WIG
  • Lead measures
  • Scoreboard sederhana
  • Struktur accountability

Ini yang membuat training jadi bernilai tinggi (langsung bisa jalan)

SESSION 6 — Integration & Action Plan

45 menit

Tujuan:

Memastikan implementasi setelah training

Materi:

  • Tantangan implementasi di lapangan
  • Cara menjaga konsistensi
  • Peran leader setelah training

Aktivitas:

  • Action plan individu / tim
  • Commitment statement

Output:

  • Rencana implementasi 30 hari
  • Komitmen nyata peserta

SESSION 7 — Closing & Reflection

30 menit

Isi:

  • Key takeaways
  • Refleksi personal
  • Reinforcement mindset eksekusi

Program ini

Bukan sekadar training

Peserta tidak hanya belajar, tapi langsung membangun sistem kerja

Praktis & relevan

Menggunakan target dan pekerjaan nyata peserta

Fokus pada implementasi

Ada output konkret yang bisa langsung dijalankan

Mengubah cara kerja, bukan hanya mindset

D. DELIVERABLES

Peserta akan mendapatkan:

  • Framework 4DX sederhana
  • Template WIG & Lead Measures
  • Template Scoreboard
  • Template Weekly Accountability
  • Action Plan implementasi

Silabus ini bukan hanya untuk training, tapi untuk:  menciptakan perubahan nyata di cara tim bekerja. Karena pada akhirnya, yang membuat organisasi unggul bukan strateginya. Tapi kemampuannya mengeksekusi secara konsisten.

TRAINER

Christian Adrianto

Motivator, Leadership & Sales Trainer yang telah berpengalaman selama lebih dari 20 tahun membantu 600 perusahaan besar Indonesia untuk meningkatkan produktivitas kerja dan penjualan.

Info lebih lanjut hubungi Fransisca

Telpon /WA : +6282110502502

Email : Fransisca@motivasiindonesia.com

Training Online vs Offline: Mana yang Lebih Efektif untuk Tim Anda?

“Pernahkah Anda merasa dilema: training online yang fleksibel, atau training offline yang lebih hidup? Pertanyaan ini semakin relevan ketika perusahaan harus memutuskan cara terbaik untuk meningkatkan kompetensi tim.”

Di satu sisi, online training memberi kemudahan, cukup klik link, dan seluruh tim bisa belajar tanpa batas lokasi. Di sisi lain, offline training membawa energi berbeda: tatap muka langsung, interaksi hangat, dan suasana belajar yang lebih hidup.

Namun, di balik pro-kontra itu, ada satu format yang seringkali memberikan hasil paling optimal bagi perusahaan: inhouse training.

Online Training: Fleksibilitas Tinggi, Tapi Butuh Disiplin

Online training ibarat bekerja dari rumah: nyaman, efisien, tapi penuh distraksi. Kelebihannya jelas : biaya lebih rendah, peserta bisa belajar dari mana saja, dan sesi dapat direkam untuk diulang.

Tapi ada harga yang harus dibayar:

  • Konsentrasi mudah buyar.
  • Interaksi cenderung dingin dan terbatas.
  • Tidak semua materi cocok dipelajari lewat layar.

Artinya, online training efektif untuk materi teknis, knowledge-based, atau refreshment singkat.

Offline Training: Energi Kolektif yang Sulit Digantikan

Berbeda dengan online, offline training menghadirkan suasana nyata yang sulit tergantikan. Peserta bisa diskusi langsung, praktek simulasi, dan belajar dari energi satu sama lain.

Kelebihannya antara lain:

  • Engagement lebih tinggi.
  • Suasana kondusif untuk fokus.
  • Cocok untuk experiential learning (role play, games, simulasi).

Kekurangannya? Biaya dan logistik lebih besar. Namun, untuk materi soft skill, leadership, teamwork, atau sales, format offline jauh lebih efektif.

Inhouse Training: Jalan Tengah yang Efektif

Daripada bingung memilih antara online atau offline, banyak perusahaan akhirnya beralih ke inhouse training.

Kenapa? Karena inhouse training:

  1. Disesuaikan (customized) dengan kebutuhan spesifik tim Anda.
  2. Lebih relevan dengan tantangan nyata di lapangan.
  3. Meningkatkan kebersamaan karena diikuti khusus oleh internal tim.
  4. Bisa dilakukan online, offline, atau hybrid sesuai kondisi perusahaan.

Dengan inhouse training, perusahaan tidak hanya sekadar melatih karyawan, tapi juga membangun budaya belajar yang konsisten.

Tips Agar Training Maksimal – Online & Offline

? Jika Online:

  • Gunakan platform interaktif (polling, breakout room, quiz).
  • Batasi durasi agar tidak melelahkan, lebih baik beberapa sesi singkat.
  • Sediakan rekaman untuk review.
  • Dorong peserta aktif lewat diskusi atau challenge.

? Jika Offline:

  • Pilih lokasi yang mendukung fokus dan kenyamanan.
  • Sertakan experiential learning (games, simulasi, role play).
  • Sisipkan momen bonding antar peserta.
  • Buat follow-up plan agar ilmu tidak berhenti di ruang kelas.

Tidak ada format yang mutlak lebih baik—online unggul di fleksibilitas, offline unggul di interaksi. Tapi jika tujuan Anda adalah pelatihan yang terarah, relevan, dan berdampak langsung pada kinerja, inhouse training adalah pilihan terbaik.

Karena pada akhirnya, yang penting bukan sekadar “online atau offline”, tapi bagaimana training dirancang agar benar-benar mengubah cara berpikir, meningkatkan skill, dan membawa tim Anda naik level.

Leadership Training : Effective Coaching Skills for Leaders & Managers

Leadership : Training Coaching Skills For Leaders & managers by Christian Adrianto

 

leadership Training By Christian Adrianto Leadership Trainer Terbaik Indonesia , Coaching Technique for Supervisor & manager

 

Setiap leader, manager dan supervisor pasti ingin teamnya capai target. Namun seringkali mereka merasa kesulitan untuk membantu dan memotivasi teamnya untuk sukses. Program ini memberikan ide dan jurus jurus untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja team anda!

Dalam 1 hari Program ini anda akan belajar :

a. Bagaimana menggerakkan Team agar benar benar berhasil dan antusias untuk mencapai target

b. Memahami dan mempraktekkan langkah demi langkah GROW coaching MODEL

c. Essential coaching Skill :

  • Inclusive leadership
  • Effective communication
  • Psychological safety and trust
  • Emotional intelligence
  • Active listening
  • Ability to give (and receive) feedback
  • Empathy
  • Goal-oriented
  • A growth mindset

d. Bagaimana mengubah mindset setiap anggota team, sehingga performance menjadi lebih baik.

e. Bagaimana memahami cara kerja otak manusia, apa yang menggerakkan manusia dalam mengambil keputusan

Pembicara Christian Adrianto Motivator & Leadership Coach berpengalaman Indonesia. Telah dipercaya lebih dari 600 perusahaan besar Indonesia seperti Astra International, Pertamina, Danone, Prudential insurance, Allianz insurance, BNI, BRI, Mandiri, HSBC, dan masih banyak lagi.  beliau telah memberikan training untuk ribuan kelas untuk lebih dari 300.000 orang. Cara mengajar beliau dinamis dan interaktif disisipi humor dan menyenangkan. Dalam mengajar beliau tidak hanya memberikan teori, namun peserta akan diajak praktek, diskusi, studi kasus dan roleplay. Beliau berkeyakinan bahwa cara belajar terbaik adalah dengan  learning by experience. Oleh karena itu materi materi beliau sellau berdampak dan membawa perubahan bagi perusahaan.

Info pendaftaran kelas beliau

Hubungi Sisca : 082110502502