Sales & Marketing Adalah Mengenai Membangun Hubungan Dengan Customer

Kesuksesan sebuah bisnis salah satunya bisa diukur dari banyaknya pelanggan yang mempergunakan produk dari bisnis tersebut. Dengan kata lain, strategi pemasaran bisnis yang diterapkan oleh suatu perusahaan dianggap berhasil apabila banyak pelanggan yang tertarik dengan produk yang dikeluarkan oleh perusahaan. Karena itulah bagi perusahaan yang belum memiliki banyak pelanggan ada baiknya untuk membenahi strategi pemasaran bisnis yang selama ini dipergunakan.

Dalam melakukan penjualan dan pemasaran produk, hal utama yang harus diperhatikan oleh perusahaan adalah pelanggan. Pendekatan pelanggan sangat baik diterapkan sebagai strategi pemasaran bisnis di dalam perusahaan. Perusahaan yang menjalin hubungan baik dengan para pelanggannya akan membuat mereka semakin percaya dan loyal. Perusahaan juga perlu menempatkan diri pada posisi pelanggan serta membantu pelanggan memperoleh apa yang diinginkan dan dibutuhkan sehingga perusahaan bisa memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memenangkan persaingan bisnis.

 

Sebuah perusahaan harus memahami apa saja yang disukai dan yang tidak disukai oleh para pelanggan. Dengan begitu akan terjalin hubungan serta kerjasama dalam waktu yang lama antara perusahaan dan pelanggan. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk membangun hubungan dan kerjasama yang baik dengan para pelanggan di antaranya yaitu membuka konsultasi untuk para pelanggan yang memiliki masalah, memberikan solusi dengan menyesuaikan kondisi pelanggan, dan meyakinkan para pelanggan atas keputusan yang mereka ambil.

Di samping melakukan beberapa hal tersebut, perusahaan juga perlu mengetahui kebiasaan dalam pemasaran yang tidak disukai oleh pelanggan. Kebiasaan tersebut antara lain pemasaran yang mempergunakan cara penjualan yang terlalu agresif, terlalu berlebihan dalam memberikan pengarahan pada para pelanggan terkait dengan bisnis yang mereka kelola, dan pemasaran yang tidak mendidik para pelanggan.

Alasan para pelanggan memutuskan untuk melakukan pembelian produk di suatu perusahaan yaitu karena mereka telah percaya dan membutuhkan produk tersebut. Dengan alasan itulah sangat penting bagi perusahaan untuk melakukan pendekatan pelanggan agar pelanggan membeli sebuah produk karena memang ada kemauan yang besar dari diri mereka.

Tips Closing The Sales

Bagi Anda yang berpengetahuan luas dan memiliki kemampuan di bidang pemasaran, berprofesi sebagai seorang sales merupakan pilihan yang tepat. Bekerja sebagai sales memang cukup sulit sebab setiap saat harus dihadapkan pada target. Namun dengan meningkatkan kemampuan yang dimiliki seperti melatih diri Anda serta mempelajarinya melalui jam terbang dan pengalaman, Anda bisa menjadi seorang sales yang sukses.

Jika anda ingin menjadi seorang sales yang produktif. Ketahuilah lima kemampuan yang harus Anda miliki untuk menjadi seorang sales yang sukses.

  1. 1.   Jeli Melihat Prospek

Persaingan sales yang semakin kompetitif menuntut Anda untuk bisa mengidentifikasi prospek. Agar prospek bisa menghasilkan dan dikonversi menjadi penjualan, Anda memerlukan waktu yang tepat dan pemahaman yang mendalam.

  1. 2.   Pandai Membangun Hubungan

Seorang sales harus bisa membangun hubungan yang baik dan tulus dengan calon kliennya. Hubungan tersebut dapat ditunjukkan dengan kepedulian, memahami dan mencarikan solusi atas permasalahan yang dihadapi calon klien.

  1. 3.   Bertanya Dengan Cerdas

Berikanlah pertanyaan-pertanyaan yang cerdas kepada calon klien Anda. Sebaiknya Anda memilih pertanyaan yang relevan dan spesifik untuk memperoleh jawaban yang tepat supaya Anda bisa bertanya secara cerdas. Jawaban tersebut dapat membantu Anda dalam menawarkan produk ataupun jasa sebagai solusi untuk permasalahan calon klien.

  1. 4.   Menjadi Pendengar yang Baik

Untuk menjadi sales yang profesional Anda harus bisa menjadi pendengar yang baik. Dengan begitu para calon klien mengganggap jika Anda peduli terhadap masalah mereka. Selain itu, dengan memerhatikan secara baik-baik apa yang dikatakan calon klien Anda bisa saja mendengar informasi berharga dari mereka.

  1. 5.   Manajemen Waktu yang Solid

Ada baiknya sebagai seorang sales Anda memiliki kemampuan untuk mengelola waktu dengan baik. Hal tersebut untuk mengantisipasi jika muncul permasalahan yang tidak terduga sehingga Anda bisa menyelesaikannya dengan waktu yang sedikit.

Itulah lima kemampuan yang harus Anda miliki untuk menjadi seorang sales yang sukses. Dengan menerapkan kemampuan-kemampuan tersebut diharapkan Anda bisa sukses dan berhasil menjadi sales. Semoga bermanfaat.

PPAP – Pen Pinneaple Apple Pen

PPAP SONG - PIKO TAROApa itu Pen Pinneaple Apple Pen / PPAP?

Kalo ada yang nyanyi lagu

I have a pen..

I have an apple..

Ough..

Apple Pen….

 

Itu artinya lagi demam PPAP. Yang belum tahu PPAP, lihat saja di Youtube yah.

Lagu yang dinyanyikan oleh seorang karakter komedian dari Jepang yang bernama Piko Taro. Piko Taro adalah karakter DJ Kosaka Daimaou, atau nama aslinya Kuzuhito Kosaka dalam penampilan stand up comedi. Lagu ini mendadak viral dan dinyanyikan banyak orang. Bukan hanya karena lagunya simple dan easy listening. Tapi ada pengulangan di dalamnya, sehingga masuk ke bawah sadar dan akibatnya dinyanyikan banyak orang.

Buktinya, umumnya orang lebih mudah menghapalkan lagu daripada kata-kata. Anda masih ingat lagu balonku ada 5? Balon warna apa yang meletus? Ya… Warna Hijau. Anda masih ingat bukan? meskipun anda mungkin sudah lama tidak menyanyikan lagu balonku. Itu artinya lagu lebih mudah masuk ke dalam otak kita, terutama otak bawah sadar.

Mulai hari ini, waspada dengan lagu-lagu dengan kata-kata negatif ya. Hati-hati dengan apa yang anda dengar dan nyanyikan secara berulang. Karena bisa masuk ke bawah sadar anda dan mempengaruhi mindset dan pola pikir.

 

 

3 Prinsip Dasar Dalam Menjual Barang

Salah satu hal terpenting dalam pemasaran yaitu pemahaman mengenai bagaimana memasarkan produk atau jasa dengan baik agar bisa memperoleh hasil yang maksimal. Karena itulah seorang marketer atau sales harus memahami beberapa prinsip dasar dalam memasarkan produk atau jasa. Selain dapat meningkatkan penjualan dan membuat sales memiliki pemikiran untuk menjadi seorang sales yang sukses, pemahaman prinsip dasar tersebut juga bisa membantu sales untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas.

Berikut 3 prinsip dasar atau basic principles dalam menjual barang atau jasa

1.   Selling is a process (Menjual adalah proses)

Sales akan memiliki peluang yang besar untuk bisa menjual barang atau jasa dengan lebih baik asalkan ia menjalankan tahapan dalam proses penjualan secara benar.

2.   Selling is a numbers game (Menjual adalah permainan angka)

Dalam hal ini, menjual merupakan suatu aktivitas atau kegiatan yang berlandaskan pada hukum rata-rata. Artinya semakin banyak produk atau jasa yang dijual oleh seorang sales maka semakin baik pula hasil yang akan diperoleh. Di samping itu, ia akan lebih mudah melakukan pendekatan dengan pelanggan sehingga kesempatan untuk mendapatkan referensi dari pelanggan akan lebih besar.

3.   Selling is all about discipline (Menjual adalah masalah disiplin)

Untuk menjadi seorang sales yang sukses maka sangat dianjurkan menerapkan kedisiplinan dan kekonsistenan dalam menjual suatu barang atau jasa. Selain itu, terkadang seorang sales tidak menyukai pekerjaan yang dilakukannya. Akan tetapi jika ia tetap melakukan apa yang seharusnya ia lakukan secara konsisten dan disiplin, ia akan bisa meraih kesuksesan dengan lebih mudah. Oleh karena itu, disiplin dan konsisten dapat menjadi tolak ukur atau pembeda antara seorang sales yang sukses dan seorang sales yang tidak sukses.

Itulah 3 prinsip dasar atau basic principles dalam menjual barang atau jasa. Agar bisa menjadi seorang marketer atau sales yang handal dan sukses maka pahamilah secara baik dan benar ketiga prinsip dasar tersebut. Semoga bermanfaat.

Perbedaan Beda Manager dan Leader Yang Wajib Diketahui

Sebuah organisasi sebuah perusahaan akan sukses dengan kepemimpinan yang baik. Dalam sistemnya tentu terdapat salah seorang yang menjadi tonggak pergerakan. Orang yang dimaksud adalah manager. Namun sering kali orang menyamakan istilah manager dan leader. Padahal keduanya memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

Berikut perbedaan dari manager dan leader yang sebenarnya.

Leader adalah pembangun, Manager adalah pengontrol

Manager merupakan seseorang yang bertugas untuk mengatur karyawan agar bekerja dengan baik. Ia hanya bertanggung jawab terhadap tugas karyawan yang harus selesai dengan mengandalkan rasa takut mereka. Berbeda dengan leader, ia membantu para anggotanya untuk bekerja secara efektif dan efisien. Dengan begitu produktivitas tim pun akan meningkat.

Leader mewujudkan visi bersama, Manager memenuhi target perusahaan

Sebuah organisasi layak berdiri jika memiliki visi. Visi ini bisa terwujud dengan keleaderan yang baik dari seorang leader. Leader akan berusaha meraih visi dengan memanfaatkan kerja sama dari tim. Leader akan sangat memperhatikan perkembangan karyawan dan memperbaiki sistem yang kurang sesuai dengan keadaan. Sedangkan seorang manager akan memenuhi target yang telah ditentukan oleh perusahaan atau organisasi. Manager memenuhi hal tersebut dengan menjalankan dan menjaga prosedur yang telah ditentukan. Sehingga pikiran manager hanya terkotakan pada target.

Leader adalah inspirator, Manager adalah bos

Posisi atasan di mata seorang anggota tentu sangat penting. Hal ini akan berpengaruh terhadap hasil pekerjaan dari mereka. Seorang leader akan menjadi inspirasi dan mampu mengatur ritme bagi para anggotanya. Para anggota termotivasi untuk menjadi lebih baik dengan keleaderannya. Keleader yang dimaksud di sini bukan hanya soal tingkah laku tapi juga bagaimana para anggota meresponnya.

Sedangkan untuk manager, dia lebih dipandang sebagai seorang atasan yang berada di belakang meja. Artinya para anggota dipaksa untuk memahami kepentingan dari arahan yang diberikan manager.

Leader lahir dari kepercayaan, Manager lahir dari SK

Seorang leader biasanya lahir dari sebuah rasa kepercayaan para anggotanya. Anggota tersebut adalah mereka yang telah terinspirasi dari keleaderan Anda. Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri dari seorang leader. Kerja sama tim akan lebih mudah didapat dan dijaga dengan ini. Sedangkan manager adalah mereka yang diangkat oleh sebuah surat keputusan. Mau tak mau para karyawan pun harus menerima manager tersebut tanpa “mengenal” sebelumnya.

Itu beberapa hal yang menjadi perbedaan mendasar dari seorang leader dan manager. Tidak ada yang buruk dari leader ataupun manager. Cobalah untuk selalu menjadi atasan yang baik dan mengerti anggotanya.

Mario Teguh VS Ario Kiswinar Teguh

contact person mario teguh 082110502502 atau 021-83218881.jpg

Kisah seorang Mario Teguh kini menjadi perbincangan hangat sejak kemunculan seseorang bernama Ario Kiswinar Teguh di sebuah acara talkshow . Namun terlepas dari siapa yang benar dan siapa yang salah, Mari kita melihat dari sisi positif. Bagaimanapun Mario Teguh telah menjadi bagian penting bangsa Indonesia melalui kata-katanya yang menyejukkan dan memotivasi.

Saya percaya pak Mario adalah seorang manusia yang pasti juga tak luput dari kesalahan. Namun nasehatnya telah mengilhami banyak orang. Alangkah bijaknya jika kita, orang-orang yang tidak tahu persis duduk perkara antara pak Mario Teguh dan Ario Kiswinar Teguh tidak ikut berkomentar miring dan menghujat mereka berdua, baik pak Mario atau mas Kiswinar.  Alangkah bijaknya jika kita tidak turut campur dalam kehidupan pribadi orang lain. Mari kita ambil positifnya dan buang yang negatif. Jangan menjadi pembenci, karena kebencian hanya akan merusak hati nurani dan pikiran jernih. Bahkan dengan menjadi pembenci tidak memberi manfaat apapun, baik kepada orang lain maupun diri sendiri.  Mari kita menjadi pendoa kebaikan, semoga masalah Pak Mario dan Mas Kiswinar segera selesai. Orang-orang yang mendoakan kebaikan akan memiliki hidup yang lebih bahagia.

Pentingya Bersikap Kompetitif Dalam Menjalankan Bisnis

Persaingan dalam dunia kerja memang tidak bisa dihindari. Apalagi dalam dunia bisnis, setiap pebisnis harus memiliki inovasi dan kreativitas agar bisa mempertahankan usahanya dan terus memenangkan persaingan bisnis. Lantas bagaimana caranya untuk bersikap kompetitif dalam menjalankan bisnis itu sendiri?

Meski sebagian orang mengatakan bahwa kompetisi dalam bisnis adalah hal yang buruk, sedangkan seharusnya adalah melakukan kerja sama untuk memberikan hasil yang terbaik. Namun jika dilihat lebih detail, kompetitif juga bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan diri dan bisnis Anda. Berikut ini berbagai bentuk hal positif yang mencerminkan pentingnya bersikap kompetitif saat menjalankan bisnis :

  1. 1.   Adanya peningkatan pelayanan

Kompetitif dalam bisnis akan membangun lingkungan pebisnis yang selalu berusaha untuk meningkatkan pelayanan. Sehingga konsumen akan semakin terpuaskan dan kebutuhan pun akan terpenuhi dengan baik.

  1. 2.   Selalu melakukan inovasi

Agar pebisnis tidak tergerus oleh zaman dan tertinggal oleh waktu, maka dia harus melakukan inovasi mengikuti perkembangan zaman. Secara tidak langsung akan meningkatkan kapasitas dan kualitas dari pebisnis itu sendiri.

  1. 3.   Mengetahui selera pelanggan

Jika Anda tidak memiliki pesaing, mungkin tidak akan terus mengikuti perkembangan dan berusaha mengetahui selera pelanggan. Ini salah satu dampak positif kompetitif yang bisa membuat para bebisnis mengikuti selera masyarakat.

  1. 4.   Meningkatkan motivasi

Bahkan karena adanya persaingan, Anda akan terus memiliki motivasi untuk bergerak maju dan memberikan yang terbaik yang bisa Anda berikan.

  1. 5.   Terus belajar

Semakin lama dalam dunia bisnis, Anda wajib untuk terus belajar, memahami berbagai kondisi dan lingkungan. Sehingga ketrampilan Anda akan terasah dengan baik dan meningkatkan kapabilitas serta kualitas diri.

Demikianlah berbagai pentingnya bersikap kompetitif pada saat menjalankan bisnis. Meski banyak yang melakukan kecurangan untuk meningkatkan keuntungan bisnisnya, Anda harus tetap berada pada koridor yang benar dan hal positif agar memperoleh keuntungan yang berkah dan Anda akan dipercaya oleh vendor dalam jangka panjang. Selamat berjuang dan semoga kesuksesan selalu berpihak pada Anda.

Strategi Penting Untuk Menghilangkan Rasa Malas

Rasa malas seringkali akan mengganggu kehidupan anda apalagi pekerjaan yang tengah dijalani. Apalagi saat setelah liburan panjang atau bersantai-santai bersama keluarga. Kondisi ini seringkali disebut dengan istilah social jet lag. Namun, anda tidak boleh pasrah dengan rasa malas itu, melainkan harus bangkit dan memulihkan semangat untuk menyelesaikan pekerjaan anda.

Jika anda kesulitan untuk mengembalikan semangat dan menghilangkan rasa malas, cobalah berbagai strategi berikut ini :

  1. 1.   Makan Makanan Sehat

Makanan sehat sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh anda tetap fit. Cobalah untuk menyantap makanan berlemak, bergula, berkalori tinggi seperti daging atau ayam panggang, keripik dan lainnya. Jangan lupa juga mengkonsumsi makanan sehat yang rendah kalori namun kaya nutrisi seperti sayuran segar, buah, kacang-kacangan gandum dan lainnya. Alhasil metabolisme tubuh anda akan meningkat dan anda semakin fit saat bekerja.

  1. 2.   Lebih Banyak Bergerak

Anda bisa mencoba menambah aktifitas fisik seperti olah raga dan fitnes agar hormon endorphin terlepaskan dan semangat anda kembali muncul. Anda tidak perlu melakukannya secara terforsir, secukupnya saja hingga anda berkeringat dan merasa lebih bugar.

  1. 3.   Carilah suasana di alam terbuka

Anda bisa mencoba keluar ruangan, berjalan-jalan atau mencari pemandangan indah diluar kantor. Setidaknya dilakukan 20 menit agar tubuh anda mendapatkan cukup sinar matahari dan pikiran menjadi lebih efektif serta konsentrasi penuh.

  1. 4.   Tambahlah jam tidur

Sebelum anda memulai kerja yang berkualitas, tidak ada salahnya anda menambah jam tidur atau dengan kata lain meningkatkan kualitas tidur anda. Jika biasanya hanya tidur 5-6 jam sehari, cobalah untuk tidur 9 jam dalam sehari. Matikan lampu, tutup tirai dan tidak mengkonsumsi kafein.

Ingatlah bahwa semangat timbul dari lingkungan yang anda ciptakan sendiri. Pastikan anda menciptakan lingkungan di dalam dan luar tubuh anda selalu bersinergi untuk memunculkan sikap positif dan melawan rasa malas yang hanya akan merugikan diri anda. Semoga cara-cara di atas bisa memaksimalkan kinerja anda dalam pekerjaan dan menciptakan aura positif yang bermanfaat.

Kisah inspiratif dari Penulis Harry Potter, J.K Rowling

Bagi Anda yang senang membaca, atau menonton film, Anda tentu tahu kisah fiksi spektakuler Harry Potter. Buku ini telah terjual entah berapa juta kopi dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa di dunia internasional. Joanne Kathleen Rowling, atau dikenal dengan J.K.Rowling jadi penulis yang diakui namanya di seluruh dunia. Namun, tahukah Anda kisah J.K.Rowling sebenarnya?

Kemunculan Harry Potter sebagai “anak yang bertahan hidup” mungkin justru menggambarkan kenyataannya. Naskah Harry Potter diselesaikan dengan sebuah mesin tik manual yang sudah tua. Tahun 1995 itu, J.K.Rowling mencoba mengirimkan naskah tersebut. Namun, karyanya terus-menerus ditolak. Sebanyak 12 penerbit tidak tertarik untuk menghidupkan karakter Harry Potter. Hingga seorang anak perempuan berusia 8 tahun, yaitu Alice Newton, membaca bab pertama bukunya dan menuntut lanjutan buku itu kepada ayahnya, yang menjabat sebagai Kepala Penerbitan Bloomsbury. Oleh karena itu, penerbit Bloomsbury akhirnya memutuskan untuk menerbitkan naskah tersebut.

Pada tahun 1997, buku tentang Harry Potter menjadi sama terkenalnya dengan gambaran tokoh dalam buku tersebut, hingga menelurkan beberapa penghargaan. Dan Harry Potter menjadi tokoh yang lekat di hati banyak anak. Penggambarannya tentang karakter Harry Potter begitu nyata, sehingga menyentuh banyak pembacanya. Terutama, tentang kerinduan Harry akan kedua orang tuanya. Hal yang dirasakan J.K.Rowling sendiri ketika ibunya meninggal dunia saat ia tengah menulis Harry Potter and The Philosopher’s Stone.

Bagi para penulis, kisah tentang Harry Potter dan J.K.Rowling merupakan kisah yang dapat menginspirasi tentang bagaimana wanita tersebut tidak pernah menyerah dalam mempersembahkan karakter Harry Potter ke tengah masyarakat. Memang, pada awalnya, jarang ada penulis yang bisa langsung menembus ketatnya persaingan dalam dunia tulis-menulis. Bahkan, Stephen King yang sangat terkenal dengan karyanya, sempat berpuluh-puluh kali ditolak karyanya.

Menulis adalah keahlian semua orang, rasanya pernyataan itu cukup tepat. Walaupun tidak semua orang suka menulis, setidaknya semua orang pernah menulis. Oleh karena itu, orang-orang yang memutuskan untuk jadi penulis bisa dibilang sangat banyak, walaupun tidak semua akan bertahan hidup dalam profesi kepenulisan. Namun, bukan berarti Anda harus putus harapan.

Tidak hanya dalam dunia kepenulisan, dalam setiap usaha yang Anda lakukan, Anda tidak bisa terus berhenti berusaha. Dalam bisnis, misalkan. Kalau mau sukses, Anda harus bertahan seberapapun beratnya, sembari mencari solusi untuk mengatasi masalah dalam usaha Anda. Anda bisa lihat pengusaha sukses adalah pengusaha yang tak pernah menutup perusahaannya sekalipun, dalam kondisi apapun.

 

Pengetahuan Tidak Ada Gunanya Jika Tidak Dipraktekkan

Apakah Anda ingat pelajaran Anda semasa SD, SMP, atau SMA? Tentu saja, Anda ingat beberapa hal, tetapi beberapa hal yang lainnya juga menguap dari kepala Anda. Kalaupun ada yang teringat, mungkin beberapa hal yang masih sering menjadi bahan perbincangan di sekitar Anda atau terkait dengan pekerjaan Anda. Misalkan Anda seorang akuntan, maka Anda masih mengingat ilmu yang Anda dapat tentang Buku Besar saat Anda di SMA.

Salah satu psikolog kognitif, yaitu Thorndike, mengemukakan dua hukum dalam pendidikan, yaitu law of use dan law of disuse. Intinya, sederhana saja, ilmu pengetahuan akan melekat pada pikiran Anda apabila Anda selalu menggunakannya. Sebaliknya, akan terlupakan apabila tidak digunakan.

Seluas apapun ilmu pengetahuan Anda, semua itu akan percuma apabila Anda enggan mempraktekkannya. Contoh yang paling aplikatif mengenai pernyataan ini adalah bahasa. Anda mungkin memperoleh nilai sempurna di kelas Bahasa Inggris Anda, tetapi dalam pekerjaan Anda, atau dalam pergaulan, Anda tidak pernah menggunakannya. Pada akhirnya, saat Anda disuruh maju untuk presentasi dalam Bahasa Inggris, Anda akan tergagap.

Beda hal dengan orang yang sama sekali tidak pernah mempelajari Bahasa Inggris, tetapi tiba-tiba karena suatu keadaan, harus pindah ke negara yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Utama. Apa yang terjadi? Secara terpaksa, orang itu akan menggunakan Bahasa Inggris sehari-hari dan dengan begitu saja akan lancar berbahasa Inggris. Bahkan, kadang lebih cepat mempelajarinya daripada seseorang yang menjalani kursus atau kuliah di bidang Bahasa Inggris.

Memang pada dasarnya, tidak semua ilmu pengetahuan yang diperlukan dalam menjalani kehidupan nyata, seperti pekerjaan sehari-hari. Melainkan, bidang pengetahuan yang khusus dimana Anda menjadi praktisi di dalamnya. Namun, kadangkala, memiliki wawasan yang luas menjadi salah satu nilai tambah dalam pekerjaan Anda. Walaupun Anda seorang psikolog, misalnya, tetapi Anda harus mengetahui ilmu lain, seperti ilmu kedokteran dasar atau farmakologi khusus di bidang penyakit kejiwaan, atau ilmu sosiologi dasar untuk mendukung Anda dalam mengambil kesimpulan tentang klien Anda.

Bisa dibilang agak sulit untuk mempertahankan pengetahuan yang jarang dipraktekkan sehari-hari, akan tetapi selalu ada jalan untuk itu. Anda dapat melakukan diskusi secara berkala dengan kolega Anda, misalnya. Atau Anda bisa mengikuti grup di media sosial yang bertema profesi Anda atau bidang pengetahuan yang Anda ingin perdalam, lalu turut berperan aktif dalam pertukaran informasi di dalamnya. Cukup mudah, bukan?