Category Archives: TIPS MOTIVASI

Selalu Ada Alasan untuk Berteman dengan Orang Lain: Mengubah Hidupmu atau Mengubah Hidup Mereka

manfaat persahabatan secara psikologisTidak dapat dipungkiri bahwa hubungan sosial dengan orang lain memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk dan mempengaruhi kehidupan kita. Persahabatan bisa menjadi pintu gerbang menuju perubahan positif bagi diri kita sendiri dan orang lain. Dalam artikel ini, kami mengeksplorasi mengapa selalu ada alasan untuk berteman dengan orang lain dan bagaimana persahabatan itu dapat membuat perbedaan besar dalam diri kita dan kehidupan mereka.

Persahabatan Sebagai Sumber Inspirasi

Berteman dengan orang lain adalah kesempatan untuk mendapatkan inspirasi dari kisah hidup, pencapaian, dan perspektif mereka tentang kehidupan. Melihat orang lain mengatasi tantangan, mencapai impian mereka, atau mengatasi rintangan hidup memotivasi kita untuk melakukan hal yang sama atau melampaui apa yang sebelumnya kita pikir mungkin. Persahabatan dapat membuka mata kita terhadap kemungkinan dan peluang baru yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya.

Persahabatan Sebagai Dukungan Moral

Persahabatan adalah fondasi yang tak ternilai untuk dukungan moral pada saat dibutuhkan dan gagal. Melalui persahabatan, kita dapat berbagi beban, menemukan pelipur lara, dan menemukan dukungan yang kita perlukan untuk menghadapi tantangan hidup. Berada bersama teman membuat kita merasa didengarkan, dipahami, dan dihargai, yang mengarah pada perasaan sejahtera dan sejahtera.

Persahabatan sebagai media untuk pertumbuhan pribadi

Orang-orang di sekitar kita sering menyadari potensi dan kualitas yang tidak kita sadari. Persahabatan yang positif memberikan ruang untuk kritik yang membangun, introspeksi, dan dukungan untuk menghadapi perubahan pribadi yang positif. Persahabatan yang baik membantu kita tumbuh dan menjadi manusia yang lebih baik dan bijaksana.

Persahabatan sebagai kesempatan untuk membantu orang lain

Persahabatan tidak hanya memberi kita kesempatan untuk membuat perubahan positif dalam hidup kita, tetapi juga memberi kita kesempatan untuk membantu mengubah kehidupan orang lain. Melalui hubungan sosial yang kuat, kami dapat memberikan dukungan, inspirasi, dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Kebaikan dan dedikasi kita untuk membantu orang lain dapat berdampak besar pada kehidupan mereka.

Persahabatan sebagai cara untuk mencapai sesuatu bersama

Persahabatan yang mendukung juga dapat memberikan kesempatan untuk mencapai tujuan bersama. Dengan bekerja sama, kita dapat mencapai hasil yang lebih besar daripada yang dapat kita capai secara individu. Persahabatan yang menginspirasi dan mendukung memungkinkan kita menciptakan perubahan positif tidak hanya dalam kehidupan pribadi kita, tetapi juga dalam masyarakat secara keseluruhan.

Persahabatan bersifat transformatif, baik untuk diri kita sendiri maupun untuk orang lain. Persahabatan adalah ruang untuk inspirasi, dukungan spiritual, pertumbuhan pribadi, dan kesempatan untuk membantu mengubah kehidupan orang lain. Nilai dan dampak positif dari persahabatan yang sehat dan saling mendukung dalam perjalanan hidup kita tidak boleh diremehkan. Selalu ada alasan untuk berteman dengan orang lain karena persahabatan memiliki kekuatan untuk mengubah hidup kita dan hidup mereka menjadi lebih baik. Hargai hubungan sosial Anda dan secara aktif berkontribusi pada perubahan yang Anda inginkan untuk diri sendiri dan orang lain.

 

By Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

Self Sabotage: Apa Itu dan Efeknya pada Kehidupan Anda?

Motivasi diri agar tidak self sabotage

 

 

 

 

Self-sabotage adalah fenomena yang melibatkan tindakan disengaja atau tidak disengaja atau tindakan yang dapat merusak kesuksesan, kebahagiaan, atau prestasi seseorang. Hal ini sering terjadi ketika seseorang secara tidak sadar atau sengaja menghalangi Anda mencapai tujuan atau kebahagiaan. Self-Sabotagedapat terjadi dalam berbagai bentuk dan mempunyai dampak yang signifikan terhadap kehidupan seseorang.

Apa yang membuat Self-Sabotage?

Self-Sabotage dapat disebabkan oleh banyak faktor berbeda, namun sering kali kombinasi dari peran faktor-faktor ini:

  1. Kurangnya rasa percaya diri: Orang yang kurang percaya diri terhadap kemampuan dan harga dirinya rentan terhadap Self-Sabotagekarena merasa tidak berharga atau tidak mampu mencapai kesuksesan.

2. Takut Gagal: Takut gagal adalah pemicu umum sabotase diri. Terkadang orang tidak mencoba sama sekali, atau terkadang mereka menyerah untuk mencoba sebelum gagal.

3. Rasa bersalah atau menghukum diri sendiri: Orang yang merasa bersalah atau merasa harus dihukum karena sesuatu di masa lalu sering kali memengaruhi kebahagiaan dan peluang suksesnya.

4. Pola pikir negatif: Pola pikir negatif dan pesimistis, seperti perasaan bahwa kegagalan adalah satu-satunya hasil yang mungkin terjadi atau Anda tidak akan pernah berhasil, dapat mengarah pada perilaku yang merusak diri sendiri.

 

Bagaimana Self-Sabotage memengaruhi hidup Anda

Self-Sabotage dapat berdampak negatif pada banyak aspek kehidupan, termasuk:

  1. Tidak mencapai tujuan Anda: Salah satu dampak Self-Sabotageyang paling jelas adalah tidak mencapai tujuan yang ingin Anda capai. Orang yang merasa dirinya adalah penghambat utama dalam mencapai tujuannya seringkali berakhir dengan frustasi dan kecewa.
  2. Mengganggu hubungan: Self-Sabotagedapat mempengaruhi hubungan antarpribadi. Orang yang merasa tidak berharga atau bersalah mungkin mengalami kesulitan dalam membentuk hubungan yang sehat dan bahagia dengan orang lain.
  3. Kesehatan mental dan emosional yang buruk: Self-Sabotagesering kali dikaitkan dengan tingkat stres, kecemasan, dan depresi yang tinggi. Orang yang sering melakukan Self-Sabotagemungkin menderita tekanan mental yang berlebihan.
  4. Potensi yang Terbuang: Mungkin yang paling penting, Self-Sabotagedapat menghambat pertumbuhan dan potensi seseorang. Orang yang mampu mengatasi Self-Sabotageakan mencapai kesuksesan yang lebih besar dan tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi.

 

Mengatasi Self-Sabotage

Mengatasi Self-Sabotage adalah langkah penting menuju kebahagiaan dan kesuksesan hidup yang lebih besar. Berikut beberapa langkah yang mungkin berguna:

1. Kenali pola perilaku yang merusak diri sendiri: Langkah pertama adalah menyadari pola perilaku yang berpotensi merusak diri sendiri. Hal ini memerlukan introspeksi yang jujur.

2. Ubah pola pikir negatif: Mengajari diri sendiri untuk mengadopsi pola pikir yang lebih positif dan optimis dapat mengurangi Self-Sabotage.

3. Tingkatkan rasa percaya diri Anda: Meningkatkan rasa percaya diri adalah kunci untuk mengatasi Self-Sabotage. Hal ini dapat dicapai melalui pendidikan mandiri, dukungan sosial, dan keberhasilan kecil.

4. Gunakan teknik manajemen stres: Mengelola stres dengan benar merupakan langkah penting dalam menghindari Self-Sabotage. Latihan seperti meditasi dan olahraga efektif.

5. Carilah bantuan profesional: Jika Self-Sabotage berdampak serius pada hidup Anda, mencari bantuan dari terapis atau konselor bisa sangat membantu.

Mengatasi Self-Sabotage membuka pintu menuju kemungkinan yang lebih besar dan memungkinkan Anda menjalani kehidupan yang lebih memuaskan dan sukses. Mengenali Self-Sabotage adalah langkah awal yang penting menuju perubahan positif.

 

By Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

Jika Usia Kamu 20-30 Tahun Hal Ini yang Harus Kamu Ketahui.

Hal penting dalam kesuksesanRentang usia 20-30 tahun adalah fase kehidupan yang penuh perubahan dan perkembangan. Selama periode ini, ada beberapa hal penting yang sebaiknya kamu ketahui untuk membantumu menghadapi berbagai situasi dan meraih kesuksesan baik secara pribadi maupun profesional. Berikut beberapa hal yang harus kamu ketahui:

1. Pengembangan Diri:

Teruslah belajar dan berkembang. Jangan pernah berhenti meningkatkan keterampilan dan pengetahuanmu, baik untuk kepentingan pekerjaan maupun  pribadi. Ketahui kekuatan dan kelemahanmu. Ini membantu kamu memaksimalkan potensimu dan menetapkan tujuan yang realistis.

2. Kesehatan Fisik dan Mental:

Jaga kesehatan fisik dengan rutin berolahraga, makan makanan sehat, dan istirahat yang cukup. Penting untuk menjaga kesehatan mental. Jika kamu merasa tertekan atau cemas, jangan takut mencari dukungan dari teman, keluarga, atau ahli kesehatan mental.

3. Keuangan:

Pelajari cara mengelola uang dengan bijak. Buat anggaran, sisihkan uang untuk tabungan dan hindari hutang yang tidak perlu.  Pertimbangkan investasi jangka panjang, seperti dana pensiun atau program pendidikan anak.

4. Karier:

Identifikasi minat dan bakat mu untuk membantu membuat pilihan karier yang tepat. Jangan takut untuk mencari peluang baru dan mengambil risiko sedang untuk pertumbuhan karier.

5. Hubungan Pribadi:

Membangun dan menjaga hubungan baik dengan keluarga, teman dan pasangan. Komunikasi adalah kunci dalam mebangun relationship yang sehat. Belajarlah untuk memahami dan menghargai perbedaan di antara orang-orang.

6. Rencana Pernikahan dan Keluarga:

Jika kamu berencana untuk menikah atau memulai sebuah keluarga, pertimbangkan baik-baik rencana keuangan, kesehatan, dan pendidikanmu. Komunikasi  terbuka dengan pasangan tentang tujuan dan harapan satu sama lain sangatlah penting.

7. Perencanaan Masa Depan:

Pertimbangkan pensiun. Mulai menabung untuk masa pensiun lebih awal memberikan hasil yang besar dalam jangka panjang. Pikirkan tentang apa yang ingin kamu capai dalam hidup dan buatlah rencana untuk mencapainya.

8. Kontribusi Sosial:

Cari cara untuk membuat dampak positif pada masyarakat. Mulai dari kegiatan kecil seperti menjadi relawan hingga berpartisipasi dalam kegiatan sosial.

9. Keterampilan Interpersonal:

Dapatkan keterampilan komunikasi yang baik. Ini  membantu kamu dalam berbagai situasi baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

10. Waktu Untuk Bersenang-senang:

Jangan lupakan pentingnya bersenang-senang. Temukan hobi dan aktivitas yang kamu sukai untuk menghilangkan stres dan menjaga keseimbangan dalam hidupmu. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki jalan hidup yang unik.

Poin-poin di atas adalah pedoman umum, tetapi selalu penting untuk tetap fleksibel dan terbuka terhadap perubahan dan pengalaman baru dalam perjalanan hidupmu.

 

By Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

Cara Bangkit Kembali dan Move On dari Kegagalan

bangkit dan kembali dari kegagalan

Hidup ini seperti sebuah perjalanan yang penuh warna dan rintangan. Terkadang kita diliputi kesedihan dan kekecewaan, namun di dalam diri kita terdapat kemampuan yang luar biasa untuk bangkit kembali, bersinar, dan menghadapi semua tantangan dengan semangat yang membara. Berikut adalah beberapa langkah untuk membantu Anda bangkit kembali dan menikmati hidup lagi.

 1. Terima perasaan Anda dengan jujur

Saat Anda sedih atau kecewa, penting untuk mengakui dan menerima perasaan Anda. Emosi adalah bagian alami dari kehidupan, jadi jangan pernah merasa bersalah karena sedih. Menerima emosi-emosi ini memungkinkan Anda untuk merasakannya, memahami penyebabnya, dan memberi diri Anda izin untuk melanjutkan.

2. Bicaralah dengan seseorang yang Anda percayai

Membicarakan perasaan Anda dengan seseorang yang Anda percayai dapat membantu meredakan tekanan yang mungkin Anda rasakan. Berbicara tentang apa yang Anda alami dapat memberi Anda perspektif lain dan dukungan yang Anda butuhkan.

3. Ciptakan tujuan yang menginspirasi

Setelah Anda melewati tahap pengenalan emosi, tetapkan tujuan yang menginspirasi Anda. Tujuan ini dapat terkait dengan pekerjaan, pendidikan, kreativitas, atau bahkan tujuan pribadi seperti bepergian atau memberikan kembali kepada masyarakat. Tujuan yang jelas membawa fokus dan joie de vivre yang baru ditemukan.

4. Menemukan kebahagiaan dalam hal-hal kecil

Terkadang kebahagiaan terletak pada hal-hal sederhana di sekitar kita. Hargai momen-momen kecil, seperti indahnya matahari terbenam, bercanda dengan teman, atau kelezatan makanan favorit Anda. Berfokus pada hal positif dapat membantu Anda merasa bahagia bahkan dalam situasi sulit.

5. Menjaga kesehatan fisik dan mental yang baik

Kesehatan fisik dan mental memainkan peran penting dalam memengaruhi pikiran dan suasana hati kita. Lakukan beberapa aktivitas fisik yang Anda sukai, seperti olahraga ringan atau yoga, dan jangan lupa istirahat yang cukup. Selain itu, praktikkan teknik relaksasi dan meditasi untuk mengurangi stres dan menjaga keseimbangan mental.

6. Aktifkan minat dan hobi Anda

Saat kita sedih, kita mungkin kehilangan minat pada hal-hal yang dulu kita sukai. Nyalakan kembali minat atau hobi yang pernah menyerang Anda. Ini bisa menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi kreativitas Anda dan menemukan kegembiraan dalam aktivitas yang Anda sukai.

7. Luangkan waktu Anda

Butuh waktu untuk pulih dan mendapatkan kembali semangat. Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri jika Anda merasa belum pulih sepenuhnya. Beri diri Anda waktu untuk tumbuh, belajar, dan rasakan diri Anda berubah.

Ingatlah bahwa hidup adalah perjalanan yang penuh dengan tahapan dan tantangan. Ini mungkin tampak sulit saat ini, tetapi di dalam diri Anda terdapat kekuatan untuk bangkit kembali dan bersinar lebih terang dari sebelumnya. Dengan merangkul emosi Anda, menetapkan tujuan, dan menjaga kesehatan fisik dan mental Anda, Anda dapat memperoleh kembali energi Anda dan menjalani hidup yang penuh gairah dan kebahagiaan.

 

By Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

3 Keterampilan keterampilan Essensial dari Para CEO Top yang harus Anda Pelajari Agar Karir Anda Lebih dahsyat

3 Keterampilan keterampilan Essensial dari Para CEO Top yang harus Anda Pelajari Agar Karir Anda Lebih dahsyat Banyak orang ingin jadi CEO.

CEO jabatan yang bergengsi, gajinya besar.

Namun di saat yang bersamaan tanggung jawabnya juga besar, tantangannya besar.

Tapi beberapa tahun terakhir, kita sudah melihat tsunami perubahan yang sangat besar dalam dunia bisnis. Apalagi sejak pandemi. Tugas seorang CEO menjadi semakin lebih menantang.

Jika Leadership yang efektif jaman dulu :

“I’m Your Boss, You will do What I Tell You What to do.”

Sekarang, metode tersebut menjadi kurang relevan.

Yuk belajar kepemimpinan yang efektif dari dari para top CEO di dunia.

Adam Bryant, adalah seorang Jurnalis di New York Times yang selama 18 tahun terakhir telah mewawancarai banyak CEO top dunia seperti Sam Altman, CEO OpenAI yang kita kenal sebagai Chat GPT.

Ia pernah mewawancarai Susan Wojcicki, mantan CEO Youtube.

Bahkan ia pernah wawancara Jack Ma, mantan CEO Alibaba Group.

 

Dari semua interviewnya, Adam Bryant menyimpulkan, ada 3 Critical Skill yang harus dimiliki oleh seorang top Leader yang efektif.

1.Simplifying complexity

Kemampuan untuk menyederhanakan semua yang rumit dalam Perusahaan dan industry. Dan menjadikannya menjadi pesan sederhana, yang bisa dipahami oleh semua karyawan. Sehingga mereka paham, ingat dan memiliki semangat serta passion yang sama dalam mewujudkan visi anda.

 2. Being Fully Accountable

Bisa diandalkan dalam setiap Keputusan yang anda buat. Bisa diandalkan artinya anda memahami, punya knowledge terhadap apa yang sedang anda lakukan dan Keputusan yang anda buat untuk Perusahaan.

3. Listening To Stake Holder

Superpower seorang leader adalah kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik.

Setiap orang ingin dihargai, maka caranya adalah dengarkan mereka, pendapat mereka penting. Anda boleh tidak setuju dengan mereka, anda boleh mengambil Keputusan yang berbeda, namun mereka akan merasa lebih dihargai Ketika didengarkan

 

Semoga Bermanfaat.

Be The Best Version Of You & Never Give Up

 

Christian Adrianto

Motivator, Sales & Leadership Trainer

 

5 Aturan Stoik yang Akan Membuat Hidup Anda Kuat

filsafat stoikisme

Dalam hidup, kita dihadapkan pada berbagai tantangan dan kesulitan yang bisa membuat kita kewalahan. Namun, filosofi Stoicisme, yang berakar pada Yunani kuno, menawarkan perspektif yang kuat tentang cara menjalani kehidupan dengan bijaksana.

Apa itu filosofi stoicisme : Adalah aliran filsafat yang membantu orang mengendalikan emosi negatif dan mensyukuri segala sesuatu yang mereka milik sekarang, fokus pada masa kini. Dengan mengikuti aturan Stoic ini, Anda dapat membangun ketahanan mental yang akan membantu Anda menjalani kehidupan yang lebih tenang dan bermakna. Berikut adalah lima aturan tabah untuk menjaga hidup Anda agar tidak berantakan.

1. Fokus pada Hal yang Bisa Anda Kendalikan.

Aturan pertama Stoikisme adalah memahami apa yang bisa dan tidak bisa Anda kendalikan. Kita cenderung menghabiskan banyak energi dan emosi pada hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan, seperti pendapat orang lain atau peristiwa alam. Stoikisme mengajarkan kita untuk fokus pada hal-hal yang dapat kita kendalikan, seperti sikap, tindakan, dan pikiran kita. Dengan cara ini, Anda dapat menghindari stres yang tidak perlu dan lebih fokus pada pengembangan diri.

2. Fokus pada Kebahagiaan yang tercipta dari Hal-hal Sederhana.

Stoikisme mengajarkan pentingnya mengenali kebahagiaan dalam hal-hal sederhana. Daripada mengaitkan kebahagiaan dengan pencapaian besar atau harta benda, Stoikisme mendorong untuk menemukan kebahagiaan dalam momen-momen kecil sehari-hari. Bisa berupa matahari terbit, kopi pagi, atau percakapan dengan teman. Dengan menghargai kebahagiaan dari hal-hal sederhana, kita bisa menjalani hidup lebih bahagia dan memuaskan.

3. Jadilah Bijak dalam Memilih Reaksi Anda.

Stoikisme mengajarkan pentingnya berpikir sebelum bereaksi terhadap situasi dan peristiwa. Kita diajarkan untuk memberi ruang pada diri kita sendiri untuk berpikir dan memilih respons yang bijak, dibandingkan bereaksi secara emosional atau impulsif. Cara Ini akan membantu Anda menghindari konflik yang tidak perlu dan membuat keputusan hidup yang lebih baik.

4. Latih Ketahanan Terhadap Kesulitan dan Tekanan.

Salah satu aspek utama Stoikisme adalah praktik kesabaran dan perlawanan terhadap kesulitan. Dengan memandang tantangan sebagai peluang untuk pertumbuhan pribadi, Anda dapat mengubah penderitaan menjadi pembelajaran. Stoikisme mengajarkan kita untuk menerima kesulitan sebagai bagian alami dari kehidupan dan menghadapinya dengan kepala tegak.

5. Fokus pada Masa Kini.

Dengan kamu fokus pada masa sekarang merupakan suatu ajaran universal tidak hanya Anda pelajari dalam Stoikisme namun dalam berbagai ajaran filosofis dan spiritual. Memikirkan masa lalu atau mengkhawatirkan masa depan merampas keindahan masa kini.

Ketika Anda fokus sepenuhnya pada saat ini, Anda menjadi lebih bersyukur, lebih sadar, dan tidak terlalu terbebani oleh penyesalan dan ketakutan.

Dengan mengikuti aturan Stoik ini, kita dapat membangun ketahanan mental dan emosional yang membantu kita menjalani hidup dengan lebih bijak. Hidup pasti selalu penuh tantangan, namun Stoikisme mengajarkan kita untuk bertumbuh melalui pengalaman-pengalaman menarik dan menantang daripada membiarkannya menghancurkan kita. Dengan cara ini, kita bisa menjalani kehidupan yang lebih damai dan bermakna.

 

By Fransisca, Motivasi Indonesia

Ini Alasan Kenapa Anda Harus Menuliskan Tujuan Anda demi mencapai kesuksesan yang lebih cepat

Cara Goal Setting

Goal setting sangat penting. Dengan goal setting anda memiliki tujuan dan arah yang jelas, terutama di tahun 2024 ini. Ketika seseorang bertujuan untuk mencapai kesuksesan, ia harus memiliki rencana yang jelas dan tujuan yang jelas. Dengan menuliskan tujuan, Anda dapat mengidentifikasi arah yang akan Anda tempuh untuk mencapai kesuksesan. Dengan menuliskan tujuan Anda, Anda dapat menggunakan tujuan ini sebagai petunjuk untuk mencapai tujuan Anda.

Menuliskan tujuan juga membantu Anda membangun motivasi dan komitmen. Dengan menuliskan tujuan Anda, Anda dapat menyadari berbagai hal yang perlu Anda lakukan untuk mencapai kesuksesan dan menyadari sulitnya perjalanan. Dengan menuliskan tujuan Anda, Anda dapat membuat rencana langkah demi langkah untuk mencapai tujuan Anda dan membuat komitmen untuk menyelesaikan setiap langkah.

Menuliskan tujuan juga membantu Anda mengukur hasil dan mengidentifikasi peluang untuk peningkatan. Dengan menuliskan tujuan Anda, Anda dapat menilai bagaimana Anda melakukan pekerjaan dan mengidentifikasi bagian-bagian yang kurang baik dari kinerja Anda. Dengan mengidentifikasi kelemahan Anda, Anda dapat membuat tindakan korektif untuk memperbaiki kinerja Anda dan membuat tujuan Anda lebih mudah untuk dicapai.

Menuliskan tujuan juga memungkinkan Anda untuk semangat untuk mencapai kesuksesan yang lebih cepat. Dengan menuliskan tujuan Anda, Anda dapat terus mengingatkan diri sendiri mengenai tujuan Anda dan menciptakan dorongan untuk mencapainya. Dengan melakukan ini, Anda dapat meningkatkan motivasi dan semangat untuk mencapai kesuksesan lebih cepat.

Kesimpulannya, menuliskan tujuan adalah cara penting untuk membantu Anda mencapai kesuksesan yang lebih cepat. Dengan menuliskan tujuan Anda, Anda dapat menggunakannya sebagai petunjuk untuk mencapai tujuan Anda, membangun motivasi dan komitmen, dan mengukur hasil serta mengidentifikasi peluang untuk peningkatan. Dengan menuliskan tujuan Anda, Anda juga dapat memotivasi diri sendiri untuk mencapai kesuksesan yang lebih cepat.

By Paul Wawan

Kick Off Booster 2024 bersama Motivator Terbaik Indonesia Christian Adrianto

Banyak Ekonom yang mengatakan bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun gampang-gampang susah. Apa iya?

Tahun 2024 kedepan akan dibuka dengan tahun politik. Akibatnya awal tahun akan diwarnai dengan ketidak pastian.  Kemudian secara global.  The Fed alias The Federal Reserve masih menerapkan strategi pengetatan moneter dan menahan suku bunga. Sehingga banyak investor akan menarik keluar investasinya dan beralih ke pasar modal di Amerika. Situasi akan lebih menantang karena banyak orang yang akan mengetatkan budget dan menahan spending. Sehingga kita harus mempersiapkan team mindset dan mental team kita untuk kwartal pertama.

Kabar gembiranya, diprediksi kwartal kedua ekonomi akan lebih cerah. Masa ‘Wait And See’ akan berakhir, sejalan dengan terpilihnya pemegang kekuasaan dan arah kebijakan akan mulai lebih jelas. Bahkan Gubernur bank BI, Bp. Perry Warjiyo mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2024 akan lebih baik daripada tahun 2023. Nah, momen ini adalah waktu yang tepat untuk Gas Poll lebih dahsyat lagi.

Namun bagaimanapun proyeksi ekonomi kedepan masih penuh dengan ketidak pastian. Dinamika bisnis saat ini semakin sulit untuk diprediksi. Belajar dari pandemi COVID, tidak ada yang bisa memprediksinya. Oleh karena itu dibutuhkan mindset dan mental yang agile, siap dengan perubahan, pantang menyerah dan kreatif dalam mencari solusi.

Sudahkah anda & team mempersiapkan diri untuk mencapai target 2024? 

Strategi apa yang sudah anda siapkan bersama dengan team?

Bersama dengan Mr Christian Adrianto, persiapkan team anda  agar tahun 2024, Start Strong dan Gass Pool.

Dalam Program KICK OFF BOOSTER : 2024 START STRONG & GAS POLL

Ada akan belajar :

  • Apa yang harus improve di tahun 2024.
  • Action Plan untuk mencapai target tahun 2024.
  • Strategi Proven untuk meningkatkan penjualan.
  • Mindset seperti apa yang dibutuhkan untuk start faster dan berlari kencang di tahun 2024.
  • GROWTH MINDSET VS FIXED MINDSET : mindset yang tepat untuk sukses meski dalam kondisi yang menantang.
  • Bagaimana meyakinkan team anda untuk betul betul mengimplementasikan Plan Secara Efektif.
  • Berbagai ide dan tips untuk membantu sales team anda untuk Start Strong dan Gas Poll di tahun 2024.

Info lebih lanjut hubungi

Fransisca

082110 502502

Seminar Kick Off Booster 2024 Motivator Indonesia Christian AdriantoSilabus Seminar KickOff Sales 2024 Christian Adrianto Motivator Indonesia

 

Tulisan ini akan melejitkan semangatmu untuk meraih apa yang kamu inginkan!

Motivasi lucu dan semangatMerasa bosan atau down? No worry, kita semua pasti pernah merasakan hal tersebut. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengatasi rasa tersebut dan kembali bangkit.

Kamu pasti memiliki tujuan, impian, atau cita-cita yang ingin dicapai. Cobalah fokus pada hal tersebut. Buatlah langkah konkret untuk mencapainya. Dengan begitu, kamu akan merasa lebih termotivasi untuk terus bergerak maju.

Namun, tentu saja akan ada waktu-waktu di mana semangatmu menurun. Jangan khawatir, itulah bagian dari perjalananmu menuju kesuksesan. Berikan dirimu waktu untuk istirahat dan kembali memulai dengan semangat yang baru.

Ingatlah bahwa kesuksesan tidak datang begitu saja. Dibutuhkan kerja keras, kesabaran, dan tekad yang kuat untuk mencapainya. Jangan menyerah pada hambatan yang muncul di tengah jalan, tetapi gunakanlah sebagai motivasi untuk terus bergerak maju.

Kapanpun kamu merasa ingin menyerah, ingatlah satu hal: Tujuanmu masih menunggumu. Jangan biarkan rasa putus asa menguasaimu. Bangkitlah, sekarang adalah waktu yang tepat untuk terus berjuang.

Semangat! Kamu pasti bisa mencapai apa yang kamu inginkan dengan kerja keras dan tekad yang kuat!

 

penulis Paul Wawan

Creative Marketing Motivasi Indonesia

Goal Setting is For Loser, benarkah?

pembicara goal setting christian adrianto motivatorApakah ada diantara anda, yang waktu bikin goal, alih alih termotivasi malah tertekan?

Atau adakah yang setelah bikin goal, mungkin di awal panas membara, semangat menggebu gebu, namun di tengah jalan gairahnya luntur, ketemu halangan motivasi mulai hilang, melihat kenyataan tidak sesuai harapan lantas menyerah?

Atau yang lebih parah lagi, adakah yang sudah sampai di level apatis? “Buat apa bikin goal, ngga penting lah punya goal…”

Jangan khawatir semua itu adalah sesuatu yang wajar.

Saat saya membaca buku Scott Adams, yang berjudul : How to fail at almost everything and still win big. Ia menulis, Goal is For Losers. Pemenang dan pecundang sama sama punya goal. Maka Goal bukan advantage milik para pemenang saja. Goal bukan hal yang membedakan pemenang dan pecundang. Jadi kata Scott Adams , ngapain punya goal?

Jangan jangan ide scott adams ini ada betulnya juga. Karena , saya sendiri juga pernah merasakan punya goal dan ditengah jalan kehilangan semangat.

Eits, baca dulu artikel ini sampai selesai. Apa sih maksudnya Bro Scott Adams ini?

Ada sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard Business School, yang dilakukan oleh Lisa Ordonez dkk. Dalam papernya, mereka menjabarkan secara ilmiah ternyata setting goal ada dampak negative nya, diantaranya

  • Goal mengurangi kebahagiaan,
  • Goal membuat stress dan tertekan
  • Goal merusak self esteem atau kepercayaan diri, terutama ketika goal tersebut tidak tercapai
  • Goal sifatnya motivasi sesaat

Wah, ternyata setting goal berdampak negative dalam hidup ya?

Eits, Yang sudah setting goal awal tahun ini, jangan sedih dulu.

Ada  riset lain yang dilakukan sejak tahun 80-an oleh Locke & Latham yang mengatakan bahwa, Goal System dapat membantu meningkatkan performa sebuah organisasi / perusahaan.

Lho, jadi yang benar yang mana dong?

Untuk menjawab pertanyaan ini, saya ingin mengutip kata kata  Steven Covey :

“What we see, what we do. What we do, what we get.”

Ea…bingung ngga bacanya. Okay, saya coba bantu terjemahkan ya.

 ”Cara pandang kita akan sesuatu akan mempengaruhi tindakan kita. Dan tindakan kita akan mempengaruhi pada hasil yang kita dapatkan.”

Begitu pula dengan Goal. Goal setting sebetulnya tidak salah, seringkali yang salah adalah bagaimana cara pandang kita terhadap goal setting. Cara kita memandang sebuah goal, akan mempengaruhi tindakan kita dan akhirnya mempengaruhi hasilnya.

Makanya kembali ke bang Scott Adams, kalau kita baca bukunya ia mengatakan 

“Goals are for losers. Winners use systems. I turn all of my goals into systems, and it completely changed the way I work and chase down my goals.” – Scott Adams

Sampai disini cukup jelas?

Kalau sudah jelas, yukkk lanjut baca.

Yang belum jelas, apalagi!!! Lanjutkan…..

 

jadi bang Scott Adams mencoba mengatakan, punya goal tidak cukup. alih alih kita harus membuat sistem. Maksudnya gimana?

Untuk menjelaskan ini, ijinkan saya menjelaskan dulu mindset yang benar tentang goal.

Banyak orang memandang goal sebagai beban, bikin stress, bikin resah, kalau ngga tercapai malu, ngga enak sama atasan, ngga enak sama rekan kerja dll.

Padahal goal itu semestinya :

1. Goal Semestinya align dengan diri kita yang terdalam.

Goal tidak memotivasi, karena goal itu fokus pada diluar diri kita. Fokus pada reward, punishment & tekanan sosial. Kan malu kalau udah goal setting, tapi tidak tercapai. Maka idelanya goal fokus pada apa yang ada dalam diri.

Nah ada 3 hal dalam diri yang dapat memotivasi kita untuk mencapai goal

  • otonomy, kebutuhan untuk memiliki kontrol atas sesuatu (ownership/ rasa memiliki). Ketika orang dikontrol, dia tidak akan punya rasa memiliki terhadap apapun. Saat orang dikontrol untuk mencapai goal tersebut, ia tidak memiliki rasa memiliki terhadap goal tersebut. Makanya jika berbicara dalam team, team boleh jadi diberikan target / “What” oleh perusahaan, namun buat agar mereka agar memiliki rasa self belonging terhadap goal tersebut.
  • Competency. Manusia tidak hanya ingin bebas, namun manusia pada dasarnya punya kebutuhan untuk jadi lebih baik dari hari ke hari. Makanya ia butuh tantangan, pemicu. Makanya goal harus bisa merentangkan diri kita. Jangan set goal terlalu rendah. Goal harus diatas zona nyaman kita, agar kita bisa belajar dan bertumbuh (growth zone). Namun jangan juga  terlalu jauh dari zona nyaman kita, karena jika terlalu jauh, maka manusia cenderung masuk dalam zona anxiety, akibatnya bukannya tertantang, kita merasa cemas, stress dan tertekan.
  • Daniel Ping memakai istilah Purpose. Sesuatu yang berhubungan dengan sesuatu di luar diri sendiri, sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri: bisa jadi tujuan hidup, bisa jadi juga orang lain (berkontribusi untuk orang lain). Pada saat apa yang kita lakukan bisa membantu orang lain, membahagiakan orang lain, kita akan termotivasi melakukan hal tersebut. jika goal hanya berfokus pada diri sendiri, biasanya di level tertentu, setelah mencapai akan ada rasa puas diri, membuat kita tidak bertumbuh lagi.

 

2. Goal semestinya menginspirasi tindakan. 

Goal setting bertujuan memastikan agar kita clear apa yang harus kita lakukan sekarang & memberi arahan, sehingga kita bisa konsisten dalam melakukan action kita setiap hari.

Lalu mengapa ada goal yang tidak menginspirasi untuk Action?

Kebanyakan karena masalah konflik batin. Bisa jadi konflik dengan value kita, belief kita, higher intention, purpose of life, atau simply konflik dengan goal yang lain, karena goalnya kebanyakan.

Jika berlawanan dengan semua itu, maka diri terdalam akan melawan, dan akhirnya action tidak menuju goal tersebut.  Misalnya value terpenting anda adalah keluarga dan saat ini anda sedang merintis bisnis dengan goal omzet 100 juta / bulan. Nah, ketika keyakinan anda mengatakan bahwa untuk mencapai 100 juta mesti taruh waktu , tenaga dan perhatian dalam bisnis 100%. namun value dalam diri anda mengatakan, uang bukan segalanya, waktu bersama anak dan istri lebih penting. Maka kebayang, bagaimana pergolakan dalam diri anda? Karena ada pertentangan antara value dan goal, maka action tidak akan maksimal, bahkan bisa jadi otak mamlia anda mengambil alih dan bereaksi freze. Akhirnya tidak melakukan apapun.

Maka cek sekali lagi keyakinan-keyakinan yang menghambat anda untuk mencapai goal.

Atau alignkan goal anda dengan diri terdalam anda.

 

Nah, jika mindset terhadap Goal sudah benar, selanjutnya kita bicara soal proses.  Apa yang harus diperhatikan dalam proses untuk mencapai Goal?

  1. Happiness

Dalam buku saya The Miracle of Happiness , saya pernah menulis bahwa bahagia dulu baru sukses kemudian.  Shawn Achor meneliti  1 hal, yaitu happiness. hasil penelitiannya mengatakan bahwa orang orang yang bahagia lebih sukses, lebih produktif, lebih baik karirnya. Makanya jika anda punya team, pastikan team anda bahagia dalam menjalankan proses mencapai target. Ketika mereka bahagia, maka mereka akan lebih berkomitmen dalam melakukan prosesnya, sehingga kemungkinan besar goal tercapai. Masuk akal?

2. Focus on Progress

Masalahnya kalau ngga bisa happy gimana dong?

Theresa Amabile & Kramer, dalam bukunya The progress principle mengatakan : kebahagiaan datang dari progress. Orang akan cenderung termotivasi ketika merasakan kemajuan, sebaliknya orang akan demotivasi jika merasakan stuck, apalagi merasakan kemunduran. Make sense?

Makanya penting untuk merayakan kemenangan kemengan kecil. karena Kesuksesan besar dibangun diatas kegagalan dan kemenangan kecil yang terus mengarah pada goalnya.

Apakah anda pernah melihat anak yang senang main game? Atau malah anda sendiri? kenapa Orang bisa ketagihan main game? Game dirancang dengan sangat cerdas, dengan menggunakan prinsip goal system. Dalam game, ada goal yang lebih besar dari diri sendiri, misalnya menyelamatkan sebuah kota dari serangan zombie dll. Dalam game jika dibuat terlalu mudah, orang akan bosan. jika dibuat terlalu sulit, orang stress dan akhirnya tidak main lagi. Kemudian orang diberi kemenangan kemenangan kecil untuk menuju goal, agar orang merasakan sense of progress. See, game menerapkan semua prinsip ini.

3. Mastery VS Performance Goals

Performance mimdset fokus supaya bisa tampil baik (mendemonstrasikan kompetensi)

Mastery focus mendevelop kompetensi

Ada orang yang mengejar goal menggunakan performance toward goal, supaya dianggap hebat, keren, pintar dan sukses di mata orang lain. Fokusnya pada Pembuktian diri.

Ada juga yang orientasi goal performance avoidance / menghindari goal yang bikin malu, berpotensi untuk gagal, sehingga ia akan cenderung main aman.

Ada orang setting goal mastery avoidance, menghindari goal yang butuh belajar, sulit dicapai.

Tapi ada orang yang mengejar goal yang menantang, supaya ia bisa growth, bertumbuh dan belajar.  Nah, inilah yang kita mau. Tidak peduli mau tercapai atau ngga tercapai goalnya, ngga peduli apa kata orang. Yang penting saya bertumbuh.  Itu motivasinya. Makanya sudah progress aja, orang yang fokus goal Mastery tetap bahagia.

4. Co-Creator

Nah, ini adalah yang paling penting. Posisikan diri kita sebagai co-creator. Karena manusia hanya berikhtiar, berusaha yang terbaik, namun tercapai atau tidaknya goal kita hanya ditangan Tuhan, sang Creator. kita hanya bisa menjadi co-creator. Kita bisa berhasil bukan karena kemampuan kita, usaha kita, kerja keras kita, tapi karena kebaikan Tuhan dan Tuhan mengijinkan hal tersebut terjadi. Makanya kalau kita mencapai sesuatu, jangan sombong. namun jika kita gagal, biasa saja, jangan depresi. Karena mungkin belum waktunya saja. Belajar dari kesalahan kesalahan kita, terus berusaha, jangan menyerah dan berdoa. Karena percayalah, waktu Tuhan akan indah pada waktunya.

Selamat menikmati perjalanan meraih Goal Goal Dahsyat anda. Sampai jumpa di puncak kesuksesan.

 

Christian Adrianto Motivator & Trainerby. Christian Adrianto

Motivator dan Trainer leadership & Selling Skill.

Telah berpengalaman selama lebih dari 16 tahun di dunia training dan motivasi. dipercaya lebih dari 600 perusahaan besar di indonesia. Saat ini beliau fokus memberikan inhouse training untuk berbagai perusahaan di berbagai bidang seperti banking, insurance, plantation, BUMN, industri, retail, B2B, hingga institusi pemerintahan.