Category Archives: Tips Bisnis

The Secret Formula for Real Financial Success

 

Part 1

Formula Financial Success 2022

 

Apa yang kamu lihat?

Uang = Biaya X Waktu ?   Atau

Waktu = Uang / Biaya ?

Sebagian dari kita menghabiskan waktu secara rutin melewati hari kerja sambil menunggu akhir pekan berikutnya datang, setelah akhir pekan baru memberi kita waktu untuk memilih bagaimana kita menghabiskan dan menikmati waktu kita. Bagi mereka yang bekerja untuk membayar tagihan, 71% dari hari minggu adalah momen untuk berhenti-“meresset” badan dan jiwa. Sebuah statistik yang menyedihkan. Seperti inilah kita menghabiskan seluruh hidup terjebak dalam skema ini.

 

Secara alami, kita mendekati kehidupan dengan pandangan bahwa uang adalah yang utama.

Maka menurut formula kehidupan Anda berada pada standar :

“Uang = Biaya x Waktu”

Dengan cara bekerja lebur, menambah shift akhir pekan atau mengejar jabatan yang lebih tinggi, maka uang lebih banyak datang namun diimbangi dengan biaya(cost) pribadi yang lebih besar: lebih banyak energi yang terkuras, lebih banyak peluang yang hilang, lebih banyak kewajiban yang harus dipenuhi – Selain lebih banyak waktu berkualitas yang diberikan. Secara keseluruhan, Sebagian dari hidup kita harus dikorbankan. Tapi itulah harga yang harus kita banyar untuk mendapatkan uang bukan?

Kami percaya bahwa untuk menjadi “ Lebih kaya” kami membutuhkan lebih banyak uang. Dan jika kita membutuhkan lebih banyak uang, kita harus siap untuk membayar “biaya” yang lebih tinggi dan memberikan lebih banyak waktu kita yang berharga. Seringnya yang kita kejar adalah promosi pekerjaan untuk meningkatkan penghasilan kita beberapa ribu ekstra seminggu. Hm.. dan mari kita tingkatkan juga jam lembur, pekerjaan di akhir pekan, tanggung jawab tambahan, dan tekanan-tekanan baru bersamanya! Uang lebih? Ya. Kehidupan lebih kaya? Hampir tidak.

Sayangnya, kebanyakan dari kita tidak pernah melihat kenyataan sebaliknya. Dari kakek nenek, hingga orang tua kita, bahkan kita sendiri, hanya hal diatas inilah yang kita ketahui tentang pengalaman dalam hidup. Atau mingkin sebutan lain untuk mendekati The Money Game?

Uang vs Real Financial Success

Jelas ada hubungan antara memiliki lebih banyak uang dengan berpotensi mendapatkan nilai lebih dari kehidupan. Tapi, seperti yang kita semua tahu, kehidupan yang lebih kaya tidak pernah ditentukan oleh uang saja. Bagaimana dengan Biaya karena uang?

Uang datang dalam berbagai kondisi, dan untuk setiap rupiah dari nilai potensial yang kita peroleh pasti ada biaya pribadi yang terlibat seperti pajak, bunga, waktu, lelah dll. Jelas tidak semua Uang datang dengan biaya yang sama. Oleh karena itu, kesuksesan Real Financial tidak bisa hanya didasarkan pada menjadi jutawan atau miliader.

Seorang jutawan yang terjebak mengerjakan pekerjaan yang dibencinya selama 10 jam sehari jelas kurang berhasil dibandingkan jutawan yang bisa berhenti mengerjakan pekerjaan yang dibencinya 10 tahun yang lalu. Dan tentu saja! seorang Jutawan yang menghasilkan kekayaan dengan melakukan apa yang dia sukai benar-benar mendaparkan jackpot dalam hidup! Uang yang sama tetapi semua tingkat kesuksesan pribadi yang berbeda.

Bahkan jika Anda berhasil mengumpulkan ratusan juta untuk kebesaran nama Anda, uang ini memiliki nilai kecil jika Anda harus menghabiskan seluruh hidup Anda terjebak dalam kontrak  perusahaan dan Anda tidak bisa bernafas lega karenanya. Tumpukan besar uang ini tidak lebih dari setumpuk besar stres dan pengorbanan! Jadi, apa sebenarnya kesuksesan finansial itu? Ini tidak ditentukan oleh jumlah di rekening bank Anda atau mobil yang Anda kendarai, tetapi pada akhirnya oleh efek uang terhadap kualitas hidup Anda.

Oleh karena itu uang harus memiliki satu tujuan : Untuk menambah nilai positif dalam hidup kita. Jadi bagaimana kita bisa melihat keuangan kita mencerminkan apa yang sebenarnya kita inginkan dalam hidup? Tujuan kami untuk masa depan bukanlah hanya fokus pada uang, tetapi fokus pada waktu. Tentu saja, dalam menilai waktu kita, uang memainkan peran penting.

Jadi apa hubungan antara uang, waktu dan kesuksesan Real Financial?

Real Financial Success adalah memiliki uang dan gaya hidup untuk menghabiskan lebih banyak waktu melakukan apa yang benar-benar Anda inginkan, serta menghabiskan lebih sedikit waktu untuk terjebak dan memperebutkan uang untuk membayar semua biaya pribadi yang sering menyertainya.

Namun, mengapa begitu banyak dari kita mengejar uang tanpa pernah merasakan kebebasan dan kepuasan yang lebih besar? Karena kesuksesan Real Financial hanya mungkin bagi mereka yang memiliki perspektif hidup yang sama sekali berbeda! Apa perspektif ini?

“Waktu = Uang/Biaya”

Untuk mengubah keuangan dan gaya hidup masa depan kita menjadi lebih baik, itu dimulai dengan mengambil formula standar hidup: Waktu = Uang/Biaya. Seperti yang Anda lihat, nilai waktu Anda sama dengan uang Anda dibagi dengan biaya hidup Anda. Dengan sedikit uang, nilai waktu Anda jelas menderita. Dan ketika menghasilkan lebih banyak uang dengan biaya pribadi yang jauh lebih tinggi, hidup Anda juga tidak menjadi lebih baik!  Namun, ketika kita mendekati kehidupan dengan tujuan untuk meningkatkan uang kita dan menurunkan biaya kita, apa yang Anda dapatkan? Waktu yang lebih berharga!

“Orang kaya berinvestasi dalam waktu. Orang miskin berinvestasi dalam uang” – Warren Buffet

 

Bagaimana caranya : bisa Anda temukan dalam Part 2

Seperti apa masa depan Bisnis di tahun 2022 ??

happy New Year 2022Selamat datang di tahun 2022.Happy New Year!!

 

Seperti apa masa depan Anda di tahun 2022 ?

Survival Mode VS Growth Mode

Yang harus kita renungkan.

 

Tahun 2022 kita optimis, meski Omicron masih membayangi. Namun untuk mereka yang bermental pemenang, nasib tidak ditentukan oleh virus dan pandemi melainkan oleh respond positif kita terhadap segala perubahan yang terjadi karena pandemi COVID-19.

 

Ketika Covid pertama kali masuk di Indonesia, banyak yang kaget dan bingung. Sebagian bisnis terdampak positif, namun tidak sedikit yang terdampak negatif.

 

Bisnis bisnis yang terkait kesehatan dan yang memiliki saluran distribusi digital diuntungkan oleh keadaan.

Sedangkan perusahaan terdampak negatif marketnya turun, permintaan tiba tiba menghilang, atau kalaupun ada, regulasi pemerintah menjauhkan pelanggan.

Saya pribadi awalnya juga terdampak negatif, semua event saya harus dibatalkan, tidak bisa lagi training, tidak bisa lagi seminar.

Saat itu rasanya kita masuk dalam masa kegelapan, dan kita diuji dengan keras. Namun sekali lagi, nasib kita tidak ditentukan oleh pandemi, namun respond kita.

 

Ada 2 respond yang bisa kita lakukan, yang pertama dalah SURVIVAL MODE dan yang kedua GROWTH MODE .

Mereka yang memilih Survival Mode, pokoknya yang penting bisa bertahan. Biasanya langkah yang diambil adalah *Efisiensi* di segala lini.

Sementara Growth Mode, sadar bahwa survival tidak cukup. Maka langkah yang diambil adalah Inovasi, Transformasi dan Scale Up, dan di balik setiap Krisis selalu ada peluang.

 

Apa perbedaan Survival dengan Growth Mode?

Yang memilih untuk survival, hasilnya tentu saja bertahan.

Namun yang memilih Growth Mode, mereka melakukan inovasi, hasilnya adalah scale up bisnis dan kehidupan. Terjadi transformasi dan peluang untuk menyalip competitor dan menjadi lebih unggul di bidangnya.

 

Pandemi menuntut semua bisnis untuk beradaptasi dan berinovasi. Bahkan bisnis yang diuntungkan oleh Pandemi–pun juga harus melakukan transformasi. Misalnya akibat tingginya pemintaan, mereka harus mengubah rantai distribusi agar lebih cepat untuk menjaga ketersediaan barang hingga sampai ditangan pelanggan.

Apalagi untuk bisnis yang terdampak karena pandemi.

 

Ada 3 Inovasi yang bisa dilakukan

  1. Inovasi Penawaran.

Misalnya yang dilakukan Burgreens, yang selama PSBB terpaksa menutup gerainya. Maka ia membuat inovasi penawaran,  ia membuka toko online dan menjual frozen food & Vegan snack. Dari jualan burger, berubah jualan frozen food.

 

2. PIVOT dan Mencari Target Market Baru.

Contohnya Airbnb. Awalnya market Airbnb adalah traveller yang mencari penginapan terjangkau. Selama pandemi, kita tahu bahwa bisnis perhotelan  terdampak dalam, maka Airbnb mengubah market dengan menawarkan layanan experience seperti kelas memasak online, tur hiking online dll.

Contoh lain yang dilakukan para pemasok bahan makanan di hotel dan restoran, mereka mulai membuka layanan belanja online untuk pelanggan rumah tangga.

 

3. Inovasi Jalur Distribusi Baru Untuk Menjangkau Pelanggan.

Misalnya seminar saya yang tadinya offline menjadi online dengan zoom, MS Teams dll. Yang tadinya ketemu pelanggan langsung di toko, berubah menjadi via online dengan app, Tiktok, IG, Youtube dll.

 

Lembaga survey Mckinsey  mengatakan, selama pandemi, sebanyak 75% pelanggan mencoba cara belanja baru, merek baru, toko baru & aplikasi atau metode digital lain yang baru. Dan sekitar 73% hingga 80% akan terus lanjut meski sudah normal.

 

Ini artinya ada peluang untuk merebut market share. Kuncinya adalah berikan nilai tambah kepada pelanggan anda. Semakin banyak nilai tambah yang anda tawarkan, maka 75% pelanggan akan berpindah hati kepada anda.

Ibarat pedang bermata dua, ini artinya, jika anda tidak cepat melakukan transformasi. Maka pelanggan anda akan berpindah ke lain hati.

Memang, melakukan inovasi tidak mudah. Bisa jadi semua  usaha untuk inovasi gagal. Namun yang mencoba inovasi, setidaknya mereka menjadi lebih agile, dan lincah dalam mengantisipasi perubahan.  Semua itu terbentuk selama eksperimen di masa pandemi. Dan hasilnya, selepas pandemi akan lebih unggul kinerjanya, lebih peka terhadap peluang,  lebih gesit merespon perubahan dan bertumbuh lebih pesat.

 

Jadi respon mana yang anda pilih?

Survival Mode atau Growth Mode?

 

Christian Adrianto Motivator & Trainer

 

 

10 Strategi untuk menjadi pengusaha yang lebih sukses

Entreprenur suksesPengusaha adalah seorang yang siap berusaha untuk mengejar kesuksesan tidak peduli coba apa berat tantangan yang menghalanginya. Mereka terbiasa untuk menemukan jalan yang tidak dilihat oleh orang lain atau menciptakan tempat yang tidak pernah ada  dengan menggunakan kreativitas dan ketekunan mereka. Namun,  jika ada kesulitan ada baiknya untuk mencari bimbingan dari sumber yang dapat dipercaya selama masa-masa yang sulit seperti ini.

Sumber-sumbernya bisa diambil dari mana saja? Bisa dari keluarga, teman Anda, preneur motivator dan terkadang bisa dari blog-blog seperti ini.

Berikut ada beberapa tips yang bisa membantu Anda menjadi lebih sukses dalam bisnis yang sedang Anda bangun:

1. Jangan biarkan rasa takut menguasaimu.

Sebagai seorang pengusaha, Anda harus membuat banyak keputusan sulit dalam bisnis Anda. Keputusan yang seperti ini membutuhkan pikiran yang rasional dan pikiran yang cepat. Jika emosi (contohnya rasa takut) menguasai anda penilaian anda akan kabur dan anda tidak akan dapat membuat keputusan yang tepat. Kelola rasa takut Anda sehingga Anda membuat keputusan pada hal yang penting.

2. Kelilingi diri Anda dengan para ahli.

Menjalankan bisnis bukanlah pertunjukan 1 orang. Anda membutuhkan orang lain dalam tim Anda. Itulah mengapa penting untuk memiliki orang lain yang tahu apa yang sedang mereka lakukan dengan Anda. Mereka akan membantu Anda mengatasi masalah yang bukan bidang keahlian Anda. Anda perlu menemukan orang-orang yang setia pada perusahaan dan memiliki karakter moral yang kuat yang akan mendukung Anda selama masa-masa sulit.

3. Tantang dirimu sendiri.

Jika anda memiliki bisnis kecil-kecilan, dan semuanya berjalan dengan baik, apakah itu berarti anda berpuas diri dan berhenti mencari jalan yang lebih baik? Jawabannya tentu saja tidak. Sebagai seorang pengusaha, Anda harus terus mencari peluang bisnis yang lebih baik dan mendorong anda untuk berbuat lebih baik karena tidak ada orang lain yang akan melakukannya. Tentang diri Anda dengan tugas-tugas baru dan mempelajari keterampilan baru, dan hasilnya akan membantu anda membawa bisnis Anda ke tingkat yang lebih tinggi dalam jangka panjang.

4. Luangkan waktu untuk diri sendiri dan keluarga.

Dengan kesibukan yang anda lakukan dalam bisnis Anda akhirnya akan mengorbankan waktu yang Anda berikan untuk diri sendiri dan orang yang anda cintai. Tidak ada salahnya anda mengambil cuti untuk mengisi ulang baterai Anda. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berlibur memiliki kinerja yang lebih baik di tempat kerja daripada mereka yang tidak pernah beristirahat. Liburan membantu menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesionalisme mereka untuk mengurangi stres.

5. Rencanakan keuangan Anda dengan cermat.

Tidak ada yang dapat menyangkal bahwa Anda tidak dapat menjalankan bisnis tanpa dukungan keuangan yang memadai. Apakah anda baru memulai atau telah lama membangun bisnis Anda, Anda tentu membutuhkan uang untuk tetap bertahan. Oleh karena itu anda perlu memiliki perencanaan keuangan yang matang untuk bisnis Anda. Hindari mencampurkan keuangan pribadi dan bisnis anda untuk memastikan Anda berkembang. Jaga agar bisnis anda selalu mendapatkan dukungan keuangan jika terjadi krisis. Anda dapat memilih pinjaman keuangan, investor ataupun dari pendanaan Mandiri sebagai opsi.

6. Delegasikan bisnis Anda kepada orang yang tepat.

Banyak pengusaha memiliki perspektif jika mereka perlu melakukan segalanya sendirian supaya hasilnya benar. Namun anggapan ini tidaklah benar. Anda perlu mendelegasikan beberapa tanggung jawab Anda yang bukan merupakan kegiatan inti Anda, supaya Anda mempunyai waktu untuk fokus pada apa yang terpenting. Ingat dengan mendelegasikan kendali tertinggi masih ada ditangan Anda, Anda hanya dibebaskan dari tugas-tugas yang tidak penting dan menyita banyak waktu Anda.

7. Fokus pada kesehatan mental dan fisik Anda.

Studi menunjukkan bahwa orang yang berolahraga setidaknya 5 hari dalam seminggu memiliki konsentrasi yang lebih baik, lebih aktif, dan menangani tekanan dengan lebih baik. Selain itu ada beberapa latihan seperti yoga yang bisa membantu mengurangi stres dan kecemasan. Oleh karena itu luangkan diri , untuk olahraga setiap hari dan makan makanan yang seimbang.

8. Selalu mencari peluang baru.

Dunia itu sangat dinamis udah berubah, peluang dan ancaman bisa muncul kapan saja titik pengusaha yang baik dapat mengambil peluang kapan saja dibutuhkan. Selalu waspada terhadap trend ataupun teknologi terbaru di dalam industri Anda dan gunakan untuk mengembangkan bisnis Anda.

9. Buat karyawan bahagia.

Karyawan bahagia adalah tulang punggung bisnis Anda. Oleh  karena itu, anda perlu memastikan bahwa organisasi Anda memiliki budaya yang berpusat pada karyawan dan semua orang memiliki keinginan untuk berkembang mulai dari Anda.

10. Buat pelanggan Anda senang.

Pelanggan yang senang membuat bisnis anda tetap bertahan. Pahami keluhan pelanggan anda dan selesaikan. Izinkan pelanggan anda untuk mengucapkan pandangan mereka tentang produk dan layanan Anda secara terbuka karena pada akhirnya mereka adalah konsumen yang memiliki wawasan yang lebih baik tentang masalah atau produk-produk anda.

Sebagai seorang pengusaha, kesuksesan adalah tentang terus maju dan melawan rintangan. Anda mungkin menghadapi lebih banyak tantangan di sepanjang jalan, tetapi kuncinya adalah jangan menyerah. Ambil bantuan dari penasehat terpercaya Anda saat anda merasa buntu.

Toyota Way VS Tesla Way, Mana Yang Lebih Baik?

tesla way vs toyota way

 

 

 

 

 

Tesla, sebuah perusahaan otomotif berbasis teknologi yang dipimpin oleh Elon Musk ini, kini valuasi perusahaannya sudah melampaui Toyota. Yang telah berdiri lebih dari 80 tahun, dan merupakan perusahaan otomotif terbesar di planet bumi.

Apakah valuasi Tesla overrated atau Tesla Way telah menggantikan Toyota Way?

Lantas seperti apakah Tesla Way itu?

 

Baca terus artikel ini, dan mari kita bahas satu persatu.

Seperti apa Tesla Way dan apa perbedaannya dengan Toyota Way.

 

Tesla dan Toyota adalah perusahaan manufactur otomotif yang sangat berbeda.

Yang pertama, Toyota Way percaya bahwa perencanaan yang matang adalah sebuah kunci kesuksesan. Makanya Toyota mencurahkan waktu, pikiran dan tenaga untuk untuk memastikan mereka punya produk terbaik dan sistem produksi yang sempurna sebelum menjalankan proses produksinya. Ketika produksi sudah dimulai, tidak boleh ada kesalahan.

Jargon Toyota : “Do It Right The First Time, We Don’t Always get a second Chance.”

Toyota Way meyakini perencanaan dan perbaikan yang terus menerus, ada yang mengatakan Toyota Way sebagai teori six sigma, Kaizen, Lean, PDCA (Plan Do Check Action) dan variasi lain

 

Bagaimana dengan Telsa Way?

Sedangkan Tesla memproduksi mobil listrik. Berbeda dengan Toyota, Tesla dikelola seperti  perusahaan perusahaan teknologi di Silicon Valley yang memproduksi software. Makanya Tesla bergerak sangat cepat.

Tesla Way meyakini jargon

“Move Fast, Break Things!”

 “Fail Fast, Learn Faster!”

 “Launch Early, Iterate later.”

Jargon Tesla Way mempengaruhi setiap karyawan Tesla bahkan yang ada di bagian produksi.

 

Jika Toyota bisa produksi 10 juta kendaraan / tahun tanpa ada masalah.

Lain halnya dengan Tesla, yang memproduksi hanya 367 ribu kendaraan di tahun 2019 atau hanya 3,4 % produksi Toyota, tapi masalahnya banyak.

Bahkan Elon Musk, sosok di balik Tesla Way, juga menjiwai jargon ini dengan sangat kuat.

Ingat tidak ketika Elon Musk gagal dalam demo Tesla Armor Glass?

Kaca jendela Cyber truck yang diklaim Elon Musk adalah kaca mobil anti pecah, saat demo ketika dilempar bola logam, ternyata pecah berkeping keping. Saat itu media massa dan banyak orang mentertawakan dan mengolok-olok Elon Musk.

Elon Musk Gagal launching

Tapi alih-alih merasa malu, Elon Musk santai saja menanggapi kegagalan itu. Bagi dia, kejadian itu tidak lebih dari sebuah feedback, sehingga dia harus membuat kaca mobil yang lebih kuat.

Udah , gitu aja, ngga pakai repot, ngga pakai baper!

 

Tesla Way percaya bahwa dalam kegagalan terdapat sejuta peluang untuk belajar. Karena tidak pernah takut gagal, Tesla mampu berpikir di luar kebiasaan, dan sangat cepat dalam inovasi. Prinsip Tesla Way mampu mendorong sebuah inovasi yang radikal dan di luar kebiasaan. Tesla Way bergerak cepat dan experiental dalam rangka mendapatkan inovasi. Bayangkan, ia berani out of the box, Tesla membuat mobil yang bergerak tanpa sopir dengan menggunakan teknologi AI. Tesla juga diklaim sebagai mobil yang lebih ramah lingkungan karena digerakkan dengan tenaga listrik.

Tesla baru berdiri belasan tahun, tapi Tesla sudah punya sistem pengembangan produk, sistem produksi, sistem management supplier, sistem customer support dan sistem management lain untuk bisnisnya.  Bahkan ia mengembangkan perusahaan produsen baterai sendiri, yaitu Tesla Energy.

 

Semenjak valuasi Tesla menyalip Toyota, perdebatan para ahli mengenai Tesla Way VS Toyota Way makin seru.

Praktiksi Sig Sigma,Lean dll skeptis dengan Tesla Way. Mereka berpendapat :

“Meskipun masalah kaya akan peluang untuk belajar. Tapi masalah terbaik adalah masalah yang tidak pernah anda miliki.”

-          Tom Ehrenfeld dari Lean Enterprise Institute

“The Tesla Way adalah tentang bergerak cepat dan berharap kejeniusan dan adrenalin dapat mengimbangi kurangnya perencanaan dan Stabilitas.”

-          James Womack, bapak gerakan LEAN dunia.

James Womack juga mengatakan:

“Gaya management dan sistem produksi Tesla yang baru belasan tahun ini belum teruji dan masih banyak kekurangan. Berbeda dengan Toyota yang sudah berdiri sejak  80 tahun yang lalu, dan telah terbukti sebagai manufaktur otomotif terbesar di muka bumi.”

 

Dan semenjak Pandemi ini, ketika perubahan besar besaran terjadi, perdebatan makin seru. Ahli lain yang skpetis dengan Toyota Way, salah satunya Ron Ashkenas mengatakan:

“Six sigma, Kaizen, Lean dan variasi lain dari perbaikan terus menerus dapat merusak kesehatan organisasi anda. Butuh pendekatan baru dalam manufacturing.”

-          Ron Ashkenas, partenr Emeritius of Scaffer Consulting

 

Kok bisa?

Ini penjelasan beliau…

Toyota juga inovasi kok, lalu apa bedanya inovasi yang dilakukan Toyota dengan Tesla?

Menurut Tom Ehrenfeld (Lean Enterprise Institute), inovasi datang dari para karyawan di bagian produksi yang terus menerus melakukan perbaikan dan improvement.

Yes, Ini betul!

Jika yang anda cari adalah Sustaining Innovation.

Jika yang anda cari adalah peningkatan dari kualitas sebuah produk atau proses yang sudah ada saat ini.

Tapi kalau anda harus mencari innovasi yang betul betul baru, yang belum pernah dipikirkan oleh orang lain, yang out of the box, maka anda butuh yang namanya Disruptive Innovation.

Dan untuk mendapatkan itu, alih alih melakukan Continous Improvement, anda harus melakukan Discontinous Improvement. Artinya anda harus berhenti improve atau memperbaiki yang sudah ada dan mulai berpikir yang total berbeda dari yang sudah ada.

Tapi menurut Vijay Govindarajan, Professor di Tuck School of Business :

“Semakin anda mengintegrasikan Total Quality Management di Perusahaan, maka semakin itu akan merusak Break-through Innovation. Dibutuhkan mindset, kapabilitas, skill, metrik, biaya, budaya dan fundamental perusahaan  yang berbeda untuk Discontinous Innovation.”

 

Jadi apa yang dibutuhkan untuk Breakthrough Innovation?

Well, kecil kemungkinan innovasi seperti itu datang dari para karyawan. Kenapa? Karena mereka terlalu fokus pada proses dan produk yang ada saat ini.

Mereka juga ngga bisa melihat peta industri dari kaca mata yang lebih luas.

Makanya kita butuh orang-orang seperti Elon Musk,  Steve Jobs, Jeff Bezos, orang- orang gila yang cara berfikir tidak seperti orang kebanyakan, orang -orang yang melihat dunia dengan cara yang berbeda, orang- orang yang ambisinya berbeda, berani ngga masuk akal, menabrak batas-batas yang ada.

 

Toyota memutuskan untuk bergerak lambat, dan berinovasi dulu sebagai perusahaan sebelum berinovasi dalam produk. Bahkan hingga saat ini, produk Toyota masih menggunakan teknologi yang sama seperti yang diciptakan oleh Nikolaus Otto, 140 tahun yang lalu. Yaitu dengan menggunakan mesin pembakaran untuk menggerakkan piston yang nantinya akan menggerakkan roda kendaraan.

Setelah 40 tahun berdiri, Toyota baru betul-betul melakukan inovasi secara produk, dengan meluncurkan mobil hybrid : Prius dan sekarang Toyota inovasi dengan mengembangkan mobil tenaga Hidrogen sebagai kompetitor mobil listrik.

 

Dalam news conference di Tokyo, CEO Toyota, Akio Toyoda mengatakan :

“Tesla mungkin punya resepnya, Tapi tidak punya dapur dan Real Chef nya.”

Ibarat bisnis restoran, Akio Toyoda  mengatakan Tesla hanya menjual resep makanan, sementara Toyota sudah punya banyak restoran dengan menu lengkap (ingat jenis produk Toyota sangat banyak) dan terbukti disukai jutaan pelanggan.

Apakah ini menggambarkan bahwa Toyota meremehkan Tesla?

Tesla boleh jadi saat ini hanya mampu memproduksi kendaraan kurang dari 5% dari Toyota, namun bisa jadi banyaknya jenis produk Toyota dan jumlah pelanggan Toyota yang sudah jutaan, malah menjadi kelemahan, karena otomatis Toyota harus fokus pada produk dan pelanggan yang sangat banyak, artinya banyak hal yang harus dipikirkan.

Sedangkan Tesla, hanya punya 1 menu dan pelanggan yang relatif jauh lebih sedikit dari Toyota, bisa lebih fokus pada inovasi. Apalagi pelanggan Tesla kebanyakan adalah mereka yang berani mencoba hal baru, artinya mereka akan memaklumi kekurangan dari teknologi baru.

 

Jadi bagaimana pendapat anda, apakah The Tesla Way akan menggantikan The Toyota Way ?

 

Inilah Cara Menciptakan Minset Tepat untuk Sukses Dalam Bisnis

Misal ada dua orang pengusaha yang sama-sama berkualitas dan sama-sama punya sumber daya yang cukup. Namun uniknya, salah satu tumbuh subur sementara yang lain hampir kesulitan bersaing dilingkungan bisnis yang keras. Nah, menurut Anda. Apa perbedaan mendasar dari dua pebisnis ini, selain dari hasil akhir keberhasilan mereka yang sudah jelas?

mindset pebisnis suksesPola pikir yang benar dapat membuat sebuah perbedaan yang besar. Untuk tumbuh menjadi seorang pengusaha, kamu membutuhkan keyakinan yang kuat kepada diri Anda sendiri untuk sukses. Keyakinan yang hanya mungkin terjadi jika Anda menumbuhkan mindset  positif.

Anda mungkin punya pendapat jika membuat strategi bisnis yang kompeten itu penting untuk pertumbuhan bisnis, namun kerangka berpikir dan intuisi yang buat adalah pondasi untuk membuat dasar bisnis yang cerdas.

Psikolog Universitas Stanford, Carol Dweck, telah melakukan penelitian ekstensif tentang ilmu pencapaian dan kesuksesan, dan menyimpulkan bahwa memiliki pola pikir yang benar dapat membuat semua perbedaan dalam kehidupan manusia. Orang yang punya mindset gagal, merasa sangat sulit untuk mengasah ketrampilan mereka, kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang cepat berubah dan tidak tertarik untuk belajar. Sedangkan yang punya mindset berkembang secara teratur berusaha dengan teratur untuk terus melakukan perbaikan dengan cara meningkatkan ketrampilan mereka, mengembangkan ketrampilan baru dan secara terus bersemangat dan terinspirasi untuk merencanakan yang terbaik untuk apa yang harus mereka lakukan.

Oleh karena itu untuk membuat sebuah mindset bisnis yang tepat, hal ini yang harus Anda lakukan:

  1. Fokus pada pengembangan diri.

Bisnis Anda bagaikan cerminan diri Anda. Jika ingin bisnis Anda semakin besar, mulai fokus pada pengembangan diri Anda. Pengembangan diri adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan kesinambungan (Kontinuitas) yang dilakukan setiap hari. Oleh karena itu, kenali diri Anda sendiri seperti apa, dan temukan kelemahan yang dapat menghambat  pertumbuhan bisnis Anda dan temukan cara untuk mengatasinya. Anda mungkin punya manajemen waktu yang buruk, kesenjangan dengan karyawan, atau hubungan dengan konsumen yang buruk. Menyadari kekurangan sejak dini dan memahami pentingnya solusi untuk mengatasinya dapat menyelamatkan Anda dari banyak masalah yang bisa timbul dikemudian hari. Buat rencana untuk manajemen waktu yang efektif, buat latihan untuk mendekatkan diri dengan karyawan, Atau buat sistem untuk mempermudah komunikasi dengan konsumen. Apapun harus Anda lakukan untuk meningkatkan diri dan perusahaan Anda.

2. Ceklist tujuan Anda.

Anda menyiapkan diri untuk sukses jika Anda menyusun rencana yang disusun dengan baik dan memiliki tujuan berbeda dan diselesaikan dengan batas waktu tertentu. Peta tujuan yang detail dan bertarget akan menjelaskan secara detail strategi bisnis Anda dan memotivasi Anda untuk terus mencapai tujuan satu persatu. Pencapaian setiap tujuan akan memicu rasa bangga dan puas diri dan secara otomatis akan memaksa anda untuk bergerak maju, terus berpikir positif dan menjauhkan Anda dari pola pikir kerdil.

3. Hadapi tantangan.

Sebagai seorang bisnisman Anda akan menghadapi banyak tantangan, baik tantangan fisik, tantangan mental, hingga tantangan finansial. Dan yang perlu Anda waspadai adalah tantangan mental, dan harus Anda tangani sebelum melangkah maju menuju tantangan dan jalan menuju kesuksesan. Anda perlu mempersiapkan diri secara mental untuk semua tantangan yang tak terelakkan yang akan Anda hadapi di masa mendatang. Pola pikir yang tenang dan tidak menghadapi kesulitan dengan tempramen adalah kunci untuk mendapatkan kemakmuran Anda di masa depan.

4. Berguru pada pengusaha sukses.

Kamu bisa mempelajari segala hal yang Anda butuhkan melalui penelitian atau studi, membaca buku, atau mengikuti seminar bisnis, mendengarkan otobiografi orang sukses atau wawancara mereka, ikut dalam perjalanan bisnis orang sukses. Semua ini adalah cara bagus untuk memulai perjalanan Anda untuk membangun mindset sukses yang sangat penting untuk pertumbuhan bisnis Anda. Sebagai seorang pemula Anda dapat dengan leluasa mengumpulkan banyak informasi penting tentang cara memulai bisnis dan apa yang Anda harapkan dari bisnis Anda.

5. Bersikap antusias dan proaktif.

Anda harus antusias, aktif dan berjuang di garda terdepan jika mau menaklukkan dunia bisnis daripada hanya melihat kesempatan berlalu begitu saja. Dengan menjadi proaktif itu artinya Anda senang dengan perubahan, dan dengan demikian Anda sudah mulai menciptakan pola pikir yang tepat untuk menciptakan bisnis yang berkembang.

 

“Kebebasan sejati adalah kreatif, proaktif, dan akan membawa saya ke wilayah baru. Saya tidak bebas jika kebebasan saya didasarkan pada reaksi terhadap masa lalu saya. ” – Kenny Loggins

 

Dan yang paling penting.

6. Jangan sampai kehilangan selera humor Anda.

Menjadi seorang bisnisman adalah pengalaman yang penuh gejolak dan menguras tenaga. Kunci untuk bertahan dari kondisi ini dengan kewarasan Anda dengan utuh adalah kemampuan untuk menghargai humor dan menertawakan Anda sendiri. Jika Anda membiarkan masalah, setiap kemunduran menjatuhkan Anda, Anda akan kehilangan motivasi dan alasan kenapa Anda bertahan selama ini.

Ingatlah bahwa meskipun memulai dan menjalankan bisnis membutuhkan upaya besar, imbalannya berlipat ganda dan sepadan dengan rasa sakitnya.

Bukan Ide-nya yang Jelek. Bisa Jadi Cara Mengeksekusinya

 

Banyak orang berpikir untuk menjadi “wirausaha yang benar – benar sukses”, mereka harus memiliki ide bisnis yang luar biasa yang belum pernah ada sebelumnya. mereka berpikir jika ide-ide mereka haruslah benar-benar baru, benar-benar dapat merevolusi bidang bisnis mereka. Jika kita mengingat sosok seperti Steve Jobs, Elon Musk seseorang yang visioner yang memiliki mimpi untuk mengguncang dunia.

ide bisnisTapi kenyataanya hal ini tidak selalu terjadi.

Anda mengakui, Jika Ide Anda sudah ada di dunia. Namun hal ini bukan berarti Anda tidak akan mempunyai peluang untuk berhasil. Saat Anda pertama kali memulai sebuah ide, mudah bagi Anda untuk ter-intimidasi atau kurang percaya diri pada ide Anda sendiri karena melihat wirausahawan lain yang tampaknya berkembang dengan lebih pesat. Anda mungkin berpikir lebih baik untuk membedakan diri Anda dengan orang lain atau Anda berpikir bahwa pasar Anda sudah jenuh dan tidak ada ruang untuk Anda. Dalam kondisi seperti ini Anda perlu mengalihakan fokus Anda dari Ide kepada Eksekusi, Artinya daripada memikirkan ide lain yang lebih baik yang belum tentu berhasil, Anda perlu fokus pada cara terbaik untuk mewujudkannya dan menjadikannya hanya milik Anda.

Banyak ide gagal bukan karena idenya yang tidak bagus tetapi lebih karena tidak menjalankannya dengan benar. Tentu saja melakukan kesalahan adalah hal yang normal, namun perbedaan utamanya berasal dari sumber daya Anda, waktu, uang dan tenaga digunakan dengan cara yag terbaik.

Nelson mandela pernah berkata : “Action tanpa vision hanya buang buang waktu, vision tanpa action cuma mimpi, tapi vision ditambah action akan mengubah dunia.”

Berikut beberapa cara untuk memastikan Anda menjalankan ide Anda dengan cara yang terbaik:

  1. Saat pertama kali memulai.

Apakah bagian sulit dari mengeksekusi?

Melakukan Eksekusi dengan benar.

Jika Anda adalah orang yang baru memulai suatu bisnis dengan ide-ide segar yang tidak dapat Anda berhenti pikirkan, jangan kawatir dan takut ide Anda tidak begitu baik. Atau Anda kawatir dengan ide bisnis Anda saat ini yang bertentangan dengan arus industri disekitar Anda, jangan habiskan waktu Anda dengan membandingkan usaha Anda dengan usaha orang lain untuk memprediksi bisnis Anda akan berjalan atau tidak.

Kuncinya adalah memulai. Mulai dimana Anda berada, buat sebuah rencana dan buat langkah logis pertama. Bagian ini adalah bagian penting dimana Anda harus melepasan keraguan dan ketakutan yang Anda miliki tentang ide Anda dan fokus pada bagaimana Anda mewujudkannya. Semua ide itu pada dasarnya sama, jika Anda membandingkan pada ide yang luar biasa dengan ide yang bisa saja. Yang terpenting adalah bagaimana Anda melaksanakannya. Jika Anda punya ide luar biasa dan Anda eksekusi dengan cara yang biasa saja, mungkin hasilnya jadi biasa saja.

 

“Buat saya, sebuah ide tidak bernilai kecuali dijalankan. Mereka hanyalah alat multiply. Eksekusi bernilai jutaan. ” – Steve Jobs

 

2. Ide digerakkan tidak hanya karena uang.

Komponen penting yang membuat Anda bisa menjalankan ide bisnis bergantung pada hasrat dan dorongan pribadi Anda. Jika Anda menjalankan ide bisnis berdasar pada seberapa keuntungan yang akan Anda peroleh, hasilnya bukan membuat Anda akan bersemangat dengan apa yang sedang Anda lakukan bisa jadi Anda akan kehilangan minat. Meskipun Anda punya ide yang sangat luar biasa dan unik. Jika Anda tidak punya motivasi yang lebih besar daripada uang, Anda tidak akan memiliki ketahanan atau tekad yang membuat Anda terus untuk maju apapun tantangan menghadang.

 

3. Jangan sia-siakan sumber daya Anda.

Saat Anda pertama kali memulai sebuah ide bisnis, mudah bagi Anda untuk terjebak dalam tugas yang tampaknya penting namun tidak akan membuat banyak perbedaan untuk kesuksesan Anda. Kebiasan yang baik untuk dilakukan adalah menilai tugas-tugas yang Anda lakukan akan mendukung Visi Anda di masa depan dan pastikan tugas Anda selaras dengan visi Anda itu. Jika tidak selaras bisa dipastikan akan membuang buang waktu, uang dan tenaga. Contohnya Anda terlalu terfokus pada pemilihan font di logo perusahaan Anda, lebih baik waktu Anda dihabiskan untuk membangun strategi pemasaran Anda.

Coba Anda lihat suatu bisnis model, produk atau layanan yang sebenarnya bukan hal baru. Namun tanyakan pada diri Anda apa yang membuat perusahaan itu menjadi “unik” di kepala Anda? Saya pikir Anda akan menemukannya, itu mungkin tidak banyak. Jadi berhentilah terlalu memikirkannya dan fokus pada tindakan apa yang sebenarnya akan Anda ambil… .dan lakukanlah.

 

 

Gimana dapat Income dari Bisnis?

Mengapa anda berada dalam bisnis?

Jawabannya adalah untuk membantu orang lain untuk meningkatkan hidup dan kerja menjadi lebih baik.

Lantas, Bagaimana kita mendapatkan income?

Dengan membantu orang lain untuk meningkatkan hidup dan pekerjaannya menjadi lebih baik, sehingga hasilnya kita dibayar.

Kita menciptakan value.

Banyak value, sehingga orang lain membayar (jika perlu lebih kecil) dari value yang kita berikan.

Saya dipercaya lebih dari 400 perusahaan besar di Indonesia karena selama 15 tahun ini saya berpikir bagaimana saya bisa membantu perusahaan anda meningkatkan income 10 kali lipat. Jadi saya dibayar, bahkan repeat order hingga 95%, karena saya memberikan value yang lebih besar dari yang dibayarkan oleh perusahaan.

Selama masa crisis, masa sulit, jangan berpikir bagaimana dapat uang. Yes, cashflow penting, tapi pikirkan bagaimana anda mencipatkan value untuk orang lain. Jadilah solusi, Sehingga anda layak dibayar mahal, karena anda memberikan value untuk membuat orang lain hidupnya lebih baik, pekerjaannya lebih baik.

 

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana saya menciptakan value untuk customer saya?

Bagaimana saya share informasi dan ide yang akan menghasilkan lebih besar dari yang dibayarkan?

Apa yang bisa saya lakukan secara berbeda dari yang pernah saya lakukan sebelumnya?

 

The law indirect

Jika kita melakukan membantu orang banyak Kita mendapat reward. Semakin kita memberi tanpa mikir imbal hasil, semakin hasilnya di luar yang kita pikirkan (nonexpected).

Dimanapun anda menabur, anda akan menuai. Jangan berpikir mengejar uang atau profit. Tapi tabur value, berikan So much more contribution.

Anda tidak bisa mengontrol hasil, tapi anda bisa mengontrol berapa banyak yang yang tabur. Dan entah bagaimanapun caranya, semakin anda menabur, anda akan menuai lebih banyak.

Christian Adrianto Motivator & Trainer

Bagaimana Cara untuk Memastikan Tahun 2021 Tidak menghancurkan Harapan dan Impian Anda

Tahun 2021 adalah tahun yang baik, tahun yang penuh peluang. Tahun 2021 adalah tahun yang lebih baik dari tahun 2020. Banyak faktor eksternal yang mendukung seperti contohnya sudah dimulainya vaksinasi di seluruh Indonesia.

Jika Anda bilang market lesu, daya beli turun, bukan turun hanya bergeser ke industri – industri  kesehatan, yang mendukung WFH, social distancing dll. Masalahnya bukan pada faktor eksternal masalahnya ada pada diri Kita, apakah tahun ini Kita siap dengan semua peluang yang akan Kita temui di tahun 2021? Atau Kita akan membuat tahun ini sia-sia?

Masa COVID-19 ini ibarat pertandingan F1. Setiap pertandingan F1, setiap pembalap akan melewati yang namanya jalan lurus dantikungan tajam berkelok. Nah, saat ini, kita sedang ada di tikungan tajam.  Kalau di jalur lurus, semua pembalap akan tancap gas, maka di tikungan setiap orang akan mengurangi kecepatan. Yes, saat ini kita mungkin sedang mengrangi kecepatan. Tapi masalahnya, ada pembalap yang banyak mengurangi kecepatan, ada yang sedikit, sehingga ia relatif lebih cepat dan bisa membalap lawannya.

Maka di COVID-19 ini adalah kesempatan yang terbaik untuk membalap lawan-lawan kita. Mungkin kita tidak bisa membalap di semua bidang, pilih 1-2 bidang yang selama masa COVID-19 ini anda bisa menjadi lebih unggul dibanding competitor anda.

Ingin tahu cara menyesuaikan bisnis Anda agar tidak tertindas COVID?

Buat diri Anda menjadi tampak maksimal, memaksimalkan penampilan Anda dengan cara menjaga kebugaran Anda dengan olahraga, vitamin, menjaga kesehatan, nutrisi dan pola makan, supplemen dll kemudian maksimalkan perawatan diri Anda dengan gaya rambut yang sesuai dengan bentuk wajah Anda potong kuku dsb. Gunakan parfum. Jaga kebersihan Anda, seperti mencuci tangan, gosok gigi, mandi perawatan kulit. Kenakan pakaiaan yang pas walaupun menghemat uang tetapi gunakan gaya yang tepat. Jangan terlalu lama dalam memilih jenis pakaiaan yang akan dikenakan. Selanjutnya, tuliskan 20 tujuan teratas yang ingin Anda capai dalam karier Anda. Lalu tentukan tiga teratas yang ingin Anda capai, jangan lupa jaring pribadi pribadi baru dan teliti mereka, minat mereka, kesamaan dengan Anda, dan kemungkinan hambatan atau tantangan yang dapat Anda bantu minimal memberikan nilai Anda pada mereka.

Tingkatkan kualitas Anda, perbaiki pola pikir Anda dan dapatkan lebih banyak kecerdasan emosional dan sosial. Pelajari bahasa tubuh yang membuat Anda terlihat percaya diri. kepribadian Anda di mata orang dipengaruhi oleh seberapa dominan Anda berperilaku. pelajari Bahas tubuh yang meningkatkan pesona dan karisma Anda. Untuk mengembangkan lebih banyak pesona, mulailah dengan mengembangkan cinta yang lebih dalam kepada orang lain. Belajarlah untuk lebih bersyukur untuk orang-orang dalam hidup Anda.

Selalu persiapkan yang terbaik untuk tahun 2021 ini. Jangan selalu bergantung pada status dan usia Anda. sebab status dan usia selalu berubah. Anda memiliki ruang untuk bertumbuh yang akan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Training Online dan Manfaatnya untuk Kamu.

Di luar negeri saat ini banyak institusi pendidikan yang menerapkan sistem Training Online supaya proses belajar tetap berlanjut meskipun di tengah wabah Covid-19.

 

Training Online adalah proses belajar dan pengembangan diri yang menggunakan media Internet atau media digital untuk mempermudah dalam komunikasi, penyapaiaan materi dan informasi. Training Online dipandang sebagai suatu aleternatif masa ki ni yang menjadi salah satu solusi karena masalah yang terjadi saat COVID 19. Training Online dianggap lebih mudah dipelajari oleh generasi pelajar masa kini karena budaya mereka yang lebih dekat dengan produk produk teknologi dan digitalisasi dalam dunia masa kini.

 

Manfaat dari Training Online

berikut manfaat dari Training Online yang perlu kamu ketahui:

  1. Alternatif selama Social Distancing.

Wabah COVID 19  membuat kita harus membatasi aktifitas fisik dan sosial kita untuk memutus penyebaran virus tersebut. Termasuk dalam aktifitas belajar dan pengembangan diri. Terus berkembang tidak boleh berhenti karena pandemi salah satunya adalah dengan memanfaatkan sistem Training Online. Dengan sistem ini kamu dan gurumu tidak perlu bertemu namun proses belajar dan pengembangan diri terus bisa berlanjut.

  1. Praktis dan fleksible.

Manfaat dari Training Online yang pertama adalah masalah praktis dan fleksibel. Tidak ada jarak yang harus di tempuh, waktu yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kesepakatan bersama, tidak perlu mencari ruangan untuk digunakan sebagai kelas formal sebab proses belajar dan pengembangan diri dapat berlangsung dimanapun selama kondisnya diatur lebih kondusif dan fokus. Juga terbebas dari keharusan untuk memakai seragam atau penampilan formal

2. Murah hemat waktu dan biaya.

Dibanding dengan pengalaman belajar secara tatap muka, biayanya yang dikeluarkan jauh lebih murah. Biaya-biaya tambahan seperti buku, fotokopi materi dll dapat dipangkas. Sehingga pengajar dan peserta training hanya perlu terhubung dengan layar dan koneksi internet.

3. Pendekatan yang sesuai.

Training Online sudah menggunakan teknologi yang lebih sesuai dalam proses belajar dan pengembangan diri masa kini dibandingkan dengan proses belajar mengajar konvensional. Metode yang digunakan dalam kelas Online biasanya merupakan gabungan metode formal dan informal. Sehingga jika peserta Training belum paham dengan materi, dapat diperjelas dengan praktek yang dilakukan dengan cara online. Kegiatan belajar seperti melakukan video call dengan teman adalah cara belajar yang lebih sesuai dengan gaya-mu bukan?

4. Pengalaman yang menyenangkan.

Selama proses Training Online, peserta diberikan materi yang lebih bervariasi daripada hanya dengan spidol dan papan tulis, materi seperti video, foto, audio dapat menjadi opsi lain untuk penyampaiaan materi. Peserta juga dapat memberikan Feedback atau umpan balik secara langsung, sehingga terjadi interaksi yang dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan.

5. Konsisten dan Personal

Training Online memberikan materi dan konten yang sama kepada semua peserta. Sehingga setiap peserta akan mendapatkan info, pelatihan dan pengalaman yang sama dengan peserta lainnya. Jika Training Online dipersiapkan dengan sangat baik. Kesempatan menggosip dengan peserta lain akan dapat diminimalkan. Dengan adanya perbaikan sistem pada kelas Training Online masa kini, guru dan murid dapat berinteraksi satu arah dan membentuk team kecil untuk melakukan sebuah simulasi yang tentu dilakukan secara Online selayaknya seperti kelas tatap muka

6. Kemudahan dalam dokumentasi.

Jika kelas konvensional dibutuhakan buku catatan kelas, fotocopi module/materi maka dengan menggunakan kelas Online semua itu dapat diminimalisir. Peserta dapat merekam dan menyimpan materi yang diberikan dalam bentuk digital sehingga lebih mudah diakses untuk dipelajari dilain hari.

 

Nah,tunggu apalagi kamu bisa memulainya hari ini. Kamu bisa mengecek jadwal Training Online yang terdapat di media Social seperti Instagram. Apakah kamu sudah siap untuk terus belajar dengan menggunakan metode Training Online?

 

FINAL SPRINT 2020 – REACH THE IMPOSSIBLE & FINISH STRONG BY CHRISTIAN ADRIANTO

 

 

 

 

 

 

Jakarta PSBB lagi… Anies Baswedan tarik Rem Darurat!!

Artinya di Q4 ini akan semakin menantang.

Lantas bagaimana Final Sprint ini kita bisa capai target,  Reach The Impossible & Finish Strong?

 

Yang pertama anda harus *GIVE UP TO GO UP*

Q4 ini bagaikan mendaki puncak Everest, Puncak tertinggi di dunia.

 

Agar bisa mendaki sampai puncak Everest, ada hal-hal yang kita harus *Give Up* atau kita harus tinggalkan. Kita tidak bisa mencapai puncak dengan membawa semua beban yang kita bawa dari awal ketika di base camp.

 

Tapi ada hal hal yang HARUS kita bawa agar kita sampai di puncak. Misalnya kita harus membawa jaket yang tepat, sepatu yang tepat & gear untuk mendaki.

 

Begitu juga dalam bisnis dan pekerjaan. Untuk mencapai the Impossible dan mencapai Target Last Quarter ini, kita harus belajar apa saja hal-hal yang harus kita tinggalkan, dan apa saja yang harus kita bawa.

 

*Beban pertama yang harus DITINGGALKAN adalah ….*

 

Biasanya dalam kondisi yang tidak mudah, otak manusia cenderung membuat asumsi-asumsi yang lebih parah dari keadaan yang sebenarnya. Apalagi jika ditambah berita-berita negatif, beban kita akan bertambah semakin berat. Sehingga untuk mencapai puncak beban pertama yang harus ditinggalkan adalah pikiran negatif. Gimana mau mendaki puncak? dengan pikiran negatif, tanjakan kecil saja akan jadi seperti tebing yang curam.  Akibatnya kita jadi takut, khawatir, ragu ragu, dan segudang emosi negati lain yang membuat kita jadi sulit untuk berpikir jernih, fokus solusi dan lebih kreatif.

 

*Sedangkan yang WAJIB dibawa adalah ….*

  1. Mindset yang Tepat,
  2. Strategi yang Tepat untuk menghadapi Last Quarter di tengah pandemi & PSBB ini,
  3. Action Plan untuk meningkatkan penjualan selama 90 hari terakhir, dan
  4. Motivasi yang kuat.

 

Dalam program *Final Sprint 2020: REACH THE IMPOSSIBLE & FINISH STRONG* ini Bp. Christian Adrianto akan mengupas tuntas

Mindset, Strategi : Salah satunya bagaimana membuat virtual event untuk menjual produk / jasa anda, Action Plan 90 hari terakhir, dan Motivasi agar anda Reach The Impossible & Finish Strong di Last Quarter 2020.

 

Benjamin Franklin mengatakan

*“If you fail to planyou are planning to fail.”*

 

Ikuti program Seminar Online by *Christian Adrianto* VIA APLIKASI ZOOM

*Final Sprint 2020: REACH THE IMPOSSIBLE & FINISH STRONG*

*Kamis, 24 September 2020*

 

Investasi

Online Training ~Rp.800.000~

30 Pendaftar Pertama hanya Rp. 195.000

Bonus E-Certificate & E-Modul

 

Info pendaftaran balas WA ini atau hubungi

*SISCA*

*082110502502*

Cukup WA “Nama Anda <spasi> Daftar Final Sprint”

Atau klik link berikut

https://api.whatsapp.com/send?phone=6282110502502&text=Daftar%20FINAL%20SPRINT%202020

Final Sprint 2020