Tag Archives: tips wfh

WFH TETAP PRODUKTIF! Tips Kerja dari Rumah Efektif & Produktif

artikel produktif wfhSemenjak pandemi, semua aktivitas mulai dari sekolah, kuliah bahkan sampai bekerja sebagian besar di lakukan dari rumah. Tentunya dengan harapan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19.

Dan sekarang sebagian dari kita ada yang hybrid, separuh kerja di office separuhnya lagi kerja di rumah.

Namun setelah hampir satu setengah tahun ini kita WFH, ternyata masih ada yang struggling kerja dari rumah. Ada yang merasa jadi males banget kerja, ada yang ngga bisa fokus dan sering terdistract apalagi yang punya balita. Tapi ada juga yang semenjak WFH, jam kerja semakin panjang hingga menyita waktu pribadi dan keluarga.

Jadi bagaimana sih caranya tetap produktif dan bisa mengatur waktu kerja dengan lebih baik.

Penelitian Podoscore ke 30.000 user mereka mengatakan 47% produktivitas kerja user meningkat saat WFH. Peningkatannya significant yah?

Nah menurut survey ini, semenjak WFH kita ngga perlu lagi menghabiskan waktu di jalan dan terjebak kemacetan.

Dan dengan WFH kita juga bisa mengatur sendiri jam kerja kita dengan lebih flexible. Yang terpenting pekerjaan selesai tepat waktu. Jadi mereka bisa memilih prioritas apa yang harus dikerjakan.

 

Tapi mungkin anda merasa berbeda. Mungkin anda merasa bahwa anda ngga bisa mengatur waktu dan susah produktif selama WFH? Atau mungkin anda merasa WFH susah untuk fokus?

 

Ini sebenarnya wajar kok. Karena Pandemi ini terjadi secara mendadak dan global. Pandemi ini adalah major life event yang bisa memberikan dampak secara psikologis. Kebanyakan orang kaget dan butuh waktu untuk beradaptasi.

Tapi ini sudah 1,5 tahun lho…

Nah, mungkin tips ini bisa membantu anda

 

#1.  Siapkan area kerja khusus di rumah.

Hindari dekat TV dan Kasur, karena ini adalah godaan yang besar. Cari tempat yang nyaman dan tenang. Jauhkan segala gangguan. Dan biar mood kerja bagus, sebelum mulai kerja, mandi dulu,dandan sedikit dan ganti piyama dengan setelan kerja. Jadi anda masuk ke mood kerja.

 

#2. Tetapkan jam kerja

Sapakati dengan team jam kerja anda. Susun jadwal setiap menitnya sesuai dengan priorotas.

Tetapkan jadwal kapan anda dan team mulai kerja, kapan istirahat dan kapan selesa kerja. Sehingga team anda tau kapan harus menghubungi anda dan kapan berhenti menghubungi anda, kecuali urgent banget.

Kemudian komunikasikan dengan anggota keluarga. Jadi seluruh anggota keluarga tahu kapan anda tidak bisa diganggu. Jangan sampai anda lagi meeting, Emak anda minta anda angkat jemuran. Ngga lucu kan?

Minta support dari anggota keluarga anda. Misalnya  dengana anak anda : “Dek, mama di rumah mesti kerja dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Jadi adek tolong bantu mama supaya mama bisa kerja dengan rajin? Mama mungkin ngga bisa temenin adek main selama jam kerja. Tapi setelah jam 5 sore mama akan temenin adek main dan bikin PR. Mama kerja buat masa depan adek, biar bisa beli mainan, beli makanan. Jadi adek boleh bantu mama? Jangan ngomong dulu sama mama selama jam kerja mama. Dan kalau mama mulai males malesan, mama duduk nonotn netflix selama jam kerja, adek bantu mama, ambil remot TV matikan TV dan umpetin remotenya. Boleh?”

 

#3. Disiplin saat jam kerja

Meski kerja di rumah, tetap disiplin bekerja. Agar tetap produktif, hindari melakukan kegiatan pribadi saat jam kerja, seperti Hndari berbincang bincang dengan anggota keluarga.

Rencanakan kegiatan anda selama hari itu. Tulis to do list, apa saja yang harus anda selesaikan hari itu, dan apa saja prioritas anda. Jika perlu tuliskan secara spesifik jam jamnya.

 

#4. Selalu Online

Usahakan selalu terhubung dengan team anda. Agar komunikasi dengan kantor tetap lancar.

Komunikasi sangat krusial di masa WFH ini. Karena dengan adanya jarak diantara kita, maka komunikasi yang lancar akan membantu menghubungkan gap tersebut.

 

#5. Jaga kesehatan

Jangan lupa lakukan olahraga, makan secara teratur dan menjaga kesehatan. Karena tanpa kesehatan, mana mungkin bisa bekerja dengan produktif. Istirahat juga penting. Karena kalau anda kerja terus, ngga istirahat, stress level akan meningkat, tubuh menghasilakan hormon kortisol yang akan menurunkan imun dan malah membuat tubuh rentan terserang virus dan penyakit.

Anda juga bisa menerapkan POMODORO Teknik. Yaitu, anda bekerja selama 25 menit, kemudian anda istirahat selama 5 menit. Kemudian anda kerja lagi 25 menit, dan seterusnya. Nah, setelah 25 menit yang ke-4, anda boleh ambil istirahat lebih panjang, 10-15 menit. Ini akan membuat anda lebih produktif.

Dan yang paling penting adalah selalu bersyukur. Karena dengan bersyukur, maka imun akan meningkat, kita jadi lebih happy dan kita akan menghadapi tantangan dengan lebih baik. Penelitian Shawn Achor, profesor di Harvard University mengatakan bahwa orang yang happy dan penuh syukur memiliki produktivitas 50% lebih baik dibanding orang yang tidak bersyukur. Jika sales, penjualannya lebih baik dibanding sales yang tidak happy.

 

Inilah Yang Harus Para Manager Lakukan saat Karyawannya WFH

Covid-19 atau Corona memberi dampak negatif ke berbagai bidang termasuk dalam bisnis. Demi menghindari penyebaran pandemi Corona, pemerintah memberlakukan perusahaan bisnis untuk melakukan physical distancing pada karyawannya. Kebijakan ini disebut Work From Home (WFH). Situasi sekarang memang sedang tidak kondusif, namun perusahaan menginginkan kinerja atau produktifitas yang tinggi terhadap karyawannya, termasuk karyawan yang sedang melakukan WFH.

Oleh karena itu, sebagai pemimpin harus dapat memberikan performa terbaiknya ditengah kondisi Work From Home (WFH), supaya kinerja teamnya tidak menurun bahkan berada di bawah standart perusahaan.

Berikut beberapa tantangan yang harus dihadapi karyawan yang sedang WFH:

1. Gangguan.

Banyaknya gangguan yang dihadapi karyawan jika mereka WFH. Seperti keberadaan anak atau hewan peliharaan, pekerjaan rumah tangga, dan biasanya karyawan beristirahat jika berada di rumah. Oleh karena itu sebagai manager ada baiknya mengetahui dan antisipasi gangguan apa yang dialami oleh karyawan/team nya di rumah.

2. Kurang Pengawasan.

WFH membuat pengawasan tatap muka menjadi berkurang, manager tidak bisa mengawasi karyawannya setiap waktu. Kekawatiran manager adalah jika karyawannya malas dalam bekerja. dan membuat etos kerjanya tidak maksimal.

3. Keterlambatan Informasi.

Bekerja dari jarak yang jauh mengakibatkan karyawan kurang update dalam sebuah informasi. adanya jarak saat bekerja dan kurangnya akses informasi bisa terjadi pada karyawan yang bekerja di rumah.

4. Kurangnya Interaksi Sosial.

Bagi karyawan yang senang dengan interaksi profesional di kantor, bekerja di rumah akan sangat membosankan. Oleh karena itu bagi karyawan yang teralu lama bekerja di rumah bisa merasa bukan bagian dari perusahaan mereka.

office-work-1149087_1920

Setelah mengetahui hambatan dari karyawan yang WFH. Manager memiliki peran penting untuk mengelola karyawan dengan tepat demi menjaga dan meningkatkan kinerja mereka walau bekerja di rumah.

Berikut beberapa tips yang harus diketahui oleh manager jika karyawannya WFH:

1. Sering Melakukan Koordinasi dan Monitoring Dengan Karyawan

Agar produktifitas maksimal dan karyawan yang bekerja di rumah tidak menurun kualitas kerjanya. sebagai seorang manager harus melakukan koordinasi dan monitoring dengan karyawan, untuk mempermudah manager bisa dengan membuat aturan kerja yang harus dipatuhi oleh karyawannya. Apa saja aturan yang harus dibuat pertama kali sebelum karyawan memulai WFH?

  • Jam Kerja Online

Sebagai seorang manager tidak ada salahnya kamu membuat jam kerja khusus, misalnya bekerja dari jam 09:00 sampai dengan 17:00. Dari jam tersebut karyawan akan dipantau secara online supaya fokus dan menyelesaikan tugas yang mereka miliki.

  • Daily Check-in anggota

Fungsinya sama seperti Absensi online. Gunakan bantuan aplikasi online atau virtual meeting untuk cek satu persatu atau anggota team dengan tujuan untuk membuat agenda kerja atau feedback karyawan selama proses WFH berlangsung.

  • Komunikasi Online

Tugas manager dalam masa WFH adalah memastikan karyawannya tetap saling terhubung. Pastikan karyawan yang melakukan WFH tetap saling berkomunikasi dan batasi potensi karyawan untuk mangkir dari pekerjaan. Supaya komunikasi lebiih efektif buat aturan pada karyawan untuk terlibat dengan menggunakan tools seperti zoom untuk konfrensi fideo, slack atau google tasks untuk bertukar pesan.

2. Delegasi Tugas dan Kewajiban Jelas.

Manager memiliki tugas untuk memastikan setiap karyawan tahu dan mengerti tentang tugas dan kewajiban mereka. Bantu karyawan, apa saja yang harus mereka kerjakan selama WFH dan harapan manager terhadap pekerjaan mereka. Dengan begitu karyawan tahu dengan jelas target mereka saat WFH.

3. Deadline Target yang Jelas.

Selain tugas yang harus karyawan lakukan, manager juga harus membuat karyawan mengerti target yang harus mereka capai selama bekerja di rumah. Dan juga tentukan batas waktu pengerjaan tugas tersebut. Buat karyawan paham bekerja di rumah memiliki kewajiban yang sama seperti saat mereka bekerja di kantor.

home-office-4980353_1920Nah, itulah beberapa panduan apa yang harus manager lakukan selama Work From Home.

Meski mengelola karyawan selama work from home terasa lebih sulit dan menantang, namun dengan membuat aturan yang tepat dan memberi kepercayaan pada karyawan niscaya semua tetap bisa berjalan lancar. Semangat!