Tag Archives: cara kaya

Kaya Beneran atau Kaya Abal Abal

Berikut cara untuk membedakannya

  1. Orang kaya sungguhan punya strategi dalam pengeluaran. Orang kaya abal abal asal beli tanpa peduli akhir bulan makan apa. hal yang membedakan antara kaya dan miskin adalah Gaji yang di peroleh akan dihabiskan dengan cara apa. orang kaya akan menunda kesenangan sedang orang kaya abal-abal akan membelanjakan gajinya untuk sesuatu yang diinginkan. orang yang bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan termasuk dalam mental orang kaya. Ia pandai memilih mana godaan mana yang benar kebutuhan, sehingga pa yang nanti keluar bukan hanya sekedar pemuas nafsu belaka.
  2. Bagi yang kaya bohongan gaji segitu gitu aja sudah cukup. Tapi yang kaya betulan justru tidak akan berpuas diri. Bagi orang kaya abal-abal jabatan dan gaji yang diperoleh adalah puncak dari segala sesuatu. namun bagi orang kaya mereka berpikir akan lebih baik jika dapat menggaji orang lain, bukannya menunggu gaji dari atasan. Orang kaya akan berpikir untuk terus meningkatkan apa yang sudah dicapai saat ini, terus berusaha mengembangkan usahanya dan belajar meningkatkan kemampuannya.
  3. Bagi yang kaya uang bukan alat untuk mendulang pujian. Sedang yang kaya abal abal berusaha terlihat kaya utuk mendapat pujian. Ingin terlihat glamur adalah ciri khas dari orang kaya abal-abal, kemampuan financialnya belum sampai tahap itu justru menyiksa dompet untuk mendapatkannya. Kendalikan dirimu, jika anda bisa menahan diri selamat nada adalah calon orang kaya.
  4. Bagi yang kaya dia memprioritaskan kenyamana dan prospek masa depan dalam bekerja tidak hanya gaji semata. Orang kaya abal-abal justru memilih gengsi dalam memilih pekerjaan. Takut dilihat tidak keren, akhirnya berbelanja diluar kapasitas itu adalah mental miskin. Jika anda termasuk orang kaya beneran gengsi adalah hal yang harus anda singkirkan. Tekun dalam melakukan sesuatu, Lakukan pekerjaan apa saja selama menghasilkan dan baik serta bukan hal salah, pasti bisa mencapai puncak karirnya.
  5. Orang yang kaya abal-abal akan menghalalkan cara apapun untuk terlihat hidup seperti konglomerat. Ingin terlihat kaya dengan mobil mewah gadget terkini tapi dengan cara hutang bahkan sampai pinjam milik orang. Bagaimana denga orang kaya mereka akan memilih untuk memeras otak dengan mendapatkan passive income jadi mereka tidak punya uang untuk tampil mewah, semua uangnya digunakan untuk investasi.

 

Jadi inilah 5 perbedaan pola pikir orang kaya beneran dengan abal-abal adaptasikan pola pikir kaya beneran kedalam pikiran anda, orang kaya akan memikirkan peluang, investasi. Sedang abal-abal akan memikirkan masalah sehingga melewatkan peluang.

INILAH ALASAN TOMAS ALFA EDISON MENJADI KAYA DAN TERKENAL

Apakah anda pernah mendengar seseorang bernama Thoman Alfa Edison?

Apa yang anda ketahui tentang Thomas Alfa Edison?

Di sekolah kita belajar bahwa Thomas Alfa Edison adalah penemu bola lampu.

Tapi Thomas Alfa Edison tidak menjadi kaya dan terkenal karena menemukan bola lampu.

Faktanya sebelum Thomas Alfa Edison bukan penemu bola lampu, meskipun memang dia yang menyempurnakannya.

Lalu kenapa dia dianggap yang menemukan bola lampu?

Sudah ada yang menemukan bola lampu, tapi lampu versi sebelumnya tidak bisa menyala cukup lama.

Tapi sekali lagi, Thomas Alfa Edison tidak kaya dan terkenal karena menemukan bola lampu yang lebih bagus.

Ia menjadi terkenal karena ia menemukan lampu yang berguna bagi orang banyak. Dan ia mampu melihat gambaran besarnya, sementara orang lain hanya melihat bola lampu.

Sebuah bola lampu tidak akan berguna tanpa ada listrik. Maka Thomas Alfa Edison kaya dan terkenal karena ia membangun sebuah sistem jaringan tiang listrik, stasiun transmisi dan orang-orang yang terampil. Edison kaya dan terkenal karena ia membangun General Electrik.  Sebuah jaringan yang sistemnya membuat sebuah bola lampu dapat menerangi rumah-rumah, bermanfaat buat orang banyak.

Jadi Orang kaya fokus membuat sistem dan membangun sebuah jaringan.  Sebut saja salah satu orang kaya di dunia Bill Gates, ia kaya bukan karena jualan microsoft, tapi ia membangun jaringan distribusi ke IBM dll.

MC. Donald bersaudara jago bikin hamburger enak, tokonya laris, jualannya banyak. Tapi ketika Ray Kroc, membangun jaringan franchise MC D menggurita di seluruh dunia. Penghasilannya berlipat-lipat. Jadi sekali lagi orang kaya fokus pada jaringan.

Jangan Pernah Sekali Kali Kamu Meniru Orang Sukses

Jangan Pernah Sekali Kali Kamu Meniru Orang Sukses

cara kaya dan sukses christian adrianto motivator

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Memangnya salah ya meniru orang sukses?

Memangnya salah meniru orang terkenal yang kita idolakan?

Bukankah orang sukses dapat menjadi inspirasi dan motivasi kita, mereka luar biasa, keberhasilan mereka dapat memotivasi saya menjadi sukses seperti mereka?

 

Benar, tidak ada salahnya meniru orang orang sukses sebagai panutan. Tapi kebanyakan orang, mereka salah meniru. Mereka meniru hasilnya bukan prosesnya.

Orang sukses pasti kaya – Anda berupaya supaya terlihat kaya seperti mereka.

Orang sukses hidup mewah – Anda berusaha trlihat bahagia dengan berfoya foya, jalan jalan luar negeri. Beli tas branded dan semua itu sebenarnya tidak Anda butuhkan.

Orang sukses pasti terkenal – Anda berusaha mengumpulkan follower dan mencari perhatian sana sini.

Orang sukses itu sibuk – Anda berusaha sok sibuk dengan melakukan hal hal yang tidak berguna.

Beberapa Orang sukses DO dari universitas – Anda ikutan DO dan berharap menyamai kesuksesan mereka.

Yang jadi masalah adalah orang sukses tidak meraih kesuksesan seperti yang sekarang Anda lakukan. Kebanyakan yang Anda tiru adalah Hasil setelah sukses. Anda melompati proses perjuangan dimana orang orang tersebut sukses. Anda terlalu terfokus dengan penampilan luar dan melupakan isi atau usaha orang tersebut menjadi sukses seperti sekarang.

Seni Orang Kaya dalam Menghasilkan “Uang”.

Dalam artikel sebelumnya sudah dibahas bagaimana perbedaan mental orang miskin dengan orang kaya. Dalam artikel ini akan dibahas bagaimana kebiasaan orang kaya menghasilkan uang dibanding orang miskin.

Mencari uang = mencari Nilai = mencari sesuatu yang di butuhkan orang.

Perhatikan orang kaya dibutuhkan karena bukan karena mereka memiliki banyak uang tapi karena mereka memiliki nilai yang di perlukan banyak orang. Contoh Youtube. Dahulu tidak perlu namanya konten berbagi Video seperti Youtube. Sudah ada TV orang tidak membutuhkan hiburan yang lain. Tapi mereka yang membuat Youtube membuat layanan ini menghasilkan uang, menghasilkan popularitas, dan hingga gengsi dimata orang lain. Membuat rencana dimana Youtube memiliki nilai bagi orang lain. Dan buktinya sekarang orang orang menonton youtube dan meninggalkan TV.

Ini bukan tentang seberapa banyak uangnya, tetapi tentang kebutuhan dan nilai.

Jangan lakukan usaha yang tidak dibutuhkan orang, walaupun itu passion Anda. Jika perlu pelajari passion baru yang di butuhkan orang saat ini.

Fokus pada kelebihan Anda, berbeda dengan passion/kesenangan. Disini kita berbicara tentang kompetisi, jika memang kamu punya kelebihan yang unik dibandingkan yang lainnya kembangkan dan fokus pada kelebihanmu. Pelajari apa kelebihan Anda dan gunakan untuk menyerang kekurangan lawan. Ingat dalam hal positif ya.

Untuk mengetahui di butuhkan atau tidaknya apa yang Anda tawarkan kepada orang lain, coba jawab beberapa hal sederhana berikut.

  • Apa kelebihan yang saya tawarkan?
  • Mengapa orang lain membutuhkan saya?
  • Jika tidak, bagaimana caranya menjadi butuh?

Kuncinya adalah temukan kelebihan Anda dan buat orang lain membutuhkan kelebihan tersebut (membutuhkan Anda). Jika memang kelebihan tersebut tidak membawa hasil, maka carilah kelebihan yang lain atau kombinasikan dengan apapun yang Anda miliki. Semua orang memiliki lebih dari 1 kelebihan dalam dirinya, karena itu selalu ada kesempatan jika Anda terus belajar dan mencari.

Masih merasa tidak mampu untuk berkompetisi?

Itu artinya kamu masih punya mental miskin. Kita hidup di dunia yang selalu berkompetisi. Jangan hindari kompetisi karena kompetisi adalah sesuatu yang baik.

Kenapa Orang yang Kaya Makin Kaya sedang Yang Miskin Makin Miskin

Dalam suatu penelitian yang dilakukan pada tahun 2005, dibuatlah film dokumenter yang meneritakan tentang bagaimana jika seorang gelandangan diberikan uang $100.000 (sekitar 1,4 milyar rupiah) dan dibiarkan melakukan apapun yang dia inginkan.

Dan hasilnya ternyata dalam waktu 6 bulan setelahnya. Dia kehabisan semua uangnya dan kembali ke tempatnya yang sama seperti semula.

Mangapa hal ini bisa terjadi?

Hal ini terjadi karena orang miskin tidak bisa atur uang.

Dalam pola pikir orang miskin mereka memiliki pemahaman : Orang Kaya = Punya banyak uang. Sehingga mereka menyalahkan keadaanya saat ini yang tidak punya banyak uang.

 

Orang miskin membuat keputusan bodoh

Fakta lainnya adalah orang miskin suka mengambil keputusan yang bodoh dan semakin menyakiti keadaan finansialnya, orang miskin sering terjerat narkoba dan obat-obatan, orang miskin sering merokok dan mabuk mabukan, orang miskin jarang menabung banyak alasan untuk menghabiskan uang, sering berhutang dan berjudi. Sedang mereka yang kaya ber investasi melalui pendidikan, bisnis, menambahkan aset dan memperluas koneksi.

Kenapa orang miskin melakukan tindakan tindakan seperti narkoba, rokok dan judi itu? Jawabannya karena mereka hanya berpikir secara jangka pendek. Ini adalah point utama mengapa orang miskin tetap menjadi miskin. Mental orang miskin hanya mencari sesuatu yang sifatnya instan dan praktis. Mereka lebih suka dengan keuntungan jangka pendek daripada berpikir muluk muluk terhadapa apa yang belum mereka pahami. Oleh karena nya orang miskin sangat mudah di tipu untuk mendapatkan uang dengan mudah dan cepat. Karena hanya berharap pada hal instan dan praktis.

Tidak punya uang itu keadaan yang sementara, tapi kemiskinan adalah mental

Masih ingat dengan pola pikir orang miskin : Orang Kaya = Punya banyak uang. Hal ini lah yang menjadi dasar kenapa orang miskin takut jika tidak punya uang.

Aset berharga yang dimiliki oleh orang miskin adalah waktu dan tenaga. Sayangnya aset ini dihabiskan untuk hal yang sia sia seperti khawatir dan terjebak dengan skema, rencana instan yang tidak menghasilkan apapun. Memang wajar jika orang miskin masih sering memikirkan “besok makan apa?” atau “bagaimana nasib saya besok?”. Tapi sayangnya rasa kawatir tidak pernah menyelesaikan masalah apapun. Dan yang lebih buruk uang tidak akan menyelesaikan masalah mereka jika mental ini masih ada.

Mental orang miskin hanya berpikir untuk mencari uang, uang , dan hanya uang. Tapi setelah mendapat uang mereka tidak tahu harus berbuat apa untuk uang itu.

Cara menghabiskan uang lebih penting dari cara Anda memperolehnya.

Masih ingat dengan kasus gelandangan yang diberi uang dan masih menjadi gelandangan. Jika Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan terhadap uang yang Anda miliki Anda bisa berakhir seperti kasus gelandangan tersebut. Mereka tidak tahu bagaimana cara yang benar dalam menghabiskan uang.

Orang bermental miskin terjebak dengan jumlah uang, sehingga mereka melupakan apa yang betul-betul penting yaitu aset.

Sekarang kita belajar dari orang kaya. Orang bermental kaya akan berusaha untuk mencipakan nilai yang membuat dirinya bermanfaat sehingga orang lain akan rela untuk membayar dan mendapatkan nilai yang dia tawarkan.  Nilai inilah yang mengembalikan uang yang sudah dikeluarkan kembali berkali lipat. Mereka biasa untuk berpikir jangka panjang, sedang orang miskin berpikir jangka pendek. Orang miskin berpatok pada jumlah uang, orang kaya berpatok pada nilai yang dihasilkan dari uang.

Alasan utama mengapa orang miskin tetap miskin dan orang kaya semakin kaya adalah cara mereka berpikir (mental) dan cara mereka mencari uang (kebiasaan).

Tukang Sate Rajin Umroh

artikel motivasi cara kaya dan bahagiaHampir semua daerah di Indonesia nemiliki makanan khas. Sate ternyata menjadi salah satu makanan yang memiliki keberagaman yang asalnya dari banyak daerah. Di Padang terdapat sate padang yang terkenal dengan kuah kental kari. Di Madura terdapat sate madura yang terkenal dengan sambal kacangnya. Di Bali juga ada sate lilit yang tidak ditusuk dengan kayu melainkan dengan batang sereh yang memberikan aroma khas rempah.

Tahukah kamu bahwa kata sate ternyata kata serapan dari bahasa Belanda yaitu sat’e. Ternyata tidak beda jauh ya. Ada juga kata serapan lain misalnya pulpen, ternyata bahasa Belandanya vulpen. Lalu contoh lain bahasa serapan Belanda lainnya yaitu handuk yang berasal dari kata handdoek.

Jika kamu mempelajari bahasa Belanda dengan khusus, kamu akan menemukan bahwa ternyata ada banyak sekali Bahasa Indonesia yang merupakan kata serapan dari bahasa Indonesia. Tidak heran karena dulu negara kita dijajah lebih dari 3 abad. Dan yang menarik, setiap kata memiliki filosofi dari mana asal-asul maknanya.

Lalu sekarang apa maksud saya dengan membahas asal-usul kata? Kira-kira apa yang ada dipikiran anda mengenai kata “tajir”?

Konglomerat? Kaya tujuh turunan? Crazy Rich? Old Money? Sukses bergelimang harta? Tidak. Semua salah. For your information, kata tajir adalah kata serapan dari bahasa Arab dan memiliki arti “pedagang”. Kok beda ya dengan makna kata yang selama ini kita ketahui?

Jadi, dahulu pada abad ke 7 banyak saudagar yang datang ke Indonesia dari daerah timur tengah untuk berdagang dan mengajarkan agama Islam. Nah, pada umumnya saudagar yang berdagang ini terkenal luar biasa kaya. Bahkan profesi ini benar-benar identik dengan hartanya yang melimpah. Itulah sebabnya makna sesungguhnya tajir bergeser menjadi kaya raya.

Menjadi kaya ternyata tak harus berdasi, tak harus duduk di belakang meja. Profesi yang kesannya biasa saja pun ternyata bisa menghasilkan uang yang banyak. Bahkan bisa identik dengan kekayaan. Banyak orang yang tidak merasa percaya diri akan profesi atau pekerjaannya saat ini. Padahal, jika semua hal dilakukan dengan segenap hati dan sesuai dengan passion akan memberi hasil berlipat ganda.

Tinggal bagaimana dirimu sendiri memberikan branding terhadap dirimu. Contohnya “Tukang Angkot Kaya Raya” ternyata tukang angkot tersebut menyewakan puluhan bahkan ratusan angkotnya agar bisa beroperasi dan menghasilkan pemasukan harian. Contoh lainnya “Tukang Sate Rajin Umroh” ternyata tukang sate tersebut buka banyak cabang di beberapa tempat kuliner.

Inti dari semuanya adalah jadilah kaya dari apapun latar belakang usaha, pekerjaan, profesi, dan passion mu. Percaya dirilah dan tekuni semuanya dengan sukacita karena cara untuk kaya adalah dengan bahagia dengan apa yang kamu lakukan saat ini.