Tim Sibuk Tapi Target Tidak Tercapai? Ini Masalah Sebenarnya yang Jarang Disadari Leader

Tim terlihat sibuk tapi hasil tidak maksimal? Pelajari penyebab utama rendahnya produktivitas tim dan bagaimana mengatasi execution gap dalam organisasi.

Tim Sibuk, Tapi Hasil Tidak Bergerak

Di banyak organisasi, pemandangan ini sangat umum.

Kalender penuh dengan meeting.
Diskusi berjalan hampir setiap hari.
Aktivitas terlihat padat dari pagi sampai sore.

Semua orang terlihat bekerja keras.

Namun ketika ditarik ke satu pertanyaan sederhana:
“Sejauh mana target benar-benar tercapai?”

Jawabannya sering tidak sebanding dengan kesibukan yang terjadi.

Ini bukan kasus langka.
Ini pola.

Dan masalahnya sering kali tidak terlihat di permukaan.

Bukan Kurang Kerja Keras, Tapi Kurang Arah

Banyak leader langsung mengambil kesimpulan:

  • “Tim saya kurang disiplin”
  • “Orangnya kurang perform”
  • “Perlu ditingkatkan motivasinya”

Padahal, dalam banyak kasus,
tim sebenarnya sudah bekerja keras.

Yang tidak mereka miliki adalah kejelasan arah dan sistem eksekusi yang konsisten.

Tanpa itu:

  • Orang bekerja berdasarkan persepsi masing-masing
  • Prioritas berubah-ubah
  • Energi habis untuk hal yang tidak berdampak besar

Akhirnya, tim bergerak…
tapi tidak menuju tujuan yang sama.

Fenomena yang Sering Terjadi di Lapangan

Jika Anda perhatikan lebih dalam, ada beberapa pola yang hampir selalu muncul:

1. Semua Terlihat Penting

Tidak ada prioritas yang benar-benar dominan.
Semua dianggap urgent.

Akibatnya?
Fokus tim terpecah.

2. Aktivitas Tidak Selalu Berkorelasi dengan Hasil

Tim sibuk menyelesaikan banyak hal,
tapi tidak semua aktivitas tersebut mendorong target utama.

Kesibukan ? Produktivitas.

3. Progress Tidak Terlihat Secara Nyata

Banyak organisasi tidak memiliki cara sederhana untuk melihat:

  • apakah mereka on track
  • atau hanya “terasa” sudah berjalan

Tanpa visibilitas, sulit untuk mengontrol hasil.

4. Leader Terjebak di Micro-Management

Karena tidak ada sistem yang jelas,
leader harus terus mengingatkan, mengejar, bahkan mengontrol detail.

Bukan karena ingin…
tapi karena sistemnya belum bekerja.

Inilah yang Disebut “Execution Gap”

Banyak organisasi tidak kekurangan strategi.

Mereka tahu:

  • apa targetnya
  • ke mana arah bisnisnya
  • apa yang ingin dicapai

Namun yang sering menjadi masalah adalah:
bagaimana memastikan semua itu benar-benar dijalankan secara konsisten di level harian.

Di sinilah muncul yang disebut sebagai execution gap:
jarak antara strategi yang direncanakan dan hasil yang benar-benar dicapai.

Dan semakin besar gap ini,
semakin besar pula potensi yang hilang.

Kenapa Ini Berbahaya Jika Dibiarkan

Masalah ini tidak selalu langsung terasa.

Tapi dampaknya akumulatif:

  • Target tidak tercapai, tapi dianggap “wajar”
  • Tim mulai terbiasa dengan hasil yang biasa-biasa saja
  • Leader kelelahan karena harus terus mendorong dari depan
  • Organisasi kehilangan momentum untuk bertumbuh

Yang paling berbahaya bukan kegagalan sekali dua kali.
Tapi ketika standar performa mulai turun… tanpa disadari.

Saatnya Melihat Masalah Secara Lebih Jernih

Jika tim Anda terlihat sibuk, tapi hasilnya belum maksimal
mungkin ini bukan soal siapa yang bekerja.

Tapi soal bagaimana mereka bekerja.

Bukan hanya tentang:

  • strategi
  • target
  • atau bahkan kompetensi individu

Melainkan tentang sistem yang mengarahkan dan menjaga eksekusi tetap konsisten setiap hari.

Produktivitas tidak dibangun dari kesibukan.
Produktivitas dibangun dari fokus, arah, dan disiplin eksekusi yang tepat.

Dan sering kali,
perubahan terbesar tidak datang dari menambah sesuatu yang baru,
tetapi dari memperbaiki cara menjalankan hal yang sudah ada.

Jika Anda ingin memahami bagaimana menutup execution gap ini dan membangun sistem eksekusi yang lebih konsisten di tim Anda,
saya terbuka untuk diskusi lebih lanjut.

Karena pada akhirnya, yang membedakan organisasi yang biasa dengan yang unggul…
bukan strateginya.

Tapi kemampuannya mengeksekusi.

Christian Adrianto

Motivator | Leadership & Sales Trainer

Berpengalaman memberikan pelatihan terhadap lebih dari 600 perusahaan besar di Indonesia. Dan membantu meningkatkan produktivitas kerja dan penjualan, dengan rekor peningkatan hingga 4.000%.

Program Training Leadership 2026 : Unleash Potential in Yourself & Others

When performance plateaus, the real issue is rarely skill—it’s leadership impact

Banyak perusahaan sudah berinvestasi besar di sistem, teknologi, dan strategi.
Namun di saat yang sama, mereka menghadapi masalah yang itu-itu lagi:

Tim yang secara kompetensi kuat, tapi kurang inisiatif.
Leader yang rajin bekerja, tapi kesulitan membangun kepercayaan dan ownership.
Karyawan yang terlihat “patuh”, namun tidak benar-benar engaged.

Di permukaan, masalahnya tampak seperti kurang motivasi atau kurang disiplin.
Padahal di balik itu, sering kali ada satu akar persoalan:
potensi manusia di dalam organisasi belum benar-benar terlepas.

Bukan karena orangnya tidak mampu.
Tapi karena gaya kepemimpinan, bahasa komunikasi, dan sistem interaksi sehari-hari tanpa sadar justru menahan potensi tersebut.

Program Unleash Potential in Yourself & Others dirancang untuk menjawab tantangan ini—membantu leader dan profesional korporat memahami bagaimana mereka memengaruhi potensi diri sendiri dan orang lain, lalu mengubah pengaruh itu menjadi kekuatan yang produktif dan berkelanjutan.

Bagaimana Program Ini Menjawab Tantangan Perusahaan

Training ini tidak fokus pada teori kepemimpinan yang abstrak.
Fokusnya adalah dampak nyata leadership terhadap perilaku, mindset, dan performa tim.

Melalui pendekatan reflektif, praktis, dan kontekstual, peserta diajak untuk:

  • Menyadari “jejak kepemimpinan” yang selama ini mereka tinggalkan
  • Memahami mengapa orang yang sama bisa sangat berbeda performanya di leader yang berbeda
  • Mengubah cara memimpin dari sekadar mengelola pekerjaan menjadi memberdayakan manusia

Training Syllabus – 1 Day Intensive Program

1. Core Concepts: Human Potential & Leadership Impact

Peserta memahami mengapa potensi sering tidak muncul di organisasi modern, perbedaan antara performance, capability, dan potential, serta peran krusial leader dalam menciptakan psychological safety dan ownership.

2. Developing Your Leadership Imprint

Menggali konsep Leadership Imprint—bagaimana sikap, keputusan, dan komunikasi leader membentuk budaya, kepercayaan, dan tingkat inisiatif tim, baik disadari maupun tidak.

3. Core Functions of Your Leadership Style

Peserta mengenali gaya kepemimpinan dominan mereka, memahami fungsi inti leadership (direction, alignment, support, accountability), serta belajar menyesuaikan pendekatan dengan kesiapan dan kebutuhan tim.

4. Personal Values Questionnaire – Self Assessment

Melalui self-assessment, peserta mengeksplorasi nilai personal yang memengaruhi cara memimpin, sumber konflik dan resistensi di tempat kerja, serta bagaimana menggunakan values sebagai kompas pengambilan keputusan.

5. Motivating & Unleashing Capability

Membahas kesalahan umum dalam memotivasi tim, perbedaan motivasi eksternal dan internal, serta teknik praktis untuk membangun kepercayaan, inisiatif, dan rasa kepemilikan yang mendorong performa berkelanjutan.

Untuk Siapa Program Ini

Dirancang khusus untuk corporate & in-house training, program ini relevan bagi:

  • Leader & Manager (First Line hingga Senior Management)
  • Sales Leader & Sales Team
  • High Potential Employee (HIPO)
  • HR & Talent Development

Materi dapat disesuaikan dengan konteks industri dan tantangan spesifik organisasi.

Trainer: Christian Adrianto

Motivator, Leadership & Sales Trainer Terbaik Indonesia

Christian Adrianto dikenal dengan pendekatan yang tajam, relevan, dan aplikatif.
Beliau tidak hanya membangun semangat, tetapi membantu peserta berpikir lebih jernih, berkomunikasi lebih berdampak, dan memimpin dengan kesadaran yang lebih tinggi.

Pengalamannya selama 21 tahun melatih berbagai organisasi di Indonesia menjadikan program ini dekat dengan realitas lapangan—bukan konsep ideal yang sulit diterapkan. Sampai hari ini beliau telah dipercaya lebih dari 600 perusahaan bonafid di Indonesia.

Jika perusahaan Anda ingin:

  • Meningkatkan performa tanpa menambah tekanan
  • Mengembangkan leader yang mampu membuka potensi timnya
  • Menciptakan engagement dan ownership yang nyata, bukan sekadar compliance

? Hubungi tim kami sekarang : Fransisca +62813 8608 8879


untuk diskusi kebutuhan organisasi Anda dan penjadwalan in-house training
Unleash Potential in Yourself & Others bersama Christian Adrianto.

Karena potensi terbesar organisasi Anda selalu ada pada manusianya—
tinggal bagaimana cara melepaskannya.

Mengapa In-House Training Soft Skills Justru Kunci Kemajuan Perusahaan di Tengah Tekanan Target

Beberapa waktu lalu, seorang HR Manager bercerita pada saya tentang dilema yang sering ia hadapi.
“Di satu sisi, saya tahu tim saya butuh disegarkan lagi semangatnya. Tapi di sisi lain, pekerjaan lagi menumpuk, target terus mengejar. Jadi… rasanya training bukan prioritas.”

Kalimat itu sangat familiar. Banyak perusahaan mengalami hal yang sama.
Kita sibuk mengejar angka, sampai lupa bahwa angka itu sebenarnya dihasilkan oleh manusia — bukan sistem, bukan strategi, tapi orang-orang yang menggerakkan keduanya.

Mengapa “Waktu untuk Berhenti Sejenak” Justru Bisa Membuat Perusahaan Melaju Lebih Cepat

Soft Skills: Fondasi Tak Terlihat, Tapi Dirasakan

Kemampuan komunikasi, empati, disiplin, kerja sama, hingga kepemimpinan — semuanya tidak terlihat seperti laporan keuangan. Tapi efeknya, bisa dirasakan setiap hari.

Tim yang bisa saling mendengarkan, akan menyelesaikan masalah lebih cepat.
Leader yang mampu membangun semangat, akan membuat timnya bertahan di tengah tekanan.
Dan karyawan yang punya mindset bertumbuh, tidak akan berhenti hanya karena gagal sekali dua kali.

Itulah mengapa, soft skills training sebenarnya bukan “selingan,” tapi pondasi produktivitas jangka panjang.

Pelatihan yang Tidak Sekadar Duduk dan Mendengarkan

Sayangnya, banyak training gagal karena terasa seperti kuliah, penuh teori, minim pengalaman dan membosankan. Padahal, manusia belajar paling baik saat mereka merasakan experience dan pengalaman langsung.

Itulah pendekatan yang selalu dibawa oleh Christian Adrianto, motivator dan trainer yang telah dipercaya oleh lebih dari 600 perusahaan besar di Indonesia.
Setiap sesinya dirancang untuk fun, interaktif, dan relevan dengan realita kerja.
Bukan sekadar memberikan inspirasi, tapi juga mengubah cara berpikir dan bertindak. Tidak sekedar motivasi, namun juga memberikan strategi nyata.

Karena yang Perlu Diubah Bukan Hanya Skill, Tapi Cara Pandang

Kadang perubahan terbesar dalam perusahaan bukan dimulai dari strategi baru — tapi dari mindset baru.
Dari cara tim melihat tantangan, cara mereka berkomunikasi, dan bagaimana mereka memimpin diri sendiri.

Dan di situlah in-house training memainkan peran penting.
Bukan sebagai acara seremonial, tapi sebagai momen recharge yang membuat semua orang kembali terhubung dengan tujuan bersama.

Jika perusahaan Anda sedang berlari kencang, mungkin sudah saatnya berhenti sejenak — bukan untuk menyerah, tapi untuk menyelaraskan langkah, mengasah lagi senjata agar lebih tajam.
Karena tim yang kuat tidak terbentuk hanya dari kerja keras, tapi juga dari kemampuan untuk terus belajar, tumbuh, dan beradaptasi bersama.

“Perusahaan hebat bukan dibangun oleh orang yang paling pintar, tapi oleh tim yang paling mau belajar.”
Christian Adrianto

    Motivator, Leadership & Sales Trainer

Panduan Lengkap: Cara Jitu Mengundang Motivator Terkenal Indonesia untuk Acara di Perusahaan Anda

Mengundang motivator terkenal Indonesia untuk mengisi event perusahaan, training, atau seminar adalah investasi berharga. Energi dan perspektif baru dari seorang motivator ternama bisa menjadi katalis untuk meningkatkan kinerja, engagement karyawan, dan mencapai target bisnis.

Namun, proses mengundang pembicara kaliber nasional seringkali dianggap rumit. No Worry!  Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga negosiasi akhir, khusus untuk Anda yang ingin menghadirkan motivator terbaik di Indonesia ke perusahaan Anda.

1. Tentukan Tujuan dan Kebutuhan Spesifik Perusahaan (Kunci Memilih Motivator)

Sebelum menghubungi motivator Indonesia mana pun, tim Anda harus memiliki jawaban yang jelas untuk pertanyaan-pertanyaan berikut:

Aspek PertimbanganDetail Pertanyaan
Tujuan AcaraApa yang ingin dicapai? (Contoh: Peningkatan sales, perbaikan leadership, perubahan mindset kerja, team building, Kickoff meeting, Final Sprint Boost dll).
Topik UtamaBidang spesialisasi apa yang dibutuhkan? (Leadership, Sales, Financial, Digital Transformation, atau Work-Life Balance).
Target AudiensSiapa yang akan hadir? (Manajemen, Sales Team, Staf, Gen Z, atau semua level?).
Rentang AnggaranBerapa alokasi dana yang disiapkan untuk speaker fee? (Fee motivator terkenal dapat bervariasi dari puluhan hingga ratusan juta rupiah).
Jadwal dan DurasiKapan tanggal acara? Berapa lama sesi motivasi yang dibutuhkan? (1-2 jam seminar atau full-day training).

2. Riset dan Seleksi Daftar Motivator Terbaik di Indonesia

Setelah mengetahui kebutuhan, mulailah mencari sosok yang paling tepat. Beberapa nama motivator terkenal Indonesia yang sering dipercaya perusahaan besar antara lain:

  • Ary Ginanjar Agustian: Populer dengan ESQ dan pembangunan karakter.
  • Merry Riana: Dikenal dengan kisah sukses dan fokus pada entreprenurship dan anak-anak muda.
  • Tung Desem Waringin: Ahli di bidang marketing dan revolusi finansial.
  • Christian Adrianto: Spesialis Motivasi dan Peningkatan Penjualan di berbagai Perusahaan Besar di Indonesia.

Cek Kredibilitas dan Portofolio:

  • Pengalaman di Perusahaan: Apakah mereka sering mengisi acara di industri atau perusahaan sejenis?
  • Track Record: Lihat testimoni klien sebelumnya dan ulasan di media sosial / website resmi mereka.
  • Gaya Penyampaian: Tonton video atau rekaman sesi mereka. Pastikan gaya penyampaiannya cocok dengan budaya perusahaan Anda.

3. Langkah-Langkah Praktis Menghubungi dan Mengundang

Ada dua jalur utama untuk menghubungi motivator profesional:

A. Menghubungi Manajemen/Agensi (Direkomendasikan)

Sebagian besar motivator terkenal memiliki tim manajemen atau agensi yang menangani jadwal dan negosiasi.

  1. Cari Kontak Resmi: Kunjungi website resmi mereka dan temukan bagian kontak atau layanan.
  2. Kirim Proposal Singkat: Buat email formal yang mencakup:
    • Nama dan Profil Perusahaan Anda.
    • Tujuan dan Topik Acara (hasil dari langkah 1).
    • Tanggal, Waktu, dan Lokasi Acara.
    • Anggaran (Jika fee tidak tercantum, tanyakan rate card mereka).
  3. Tunggu Respon: Tim manajemen akan membalas dengan ketersediaan tanggal, fee dasar (speaker fee), dan detail teknis lainnya.

B. Menghubungi Langsung (Hanya Jika Kontak Manajemen Tidak Tersedia)

Beberapa motivator Indonesia mungkin memiliki kontak langsung, namun jalur ini biasanya lebih lambat karena mereka sangat sibuk.

4. Proses Negosiasi dan Penandatanganan Kontrak

Ini adalah tahapan krusial. Pastikan semua detail tercakup untuk menghindari kesalahpahaman.

Poin Negosiasi UtamaDeskripsi Detail
Speaker FeePastikan fee sudah mencakup atau belum mencakup pajak, akomodasi, dan transportasi (biasanya biaya ini ditanggung oleh pengundang).
Materi PresentasiDiskusikan customization materi. Motivator yang baik akan menyesuaikan materi mereka dengan isu spesifik di perusahaan Anda.
Kebutuhan TeknisPastikan ketersediaan sound system, proyektor, mic, dan lighting sesuai permintaan motivator (biasanya tercantum dalam technical rider).
Kontrak ResmiBaca teliti semua klausul, termasuk pembatalan, pembayaran down payment (DP), dan hak cipta materi.

5. Persiapan Pra-Acara dan Pelaksanaan

Setelah kontrak ditandatangani, fokus pada logistik:

  1. Briefing: Adakan pertemuan singkat (baik secara virtual atau tatap muka langsung) antara perwakilan perusahaan (HRD/Panitia) dengan motivator. Berikan data spesifik (case study atau masalah internal) yang dapat dijadikan bahan materi.
  2. Publisitas Internal: Gunakan nama besar motivator terkenal Indonesia yang akan hadir untuk membangun hype dan memastikan tingkat kehadiran karyawan yang tinggi.
  3. Logistik di Hari H: Pastikan penjemputan, backstage (ruang tunggu), dan segala kebutuhan teknis berjalan lancar.
  4. Mengundang motivator terkenal Indonesia seperti Merry Riana, Ary Ginanjar, Christian Adrianto atau Tung Desem Waringin bukanlah sekadar acara, melainkan investasi dalam sumber daya manusia perusahaan Anda. Dengan perencanaan yang matang, riset yang tepat, dan proses komunikasi yang profesional, Anda akan berhasil menghadirkan energi positif yang mampu mendorong tim Anda mencapai puncak kinerja baru.

Siap mengundang motivator terbaik untuk perusahaan Anda?

Hubungi tim profesional kami di 082110502502 (Sisca) untuk konsultasi gratis dan membantu anda menemukan speaker yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik Anda!

SENI MEMPIMPIN DI TENGAH KETIDAK PASTIAN

Dolar terus naik, hari ini sudah mencapai Rp. 16.400/USD.

Bagaimana memimpin di tengah ketidakpastian?

seni memimpin di tengah rupain melemah ala christian adrianto motivator & leadership trainer & sales trainer

Nilai tukar rupiah terhadap dolar terus melemah, akibatnya kondisi berubah, inflasi naik, banyak yang melakukan PHK besar besaran dan mempengaruhi iklim industri tanah air.

Sebagai seorang leader, apa yang harus dilakukan di tengah situasi yang penuh ketidak pastian?

 

Mengutip kata kata Jack Welch, CEO GE yang disebut sebut sebagai The Greatest CEO of the Centuries.

“The art of Leading comes down to one thing : FACING REALITY and then acting DECISIVELY and QUICKLY on that reality”

Ia mengatakan bahwa seni memimpin bermuara pada satu hal: yaitu menghadapi KENYATAAN kemudian bertindak TEGAS dan CEPAT atas kenyataan tersebut.

 

Maka dengan situasi saat ini, coba cek kenyataan di lapangan.

Jika kenyataan saat ini team anda lagi loyo, stress dan burn out. Jangan mengabaikan (Ignore) apalagi deny.

“Yah, paling Cuma Sementara.”

Wah, bisa bahaya!

 

Jika anda sudah menyadari kondisi, tidak cukup dengan menerima kenyataan yang ada.

Yes, betul, sudah tahu team lagi loyo, tapi mengatakan

“Namanya juga orang, ngga mungkin on-fire terus lah. Pasti ada masanya lagi loyo.”

Ini juga bahaya!

 

Yang paling tepat adalah anda harus Face reality dan mengambil keputusan yang cepat dan tepat di tengah ketidakpastian!

Bangun kembali motivasi team anda di pertengahan tahun.

 

Jika anda Face Reality saat ini : Dolar naik – kondisi berubah , banyak industri yang melakukan PHK, angka penjualan mulai menurun.

Jangan deny, do something!

Seni memimpin adalah Face Reality lebih dulu, kemudian ambil keputusan dan bertindak.

Jika anda membuat keputusan dan bertindak tanpa melihat kenyataan, maka semua keputusan dan tindakan yang anda lakukan, didasari oleh halusinasi dan khayalan.

 

Coba Re-startegize market anda.

Di tengah kondisi ekonomi hari ini, ada bidang yang mengalami penurunan, PHK besar besaran. Namun jangan lupa ada pula bidang bidang yang justru diuntungkan karena kenikan dolar.

Coba susun strategi dan fokuskan market anda pada bidang bidang industri yang lagi happy karena kenaikan dolar.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Jika anda ingin memotivasi team anda, membekali team anda dengan selling skill, leadership skill untuk meningkatkan produktivitas kerja dan penjualan, hubungi : Fransisca 082110502502.

 

Be the Best Version of You & Never Give Up!

 

Christian Adrianto Motivator & Trainer LeadershipChristian Adrianto

Motivator, Sales & Leadership Trainer

www.MotivasiIndonesia.com

Motivasi dari TOP Motivator Terbaik Indonesia Untuk anda yang sedang Berjuang

Christian Adrianto Motivator Terbaik IndonesiaSemangat Terus Berjuang! Stay Cool and Keep Fightin‘!

Salam semua teman dan sahabat saya! Bagaimana keadaan sekarang? Semoga Anda baik-baik saja dan selalu bersemangat untuk menjalani hari. Kali ini, kita akan membahas pentingnya terus berjuang dan tetap positif saat menghadapi masalah dan hambatan dalam hidup.

 

“Hidup bisa sangat berat”, kan? Hidup kita kadang-kadang terasa berat seperti kita terjebak dalam badai yang tidak kunjung usai.  Namun, jangan lupa bahwa setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa sulit. Jangan khawatir; Anda tidak sendirian!

 

Bingung dan lelah pasti datang silih berganti saat menghadapi badai. Saat itu, Anda mungkin berpikir, “Saya menyerah.” Namun, tunggulah. Anda dapat mengatasi kelelahan dan pesimis dengan senjata andalanmu: “Stay cool and keep fightin‘!”

 

Apa artinya “Stay cool“? Bukan berarti kita harus selalu mengenakan kacamata hitam dengan sikap tidak peduli. Stay cool berarti tetap tenang dan mengontrol emosi saat menghadapi situasi sulit. Jangan biarkan perasaan negatif mengendalikan pikiran Anda. Coba pikirkan beberapa hal berikut:

 

1. Bicaralah kata positif dengan Diri Sendiri

Percayalah, apa yang kita katakan kepada diri sendiri akan berpengaruh besar dalam menghadapi masalah. Jadi, berbicaralah dengan dirimu sendiri dengan bahasa yang positif. Katakan pada diri sendiri, “AKU BISA!” atau “Tantangan ini akan aku lewati dengan kepala tegak!”

 

2. Tetapkan Tujuan dan Fokus Pada Tujuanmu

Jika badai datang, sebaiknya punya tujuan yang jelas agar kita tidak tersesat dalam perjalanan. Tetapkan tujuan yang ingin dicapai, dan fokuslah untuk mencapainya. Jangan biarkan badai itu mengaburkan pandanganmu.

 

3. Dukungan dari Teman dan Keluarga

Dalam menghadapi masalah, tak ada salahnya meminta bantuan atau berbagi cerita dengan teman-teman atau keluarga terdekat. Kadang-kadang, mereka memberikan perspektif yang berbeda dan memberikan dukungan yang tak terduga.

 

4. Hargai Proses Walaupun Kecil

Ketika berjuang, jangan terlalu fokus pada hasil akhirnya. Lebih baik hargai proses perjuanganmu. Proses itulah yang akan membentukmu menjadi pribadi yang lebih kuat dan bijaksana.

 

5. Belajar dari Kegagalan

Jangan takut untuk gagal, karena setiap kegagalan adalah pelajaran berharga. Yang penting, kita belajar dari kesalahan dan bangkit kembali dengan semangat baru.

 

Keep fightin‘,” ya, semangat terus berjuang! Ingatlah bahwa dalam hidup ini, tak ada yang bisa mengalahkan kita selain diri kita sendiri. Jadi, jangan pernah menyerah begitu saja.

 

Ketika badai berlalu, kamu akan menyadari betapa kuatnya dirimu. Semua tantangan yang sudah dihadapi menjadi bukti bahwa kamu bisa melewati apapun. Kepercayaan diri ini akan membawa kamu ke arah yang lebih baik.

 

Jadi, mari kita tinggalkan kata “menyerah” di belakang dan gantilah dengan semangat “berjuang” yang baru. Jadikan hidup ini sebagai medan pertempuran di mana kamu adalah pahlawan sejati yang tak pernah gentar menghadapi rintangan.

 

Stay cool and keep fightin’, teman-teman! Jangan biarkan badai menghentikan langkahmu menuju impian dan tujuan hidup.

Semangat!

Christian Adrianto

Apa Yang Memotivasi Orang Untuk Bekerja? 3 Hal Utama Yang Memotivasi Orang, dan Bagaimana Memaksimalkannya.

Apa Yang Memotivasi Orang bekerja KerasChristian Adrianto Motivator mengatakan bahwa tidak ada karyawan yang malas. Hanya karyawan yang tidak termotivasi dan terinspirasi dalam bekerja.

Lantas apa yang memotivasi orang untuk bekerja dan memberikan semua tenaga, hati dan pikirannya untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya?

Mungkin kebanyakan orang akan menjawab uang dan mengumpulkan materi.

Pertanyaan apa yang memotivasi orang untuk bekerja – Apa yang menginspirasi mereka untuk datang ke kantor setiap hari dan berusaha keras memberikan daya upaya – ternyata memberikan jawaban yang lebih dalam.

Yang pertama, manusia adalah makhluk yang kompleks. Tindakannya dibentuk dari nilai-nilai, keyakinan, emosi dan pengalaman masa lalu. Keyakinan kita bahwa orang akan bergerak jika ada reward dan punishment tidak selalu berhasil. Mungkin berhasil dalam jangka pendek. Namun reward dan punishment tidak menghasilkan karyawan yang loyal dan bekerja dengan penuh passion.

Studi yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience juga mengatakan, semakin seseorang terinspirasi, semakin aktif otak bagian Amygdala, atau bagian otak yang mengontrol emosi.  Maka Christian Adrianto motivator juga mengatakan bahwa manusia merespon lebih baik terhadap incentive yang berupa recognition (pengakuan) dan interst dibanding sekedar reward berupa uang/ materi dan punishment.

Menurut riset yang dilakukan Daniel Pink, penulis buku best seller “Business & Human Behavior” mengatakan, uang bukan hal utama yang mendorong manusia untuk bekeja keras, tetapi passionnya dan kebutuhan untuk menjadi seseorang yang significant, growth dalam hidupnya  dan memiliki kontribusi.

Ketika seseorang merasa significant dalam pekerjaannya, atau merasa bertumbuh atau memiliki kontribusi, maka Amygdala akan semakin aktif dan semakin semangat dan bekerja.

Tonny Robbins mengatakan bahwa secara manusiawi, orang butuh merasa berkontribusi sebagai anggota sebuah kelompok. Manusia butuh untuk merasa bahwa dirinya skillfull dan dipercaya dalam melakukan pekerjaannya.

Namun ia juga butuh merasa lebih unggul dibanding orang lain dan merasa significant.

Dan ia butuh merasa bertumbuh. Orang yang merasa berhenti bertumbuh, ia akan mengalami rasa jenuh, bosan dan stuck dalam hidupnya. Akibatnya tidak bahagia, passion turun, semangat kerja turun dan akhirnya produktivitas kerja juga turun.

 

Jadi Strategi apa yang harus kita lakukan untuk meningkatkan produktivitas dan happiness dalam bekerja?

  1. Sediakan Jenjang Karir

Banyak sekali studi yang mengatakan banyak katyawan yang menginginkan peluang untuk naik jenjang karir dan akan resign jika tidak ada peluang jenjang karir. Berikan kesempatan karyawan anda untuk mendapatkan certifikasi, mengikuti pelatihan dan meningkatkan skill mereka

2. Ciptakan Challenge

Orang orang hebat biasanya goal oriented, sangat senang dengan tantanga dan menikmati menyelesaikan tugas yang menantang skill mereka. Pastikan growth Plans dengan SMART goals yang achievable namun menantang.

3. Komunikasikan Visi

Visi yang jelas akan membantu anda menarik orang orang berbakat dan yang sevisi dengan anda.

4. Give Back

Apapun yang memotivasi anda untuk bekerja, memberi secara universal akan membuat rang feeling good dan memenuhi banyak sekali kenutuhan manusia yang terdalam. Buat kesempatan bagi team anda untuk berpartisipasi dalam kebgiatan charity, donasi dan kegiatan sosial. Dengan begitu karyawan anda akan terkoneksi dengan deep purpose dan meminimalisir zona nyaman. Biasanya orang akan terjebak dengan zona nyaman, jika ia merasa sudah cukup, merasa semua kebutuhan dirinya sudah tercukupi. Akibtnya effort akan turun, dan tidak pernah mencoba hal baru. Dengan memiliki purpose yang dalam, misalnya dengan berkontribusi untuk sesama, ia akan memiliki purpose yang lebih dari pada dirinya sendiri.

Gimana dapat Income dari Bisnis?

Mengapa anda berada dalam bisnis?

Jawabannya adalah untuk membantu orang lain untuk meningkatkan hidup dan kerja menjadi lebih baik.

Lantas, Bagaimana kita mendapatkan income?

Dengan membantu orang lain untuk meningkatkan hidup dan pekerjaannya menjadi lebih baik, sehingga hasilnya kita dibayar.

Kita menciptakan value.

Banyak value, sehingga orang lain membayar (jika perlu lebih kecil) dari value yang kita berikan.

Saya dipercaya lebih dari 400 perusahaan besar di Indonesia karena selama 15 tahun ini saya berpikir bagaimana saya bisa membantu perusahaan anda meningkatkan income 10 kali lipat. Jadi saya dibayar, bahkan repeat order hingga 95%, karena saya memberikan value yang lebih besar dari yang dibayarkan oleh perusahaan.

Selama masa crisis, masa sulit, jangan berpikir bagaimana dapat uang. Yes, cashflow penting, tapi pikirkan bagaimana anda mencipatkan value untuk orang lain. Jadilah solusi, Sehingga anda layak dibayar mahal, karena anda memberikan value untuk membuat orang lain hidupnya lebih baik, pekerjaannya lebih baik.

 

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana saya menciptakan value untuk customer saya?

Bagaimana saya share informasi dan ide yang akan menghasilkan lebih besar dari yang dibayarkan?

Apa yang bisa saya lakukan secara berbeda dari yang pernah saya lakukan sebelumnya?

 

The law indirect

Jika kita melakukan membantu orang banyak Kita mendapat reward. Semakin kita memberi tanpa mikir imbal hasil, semakin hasilnya di luar yang kita pikirkan (nonexpected).

Dimanapun anda menabur, anda akan menuai. Jangan berpikir mengejar uang atau profit. Tapi tabur value, berikan So much more contribution.

Anda tidak bisa mengontrol hasil, tapi anda bisa mengontrol berapa banyak yang yang tabur. Dan entah bagaimanapun caranya, semakin anda menabur, anda akan menuai lebih banyak.

Christian Adrianto Motivator & Trainer

KICK-OFF BOOSTER : START FASTER THIS YEAR OF RECOVERY WITH FULL ENERGY & POSITIVITY

Kick off booster 2021(1)

 

 

 

 

 

 

 

 

Vaksin telah hadir, tahun 2021 yang akan datang akan menjadi tahun recovery.  Tahun ini akan terjadi banyak perubahan lagi, market akan kembali optimis, banyak bidang industri akan kembali bangkit.

 

?? Apa Strategi team anda untuk menghadapi tahun Recovery?

?? Mindset & mentalitas seperti apa yang dibutuhkan untuk start faster dan berlari kencang di tahun 2021?

?? Action Plan seperti apa yang harus dilakukan team anda untuk memenangkan tahun recovery?

 

Program ini dirancang khusus untuk meroketkan produktivitas, kinerja dan pencapaian di tahun 2021.

 

Ingin mengadakan Inhouse Training khusus untuk team anda baik secara online maupun offlne dengan prosedur kesehatan?

 

Hubungi

Fransisca

082110502502

 

Dengan pembicara seorang motivator terbaik Indonesia yang berpengalaman selama lebih dari 15 tahun di dunia training dan motivasi.

Mr. Christian Adrianto Motivator

Telah dipercaya lebih dari 400 perusahaan besar di Indonesia dan telah memotivasi lebih dari 300.000 orang di berbagai kota di Indonesia.

 

Jangan Pernah Sekali Kali Kamu Meniru Orang Sukses

Jangan Pernah Sekali Kali Kamu Meniru Orang Sukses

cara kaya dan sukses christian adrianto motivator

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Memangnya salah ya meniru orang sukses?

Memangnya salah meniru orang terkenal yang kita idolakan?

Bukankah orang sukses dapat menjadi inspirasi dan motivasi kita, mereka luar biasa, keberhasilan mereka dapat memotivasi saya menjadi sukses seperti mereka?

 

Benar, tidak ada salahnya meniru orang orang sukses sebagai panutan. Tapi kebanyakan orang, mereka salah meniru. Mereka meniru hasilnya bukan prosesnya.

Orang sukses pasti kaya – Anda berupaya supaya terlihat kaya seperti mereka.

Orang sukses hidup mewah – Anda berusaha trlihat bahagia dengan berfoya foya, jalan jalan luar negeri. Beli tas branded dan semua itu sebenarnya tidak Anda butuhkan.

Orang sukses pasti terkenal – Anda berusaha mengumpulkan follower dan mencari perhatian sana sini.

Orang sukses itu sibuk – Anda berusaha sok sibuk dengan melakukan hal hal yang tidak berguna.

Beberapa Orang sukses DO dari universitas – Anda ikutan DO dan berharap menyamai kesuksesan mereka.

Yang jadi masalah adalah orang sukses tidak meraih kesuksesan seperti yang sekarang Anda lakukan. Kebanyakan yang Anda tiru adalah Hasil setelah sukses. Anda melompati proses perjuangan dimana orang orang tersebut sukses. Anda terlalu terfokus dengan penampilan luar dan melupakan isi atau usaha orang tersebut menjadi sukses seperti sekarang.