Category Archives: Tips Bisnis

Be Professional

 

 

Seandainya Anda sakit parah, dan perlu operasi.

Kemudian Saya datang dengan baju putih, saya bilang : “saya semangat banget mau operasi anda. Saya mau anda habis operasi pokoknya langsung sembuh, makanya tadi malam ngga bisa tidur, saking saya semangatnya mau operasi anda.”

Anda Senang tidak ketemu dokter kaya gini?

Pasti anda senang ya.

Kemudian

Anda tanya : Sudah berapa puluh tahun pengalaman? Sudah sering operasi  ya?

Saya jawab : ini pertama kali sih.

Anda : Dokter baru lulus ya?

Saya : Ngga juga sih, saya ngga sekolah kedokteran kok.

Kira kira semangat anda makin turun?

Anda : Jadi belajar dari mana jadi dokter?

Saya : Dari Youtube

 

Kira kira anda Masih mau dioperasi ngga?

Hehehe… cerita tadi hanya ilustrasi ya…

 

Tapi pelajarannya, Dalam bisnis, semangat dan antusias ngga cukup.

Antusias penting untuk memulai tapi itu tidak cukup.

Harus belajar untuk bangun sistem yang lebih baik

 

Banyak orang di seminar motivasi berbicara dan membakar. Untuk sukses, yang paling penting semangat antusias.. yang lain ngga penting…

Keluar keluar kebakaran beneran. Yes, semangat penting sih. Tapi semangat saja tidak cukup, mesti beajar skillnya, tingkatkan pengetahuan dan disiplin. Sangaaat jarang ada orang sukses yang hanya berbekal semangat saja. Be profesional, Upgrade diri terus dan tidak pernah berhenti belajar.

Penulis :

Christian Adrianto Motivator & Trainer

 

Christian Adrianto

Motivator & Sales Coach

Metode Sukses dalam Hidup : Eat a Frog

eat that frog, brian tracyFrog atau Katak yang diamksud adalah tugas yang paling menantang dan harus anda selesaikan dalam sehari.

Ketika anda makan katak dan menaklukkan rintangan lebih cepat, maka anda akan memiliki waktu lebih banyak untuk mencapai goal anda.

Biasakan untuk menyelesaikan pekerjaan yang penting lebih dulu. Tanyakan pada diri sendiri “ Jika saya hanya bisa menyelesaikan 1 tugas hari ini, maka pekerjaan apa yang akan membuat perubahan besar dalam mencapai goal saya?”

 

Prioritaskan Kesehatan

Kita sering terjebak dalam lingkaran rutinitas sehari hari dan melupakan to do list yang penting. Tetapi untuk mencapai kesuksesan, yang paling utama adalah kesehatan. Dengan tubuh yang fit, maka akan lebih mudah bagi kita untuk berpikir positif. Kita juga akan memiliki energi untuk mencapai lebih banyak hal.

Banyak orang sukses sadar bahwa kesehatan dalah kunci kesuksesan. Pening untuk memiliki prioritas kesehatan baik secara mental, maupun fisik. Apalah artinya kesuksesan jika kita tidak bisa menikmati bersama orang orang tercinta karena sakit.

Jadi pastikan makan makanan sehat, olahraga secara teratur dan Istirahat yang cukup. Coba praktekkan, anda akan melihat bahwa anda akan semakin produktif.

 

Percaya Diri

Jika anda merasa kurang percaya diri, tulis daftar kelebihan yang anda miliki. Misalnya anda orang yang teratur, rapi, atau anda pendengar yang baik. Atau mungkin anda jago memasak kue yang enak. Anda jago memuji, anda memiliki senyum yang tulus, atau anda memiliki rasa humor, atau mungkin anda anda punya ide ide liar yang tak terbatas, atau mungkin anda jago membuat planning. Tuliskan daftar kelebihan anda.

Jalan terbaik untuk sukses adalah belajar percaya diri dan tingkatkan kepercayaan diri anda. Kepercayaan diri yang sehat akan memotivasi anda dan memberi keberanian untuk take action mewujudkan goal anda. Fokus pada goal dan waktu, tenaga, kemampuan dan kekuatan yang andamiliki akan membantu anda menemukan jalannya, dan membuat anda bangkit lagi saat menemui tantangan.

 

Have Fun!

Manusia gampang stress saat merasa kewalahan dengan hal hal yang harus dilakukan dalam mencapai goal. Makanya jangan lupa menikmati setiap proses yang anda lakukan. Temukan kesenangan, lihat sisi humor dari situasi yang menantang dan tertawa. Penelitian menunjukkan bahwa ketika dalam kondisi stress, hanya dengan tersenyum, tekanan darah dan denyut jantung akan turun.  Luangkan waktu untuk hobby anda, tonton video lucu dan bercanda.

Bicara dengan orang lain

Temukan seorang mentor, seseorang yang anda respect dan percaya untuk bertukar ide, bicara dan dengarkan feedbacknya. Feedback adalah makanan seorang juara. Mungkin tidak mudah mendengarkan kritik membangun. Tapi jangan biarkan sebuah kritik menghancurkan, namun jadikan itu sebagai bahan refleksi untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Untuk sukses dalam hidup, kita harus terus menerus bertumbuh. Berbicara dnegan mentor membuat pertumbuhan progress yang substansial.

 

Take a Break

Ambil waktu untuk istirahat akan memberikan impact yang positif dalam progres mencapai goal. Ada waktu untuk sejenak mereset dan recharge untuk menjaga life balance. Beberapa pekerjaan dan situasi dapat membuat frustasi, mundur sejenak dari situasi tersebut dan istirahatkan tubuh dan pikran dengan sesuatu yang berbeda. Kemudian kembali lagi dengan mata dan perspektif yang fresh, akan sangat membantu anda lebih produktif.

 

Continous Learning

Coba belajar hal baru setiap hari, baik dalam personal, maupun kehidupan profesional. Kita akan bertumbuh dengan cara belajar. Orang yang mendedikasikan waktunya untuk menjadi pembelajar seumur hidup, maka ia pasti akan mencapai kesuksesan. Dengan terus belajar, kita akan meningkatkan kualitas hidup dan mengekspose diri dengan peluang peluang baru.

 

Stop membandingkan diri dengan orang lain

Setiap orang berbeda, punya goal yang berbeda. Bahkan jika ada orang yang melakukan apa yang ingin anda lakukan, anda memliki situasi yang berbeda. Jadi membandingkan diri dengan orang lain tidak adil baik untuk diri anda sendiri maupun untuk masa depan anda. Membandingkan iri dengan orang lain tidak membantu anda merasa termotivasi.

Fokus saja dengan apa goal anda, situasi anda dan lihat kesuksesan di masa depan. Ikut bahagia dengan keberhasilan orang lai, tapi tetap fokus dengan next step dalam goal anda.

 

Konsistensi

Konsistensi adalah kunci kesuksesan. Konsisten artinya tetap menjalankan activity untuk mencapai goal, meski situasi sedang tidak mudah sekalipun. Salah satu cara terbaik untuk tetap konsisten adalah dengan membuat jadwal, dengan tanggal, jam dan activity yang akan dilakukan. Dan lakukan apa yang sudah dijadwalkan dengan disiplin.

Entrepreneurs Wajib Tahu! Bisnis dan Olahraga

olahraga dan bisnisOlahraga Dapat Meningkatkan Produktivitas Dalam Bisnis

Kita mengenal sebuah aktivitas yang disebut dengan Olahraga, Olahraga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan kita, penampilan kita, membuat hidup kita menjadi aktif, menstabilakan keadaan emosi atau mood kita, bahkan bisa juga untuk menurunkan stress. Namun ada fungsi lain dari olahraga yaitu dapat mempengaruhi produktifitas Anda dalam kerja atau bisnis.

 

Bukti nyata Olahraga membantu CEO terkenal, sukses dalam bisnis

Berolahraga tampaknya mendukung hasrat pengusaha terkenal untuk hidup dan terus berinovasi, memberi mereka energi, dan terus maju. Mari kita lihat CEO perusahaan terkemuka dan hobi olahraga mereka.

Tim Cook, CEO Apple, lebih suka berolahraga di gym setiap hari selama satu jam pada pukul 5 pagi. Selain itu olahraga seperti panjat tebing, atau hiking. Bersepeda juga tetap menjadi salah satu olahraga terpentingnya. Selain berolahraga, Cook pergi ke pertandingan bisbol dan rugby. Juga, dia memastikan bahwa dia membuat setidaknya 8.000 langkah per hari. Tim Cook percaya bahwa melakukan olahraga membantu menghindari stres.

Mark Zuckerberg, pencipta Facebook, berolahraga setidaknya tiga kali seminggu. Paling sering dia berlari, kadang-kadang terlihat berlari dengan anjingnya. Zuckerberg selalu suka mencoba olahraga baru: selancar, anggar, mendayung, atau lempar tombak. Fakta menarik: pada tahun 2016, ia menantang dirinya sendiri untuk berlari sejauh 365 mil. Dia menyelesaikan tujuan itu di tengah musim panas. Pendiri Facebook itu percaya bahwa berolahraga memungkinkan dia untuk tetap lebih energik. Sementara energi dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas apa pun di tempat kerja, olahraga telah menjadi bagian integral dari hidupnya. Mark mengaku bahwa ia sering mendapatkan wawasan dan ide-ide baru selama kegiatan olahraga.

Nick Woodman, pendiri GoPro, dengan kecintaannya pada selancar, terinspirasi untuk membuat salah satu perusahaan paling terkenal di dunia saat ini. Pada awalnya, ia menggunakan alat yang sudah ada untuk merekam sesi selancarnya, yang memunculkan ide untuk membuat kamera profesional untuk olahraga aktif. Selain berselancar, ia dikenal karena kecintaannya pada snowboarding dan mengemudi mobil balap. Dia yakin bahwa orang pantas melakukan apa yang mereka sukai dalam hidup mereka. Kisah ini, tidak seperti yang lain, menunjukkan hubungan erat antara olahraga dan bisnis.

Contoh lain, Larry Ellison, pendiri Oracle, sangat menyukai berlayar. Dia sering berpartisipasi dalam lomba layar yang berisiko. Orang-orang mengatakan bahwa Ellison berusaha menjadi kaya hanya untuk mendapatkan kapal pesiar yang modis dan mahal. Sekarang, dia bahkan memiliki tim berlayarnya “Oracle Team” USA. Selain itu, ia terkenal dengan kecintaannya pada pesawat terbang dan golf. Tak perlu dikatakan, Larry Ellioson memiliki aset di berbagai klub olahraga. Ellison menegaskan bahwa olahraga dan kompetisi membuat orang tetap waspada dan memberi mereka motivasi untuk mengambil inisiatif baru.

 

Apakah Olahraga dan Bisnis Memiliki Persamaan?

Ternyata, olahraga dan bisnis memiliki banyak kesamaan:

 

• Menciptakan kerja tim yang unik. Baik dalam pekerjaan maupun olahraga, Anda perlu bekerja sama dengan semua peserta dalam prosesnya. Olahraga, tidak seperti yang lain, mengembangkan kemampuan ini secara maksimal. Jika Anda ingin menang, lakukan, dengan mempertimbangkan pendapat semua orang di tim.

• Kemampuan untuk terus berjuang. Dalam olahraga apa pun Anda tidak dapat mencapai garis finish dengan berhenti di tengah jalan. Tampaknya hal yang persis sama terjadi di tempat kerja.

• Keterampilan untuk melakukan segala upaya. Apa pun yang Anda lakukan, selalu ada seseorang yang melakukannya dengan lebih baik. Dalam kondisi seperti itu, tidak ada pilihan selain melakukan yang terbaik untuk mencapai tujuan.

• Meningkatkan kemampuan bersaing. Banyak kegiatan yang meningkatkan semangat bersaing, salah satunya Olahraga. Kemampuan untuk menerima tantangan dari seseorang yang lebih baik dari Anda adalah syarat mutlak yang mendorong Anda untuk bersaing hal sama juga berlaku dalam bisnis.

• Disiplin. Semua atlet mematuhi jadwal harian, mengikuti beberapa aturan khusus setiap hari untuk tetap dalam kondisi yang baik. Apakah pengusaha top dunia tidak mengikuti prinsip yang sama?

• Ketahanan. Kebetulan Anda bisa kalah 10 kali berturut-turut. Dan hanya orang yang paling kuat dan paling siap yang akan pergi berperang untuk kesebelas kalinya. Ketahanan seperti itu adalah suatu keharusan dalam bisnis dan olahraga jika Anda ingin mencapai sesuatu.

 

Tips Supaya Olahraga Dapat Membantu Anda Sukses dalam Bisnis

Mari ambil pelajaran dari orang-orang sukses ini dan bawa olahraga ke dalam hidup kita. Ada beberapa jalan pintas yang akan membuat hidup Anda menuju kesuksesan lebih lancar:

 

• Cobalah berbagai aktivitas untuk mencari tahu aktivitas mana yang paling cocok untuk Anda. Kadang-kadang Anda memilih olahraga ini yang, alih-alih membawa kesenangan, malah menurunkan motivasi Anda. Ada banyak jenis latihan yang berbeda, mulai dari Joging hingga squash berpasangan atau tim bola voli. Jangan menyerah jika Anda tidak menemukan passion Anda pada percobaan pertama.

• Mulai dari yang kecil. Jika Anda tidak berencana untuk menjadi atlet terbaik di dunia, jangan membebani diri Anda sejak awal. Ada banyak sekali latihan yang berlangsung selama 7 menit, Anda bisa mengalami demotivasi -kelelahan setelah berolahraga berat, pelan-pelan saja. Mulailah dari yang kecil, dan selangkah demi selangkah itu akan menjadi lebih mudah dan lebih menyenangkan bagi Anda.

• Temukan orang-orang yang berpikiran sama yang memotivasi dan menantang Anda. Ketika semangat bersaing muncul, olahraga menjadi lebih seru. Anda dapat mencari jenis olahraga kelompok dan mencari teman. Atau hanya mengobrol di aplikasi sosial dengan mereka yang menuju tujuan yang sama. Jika Anda memiliki teman yang juga kurang motivasi untuk memulai, ada baiknya ajak dia bersama!

• Perkenalkan olahraga ke dalam rutinitas harian Anda. Misalnya, Anda dapat membuat ritual untuk melakukan latihan pernafasan yoga singkat antara bangun tidur dan saat sedang istirahat.

• Buat rencana untuk minggu depan. Setelah Anda membuat rencana untuk latihan Anda untuk waktu tertentu, secara psikologis jauh lebih mudah untuk mengikuti ritme latihan. Sebisa mingkin utamakan rutinitas yang menyenangkan.

• Pujilah diri Anda sendiri. Ketika Anda berhasil, jangan meremehkannya. Upaya besar harus dihargai tidak hanya dengan tubuh yang bersemangat dan pikiran yang jernih, tetapi juga dengan mencintai diri sendiri.

 

Sekarang, tidak ada yang meragukan sedikit pun bahwa olahraga membantu Anda tetap aktif dan sehat secara fisik, meningkatkan kondisi emosional Anda, dan unggul dalam bisnis. Mulailah hari ini dan jadilah sukses selamanya!

Jadilah air 3 : Belajar Negosiasi dari seni bela diri

negosiasiAnda mungkin bertanya-tanya apa persamaan dari sebuah seni bela diri dengan negosiasi.

Saya memiliki banyak teman yang sudah terlatih dan menjadi ahli dalam berbagai seni bela diri, setiap hari saya mengamati mereka, ikut pelatihan mereka dan mendapati sesuatu hal. Sebuah teknik penting, sebuah dasar – pondasi yang paling umum yang digunakan dalam semua seni bela diri adalah teknik “menahan diri”. Seorang ahli bela diri berlatih untuk menenangkan diri dan menjadi lebih selaras antara tubuh mereka dengan dunia sekitar mereka

Sama seperti seorang negosiator yang juga harus berhati-hati, terutama jika mereka ingin sukses. Banyak orang saat mereka melakukan semua pembicaraan dan dorongan-dorongan kepada lawan biacara – bernegosiasi, mereka bagaikan sebuah batu yang kuat dan keras. Sebaliknya bagaimana jika Anda adalah air, Anda tinggal mengambil bentuk apapun yang Anda inginkan.

Jika Anda tegang, panik atau terganggu oleh kematangan rencana yang ada buat dan antisipasi langkah Anda selanjutnya terhadap lawan, kemungkinan besar Anda akan terkena pukulan. Sama seperti jika pikiran dan indra Anda menghalangi Anda dalam negosiasi, kemungkinan besar Anda akan ditolak. Tetapi jika Anda siap untuk mendengarkan dengan seluruh indra dan pikiran Anda. Anda mulai memperhatikan banyak hal, Anda menemukan celah dalam argumen, mengungkapkan latar belakang terpenting dari balik argumen dan menyadari di mana letak pertanyaan sebenarnya.

Negosiasi itu bersifat investigasi, sebuah seni bagi yang ingin tahu. Mereka yang datang dengan pikiran terbuka dan tenang cenderung tidak mengekpos titik lemah mereka untuk diserang inilah artinya menjadi air bukan batu

 

Berikut adalah beberapa tehnik bela diri untuk diterapkan dalam negosiasi:

 

1. Tetap tenang tanpa menunjukkan kekuatan atau kelemahan.

Lawan yang hebat tidak akan menunjukkan kekuatan mereka bahkan mereka bisa untuk tidak menunjukkan kelemahannya. Mengungkapkan kekuatan Anda juga bisa berarti mengungkap kelemahan Anda. Untuk menjadi seperti air, tips nya adalah santai, tenang

Caranya adalah jangan membawa aura yang mengancam. Jangan maju berperang membawa rasa ragu atau ketakutan. Jangan bersikap agresif dan bersikap menuduh, sebab akhirnya akan banyak menyebabkan masalah daripada hasil baiknya. Jadilah air – tenang dan damai, cobalah dengan banyak mendengarkan, mengamati lingkungan, dan peka terhadap rintangan yang ada. Akhirnya Anda akan menyadari melalu seni mendengarkan dan menahan diri, Anda dapat melewati situasi tanpa cedera, tanpa terluka dan melaluinya dengan lebih bijaksana.

 

2. Temukan celah.

Dalam seni bela diri mencari celah pada lawan membutuhkan kesabaran yang besar yang akhirnya juga kamu menemukannya akan membuahkan hasil.

Negosiasi adalah proses interaksi antar manusia, menunjukkan sisi kemanusiaan Anda, menunjukkan jika Anda peduli, membutuhkan banyak empati dan akhirnya akan membuat orang yang berinteraksi dengan Anda merasa lebih nyaman. Bagaimana Anda bisa melakukan hal ini? dengan mendengarkan dan bertanya

Bayangkan Anda memasuki negosiasi dengan mempersiapkan banyak pertanyaan. Anda masuk seperti air. Anda siap tetapi jangan menuntut supaya hasil akhirnya seperti apa yang Anda inginkan. Anda harus siap mengajukan pertanyaan yang tepat sasaran.

Menemukan celah bisa menjadi bagian paling menantang dari sebuah negosiasi, dengan cara banyak bertanya serta mendengarkan, dan menawarkan kesempatan terbaik. Jika Anda menginginkan sesuatu yang spesifik dari awal, Anda dapat meninggalkan sesuatu yang penting terhadap lawan bicara Anda. Jika Anda meminta terlalu banyak, negosiasi berakhir dengan cepat.

Bagaimana caranya mencari celah? caranya dengan mengajukan pertanyaan terbuka dan sedikit obrolan ringan, orang-orang mudah menerima pertanyaan yang bersifat terbuka untuk sebatas menciptakan suasana yang menyenangkan. Dengarkan mereka dan persiapkan pertanyaan penutup yang dapat dijawab dengan iya atau tidak

 

3. Tunggu saat yang tepat

Jangan bernegosiasi seakan-akan membawa pedang yang siap terhunus, dan jangan pula datang dengan tangan kosong. Datanglah seperti air. Anda siap dengan berbagai pertanyaan yang membangkitkan mood dan mengarah pada penemuan-penemuan informasi yang dapat Anda gunakan untuk keuntungan Anda, tapi pertama-tama Anda harus membuat mereka berbicara.

Dengarkan mereka, ingat semua yang ada dengar atau minimal catat point penting yang ada dengar. Temukan latar belakang keinginan mereka atau ketidakpuasan mereka yang paling mereka harapkan, baru kemudian hubungkan dengan produk Anda, layanan Anda yang sesuai dengan perspektif dan kebutuhan orang tersebut.

 

Yang terpenting adalah dengarkan, bersabar dan santai. Jadilah seperti air.

40 TOPIK KICK OFF MEETING YANG MANTAP JIWA

Topik Kick Off meeting Mau mengadakan Kick Off Meeting, tapi bingung topik apa yang cocok?

Topik Kick Off harus Catchy, enak diucapkan, mudah diingat, pesannya jelas, sesuai dengan value & goal perusahaan dan yang paling penting harus positif dan membuat semangat.

 

Unuk referensi, berikut adalah berbagai ide topik kick off meeting.

1. The Future Is Now

2. Let’s Roll In

3. Beat (Nama Kompetitor)

4. Better, Stronger, Faster

5. Playing To Win

6. Elevate

7. Do It, To Win It!

8. Champion By Design

9. Together We can!

10. XXX : Xtraordinary- Xponential _Xcellent

11. From Good To Great

12. JITU : JUJUR, INISIATIF, TANGGUH, UNGGUL

13. Bersama Kita Bisa

14. Together To Be No 1

15. Work With Passion

16. Membangkitkan Mental Pemenang

17. Jadi Pribadi Semangat, Tangguh dan Bermental Pemenang

18. Beyond All Limits

19. Breakthrough To Excellent

20. Do Great things

21. Next Level

22. Reach The Best Team

23. Ustoppable

24. Elevate

25. We Own This

26. Getting it Done!

27. Breaking barriers

28. Start Strong & Winning The Game

29. Start faster This Year Of Recovery

30. Roadmap Success

31. Prepare Tough Competition & Win 2022

32. Meraih Target 2022, PASTI BISA!

33. Driving Innovation & Growth

34. Manage-Revitalize & Boost Up Your Sales

35. Restrategize & Membalikkan Keadaan

36. Bangkit Untuk Menang

37. Breakthrough To Excellent

38. New Spirit, No Limits

39. Stronger, Greater, Tougher

40. The Next Step To Be A Winner

Kalau topik sudah dapat ide, jangan lupa kickoff meeting juga mesti nendang. Supaya action dan motivasi benar untuk bersama sama mencapai goal yang disepakati, harus memiliki mindset yang benar.

Untuk membantu agar setiap anggota team memiliki mindset yang benar, jangan sungkan untuk mengundang motivator. Beberapa pembicara Kickoff Meeting untuk perusahaan yang terkenal adalah

James Gwee, Christian Adrianto, Merry Riana, Andrie Wongso, Tung Desem Waringin.

Selamat melaksanakan Kick Off Meeting!

 

The Secret Formula for Real Financial Success

 

Part 1

Formula Financial Success 2022

 

Apa yang kamu lihat?

Uang = Biaya X Waktu ?   Atau

Waktu = Uang / Biaya ?

Sebagian dari kita menghabiskan waktu secara rutin melewati hari kerja sambil menunggu akhir pekan berikutnya datang, setelah akhir pekan baru memberi kita waktu untuk memilih bagaimana kita menghabiskan dan menikmati waktu kita. Bagi mereka yang bekerja untuk membayar tagihan, 71% dari hari minggu adalah momen untuk berhenti-“meresset” badan dan jiwa. Sebuah statistik yang menyedihkan. Seperti inilah kita menghabiskan seluruh hidup terjebak dalam skema ini.

 

Secara alami, kita mendekati kehidupan dengan pandangan bahwa uang adalah yang utama.

Maka menurut formula kehidupan Anda berada pada standar :

“Uang = Biaya x Waktu”

Dengan cara bekerja lebur, menambah shift akhir pekan atau mengejar jabatan yang lebih tinggi, maka uang lebih banyak datang namun diimbangi dengan biaya(cost) pribadi yang lebih besar: lebih banyak energi yang terkuras, lebih banyak peluang yang hilang, lebih banyak kewajiban yang harus dipenuhi – Selain lebih banyak waktu berkualitas yang diberikan. Secara keseluruhan, Sebagian dari hidup kita harus dikorbankan. Tapi itulah harga yang harus kita banyar untuk mendapatkan uang bukan?

Kami percaya bahwa untuk menjadi “ Lebih kaya” kami membutuhkan lebih banyak uang. Dan jika kita membutuhkan lebih banyak uang, kita harus siap untuk membayar “biaya” yang lebih tinggi dan memberikan lebih banyak waktu kita yang berharga. Seringnya yang kita kejar adalah promosi pekerjaan untuk meningkatkan penghasilan kita beberapa ribu ekstra seminggu. Hm.. dan mari kita tingkatkan juga jam lembur, pekerjaan di akhir pekan, tanggung jawab tambahan, dan tekanan-tekanan baru bersamanya! Uang lebih? Ya. Kehidupan lebih kaya? Hampir tidak.

Sayangnya, kebanyakan dari kita tidak pernah melihat kenyataan sebaliknya. Dari kakek nenek, hingga orang tua kita, bahkan kita sendiri, hanya hal diatas inilah yang kita ketahui tentang pengalaman dalam hidup. Atau mingkin sebutan lain untuk mendekati The Money Game?

Uang vs Real Financial Success

Jelas ada hubungan antara memiliki lebih banyak uang dengan berpotensi mendapatkan nilai lebih dari kehidupan. Tapi, seperti yang kita semua tahu, kehidupan yang lebih kaya tidak pernah ditentukan oleh uang saja. Bagaimana dengan Biaya karena uang?

Uang datang dalam berbagai kondisi, dan untuk setiap rupiah dari nilai potensial yang kita peroleh pasti ada biaya pribadi yang terlibat seperti pajak, bunga, waktu, lelah dll. Jelas tidak semua Uang datang dengan biaya yang sama. Oleh karena itu, kesuksesan Real Financial tidak bisa hanya didasarkan pada menjadi jutawan atau miliader.

Seorang jutawan yang terjebak mengerjakan pekerjaan yang dibencinya selama 10 jam sehari jelas kurang berhasil dibandingkan jutawan yang bisa berhenti mengerjakan pekerjaan yang dibencinya 10 tahun yang lalu. Dan tentu saja! seorang Jutawan yang menghasilkan kekayaan dengan melakukan apa yang dia sukai benar-benar mendaparkan jackpot dalam hidup! Uang yang sama tetapi semua tingkat kesuksesan pribadi yang berbeda.

Bahkan jika Anda berhasil mengumpulkan ratusan juta untuk kebesaran nama Anda, uang ini memiliki nilai kecil jika Anda harus menghabiskan seluruh hidup Anda terjebak dalam kontrak  perusahaan dan Anda tidak bisa bernafas lega karenanya. Tumpukan besar uang ini tidak lebih dari setumpuk besar stres dan pengorbanan! Jadi, apa sebenarnya kesuksesan finansial itu? Ini tidak ditentukan oleh jumlah di rekening bank Anda atau mobil yang Anda kendarai, tetapi pada akhirnya oleh efek uang terhadap kualitas hidup Anda.

Oleh karena itu uang harus memiliki satu tujuan : Untuk menambah nilai positif dalam hidup kita. Jadi bagaimana kita bisa melihat keuangan kita mencerminkan apa yang sebenarnya kita inginkan dalam hidup? Tujuan kami untuk masa depan bukanlah hanya fokus pada uang, tetapi fokus pada waktu. Tentu saja, dalam menilai waktu kita, uang memainkan peran penting.

Jadi apa hubungan antara uang, waktu dan kesuksesan Real Financial?

Real Financial Success adalah memiliki uang dan gaya hidup untuk menghabiskan lebih banyak waktu melakukan apa yang benar-benar Anda inginkan, serta menghabiskan lebih sedikit waktu untuk terjebak dan memperebutkan uang untuk membayar semua biaya pribadi yang sering menyertainya.

Namun, mengapa begitu banyak dari kita mengejar uang tanpa pernah merasakan kebebasan dan kepuasan yang lebih besar? Karena kesuksesan Real Financial hanya mungkin bagi mereka yang memiliki perspektif hidup yang sama sekali berbeda! Apa perspektif ini?

“Waktu = Uang/Biaya”

Untuk mengubah keuangan dan gaya hidup masa depan kita menjadi lebih baik, itu dimulai dengan mengambil formula standar hidup: Waktu = Uang/Biaya. Seperti yang Anda lihat, nilai waktu Anda sama dengan uang Anda dibagi dengan biaya hidup Anda. Dengan sedikit uang, nilai waktu Anda jelas menderita. Dan ketika menghasilkan lebih banyak uang dengan biaya pribadi yang jauh lebih tinggi, hidup Anda juga tidak menjadi lebih baik!  Namun, ketika kita mendekati kehidupan dengan tujuan untuk meningkatkan uang kita dan menurunkan biaya kita, apa yang Anda dapatkan? Waktu yang lebih berharga!

“Orang kaya berinvestasi dalam waktu. Orang miskin berinvestasi dalam uang” – Warren Buffet

 

Bagaimana caranya : bisa Anda temukan dalam Part 2

Seperti apa masa depan Bisnis di tahun 2022 ??

happy New Year 2022Selamat datang di tahun 2022.Happy New Year!!

 

Seperti apa masa depan Anda di tahun 2022 ?

Survival Mode VS Growth Mode

Yang harus kita renungkan.

 

Tahun 2022 kita optimis, meski Omicron masih membayangi. Namun untuk mereka yang bermental pemenang, nasib tidak ditentukan oleh virus dan pandemi melainkan oleh respond positif kita terhadap segala perubahan yang terjadi karena pandemi COVID-19.

 

Ketika Covid pertama kali masuk di Indonesia, banyak yang kaget dan bingung. Sebagian bisnis terdampak positif, namun tidak sedikit yang terdampak negatif.

 

Bisnis bisnis yang terkait kesehatan dan yang memiliki saluran distribusi digital diuntungkan oleh keadaan.

Sedangkan perusahaan terdampak negatif marketnya turun, permintaan tiba tiba menghilang, atau kalaupun ada, regulasi pemerintah menjauhkan pelanggan.

Saya pribadi awalnya juga terdampak negatif, semua event saya harus dibatalkan, tidak bisa lagi training, tidak bisa lagi seminar.

Saat itu rasanya kita masuk dalam masa kegelapan, dan kita diuji dengan keras. Namun sekali lagi, nasib kita tidak ditentukan oleh pandemi, namun respond kita.

 

Ada 2 respond yang bisa kita lakukan, yang pertama dalah SURVIVAL MODE dan yang kedua GROWTH MODE .

Mereka yang memilih Survival Mode, pokoknya yang penting bisa bertahan. Biasanya langkah yang diambil adalah *Efisiensi* di segala lini.

Sementara Growth Mode, sadar bahwa survival tidak cukup. Maka langkah yang diambil adalah Inovasi, Transformasi dan Scale Up, dan di balik setiap Krisis selalu ada peluang.

 

Apa perbedaan Survival dengan Growth Mode?

Yang memilih untuk survival, hasilnya tentu saja bertahan.

Namun yang memilih Growth Mode, mereka melakukan inovasi, hasilnya adalah scale up bisnis dan kehidupan. Terjadi transformasi dan peluang untuk menyalip competitor dan menjadi lebih unggul di bidangnya.

 

Pandemi menuntut semua bisnis untuk beradaptasi dan berinovasi. Bahkan bisnis yang diuntungkan oleh Pandemi–pun juga harus melakukan transformasi. Misalnya akibat tingginya pemintaan, mereka harus mengubah rantai distribusi agar lebih cepat untuk menjaga ketersediaan barang hingga sampai ditangan pelanggan.

Apalagi untuk bisnis yang terdampak karena pandemi.

 

Ada 3 Inovasi yang bisa dilakukan

  1. Inovasi Penawaran.

Misalnya yang dilakukan Burgreens, yang selama PSBB terpaksa menutup gerainya. Maka ia membuat inovasi penawaran,  ia membuka toko online dan menjual frozen food & Vegan snack. Dari jualan burger, berubah jualan frozen food.

 

2. PIVOT dan Mencari Target Market Baru.

Contohnya Airbnb. Awalnya market Airbnb adalah traveller yang mencari penginapan terjangkau. Selama pandemi, kita tahu bahwa bisnis perhotelan  terdampak dalam, maka Airbnb mengubah market dengan menawarkan layanan experience seperti kelas memasak online, tur hiking online dll.

Contoh lain yang dilakukan para pemasok bahan makanan di hotel dan restoran, mereka mulai membuka layanan belanja online untuk pelanggan rumah tangga.

 

3. Inovasi Jalur Distribusi Baru Untuk Menjangkau Pelanggan.

Misalnya seminar saya yang tadinya offline menjadi online dengan zoom, MS Teams dll. Yang tadinya ketemu pelanggan langsung di toko, berubah menjadi via online dengan app, Tiktok, IG, Youtube dll.

 

Lembaga survey Mckinsey  mengatakan, selama pandemi, sebanyak 75% pelanggan mencoba cara belanja baru, merek baru, toko baru & aplikasi atau metode digital lain yang baru. Dan sekitar 73% hingga 80% akan terus lanjut meski sudah normal.

 

Ini artinya ada peluang untuk merebut market share. Kuncinya adalah berikan nilai tambah kepada pelanggan anda. Semakin banyak nilai tambah yang anda tawarkan, maka 75% pelanggan akan berpindah hati kepada anda.

Ibarat pedang bermata dua, ini artinya, jika anda tidak cepat melakukan transformasi. Maka pelanggan anda akan berpindah ke lain hati.

Memang, melakukan inovasi tidak mudah. Bisa jadi semua  usaha untuk inovasi gagal. Namun yang mencoba inovasi, setidaknya mereka menjadi lebih agile, dan lincah dalam mengantisipasi perubahan.  Semua itu terbentuk selama eksperimen di masa pandemi. Dan hasilnya, selepas pandemi akan lebih unggul kinerjanya, lebih peka terhadap peluang,  lebih gesit merespon perubahan dan bertumbuh lebih pesat.

 

Jadi respon mana yang anda pilih?

Survival Mode atau Growth Mode?

 

Christian Adrianto Motivator & Trainer

 

 

10 Strategi untuk menjadi pengusaha yang lebih sukses

Entreprenur suksesPengusaha adalah seorang yang siap berusaha untuk mengejar kesuksesan tidak peduli coba apa berat tantangan yang menghalanginya. Mereka terbiasa untuk menemukan jalan yang tidak dilihat oleh orang lain atau menciptakan tempat yang tidak pernah ada  dengan menggunakan kreativitas dan ketekunan mereka. Namun,  jika ada kesulitan ada baiknya untuk mencari bimbingan dari sumber yang dapat dipercaya selama masa-masa yang sulit seperti ini.

Sumber-sumbernya bisa diambil dari mana saja? Bisa dari keluarga, teman Anda, preneur motivator dan terkadang bisa dari blog-blog seperti ini.

Berikut ada beberapa tips yang bisa membantu Anda menjadi lebih sukses dalam bisnis yang sedang Anda bangun:

1. Jangan biarkan rasa takut menguasaimu.

Sebagai seorang pengusaha, Anda harus membuat banyak keputusan sulit dalam bisnis Anda. Keputusan yang seperti ini membutuhkan pikiran yang rasional dan pikiran yang cepat. Jika emosi (contohnya rasa takut) menguasai anda penilaian anda akan kabur dan anda tidak akan dapat membuat keputusan yang tepat. Kelola rasa takut Anda sehingga Anda membuat keputusan pada hal yang penting.

2. Kelilingi diri Anda dengan para ahli.

Menjalankan bisnis bukanlah pertunjukan 1 orang. Anda membutuhkan orang lain dalam tim Anda. Itulah mengapa penting untuk memiliki orang lain yang tahu apa yang sedang mereka lakukan dengan Anda. Mereka akan membantu Anda mengatasi masalah yang bukan bidang keahlian Anda. Anda perlu menemukan orang-orang yang setia pada perusahaan dan memiliki karakter moral yang kuat yang akan mendukung Anda selama masa-masa sulit.

3. Tantang dirimu sendiri.

Jika anda memiliki bisnis kecil-kecilan, dan semuanya berjalan dengan baik, apakah itu berarti anda berpuas diri dan berhenti mencari jalan yang lebih baik? Jawabannya tentu saja tidak. Sebagai seorang pengusaha, Anda harus terus mencari peluang bisnis yang lebih baik dan mendorong anda untuk berbuat lebih baik karena tidak ada orang lain yang akan melakukannya. Tentang diri Anda dengan tugas-tugas baru dan mempelajari keterampilan baru, dan hasilnya akan membantu anda membawa bisnis Anda ke tingkat yang lebih tinggi dalam jangka panjang.

4. Luangkan waktu untuk diri sendiri dan keluarga.

Dengan kesibukan yang anda lakukan dalam bisnis Anda akhirnya akan mengorbankan waktu yang Anda berikan untuk diri sendiri dan orang yang anda cintai. Tidak ada salahnya anda mengambil cuti untuk mengisi ulang baterai Anda. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berlibur memiliki kinerja yang lebih baik di tempat kerja daripada mereka yang tidak pernah beristirahat. Liburan membantu menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesionalisme mereka untuk mengurangi stres.

5. Rencanakan keuangan Anda dengan cermat.

Tidak ada yang dapat menyangkal bahwa Anda tidak dapat menjalankan bisnis tanpa dukungan keuangan yang memadai. Apakah anda baru memulai atau telah lama membangun bisnis Anda, Anda tentu membutuhkan uang untuk tetap bertahan. Oleh karena itu anda perlu memiliki perencanaan keuangan yang matang untuk bisnis Anda. Hindari mencampurkan keuangan pribadi dan bisnis anda untuk memastikan Anda berkembang. Jaga agar bisnis anda selalu mendapatkan dukungan keuangan jika terjadi krisis. Anda dapat memilih pinjaman keuangan, investor ataupun dari pendanaan Mandiri sebagai opsi.

6. Delegasikan bisnis Anda kepada orang yang tepat.

Banyak pengusaha memiliki perspektif jika mereka perlu melakukan segalanya sendirian supaya hasilnya benar. Namun anggapan ini tidaklah benar. Anda perlu mendelegasikan beberapa tanggung jawab Anda yang bukan merupakan kegiatan inti Anda, supaya Anda mempunyai waktu untuk fokus pada apa yang terpenting. Ingat dengan mendelegasikan kendali tertinggi masih ada ditangan Anda, Anda hanya dibebaskan dari tugas-tugas yang tidak penting dan menyita banyak waktu Anda.

7. Fokus pada kesehatan mental dan fisik Anda.

Studi menunjukkan bahwa orang yang berolahraga setidaknya 5 hari dalam seminggu memiliki konsentrasi yang lebih baik, lebih aktif, dan menangani tekanan dengan lebih baik. Selain itu ada beberapa latihan seperti yoga yang bisa membantu mengurangi stres dan kecemasan. Oleh karena itu luangkan diri , untuk olahraga setiap hari dan makan makanan yang seimbang.

8. Selalu mencari peluang baru.

Dunia itu sangat dinamis udah berubah, peluang dan ancaman bisa muncul kapan saja titik pengusaha yang baik dapat mengambil peluang kapan saja dibutuhkan. Selalu waspada terhadap trend ataupun teknologi terbaru di dalam industri Anda dan gunakan untuk mengembangkan bisnis Anda.

9. Buat karyawan bahagia.

Karyawan bahagia adalah tulang punggung bisnis Anda. Oleh  karena itu, anda perlu memastikan bahwa organisasi Anda memiliki budaya yang berpusat pada karyawan dan semua orang memiliki keinginan untuk berkembang mulai dari Anda.

10. Buat pelanggan Anda senang.

Pelanggan yang senang membuat bisnis anda tetap bertahan. Pahami keluhan pelanggan anda dan selesaikan. Izinkan pelanggan anda untuk mengucapkan pandangan mereka tentang produk dan layanan Anda secara terbuka karena pada akhirnya mereka adalah konsumen yang memiliki wawasan yang lebih baik tentang masalah atau produk-produk anda.

Sebagai seorang pengusaha, kesuksesan adalah tentang terus maju dan melawan rintangan. Anda mungkin menghadapi lebih banyak tantangan di sepanjang jalan, tetapi kuncinya adalah jangan menyerah. Ambil bantuan dari penasehat terpercaya Anda saat anda merasa buntu.

Toyota Way VS Tesla Way, Mana Yang Lebih Baik?

tesla way vs toyota way

 

 

 

 

 

Tesla, sebuah perusahaan otomotif berbasis teknologi yang dipimpin oleh Elon Musk ini, kini valuasi perusahaannya sudah melampaui Toyota. Yang telah berdiri lebih dari 80 tahun, dan merupakan perusahaan otomotif terbesar di planet bumi.

Apakah valuasi Tesla overrated atau Tesla Way telah menggantikan Toyota Way?

Lantas seperti apakah Tesla Way itu?

 

Baca terus artikel ini, dan mari kita bahas satu persatu.

Seperti apa Tesla Way dan apa perbedaannya dengan Toyota Way.

 

Tesla dan Toyota adalah perusahaan manufactur otomotif yang sangat berbeda.

Yang pertama, Toyota Way percaya bahwa perencanaan yang matang adalah sebuah kunci kesuksesan. Makanya Toyota mencurahkan waktu, pikiran dan tenaga untuk untuk memastikan mereka punya produk terbaik dan sistem produksi yang sempurna sebelum menjalankan proses produksinya. Ketika produksi sudah dimulai, tidak boleh ada kesalahan.

Jargon Toyota : “Do It Right The First Time, We Don’t Always get a second Chance.”

Toyota Way meyakini perencanaan dan perbaikan yang terus menerus, ada yang mengatakan Toyota Way sebagai teori six sigma, Kaizen, Lean, PDCA (Plan Do Check Action) dan variasi lain

 

Bagaimana dengan Telsa Way?

Sedangkan Tesla memproduksi mobil listrik. Berbeda dengan Toyota, Tesla dikelola seperti  perusahaan perusahaan teknologi di Silicon Valley yang memproduksi software. Makanya Tesla bergerak sangat cepat.

Tesla Way meyakini jargon

“Move Fast, Break Things!”

 “Fail Fast, Learn Faster!”

 “Launch Early, Iterate later.”

Jargon Tesla Way mempengaruhi setiap karyawan Tesla bahkan yang ada di bagian produksi.

 

Jika Toyota bisa produksi 10 juta kendaraan / tahun tanpa ada masalah.

Lain halnya dengan Tesla, yang memproduksi hanya 367 ribu kendaraan di tahun 2019 atau hanya 3,4 % produksi Toyota, tapi masalahnya banyak.

Bahkan Elon Musk, sosok di balik Tesla Way, juga menjiwai jargon ini dengan sangat kuat.

Ingat tidak ketika Elon Musk gagal dalam demo Tesla Armor Glass?

Kaca jendela Cyber truck yang diklaim Elon Musk adalah kaca mobil anti pecah, saat demo ketika dilempar bola logam, ternyata pecah berkeping keping. Saat itu media massa dan banyak orang mentertawakan dan mengolok-olok Elon Musk.

Elon Musk Gagal launching

Tapi alih-alih merasa malu, Elon Musk santai saja menanggapi kegagalan itu. Bagi dia, kejadian itu tidak lebih dari sebuah feedback, sehingga dia harus membuat kaca mobil yang lebih kuat.

Udah , gitu aja, ngga pakai repot, ngga pakai baper!

 

Tesla Way percaya bahwa dalam kegagalan terdapat sejuta peluang untuk belajar. Karena tidak pernah takut gagal, Tesla mampu berpikir di luar kebiasaan, dan sangat cepat dalam inovasi. Prinsip Tesla Way mampu mendorong sebuah inovasi yang radikal dan di luar kebiasaan. Tesla Way bergerak cepat dan experiental dalam rangka mendapatkan inovasi. Bayangkan, ia berani out of the box, Tesla membuat mobil yang bergerak tanpa sopir dengan menggunakan teknologi AI. Tesla juga diklaim sebagai mobil yang lebih ramah lingkungan karena digerakkan dengan tenaga listrik.

Tesla baru berdiri belasan tahun, tapi Tesla sudah punya sistem pengembangan produk, sistem produksi, sistem management supplier, sistem customer support dan sistem management lain untuk bisnisnya.  Bahkan ia mengembangkan perusahaan produsen baterai sendiri, yaitu Tesla Energy.

 

Semenjak valuasi Tesla menyalip Toyota, perdebatan para ahli mengenai Tesla Way VS Toyota Way makin seru.

Praktiksi Sig Sigma,Lean dll skeptis dengan Tesla Way. Mereka berpendapat :

“Meskipun masalah kaya akan peluang untuk belajar. Tapi masalah terbaik adalah masalah yang tidak pernah anda miliki.”

-          Tom Ehrenfeld dari Lean Enterprise Institute

“The Tesla Way adalah tentang bergerak cepat dan berharap kejeniusan dan adrenalin dapat mengimbangi kurangnya perencanaan dan Stabilitas.”

-          James Womack, bapak gerakan LEAN dunia.

James Womack juga mengatakan:

“Gaya management dan sistem produksi Tesla yang baru belasan tahun ini belum teruji dan masih banyak kekurangan. Berbeda dengan Toyota yang sudah berdiri sejak  80 tahun yang lalu, dan telah terbukti sebagai manufaktur otomotif terbesar di muka bumi.”

 

Dan semenjak Pandemi ini, ketika perubahan besar besaran terjadi, perdebatan makin seru. Ahli lain yang skpetis dengan Toyota Way, salah satunya Ron Ashkenas mengatakan:

“Six sigma, Kaizen, Lean dan variasi lain dari perbaikan terus menerus dapat merusak kesehatan organisasi anda. Butuh pendekatan baru dalam manufacturing.”

-          Ron Ashkenas, partenr Emeritius of Scaffer Consulting

 

Kok bisa?

Ini penjelasan beliau…

Toyota juga inovasi kok, lalu apa bedanya inovasi yang dilakukan Toyota dengan Tesla?

Menurut Tom Ehrenfeld (Lean Enterprise Institute), inovasi datang dari para karyawan di bagian produksi yang terus menerus melakukan perbaikan dan improvement.

Yes, Ini betul!

Jika yang anda cari adalah Sustaining Innovation.

Jika yang anda cari adalah peningkatan dari kualitas sebuah produk atau proses yang sudah ada saat ini.

Tapi kalau anda harus mencari innovasi yang betul betul baru, yang belum pernah dipikirkan oleh orang lain, yang out of the box, maka anda butuh yang namanya Disruptive Innovation.

Dan untuk mendapatkan itu, alih alih melakukan Continous Improvement, anda harus melakukan Discontinous Improvement. Artinya anda harus berhenti improve atau memperbaiki yang sudah ada dan mulai berpikir yang total berbeda dari yang sudah ada.

Tapi menurut Vijay Govindarajan, Professor di Tuck School of Business :

“Semakin anda mengintegrasikan Total Quality Management di Perusahaan, maka semakin itu akan merusak Break-through Innovation. Dibutuhkan mindset, kapabilitas, skill, metrik, biaya, budaya dan fundamental perusahaan  yang berbeda untuk Discontinous Innovation.”

 

Jadi apa yang dibutuhkan untuk Breakthrough Innovation?

Well, kecil kemungkinan innovasi seperti itu datang dari para karyawan. Kenapa? Karena mereka terlalu fokus pada proses dan produk yang ada saat ini.

Mereka juga ngga bisa melihat peta industri dari kaca mata yang lebih luas.

Makanya kita butuh orang-orang seperti Elon Musk,  Steve Jobs, Jeff Bezos, orang- orang gila yang cara berfikir tidak seperti orang kebanyakan, orang -orang yang melihat dunia dengan cara yang berbeda, orang- orang yang ambisinya berbeda, berani ngga masuk akal, menabrak batas-batas yang ada.

 

Toyota memutuskan untuk bergerak lambat, dan berinovasi dulu sebagai perusahaan sebelum berinovasi dalam produk. Bahkan hingga saat ini, produk Toyota masih menggunakan teknologi yang sama seperti yang diciptakan oleh Nikolaus Otto, 140 tahun yang lalu. Yaitu dengan menggunakan mesin pembakaran untuk menggerakkan piston yang nantinya akan menggerakkan roda kendaraan.

Setelah 40 tahun berdiri, Toyota baru betul-betul melakukan inovasi secara produk, dengan meluncurkan mobil hybrid : Prius dan sekarang Toyota inovasi dengan mengembangkan mobil tenaga Hidrogen sebagai kompetitor mobil listrik.

 

Dalam news conference di Tokyo, CEO Toyota, Akio Toyoda mengatakan :

“Tesla mungkin punya resepnya, Tapi tidak punya dapur dan Real Chef nya.”

Ibarat bisnis restoran, Akio Toyoda  mengatakan Tesla hanya menjual resep makanan, sementara Toyota sudah punya banyak restoran dengan menu lengkap (ingat jenis produk Toyota sangat banyak) dan terbukti disukai jutaan pelanggan.

Apakah ini menggambarkan bahwa Toyota meremehkan Tesla?

Tesla boleh jadi saat ini hanya mampu memproduksi kendaraan kurang dari 5% dari Toyota, namun bisa jadi banyaknya jenis produk Toyota dan jumlah pelanggan Toyota yang sudah jutaan, malah menjadi kelemahan, karena otomatis Toyota harus fokus pada produk dan pelanggan yang sangat banyak, artinya banyak hal yang harus dipikirkan.

Sedangkan Tesla, hanya punya 1 menu dan pelanggan yang relatif jauh lebih sedikit dari Toyota, bisa lebih fokus pada inovasi. Apalagi pelanggan Tesla kebanyakan adalah mereka yang berani mencoba hal baru, artinya mereka akan memaklumi kekurangan dari teknologi baru.

 

Jadi bagaimana pendapat anda, apakah The Tesla Way akan menggantikan The Toyota Way ?

 

Inilah Cara Menciptakan Minset Tepat untuk Sukses Dalam Bisnis

Misal ada dua orang pengusaha yang sama-sama berkualitas dan sama-sama punya sumber daya yang cukup. Namun uniknya, salah satu tumbuh subur sementara yang lain hampir kesulitan bersaing dilingkungan bisnis yang keras. Nah, menurut Anda. Apa perbedaan mendasar dari dua pebisnis ini, selain dari hasil akhir keberhasilan mereka yang sudah jelas?

mindset pebisnis suksesPola pikir yang benar dapat membuat sebuah perbedaan yang besar. Untuk tumbuh menjadi seorang pengusaha, kamu membutuhkan keyakinan yang kuat kepada diri Anda sendiri untuk sukses. Keyakinan yang hanya mungkin terjadi jika Anda menumbuhkan mindset  positif.

Anda mungkin punya pendapat jika membuat strategi bisnis yang kompeten itu penting untuk pertumbuhan bisnis, namun kerangka berpikir dan intuisi yang buat adalah pondasi untuk membuat dasar bisnis yang cerdas.

Psikolog Universitas Stanford, Carol Dweck, telah melakukan penelitian ekstensif tentang ilmu pencapaian dan kesuksesan, dan menyimpulkan bahwa memiliki pola pikir yang benar dapat membuat semua perbedaan dalam kehidupan manusia. Orang yang punya mindset gagal, merasa sangat sulit untuk mengasah ketrampilan mereka, kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang cepat berubah dan tidak tertarik untuk belajar. Sedangkan yang punya mindset berkembang secara teratur berusaha dengan teratur untuk terus melakukan perbaikan dengan cara meningkatkan ketrampilan mereka, mengembangkan ketrampilan baru dan secara terus bersemangat dan terinspirasi untuk merencanakan yang terbaik untuk apa yang harus mereka lakukan.

Oleh karena itu untuk membuat sebuah mindset bisnis yang tepat, hal ini yang harus Anda lakukan:

  1. Fokus pada pengembangan diri.

Bisnis Anda bagaikan cerminan diri Anda. Jika ingin bisnis Anda semakin besar, mulai fokus pada pengembangan diri Anda. Pengembangan diri adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan kesinambungan (Kontinuitas) yang dilakukan setiap hari. Oleh karena itu, kenali diri Anda sendiri seperti apa, dan temukan kelemahan yang dapat menghambat  pertumbuhan bisnis Anda dan temukan cara untuk mengatasinya. Anda mungkin punya manajemen waktu yang buruk, kesenjangan dengan karyawan, atau hubungan dengan konsumen yang buruk. Menyadari kekurangan sejak dini dan memahami pentingnya solusi untuk mengatasinya dapat menyelamatkan Anda dari banyak masalah yang bisa timbul dikemudian hari. Buat rencana untuk manajemen waktu yang efektif, buat latihan untuk mendekatkan diri dengan karyawan, Atau buat sistem untuk mempermudah komunikasi dengan konsumen. Apapun harus Anda lakukan untuk meningkatkan diri dan perusahaan Anda.

2. Ceklist tujuan Anda.

Anda menyiapkan diri untuk sukses jika Anda menyusun rencana yang disusun dengan baik dan memiliki tujuan berbeda dan diselesaikan dengan batas waktu tertentu. Peta tujuan yang detail dan bertarget akan menjelaskan secara detail strategi bisnis Anda dan memotivasi Anda untuk terus mencapai tujuan satu persatu. Pencapaian setiap tujuan akan memicu rasa bangga dan puas diri dan secara otomatis akan memaksa anda untuk bergerak maju, terus berpikir positif dan menjauhkan Anda dari pola pikir kerdil.

3. Hadapi tantangan.

Sebagai seorang bisnisman Anda akan menghadapi banyak tantangan, baik tantangan fisik, tantangan mental, hingga tantangan finansial. Dan yang perlu Anda waspadai adalah tantangan mental, dan harus Anda tangani sebelum melangkah maju menuju tantangan dan jalan menuju kesuksesan. Anda perlu mempersiapkan diri secara mental untuk semua tantangan yang tak terelakkan yang akan Anda hadapi di masa mendatang. Pola pikir yang tenang dan tidak menghadapi kesulitan dengan tempramen adalah kunci untuk mendapatkan kemakmuran Anda di masa depan.

4. Berguru pada pengusaha sukses.

Kamu bisa mempelajari segala hal yang Anda butuhkan melalui penelitian atau studi, membaca buku, atau mengikuti seminar bisnis, mendengarkan otobiografi orang sukses atau wawancara mereka, ikut dalam perjalanan bisnis orang sukses. Semua ini adalah cara bagus untuk memulai perjalanan Anda untuk membangun mindset sukses yang sangat penting untuk pertumbuhan bisnis Anda. Sebagai seorang pemula Anda dapat dengan leluasa mengumpulkan banyak informasi penting tentang cara memulai bisnis dan apa yang Anda harapkan dari bisnis Anda.

5. Bersikap antusias dan proaktif.

Anda harus antusias, aktif dan berjuang di garda terdepan jika mau menaklukkan dunia bisnis daripada hanya melihat kesempatan berlalu begitu saja. Dengan menjadi proaktif itu artinya Anda senang dengan perubahan, dan dengan demikian Anda sudah mulai menciptakan pola pikir yang tepat untuk menciptakan bisnis yang berkembang.

 

“Kebebasan sejati adalah kreatif, proaktif, dan akan membawa saya ke wilayah baru. Saya tidak bebas jika kebebasan saya didasarkan pada reaksi terhadap masa lalu saya. ” – Kenny Loggins

 

Dan yang paling penting.

6. Jangan sampai kehilangan selera humor Anda.

Menjadi seorang bisnisman adalah pengalaman yang penuh gejolak dan menguras tenaga. Kunci untuk bertahan dari kondisi ini dengan kewarasan Anda dengan utuh adalah kemampuan untuk menghargai humor dan menertawakan Anda sendiri. Jika Anda membiarkan masalah, setiap kemunduran menjatuhkan Anda, Anda akan kehilangan motivasi dan alasan kenapa Anda bertahan selama ini.

Ingatlah bahwa meskipun memulai dan menjalankan bisnis membutuhkan upaya besar, imbalannya berlipat ganda dan sepadan dengan rasa sakitnya.