Kebiasaan Toxic yang “Di-Normalkan” dan parahnya sering dilakukan

Kebiasaan Toxic

Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang tidak bisa lepas dari manusia lainnya. Namun masalahnya manusia punya kecenderungan untuk menyakiti manusia yang lainnya entah dengan sikap mereka atau perkataan mereka atau disebut dengan kebiasaan toxic. Hanya karena banyak orang melakukan kebiasaan ini, bukan berarti kebiasaan ini baik dan boleh dilakukan.

Nah, berikut ada beberapa kebiasaan yang sebenarnya toxic namun dianggap normal:

  • Menganggap sepele masalah orang lain.

Kebiasaan ini adalah kebiasaan yang sering terjadi dan paling sering dilakukan oleh kita. Kenapa kita menganggap sepele masalah orang lain, alasannya karena :

  1. Kita merasa ada masalah yang lebih besar.
  2. Kita tidak pernah mengalami masalah yang sama.

Namun bagi mereka yang pernah mengalami masalah ini nyata dan sangat berdampak besar bagi korbannya, yang pasti bukan masalah sepele.

  • Mengadu nasib buruk

Ada teman kamu yang lagi cerita nasib buruk yang sedang dia alami sekarang, bukanya membantu malah membalas dengan kata – kata “masih mending dulu saya bla bla bla”. Sama seperti point pertama yang menyepelekan masalah orang lain.

  • Mengatakan kata “Ah, baperan amat..”

Hati hati dengan kata yang kita keluarkan, orang mendengarnya bukannya terbantu tapi malah jadi tersinggung, marah, kesel. Kemudian kita membela diri dengan mengatakan “yaelah baperan amat, bercanda doang..” hal ini sering terjadi, paling banyak terjadi di media sosial. Dimana orang komen gak dipikir.

  • Mengatakan kata “gendutan ya”

Hentikan.. orang yang kamu omongin seperti ini juga pasti tahu jika dirinya gemukan. Dia setiap hari melihat dirinya dikaca. Terus kamu berkomentar seperti ini tujuannya untuk apa? Menyadarkan? Mengingatkan? Stop deh..

  • Bertanya “Kapan nikah”

Sekali nanya boleh deh, tapi kalo setiap ketemu bertanya seperti ini kan bikin orang kesel dipikir salah kali ya jika belum nikah? Dan bisanya pelakunya ya keluarga sendiri.. “nikah gak segampang itu” ada banyak hal yang harus dipersiapkan, memang yang nanya mau biayain? Masih belum kuat finansial, belum cocok jodoh, diomongin lagi. Pertanyaan “kerja apa” tuh juga sama.

 

Silahkan kamu punya ekspektasi. Tapi ekspektasi kamu jangan dipaksakan ke orang lain ya..

 

Penulis

Paul Wawan

Creative Marketing Motivasi Indonesia

Merasa tertekan? Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan

Bagaimana mengatasi DepresiApakah kamu merasakan ada rasa tidak enak di perut?

Kamu merasa pusing di kepala?

Atau perasaan berat di dada?

Ada pikiran kalut di kepala?

Apakah kamu merasa ada kesedihan yang berlarut-larut?

Apakah kamu merasa seperti ingin lari dari hidup ini?

Itu artinya kamu dalam masa depresi.

 

Depresi adalah masalah Global yang membawa seseorang untuk mati bunuh diri. Orang lain tidak dapat mengutarakan atau mengungkapkan pikirannya dengan orang lain ketika mereka di bawah tekanan depresi.

 

Depresi adalah suatu keadaan dalam pikiran. depresi bisa berupa gangguan mental sesaat, depresi melibatkan pikiran negatif sehingga bisa menguras energi antusiasme. ada perbedaan antara kesedihan depresi kesedihan hanya untuk waktu yang singkat

 

sedangkan depresi untuk waktu yang lebih lama. kesedihan adalah perasaan sesaat sedangkan Depresi adalah perasaan negatif yang berulang di luar Kendali manusia. Jadi bisa dibilang depresi adalah hasil dari kesedihan. Depresi adalah tahap kesedihan yang tak terkendali di mana orang berulang kali memikirkan masa lalu pengalaman mereka yang membuat mereka sedih.

 

Berikut ini beberapa gejala dari depresi merasa tidak berharga tidak berdaya, meragukan kemampuan, cepat lelah, kehilangan minat dalam suatu pekerjaan atau kegiatan, rasa jengkel terisolasi yang tak terkendali, gangguan pola makan, gangguan tidur untuk waktu yang lama.

 

Penyebab depresi

Ada banyak sekali penyebab depresi namun Faktor yang paling berpengaruh diantaranya adalah perubahan, ketidakpastian, kompleksitas, ambiguitas. Biasanya orang itu sangat nyaman dengan kepastian Oleh karena itu mereka tetap berada di zona nyaman mereka yang tidak mengarah pada pertumbuhan manusia ketika orang berambisi untuk tumbuh mereka menghadapi banyak tantangan. mereka akan sulit untuk mengelola hal itu sehingga mengarah pada depresi. Pertumbuhan dalam bidang teknologi juga salah satu faktor penyebab depresi. Orang-orang bagaikan budak teknologi mereka tidak menggunakannya dengan bijaksana. Banyak orang yang membandingkan diri mereka atau orang lain dengan prestasi orang di luar sana imbasnya mereka hanya mengalami depresi karena ketidakmampuan mereka untuk bertumbuh. Ada juga seseorang mengalami depresi karena riwayat keluarga, dituntut untuk menjadi seseorang yang lain di luar kemampuannya.

 

Bagaimana cara mengatasi depresi?

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan depresi. Kesalahannya hanya pada gagal dalam mengidentifikasi mengambil tindakan tepat waktu. seperti penjelasan sebelumnya, Depresi adalah keadaan pikiran di mana orang bingung dengan pikiran negatif atau sesuatu yang tidak menyenangkan. Jadi jika mereka mengambil tindakan atau action tepat waktu dengan mengubah pikiran negatif mereka menjadi pikiran positif, mereka akan mampu Mengatasi depresi.

 

  • Percaya diri optimis, Kepercayaan adalah kekuatan dalam hidup oleh karena itu Percayalah pada diri sendiri.
  • Jangan terlalu over Sensitif atau peka terhadap masalah, sebab masalah itu adalah bagian dari hidup.
  • Jangan malu untuk mengungkapkan depresi Anda kepada orang lain, bicarakanlah dengan teman atau kerabat untuk mengekspresikan emosi perasaan diri Anda. jangan masuk ke lingkaran setan sebaiknya Anda bergaul dengan orang-orang positif. Pilihlah teman yang sehat kenakan pakaian yang nyaman untuk menciptakan Aura positif.
  • Lakukan hal-hal yang membuat Anda bersemangat energik
  • Buatlah tujuan Anda fokuslah pada tujuan Anda. Jika perlu bagi tujuan anda menjadi tujuan jangka panjang tujuan jangka pendek. kemudian bagi lagi tujuan jangka pendek anda menjadi tujuan harian kerjakan secara teratur. Hal ini membantu anda menjadi fokus terhindar dari depresi.
  • Luangkan banyak waktu dengan alam.
  • Lakukan banyak hobi-hobi kreatif.
  • Lakukan latihan pernafasan setiap hari saat Anda menari menghembuskan napas dalam-dalam lebih banyak oksigen masuk ke dalam pikiran Anda sehingga meredakan ketegangan kecemasan anda.
  • Perbanyak kegiatan fisik di luar rumah daripada kegiatan virtual.
  • Lakukan olahraga meditasi secara teratur untuk mengontrol emosi pikiran kurangi asupan alkohol kafein.
  • Perbanyak partisipasi di kegiatan sosial atau kelompok. perbanyak pelayanan kemasyarakatan selama waktu senggang anda hal ini memberi Anda kepuasan memberi Anda makna yang luar biasa terhadap hidup anda.
  • Perbanyak asupan sinar matahari seperti berjemur. memberi Anda vitamin D memperkuat tulang anda.
  • Perbanyak istirahat untuk tubuh anda pikiran anda dengan tidur yang cukup.
  • Gunakan teknologi dengan bijak Teknologi memang penting untuk memperbarui meningkatkan diri Anda tetapi jangan sampai kecanduan dengan teknologi.
  • Jangan khawatir dengan kegagalan karena itu adalah suatu kebetulan catatan untuk kesuksesan Anda selanjutnya. Jangan khawatir dengan hasilnya selama anda telah memberikan kontribusi terbaik yang bisa anda berikan.
  • Jangan bandingkan prestasi anda dengan orang lain. Sebab kesuksesan bagi sebagian orang bisa datang lebih cepat, untuk yang lainnya kesuksesan Datang Terlambat tetapi yang pasti kesuksesan pasti datang ketika anda bekerja keras mengupayakan nya tanpa henti.
  • Kembangkan sikap positif dalam menghadapi tantangan.
  • Miliki hati yang besar untuk memaafkan orang lain.
  • Hindari bekerja yang berlebihan.
  • Pastikan keseimbangan dalam kehidupan bekerja.
  • Konsultasikan kepada orang yang ahli, jika anda merasa sulit untuk Anda tangani atau ada kecenderungan untuk bunuh diri.
  • Orang yang depresi membutuhkan bahu untuk menangis. Jika anda menemui seseorang yang sedang depresi, luangkan waktu bersama mereka gunakan humor dengan hati hati.
  • Orang sering memberikan prioritas yang salah yang mengarah ke berbagai rintangan. Anda harus belajar untuk menyeimbangkan kehidupan pribadi, profesional, sosial untuk memberikan makna bagi kehidupan anda. dalam kehidupan pribadi anda, saya menekankan Kesehatan sebagai hal yang pertama jadikan pendidikan yang kedua kekayaan yang ketiga. hanya jika ketika Anda sehat anda akan mendapat pendidikan, jika anda mendapatkan pendidikan kesehatan maka anda mendapatkan kekayaan dengan mudah.

 

Hidup itu penuh pasang surut. Ada musim gugur ada musim semi, ada tanjakan ada turunan. pahami fakta ini hiduplah cara seimbang. Jangan terlalu sedih dengan kegagalan jangan terlalu senang dengan keberhasilan. Tangani depresi dengan pikiran yang tenang sebab Depresi adalah gangguan mental yang dapat ditangani dengan mudah.

 

Penulis Paul Wawan

Creative Marketing Motivasi Indonesia

3 pola pikir yang akan meningkatkan skill Marketing Anda

mindset positif3 pola pikir yang akan meningkatkan skill Marketing Anda

 

Saya memiliki seorang sahabat lulusan suma cum laude dari universitas negeri terbaik di Indonesia, memiliki gelar sekolah luar negeri di bidang pemasaran, mempunyai pengalaman 10 tahun bekerja di perusahaan dengan kelas Internasional, sedang memulai sebuah bisnis sendiri, dia berpikir jika memasarkan diri sendiri tentu akan sangat mudah jika melihat background yang sudah dia miliki.

Ternyata tidak semudah yang dia bayangkan. Dengan cepat kita sadari bahwa memasarkan orang lain, produk atau layanan orang lain itu lebih mudah dibandingkan memasarkan keterampilan Anda sendiri.

Sebabnya

ketika Anda memasarkan orang lain, produk atau layanan orang lain, Anda tidak memiliki kekawatiran seperti “Apa yang dipikirkan oleh orang-orang?”

“Siapakah saya ini?”

“Bagaimana jika orang-orang tidak menginginkan saya atau barang-barang saya?”

Saya ingatkan kembali jika Mindset adalah sebuah kunci untuk bisa berhasil dalam memasarkan Anda atau bisnis Anda. Ada tiga hal mengubah Mindset ini yang akan membantu Anda meningkatkan pemasaran menggaet banyak klien.

1. Anda bukan satu satunya Ahli

Seringkali Anda berpikir untuk mempromosikan diri Anda sendiri atau bisnis Anda, Anda khawatir untuk mencoba tampil sebagai seorang ahli. Hal ini yang membuat Anda menahan diri bermain secara kecil kecilan. Anda mungkin berpikir banyak Ahli di luar sana, hal apa yang membuat Anda berbeda?, mengapa pelanggan harus mendengarkan Anda?, Anda merasa tidak punya apa pun dan berpikir jika Klien Anda lebih Ahli daripada Anda. Jika Anda tidak tahu apa yang sedang Anda bicarakan dan imbasnya akan mempermalukan diri di depan klien.

Kabar baiknya adalah Anda masih punya banyak ruang (market; pasar) yang masih akan bersisa jika semua orang orang Ahli di semua bidang dikumpulkan dalam ruang tersebut.

Contohnya adalah : Anda punya warung Soto favorit di pinggir jalan. Pasti Anda tahu banyak warung Soto yang berdiri di sekitar lokasi Anda. tetapi mengapa Anda memilih Soto langganan Anda? Ya, jawabannya adalah karena Sotonya Enak!

Warung warung itu bekerja membuat produk yang sama : Soto, tetapi bukan berarti resep, bumbu, teknik memasak, pelatihan, pelayanan, bahan masakan, bahkan hingga ke senyum pegawai dilakukan dengan cara yang sama, mereka semua bisa melakukannya dengan cara yang berbeda.

Hal ini berlaku untuk Anda Bisnis Anda. Pendidikan, pengalaman, pelatihan, relasi, latar belakang kepribadian Anda berdampak pada apa yang Anda bagikan kepada orang lain, bagaimana dampaknya kepada Anda yang membuat Anda berbeda dengan orang pakar-pakar lain di luar sana. Namun bukan berarti bahwa ciri khas ini tidak bisa ditiru atau dibagikan, Anda tidak bisa mengatakan bahwa Anda adalah satu satunya Ahli atau seseorang dengan cara/teknik/barang/jasa yang paling benar. Anda hanya menambahkan “Anda” dalam bisnis Anda.

 

2. Tidak semua orang akan menyukai Anda.

Saya memiliki ketakutan bahwa seseorang mungkin tidak menyukai saya atau apa yang saya katakan sering muncul dalam benak saya saat saya berdiri tampil di atas panggung. tetapi seiring waktu saya terbebas dari ketakutan ini.

 

Khawatir dengan apa yang dipikirkan orang tentang Anda atau khawatir jika orang lain mungkin tidak menyukai Anda adalah salah satu alasan utama seorang pengusaha tidak menunjukkan wajah mereka sesering yang seharusnya. Bahkan hingga sama sekali tidak menunjukkan dirinya atau memperkenalkan sebagai owner. Namun saran saya Anda harus menunjukkan wajah Anda ini adalah cara sempurna untuk memastikan Anda menarik minat orang orang di sekitar Anda.

 

ketika orang orang melihat saya di media sosial, atau melihat saya tampil di atas panggung, saya benar benar menjadi sosok yang autentik. Orang orang melihat saya sebagai diri “saya” yang sebenarnya, orang-orang dapat melihat diri saya menilai apakah saya layak untuk mereka atau tidak. Jika saya tidak layak untuk mereka, tidak apa-apa.

 

Dengan tampil, saya memberi mereka (klien) berkesempatan untuk mengenal saya memutuskan bekerja dengan saya. bahkan jika saya tampil dengan autentik maka mereka bisa mengerti siapa saya seperti apa saya, sehingga jika mereka bekerja dengan saya mereka tidak akan kecewa. Oleh karena itu saya bekerja dengan orang yang tepat.

 

3. Apa hal buruk yang mungkin bisa terjadi.

Saya memiliki pepatah “Apa yang terburuk bisa terjadi? Saya selalu ingat bertanya pada diri sendiri jika setiap kali takut dalam melakukan sesuatu atau takut untuk dianggap sebagai seorang Ahli. Jadi mari kita ambil sebuah contoh : berbicara adalah cara yang bagus di mana Anda dapat dilihat sebagai seorang ahli, membuat diri Anda keluar mengembangkan suatu bisnis.

 

tetapi katakanlah Anda takut untuk berbicara. Saya ingin Anda berhenti sejenak, berpikir menuliskan hal buruk Apa yang bisa terjadi? Jadi sekarang saatnya untuk mendengarkan otak primitif kita yang suka menempatkan diri kita dalam spiral ketakutan keraguan, saya ingin Anda mendengarkannya sebentar menuliskan apa yang dikatakan otak primitif Anda kepada Anda. Contohnya adalah dalam otak primitif saya saya sering berpikir bagaimana jika saya jatuh dari panggung, atau saya lupa dengan kata-kata saya, atau bagaimana jika ada penonton yang tahu lebih banyak daripada saya.

 

kemudian setelah saya membuat daftar segala sesuatu yang dapat terjadi pada saya, hal hal yang salah, saya ingin Anda berpikir tentang “Apa yang Anda lakukan jika hal-hal itu terjadi?”

– Apa yang saya lakukan jika saya lupa kata-kata saya. Yah, sebenarnya tidak akan ada yang tahu. Anda bisa melakukannya seperti saya. Contoh saya bisa berkata kepada Audience “karena serunya saya sampai lupa apa yang mau saya katakan” acara terus berjalan, tidak akan ada yang mati, tidak akan ada petir yang akan menyambar ke atas panggung jika saya lupa dengan kata kata saya. yang paling penting adalah latihan.

 

Jika Anda memikirkan hal-hal yang bisa salah apa yang Anda lakukan kepada Klien Anda, kemudian Anda menuliskan apa yang Anda lakukan untuk mengatasi kesalahan Anda? Anda segera menyadari bahwa semua hal yang Anda takuti pernah menghentikan Anda untuk menempatkan diri Anda keluar mencari klien baru, atau menawarkan diri berbicara di depan klien atau diwawancarai dalam sebuah podcast. seperti yang Anda lihat pemasaran yang kami lakukan untuk diri kami sendiri berarti menempatkan diri kami di luar sana bisa saja menakutkan, tetapi alih-alih membiarkan rasa takut itu menghentikan Anda, bersandarlah padanya muncul pelanggan sempurna Anda sedang menunggu Anda !

 

Penulis Paul Wawan

Creative Marketing Motivasi Indonesia

4 Tips berguna yang mungkin belum Anda dengar

4 tips berguna dalam  hidupHidup itu bagaikan medan pertempuran, kita harus terus berjuang sampai waktu yang kita tentukan tiba. Jadi, dalam artikel ini, saya akan memberikan beberapa tips hidup terbaik yang (mungkin) belum pernah Anda dengar sebelumnya.

Lets go!

 

  1. Jadilah sosok yang mandiri

Ratusan juta orang membuat kesalahan ini. Banyak orang yang bergantung pada orang lain. “dia akan menyelesaikannya untukku” “aku akan kerjakan nanti saja ah” Anda sangat bergantung pada orang lain, coba tebak Anda membuat kesalahan besar.

Jika kamu bergantung pada orang lain dan mungkin karena waktu, orang yang membantu Anda berubah. Sayangnya kamu sudah terlanjur bergantung kepada mereka yang membantumu, dan hasilnya kekecewaan, janji yang berujung pada kegagalan.

 

Kepada siapa kamu harus bergantung? Siapa orang yang tanpanya Anda tidak dapat menyelesaikan sesuatu dalam hidup Anda? Siapa orang yang dapat anda percaya ketika Anda membuat sebuah kesalahan besar? Dan memulai hari, yang harus Anda lakukan hanyalah menambahkan awalan – bagaimana jika!

 

“Bagaimana jika teman saya berhenti membantu saya, bagaimana jika saya dikecewakan oleh orang yang saya percayai dengan hidup saya, bagaimana jika mereka mengabaikan saya dan menolak saya”. Seperti sebuah rumah bergantung seperti sebuah pilar yang nyokong/menahan atap rumah. Pilihlah pilar yang kuat yaitu dirimu sendiri dan Tuhan.

 

2. Kasihanilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri

Kita hidup di dunia dengan jumlah penduduk lebih dari 7,6 milyar jiwa. Hidup bersama dengan berbagai latar belakang, kemampuan, sifat, intelegensi yang berbeda satu dengan yang lain. Namun kenapa ada pembunuhan, kemiskinan, keserekahan, irihati, penghianatan kekecewaan dll ada di dunia? Apakah karena kita membenci diri sendiri? Apakah karena kita berpikir jika saya baik baik saja maka semuanya baik baik saja? Anda hanya peduli dengan diri sendiri, egois Anda memiliki sesuatu tapi Anda tidak bisa memberi. Inilah ciri ciri 90% manusia di bumi. Banyak orang akan berkata “pergi dari sini pengemis, kamu hanya menyia nyiakan masa mudamu,  dan saya tidak punya sepeser pun yang bisa saya berikan kepadamu.” Kenapa kita begitu kejam? Berikut ini adalah tips yang bisa kamu lakukan:

 

Tidak peduli apa yang Anda miliki, tidak peduli seberapa sedikit atau dengan cara apa Anda dapat membantu. Bantulah orang lain, tunjukan cinta Anda kepada mereka, cintai mereka seperti diri Anda sendiri. Jangan lupa ini: pengemis hari ini, tidak berpendidikan, punya hutang, miskin dll, nanti bisa menjadi orang yang hebat di dunia besok.

 

3. Memiliki mindset bertumbuh

Mindset bertumbuh adalah hal penting yang membuat seseorang dapat sukses dadan melangkah jauh dalam hidup. Dan sebaliknya jika seseorang yang memiliki pola pikir stagnansi memiliki potensi melemparkan dirinya kedalam bahahaya kehidupan.

 

Ciri dari sesorang yang memiliki pikiran stagnansi adalah mereka hanya meyakini dengan sebatas keyakinan yang mereka miliki saat ini. tidak ada perkataan orang di bumi yang dapat mengubah pola pikir mereka, mereka adalah yang paling terdidik di dunia sehingga mereka tidak perlu belajar lebih jauh.

 

Pertanyaanya apakah Anda memiliki mindset bertumbuh atau stagnan?

 

Orang dengan mindset stagnan tidak tahu apa-apa. Anda tidak boleh memiliki mindset stagnan. Selalu bersedia untuk belajar dan tumbuh dengan kerendahan hati. Kesombongan tidak bisa membawamu kemana-mana.

 

4. Maafkan semua orang dan berikan mereka kesempatan kedua sebanyak mungkin.

Banyak orang yang rela melakukan apa saja demi mendapatkan kebahagiaan dan kedamaiaan. Namun sebenanrnya kebahagiaan tidak ada disana dan ketenangan pikiran  pun juga tidak ada.

 

Mengapa demikian? Karena pada dasarnya mereka memiliki banyak dendam terhdap orang orang yang mnyinggung mereka. Ya, saya tahu jika perbuatan yang menyakitkan tersebut membekas di hati , namun apakah pantas dengan memendam kebencian? Tapi taukah, apa dampak dari memaafkan bagi Anda?

Penulis paul Wawan

Creative Marketing Motivasi Indonesia

 

Makna Healing Bagi Anak Muda

artikel motivasi dan inspirasi pagi

Jaman sekarang tengah ramai dengan istilah populer “Healing” yang banyak digunakan oleh kalangan anak muda. Istilah ini menjadi populer karena banyak pengguna media sosial menjadikannya sebagai konten atau status yang dapat dilihat oleh orang lain. Dasar kata Healing berasal dari kosakata bahasa Inggris yang berarti “penyembuhan”. Kata ini memiliki arti yang sama dengan “self healing” yang berkaitan dengan kesehatan mental dalam ilmu psikologi. Self healing adalah sebuah teknik yang dilakukan psikolog ketika mengalami gangguan psikologis yang menyerang pikiran atau perasaan yang dapat mengganggu aktivitas sehari hari. Hal ini bisa terjadi karena orang tersebut sedang mengalami permasalahan dalam hidupnya sehingga timbul kejenuhan, kesedihan, kebingungan, ketakutan, dan kemarahan yang dapat memicu stress.

Bagi anak muda sekarang “healing ditandai sebagai penghilangan stress dengan cara pergi ke suatu tempat atau destinasi wisata dengan tujuan untuk mengistirahatkan pikiran dan mendapatkan ketenangan dari lokasi tersebut. Menurut mereka ketika mendatangi sebuah lokasi wisata apalagi ketika berhubungan langsung dengan alam bisa memperbaiki keadaan atau mood yang tidak terkontrol akibat dari berbagai masalah yang sedang dihadapi, bukan hanya keinginan untuk bertamasya.

Pergunakan waktu mu dengan maksimal. Pergi ke suatu tempat memang akan memberikan suasana baru dan senantiasa menghadirkan pikiran positif sekaligus kesempatan untuk mengistirahatkan pikiran dan tubuh dari rutinitas sehari hari yang padat. Ada baiknya jika kegiatan “jalan jalan” tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk ajang eksis di media sosial saja, tetapi sebaiknya juga dijadikan sebagai sarana menyelesaikan masalah. Sehingga ketika pikiran sudah tenang dan mood sudah baik jangan jadikan Jalan-jalan hanya sebagai pelarian dari masalah, namun jadikan sebagai tempat untuk menemukan solusi dan penyembuhan psikis.

Penulis

Paul Wawan

Creative Marketing Motivasi Indonesia

Self Reward dari kamu untuk kamu sendiri

Self Reward

Pasti tahu kan apa makna dari Self Reward itu? Self reward adalah sebuah kondisi di mana seseorang memberikan hadiah kepada diri sendiri, entah itu karena sukses dalam melakukan suatu hal atau mengembalikan semangat yang mulai kendur. Self reward bisa berbentuk macam macam, seperti Hadiah berupa barang atau bisa saja makanan atau tiket jalan jalan.

Jangan lupa budged  perencanaan yang mantap sebelum kamu memberi hadiah untuk diri sendiri. Jangan sampai karena sudah nafsu atas nama Self Reward kamu malah melakukan kesalahan seperti Impulsive buying atau keputusan secara tiba tiba  tidak terencana, lalu jadi over budget. Bukannya senang malah tekor. Gak sehat makan Indomie setiap hari.

Sebelum kita bahas lebih jauh mengenai makna self reward ini mari kita bahas apa tujuan dari Self reward ini

1.            Obat stress.

2.            Bikin semangat lagi.

3.            Bentuk apresiasi kerja kerasmu selama ini.

4.            Sebagai bukti kamu cinta terhadap dirimu sendiri.

 

Nah, mengenai self Reward ini pilihan hadiah bisa beragam sangat, berikut contoh yang bisa kamu pilih sebagai Self reward:

1.            Nongkrong  makan di tempat yang kamu suka.

Kamu bisa mengajak keluarga atau sahabat kamu untuk melakukan ini. habiskan waktu kamu bersama orang orang yang menyenangkan ditemani lingkungan yang bikin mood boster kamu.

2.            Melakukan hobi  memanjakan diri.

Punya hobi menyanyi kamu bisa ajak sahabat kamu untuk sewa karaoke  menyanyi sepuasnya. Melakukan kegiatan berguna buat orang lain, seperti kunjungan ke panti asuhan, sudah bikin senang juga menumpuk pahala, cocok deh.

3.            Liburan singkat atau stay-cation.

Tidak ada orang yang tidak suka sama pilihan satu ini. Gak perlu mahal, pilihan bisa di tengah kota atau berpetualang ke tempat yang belum pernah kamu kunjungi di kota kamu.

4.            Membeli keinginan masa kecil yang terpendam.

Bisa model Gundam, gadget canggih yang pada masa kecil kamu gak punya daya untuk membeli itu semua, tetapi ingat belilah barang yang menunjang kinerjamu juga ya seperti sepatu joging baru supaya kamu semangat joging.

 

sampai di sini, kamu jadi punya inspirasi tentang self Reward yang kamu kamu lakukan di kemudian hari! Namun kamu harus terus berhati hati ya. Soalnya banyak kasus self reward malah menjadi bumerang. Jangan sampai karena self reward kamu jadi kebablasan menghabiskan semua uang tabungan. Gak masalah seberapa sering kamu melakukan self reward namun ingat, selama masih dalam on-track budget jadi gak berakhir jadi sad ending.

 

Nah, jadi berapa budget kamu buat self reward kamu ?

 

Penulis

Paul Wawan

Creative Marketing Motivasi Indonesia

Science di Balik Memaafkan

Science dari MemaafkanGus Miftah dalam podcast Close The Door pernah mengatakan. Kemenangan terbesar adalah meminta maaf dan memaafkan.

Permohonan maaf dan pengampunan dapat membawa damai sukacita dalam hidup. Cinta terbesar kepada Tuhan dapat diwujudkan salah satunya dengan meminta dan melepaskan maaf.

Makanya banyak budaya dan kepercayaan di bumi ini yang punya hari khusus untuk merayakan hari saling memaafkan seperti Lebaran, Paskah, Jain festival Kshamavani dan  Jewish festival Yom Kippur. Ketika memaafkan kita melepaskan kebencian dan dendam yang cenderung merusak jiwa. Memaafkan menyehatkan mental, membuat hati gembira, menenangkan jiwa dan membuat hidup kita lebih terkoneksi dengan sekitar.

Dr. Fred Luskin, penulis buku How to Forgive mengatakan ketika manusia memendam amarah dan dendam, tubuhnya mengeluarkan hormon kortisol dan adrenalin. Hormon stress, yang membuat kita cepat tua. Amarah juga dapat memperbesar kemungkinan terkena penyakit jantung.

Manusia adalah makhluk yang tak sempurna, penuh salah dan dosa. Maka seharusnya tidak sulit untuk kita memberikan maaf, karena nantinya kita juga pastinya akan membutuhkan maaf.

 

Bagaimana cara memaafkan?

Memaafkan memang membutuhkan proses.  Menurut Psikolog Robert Enright, ada 4 langkah mengampuni

#1. Pahami akar masalah  yang membuat anda Marah

Jangan marah hanya karena melampiaskan emosi, namun marah dengan strategi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Telusuri dengan bijak, apa sebetulnya akar persoalan yang membuat anda marah dan terluka. Apakah plihan kata, atau tidakan-nya atau mungkin bahasa tubuhnya atau apa. Pikirkan dengan seksama.

 

# 2. Memaafkan adalah sebuah keputusan

Setelah menyadari apa akar persoalannya, ambil keputusan untuk memaafkan. Memaafkan adalah sebuah keputusan. Terkadang tidak mudah memang, namun itu semua adalah keputusan anda sendiri.

 

#3. Pandang dengan sudut pandang lain

Cobolah memandang persoalan dengan sudut pandang yang lain. Posisikan diri anda sebagai orang lain. Ambil berbagai sudut pandang dan usahakan memandang dalam kacamata positif. Mungkin orang yang telah menyakiti anda melakukakannya bukan dengan sengaja, namun bisa saja karena terdesak oleh situasi atau trauma masa lalu.

 

#4. Lepaskan emosi yang merusak kesehatan

Pengampunan adalah proses, anda mungkin tidak akan memaafkan 100%. Katakan anda hanya bisa memaafkan 70%. Tapi ini lebih baik daripada tidak sama sekali. Lepaskan emosi negatif dan segera ganti dengan emosi positif seperti bersyukur. Doa akan sangat membantu dalam proses ini.

 

Apakah memaafkan melupakan hal yang telah terjadi?

Memaafkan bukan berarti melupakan, mengecilkan atau menyepelekan perlakuan buruk seseorang terhadap kita. Atau menganggap tidak pernah terjadi apapun. Memaafkan bukan berarti kita harus berdamai dengan orang yang telah merugikan kita dan melepaskannya dari pertanggungjawaban hukum jika ada.

Memaafkan bukan menghapus masa lalu buruk yang pahit, tapi mengingat kembali luka itu dengan kaca mata baru yang bisa membawa kita ke kondisi hati yang lebih baik.

Misal anda ingat anda sering dipukuli orang tua saat kecil. Anda bisa memutuskan untuk menyimpan dendam kepada orang tua anda, atau memandang dengan kaca mata baru, bahwa semua kejadian masa lalu itu yang membentuk diri anda sekarang. Dan pengalaman masa lalu memberikan pelajaran untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan. Dan menjadikan anda orang tua yang hadir dan mendidik anak anak anda dengan kasih sayang dan bijaksana.

Memang tidak mudah memberi makna positif dari sebuah luka. Tapi kita bisa berusaha dan terus berlatih. Dalam prosesnya tidak selalu permintaan maaf disampaikan oleh yang bersalah. Mungkin karena rasa malu, gengsi, atau kekhawatiran terlihat bodoh. Atau mungkin dia tidak memahami bahwa ia telah menyakiti hati anda. Meski dalam kondisi seperti ini, anda tetap bisa memaafkan. Karena memaafkan memberikan manfaat lebih besar untuk diri anda sendiri. Karena melalui pengampunan, kita dapat hidup lebih damai, terbebas dari emosi merusak mental dan anda akan memandang dunia dengan lebih ceria.

 

Christian Adrianto Motivator & Trainer Penulis

Christian Adrianto

Motivator dan Trainer yang fokus untuk meningkatkan produktivitas kerja dan penjualan di perusahaan. Dengan pengalaman selama 16 tahun lebih, ia telah dipercaya lebih dari 500 perusahaan besar di Indonesia. Dan juga membawanya untuk memotivasi di seluruh Indonesia hingga mancanegara seperti Malaysia, China, Vietnam dan Australia.

 

Be Professional

 

 

Seandainya Anda sakit parah, dan perlu operasi.

Kemudian Saya datang dengan baju putih, saya bilang : “saya semangat banget mau operasi anda. Saya mau anda habis operasi pokoknya langsung sembuh, makanya tadi malam ngga bisa tidur, saking saya semangatnya mau operasi anda.”

Anda Senang tidak ketemu dokter kaya gini?

Pasti anda senang ya.

Kemudian

Anda tanya : Sudah berapa puluh tahun pengalaman? Sudah sering operasi  ya?

Saya jawab : ini pertama kali sih.

Anda : Dokter baru lulus ya?

Saya : Ngga juga sih, saya ngga sekolah kedokteran kok.

Kira kira semangat anda makin turun?

Anda : Jadi belajar dari mana jadi dokter?

Saya : Dari Youtube

 

Kira kira anda Masih mau dioperasi ngga?

Hehehe… cerita tadi hanya ilustrasi ya…

 

Tapi pelajarannya, Dalam bisnis, semangat dan antusias ngga cukup.

Antusias penting untuk memulai tapi itu tidak cukup.

Harus belajar untuk bangun sistem yang lebih baik

 

Banyak orang di seminar motivasi berbicara dan membakar. Untuk sukses, yang paling penting semangat antusias.. yang lain ngga penting…

Keluar keluar kebakaran beneran. Yes, semangat penting sih. Tapi semangat saja tidak cukup, mesti beajar skillnya, tingkatkan pengetahuan dan disiplin. Sangaaat jarang ada orang sukses yang hanya berbekal semangat saja. Be profesional, Upgrade diri terus dan tidak pernah berhenti belajar.

Penulis :

Christian Adrianto Motivator & Trainer

 

Christian Adrianto

Motivator & Sales Coach

Are You Truly You?

Apakah Anda yakin: Anda adalah diri Anda?

Bagaimana berhenti melihat diri Anda melalui mata orang lain.

Asking-The-Right-Questions_blog

Saat itu saya masih duduk di bangku kelas 10. Ibuku menurunkan ku 1 Blok jauhnya dari gedung bioskop. Aku turun dari mobil, merapikan bajuku, menarik nafas dalam-dalam dan perlahan berjalan menuju kelompok teman-temanku yang akan aku temui malam itu. Aku bukan anak populer pada saat itu. Seperti kebanyakan remaja, tubuh saya kurus dan tinggi saya canggung. Menghabiskan sebagian besar hari saya untuk berusaha menghindari rasa malu. Seperti kebanyakan remaja yang lain, saya juga ingin memiliki kelompok teman dan hari-hari yang penuh dengan kenangan menyenangkan. Saya ingin sering keluar jalan-jalan menikmati hari. Punya pacar.

Dan pada malam yang khusus itu, perasaan itu menungguku di deretan kursi yang tidak nyaman dan sebuah pengalaman yang baru. Sepuluh dari kami duduk di tengah teater bioskop. Saya duduk di sebelah anak perempuan yang saya suka. rambutnya lurus dan cantik. Dia membuatku lemas dan berdebar, dan saya senang mengobrol dengan dia tentang tugas sains terbaru kami, tiba-tiba ada orang lain dari kelompok kami dengan berani menyela, menatap lurus ke arah saya dan berkata: “Apa kamu tahu? Kamu punya senyum Termanis yang pernah saya lihat.” di momen itu, di bawah kegelapan lampu teater yang meredup, saya berubah.

Ketika semua orang tertawa dan saya berpura-pura menganggapnya lucu, sebagian dari diri saya runtuh malam itu. Dan selama beberapa tahun berikutnya, saya akan sangat sadar diri akan senyum saya, dan menyembunyikannya karena takut akan apa yang mungkin dipikirkan orang lain.

 

Pada saat itulah sepotong cerita orang lain menjadi diri saya. Dan ini adalah sesuatu yang terjadi pada kita semua sampai pada level tertentu. Kita semua dipengaruhi oleh narasi yang dibuat orang lain tentang kita. Mungkin itu sesuatu yang tampaknya lebih halus, seperti komentar yang dibuat seseorang tentang aksen bicara Anda, tubuh Anda, atau keahlian Anda. Tetapi itu juga mungkin sesuatu yang jauh lebih signifikan, seperti orang tua yang tidak pernah senang, komentar pendas teman – teman, bullying atau cinta yang menghancurkan hati Anda. Persilangan yang terjadi antara diri kita dengan orang lain selalu meninggalkan bekas.

 

Sebagian dari kita dibesarkan di lingkungan yang menekankan narasi yang mendukung. “kamu mampu, kamu kuat, kamu menyenangkan” namun ada orang lain yang tumbuh di ekosistem yang lebih kritis dan memiliki cerita yang sama sekali berbeda “Kamu adalah beban, kamu gagal, kamu tidak cukup baik.” Masalahnya adalah ada orang lain yang memegang pena dan kita melanjutkannya hingga dewasa, membiarkan suara-suara dari luar membentuk dan mencetak siapa kita dalam hidup ini. Semua itu terjadi tanpa pernah mempertanyakan Apa itu? Siapa saya sebenarnya? atau ingin menjadi apa?

 

Dalam pembelaan kita, ini tidak sepenuhnya salah kita. Bahkan bukan salah siapapun. Hal ini hanyalah bagaimana kita terhubung dengan manusia yang lain. Bagaimana cara kita memproses umpan balik dari orang lain. Jika tidak hati-hati, mudah untuk melupakan siapa kita sebenarnya. Anda adalah karakter utama dari cerita Anda, sebuah cerita yang sepenuhnya ada di tangan Anda. Jadi bagaimana kita menemukan jalan keluar dari belenggu narasi orang lain tentang diri kita? Mulailah dengan tips-tips ini :

 

1. Tentukan apa yang benar

Ketika berbicara tentang narasi yang mungkin diungkapkan oleh orang lain tentang diri Anda, hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah mempertanyakan ceritanya. Tekan kembali narasinya dan tanyakan pada diri Anda: “apakah itu benar?” Apakah ada perbedaan yang signifikan terhadap narasi orang lain dan siapa diri kita. Contohnya : Anda mungkin pernah terlambat ke kantor, namun itu tidak berarti Anda tidak dapat diandalkan. Pertanyakan narasi yang Anda ceritakan pada diri Anda sendiri atau narasi yang diceritakan orang lain kepada Anda dan carilah bukti yang mendukung sebaliknya.

 

2. Belajar tentang hidup Anda

Belajar tentang bagaimana kisah hidup Anda dibangun adalah salah satu cara yang paling menyenangkan dan menarik untuk mulai menjalani hidup Anda melalui lensa yang berbeda. Seperti membaca sebuah novel “star wars” atau “Harry Potter”, di sana Anda akan menemukan jika seseorang karakter, diri Anda. Dibentuk dan dibangun dari nol dari dia lahir hingga dia menjadi dewasa dan hebat seperti ini.

 

3. Bingkai ulang narasi

Ada sisi untuk setiap koin. Demikian juga dalam setiap kejadian ada berkah dan ada musibah. Mungkin bullying menjadikan diri kita menjadi kurang percaya kepada orang disekitar kita dan menyebabkan rasa kesepian yang luar biasa saat tumbuh dewasa. Pengalaman ini bisa sangat merusak hati dan persaan kita sendiri. Hal yang bisa kita pelajari dari pengalaman ini bagi kebaikan hidup kita adalah, membentuk sebuah kemampuan untuk menjadi se-ekslusif mungkin, dan memiliki kepekaan yang kuat terhadap orang lain, terhadap mereka yang ditinggalkan. Menjadi berbakat dalam menyatukan orang dan memastikan semua orang memiliki rasa aman dan ikatan yang kuat. Buat sebuah kejadian buruk menjadi kekuatan baru bagi Anda

 

Kita hidup sebagai manusia, dan terhubung dengan manusia yang lain. Anda terjalin dengan manusia yang lain, dan mereka menulis kisah mereka dalam hidup Anda. Kisah Anda lahir, kisah Anda hidup dan bertumbuh, dan bergantung pada diri Anda bagai mana Anda membumbui kisah Anda. Tidak ada kata terlambat bagi kita semua untuk mengambil pena dan menulis cerita yang paling ingin kita dengar. Meskipun benar bahwa kita mungkin tidak bisa mengendalikan semua “kejadian” dalam cerita hidup kita, namun sebagai gantinya kita bisa mengandalikan “siapa” yang mempengaruhi hidup kita.

 

Jadi mari kita menulis kisah tentang seseorang yang mengejar mimpinya atau kisah tentang seseorang yang tidak pernah menyerah. Mari kita menulis kisah tentang seseorang yang memperoleh kekuatan super dari cobaan dan rasa kemanusiaan yang lebih dalam dari pada masalah mereka. Mari kita menulis kisah seseorang yang menjalani hidupnya dan memilih untuk menjadi seorang pahlawan. Omong-omong, salah satu kekuatan super saya adalah saya akan berusaha keras untuk memberi tahu orang-orang, betapa senyum mereka dapat mencerahkan hidup orang lain!

Jangan lupa tersenyum.

Inilah 3 Hal Penting yang Harus Kamu Ketahui dari Pengembangan Diri!

self improvementKetika kamu melihat kembali kehidupanmu, apa yang kamu pikirkan? Apakah kamu berencana untuk mengenang semua hal baik yang telah terjadi dalam hidup kamu dan bagaimana hal baik itu membentuk pribadi (diri) kamu hari ini?

Ataukah kamu lebih sering mengingat hal buruk, pengalaman pahit, keputusan buruk, pengalaman yang memalukan, dan kesalahan yang dibuat terasa menyakitkan dan menyia-nyiakan hidup kamu?

—-

Menurut pendapat saya, penting kok untuk merenungkan keduanya. Penting untuk mengingat kesulitan yang telah kita alami dalam hidup kita sebab tanpanya kita tidak akan berada dalam tempat kita sekarang. Menurut saya ada 3 hal spesifik yang saya rasakan membantu saya bertumbuh dalam arti lebih baik dalam hidup saya selama ini.

1.       Kita sendiri yang menentukan seberapa berharganya diri kita, berdasarkan apa yang kita pikirkan, hati-hati dengan respon kita terhadap penilaiaan dari orang lain dan kehidupan secara umum.

 

Cara pandang kepada diri sendiri adalah salah satu hal yang penting, karena kita dapat menentukan nilai diri sendiri dengan cara berpikir tentang diri kita sendiri dan dunia sekitar kita. Jika kamu mencari kesuksesan dalam berbagai sektor termasuk kehidupan sosial kamu, maka saya akan memberi tahu bahwa bukan masalah kamu memiliki 10 milyar atau tidak, terkenal atau tidak – sebab orang masih menilai kamu berdasarkan pada pikiran dan keyakinan mereka saja.

 

Apa yang sangat menentukan nilai hidup kita belum tentu berdasarkan apa yang kita lakukan dalam hidup kita (yang terkadang berdasarkan pada keberuntungan) namun, apakah kamu percaya jika pekerjaan kamu layak untukmu dan tidak hanya karena “Kamu disana karena nasib membawamu” ketika Kamu terjebak dalam sebuah skema besar, (karena nasib – maka pasrah mengalir). Benar, kita mungkin tidak selalu bisa mengontrol apa yang terjadi dalam hidup kita, namun kita selau bisa mengontrol bagaimana kita menghargai diri sendiri dan orang lain bukan?

 

“Lakukan yang terbaik yang bisa Anda lakukan sampai Anda tahu ada hal yang lebih baik lagi. Kemudian ketika Anda tahu ada yang lebih baik lagi, lakukan itu menjadi lebih-lebih baik lagi” – Maya Angelou

2.       Kamu tidak perlu untuk merubah kebiasaan atau kepribadian kamu, hanya karena orang lain tidak menyukainya.

 

Pendapat mereka adalah milik mereka sendiri.

 

Hal ini adalah salah satu pelajaran yang terkadang dipelajari sedikit terlambat dalam hidup. Akan ada suatu waktu dimana kamu akan bertemu dengan seseorang yang memiliki harapan tertentu kepadamu sebagai sebuah pribadi. Namun terkadang harapan mereka tidak realistis karena motivasi dan keyakinan pribadi mereka. Contoh seperti orang tua yang memiliki harapan Anak mereka akan menjadi Dokter atau Pengacara karena itulah yang MEREKA yakini terbaik bagi anak mereka.

 

Namun hal ini tidak berlaku bagi semua orang dan mungkin gairah kamu terletak pada Musik atau Menulis, dalam kasus ini ketika kamu ditekan untuk menjadi seorang Dokter – maka jelas akan ada sebuah konflik yang terjadi dalam diri kamu sebagai seorang pribadi. Kamu seharusnya tidak melepaskan sesuatu yang kamu ingin lakukan karena orang lain tidak menyukainya! Alasan mengapa kita ditempatkan di Bumi ini adalah untuk membuat pilihan kita sendiri dan mengejar impian kita sendiri daripada membiarkan orang lain menentukan apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan dalam hidup kita.

3.       Kamu tidak bisa merubah hidup kamu, sampai kamu menerima bahwa kamu perlu melakukan perubahan.

 

Ketika saya masih muda mudah bagi saya untuk memahami perubahan. Namun dengan bertambahnya usia, banyak hal yang membuat saya menyadari ternyata kita harus melihat dalam sudut pandang yang berbeda untuk memahami hidup kita sendiri. Misalnya, ada seseorang yang ingin menjadi kaya dan terkenal suatu hari – uniknya pikiran mereka sendiri yang menjadi tembok penutup terhadap kemungkinan lain karena mereka merasa inilah yang “Perlu” mereka lakukan sekarang.

 

Kita terkadang memikirkan hal-hal yang terlalu harfiah daripada dengan pikiran yang terbuka. Jika kamu ingin mencapai kesuksesan dalam segala jenis bisnis atau lingkungan sosialmu maka kamu harus bersedia untuk mencoba hal – hal yang berbeda daripada tinggal dalam zona nyamanmu. Jika kamu menginginkan sesuatu, maka terserah kamu untuk benar–benar mengejarnya sebab “orang lain tidak ada yang akan memberikannya kepada mu!”

 

Tiga pelajaran di atas adalah beberapa hal utama yang ingin saya sampaikan kepada semua orang karena mereka datang pada saat yang penting dalam hidup saya di mana saya memikirkan orang lain, bukan hanya diri saya sendiri. Sangat bagus jika kita bisa belajar mencintai diri sendiri terlebih dahulu sebelum hal lain, tetapi itu tidak berarti kamu harus mengabaikan semua orang di sekitar kamu meskipun mereka mungkin teman dan anggota keluargamu!

Jika kamu menikmati Artikel ini tentang 3 hal yang penting yang saya pelajari tentang pertumbuhan pribadi, silahkan bagikan kepada teman dan keluarga kamu. Baca juga artikel saya yang lain tentang kesuksesan & motivasi serta pelajaran hidup yang dapat membantu orang-orang yang sedang berjuang dengan hidup mereka saat ini.

Terimakasih sudah membaca!