Category Archives: Artikel Motivasi Kerja

Protokol Melipat Gandakan Produktivitas 100X Lipat

meningkatkan produktivitas kerja work from homeBanyak orang saat ini ketagihan HP atau game. Mereka menghabiskan jam jam produktif untuk lihat video youtube anjing ngomong “I Love U”

Apalagi saat pandemi, dimana kita bekerja secara hybrid, setengah di rumah, setengah di office dan setengahnya lagi di cafe. Banyak sekali distraction yang mengganggu produktivitas kerja. Mulai dari sekumpulan serial Netflix, social media, youtube, urusan rumah bahkan sampai anak.

“Saat ini kita hidup di dunia dimana FOCUS lebih penting daripada INTELLIGENCE”

Orang orang sukses di planet ini bekerja dan take action dengan cara yang berbeda.
Dan orang orang sukses yang termasuk 5 % successfull people on the planet, tidak akan menghabiskan jam produktif mereka untuk ketagihan dengan distraction.

“Addiction terhadap Distraction adalah jalan kematian Creative Production”

Mereka melakukan pekerjaan yang penting dan berakibat jangka panjang.
Dan berikut adalah protokol untuk melipatgandakan produktivitas anda.

#1. “90-90-1 Rule”
Untuk 90 hari kedepan, habiskan 90 menit pertama jam kerja anda pada 1 hal yang sangat penting, yang dapat berakibat jangka panjang mengubah nasib anda dalam pekerjaan.
Karena banyak orang menghabisan 90 menit pertama untuk melakukan tugas yang tidak penting, sepert check email, scrolling social media dll.
Riset mengatakan bahwa pagi hari adalah waktu manusia yang paling fokus, energi tinggi dan semangat tinggi. Dan Butuh 21 menit untuk refocus focus anda setelah ter-distracted.

#2. Thight Bubbles of Total Focus
Lingkungan sekitar tempat kerja sangat penting. Karena itu yang berpotensi besar mengalihkan fokus. Mulai dari suara berisik, mungkin suara TV dibelakang anda, mungkin ruangan yang berantakan, atau peliharaan.
Saran saya supaya bisa meningkatkan produktivitas 100 kali lipat adalah dengan menginstall lingkungan “Thight Bubbles of Total Focus”.
Tetapkan sebagian waktu dalam 1 minggu dimana anda jauh dari HP, saat jam itu anda tidak angkat telpon, balas wa, check market place, belanja online, lihat social media dll. Jauhkan diri anda dari segala hal yang biasa men-distract. Anda siapkan tempat yang sebisa mungkin tidak ada orang disana, sehingga anda bisa bekerja solitude, sendiri, tanpa gangguan.

#3. Choose Your Peer Group Really Well
Banyak riset yang mengatakan bahwa, cara tercepat untuk mengubah attitude, behavious dan mindset dengan cara mengubah social circle, atau teman teman yang juga se-visi dan juga punya semangat yang sama. Jadi kalau anda ingin sukses dalam hidup, penuhi populasi di sekitar anda dengan orang orang yang sukses, punya mindset positif dan optimis.
Sainsnya begini :
Otak manusia punya sesuatu yang disebut Mirror neuron system. Selama ribuan tahun yang lalu, ketika manusia masih primitive dan hidup di hutan. Otak bagian mirror neuron system akan meniru tingkah laku orang yang paling dominan di kelompoknya. Jadi ketika ada yang menemukan cara membuat alat, cara membuat api, cara yang lebih baik untuk suvive, secara bawah sadar bagian otak ini akan mengcopy tindakan itu.
Nah kalau di jaman modern seperti sekarang, bagian otak tersebut akan mengcopy tingkah laku, mindset orang orang yang dekat dengan kita. Yang menghabiskan waktu dengan kita. Jadi kalau anda mengelilingi diri anda dengan mediocre, secara bawah sadar anda akan meniru tingkah laku dan mindset mereka. Kalau anda mengelilingi diri dengan orang-orang negative, suka gosip, anda akan jadi negative dan tukang gosip.
Alasan lain kenapa kita harus mengelili diri kita dengan orang orang sukses, punya mindset positif dan optimis adalah karena Emosi itu menular.
Ada fenomena ilmiah yang mengatakan kita adalah cermin dari emosi orang orang disekitar anda.
Jadi jika anda dikelilingi orang yang full inspirasi, orang yang semangat kerja, yang ingin produktif dan menjadi inovator, orang yang optimis, kreatif, anda akan punya emosi dan energi yang sama.

#4. Learned Minimalism
Minimalis sering diidentikkan dengan design. Sederhana, kadang disamakan dengan industrial, banyak warna putih, ngga banyak barang.
Miliki mindset of the Learned Minimalism. Saya banyak bekerja dengan orang orang hebat, orang orang yang paling kreatif dan produktif , mereka billionaire, CEO, direktur, manager perusahaan perusahaan hebat. Dari pengamatan saya mereka punya 1 kesamaan, mereka jenius dibidangnya, dan mereka paham bahwa rahasia untuk menjadi jenius bukan hal hal yang kompleks, tapi simple.
Kalau anda ketemu Picaso dari berbagai industri, mereka tidak memenuhi hari mereka dengan banyak hal. Mereka hanya melakukan beberapa hal. Jadi untuk meningkatkan produktivitas anda, miliki monomaniacally focused untuk menjadi world class master di beberapa hal saja.
Mungkin di masa ini, alih alih punya 50 project yang anda ingin capai, mungkin pilih 3. Mungkin tahun ini, daripada sibuk mendapatkan ribuan teman di FB, mungkin kembangkan 3 pertemanan dengan lebih mendalam. Mungkin daripada membaca 50 e-book dan mendengarkan 20 audiobook, tapi baca 1 buku dan pahami dengan mendalam.

Semoga protokol di atas dapat membantu anda lebih produktif.

A-I-U-E-O Kesuksesan

tips karir yang poduktifoleh motivator terbaik indonesiaSiapa yang tidak tahu huruf vokal A-I-U-E-O ini, dan uniknya huruf vokal adalah huruf yang dihasilkan dari aliran udara yang keluar dari paru-paru dan tidak mengalami hambatan. Sama seperti huruf vokal ini, jika Anda melakukan “A-I-U-E-O kesuksesan” ini maka kesuksesan Anda tidak akan terhalang.

 

Mau tahu apa saja itu?

A untuk Ask – Bertanya.

 

Tanyakan kepada atasan di kantor, apa yang bisa kamu bantu. Tanyakan kabar kamu dalam sebuah proyek atau keahlian tertentu. Mintalah untuk diikutsertakan dalam sebuah rapat. Mintalah untuk mendapatkan lebih banyak pelatihan. Boss Anda tidak akan tahu jika Anda haus akan pengembangan diri, tertarik untuk lebih banyak terlibat kecuali Anda memintanya. Mesipun Anda tahu perusahaan ini bukan perusahaan yang anda inginkan untuk jangka panjang. Buat diri Anda terlibat lebih banyak dan pelajari lebih banyak di tempat Anda berada dan tingkatkan pengalaman dan pengetahuan Anda untuk mengelola situasi yang serupa dimasa depan.

“ Orang sukses bertanya pertanyaan yang benar sehingga mendapatkan jawaban yang benar.” – Tony Robbins

 

I untuk Initiative – Inisiatif.

Banyak orang bekerja hanya menunggu disuruh atau menunggu giliran. Jika Anda melihat sebuah kebutuhan dan tidak terpenuhi, maka penuhi kebutuhan itu atau sampaikan kepada seseorang yang bisa. Anda tidak akan maju jika tidak mengambil tindakan. Lakukan sesuatu tanpa diminta – bahkan hal yang sifatnya kecil. Contohnya jika anda melihat sampah dilantai tempat kerja, ambil lalu buang. Gerakan kecil ini memiliki dampak kepada mereka yang memperhatikan. Membuat inisiatif membutuhkan pemahaman yang menyeluruh tentang siapa Anda dan peran Anda. Jika Anda tidak yakin dengan seberapa jauh Anda diizinkan untuk melakukannya, kembali lagi pada huruf A. Tanyakan kepada atasan Anda. Dan atasan Anda akan senang karena Anda menunjukan minat.

 

U untuk Update – Pembaharuan.

Selalu update visi Anda. Seorang pemula atau seseorang fresh graduate disarankan untuk berkomunikasi kepada teman kerja untuk menyelesaikan tugas secara baik dan efektif dalam tim atau lingkungan kantor. Tetapi komunikasi keatas juga sangat penting. Beri tahu atasan Anda segala pencapaiaan yang Anda buat. Buat statistik pencapaiaan Anda kepada atasan, bahkan bisa juga memberi sedikit sindiran singkat kepada atasan Anda : “Saya berpikir Bapak ingin tahu bahwa proyek A berhasil mendapatkan prospek untuk tim penjualan kita” Sebuah tindakan sederhana untuk memberitahu atasan Anda sebuah pencapaiaan yang Anda dan tim Anda lakukan dengan tujuan menjaga kepercayaan atasan Anda yang sudah mereka berikan kepada Anda dan juga mengingatkan kepada atasan Anda betapa efisiennya Anda bekerja.

“Habiskan 80% waktu Anda untuk fokus pada kesempatan daripada masalah. Dalam setiap masalah, selalu tersembunyi kesempatan.” – Brian Tracy

 

E untuk Extend – Perpanjang

Atasan selalu mengharapkan pegawainya untuk bekerja ekstra, untuk terus bertahan dalam industri yang kompetitif ini. Ingatlah selalu untuk selalu dianggap kompeten oleh atasan Anda. Anda harus melampaui apa yang atasan harapkan kepada Anda. Jangan cuma menyelesaikan tugas yang ada di depan Anda, lakukan tugas Anda selesai lebih baik daripada orang lain disekitar Anda. Anda yang dapat melakukannya. Jangan ragu-ragu menunjukan dibenak bawahan dan atasan Anda mampu menyelesaikan pekerjaan Anda secara efisisen dan efektif. Pacu diri Anda sejauh mungkin melangkah.

 

O untuk Offer – Penawaran

Kuncinya adalah sediakan diri Anda saat dibutuhkan. Jangan membeda-bedakan proyek yang berhubungan dengan pekerjaan. Buka diri Anda dengan setiap peluang yang ada. Jangan berpaku pada peluang yang Anda pikir akan membawa Anda pada kesuksesan. Jika ada kesempatan – langsung diambil. Contohnya kesempatan untuk datang lebih awal untuk menyiapkan meeting bulanan – terima saja. Atau bisa dengan bekerja dishift yang tampaknya kurang diinginkan. Tunjukan diri Anda adalah sosok yang tumbuh dan berdedikasi kepada perusahaan. Dan ingatlah semua untuk membangun pengalaman. Jika Anda terus menawarkan diri sebagai seorang sukarelawan, maka manajemen akan melihat Anda ketika mereka membutuhkan seorang untuk memimpin.

 

Dan jangan lupa huruf Y untuk You – Anda.

Jangan takut untuk bersikap ramah dan menunjukkan kepribadian. Orang ingin bisa berhubungan dengan orang yang bekerja dengan mereka setiap hari. Keluarlah dari balik tembok tembus pandang Anda dan buat diri Anda terlihat di kantor. Besikaplah ramah dan biarkan rekan kerja Anda mengenal Anda, dan berusahalah mengenal mereka. Anda menjadi lebih dari seseorang yang berdiri sendiri di pojokan. Anda Adalah sekutu yang dapat dipercaya. Orang yang bekerja di samping Anda dalah sumber daya terbesar dan belum tersentuh yang bisa tumbuh secara profesional dan pembelajar.

3 cara mengatasi rasa malas

Bertanya pada diri sendiri apakah anda orang malas? Apakah anda sering dihinggapi rasa malas?

Kenapa kita rasa malas? Malas itu wajar dan itu adalah mindset

Manusia bergerak karena 2 hal mencari nikmat dan menghindari sengsara. Manusia akan bergerak maju kalo ada sesuatu yang menyengankan dirinya dan manusia akan menghindari hukuman sehingga manusia “terpaksa” keluar. Banyak pemalas tidak sadar kalo dirinya pemalas.

  1. Buat target – buat target yang jelas contoh “tahun ini mau beli motor” anda akan berjuang mati matian untuk dapat motor. Contoh lain bangun pagi. Karena mau keluar kota. Maka dalam mindset anda harus bangun pagi jam 4 pagi karena mengejar jadwal kereta untuk jalan keluar kota. Goalnya jelas jam 4 pagi. Maka jam 4 atau kurang anda akan bangun. Contoh lain anda buat target “saya akan berusaha bagun pagi” tidak jelas, ya hasilnya bisa jam kapan saja anda akan bangun. Asal masih pagi.
  2. Buat hukuman – manusia akan belajar jika besok ujian “wajar”, manusia bergerak kalo takut di hukum, manusia akan patuh hukum jika nanti dia kena punish, terbiasa malas, telat, bangun siang itu karena tidak ada yang memberi hukuman. Ingat rasa malas itu tidak bisa membuat kenyang, rasa malas tidak bisa untuk membayar cicilan, rasa malas tidak membuat pekerjaan cepat selesai. Rasa malas bukan solusi
  3. Buat hadiah – manusia tergerak karena diberi hadiah. Seringnya hadiahnya tidak jelas tetap bikin malas. Nah jika hadiahnya jelas maka anda akan mati-matian untuk mendapatkannya

Kebiasaan Yang Sering Diartikan Sia-sia Padahal Berperan Besar Terhadap Kesuksesanmu

Semua orang ingin Sukses, sukses dengan standartnya masing masing mulai dari lulus kuliah tepat waktu, mendapat Cumlaude, menikah diusia menikah, dapet jodoh, bekerja di perusahaan impian, Gaya hidup sesuai impian, dan lain-lain. Untuk menuju kearah kesuksesan ini banyak cara dan jalan yang sudah dipersiapkan. Mulai dari belajar disekolah terbaik, belajar kemampuan non-teknis, ikut training yang positif, dan banyak hal lainnya.

Berikut beberapa kebiasaan yang dihindari tapi sebenarnya membantumu menuju kesuksesan:

  1. Nongkrong. Sebagian orang beranggapan jika nongkrong itu kegiatan yang sia-sia dan hanya menghamburkan uang. Nongkrong hanya kegiatan kumpul-kumpul berfoya-foya untuk kesenangan sesaat? Benar jika itu yang kamu lakukan. Tapi sebenarnya ada hal positif di balik kegiatan nongkrong tersebut. Bisa dibuat murah, jika memang di tempat murah, Bisa dibuat bermanfaat jika yang diundang orang yang positif. Semua tergantung pada dirimu. dimana kamu kumpul, dengan siapa kamu kumpul, jam berapa, dan untuk tujuan apa? jika kamu buat untuk tujuan mencari relasi yang baru untuk memperluas usaha dan karirmu.
  2. Ingin tahu tinggi alias “Kepo”. Pada masa sekarang banyak orang yang menganggap orang yang ingin tahu “Kepo” itu orang yang menyebalkan. Coba kamu belajar untuk sedikit lebih “Kepo” dengan keadaan sekitar, arahkan kepo kamu kearah yang positif, buka telinga terhadap peluang, peluang untuk memperbesar usaha atau karier mu. Jangan cuma ingin mencampuri urusan orang lain.
  3. Gemar bermain media social. Sekarang era dunia Digital semua terhubung dengan internet. Sayangnya jika kamu terlalu sering berselancar di media social memang tidak bagus apalagi hingga mempengaruhi kinerjamu. Membuat dirimu seperti Zombe yang tidak peka terhadap dunia nyata. Aduh, Jangan Sampai ya. Lain ceritanya jika kamu mengarahkan kegemaran dirimu itu untuk kegiatan yang lebih menghasilkan uang atau meningkatkan kemampuan teknis dan non-teknis kamu. Seperti belajar dan berbagi kursus/pelatihan yang berhubungan dengan karir dan usaha kamu diInternet “youtube”, memiliki toko Online, bisa apapun asal positif pasti akan dilirik.
  4. Cerewet. Tidak selamanya menjadi cerewet itu sifat negatif dan merugikan. Jika kamu sanggup cerewet sesuai dengan waktu dan tempatnya kamu harus cerewet, menjadi sosok cerewet itu malah menguntungkan. Contoh saat kamu jualan, kamu menjadi sosok yang irit omong, lalu saat temen mulai gossipin bos, kamu keluarkan semua uneg-uneg yang membebani. Apapkah ini tidak terbalik? Menjadi cerewet juga menguntungkan dirimu, kamu merupakan sosok yang mudah berinteraksi dengan orang lain dan siapa tahu memberimu karir menjadi MC kondang.
  5. Meja Kerja berantakan. Nah ada yang berkata kepadamu “Mana mungkin bisa sukses meja kamu berantakan gini?” Albert Einstein seorang penemu teori relatifitas memiliki meja kerja yang sangat berantakan, Einstein beranggapan jika Anda adalah seorang yang kreatif dan berjiwa bebas maka kekacauan/meja berantakan akan terjadi. Dan beberapa orang sukses dunia seperti Steve Jobs, Mark Zuckerberg, terkenal dengan kreativitasnya, inovasinya dan cenderung pemberontak. Jadi tidak semua orang rapi itu pemalas ya.
  6. Membaca. Sudah jelas membaca itu baik untuk meningkatkan kesuksesanmu. Tapi masalahnya negara Indonesia minim kebiasaan membaca. Yuk kita tingkatkan.
  7. Kejam pada diri sendiri. Untuk menuju sukses kadang kita harus kejam pada diri sendiri. Kita paksa pada diri sendiri. Sebab penghalang kesuksesan ada pada diri sendiri. Rasa malas, kebiasaan menunda, tidak fokus. Jika kebiasaan dalam hidupmu yang membuatmu jauh dari kesuksesan itu yang harus kamu lawan. Dan kamu harus konsisten dan harus kejam pada dirimu sendiri.

Banyak cara untuk meraih kesuksesan, salah satunya dengan mengevaluasi pandangan yang selama ini kita miliki. Jika sekarang sudah paham jika hal kecil bisa menjadi hal besar dimasa depan. Maka saatnya untuk melakukan kebiasaan yang lebih baik lagi.

Langkah Agar Tetap Termotivasi

Nah, berikut adalah hal hal yang bisa kamu lakukan supaya langkah kamu sehari-hari tetap termotivasi.

1. Rayakan setiap kemenangan.

Ada begitu banyak hal yang harus di lakukan dalam waktu yang singkat, kemudian memaksa diri untuk mengerjakan antrian pekerjaan berikutnya. Bagaikan sedang maraton di rute tak berujung. Rasanya butuh motivasi tambahan.

Motivasi datang dalam wujud merayakan kemanangan kecil. Menjadi sebuah keharusan seseorang untuk mulai merayakan setiap kemenangan yang ada walaupun kecil. Pointnya adalah sekecil apapun pencapaiaanmu hari ini, rayakanlah, karena untuk memperoleh pencapaiaan itu ada banyak hal yang kamu kesampingkan dan hal lain yang kamu dahulukan merupakan hal yang berarti buatmu.

2. Libatkan Teman atau keluarga untuk Mencapai Tujuanmu.

Motivasi terbaik bisa kamu dapatkan untuk mencapai tujuan berasal dari teman dan keluarga. orang terdekat bermanfaat untuk mendapatkan setiap kemanangan dan mereka juga akan membantu menguatkan dirimu saat mendapat kekalahan. Tidak ada salahnya menerima tantangan maupun saran yang akan di beri oleh teman dan orang terdekat tersebut. Bawalah orang terdekat mu untuk membantu anda dalam memberikan motivasi dan penguatan kepada anda.

3. Pagi Hari

Penelitian menunjukan bahwa jam pertama anda bangun ada waktu paling produktif bagi otak anda. Manfaatkan kelebihan ini untuk melakukan tugas penting dan menyelesaikannya daripada menghabiskan waktu pagi anda untuk melakukan kegiatan untuk tujuan menghabiskan waktu. Manfaatkan waktu pagi hari dengan optimal dan akan membuat dirmu termotivasi karena teah melakukan banyak pekerjaan dan tercapainya tujuan penting.

4. Hadiah

Berikan padamu sebuah reward berupa hadiah barang atau liburan setelah menyelesaikan sebuah tantangan atau pekerjaan yang besar. sebab jika bekerja tanpa imbalan merupakan suatu hal yang

5. Mentor

Semua perlu mentor supaya keputusan yang akan kamu buat menjadi lebih mudah dan tepat sasaran. Temukan mentor yang bisa menjadi tempat kamu bertanya dan mencontoh, yang lebih berpengalaman, atau lebih tua, atau lebih bijak, bisa juga lebih kaya darimu, atau hanya sekedar tempat memberi semangat. Pelajari semua hal darinya bahkan kesalahannya sekalipun. Bijaklah dalam mengambil keputusan dan pikirkan matang-matang hasil dan resikonya.

6. Cita-cita

Sama seperti memiliki mentor, memiliki cita cita yang mungkin untuk dicapai merupakan sesuatu yang menyenangkan. Memiliki mimpi dan cita cita yang mungkin dicapai membuat kita menjadi lebih semangat dalam menjalankan hari.

Cara Menikmati Hidup

Ada kalanya manusia merasa jenuh, bosan, dan merasa tidak dihargai. Jangan biarkan pikiran ini terus menghantuimu. Sebab pikiran ini seperti racun yang akan merusak mu pelan-pelan. Nah berikut 5 hal yang perlu kita ketahui untuk melawan pikiran negatif dan supaya merasa semangat dalam hidup.

1. Hidup ini indah dan paham betul akan karunia Tuhan tersebut

Hidup ini indah. Namun banyak orang yang kesulitan untuk menikmatinya. Orang yang bahagia adalah orang yang menyadari betapa indah kehidupan mereka itu. Sedang sebaliknya orang yang tidak bahagia adalah orang yang selalu memperhitungkan bagian dari hidup mereka dengan keinginan mereka, sehingga ada saja yang dikeluhkan.

Semangat datang dari hati yang bersyukur, sehingga membuat kita mudah untuk menikmati hidup. Mudah menerima hidup yang diliki, dan apapun kejadian yang terjadi. Semangat bisa habis jika kita menganggap hidup ini penuh dengan beban dan kesedihan.

2. Masih punya mimpi, harapan dan cita-cita.

Jika kita punya harapan yang ingin kita capai untuk masa depan. Otomatis kita menjadi sosok yang aktif untuk mencapai cita cita dan mimpi tersebut. Jika kita tidak punya mimpi dan harapan maka kita menjadi sosok yang hanya berpangku tangan, dan berdiam diri jelas bukan solusi terbaik untuk terwujudnya sebuah harapan. Jangan takut untuk bermimpi. Mimpi bagaikan sebuah hadiah yang besar jika kita mau untuk mengusahakannya. Kita terkadang ingin hadiah yang besar namun kita takut untuk berimpi. Khawatir mimpi itu cuma sebatas khayalan semata.

Hm, tapi bukakah masa depan adalah sebuah misteri? Kita sebagai manusia Cuma bisa membuat masa depan menjadi tempat yang seidah mungkin. Dan pasrah saja supaya mimpi kita di kabulkan Allah.

3. Punya keinginan untuk membahagiakan orang lain.

Membahagiakan orang lain juga membuat kita semangat dalam hidup. Ada dorongan untuk selalu berusaha mewujudkan kebahagiaan seseorang. Kita ingin seseorang selalu tersenyum karena usaha kita. Dan kebahagiaan pun akan muncul dengan sendirinya. Berjuanglah untuk membuat hidup kita bermakna. Bermakna bagi orang lain dan diri sendiri.

4. Merasa berguna bagi banyak orang.

Kita akan merasa senang jika kita berguna bagi banyak orang. Kehadiran kita bisa membahagiaakan orang lain, bermanfaat bagi masyarakat, dan pribadi kita menjadi berguna dan terlibat di masyarakat. Kita menyadari kita dicpatakan oleh Tuhan YME, bersama dengan keahlian kita, sifat sifat kita ternyata berguna dan membahagiakan orang lain. Kita tidak lagi hanya berpuas diri tapi menjadi bagian dalam masyarakat dunia. Jadilah berguna, sekecil apapun yang kita berikan kepada orang lain. Tentu akan membantu.

5. Merasa diri berharga bagi orang lain.

Kamu akan bisa lebih menikmati hidup jika kamu menyadari bahwa kamu itu berharga bagi orang lain. Tinggalkan orang orang yang menyepelekan kamu, dan buktikan bahwa mereka salah dengan prestasi yang kamu capai. Banyak orang yang masih mengganggap jika kamu itu berharga, keluarga mu, ayah-ibu mu. Mereka adalah contoh terdekat yang masih mencintai dan menganggap kehadiran mu itu sangat berharga. Semangatlah menjalani hidup dan bahagiakan orang yang kamu anggap berharga.

Analisa Keberuntungan, Kenapa Ada Orang yang Seberuntung Itu?

Sebuah Artikel menarik ditulis oleh Richard Wiseman, Richard meneliti kenapa ada orang yang merasa beruntung sedangkan kebanyakan orang susah untuk mendapatkan keberuntungan itu. Richard Wiseman adalah seorang penulis buku berjudul “The Luck Factor” dan seorang dosen di University of Herfordshire. Penelitian beliau berusaha untuk mengungkap kenapa ada orang yang bisa berada di waktu yang tepat atau tempat yang tepat. Sedangkan yang lainnya tidak bisa mendapatkannya.

Kemudian dia mulai melakukan penelitian melalui iklan di koran nasional. Penelitiannya sederhana: bagi yang merasa beruntung dapat menghubungi dirinya. Metodologi penelitian Richard adalah dengan memberikan koran kepada orang-orang kemudian menyuruh mereka untuk menghitung berapa banyak foto dalam koran tersebut. Kemudian Rhidard menempatkan iklan dalam sebuah kolom dan menempatkan teks dalam ukuran besar setengah halaman kemudian menyisipkan front sebesar 2 inci bertuliskan “Tell Experimenter you have seen this and win $50 – Jika anda dapat menemukan tulisan ini beritahu peneliti dan menangkan 50 Dollar.” Walaupun tulisan ini terpampang dengan jelas di sebuah halaman namun banyak orang tidak memperhatikannya, uniknya orang beruntung meihat tulisan tersebut. Karena iklan tersebut, terjaring banyak orang yang “tidak biasa”, dan selama bertahun tahun diwawancarai dan dimonitor, Richard menyadari kebanyakan dari mereka juga tidak begitu yakin tentang penyebab keberuntungan mereka. Namun cara berpikir dan kebiasaan mereka sangat berhubungan dengan keberuntungan dengan ketidak beruntungan mereka

Dari penelitian ini Rhicard berteori jika orang yang tidak beuntung lebih tertekan daripada orang yang beruntung. Orang yang tidak beruntung kawatir dan tertekan karena merasa dirinya tidak beruntung. Untuk menghadapi ketidak beruntungannya mereka malah terlalu fokus pada hal lain. Fokus kepada orang yang beruntung. Contohnya seperti fokus untuk mencari pasangan dansa yang sempurna dan hasilnya mereka melewatkan teman yang baik, dan pada penelitian tersebut ketika orang yan tidak beruntung fokus terhadap gambar yang ada, mereka malah melewatkan tulisan kecil yang sangat mencolok.

Hal berbeda terjadi pada orang yang merasa beruntung. Mereka lebih santai dan terbuka sehingga mereka melihat hal lain selain hal yang mereka cari.

Dalam penelitian ini Rhicard menyimpulkan adanya beberapa prinsip yang dipegang oleh orang beruntung yaitu:

  1. Orang beruntung terlatih melihat kemungkinan dan peluang dengan baik
  2. Orang beruntung membuat keputusan berdasarkan intuisinya
  3. Orang beruntung membuat ramalan dengan ekspektasi positif
  4. Orang beruntung memiliki sikap ulet untuk mengubah nasip buruk menjadi lebih baik

Nah pertanyaan berikutnya dibenak Richard adalah apakah perinsip ini bisa digunakan untuk menciptakan keberuntungan pada orang orang yang tidak beruntung? Kemudian Rhicard mengumpulkan orang orang yang bersedia mejalankan latihan selama beberapa bulan. Dan hasilnya, dalam latihan tersebut orang yang tidak beruntung berubah menjadi orang yang beruntung. Latihan ini membantu mereka dalam menemukan keberuntungan dan intuisi mereka. Berharap beruntung, dan tahan terhadap nasib buruk. 80% relawan menjadi lebih bahagia lebih puas daripada sebelum ikut pelatihan dan yang penting merasa lebih beruntung. Orang beruntung menjadi lebih beruntung dan orang yang tidak beruntung menjadi beruntung. Richard menemukan fator keberuntungan dan membaginya menjadi 4 tips berikut.

  1. Dengarkan insting baik anda biasanya insting tersebut benar adanya.
  2. Luangkan waktu beberapa menit untuk memikirkan hal baik yang sudah terjadi saat ini
  3. Jadiah orang yang lebih berani terhadap pengalaman baru dan lepaskan dari rutinitas sehari -hari.
  4. Visualisasikan (bayangkan) diri anda menjadi beruntung sebelum melakukan aktifitas harian.

Semoga hari anda menjadi lebih beruntung.

Pikiran Penghambat Sukses

Apa yang kamu lakukan bergantung pada apa yang kamu pikirkan, jika kamu memikirkan hal positif maka hasilnya akan positif pula dan sebaliknya.

Berikut pikiran yang harus kamu buang jauh jauh jika kamu ingin sukses

1. Sekarang bukan waktu yang tepat. Menunggu tidak akan memberikan kontribusi apapun untuk dirimu dan kesuksesanmu. Jika kamu menunggu demi waktu yang sempurna, percuma. Tidak ada waktu yang sempurna. Semua ada tantangan dan kelebihan yang berbeda-beda yang akan kamu hadapi. Jika kamu masih memutuskan untuk menunggu, kapan akan kamu lakukan? Bahkan kamu sendiri tidak tahu. Dan hasilnya tidak pernah kamu lakukan.

2. Hidup sekarang dirasa cukup. Kamu merasa hidup kamu sudah dirasa cukup. Cukup karena kamu pandai bersyukur. Itu bagus. Hal yang jangan kamu lakukan adalah kamu merasa hidupmu cukup karena kamu malas berusaha dan takut untuk bermimpi besar. Kamu malas untuk ‘ngoyo kamu sudah merasa bahagia dan tidak mau bersusah payah untuk mencari kebahagiaan. Bukankah hidup itu harus ada peningkatan, hidup itu terus berubah. Jika kamu tidak mengikuti perubahan kamu akan tertinggal. Jangan puas dengan keadaanmu saat ini.

“Kesuksesan dan kegagalan adalah sama sama bagian dari hidup, keduanya hanyalah sementara”

3. Keinginan setengah setengah. Kamu adalah tipe yang garang, refolusiner dengan ide-ide yang segar, dan tekat mu besar, tapi kamu memilih mundur jika oang sekitarmu tidak memberikan persetujuan. Dukungan dan restu memang bisa menjadi pembuka jalan untuk kesuksesanmu. tapi terkdang kamu perlu untuk membuktikan jika perkataan mereka salah dan kamu orang yang hebat. Tidak semua sahabatmu sepihak dan sepemikiran dengan kamu. Dan keluargamu setuju dengan kamu. Teruslah maju dan berusaha karena satu satunya kunci untuk mendapatkan persetujuan keluarga dan teman temanmu adalah membuktikan bila kamu bisa sukses dengan pilihanmu.

4. Mengejar kesuksesan yang diperoleh orang lain dan menghalalkan cara untuk mengambil kesuksesan tersebut.  Ingat setiap orang punya definisi kesuksesan masing-masing menurut dirinya sendiri, kamu bisa menjadikan orang lain sebagai panutan atau contoh yang dapat memotivasi dirimu untuk sukses. Sukses menurut versimu sendiri. Selalu ingat kesuksesan orang lain, belum tentu sukses jika itu menurut ukuranmu.

5. Kesuksesan = Punya banyak uang. Jangan menggunakan uang sebagai ukuran kesuksesan, masih banyak hal yang bisa kamu ambil sebagai pengukur kesuksesanmu. contoh lainnya relasi.

Siapa yang ingin gagal?

Siapa yang ingin gagal? Tidak ada yang mau gagal tapi sayangnya alam memberikan dirimu sesuatu yang lain. Seperti tersambar petir yang datang tiba tiba kamu di hadapkan pada sebuah kenyataan bahwa kamu dipecat dari pekrjaanmu sekarang.

Nah jika hal ini terjadi padamu sekarang berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk bangkit dari kegagalan ini.

  1. Tanamkan pikiran positif. – percaya pada kenyakinan dirimu anda memerlukan berkali kali gagal sebelum akhirnya berhasil bangkit dan berhasil mengantisipasi semua kesalahan yang ada sebelumnya. Yang penting adalah anda terus mencoba untuk selalu bangkit dan terus berproses dan jangan diam menerima nasib. Minimal dengan belajar membuka – buka buku saat kuliah dulu. Membaca buku tentang skill yang baru. Ingatlah seorang seperti Soichiro Honda pendiri Honda pernah di tolak untuk bekerja sebagai teknisi di perusahaan Toyota atau baca Biografi Howard Schultz pekerja yang menjadi pemilik Starbucks.
  2. Disetiap kegagalan ada Pelajaran yang berharga. – Jika anda gagal sudah wajar jika anda bersedih tapi ingatlah jangan berlarut larut dalam kesedihan. Terus gali sebab sebab gagal sebelumnya. Kemudian pikirkan gimana caranya untuk memperbaiki supaya tidak terulang  untuk masa depan. Buat kejadian atau kegagalan masalalu tidak menjadi sia-sia.
  3. Gagal tidak masalah. – Kegagalan apapun itu baik kegagalan cinta, gagal makan enak, rumah tangga berantakan, berbanggalah, mengapa? Sebab banyak orang sukses di dunia pernah gagal sebelumnya dan berusaha bangkit dari kterpurukan.
  4. Selalu berpikir untuk maju jauh kedepan. – Dalam kesuksesan membutuhkan kerja keras, diperlukan usaha siang malam dan membuuhkan energi extra untuk menjalaninya dan mungkin banyak orang yang sudah menyerah di tengah jalan. Ada satu hal yang membedakan orang gagal dan orang sukses adalah pola pikirnya. Orang sukses selalu berpikir jauh kedepan. Seperti bambu cina, jika kamu menanam bambu cina ia seperti lambat tumbuh tidak bertunas , tapi ternyata di dalam tanah
  5. Jaga pikiran Positif anda. – Pikiran yang positif akan membangkitkan gairah hidup yang positif pula.  Jaga pikiran Anda sedang dalam proses menuju kesuksesan dan akan bisa menghasilkan sesuatu yang lebih baik di hari esok.
  6. Kelilingi diri anda dengan keluarga/teman yang positif. – Seperti point sebelumnya disebutkan sifat positif itu menular, setidaknya jika diri anda sendiri kesulitan untuk berpikir positif isi hidup anda dengan banyak orang yang berpikir positif dan biarkan pikiran positif mereka menular pada anda.
  7. Selalu evaluasi rencana anda. – Setelah anda mantap untuk memulai kesuksesan, selalu desain rencana untuk maju kedepan. Berikan cara terbaik yang dapat memaksimalkan potensi maksimal milik anda.
  8. Teruslah mencoba. – Tirulah Thomas Alva Edison yang telah mencoba 9.999 kali untuk gagal menciptakan bolam lampu, dan percobaan ke 10.000 baru berhasil. Dan apa yang Thomas Alva Edison katakan “Saya tidak gagal. Bahkan saya berhasil menuemukan 9.999 cara yang tidak bekerja seperti yang saya harapkan.”

Itulah 8 cara yang bisa anda gunakan untuk bangkit dari kegagalan yang bisa anda coba. Ingatlah orang – orang sukses dunia selalu melewati kegagalan sebelum akhirnya mereka meraih kesuksesan.

Kenapa Saya Tidak Dipromosi?

“Saya kecewa dengan perusahaan ini, sudah 10 tahun saya bekerja di perusahaan ini, saya ‘mentog di Supervisor sedang Budi (bukan nama sebenarnya) baru bekerja kemarin (4 tahun) sudah diangkat Manager.” “Saya merasa saya tidak dihargai diperusahaan ini, saya bekerja seperti babu, orang lain yang menikmati hasilnya.”

Apakah kalian pernah mendengar bahkan mengeluh seperti ini? Pernahkan kalian telah bekerja bertahun tahun demi perusahaan tapi sepertinya perusahaan tutup mata dengan dirimu? padahal kamu sudah bekerja 10 – 15 tahun tapi tidak dipromosikan, tapi malah anak baru masuk sudah dapat promosi?

 

Dari banyak penyebab ada beberapa faktor berikut yang membuat kamu tidak dipromosikan.

1. Masalah pradigma. Banyak orang berpikir jika mereka akan di promosi sejalan dengan waktu karena ada faktor Senioritas. Sekarang sudah tidak berlaku. Pada jaman ini perusahaan membutuhkan sumber daya yang memberikan Kontribusi berupa prestasi di atas rata – rata. Coba cek penghargaan apa saja yang sudah kamu terima selama kamu bekerja sedemikian lama diperusahaanmu?

Jika penghargaan sudah banyak di terima dan memberikan kontribusi yang besar bagi perusahaan.

Bisa jadi alasan kedua ini yang menghambat dirimu di promosikan.

 

2. Menguasai Ketrampilan Teknis dan non-Teknis. Mendapat promosi dibutuhkan dua hal yang harus dimiliki oleh pekerja pertama ketrampilan teknis dan ketrampilan non-teknis. Ketrampilan teknis adalah ketramplan dasar yang memiliki hubungan dengan tugas utamanya, seperti seorang accounting harus tahu Akuntansi. Seprang montir sepeda motor tahu mesin sepeda motor, seorang IT tahu hardware dan software dll. Sedangkan non-teknis berkaitan dengan Atitude seseorang seperti Kejujuran, kedisiplinan, ketuhanan, kerjasama, kepemimpinan, komunikasi, kemampuan menyelesaikan masalah dll. Nah, untuk prosmosi perusahaan akan menguji seseorang berdasarkan kedua kemampuan ini. Bisa dilakukan secara cepat, atau bisa melalui waktu bertahun tahun.

 

3. Memiliki mentalitas kekanak kanakan. Ada karyawan yang memiliki mentalitas kerja seperti ini “Saya bekerja sesuai dengan apa yang saya terima sebenarnya saya mampu untuk menyelesaikannya dalam satu hari. Tapi saya selesaikan dalam dua hari. Karena sesuai dengan bayaran saya.” Hal ini sama seperti pemikiran anak kecil “Saya mau mainan baru, tapi mama tidak membelikan, makanya saya tidak mau makan siang sampai mama membelikan ku mainan.” Banyak orang tidak menyadari saat mereka bekerja sebenarnya kia sedang menjual ketrampilan kita. Harga kita tergantung dari seberapa besar kualitas ketrampilan yang kita jual.

Berikut ciri karyawan yang memiliki mental anak–anak :

  1. Tidak pernah mau belajar dari kesalahan dimasa lalu.
  2. Ingin sukses yang cepat, tanpa mau menjalani prosesnya.
  3. Menuntut syaratnya lebih dulu baru bersedia melakukan sesuatu.
  4. Selalu menuntut, sedikit berbuat.
  5. Selalu menyalahkan kondisi lingkungan sekitar, tidak mau intropeksi.

Nah jika Anda adalah pemimpin atau pemilik perusahaan apakah anda mau memberikan promosi untuk orang yang memiliki sifat di atas?

4. Tidak ada Kesuksesan yang Mudah. Tidak ada pekerjaan yang mudah dengan rintangan yang sedikit di dunia. Anda harus memiliki kemampuan teknis dan non-teknis yang mumpuni untuk bisa menyelesaikan pekerjaan dan menuju sukses anda. Masalahnya, “apakah anda sanggup untuk menyelesaikannya? Menerima tanggung jawab jabatan yang lebih tinggi membuat anda memikul beban yang lebih berat.

Coba ukur dirimu sendiri apakah anda sudah menjadi seorang yang mampu untuk menjadi problem solver, bisa menyelesaikan masalah hingga tuntas cepat, benar, tanpa mengeluh. Jika belum sekarang kesempatan anda untuk belajar memperbaiki diri baik kemapuan teknis anda dan non-teknis anda. Sekarang.