3 cara ampuh menghadapi rekan kerja yang negatif.

Jika kita berada di lingkungan kerja yang kebanyakan memiliki karyawan yang malas atau menjadi benalu bagi perusahaan, seperti kebiasaan datang terlambat, pura – pura kerja sambil baca status di sosmed, minum kopi sambil kerja dengan perbandingan banyak kopinya daripada hasil kerjanya. Apakah anda bekerja di lingkungan yang seperti itu juga? Anda menjadi satu satunya karyawan yang rajin atau anda salah satunya? Jika anda salah satunya segera stop kebiasaan itu.

 

Nah jika anda adalah karyawan yang rajin, berikut beberapa cara untuk melawan kebiasaan buruk itu.

  1. Buat Sasaran yang besar. – Buat sasaran yang besar untuk dirimu atau teammu seperti menjadi kepala cabang, manager, penjualan terbaik, tergantungkondisimu sekarang. Sebab jika lingkungan kerjamu banyak memiliki rekan yang menjadi benalu adalah merupakan sebuah oportunity- kesempatan sebab rekan benalu tidak akan mecapai kinerja yang baik. Berkuranglah pesaingmu.
  2. Menjunjung tinggi etika bekerja. – Ingat anda digaji untuk bekerja bukan untuk bermalas malasan, anda digaji berdasarkan kinerja yang anda hasilkan, bermalas malasan tidak akan menghasilkan kinerja yang memuaskan.
  3. Membuat rincian Jobdesk. – Rinci Jobdesk anda dari yang besar, harian, bulanan, dan tahunan. Sehingga ada tahu mana yang harus anda selesaikan dan menemukan ruang untuk improvisasi terhadap alur jobdesk anda. Utamakan untuk menciptakan kinerja terbaik untuk perusahaan
  4. Selesaikan kewajiban anda terlebih dahulu. – Bekerja di manapun anda harus memiliki prinsip kerja karyawan yang baik, selesaikan dulu pekerjaan anda baru boleh anda ngobrol dengan teman atau beristirahat dengan minum kopi. Tapi ingat jangan buang buang waktu untuk ngobrol atau minum kopi terlalu lama, lebih baik anda mencicil pekerjaan lain yang tenggat waktunya masih lama.

Dari 4 cara diatas anda secara otomatis akan menjauhi orang yang malas.

Langkah Agar Tetap Termotivasi

Nah, berikut adalah hal hal yang bisa kamu lakukan supaya langkah kamu sehari-hari tetap termotivasi.

1. Rayakan setiap kemenangan.

Ada begitu banyak hal yang harus di lakukan dalam waktu yang singkat, kemudian memaksa diri untuk mengerjakan antrian pekerjaan berikutnya. Bagaikan sedang maraton di rute tak berujung. Rasanya butuh motivasi tambahan.

Motivasi datang dalam wujud merayakan kemanangan kecil. Menjadi sebuah keharusan seseorang untuk mulai merayakan setiap kemenangan yang ada walaupun kecil. Pointnya adalah sekecil apapun pencapaiaanmu hari ini, rayakanlah, karena untuk memperoleh pencapaiaan itu ada banyak hal yang kamu kesampingkan dan hal lain yang kamu dahulukan merupakan hal yang berarti buatmu.

2. Libatkan Teman atau keluarga untuk Mencapai Tujuanmu.

Motivasi terbaik bisa kamu dapatkan untuk mencapai tujuan berasal dari teman dan keluarga. orang terdekat bermanfaat untuk mendapatkan setiap kemanangan dan mereka juga akan membantu menguatkan dirimu saat mendapat kekalahan. Tidak ada salahnya menerima tantangan maupun saran yang akan di beri oleh teman dan orang terdekat tersebut. Bawalah orang terdekat mu untuk membantu anda dalam memberikan motivasi dan penguatan kepada anda.

3. Pagi Hari

Penelitian menunjukan bahwa jam pertama anda bangun ada waktu paling produktif bagi otak anda. Manfaatkan kelebihan ini untuk melakukan tugas penting dan menyelesaikannya daripada menghabiskan waktu pagi anda untuk melakukan kegiatan untuk tujuan menghabiskan waktu. Manfaatkan waktu pagi hari dengan optimal dan akan membuat dirmu termotivasi karena teah melakukan banyak pekerjaan dan tercapainya tujuan penting.

4. Hadiah

Berikan padamu sebuah reward berupa hadiah barang atau liburan setelah menyelesaikan sebuah tantangan atau pekerjaan yang besar. sebab jika bekerja tanpa imbalan merupakan suatu hal yang

5. Mentor

Semua perlu mentor supaya keputusan yang akan kamu buat menjadi lebih mudah dan tepat sasaran. Temukan mentor yang bisa menjadi tempat kamu bertanya dan mencontoh, yang lebih berpengalaman, atau lebih tua, atau lebih bijak, bisa juga lebih kaya darimu, atau hanya sekedar tempat memberi semangat. Pelajari semua hal darinya bahkan kesalahannya sekalipun. Bijaklah dalam mengambil keputusan dan pikirkan matang-matang hasil dan resikonya.

6. Cita-cita

Sama seperti memiliki mentor, memiliki cita cita yang mungkin untuk dicapai merupakan sesuatu yang menyenangkan. Memiliki mimpi dan cita cita yang mungkin dicapai membuat kita menjadi lebih semangat dalam menjalankan hari.

Cara Menikmati Hidup

Ada kalanya manusia merasa jenuh, bosan, dan merasa tidak dihargai. Jangan biarkan pikiran ini terus menghantuimu. Sebab pikiran ini seperti racun yang akan merusak mu pelan-pelan. Nah berikut 5 hal yang perlu kita ketahui untuk melawan pikiran negatif dan supaya merasa semangat dalam hidup.

1. Hidup ini indah dan paham betul akan karunia Tuhan tersebut

Hidup ini indah. Namun banyak orang yang kesulitan untuk menikmatinya. Orang yang bahagia adalah orang yang menyadari betapa indah kehidupan mereka itu. Sedang sebaliknya orang yang tidak bahagia adalah orang yang selalu memperhitungkan bagian dari hidup mereka dengan keinginan mereka, sehingga ada saja yang dikeluhkan.

Semangat datang dari hati yang bersyukur, sehingga membuat kita mudah untuk menikmati hidup. Mudah menerima hidup yang diliki, dan apapun kejadian yang terjadi. Semangat bisa habis jika kita menganggap hidup ini penuh dengan beban dan kesedihan.

2. Masih punya mimpi, harapan dan cita-cita.

Jika kita punya harapan yang ingin kita capai untuk masa depan. Otomatis kita menjadi sosok yang aktif untuk mencapai cita cita dan mimpi tersebut. Jika kita tidak punya mimpi dan harapan maka kita menjadi sosok yang hanya berpangku tangan, dan berdiam diri jelas bukan solusi terbaik untuk terwujudnya sebuah harapan. Jangan takut untuk bermimpi. Mimpi bagaikan sebuah hadiah yang besar jika kita mau untuk mengusahakannya. Kita terkadang ingin hadiah yang besar namun kita takut untuk berimpi. Khawatir mimpi itu cuma sebatas khayalan semata.

Hm, tapi bukakah masa depan adalah sebuah misteri? Kita sebagai manusia Cuma bisa membuat masa depan menjadi tempat yang seidah mungkin. Dan pasrah saja supaya mimpi kita di kabulkan Allah.

3. Punya keinginan untuk membahagiakan orang lain.

Membahagiakan orang lain juga membuat kita semangat dalam hidup. Ada dorongan untuk selalu berusaha mewujudkan kebahagiaan seseorang. Kita ingin seseorang selalu tersenyum karena usaha kita. Dan kebahagiaan pun akan muncul dengan sendirinya. Berjuanglah untuk membuat hidup kita bermakna. Bermakna bagi orang lain dan diri sendiri.

4. Merasa berguna bagi banyak orang.

Kita akan merasa senang jika kita berguna bagi banyak orang. Kehadiran kita bisa membahagiaakan orang lain, bermanfaat bagi masyarakat, dan pribadi kita menjadi berguna dan terlibat di masyarakat. Kita menyadari kita dicpatakan oleh Tuhan YME, bersama dengan keahlian kita, sifat sifat kita ternyata berguna dan membahagiakan orang lain. Kita tidak lagi hanya berpuas diri tapi menjadi bagian dalam masyarakat dunia. Jadilah berguna, sekecil apapun yang kita berikan kepada orang lain. Tentu akan membantu.

5. Merasa diri berharga bagi orang lain.

Kamu akan bisa lebih menikmati hidup jika kamu menyadari bahwa kamu itu berharga bagi orang lain. Tinggalkan orang orang yang menyepelekan kamu, dan buktikan bahwa mereka salah dengan prestasi yang kamu capai. Banyak orang yang masih mengganggap jika kamu itu berharga, keluarga mu, ayah-ibu mu. Mereka adalah contoh terdekat yang masih mencintai dan menganggap kehadiran mu itu sangat berharga. Semangatlah menjalani hidup dan bahagiakan orang yang kamu anggap berharga.

Analisa Keberuntungan, Kenapa Ada Orang yang Seberuntung Itu?

Sebuah Artikel menarik ditulis oleh Richard Wiseman, Richard meneliti kenapa ada orang yang merasa beruntung sedangkan kebanyakan orang susah untuk mendapatkan keberuntungan itu. Richard Wiseman adalah seorang penulis buku berjudul “The Luck Factor” dan seorang dosen di University of Herfordshire. Penelitian beliau berusaha untuk mengungkap kenapa ada orang yang bisa berada di waktu yang tepat atau tempat yang tepat. Sedangkan yang lainnya tidak bisa mendapatkannya.

Kemudian dia mulai melakukan penelitian melalui iklan di koran nasional. Penelitiannya sederhana: bagi yang merasa beruntung dapat menghubungi dirinya. Metodologi penelitian Richard adalah dengan memberikan koran kepada orang-orang kemudian menyuruh mereka untuk menghitung berapa banyak foto dalam koran tersebut. Kemudian Rhidard menempatkan iklan dalam sebuah kolom dan menempatkan teks dalam ukuran besar setengah halaman kemudian menyisipkan front sebesar 2 inci bertuliskan “Tell Experimenter you have seen this and win $50 – Jika anda dapat menemukan tulisan ini beritahu peneliti dan menangkan 50 Dollar.” Walaupun tulisan ini terpampang dengan jelas di sebuah halaman namun banyak orang tidak memperhatikannya, uniknya orang beruntung meihat tulisan tersebut. Karena iklan tersebut, terjaring banyak orang yang “tidak biasa”, dan selama bertahun tahun diwawancarai dan dimonitor, Richard menyadari kebanyakan dari mereka juga tidak begitu yakin tentang penyebab keberuntungan mereka. Namun cara berpikir dan kebiasaan mereka sangat berhubungan dengan keberuntungan dengan ketidak beruntungan mereka

Dari penelitian ini Rhicard berteori jika orang yang tidak beuntung lebih tertekan daripada orang yang beruntung. Orang yang tidak beruntung kawatir dan tertekan karena merasa dirinya tidak beruntung. Untuk menghadapi ketidak beruntungannya mereka malah terlalu fokus pada hal lain. Fokus kepada orang yang beruntung. Contohnya seperti fokus untuk mencari pasangan dansa yang sempurna dan hasilnya mereka melewatkan teman yang baik, dan pada penelitian tersebut ketika orang yan tidak beruntung fokus terhadap gambar yang ada, mereka malah melewatkan tulisan kecil yang sangat mencolok.

Hal berbeda terjadi pada orang yang merasa beruntung. Mereka lebih santai dan terbuka sehingga mereka melihat hal lain selain hal yang mereka cari.

Dalam penelitian ini Rhicard menyimpulkan adanya beberapa prinsip yang dipegang oleh orang beruntung yaitu:

  1. Orang beruntung terlatih melihat kemungkinan dan peluang dengan baik
  2. Orang beruntung membuat keputusan berdasarkan intuisinya
  3. Orang beruntung membuat ramalan dengan ekspektasi positif
  4. Orang beruntung memiliki sikap ulet untuk mengubah nasip buruk menjadi lebih baik

Nah pertanyaan berikutnya dibenak Richard adalah apakah perinsip ini bisa digunakan untuk menciptakan keberuntungan pada orang orang yang tidak beruntung? Kemudian Rhicard mengumpulkan orang orang yang bersedia mejalankan latihan selama beberapa bulan. Dan hasilnya, dalam latihan tersebut orang yang tidak beruntung berubah menjadi orang yang beruntung. Latihan ini membantu mereka dalam menemukan keberuntungan dan intuisi mereka. Berharap beruntung, dan tahan terhadap nasib buruk. 80% relawan menjadi lebih bahagia lebih puas daripada sebelum ikut pelatihan dan yang penting merasa lebih beruntung. Orang beruntung menjadi lebih beruntung dan orang yang tidak beruntung menjadi beruntung. Richard menemukan fator keberuntungan dan membaginya menjadi 4 tips berikut.

  1. Dengarkan insting baik anda biasanya insting tersebut benar adanya.
  2. Luangkan waktu beberapa menit untuk memikirkan hal baik yang sudah terjadi saat ini
  3. Jadiah orang yang lebih berani terhadap pengalaman baru dan lepaskan dari rutinitas sehari -hari.
  4. Visualisasikan (bayangkan) diri anda menjadi beruntung sebelum melakukan aktifitas harian.

Semoga hari anda menjadi lebih beruntung.

Pikiran Penghambat Sukses

Apa yang kamu lakukan bergantung pada apa yang kamu pikirkan, jika kamu memikirkan hal positif maka hasilnya akan positif pula dan sebaliknya.

Berikut pikiran yang harus kamu buang jauh jauh jika kamu ingin sukses

1. Sekarang bukan waktu yang tepat. Menunggu tidak akan memberikan kontribusi apapun untuk dirimu dan kesuksesanmu. Jika kamu menunggu demi waktu yang sempurna, percuma. Tidak ada waktu yang sempurna. Semua ada tantangan dan kelebihan yang berbeda-beda yang akan kamu hadapi. Jika kamu masih memutuskan untuk menunggu, kapan akan kamu lakukan? Bahkan kamu sendiri tidak tahu. Dan hasilnya tidak pernah kamu lakukan.

2. Hidup sekarang dirasa cukup. Kamu merasa hidup kamu sudah dirasa cukup. Cukup karena kamu pandai bersyukur. Itu bagus. Hal yang jangan kamu lakukan adalah kamu merasa hidupmu cukup karena kamu malas berusaha dan takut untuk bermimpi besar. Kamu malas untuk ‘ngoyo kamu sudah merasa bahagia dan tidak mau bersusah payah untuk mencari kebahagiaan. Bukankah hidup itu harus ada peningkatan, hidup itu terus berubah. Jika kamu tidak mengikuti perubahan kamu akan tertinggal. Jangan puas dengan keadaanmu saat ini.

“Kesuksesan dan kegagalan adalah sama sama bagian dari hidup, keduanya hanyalah sementara”

3. Keinginan setengah setengah. Kamu adalah tipe yang garang, refolusiner dengan ide-ide yang segar, dan tekat mu besar, tapi kamu memilih mundur jika oang sekitarmu tidak memberikan persetujuan. Dukungan dan restu memang bisa menjadi pembuka jalan untuk kesuksesanmu. tapi terkdang kamu perlu untuk membuktikan jika perkataan mereka salah dan kamu orang yang hebat. Tidak semua sahabatmu sepihak dan sepemikiran dengan kamu. Dan keluargamu setuju dengan kamu. Teruslah maju dan berusaha karena satu satunya kunci untuk mendapatkan persetujuan keluarga dan teman temanmu adalah membuktikan bila kamu bisa sukses dengan pilihanmu.

4. Mengejar kesuksesan yang diperoleh orang lain dan menghalalkan cara untuk mengambil kesuksesan tersebut.  Ingat setiap orang punya definisi kesuksesan masing-masing menurut dirinya sendiri, kamu bisa menjadikan orang lain sebagai panutan atau contoh yang dapat memotivasi dirimu untuk sukses. Sukses menurut versimu sendiri. Selalu ingat kesuksesan orang lain, belum tentu sukses jika itu menurut ukuranmu.

5. Kesuksesan = Punya banyak uang. Jangan menggunakan uang sebagai ukuran kesuksesan, masih banyak hal yang bisa kamu ambil sebagai pengukur kesuksesanmu. contoh lainnya relasi.

FINAL SPRINT 2020 – REACH THE IMPOSSIBLE & FINISH STRONG BY CHRISTIAN ADRIANTO

 

 

 

 

 

 

Jakarta PSBB lagi… Anies Baswedan tarik Rem Darurat!!

Artinya di Q4 ini akan semakin menantang.

Lantas bagaimana Final Sprint ini kita bisa capai target,  Reach The Impossible & Finish Strong?

 

Yang pertama anda harus *GIVE UP TO GO UP*

Q4 ini bagaikan mendaki puncak Everest, Puncak tertinggi di dunia.

 

Agar bisa mendaki sampai puncak Everest, ada hal-hal yang kita harus *Give Up* atau kita harus tinggalkan. Kita tidak bisa mencapai puncak dengan membawa semua beban yang kita bawa dari awal ketika di base camp.

 

Tapi ada hal hal yang HARUS kita bawa agar kita sampai di puncak. Misalnya kita harus membawa jaket yang tepat, sepatu yang tepat & gear untuk mendaki.

 

Begitu juga dalam bisnis dan pekerjaan. Untuk mencapai the Impossible dan mencapai Target Last Quarter ini, kita harus belajar apa saja hal-hal yang harus kita tinggalkan, dan apa saja yang harus kita bawa.

 

*Beban pertama yang harus DITINGGALKAN adalah ….*

 

Biasanya dalam kondisi yang tidak mudah, otak manusia cenderung membuat asumsi-asumsi yang lebih parah dari keadaan yang sebenarnya. Apalagi jika ditambah berita-berita negatif, beban kita akan bertambah semakin berat. Sehingga untuk mencapai puncak beban pertama yang harus ditinggalkan adalah pikiran negatif. Gimana mau mendaki puncak? dengan pikiran negatif, tanjakan kecil saja akan jadi seperti tebing yang curam.  Akibatnya kita jadi takut, khawatir, ragu ragu, dan segudang emosi negati lain yang membuat kita jadi sulit untuk berpikir jernih, fokus solusi dan lebih kreatif.

 

*Sedangkan yang WAJIB dibawa adalah ….*

  1. Mindset yang Tepat,
  2. Strategi yang Tepat untuk menghadapi Last Quarter di tengah pandemi & PSBB ini,
  3. Action Plan untuk meningkatkan penjualan selama 90 hari terakhir, dan
  4. Motivasi yang kuat.

 

Dalam program *Final Sprint 2020: REACH THE IMPOSSIBLE & FINISH STRONG* ini Bp. Christian Adrianto akan mengupas tuntas

Mindset, Strategi : Salah satunya bagaimana membuat virtual event untuk menjual produk / jasa anda, Action Plan 90 hari terakhir, dan Motivasi agar anda Reach The Impossible & Finish Strong di Last Quarter 2020.

 

Benjamin Franklin mengatakan

*“If you fail to planyou are planning to fail.”*

 

Ikuti program Seminar Online by *Christian Adrianto* VIA APLIKASI ZOOM

*Final Sprint 2020: REACH THE IMPOSSIBLE & FINISH STRONG*

*Kamis, 24 September 2020*

 

Investasi

Online Training ~Rp.800.000~

30 Pendaftar Pertama hanya Rp. 195.000

Bonus E-Certificate & E-Modul

 

Info pendaftaran balas WA ini atau hubungi

*SISCA*

*082110502502*

Cukup WA “Nama Anda <spasi> Daftar Final Sprint”

Atau klik link berikut

https://api.whatsapp.com/send?phone=6282110502502&text=Daftar%20FINAL%20SPRINT%202020

Final Sprint 2020

INDONESIA MASUK RESESI !! INI YANG MESTI DILAKUKAN……..

Mau resesi atau ngga ada resesi, situasi akan tetap susah buat orang-orang yang bisanya hanya ngeluh dan nyinyir.

Sebaliknya mau resesi atau ngga ada resesi, buat yang selalu positif dan mencari jalan, akan selalu ada peluang disetiap kesempatan, bahkan dalam resesi sekalipun.

*YA atau YA?*

Bahkan jauh sebelum masa pandemi COVID-19 ada saja orang yang terjangkit virus negatif thinking, yang sukanya hanya *MAP* :

Menyalahkan, Alasan & Pembenaran.

Kalau masih gagal bisanya Menyalahkan situasi ekonomi, menyalahkan atasan, menyalahkan bawahan, menyalahkan pemerintah, apa aja disalahkan.

Apa aja dijadikan kambing hitam, bahkan kalau kepepet dia cari kambing putih.

Kalau belum sukses suka  Alasan. Kerja di kantor katanya bosan, fasilitas kurang, harus banyak lembur, waktu buat keluarga habis, gaji kecil lagi.

Lha, sekarang kita dikasih kesempatan WFH. Kerja dirumah dari jam 9 sampai 5 sore plus dapat bonus bahagia, dekat dengan anak dan keluarga. Jadi produktivitas kerja harusnya tambah semangat dong…

Pembenaran

Kalau ada yang lebih sukses jangan terbiasa pembenaran.

Ciri-cirinya gini nih :

“Terang aja……”

“Ora gumun….”

Terang aja dia lebih sukses, dia temannya banyak, koneksinya kuat.. Lha saya…?

Ora gumun dia lebih sukses, dia lebih ganteng, dia lulusan luar negri.. lha saya…?

Kalau ada orang yang lebih sukses dari kita, tandanya kita juga bisa lebih sukses lagi. Jadi jangan iri apalagi nyinyir, tapi kita belajar apa yang dia lakukan sehingga dia lebih sukses dari kita.

Jika kita masih MAP, ngga ada resesipun, situasi akan tetap susah.

Apalagi resesi karena COVID-19.

Sudah cukup!!!

Virus COVID-19 udah hampir ada vaksinnya, jangan virus negative thinking jadi pandemi diantara kita. Virus Negative Thinking jauh lebih berbahaya dari COVID-19.

Akan selalu ada kesempatan dalam setiap persoalan. Kita hanya perlu berpikir positif, fokus solusi dan terbuka dengan setiap peluang. Bukankah kita sering melihat orang yang survive bahkan sukses dalam masa krisis?

Jangan dulu berpikir ini sudah berakhir, sudah mentok, tidak ada jalan lagi.

Ketika anda merasa seperti itu, tandanya sudah saat nya anda upgrade diri. Tingkatkan knowledge, skill dan attitude.

*Christian Adrianto Motivator & Trainer*

 

Ingin mengundang Christian Adrianto untuk Motivasi Final Sprint, Training Selling skill & Leadership?

Meningkatkan knowledge, skill dan motivasi team anda?

Telpon/WA  Fransisca

+6282110502502

Siapa yang ingin gagal?

Siapa yang ingin gagal? Tidak ada yang mau gagal tapi sayangnya alam memberikan dirimu sesuatu yang lain. Seperti tersambar petir yang datang tiba tiba kamu di hadapkan pada sebuah kenyataan bahwa kamu dipecat dari pekrjaanmu sekarang.

Nah jika hal ini terjadi padamu sekarang berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk bangkit dari kegagalan ini.

  1. Tanamkan pikiran positif. – percaya pada kenyakinan dirimu anda memerlukan berkali kali gagal sebelum akhirnya berhasil bangkit dan berhasil mengantisipasi semua kesalahan yang ada sebelumnya. Yang penting adalah anda terus mencoba untuk selalu bangkit dan terus berproses dan jangan diam menerima nasib. Minimal dengan belajar membuka – buka buku saat kuliah dulu. Membaca buku tentang skill yang baru. Ingatlah seorang seperti Soichiro Honda pendiri Honda pernah di tolak untuk bekerja sebagai teknisi di perusahaan Toyota atau baca Biografi Howard Schultz pekerja yang menjadi pemilik Starbucks.
  2. Disetiap kegagalan ada Pelajaran yang berharga. – Jika anda gagal sudah wajar jika anda bersedih tapi ingatlah jangan berlarut larut dalam kesedihan. Terus gali sebab sebab gagal sebelumnya. Kemudian pikirkan gimana caranya untuk memperbaiki supaya tidak terulang  untuk masa depan. Buat kejadian atau kegagalan masalalu tidak menjadi sia-sia.
  3. Gagal tidak masalah. – Kegagalan apapun itu baik kegagalan cinta, gagal makan enak, rumah tangga berantakan, berbanggalah, mengapa? Sebab banyak orang sukses di dunia pernah gagal sebelumnya dan berusaha bangkit dari kterpurukan.
  4. Selalu berpikir untuk maju jauh kedepan. – Dalam kesuksesan membutuhkan kerja keras, diperlukan usaha siang malam dan membuuhkan energi extra untuk menjalaninya dan mungkin banyak orang yang sudah menyerah di tengah jalan. Ada satu hal yang membedakan orang gagal dan orang sukses adalah pola pikirnya. Orang sukses selalu berpikir jauh kedepan. Seperti bambu cina, jika kamu menanam bambu cina ia seperti lambat tumbuh tidak bertunas , tapi ternyata di dalam tanah
  5. Jaga pikiran Positif anda. – Pikiran yang positif akan membangkitkan gairah hidup yang positif pula.  Jaga pikiran Anda sedang dalam proses menuju kesuksesan dan akan bisa menghasilkan sesuatu yang lebih baik di hari esok.
  6. Kelilingi diri anda dengan keluarga/teman yang positif. – Seperti point sebelumnya disebutkan sifat positif itu menular, setidaknya jika diri anda sendiri kesulitan untuk berpikir positif isi hidup anda dengan banyak orang yang berpikir positif dan biarkan pikiran positif mereka menular pada anda.
  7. Selalu evaluasi rencana anda. – Setelah anda mantap untuk memulai kesuksesan, selalu desain rencana untuk maju kedepan. Berikan cara terbaik yang dapat memaksimalkan potensi maksimal milik anda.
  8. Teruslah mencoba. – Tirulah Thomas Alva Edison yang telah mencoba 9.999 kali untuk gagal menciptakan bolam lampu, dan percobaan ke 10.000 baru berhasil. Dan apa yang Thomas Alva Edison katakan “Saya tidak gagal. Bahkan saya berhasil menuemukan 9.999 cara yang tidak bekerja seperti yang saya harapkan.”

Itulah 8 cara yang bisa anda gunakan untuk bangkit dari kegagalan yang bisa anda coba. Ingatlah orang – orang sukses dunia selalu melewati kegagalan sebelum akhirnya mereka meraih kesuksesan.

Kenapa Saya Tidak Dipromosi?

“Saya kecewa dengan perusahaan ini, sudah 10 tahun saya bekerja di perusahaan ini, saya ‘mentog di Supervisor sedang Budi (bukan nama sebenarnya) baru bekerja kemarin (4 tahun) sudah diangkat Manager.” “Saya merasa saya tidak dihargai diperusahaan ini, saya bekerja seperti babu, orang lain yang menikmati hasilnya.”

Apakah kalian pernah mendengar bahkan mengeluh seperti ini? Pernahkan kalian telah bekerja bertahun tahun demi perusahaan tapi sepertinya perusahaan tutup mata dengan dirimu? padahal kamu sudah bekerja 10 – 15 tahun tapi tidak dipromosikan, tapi malah anak baru masuk sudah dapat promosi?

 

Dari banyak penyebab ada beberapa faktor berikut yang membuat kamu tidak dipromosikan.

1. Masalah pradigma. Banyak orang berpikir jika mereka akan di promosi sejalan dengan waktu karena ada faktor Senioritas. Sekarang sudah tidak berlaku. Pada jaman ini perusahaan membutuhkan sumber daya yang memberikan Kontribusi berupa prestasi di atas rata – rata. Coba cek penghargaan apa saja yang sudah kamu terima selama kamu bekerja sedemikian lama diperusahaanmu?

Jika penghargaan sudah banyak di terima dan memberikan kontribusi yang besar bagi perusahaan.

Bisa jadi alasan kedua ini yang menghambat dirimu di promosikan.

 

2. Menguasai Ketrampilan Teknis dan non-Teknis. Mendapat promosi dibutuhkan dua hal yang harus dimiliki oleh pekerja pertama ketrampilan teknis dan ketrampilan non-teknis. Ketrampilan teknis adalah ketramplan dasar yang memiliki hubungan dengan tugas utamanya, seperti seorang accounting harus tahu Akuntansi. Seprang montir sepeda motor tahu mesin sepeda motor, seorang IT tahu hardware dan software dll. Sedangkan non-teknis berkaitan dengan Atitude seseorang seperti Kejujuran, kedisiplinan, ketuhanan, kerjasama, kepemimpinan, komunikasi, kemampuan menyelesaikan masalah dll. Nah, untuk prosmosi perusahaan akan menguji seseorang berdasarkan kedua kemampuan ini. Bisa dilakukan secara cepat, atau bisa melalui waktu bertahun tahun.

 

3. Memiliki mentalitas kekanak kanakan. Ada karyawan yang memiliki mentalitas kerja seperti ini “Saya bekerja sesuai dengan apa yang saya terima sebenarnya saya mampu untuk menyelesaikannya dalam satu hari. Tapi saya selesaikan dalam dua hari. Karena sesuai dengan bayaran saya.” Hal ini sama seperti pemikiran anak kecil “Saya mau mainan baru, tapi mama tidak membelikan, makanya saya tidak mau makan siang sampai mama membelikan ku mainan.” Banyak orang tidak menyadari saat mereka bekerja sebenarnya kia sedang menjual ketrampilan kita. Harga kita tergantung dari seberapa besar kualitas ketrampilan yang kita jual.

Berikut ciri karyawan yang memiliki mental anak–anak :

  1. Tidak pernah mau belajar dari kesalahan dimasa lalu.
  2. Ingin sukses yang cepat, tanpa mau menjalani prosesnya.
  3. Menuntut syaratnya lebih dulu baru bersedia melakukan sesuatu.
  4. Selalu menuntut, sedikit berbuat.
  5. Selalu menyalahkan kondisi lingkungan sekitar, tidak mau intropeksi.

Nah jika Anda adalah pemimpin atau pemilik perusahaan apakah anda mau memberikan promosi untuk orang yang memiliki sifat di atas?

4. Tidak ada Kesuksesan yang Mudah. Tidak ada pekerjaan yang mudah dengan rintangan yang sedikit di dunia. Anda harus memiliki kemampuan teknis dan non-teknis yang mumpuni untuk bisa menyelesaikan pekerjaan dan menuju sukses anda. Masalahnya, “apakah anda sanggup untuk menyelesaikannya? Menerima tanggung jawab jabatan yang lebih tinggi membuat anda memikul beban yang lebih berat.

Coba ukur dirimu sendiri apakah anda sudah menjadi seorang yang mampu untuk menjadi problem solver, bisa menyelesaikan masalah hingga tuntas cepat, benar, tanpa mengeluh. Jika belum sekarang kesempatan anda untuk belajar memperbaiki diri baik kemapuan teknis anda dan non-teknis anda. Sekarang.

Tips Memimpin Generasi Z

Manusia adalah makhluk yang unik. Beragam kebiasaan bisa kita jumpai dalam kehidupan sehari hari. Pola dan kebiasaan ini bisa kita analisa jika berdasarkan tahun kelahiran mereka. Tiap kelompok memiliki karakteristik sendir yang bisa di bedakan. Hal ini terjadi karena pengaruh lingkungan di masa hidup mereka. Dalam waktu 100 tahun terakhir setidaknya sudah ada 6 kelompok generasi manusia. Termasuk yang manakah kamu?

  1. Generasi Tradisonalis/Matures (1900-1945).  Kondisi sulit dimana serba kekurangan dan perang.
  2. Generasi Baby Boomers (1946-1964). Baby boomers kebanyakan berorentasi pada kerja keras, karir yang mapan dan konsisten. Pernah mengalami masa kekurangan dan berkeinginan untuk hidup lebih baik, demi anak cucu mereka kelak. Suka melakukan sesuatu yang konvensional, mistis dan cenderung keras kepala.
  3. Generasi X (1965-1980). Mengikuti jejak orang tua baby boomers, Gen X hidup di masa dengan konflik dan politik masa orde baru. Tidak semua anak Gen X hidup dalam kecukupan ekonomi. Gen X tumbuh dengan orang tua yang menghabiskan waktunya untuk bekerja sehingga pendidikan orang tua baby boomers untuk bekerja keras masih kental dalam prinsip Gen X.
  4. Generasi Y / Milenial (1980-1995). Masa dimana terjadinya transisi dari semua yang bersifat analog ke digital. Gen Y tumbuh di masa dimana banyak meninggalkan prinsip-prinsip lama dan menciptakan ide-ide baru sehingga bisa bepikir lebih demoratis dan toleran. Kebanyakan anak Gen Y hidup sudah berkecukupan, sehingga memiliki lebih banyak waktu untuk bersenang-senang dan memiliki pemikiran jika prinsip orang tua sudah tidak relevan dengan kehidupan anak-anak Gen Y.
  5. Generasi Z (1996-2010). Perkembangan teknologi semakin cepat dan semakin baik. Anak Gen Z bagaikan tidak dapat lepas dari Gadget. Akibatnya, anak Gen Z lebih cepat dalam menerima informasi daripada generasi sebelumnya. Dari kemudahaan ini membuat anak Gen Z suka dengan hal instan. Taraf hidup Gen Z lebih baik daripada generasi sebelumnya dan didukung dengan teknologi sehingga bisa bersenang-senang sambil belajar dan bekerja, hal ini membuat Gen Z lebih kreatif dan Inovatif daripada generasi sebelumnya.
  6. Alpha (2010 – sekarang). Bagi anak dalam generasi Alpha teknologi sudah menjadi hal biasa di usia belia. Sekitar 2,5 juta Generasi Alfa lahir setiap minggu. Membuat jumlahnya akan bengkak menjadi sekitar 2 miliar pada 2025. Gen A adalah kaum terdidik. Bagi generasi ini sifat mereka belum banyak terlihat karena banyak yang masih berada bangku sekolah atau masih berkuliah.