Tag Archives: strategi kaya

GIMANA CARANYA BIAR JADI JENIUS? YUK, BELAJAR CARA BELAJAR DARI ELON MUSK

Belajar cara Belajar dari si jenius Elon MuskKenapa ada orang yang bisa belajar dengan cepat, ada juga orang yang belajar lambat?

Yuk belajar cara belajar dari Elon Musk !

Elon Musk adalah salah satu orang jenius abad ini. Ia disejajarkan dengan Albert Einstein, Nikola Tesla dan juga Isaac Newton. Ia berpikir dengan cara yang berbeda dari orang kebanyakan.

Sudah pasti ia telah membaca ratusan buku. Kata adiknya, sejak kecil, Elon Musk membaca 2 buku per hari. Elon Musk juga bekerja dengan para pakar yang terbaik dibidangnya, ia juga punya sumber daya yang luar biasa. Tapi ternyata bukan itu yang membuat Elon Musk jenius dan sangat cepat dalam belajar.

Elon Musk punya teknik belajar yang proven, sehingga membuat ia bisa begitu jenius dan menjadi sang Disruptor. Ia men-shifted berbagai industri mulai dari indutri otomotif, energy, dan sector luar angkasa.

Sebenarnya metode belajarnya Elon Musk tidak canggih canggih amat kok. Kita juga bisa tiru cara belajar Elon Musk.

Elon Musk di Reddit.com mengatakan :

“Untuk menguasai pengetahuan, seperti sebuah pohon. kita harus memahami dulu prinsip-prinsip dasar yaitu akar dan batang. Baru kemudian dedaunan atau detailnya. Kalau tidak, di mana dedaunan akan menempel?”

-          Elon Musk

Dari sini Elon Musk punya 2 metode belajar

#1. Pastikan menguasai Pohon Pengetahuan

Elon Musk adalah master dalam memahami inti dari setiap bisnis yang ia kembangkan. Ia selalu memastikan bahwa ia sudah menguasai akar dan batangnya sebelum berpindah ke bagian cabang dan daunnya.

Nah, kebanyakan orang melakukan sebaliknya. Sibuk memahami detail- detail teknis tanpa sepenuhnya memahami bagaimana atau mengapa mereka terhubung ke inti atau batangnya.

Hal itu membuat otak dipenuhi banyak sekali pengetahuan dan detail kecil yang yang tidak penting dan dapat mengakibatkan cara berpikir yang keliru.

Jadi kalau diibaratkan sebagai pohon, pohon ini punya batang yang sebesar lidi, kecil kurus, tapi punya banyak ranting dan daun yang lebat. Makanya ketika kita mencoba memasukkan pemikiran dan gagasan baru ke otak, pohon tersebut malah tumbang.

Jadi jika kita ingin mempelajari sesuatu dengan lebih cepat, mulai dengan materi yang memperkokoh batang dan akar yang kuat. Memang di awal akan lebih lambat, tapi ke depannya akan lebih cepat ketika anda belajar teknis dan keterampilan tambahan.

 

#2. Menyambung Cabang Pengetahuan

Anda tidak bisa mengingat apa yang tidak bisa anda hubungkan (connection).

Inilah alasan kenapa Elon Musk bisa menguasai berbagai industri dan mendisrup industri tersebut dengan sangat cepat.

Ia memulai dengan membangun pohon  pengetahuan yang luas dengan akar yang kuat dan batang yang kokoh di berbagai sektor, kemudian baru ia menghubungkan cabang dan daun di pohon tersebut dan menyambungkan dengan cabang dari pohon yang lainnya.

Elon Musk tidak menguasai ilmu secara acak. Semua yang ia pelajari ia sambungkan ke prinsip dasarnya.

Kebanyakan orang belajar, dengan cara mengumpulkan ranting dari sana sini dan membawanya sampai lengan penuh. Begitu kita menemukan ranting yang bagus, setelah penuh apa yang kita lakukan? Kita bakar. Dan kita pikir besarnya nyala api sama dengan ukuran belajar. Lalu apa yang terjadi begitu nyala api padam?

Elon Musk membangun pengetahuan dengan menanam pohon di tanah yang subur dengan akar yang padat dan batang yang kuat dan kemudian bekerja keras menyambung ranting dan daun.

Seperti biasa, ketika kita menerapkan sistem yang baru, mungkin kita butuh waktu untuk memahami dan mungkin anda akan merasa belajar jadi lebih lambat dari biasanya. Tapi it’s okay. Karena kita sedang membangun pondasi untuk pertumbuhan yang eksponensial.

Henry Ford mengatakan :

“Jika anda melakukan hal yang sama berulang kali, anda akan mendapatkan hasil yang sama.”

-Henry Ford

Jika anda ingin belajar lebih cepat, coba 2 metode belajar Elon Musk. Tapi hati hati, jika anda terapkan anda mungkin akan menjadi lebih jenius.

INILAH ALASAN TOMAS ALFA EDISON MENJADI KAYA DAN TERKENAL

Apakah anda pernah mendengar seseorang bernama Thoman Alfa Edison?

Apa yang anda ketahui tentang Thomas Alfa Edison?

Di sekolah kita belajar bahwa Thomas Alfa Edison adalah penemu bola lampu.

Tapi Thomas Alfa Edison tidak menjadi kaya dan terkenal karena menemukan bola lampu.

Faktanya sebelum Thomas Alfa Edison bukan penemu bola lampu, meskipun memang dia yang menyempurnakannya.

Lalu kenapa dia dianggap yang menemukan bola lampu?

Sudah ada yang menemukan bola lampu, tapi lampu versi sebelumnya tidak bisa menyala cukup lama.

Tapi sekali lagi, Thomas Alfa Edison tidak kaya dan terkenal karena menemukan bola lampu yang lebih bagus.

Ia menjadi terkenal karena ia menemukan lampu yang berguna bagi orang banyak. Dan ia mampu melihat gambaran besarnya, sementara orang lain hanya melihat bola lampu.

Sebuah bola lampu tidak akan berguna tanpa ada listrik. Maka Thomas Alfa Edison kaya dan terkenal karena ia membangun sebuah sistem jaringan tiang listrik, stasiun transmisi dan orang-orang yang terampil. Edison kaya dan terkenal karena ia membangun General Electrik.  Sebuah jaringan yang sistemnya membuat sebuah bola lampu dapat menerangi rumah-rumah, bermanfaat buat orang banyak.

Jadi Orang kaya fokus membuat sistem dan membangun sebuah jaringan.  Sebut saja salah satu orang kaya di dunia Bill Gates, ia kaya bukan karena jualan microsoft, tapi ia membangun jaringan distribusi ke IBM dll.

MC. Donald bersaudara jago bikin hamburger enak, tokonya laris, jualannya banyak. Tapi ketika Ray Kroc, membangun jaringan franchise MC D menggurita di seluruh dunia. Penghasilannya berlipat-lipat. Jadi sekali lagi orang kaya fokus pada jaringan.

Jangan Pernah Sekali Kali Kamu Meniru Orang Sukses

Jangan Pernah Sekali Kali Kamu Meniru Orang Sukses

cara kaya dan sukses christian adrianto motivator

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Memangnya salah ya meniru orang sukses?

Memangnya salah meniru orang terkenal yang kita idolakan?

Bukankah orang sukses dapat menjadi inspirasi dan motivasi kita, mereka luar biasa, keberhasilan mereka dapat memotivasi saya menjadi sukses seperti mereka?

 

Benar, tidak ada salahnya meniru orang orang sukses sebagai panutan. Tapi kebanyakan orang, mereka salah meniru. Mereka meniru hasilnya bukan prosesnya.

Orang sukses pasti kaya – Anda berupaya supaya terlihat kaya seperti mereka.

Orang sukses hidup mewah – Anda berusaha trlihat bahagia dengan berfoya foya, jalan jalan luar negeri. Beli tas branded dan semua itu sebenarnya tidak Anda butuhkan.

Orang sukses pasti terkenal – Anda berusaha mengumpulkan follower dan mencari perhatian sana sini.

Orang sukses itu sibuk – Anda berusaha sok sibuk dengan melakukan hal hal yang tidak berguna.

Beberapa Orang sukses DO dari universitas – Anda ikutan DO dan berharap menyamai kesuksesan mereka.

Yang jadi masalah adalah orang sukses tidak meraih kesuksesan seperti yang sekarang Anda lakukan. Kebanyakan yang Anda tiru adalah Hasil setelah sukses. Anda melompati proses perjuangan dimana orang orang tersebut sukses. Anda terlalu terfokus dengan penampilan luar dan melupakan isi atau usaha orang tersebut menjadi sukses seperti sekarang.

Kenapa Orang yang Kaya Makin Kaya sedang Yang Miskin Makin Miskin

Dalam suatu penelitian yang dilakukan pada tahun 2005, dibuatlah film dokumenter yang meneritakan tentang bagaimana jika seorang gelandangan diberikan uang $100.000 (sekitar 1,4 milyar rupiah) dan dibiarkan melakukan apapun yang dia inginkan.

Dan hasilnya ternyata dalam waktu 6 bulan setelahnya. Dia kehabisan semua uangnya dan kembali ke tempatnya yang sama seperti semula.

Mangapa hal ini bisa terjadi?

Hal ini terjadi karena orang miskin tidak bisa atur uang.

Dalam pola pikir orang miskin mereka memiliki pemahaman : Orang Kaya = Punya banyak uang. Sehingga mereka menyalahkan keadaanya saat ini yang tidak punya banyak uang.

 

Orang miskin membuat keputusan bodoh

Fakta lainnya adalah orang miskin suka mengambil keputusan yang bodoh dan semakin menyakiti keadaan finansialnya, orang miskin sering terjerat narkoba dan obat-obatan, orang miskin sering merokok dan mabuk mabukan, orang miskin jarang menabung banyak alasan untuk menghabiskan uang, sering berhutang dan berjudi. Sedang mereka yang kaya ber investasi melalui pendidikan, bisnis, menambahkan aset dan memperluas koneksi.

Kenapa orang miskin melakukan tindakan tindakan seperti narkoba, rokok dan judi itu? Jawabannya karena mereka hanya berpikir secara jangka pendek. Ini adalah point utama mengapa orang miskin tetap menjadi miskin. Mental orang miskin hanya mencari sesuatu yang sifatnya instan dan praktis. Mereka lebih suka dengan keuntungan jangka pendek daripada berpikir muluk muluk terhadapa apa yang belum mereka pahami. Oleh karena nya orang miskin sangat mudah di tipu untuk mendapatkan uang dengan mudah dan cepat. Karena hanya berharap pada hal instan dan praktis.

Tidak punya uang itu keadaan yang sementara, tapi kemiskinan adalah mental

Masih ingat dengan pola pikir orang miskin : Orang Kaya = Punya banyak uang. Hal ini lah yang menjadi dasar kenapa orang miskin takut jika tidak punya uang.

Aset berharga yang dimiliki oleh orang miskin adalah waktu dan tenaga. Sayangnya aset ini dihabiskan untuk hal yang sia sia seperti khawatir dan terjebak dengan skema, rencana instan yang tidak menghasilkan apapun. Memang wajar jika orang miskin masih sering memikirkan “besok makan apa?” atau “bagaimana nasib saya besok?”. Tapi sayangnya rasa kawatir tidak pernah menyelesaikan masalah apapun. Dan yang lebih buruk uang tidak akan menyelesaikan masalah mereka jika mental ini masih ada.

Mental orang miskin hanya berpikir untuk mencari uang, uang , dan hanya uang. Tapi setelah mendapat uang mereka tidak tahu harus berbuat apa untuk uang itu.

Cara menghabiskan uang lebih penting dari cara Anda memperolehnya.

Masih ingat dengan kasus gelandangan yang diberi uang dan masih menjadi gelandangan. Jika Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan terhadap uang yang Anda miliki Anda bisa berakhir seperti kasus gelandangan tersebut. Mereka tidak tahu bagaimana cara yang benar dalam menghabiskan uang.

Orang bermental miskin terjebak dengan jumlah uang, sehingga mereka melupakan apa yang betul-betul penting yaitu aset.

Sekarang kita belajar dari orang kaya. Orang bermental kaya akan berusaha untuk mencipakan nilai yang membuat dirinya bermanfaat sehingga orang lain akan rela untuk membayar dan mendapatkan nilai yang dia tawarkan.  Nilai inilah yang mengembalikan uang yang sudah dikeluarkan kembali berkali lipat. Mereka biasa untuk berpikir jangka panjang, sedang orang miskin berpikir jangka pendek. Orang miskin berpatok pada jumlah uang, orang kaya berpatok pada nilai yang dihasilkan dari uang.

Alasan utama mengapa orang miskin tetap miskin dan orang kaya semakin kaya adalah cara mereka berpikir (mental) dan cara mereka mencari uang (kebiasaan).