Gimana dapat Income dari Bisnis?

Mengapa anda berada dalam bisnis?

Jawabannya adalah untuk membantu orang lain untuk meningkatkan hidup dan kerja menjadi lebih baik.

Lantas, Bagaimana kita mendapatkan income?

Dengan membantu orang lain untuk meningkatkan hidup dan pekerjaannya menjadi lebih baik, sehingga hasilnya kita dibayar.

Kita menciptakan value.

Banyak value, sehingga orang lain membayar (jika perlu lebih kecil) dari value yang kita berikan.

Saya dipercaya lebih dari 400 perusahaan besar di Indonesia karena selama 15 tahun ini saya berpikir bagaimana saya bisa membantu perusahaan anda meningkatkan income 10 kali lipat. Jadi saya dibayar, bahkan repeat order hingga 95%, karena saya memberikan value yang lebih besar dari yang dibayarkan oleh perusahaan.

Selama masa crisis, masa sulit, jangan berpikir bagaimana dapat uang. Yes, cashflow penting, tapi pikirkan bagaimana anda mencipatkan value untuk orang lain. Jadilah solusi, Sehingga anda layak dibayar mahal, karena anda memberikan value untuk membuat orang lain hidupnya lebih baik, pekerjaannya lebih baik.

 

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana saya menciptakan value untuk customer saya?

Bagaimana saya share informasi dan ide yang akan menghasilkan lebih besar dari yang dibayarkan?

Apa yang bisa saya lakukan secara berbeda dari yang pernah saya lakukan sebelumnya?

 

The law indirect

Jika kita melakukan membantu orang banyak Kita mendapat reward. Semakin kita memberi tanpa mikir imbal hasil, semakin hasilnya di luar yang kita pikirkan (nonexpected).

Dimanapun anda menabur, anda akan menuai. Jangan berpikir mengejar uang atau profit. Tapi tabur value, berikan So much more contribution.

Anda tidak bisa mengontrol hasil, tapi anda bisa mengontrol berapa banyak yang yang tabur. Dan entah bagaimanapun caranya, semakin anda menabur, anda akan menuai lebih banyak.

Christian Adrianto Motivator & Trainer

RESUME CD Audiobook Life Revolution

live revolutionInilah Rangkuman CD Audiobook Life Revolution Tung Desem Waringin, motivator survivor Covid-19.

 

 

1. CD 1 : Menang itu mudah , punya Goal, alasan Kuat dan belajar dari yang sudah sukses

#1 Formula sukses

Jika ingin ubah hasil, ubah tindakan hingga jadi kebiasaan. Sebelum ubah tindakan ubah keputusan. Keputusan datangnya dari emosi. Emosi : takut jadi berani, Berani jadi komitmen (nikmat dan sengsara kl kita mencapai atau tidak mencapai goal yang kita impikan) dan Imani (doakan, yakin pasti terjadi). Akarnya Success blueprint/ keyakina/ belief system.

Success blue print : purpose, nilai2 yg kita kejar, nilai2 yang kita hindari, trauma masa lalu, keyakinan/belief system, pertanyaan yang selalu kita tanyakan dalam hidup.

#2 Resep sukses adalah Action.

Keluar dari zona nyaman. Kesuksesan identik berapa jauh kita menerima ketidaknyamanan.

# 3 Goal dan alasan yang sangat kuat.

Ilustrasi : Anak malas belajar karena tidak punya alasan yg kuat.

Punya goal yang jelas dan alasan yang kuat. Harus tau caranya, strategi yang terbukti berhasil. Belajar dari orang yang sudah terbukti berhasil.

#4 Menang mudah, saingannya sedikit. Jarang orang menetapkan goal, sehingga tidak meraih yang dia inginkan.

Ilustrasi : Taufik Hidayat mengaku juara dunia badminton, apakah ia mengalahkan 6 milyar orang didunia? Ia juara dunia hanya dengan mengalahkan 6 orang. Tetapkan goal dan alasan yang sangat kuat. Dengan action, kita sudah jauh menang dibanding orang yang tidak bertindak. Ilustrasi : pak Tung di kampus goal mahasiswa teladan.

#5 Menang adalah mudah, lawannya sedikit. Selama menetapkan goalnya.

Ilustrasi : TDW di BCA goal cabangnya audit terbaik di Indonesia. Memiliki Goal yang Jelas.  Alasan yang kuat.  Belajar dari yang terbaik

Buat Goal yang simple, konkrit, shocking, ada emosi, yakin bisa mencapainya, take action, maka alam semesta akan mendukung.

#6 Jika anda sudah sukses, target harus lebih sukses, lebih bermanfaat bagi orang banyak.

Tuliskan 2 hal kecil yang selama ini sudah anda tunda tunda.

* Mungkin menelpon orang yang anda cintai

* Mungkin mendaftar kursus/ seminar

* Mungkin anda beli sesuatu hal yang akan mengubah hidup anda

Dan lakukan hari ini juga!

 

2. CD 2 :  Cara menjadi master dalam bidang apapun.

  1. Belajar dari yang terbaik
  2. Larut sepenuhnya
  3. Melakukan pengulangan dengan jeda

Ilustrasi : Mau jadi pemain Golf terbaik. Dari siapa belajarnya? Tigerwood atau cady golf?

Atau belajar dari guru@ yang sudah mencetak pemain terbaik. Sehingga kemungkinan sukses jauh lebih besar.

#2. ATM = Amati Tiru Modifikasi

Perhatikan Detail, dan berpikir Mana tindakan yang membawa hasil dan tindakan yang tidak membawa hasil.

#3 Repetition adalah ibu dari semua keterampilan

Ilustrasi : pendeta ngulang2 kotbahnya. Umatnya tanya, kok pendeta ngulang terus? Ya, saya akan ulangi terus sampai anda melakukannya.

Pengulangan ada jeda. Setelah belajar, latihan fokus pengulangan, praktek. Dengan pengalaman nyata, kita tanya lagi dengan ahlinya.

#4 Belajar 80% dari yang berhasil, 20% belajar dari siapapun sehingga pengalaman mereka tidak terulang.

Cara belajar 1. Dari pengalaman (lebih lama) 2. Merenung : berpikir, menganalisa, membandingkan, menyimpulkan (kl belajar dari pengalaman, tidak akan ada yg pernah ke bulan) 3. Belajar langsung dari mentor/orang yang sudah berhasil di bidangnya  4. Belajar dari CD, DVD, Baca Buku

#5 Situasi, lingkungan & kondisi bukan menghambat, tapi membuat kita jadi lebih baik.

Tugas : Tulis dan lakukan 4 hal yang selalu anda tunda dalam 1×24 jam.

 

 3. CD 3 :  Kemampuan pemimpin diri sendiri

  1. Tau apa yang terjadi, menyadari situasi yang sebenarnya
  2. Tau mau kemana, punya visi
  3. Berdaya, resourcefulness

#2 Kalau punya alasan yang sangat kuat, cari nikmat hindari sengasara

Jadi kreatif, mendadak ketemu cara kreatif.

Cth : 1 hari turun 20kgècaranya potong 1 kaki. Cari dokter yang tepat, kl sudah dapat 10 M, sambung lagi kakinya.

# 3 BEJ (Blame, Excuse, Justified)

Ilustrasi: agen asuransi kebanjiran yang satu nyerah, BEJ, yang satu berdaya.

#4 Dimana anda berada saat ini, Tulis goal

Alasan sangat kuat: sengsara apa yang pernah anda alami atau sengsara apa yang anda yakini akan anda alami kalau tidak berubah

Apa nikmat yang anda yakini kalau berubah

Apa daya upaya: tanya pada siapa, telpon kepada siapa, belajar pada siapa

 

4. CD 4 :  Apa yang mengontrol kualitas hidup

Bagaimana memberi arti , dari referensi, pengalaman masa lalau, nilai2 kita

Ilustrasi 2 wanita diperkosa, yang satu hancur hidupnya, yang satu mengajarkan beladiri

#2 Asosiasi salah : cari nikmat jangka pendek, tidak peduli jangka panjang sengsara luar biasa (orang masuk penjara, ngerampok)

Asosiasi yang benar : mau melakukan sengsara jangka pendek, untuk nikmat jangka panjang

Cth : Arnold swatzeneiger ditanya kenapa ototnya besar? Saya latihan sampai sakit. Sakit adalah nikmat. Kalau tidak latihan, dia tidak juara, sengsara luar biasa.

#3 Asosiasi sempurna : nikmat jangka pendek untuk mendapatkan nikmat jangka panjang.

Jadikan pola, kebiasaan yang terbentuk

Makan cabe, tadinya ngga biasa, dikit dikit jadi biasa

Harus tidak?

Supaya nikmat gimana caranya?

#4 Memberi arti positif

Dipecat : yang satu marah, mau bunuh, masuk penjara. Yang satu jadi sukses

#5 Mensyukuri saja = naif, tapi harus tetap jadi lebih baik

Pertanyaan yang membuat kualitas hidup lebih baik

Apa yang saya syukuri

Apa yang harus saya lakukan agar merasa lebih baik, menjadi lebih baik, membuat banyak orang lebih baik dan direstui Tuhan.

Tugas :

-Tulis 3 asosiasi di masa lalu terhadap kejadian apapun yang membuat anda menjadi lebih baik.

-Tulis 3 asosiasi yang membuat anda menjadi lebih buruk.

Cth. Ayah sakit ngga bisa bayarin artinya saya harus jadi lebih kaya, biar bisa bayarin rumah sakit yang terbaik saat orangtua sakit.

Untuk Kamu yang Sedang Merasa Takut

 

Rasa takut terhadap suatu hal itu wajar terjadi. Kita menjadi takut saat akan menghadapi tantangan atau sebuah situasi yang tidak diketahui. Takut dengan lingkungan baru, takut dengan pekerjaan baru, takut untuk pindah sekolah yang baru, takut untuk mencoba hal baru, dan masih banyak lagi hal yang kita takutkan. Rasa takut adalah sebuah emosi negatif jika rasa takut itu menghalangi kamu mencapai tujuan di masa depan. Rasa takut akan membebani pikiran mu dengan hal hal negatif dan membuat kamu membuat keputusan yang salah. Pikiran negatif juga akan merusak percaya dirimu dalam mencapai tujuan yang kamu inginkan.

Namun selalu ingat rasa takut adalah emosi yang menunjukan bahwa kamu perlu lebih waspada lebih banyak bersiap-siap. Perasaan ini adalah untuk kamu menghadapi masa depan, mencari lebih banyak belajar, ilmu, ketrampilan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk sukses. Pada jaman purbakala rasa takut itu berguna supaya manusia tetap bertahan hidup. Rasa takut muncul untuk menyadarkan jika ada bahaya yang sedang mengancam sehingga muncul keinginan untuk menjauh atau melindungi diri sehigga terbebas dari bahaya tersebut. Contohnya manusia bertemu harimau bergigi pedang, secara otomatis tubuh melepaskan hormon stres adrenalin yang sangat banyak dan memberikan kekuatan untuk menyelamatkan diri. Namun berbeda dengan jaman sekarang tidak ada binatang liar yang akan mengancam jiwa. Peraan takut muncul jika berada di luar zona nyamannya. Rasa takut adalah sinyal harus hati-hati dan waspada. Contohnya rasa takut membuat kamu berhati – hati saat menyetir atau rasa takut membuatmu waspada pada dompet dan barang bawaan karena berada ditempat umum dan terkenal banyak copet. Rasa takut membuat kamu berpikir ulang dengan semua resiko yang akan terjadi. Rasa takut membuatmu mengevaluasi keputusan tepat yang harus dilakukan untuk mempersiapkan diri.

Di sisi lain, ketakutan seringkali dipicu oleh kondisi emosional yang cenderung tidak selalu bersifat realistis. Misalnya takut berbicara di depan orang banyak, atau ketakutan karena fobia sosial. Banyak orang yang memilih untuk mengindari perasaan ini. Namun kamu harus sadar bahwa rasa takut itu seharusnya dihadapi, bukan malah dihindari. orang orang menghindari rasa takutnya karena rasa takutnya beresiko sangat besar dalam mendapatkan keinginan mereka. Hidup ini penuh dengan pilihan dan setiap pilihan memiliki resikonya masing masing. Dan setiap hal hebat yang orang orang lakukan banyak resiko yang harus mereka tanggung. Maka hadapi ketakutan kamu. Sebab tidak ada hasil yang akan diperoleh tanpa adanya usaha.

Jika kamu takut dan memilih tidak melakukan apapun. Maka kamu akan gagal.

Perlu dipahami dari sebuah penelitian statistik mengatakan :

60% dari ketakutan tidak pernah terjadi dan kadang sesuatu yang tidak beralasan.

20% ketakutan berasal dari masa lalu dan tidak diluar kendali kita.

10% ketakutan berasal dari hal-hal diluar kendali kita manusia.

Dan dari sisa 10% ketakutan kita 4-5% ketakutan memang benar benar terjadi.

Jadi kesimpulannya dari 90% ketakutan itu tidak perlu kamu takutkan karena tidak akan terjadi. Orang yang berani bukanlah orang yang tidak memiliki rasa  takut. Tetapi orang yang bisa mengalahkan rasa takutnya.

Untuk Kamu yang Sedang Merasa Kecewa

 

Semua orang pernah merasakannya, kecewa karena putus hati. Kecewa karena tidak mendapatkan gadget yang diinginkan. Kecewa karena tidak sesuai janji. Kecewa karena putus cinta. Dll. Kita merasa kecewa saat kita mengharapkan sesuatu, tetapi kita tidak mendapatkannya dan tidak punya kekuatan untuk merubahnya. Kekecewaan itu bisa menjadi emosi yang merusak jiwa dan raga jika dibiarkan. Kita punya harapan yang sangat besar terhadap suatu hal yang kita inginkan, sangat kuat bahkan terbawa dalam tidur. Namun apa daya kecewa begitu terasa hingga menusuk hati. Kecewa seperti ini bisa menjerumuskan seseorang ke hal-hal/tindakan yang negatif. Seorang suami kecewa dengan istrinya dan dia melakukan pelarian dengan waktu kerja yang berlebihan dan perselingkuhan. Ada seseorang yang ditolak cintanya dan sebagai pelariannya dia melakukan hal negatif seperti perdukunan, teror, ancaman bahkan perbuatan yang melanggar norma hingga tindakan kriminal sepeti pengrusakan hingga pembunuhan.

 

Tapi selalu ingat jika kamu mengalami rasa kecewa artinya Tuhan ingin berkata «ini adalah moment dimana kamu bisa melanjutkan ke hal lain yang lebih baik.» Jika satu jalan tertutup dan kamu tidak bisa melewatinya artinya jalan lain akan tetap terbuka dan kesempatanmu untuk mendapatkan hal yang kamu inginkan masih terbuka dengan cara yang berbeda. Mungkin kekecewaan kamu adalah tantangan sementara yang harus kamu lewati. Saat Tuhan belum mengabulkan harapan kamu mungkin waktunya saja yang belum tepat. Tuhan sedang merencanakan sesuatu yang lebih baik dari yang kamu harapkan saat ini dan kamu belum menyadarinya saja.

 

 

Untuk Kamu yang Sedang Merasa Frustasi

Frustasi adalah keadaan dimana kita menginginkan sesuatu tapi tidak bisa diperoleh walaupun sudah dicoba berkali kali. Frustasi penyebabnya bisa bermacam macam dari lingkungan yang tidak nyaman, tekanan kerja yang berat dari bos, berkali kali gagal bisa membuat kamu cepat frustasi.

Frustasi berkaitan dengan kondisi kamu yang sedang kecewa, putus asa, marah, bingung, dan tidak tahu harus berbuat apa. Kondisi ini jika dibiarkan dapat membuat kehidupan kamu jadi kacau. lantas apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

  • Meditasi. Menenangkan diri dan melakukan tekhnik pernafasan dalam meditasi bisa membantu kamu sebagai pertolongan pertama dari rasa frustasi. Gejala frustasi biasanya adalah perasaan tertekan yang membuat nafas kamu terahan atau kamu bernafas pendek. Imbasnya adalah kamu menjadi kekurangan oksigen sehingga sulit berpikir jernih dan penuh dengan perasaan kacau. Ambil nafas dalam-dalam akan membantu kamu untuk menurunkan emosi yang meluap dan mengembalikan perasan tenang.
  • Fokus pada pikiran positif. Frustasi muncul karena kamu berkali kali mengalami kegagalan. namun dibalik rasa frustasi tersebut ada pesan positif dari otak yang mengatakan bahwa kamu seharusnya bisa lebih baik lagi. Namun, strategi dan caranya yang harus diubah. Emosi frustasi adalah sinyal positif bahwa solusi dari masalah kamu sudah dekat namun kamu hanya perlu merubah sedikit strategi kamu dan berusaha lebih tangguh.
  • Melakukan hal yang menyenangkan. Berhenti menyalahkan diri sendiri dan untuk membantu dirimu kamu bisa melakukan rekreasi atau melakukan kegiatan positif yang menyenangkan seperti ikut organisasi pecinta alam, atau pergi bersama teman, dan melakukan kegiatan sosia yang positif.
  • Berbagi dan berbicara dengan orang terdekat. jangan ragu untuk meminta masukan dari kegagalan kamu. kadang kamu punya solusi, tapi kamu tidak bisa melihatnya karena berada di balik punggung kamu. Kamu bisa menggunakan cermin atau orang lain untuk bisa melihatnya dan membuat pikiran kamu terbuka.

Dan yang paling penting adalah yakinlah pada dirimu sendiri bahwa kamu akan berada di keadaan yang lebih bahagia, dan hal hal yang membuat anda frustasi tidak akan bertahan lama. Dan percaya jika kamu akan menemukan jalan keluar untuk melewati masalah yang sedang dihadapi.

 

 

 

Untuk Kamu yang Merasa Tidak Berdaya

Akhir akhir ini hari-hari kamu terasa tertekan? Kamu merasa putus asa dengan keinginanmu dan kamu tidak punya kekuatan untuk merubahnya?  Hidupmu seraasa dibanding-bandingkan dengan orang lain dan kamu selalu bagian terburuknya?

 

Sebagai manusia wajar kita jika membandingkan sesuatu dengan hal lainya. Membandingkan diri sendiri dengan oranglain bagaikan pedang bermata dua, di satu sisi kamu membandingkan dirimu dengan orang lain dan menemukan pendapat jika hidup orang yang kamu bandingkan lebih baik darimu dan kamu tahu kekuranganmu sehingga kamu bisa belajar dan mecari cara untuk memperbaikinya. Kamu akan berkata «Jika dia saja bisa, aku juga pasti bisa. Pasti ada caranya.»

Sisi lain, kamu membandingkan dirimu dengan orang lain dan menemukan pendapat jika hidup orang yang kamu bandingkan lebih baik darimu dan kamu dan kamu minder, malu, tidak berdaya, mengakui kekalahanmu dan menyerah. Dengan mudah kamu akan berkata «Pantas dia sukses. lulusan S1, sedangkan saya lulusan SMA» Tidak hanya kamu sendiri yang membandingkan kelebihanmu dan kekuranganmu tetapi orang lain juga. Bisa temanmu, bos mu, bahkan orangtuamu sendiri. Perasaan tidak berdaya ini bisa membunuh semangat, kesempatan dan potensi kita jika dipelihara terus menerus.

 

Perasaan tidak berdaya ini merupakan pertanda bahwa kamu harus segera meningkatkan standar diri. Agar standar kita terhadap orang-orang yang kita nilai sebanding bahkan menjadi lebih baik lagi. Caranya adalah dengan selalu belajar dan mengembangkan kemampuan, gunakan waktu mu untuk menambah skill dan memperdalam skill kamu. Selalu belajar dari orang terbaik yang terbukti sukses. Baca buku yang bermanfaat dengan pengembangan diri kamu minimal 10 menit setiap hari. Mengikuti kursus yang memperdalam skil kamu. Belajarlah hal baru yang bisa memberi energi positif dan kepercayaan diri.

 

 

 

 

Apakah itu adalah kebutuhan ataukah hanya keinginan?

Manusia pada dasarnya adalah makhluk konsumtif yang memerlukan berbagai hal untuk melangsungkan hidupnya, oleh karena itu manusia bekerja dengan tujuan untuk mencukupi ‘kebutuhan’ dan untuk keberlangsungan hidupnya. Dan jika kebutuhannya itu tidak tercukupi maka hidup mereka akan berdampak buruk, contoh manusia membutuhkan kebutuhan dasar seperti Sandang, pangan, papan atau pakaiaan, makanan, dan rumah. jika dari salah satu kebutuhan dasar manusia ini belum tercukupi maka dia akan merasa sakit dan efeknya akan berdampak buruk.

Namun ingat manusia juga memiliki ego, ego pada dasarnya mempengaruhi manusia dalam mengambil keputusan. Ego ini juga yang mempengaruhi manusia dalam menentukan ‘keinginan’ mereka. Lalu apa itu Keinginan itu? keinginan adalah hasrat manusia terhadap suatu hal, tidak mendesak dan bisa ditunda karena berupa hasrat untuk memuaskan keinginan manusia dan jika tidak dipenuhi tidak akan membuat dampak kepada manusia.

Namun jika keinginan itu tidak berdampak dalam hidup kita kenapa sulit sekali untuk mengatur antara kebutuhan dan keinginan kita. Jawabannya ada pada ego kita. Ego manusia menuntut untuk mendapatkan apa yang kita inginkan sehingga bisa menghasilkan kepuasan tersendiri, namun jika tidak berhasil didapatkan maka hidup akan terasa tidak nyaman. Kepuasan ini yang mendorong manusia untuk mendapatkan keinginan-keinginan mereka.

Contohnya ada seorang pria kantoran yang setiap harinya harus berangkat dan pulang kerja dengan kendaraan umum. Karena rumahnya adalah perumahan yang tidak dilewati kendaraan umum. Setiap hari pria itu harus menyewa ojek hanya untuk mengantarkannya ke halte terdekat. Lama kelamaan ojek yang biasa mangkal dekat rumah berkurang dan karena itu pria itu terlambat ke kantor. Padahal hari itu adalah hari yang penting. Karena kejadian itu dia berpikir untuk membeli motor untuk menunjang aktifitasnya dan kebetulan bonus dari perusahaan turun dan tabungan selama bekerja sudah semakin banyak. Maka pria itu segera bergegas ke dealer motor untuk memilik motor apa yang akan dia beli. Sesampainya di dealer itu, dia jadi kebingungan untuk memilih berbagai macam jenis motor yang berderet di dealer itu dan tertarik dengan motor sport disana dan kemudian dia membelinya. Alhasil tabungan pria itu langsung habis setelah membeli motor tersebut padahal jika dia membeli motor biasa maka pasti dia akan memiliki sisa dari tabungannya.

Bergayalah sesuai isi dompetmu. Yang beneran punya, nggak akan banyak bicara seperti mereka yang berlagak sok punya, – Bob Sadino

Jika kita melihat contoh kasus diatas maka pria itu membeli motor berdasarkan keinginan bukan dari kebutuhan. Pria itu sebenarnya hanya membutuhkan motor untuk menunjang aktifitasnya, bukan motor yang memiliki brand terkenal, tipe terbaru atau motor yang gagah bentuknya. Dari awalnya sebuah kebutuhan karena peran ego berubah menjadi keinginan saat akan membeli barang. saat pria itu membutuhkan motor, dia berusaha mendapatkan kepuasan lebih dengan membeli motor sport walaupun harganya jauh lebih mahal dan menghabiskan tabungannya.

Kita perlu skill unuk mengatur antara kebutuhan dan keinginan. berikut beberapa hal penting yang bisa kamu lakukan : Pertama lihat keadaan finansial kamu sekarang cukup atau malah jadi pemborosan. Kedua, pahami apa yang menjadi prioritas kamu dan rencana masa depan kamu, jika tidak menggangu keduanya ya tidak masalah, hak kamu. ketiga kendalikan ego, karena ego manusia itu begitu kuat dan terkadang sulit untuk dikendalikan.

Sebenarnya sah-sah saja untuk mengikuti keinginan ego kita. Keinginan juga tidak selalu berakibat buruk, terkadang kita mendapatkan memotivasi diri dengan bekerja lebih giat dan meningkatkan penghasilan kita dengan tujuan untuk mencukupi keinginan kita. Namun ada yang harus kamu perhatikan dari contoh diatas, ketika kita mengikuti keinginan kita, ingat untuk selalu mempertimbangkan hal ini terlebih dahulu : “jika kita mengikuti keinginan tersebut apakah berdampak buruk pada kehidupan selanjutnya.” Jika berdampak buruk ada baiknya untuk tidak dilakukan. Seperti contoh pada pria yang membeli motor, daripada membembeli motor biasa dia memilih untuk membeli motor sport sehingga berdampak kepada keuangannya yang kelak akan menjadi masalah. Kamu harus ingat dengan bertambahnya umur seseorang semakin bertambah pula kebutuhan mereka.

Mengupas kata motivasi dari tokoh terkenal dunia.

– Bob Marley.

Terkadang kita dibuat buta dengan kekayaan duniawi yang seolah-olah menjadi tujuan akhir hidup seseorang.

 

Padahal jika kita sadari materi bukanlah alat ukur untuk mengukur kebahagiaan seseorang. Bahagia tidak bisa dibeli dengan uang. Bahagia diperoleh dari dalam diri seseorang yang berhasil membuat hidupnya menjadi lebih berarti. Bahkan, jika anda termasuk dalam list orang terkaya di dunia. Materi tidak akan membuat anda menjadi orang yang bahagia, jika anda tidak pernah merasa cukup.

Coba lihat dengan apa yang anda miliki sekarang. Bukankah jauh lebih baik daripada yang dimiliki orang lain yang ada diluar sana?

 

 

– Winston Churchill.

Anda memiliki musuh? Bagus. Artinya anda berjuang untuk sesuatu, sesuatu dalam hidup anda.

 

Menjadi seseorang yang tidak disukai merupakan hal yang wajar terjadi. Sebab tidak ada orang yang hidup hanya untuk menyenangkan orang lain. Manusia hidup untuk mengejar mimpi/tujuan, dan ketika kita berhasil mendapatkannya, orang lain akan membenci kita. Pernah mengalaminya? Bekerja banting tulang, menabung berbulan bulan dan ketika kita mendapatkan mobil impian tetangga sebelah dengan mudahnya mencibir dan menganggap anda memperolehnya dengan cara kotor. Namun, anda bisa mengambil sisi positifnya. Anda tidak disukai karena anda memiliki sesuatu sedangkan yang orang yang tidak menyukai anda tidak memilikinya. Anda sosok yang supel, cantik/tampan, cerdas dan anda dibenci karena mereka tidak memilikinya. Anda dimusihi karena kelebihan anda. Berkah apa yang tidak anda syukuri?

 

 

– Denis Waitley.

Winner/ pemenang adalah mereka yang memiliki tujuan pasti dalam hidup.

 

Hidup ini bukan suatu kompetisi yang akan berakhir jika satu orang berhasil mendapatkan apa yang diinginkan. Tujuan itu bukan seperti garis finish yang akan berakhir jika kita melewati garis tersebut. Tujuan lebih seperti babak baru jika anda telah mendapatkannya. Pemenang tidak sekedar berlomba-lomba sampai pada tujuan lebih dulu, pemenang akan terus berusaha berlomba setelah dia menang, dia tidak akan berhenti berjuang walaupun dia sudah sampai pada tujuannya. Sebab pemenang berjuang karena dia sadar setelah tujuannya telah dia peroleh, dia masih memiliki tujuan baru yang harus dia perjuangkan untuk dia peroleh. Dia tidak akan berhenti berjuang sebab dia tahu berhenti berjuang sama dengan mati.

 

 

– Bill Gates.

Sukses adalah guru yang buruk. Sebab sukses menggoda orang hebat dan pintar untuk berpikir bahwa mereka tidak terkalahkan.

 

Ketika anda sudah dalam posisi yang anda ingin-inginkan, tanpa sadar anda menganggap bahwa diri anda itu sudah sukses. Keadaan ini justru membuat anda berpuas diri dan mumpertahankan posisi senyaman mungkin. Ingat, ada berjuta-juta orang pengincar posisi Anda dan siap menyalip atau bahkan menyingkirkan Anda dari posisi tersebut.

Apakah Tindakan Anda Sesuai dengan Value Anda?

Nilai Hidup Anda

Tidak peduli bagaimana Anda menilai sebaik dan sehebat apa hidup Anda, Value Anda. Tindakan Anda adalah kenyataannya. Apa yang Anda lakukan dalam waktu luang Anda menunjukan apa yang menjadi fokus terpenting dalam hidup Anda. Contoh, Anda berkata waktu bersama keluarga adalah prioritas utama Anda, namun sayangnya Anda menghabiskan waktu luang Anda untuk membuka media social atau berkumpul bersama teman-teman. Tindakan Anda tidak sesuai dengan Value Anda, dan Anda perlu Intropeksi diri.

–          Waktu

Pertama nilai bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda saat tidak tidur dan tidak bekerja. Para peneliti menemukan manusia dari lahir hingga meninggal, jika dikumpulkan rata-rata manusia akan menghabiskan tiga puluh tiga tahun waktu dihabiskan di tempat tidur(tujuh tahun mencoba untuk tidur), satu tahun empat bulan untuk olahraga. Dan lebih dari tiga tahun untuk berlibur. Peneliti memperkirakan bahwa, rata-rata manusia akan menghabiskan lebih dari sebelas tahun, hidup untuk melihat TV dan media sosial! Tidak diragukan lagi banyak waktu Anda habiskan untuk membaca atau melihat media social. Kebanyakan dari waktu Anda, Anda habiskan melalui gawai atau smartphone Anda. Baik dengan games, sosial media, email, atau menjelajahi web.

–          Uang

Seperti cara pandang melihat waktu, melihat uang yang Anda habiskan juga dapat memperlihatkan siapa Anda. Caranya dengan kecualikan kebutuhan rumah tangga, cicilan mobil, cicilan rumah, cicilan kendaraan. Sekarang lihat pengeluaran Anda. Apa Investasi terbesar Anda bulan ini? Pengeluaran apa yang paling merugikan Anda? Apakah pengeluaran Anda yang Anda keluaran penting bagi Anda? Seringkali Anda memiliki prespektif yang aneh tentang pengeluaran “sepadan” yang ternyata tidak masuk akal jika Anda melihat semua pengeluran Anda sekaligus.

Saya menasihati seseorang yang mengeluh bahwa keluarga dia mengeluarkan uang berlebihan untuk les dan khursus anaknya, sampai dia menyadari bahwa dia menghabiskan lebih banyak uang untuk sepatunya daripada untuk khursus mereka.

 

Nilai Value Anda

Tujuannya adalah memberi tahu Anda sampai mana Value-value yang sudah tertanam dalam hidup Anda secara default. Renungkan Value Anda sebab ada Value yang tinggi dan value yang rendah. Value yang tinggi mendorong sesorang menuju kepada kebahagiaan dan kepuasan, dan value yang rendah membawa kita kepada kecemasan, depresi dan penderitaan. Berikut ini adalah beberapa contoh dari value yang tinggi seperti keberanian, kejujuran, syukur, pelayanan, pengorbanan, kesederhanaan, kasih, kedamaiaan, kepuasan, kelembutan. Dan Value yang rendah yang harus kita buang adalah keserakahan, napsu, amarah, ego, ilusi, iri hati. Maka jika value Anda tidak sesuai dengan pribadi Anda yang Anda harapkan maka lepaskanlah. Reptil melepaskan kulit, burung melepaskan bulunya, manusia melepaskan sifat/kebiasaan buruknya untuk berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Pilihan datang setiap hari, dan kita dapat mulai memilah value ke dalamnya. Kapan pun kita membuat pilihan, apakah itu hal besar seperti keputuasn menikah atau sekecil seperti bertengkar dengan seorang teman, kita didorong oleh value-value kita, apakah itu tinggi atau rendah. Jika pilihan yang kita buat membawa kebaikan bagi kita, maka value kita sejalan dengan tindakan kita. Namun dalam hidup kita ada yang tidak berhasil, ada baiknya meninjau kembali apa yang mendorong keputusan yang Anda buat.

Sukses tidak selalu bergantung pada tindakan tapi juga pada kebiasaaan

Kenali seperti apa kebiasaan Anda

Saat Anda stress, lelah atau berada bawah tekanan, di momen inilah Anda memperlihatkan pola kebiasaan berpikir dan berperilaku Anda yang sebenarnya. Tapi masalahnya apakah pola kebiasaan yang Anda tunjukan itu menguntungkan Anda sendiri? Apakah kebiasaan Anda menciptakan kehidupan yang Anda inginkan?

Otak Anda menyukai keniasaan karena tidak harus bekerja keras. Bahkan kebiasaan negatif lebih nyaman daripada kebiasaan baru. Faktanya, lebih dari 45 persen dari apa yang Anda lakukan setiap hari adalah kebiasaan, porsi besar yang Anda lakukan setiap hari adalah kebiasaan. Otak Anda bergantung pada jalan pintas kognitif ini atau disebut kebiasaan untuk menghemat energi. Jika Anda pernah pulang kerumah tanpa Anda sadari karena sistem autopilot dalam otak Anda, Anda sedang tenggelam dalam pikiran Anda, Anda beroprasi di luar kebiasaan.

Kebiasaan Anda sangat membantu. Lagi pula jika Anda harus berpikir keras untuk memakai sepatu, untuk makan, mandi, atau berpakaiaan, maka Anda akan kelelahan di jam 9 pagi. Kebiasaan Anda memungkinkan Anda untuk menghemat energi mental.

Pernahkan Anda datang ke supermarket di kota lain, dan Anda mencari cari dimana rak mereka menaruh gula? Jika Anda di toko langganan maka Anda tahu dari pintu masuk Anda hanya berjalan ke kiri maka disitulah letak gula, tapi karena Anda berada di toko baru Anda harus mencari cari dimana letak gula itu. Melelahkan bukan? Bahkan tanpa Anda sadari ketika Anda mencari dimana mereka menaruh gula dalam lorong toko Anda memikirkan kebutuhan lain. Otak Anda memiliki peta, pada dasarnya jaringan saraf yang semakin terukir semakin Anda berpikir atau melakukan sesuatu. Jaringan ini membuat Anda lebih mudah untuk berpikir atau melakukan hal-hal yang selalu Anda pikirkan dan lakukan.

Sayangnya, otak Anda tidak mengetahui perbedaan antara kebiasaan baik dan kebiasaan buruk. Ia tidak tahu perbedaan antara menjadi cemas, khawatir, dan takut atau optimis, bersemangat, dan bersyukur. Ia tidak tahu perbedaan antara pulang kerja untuk pergi ke Gym atau pergi ke bar. Otak Anda hanya mengambil apa pun yang Anda pikirkan, katakan, atau lakukan berulang kali, dan mengubahnya menjadi kebiasaan.

Menciptakan kebiasaan sukses mengharuskan Anda berhati hati trhadap kebiasaan Anda. Jika Anda menyadari Anda memiliki kebiasaan yang menjauhkan Anda dari kata sukses. Ini berarti Anda harus menantang pikiran dan perilaku otomatis Anda, dan itu adalah kerja keras. Dalam kehidupan Anda, secara pribadi dan profesional, kebiasaan apa yang mendukung kesuksesan Anda, dan kebiasaan apa yang menjaukan kesuksesan itu?

Tidak ada jadwal untuk melakukan perubahan kebiasaan. Jalur saraf Anda telah diukir secara mendalam, dan dibutuhkan perubahan yang berulang dan konsisten untuk membangun jalur saraf baru. Dan hanya karena Anda mengembangkan jalur/kebiasaan baru tidak berarti jalur/kebiasaan lama terhapus — yang berarti mudah untuk kembali ke pola kebiasaan lama. Pikiran otak Anda seperti tundra penuh dengan rumput. Anda bisa berjalan melintasi tundra tersebut dengan menginjak rumput, dan Anda harus berjalan ratusan kali di jalan yang sama supaya jalan setapak tercipta. Dan hanya karena Anda sudah membuat jalur setapak yang baru bukan berarti jalur lama akan hilang. Jalur lama yang terlihat bergelombang dan usang mungkin akan terlihat lebih nyaman dilalui daripada jalur baru yang sudah dibuat. Untuk mengubah pola kebiasaan, Anda harus mau tak mau merasa nyaman di tempat yang tidak nyaman.