The 5 AM Club By Robin Sharma

Beberapa bulan yang lalu saya membaca buku ini. Dan saat saya baca lagi, saya mendapatkan new insight yang menurut saya menarik untuk dibagikan.

Review the 5am club Robin Sharma bookJadi Robin Sharma, penulis buku The 5 AM Club, Ia bercerita tentang orang-orang yang berkomitmen bangun pagi jam  5 pagi setiap hari. Dan rata rata mereka menjadi pribadi yang produktif dan sukses.

 

 

# Insight 1

Untuk menjadi sukses kita harus melakukan yang orang banyak tidak lakukan. Termasuk bangun pagi jam 5  setiap hari.

Kenapa harus bangun pagi?

Karena dengan bagun pagi kita akan merasakan positive energy dan productivity.

 

Tapi poinnya bukan sekedar bangun jam 5 pagi saja.

Tapi activity yang dilakukan setelah bangun jam 5 pagi.

 

20 Menit  pertama : latihan fisik atau olah raga

Olahraga dapat membantu menghilangkan hormon cortisol, hormon yang dihasilkan saat manusia merasa stress dan takut. Dan melalui olahraga, tubuh akan meng-generasi protein BDMF yang memperbaiki koneksi meural di otak, sehingga kita akan berpikir lebih jernih dan cepat.

 

20 Menit kedua : Refleksi diri

Anda bisa melakukan meditasi, menulis jurnal, planning, berdoa, sholat dll.

 

20 Menit ketiga : Learning

20 menit terakhir ini anda dianjurkan untuk menambah knowledge baik dengan membaca buku misalnya buku The Mirracle of Happiness by Christian Adrianto (hehehe….), mendengarkan podcast, audio book dll.

 

Rutinitas ini dilakukan selama 66 hari, hingga menjadi otomatic point. Atau menjadi kebiasaan.

 

# Insight 2

Rahasia Pencetak Sejarah : Capitalization IQ

Robin Sharma melakukan penelitian mendalam dan mendapatkan bahwa orang orang sukses tidak hanya bergantung pada bakat dan kemampuan saja. Tetapi lebih karena capitalization IQ. Yaitu sejauh mana seseorang memanfaatkan potensi yang ia miliki melalui konsistensi dan kegigihan. Para pencetak sejarah memberikan dedikasi dan komitemen serius untuk terus menerus bertumbuh (NEIA : Never Ending Improvement & Achievement) dan terus mengasah skill. Dan inilah yang menjadi pembeda.

Miliki Growth mindset : kita tidak dilahirkan untuk menjadi pasarah dengan kemampuan yang kita miliki, tapi kita bisa terus bertumbuh dan berkembang.

 

# Insight 3

Ini mungkin bukan insight, tapi lebih ke strategi sukses. Robin Sharma membagikan beberapa strategi untuk membantu kita agar lebih produktif.

 

Tight Bubble of Total Focus

Kita bekerja tanpa gangguan apapun

Set up jadwal untuk melakukan aktivitas tanpa gangguan dan tanpa distraction.

Dan berikan 100% fokus. Daripada mengerjakan banyak project tapi tidak fokus, lebih efektif jika mengerjakan 1 atau 2 project tapi dengan total focus.

 

Rule 90/90/1

90 hari kedepan, selama 90 menit pertama dalam hari anda, lakukan 1 hal prioritas yang paling berdampak dan membuat perubahan di masa depan. Dengan melakukan ini, anda telah memberikan fokus pada hal yang sangat sangat penting dalam hidup anda.

 

 

Metode 60/10

Setiap 60 menit anda bekerja, istirahat selama 10 menit. Misalnya streching, jalan jalan dulu, tujuannya adalah agar kita tidak overwhelming dengan pekerjaan, lebih less stress dan pikiran lebih fresh sehingga bekerja lebih produkif.

 

 

SO WHAT?

How do we put the book into action?

 

Nah, ini pertanyaan wajib kalau sudah baca buku.

 

Mungkin buat anda yang sulit bangun pagi, anda tidak harus  langsung bangun jam 5 pagi dan melakukan semua activity yang di atas.

 

Robin Sharma menyarankan, kita bisa mulai dengan baby step, misalnya No screen time setelah jam 8 malam.  No Phone, ipad, laptop, TV, no screen. Dengan harapan kita bisa tidur lebih mudah, dan kita bisa bangun lebih awal.

 

Tapi menurut saya pribadi, bagi beberapa orang metode ini mungkin tidak bisa diterapkan. Misalnya oleh orang orang yang punya night hour, orang orang yang produktif nya di malam hari atau mereka yang bekerja di malam hari atau mungkin sulit dipraktekkan oleh young parents yang punya bayi. Biasanya jam tidur mereka tidak beraturan.

 

Dan menurut saya pribadi, no screen time di atas jam 8 malam juga agak sulit. Karena saya pribadi masih bekerja di jam tersebut.

 

Tapi menurut saya buku ini sangat menarik, karena untuk orang orang sibuk dan overwhelming mungkin bisa mencoba metode Robin Sharma ini. Dan di buku ini juga ada banyak cara untuk membantu kita lebih produktif.

 

Bagaimana? Anda tertarik mencoba bangun jam 5 pagi setiap hari? Atau anda sudah praktek bangun pagi setiap hari?

 

Christian Adrianto Motivator & TrainerBy Christian Adrianto

Motivator & Sales Coach

Dengan Pengalaman selama lebih dari 16 tahun di dunia training dan motivasi, beliau telah dipercaya oleh lebih dari 500 perusahaan besar untuk memberikan motivasi dan training untuk meningkatkan produktivitas kerja dan penjualan.

Bagaimana sukses dengan lebih cepat

Sukses lebih cepatBayangkan anda naik kendaran super cepat.

Mobil super car, bisa running 300km/jam

Apakah cukup mengandalkan kendaraan?

Maka untuk sukses Yang nomor 1 Harus Punya Tujuan.

Sudah punya kendaraannya, tapi Ngga tau mau kemana, ya hasilnya ngga kemana mana.

 

Untuk sukses Cepat, yang ke-2 TAU Caranya Pakai Kendaraannya

 

Kita kembali ke perumpamaan super car.

Kita sudah tau tujuannya. Kita mau jalan. Sudah nyalakan mesin mobil.

Ganti giginya di mana?

Kalai mobil biasa, ganti gigi di samping bangku sopir. Tapi kalau super car beda, ganti gigi di belakang setir..

Kaki cuma gas sama rem.

Kalau ngga tau cara pakainya, bisa cepat? Makanya harus tau cara pakai kendaraanya.

 

Harus tau cara ngegas, tau jadi team player, tau aturan main dalam bisnis tersebut dll. Makanya supaya tau, harus belajar pengetahuannya. Knowledge harus ditingkatkan.

 

Mau secanggih appaun kendaraan anda, kalau ngga di gas, ngga akan kemana mana.

 

Taunya injek gas, ngga punya skillnya, ngga bisa kalau nikung, ngga bisa belok tajam

Bisa?

 

Nah, yang Ketiga adalah punya skillnya. Belajar terus skillnya. Caranya tentukan 1 -2 skill yang akan mendukung kesuksesan anda. Skill beda dengan knowledge. Kalau knowledge anda tahu, tapi kalau skill anda paham, dan bisa melakukan. Artiny skill butuh latihan.

 

Kembali ke mobil. Ketika anda nyetir dengan sangat cepat, apakah bisa nengok kiri kanan?

Ngga, bisa.

Maka yang ke empat, untuk lebih cepat sukses, anda butuh fokus. Mindset harus disetting untuk fokus pada tujuan. Biarkanlah orang berkata apa, buktikan dengan cara menjadi sukses dan bermanfaat untuk  orang banyak.

 

Penulis :

Christian Adrianto Motivator & TrainerChristian Adrianto

Motivator & Sales Coach

Be Professional

 

 

Seandainya Anda sakit parah, dan perlu operasi.

Kemudian Saya datang dengan baju putih, saya bilang : “saya semangat banget mau operasi anda. Saya mau anda habis operasi pokoknya langsung sembuh, makanya tadi malam ngga bisa tidur, saking saya semangatnya mau operasi anda.”

Anda Senang tidak ketemu dokter kaya gini?

Pasti anda senang ya.

Kemudian

Anda tanya : Sudah berapa puluh tahun pengalaman? Sudah sering operasi  ya?

Saya jawab : ini pertama kali sih.

Anda : Dokter baru lulus ya?

Saya : Ngga juga sih, saya ngga sekolah kedokteran kok.

Kira kira semangat anda makin turun?

Anda : Jadi belajar dari mana jadi dokter?

Saya : Dari Youtube

 

Kira kira anda Masih mau dioperasi ngga?

Hehehe… cerita tadi hanya ilustrasi ya…

 

Tapi pelajarannya, Dalam bisnis, semangat dan antusias ngga cukup.

Antusias penting untuk memulai tapi itu tidak cukup.

Harus belajar untuk bangun sistem yang lebih baik

 

Banyak orang di seminar motivasi berbicara dan membakar. Untuk sukses, yang paling penting semangat antusias.. yang lain ngga penting…

Keluar keluar kebakaran beneran. Yes, semangat penting sih. Tapi semangat saja tidak cukup, mesti beajar skillnya, tingkatkan pengetahuan dan disiplin. Sangaaat jarang ada orang sukses yang hanya berbekal semangat saja. Be profesional, Upgrade diri terus dan tidak pernah berhenti belajar.

Penulis :

Christian Adrianto Motivator & Trainer

 

Christian Adrianto

Motivator & Sales Coach

Inspirasi dari film Doctor Strange : The Multiverse Of Madness

doctor strange5 Mei 2022 saya nonton tayangan perdana film dari Marvel Cinematic Universe. Sekitar 2 jam lebih para penonton dimanjakan dengan tayangan cinematik yang fantastis, keren banget. Jalan ceritanya juga menarik, banyak plot twist yang bisa ditebak dan bikin kaget. Tata musik dan audionya juga mantap banget, meski banyak yang mengatakan bahwa ini adalah film horor, namun semua dikemas apik sehingga bisa dinikmati juga oleh orang yang tidak suka film seram seperti saya.  takaran antara seram dan actionnya rasanya pas dan nuansa gothik nya terasa kental. Dan setelah nonton film ini ternyata ada banyak sekali inspirasi dan motivasi yang bisa kita petik.

1. Selalu ada jalan jika ada kemauan

Berkali kali Doctor Strange yang diperankan oleh Benedict Cumberbatch dalam kondisi terdesak, tapi ia tidak pernah menyerah. Dan mencoba mencari solusi. Salah satunya yang paling berkesan adalah saat karakter America Chaves (yang diperankan oleh si manis Xochitl Gomez. Seorang anak yang punya kemampuan membuka portal menuju multiverse.) berhasil dibawa oleh Scarlet Witch ke multiverse-nya untuk disedot kekuatannya. Kalau Doctor Strange tidak berbuat sesuatu, maka Amerika Chaves akan mati. Padahal ia berada di multiverse lain. Tidak menyerah, Doctor Strange sampai pindah pindah multiverse lain dan minta bantuan Doctor Strange dari dunia lain, bahkan jadi zombie. Penasaran ngga? Makanya nonton! Intinya apapun masalah yang dihadapi, jika kita tidak menyerah, dan terus mencari jalan keluar, maka akan ada solusi.

2. Kasih ibu tak terhingga

Scarlet Witch dalam film ini sangat kuat sekali. Semua itu karena ia memiliki motivasi yang kuat untuk bersama anak anaknya. Makanya ia rela melakukan apapun, hingga mempelajari kitab Darkhold yang diceritakan memiliki kekuatan jahat. Namun kasih ibu tak terhingga, ia rela melakukan segalanya demi anak dan orang tercinta. Walaupun memang caranya salah, namun kita ambil inspirasi positifnya saja. Bahwa motivasi terkuat adalah cinta. Demi orang orang tercinta, kita akan punya kekuatan besar untuk sukses. Tapi jangan lupa juga untuk berdoa. Karena sukses, dengan jalan yang tidak direstui Tuhan hanya akan membawa penyesalan dan penderitaan.

3. Orang baik tidak akan mengorbankan Hati Nurani untuk Sukses

Dalam berbagai multiverse, diceritakan bahwa Doctor Stephen Strange adalah orang yang tidak baik. Sahabat dan orang orang terdekatnya, semua menyesalkan apa yang sudah dilakukan Stephen Strange dalam hidupnya. Namun meskipun semua orang mengatakan bahwa Doctor Strange akan melakukan hal yang mengecewakan, seperti Doctor Strange dari multiverse lain, namun ia tetap berusaha menjadi Doctor Strange yang bisa dipercaya, setia kawan dan melakukan yang terbaik. Biarlah apa kata orang, yang menentukan siapa kita adalah diri kita sendiri dan apa yang telah kita lakukan.

4. Are You Happy?

Film ini secara unik mengangkat sisi lain super hero. Kalau biasanya kita melihat sisi kerennya saja dari seorang super hero, namun di film ini seorang super hero juga mengalami tantangan dalam dirinya. Trauma, penyesalan dan kehilangan dirasakan oleh Wanda maximoff. Ia merasa pengorbanannya tidak berarti, itu menjadi alasan ia melakukan hal yang kejam dan tidak bahagia.

Ketika Wanda alias si Scarlet Witch akhirnya bertemu anak anaknya di dimensi lain, ia pikir ia akan bahagia. Tapi ternyata anak anaknya ternyata malah ketakutan melihat ia. Hal itu membuat hatinya sakit. Ia merasa tenang setelah Wanda, ibu dari anak anak di multiverse itu berkata bahwa, kedua anaknya tidak akan kekurangan cinta.

Dalam adegan awal Doctor Strange ditanya oleh mantan kekasihnya, Christine.

“Are You Happy?”

Strange awalnya merasa bahwa kebahagiaan tidak ada kaitannya dengan hidupnya. Namun akhirnya ia mengatakan bahwa jika ia berhasil menyelamatkan dunia ia akan bahagia, namun ternyata tidak.

Disisi lain, Wong saat di kamar Taj juga ditanya Dr. Strange “Are You Happy?”

Dan Wong menjawab bahwa dia happy dengan apapun keadaan dia saat ini. Doctor Strange kelihatan ngga percaya lalu pergi.

Baik Wanda maupun Doctor Strange mendefinisikan kebahagiaan sebagai kondisi reality saat ini yang sempurna. Namun akhirnya mereka mendapati bahwa happy adalah menerima dan mensyukuri kondisi saat ini. Jangan mencari kebahagiaan di luar diri kita. Happiness is within. Happiness adalah tentang cara kita berpikir.

Happiness is within. Hanya diri kita yang menentukan diri kita bahagia atau tidak dengan kondisi kita saat ini.

5. Trust Your Self, Trust Your Power

Ini adalah quote favorit saya di film ini. Setuju banget, percaya diri dan percaya dengan kemampuan kita. Kita akan bisa menaklukkan tantangan.

masihhhhh banyak pelajaran lain yang bisa dipetik. Tentang persahabatan, tentang pantang menyerah, tentang cinta. Tapi rasanya ngga akan mantap kalau ngga nonton sendiri filmnya. Ok!

semoga menginspirasi. Salam semangat!

Penulis :

b0c521ca671f986ec2e1bde1da89e6eeFransisca

Marketing manager di Motivasi Indonesia

 

Mindset Sales Entreprenur Dahsyat

Think like a bussinessman not as employee.

Belajar dari Joe Gerard, Penjual Terbaik di Dunia versi Guiness of the World Record.

Joe Gerard memiliki status sebagai karyawan, Ia adalah sales mobil. Ia bukan pemilik showroom, tapi ia berpikir sebagai entrepreneur.

Bukan berarti menjadi karyawan jelek, dan entrepreneur baik. Bukan itu maksud saya.

Yang saya maksud adalah mindsetnya.

Mindset seorang sales yang berjiwa entrepereneur sejati

“My Bussiness is my bussiness.”

Bisnis saya adalah urusan saya

Your company can’t take care your bussiness. Andalah yang harus mengurus semua customer anda.

Apalagi Divisi lain, mereka tidak punya kepentingan untuk customer anda.

Jangan serahkan repeat order, penghasilan, referensi, kesejahteraan keluarga kepada orang lain, atau divisi lain yang tidak punya kepentingan!

Jika anda mengurus customer anda maka Cutomer anda adalah milik anda seumur hidup, bukan milik perusahaan.

Seandainya anda punya bisnis lain, anda sudah punya customer.

Sales bermental entrepreneur kadang merogoh kocek sendiri dalam memberikan service.

Sisikan komisi anda dan Investasikan kepada customer anda.

Maka customer akan loyal.

Belajar lagi dari Joe Gerard, ia selalu menginvestasikan sebagian komisi yang ia dapatkan dan dikembalikan kepada customer untuk memberi personal touch.

Mungkin anda berkata, Pak, komisi saya kecil!

Investasi kepada customer bukan hanya uang. Bahkan banyak hal yang dapat dilakukan yang nyaris tanpa uang, atau jika butuh uang, itu juga kecil sekali. Sebagai contoh, Joe Gerard, jago sekali memuji. Ia memuji customernya, ia memuji istrinya.

” Wah, ibu adalah wanita yang sangat beruntung, punya suami bapak yang sayang sama keluarga. Buktinya bapak beli mobil ini pertimbangannya supaya ibu nyaman lho kalau pergi kemana mana.”

Jika bawa anak, Joe Girard akan berlutut, kemudian berbicara dengan anak itu

“Nama kamu siapa?”

“Umur kamu berapa?”

“Kamu tahu kenapa kamu kemari?”

“Mama papa mau beli mobil.”

Sudah closing bukan?

Kalau anaknya tanya , “Kenapa mobil lama mama papa?”

“Mobilnya sudah tua….”

Closing bukan?

Kemudian Joe Girard juga selalu punya mainan, sementara mama papanya lihat lihat mobil, Joe Gerard akan suruh anaknya untuk main agar tidak bosan. Entertain anak-anak. Mama papa tenang, mood bagus, keputusan beli mobil lebih besar.

Penting membuat anak-anak tidak bosan, jika anak-anak bosan, menangis, minta pulang, bisa bisa batal jualan.

Untuk istrinya, ia memuji.

“Bapak sungguh beruntung memiliki istri yang sangat cantik.”

Kemudian ia memberi parfum untuk istri customernya.

Ia memberi dulu, baik customernya mau beli atau tidak.

Begitu sudah transaksi, order form diserahkan sekertaris, kemudian ia mengirim kartu ucapan terimakasih.

Belum tentu bayar DP, sudah terima kartu terimakasih. Maka ngga enak kalo ngga bayar. Ya atau Ya?

Mainan, parfum, kartu, Joe Girard bayar dari kantongnya. Itulah kenapa Joe Gerard menjadi penjual terbaik di dunia. Di masa karirnya, orang antri untuk beli mobil dari Joe Gerard seperti orang mau ke dokter kecantikan. Ia memang berstatus sebagai karyawan, tapi ia memiliki mindset sebagai seorang entrepereur sejati. Ia berani berinvestasi, bahkan dari kantong pribadi.

 

Penulis : Christian Adrianto

Sales Coach terbaik Indonesia. Beliau telah mentraining lebih dari 200.000 orang, dan membantu meningkatkan penjualan. Training beliau tidak sekedar teori, namun sederhana, aplicable, pasti bisa dipraktekkan. karena materi beliau telah terbukti berhasil dan beliau adalah seorang parktisi penjualan yang berpengalaman selamama lebih dari 16 tahun.