INILAH ALASAN TOMAS ALFA EDISON MENJADI KAYA DAN TERKENAL

Apakah anda pernah mendengar seseorang bernama Thoman Alfa Edison?

Apa yang anda ketahui tentang Thomas Alfa Edison?

Di sekolah kita belajar bahwa Thomas Alfa Edison adalah penemu bola lampu.

Tapi Thomas Alfa Edison tidak menjadi kaya dan terkenal karena menemukan bola lampu.

Faktanya sebelum Thomas Alfa Edison bukan penemu bola lampu, meskipun memang dia yang menyempurnakannya.

Lalu kenapa dia dianggap yang menemukan bola lampu?

Sudah ada yang menemukan bola lampu, tapi lampu versi sebelumnya tidak bisa menyala cukup lama.

Tapi sekali lagi, Thomas Alfa Edison tidak kaya dan terkenal karena menemukan bola lampu yang lebih bagus.

Ia menjadi terkenal karena ia menemukan lampu yang berguna bagi orang banyak. Dan ia mampu melihat gambaran besarnya, sementara orang lain hanya melihat bola lampu.

Sebuah bola lampu tidak akan berguna tanpa ada listrik. Maka Thomas Alfa Edison kaya dan terkenal karena ia membangun sebuah sistem jaringan tiang listrik, stasiun transmisi dan orang-orang yang terampil. Edison kaya dan terkenal karena ia membangun General Electrik.  Sebuah jaringan yang sistemnya membuat sebuah bola lampu dapat menerangi rumah-rumah, bermanfaat buat orang banyak.

Jadi Orang kaya fokus membuat sistem dan membangun sebuah jaringan.  Sebut saja salah satu orang kaya di dunia Bill Gates, ia kaya bukan karena jualan microsoft, tapi ia membangun jaringan distribusi ke IBM dll.

MC. Donald bersaudara jago bikin hamburger enak, tokonya laris, jualannya banyak. Tapi ketika Ray Kroc, membangun jaringan franchise MC D menggurita di seluruh dunia. Penghasilannya berlipat-lipat. Jadi sekali lagi orang kaya fokus pada jaringan.

Kisah Inspirasi : Kakek Tua yang Linglung

Suatu hari hiduplah seorang kakek di suatu desa hidup sebatang kara. Ia memutuskan untuk pensiun setelah sekian lama bekerja keras. Ia memiliki tabungan berisi uang hasil jerih payahnya sejak usia muda. Di hari tuanya ia ingin dapat menikmati uang tabaungannya itu dengan bijak. Setelah tabungan di tarik, ia mulai menghitung uang yang dia miliki dan berpikir, kira – kira apa yang bisa dibeli dengan uang yang dia miliki.

Kemudian ia mulai berjalan jalan di pasar sambil membawa uang yang dimilikinya. Ia kemudian melihat beberapa ekor kambing muda dan bagus. Ia pun berpikir, jika uang itu di gunakan untuk membeli sepasang kambing maka ia dapat memeliharanya dan lama kelamaan kambing itu akan beranak dan akhirnya kambing miliknya semakin banyak.

Namun, ketika sedang menanyakan harganya, tiba tiba terbersit dalam pikirannya, jika ia membeli kambing maka ia harus membuat kandang dan mencari rumput untuk makan semua kambingnya. Kemudian ia berlalu meninggalkan penjual kambing justru malah memilih beberapa pakaiaan baru.

“Beberapa pakaiaanku sudah usang, jika aku membeli beberapa pakaiaan baru pasti tidak akan menghabiskan uang ku. Tidak salahnya membeli beberapa helai saja” ucapnya pada diri sendiri.

Beberapa hari kemudian, kakek tua itu kembali berpikir apa kira-kira yang akan ia beli dengan uang miliknya yang sudah dia kumpulkan dengan susah payah itu. Kemudian ia meihat penjual tomat. Penjual tomat itu menjajakan buah yang sangat bagus, merah dan berukuran besar. Terbersit dalam pikirannya untuk membeli beberapa buah tomat dan bibitnya ditanam maka ia akan memanen tomat yang bagus bagus seperti itu. Selain bisa di jual, tomat hasil panennya akan dijadikan makanan sehari – hari.

Namun tiba tiba ia menjadi ragu, karena jika ia menanam tomat, ia harus selalu menyiram tanamannya agar selalu subur, memupuknya dan bahkan menjaganya dari hewan yang bisa mencuri tomat miliknya. Kemudian ia memilih untuk berlalu dan memilih pulang. Namun saat perjalanan pulang, ia melihat beberapa dagangan makanan enak. “Rasanya sudah lama tidak makan makanan enak” pikir kakek itu. Ia pun pualgn dengan membeli begitu banyak makanan enak.

Keesokan harinya, kakek tua itu kembali berpikir apa yang akan ia beli dengan uang hasil kerja saat usia muda, tidak jauh dari tempatnya berdiri ada seorang penjual ikan nila. Kakek tua itu melihat ikan-ikan nila itu berenang dalam kolam yang kecil. Ketika melihat lincahnya iakn nila itu berenang terlintas dalam kepalanya untuk memelihara ikan nila. Ikan nila akan cepat tumbuh besar dan beranak, lama kelamaan ikan nila itu akan tumbuh besar dan dapat dijual untuk menghasilkan uang.

Tiba tiba kakek kembali menjadi bingung, jika ia memelihara ikan nila, ia harus menyediakan makanan ikan setiap hari. Jika kemarau kolam ikan menjadi kering dan ikan peliharaannya akan mati. Ia pun buru buru pergi dan meninggalkan penjual ikan nila dan bergegeas pulang.

Saat perjalanan pulang, tiba tiba sandal yang dikenakannya putus. Sandalnya tidak bisa di pakai lagi. Ia pun menghampiri penjual sandal dan membeli beberapa pasang sandal.

Hingga suatu hari, kakek tua masih kebingungan apa yang akan ia beli. Dan ia terkejut karena uang di saku celananya telah habis. Kakek tua sangat menyesal kenapa ia selalu bingung untuk memutuskan sesuatu yang ada di hadapannya. Terlebih lagi kakek tua menyesal karena uang yang telah ia kumpulkan dengan bekerja keras di waktu muda, kini dengan mudahnya ia habiskan untuk sesuatu yang tidak begitu penting. Dan sekarang di masa tuanya dia tidak memiliki apa –apa.

Kisah bijak ini memberikan makna bahwa dalam hidup kita harus memiliki prioritas. Terlebih dalam mengatur keuangan, harus tahu bagaimana berinvestasi. Dan investasi terbaik adalah investasi leher ke atas alias investasi ke otak untuk ilmu dan pelajaran.

cerita motivasi : Kisah Sedih Kaktus

Di sebuah gurun pasir yang luas, ada tanaman kaktus yang hidup dengan kesepian. Kaktus itu hanya hidup di bawah teriknya matahari dan ganasnya gurun tanpa bisa bergerak berpindah pindah. Ia tidak punya teman, sesekali ia melihat ada beberapa orang melintas bersama dengan unta-untanya tanpa memperhatikan kaktus.

Dari kejauahan juga dilihatnya pohon palem yang indah. Beberapa pengelana terkadang singgah di bawah pohon palem untuk berteduh dan istirahat. Dari kejauhan terlihat pohon palem itu melambaikan daunnya yang panjang dengan gemulai. Membuat siapapun yang berteduh di bawahnya merasa betah duduk berlama-lama di bawah palem karena seolah dikipasi oleh palem itu.

Si kaktus merasa bersedih, batangnya berduri, dia tidak punya daun, dan bentuknya yang aneh membuatnya di abaikan orang-orang. Seolah-olah keberadaan dirinya menambah keberingasan gurun pasir tersebut. “Mengapa yang lain punya keistimewaan sedang aku tidak?” Pikir kaktus itu.

Kaktus ingin sekali menjadi bagian dari alam ini, ia ingin berguna bagi makhluk lain, namun sepertinya kaktus ini memang ditakdirkan untuk hidup sendiri, bahkan tidak ada seekorpun burung yang mau hinggap di salah satu dahannya, karena burung burung takut terhadap durinya.

Suatu hari kaktus melihat seorang pengelana menunggangi untanya, kemudian ia beristirahat di bawah pohon palem. Namun dari gelagat pengelana tersebut ada sesuatu yang aneh yang dilihat oleh kaktus dari kejauhan. Biasanya pengelana tidak akan berlama lama berteduh bawah pohon palem, tapi kali ini berbeda pengelana itu lama duduk di sana dan tidak beranjak. Kaktus menjadi heran apa gerangan yang terjadi pada pengelana itu.

Matahari sudah condong ke barat, pengelana itu masih ada di sana. Kaktus yang dari tadi memperhatikan menjadi semakin penasaran. Tiba tiba pengelana itu mulai bergerak, mata pengelana tertuju padanya, kaktus merasa ia sedang di perhatikan oleh pengelana. Pengelana pun beranjak dari dari bawah pohon palem. Dan pengelana itu berjalan ke arahnya. Kaktus menjadi salah tingkah, apakah keberadaanya membuat pengelana marah atau penasaran. Pengelana semakin dekat namun dia berjalan terseok-seok. Saat mendekati kaktus, pengelana itu menggenggam sebilah pisau kecil dan membuat kaktus ketakutan. Dan tanpa ragu, pengelana memotong salah satu tangkai kaktus yang kecil dan membuatnya kaget. Untuk pertama kalinya kaktus merasa sangat kesakitan, ia merasa pengelana itu marah kepadanya.

Namun, kemudian kaktus melihat pengelana itu mngucurkan air yang keluar dari dahan yang dipotong itu dan meminumnya. Kaktus baru sadar, ternyata pengelana itu kehausan. Kaktus senang bisa memberi air, walaupun terasa sakit. Hari ini kaktus baru pertama kalinya merasakan dapat bermanfaat bagi orang lain, dan kaktus merasa sangat senang. Kemudian pengelana memotong lagi dahan kaktus dan meminum airnya, dan hanya menyisakan satu dahan. Di saat itulah kaktus melihat pengelana itu menjadi tampak lebih segar, pengelana juga menancapkan dahan dahan yang sudah di minumnya di sekitar kaktus. Kemudian pengelana itu pergi dan jalannya sudah tidak terseok seok lagi.

Waktu sudah berlalu, kaktus sekarang sudah mempunyai dahan baru. Ia juga sudah menyiapkan banyak air di dahan dahannya, jika sewaktu waktu ada pengelana yang membutuhkan air darinya. Namun, tidak disangka dahan dahan yang telah di potong oleh pengelana sebelumnya, tumbuh menjadi kaktus – kaktus yang kecil di sekelilingnya. Ia pun senang bukan kepalang ia kini tidak sendirian lagi. Di sisa satu dahan yang tidak dipotong oleh pengelana juga tumbuh mahkota bunga yang indah. Kaktus merasa sangat istimewa karena ternyata ia sangat cantik seperti bunga yang lainnya.

Kisah Motivasi : Topi Usang Keberuntungan

Artikel motivasi bijak :

Suatu ketika ada seorang petani dengan topi hitamnya tengah beristirahat di bawah pohon karena kelelahan. Pak tani mengibas-ngibas topinya untuk membuat semilir angin dan mengusir panas yang menyerang tubuhnya. Tanpa dia sadari, saat ia tengah melamun, seekor kera menghampirinya dan membawa lari topi hitamnya itu.

Sejak saat itu ia tidak pernah melihat topi miliknya itu lagi. Entah dimana kera menyembunyikan topi kesayangannya itu. Yang jelas begitu pak tani tidak memakai topi hitam itu, ia berubah menjadi gundah gulana. Semangat bertaninya hilang. Setiap malam ia menjadi sulit tidur. Karena selalu memikirkan topi hitamnya hilang entah kemana.

Pak tani merasa topi hitam itu adalah penyemangat hidupnya. Topi itu juga topi pembawa keberuntungan. Sebab sejak topi hitam itu hilang hasil bertani berkurang, bahkan lama kelamaan tidak panen sama sekali. Petani itu pun bertekat untuk menemukan topi hitam itu, ia berjalan keluar masuk hutan.

Suatu ketika ketika pak tani dalam perjalanan di pinggir kota, ia bertemu dengan seorang pengemis yang lumpuh, pengemis itu berdiri dengan bantuan kedua tongkatnya, sementara wajahnya tertunduk dan tangannya memegang topi yang di balik. Hal ini ia lakukan karena menggunakan topi itu untuk wadah penampung pemberian orang iba padanya.

Ada satu hal yang membuat petani itu tertarik pada pengemis itu karena topi yang dia pegang sangat mirip dengan topi miliknya yang hilang itu. Warna hitamnya yang sudah memudar, juga dengan beberapa lubang di topinya membuat pak tani bergumam “Ah, topi itu milikku”.

Kemudian petani itu mendekati pengemis, awalnya pengemis merasa ia akan di beri uang. Namun ternyata, petani itu langsung meminta pengemis untuk menyerahkan topi miliknya. Pengemis itu menolak, karena dia berpikir. Semenjak topi itu berada di tangannya banyak orang yang menjadi iba padanya. Sehingga memberi pengemis itu uang.

“Itu topi yang sudah lama aku cari” kata petani tersebut. “Tanpa topi ini hasil panen padiku turun. Topi ini adalah topi keberuntunganku.” “Karena tanpa topi ini semua padiku habis di makan tikus” kata petani itu.

Jawab pengemis itu “Aku tidak mencuri darimu. Seekor kera menjatuhkan topi ini saat aku sedang bersandar di bawah pohon. Aku hanya mengambil topi yang jatuh itu.”

Pertengkaran menjadi sengit, keduanya saling menarik topi yang sudah usang itu. Karena topi itu topi lama yang sudah rapuh, topi itu akhirnya robek terbelah menjadi dua bagian. Melihat hasil tindakan mereka, petani dan pengemis itu hanya terdiam. Kini tidak ada dari mereka berdua yang bisa memiliki topi yang sudah koyak itu. Keduanya bertengkar lagi saling menyalahkan penyebab rusaknya topi itu.

Hingga ada seorang penjual topi mendekati mereka berdua yang semakin memanas. Katanya “Aku merasa tidak asing dengan topi itu”, “topi itu di jual ayahku saat aku masih kecil. Ia membuat topi ini sendiri. Aku selalu membantu kemanapun ayah pergi menjajakan topi-topinya.”

Kehadiran penjual topi membuat pengemis dan petani itu terkejut, penjual topi membawa banyak sekali topi dengan bentuk yang sama dengan topi mereka yang rusak itu bedanya topi yang di jual penjual topi berwarna lebih pekat dan bentuknya terlihat lebih baru. “tidak ada yang istimewa dari topi buatan ayahku ini,” kata penjual topi. “Mungkin hasil panenmu kurang karena kau terlalu fokus memikirkan hilangnya topi milikmu itu pak tani, sedangkan kamu pengemis tanpa topi pun aku yakin uang yang kamu dapat setiap harinya tidak akan berkurang. Aku akan memberi kalian masing masing satu, silahkan pilih topi mana yang kalian suka.” Kata penjual topi kepada petani dan pengmis itu.

Pak Tani sangat senang. Ia pun pulang membawa topi baru. Ternyata benar apa yang dikatakan penjual topi. Bukan topinya yang menentukan hasil panennya, tetapi karena ia giat bekerja dan tidak memikirkan sesuatu hingga berlarut larut. Sekarang hasil panennya bagus juga. Sementara pengemis, ia malu mengemis lagi. Ia sekarang bekerja pada penjual topi, membantunya membuat dan menjual topi-topi miliknya.

 

Jangan Pernah Sekali Kali Kamu Meniru Orang Sukses

Jangan Pernah Sekali Kali Kamu Meniru Orang Sukses

cara kaya dan sukses christian adrianto motivator

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Memangnya salah ya meniru orang sukses?

Memangnya salah meniru orang terkenal yang kita idolakan?

Bukankah orang sukses dapat menjadi inspirasi dan motivasi kita, mereka luar biasa, keberhasilan mereka dapat memotivasi saya menjadi sukses seperti mereka?

 

Benar, tidak ada salahnya meniru orang orang sukses sebagai panutan. Tapi kebanyakan orang, mereka salah meniru. Mereka meniru hasilnya bukan prosesnya.

Orang sukses pasti kaya – Anda berupaya supaya terlihat kaya seperti mereka.

Orang sukses hidup mewah – Anda berusaha trlihat bahagia dengan berfoya foya, jalan jalan luar negeri. Beli tas branded dan semua itu sebenarnya tidak Anda butuhkan.

Orang sukses pasti terkenal – Anda berusaha mengumpulkan follower dan mencari perhatian sana sini.

Orang sukses itu sibuk – Anda berusaha sok sibuk dengan melakukan hal hal yang tidak berguna.

Beberapa Orang sukses DO dari universitas – Anda ikutan DO dan berharap menyamai kesuksesan mereka.

Yang jadi masalah adalah orang sukses tidak meraih kesuksesan seperti yang sekarang Anda lakukan. Kebanyakan yang Anda tiru adalah Hasil setelah sukses. Anda melompati proses perjuangan dimana orang orang tersebut sukses. Anda terlalu terfokus dengan penampilan luar dan melupakan isi atau usaha orang tersebut menjadi sukses seperti sekarang.

Lilin Harapan

kisah inspiratif christian adriantoKisah dari 4 buah lilin yang menyala dalam sebuah ruang yang gelap. Lilin-lilin terebut merasa nyala api mereka tidak berguna melawan kegelapan dalam ruangan tersebut dan memutuskan untuk padam. Dalam ruangan yang sunyi itu terdengarlah percakapan mereka.

Lilin 1 berkata : “Aku adalah Damai”, “namun manusia tidak mampu untuk menjagaku.”

“Maka lebih baik aku matikan diriku saja !”

Maka lilin 1 sedikit demi sedikit mulai padam.

Lilin 2 berkata : “Aku adalah Iman.” “Sayangnya manusia mulai melupakan aku dan mengganti diriku dengan yang lain.” “Manusia sudah tidak mau mengenalku, karena itulah aku tidak berguna untuk menyala.”

Setelah berkata demikian lilin ke 2 mati di tiup angin.

Giliran lilin 3 berkata : “Dan aku adalah Cinta” katanya dengan sedih. “aku sudah tidak mampu untuk menyala. Manusia sudah tidak lagi memandang dan menganggapku berguna.” “Manusia saling membenci, saling mencaci bahkan mencaci orang yang mencintainya. Membenci keluarganya.”

Tak menunggu waktu yang lama lilin ke 3 akhirnya mati.

Tak diduga, seorang anak kecil masuk dalam ruangan yang gelap tersebut. Dan begitu melihat ketiga lilin tersebut sudah padam, ruangan itu menjadi semakin gelap. Karena takut anak itu berkata : “Eh, Apa yang terjadi ?” kenapa kalian padam ?” “Aku takut akan kegelapan !” Lalu anak itu mulai menangis.

Melihat semua itu, lilin ke 4 berkata : “Jangan takut, Jangan menagis, selama ada aku yang masih menyala, kita masih bisa menyalakan ketiga lilin yang sudah padam itu.”

“Akulah HARAPAN” dengan mata bersinar, anak itu mengambil lilin harapan. Lalu menyalakan lilin lainnya.

Jangan pernah mematikan lilin Harapan. Harapan yang menyala dalam hati kita. Dan semoga kita semua bisa menjadi seperti Anak keci itu yang bisa menyalakan Damai, Iman dan Cinta dengan Harapannya.

Kisah Gentong dan Batu

artikel motivasi christian adrianto

Di sebuah kelas seorang guru berbicara di depan murid-muridnya, dan ia memakai sebuah ilustrasi yang tidak akan mudah di lupakan oleh para siswanya.

Ketika ia berada di hadapan muridnya, guru itu mengeluarkan gentong plastik transparan yang sangat besar dan diletakan di atas meja. Lalu ia mengeluarkan selusinan batu seukuran genggaman tangan dan metetakan dengan hati hati ke dalam gentong tersebut. Ketika susunan batu itu memenuhi gentong tersebut hingga tidak ada yang muat masuk kedalam, guru tersebut bertanya kepada para muridnya: “Apakah toples ini sudah penuh?”

Dengan serentak muridnya menjawab : “Sudah!” kemudian dia berkata : “Benarkah?”. Kemudian dia mengambil kerikil dan memasukannya kedalam gentong, dengan mengguncang-guncangkan gentong itu membuat kerikil yang tadi sudah di masukan mengisi celah di batu batu tersebut. Guru tersebut bertanya kepada para muridnya: “Apakah toples ini sudah penuh?”

Kali ini beberapa muridnya menjawab dengan ragu-ragu : “Mungkin Belum”, kemudian dia mengambil pasir yang sudah dia sembunyikan di bawah meja, dan memasukannya ke dalam gentong tersebut. Dengan mudah pasir memenuhi ruang kosong dalam gentong tersebut.

Sekali lagi guru itu bertanya : “Apakah gentong ini sudah penuh?” “Belum” serentak murid-muridnya menjawab. “Bagus” katanya.

Kemudian ia mengambil sebotol air dan menuangkan air tersebut kedalam gentong hingga penuh. Lalu gurunya bertanya “Apakah maksud dari ilustrasi ini?”

Melihat murid-muridnya saling pandang karena binggung guru itu melanjutkan perkataannya : “Anggap gentong ini adalah kehidupanmu”, kemudian ia menunjuk batu besar dan berkata “Itu adalah hal yang paling penting dalam hidup, ukuran batu di sesuaikan seberapa penting dalam kehidupanmu semakin besar membuatnya semakin penting untuk hidupmu”. Lanjutnya “Ingat!, Jika bukan batu besar yang pertama kali kamu masukan ke dalam gentong, maka kamu tidak akan pernah bisa memasukan batu besar sebanyak ini kedalam gentong tersebut!”

Apakah batu besar dalam hidup mu? Bisa Ayahmu, Ibumu, Orang yang kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpimu. Hal-hal inilah yang kamu anggap penting dalam hidupmu. Dan ingat untuk selalu meletakkan batu besar sebagai hal yang utama, sebab jika kamu mendahulukan hal kecil dalam prioritas waktumu maku kamu hanya mengisi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, dan kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal besar dan berharga dalam hidupmu.

Selamat mengisi hidup!

Mengelola Stress

artikel motivasi christian adrianto

Suatu hari seorang Stephen Covey, seorang businessman yang terkenal mengisi sebuah kelas Management di sebuah Universitas terkemuka. Dia mengisi kelasnya dengan memberikan contoh tentang bagaimana cara untuk melakukan Managemen Stress yang begini isinya :

Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada peserta kelasnya dan begini katanya “Berapa menurut kalian berat dari segelas air ini?” para siswanya menjawab mulai dari 200gr hingga 500gr.

“ini bukan masalah seberapa berat dari gelas ini, tapi dari seberapa lama kamu memegang gelas ini.” Kata Covey. “Jika saya memegang gelas ini selama 1 menit, tentu bukan menjadi masalah. Jika saya memegang gelas ini selama 1 jam, lengan saya akan terasa sakit. Dan jika saya harus memegang selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggil ambulans. Bagi saya, berat gelas ini sama. Tapi semakin lama saya memegangnya maka bebannya akan terasa menjadi semakin berat.”

“Jika kita membawa beban ini secara terus menerus, lama kelamaan kita tidak akan sanggup utuk membawanya lagi. Beban yang di bawa akan semakin terasa berat.” “Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan sebentar gelas tersebut dan beristirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi.” Lanjut Covey.

Terkadang kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita bisa beristirahat dan menjadi segar saat akan membawanya lagi. Jadi sebelum pulang kerumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan, jangan di bawa pulang. Beban itu bisa di ambil besok. Jika perlu selesaikan hari itu juga. Apapun beban yang ada pada pundak Anda hari ini, jika Anda merasa tidak sanggup untuk membawanya coba letakkan sejenak istirahat dan selesaikan.

Minum Kopinya Bukan Cangkirnya

artikel motivasi pagiSekelompok alumnus dari sebuah univesritas yang terkenal berkumpul dan mengunjungi salah satu profesor kampus mereka yang hampir pensiun mengajar. Profesor ini terkenal di kalangan mahasiswa sebagai orang yang gaul di kalangan mahasiswa dan kata-katanya sangat bijak.

Begitu mereka berkumpul percakapan terjadi, dan mereka semua mengeluh dan komplain tentang stress di kerjaan dan kehidupan yang mereka jalani.

Kemudian professor itu menawari tamu-tamunya minum, dengan membawa poci besar berisi kopi dan cangkir dari berbagai jenis ada yang dari porselin, kristal, kaca biasa, gelas biasa, bahkan dari plastik. Terlihat dari gelas yang di bawa oleh profesor itu adalah gelas yang mahal dan bahkan ada gelas yang sangat cantik. Kemudian dia meletakan poci dan gelas itu di hadapan mantan mahasiswanya dan menyuruh mereka untuk melayani diri mereka sendiri.

Setelah semua mahasiswanya sudah membawa cangkir kopi masing masing, professor itu mengatakan : “Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah kalian ambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan murah. Sebenarnya normal bagi kalian untuk menginginkan sesuatu yang terbaik bagi diri kalian sendiri, tapi sebenarnya yang menjadi masalah adalah stress yang kalian rasakan itu.”

Seberapa cantiknya cangkir tidak akan merubah kualitas kopi yang di minum. Dari beberapa kejadian kita kadang menyembunyikan apa yang kita minum, dan menonjolkan betapa indah tempat / botol / cangkir yang kita minum, ingat yang kita minum kopi. Bukan cangkirnya, namun tanpa sadar mengambil cangkir yang terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain.

Sekarang ingat hal ini : kehidupan itu bagai kopi, sedang pekerjaan, uang , jabatan dalam masyarakat sebagai cangkirnya. Cangkir hanya sebagai alat untuk memegang dan mengisi kehidupan yang sebenarnya. Jenis cangkir yang kita pegang tidak akan merubah kualitas kopi atau kehidupan yang kita minum. Seringkali karena kita terlalu terfokus untuk mendapatkan cangkir terbaik, bahkan lebih baik dari yang lainnya. Kita menjadi gagal untuk menikmati rasa kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.

Tuhan memasak dan menyajikan Kopinya, Bukan cangkirnya.

Nikmati saja kopinya, bukan cangkirnya.

Selalu ingat kehidupan Anda lebih penting dibanding pekerjaan Anda.

Jika pekerjaan Anda mengendalikan hidup Anda, Anda akan menjadi rapuh karena jelas Cangkir orang lain akan selalu tampak lebih Indah dari Cangkir milikmu. Ingat, pekerjaan akan datang dan pergi. Namun seharusnya pekerjaan tidak membuat Anda lupa siapa Anda sebenarnya. Bagaimana keluarga Anda, bagaimana rasa kopi Anda sebenarnya.

Menginstal Sofware “LOVE”

love, artikel motivasiTech Support (TS) : Ada yang bisa saya bantu?

Pelanggan (P) : Ya, setelah saya pertimbangkan, bantu saya untuk menginstall Software “LOVE” ini. Bantu dan bimbing saya dalam mengistall nya.

TS : Baik, tentu saya akan membantu Anda. Apa Anda siap untuk melanjutkan?

P : Ya, saya tidak begitu paham dengan prosedurnya, tapi saya rasa saya sudah siap. Apa yang harus saya lakukan pertama kali?

TS : Langkah pertama adalah dengan membuka Sistem Hati Anda. Sudahkah Anda membuka Sistem Hati Anda?

P : Sudah. Tapi saya lihat ada program lain yang aktif sekarang. Apakah saya tetap menginstall Program “LOVE” saat program lain berjalan?

TS : Program apa yang sedang berjalan itu?

P : Saya lihat dulu, Ada Rasa Sakit karena Masa Lalu, Harga diri rendah, Kemarahan, dan Dendam. Program itu masih berjalan saat ini.

TS : Tidak masalah. Program “LOVE” akan secara bertahap menghapus Rasa Sakit karena Masa Lalu dari sistem operasi Anda saat ini. Mungkin masih akan ada di memori permanen Anda, tapi itu tidak akan menggangu program lain, Program “LOVE” juga pada akhirnya akan mengganti program Harga diri rendah dengan aplikasinya sendiri yang disebut Percaya Diri Tinggi, tapi Anda secara manual harus menghapus program Dendam dan Kemarahan hingga bersih, jika tidak program Dendam dan Kemarahan akan mencegah Program “LOVE” untuk terpasang dengan benar. Bisakah Anda menghapusnya?

P : Saya tidak tahu bagimana cara menghapusnya. Bisa beritahu saya bagaimana caranya?

TS : Tentu dengan senang hati, pergi ke Start Menu dan mulai Program Mohon Pengampunan. Lakukan ini sebanyak yang Anda perlukan hingga Dendam dan Kemarahan telah sepenuhnya terhapus.

P : Oke saya sudah selesai. Program “LOVE” mulai terpasang dengan sendirinya. Apakah ini normal?

TS : Itu normal, tapi ingat Anda hanya memiliki program dasar nya saja. Untuk memaksimalkan Program Anda harus mulai online atau menghubungkan Ke direktori  Hati lain untuk mendapatkan Update.

P : Ups! Saya melihat ada pesan kesalahan. Disini dikatakan, “Error – Program not run on external components.” apa yang harus saya lakukan?

TS : Jangan kawatir, itu artinya Program “LOVE” diatur untuk berjalan di Internal Sistem Hati, tetapi belum di jalankan pada Sistem Hati Anda. Jika saya katakan dalam bahasa nonteknis itu berarti Anda harus mencintai diri sendiri sebelum Anda dapat mencintai orang lain.

P : Jadi apa yang harus saya lakukan?

TS : Buka folder Self-Acceptance, kemudian klik di File – File berikut seperti File “Memaafkan diri Sendiri”, “Sadari Nilai Anda”, “Akui Keterbatasan Anda.”

P : Oke, sudah saya lakukan.

TS : Jika sudah selesai, salin file – file tersebut kedalam direktori “Hati ku”. Dan sistem akan menimpa file yang corrupt dan mulai menambal program yang salah. Oh, Jangan lupa. Anda perlu menghapus Patch Menyalahkan Diri Sendiri dari semua Folder dan mengosongkan dari Recycle Bin Anda untuk memastikan Patch tersebut benar benar hilang dan tidak kembali.

P : Baik, Saya mengerti. Hei!, Hati ku di penuhi hal hal baru! Senyum di putar di monitor, kedamaiaan dan kepuasan menyalin diri mereka kedalam Hati ku. Apakah ini normal?

TS : Terkadang bagi mereka, perlu waktu untuk menunggu proses itu. Tetapi pada akhirnya semua mendapatkan apa yang di inginkan di waktu yang tepat. Jadi program “Love” sudah terpasang dan berjalan. Pastikan juga untuk memberikan modulnya kepada orang yang Anda temui. Mereka pada gilirannya akan membagikannya juga dengan orang lain dan mengembalikan beberapa modul baru dan keren kepada Anda.

P : Terima kasih