Jika Calon Customer Anda bilang “NO!!!!”

Ketika tidak yakin dengan barang yang dijual, orang akan berkata NO.

No is not NO

No =  saya tidak yakin

70% adalah belum yakin

Tanya bagian mana yang belum meyakinkan. Bagaimana cara saya meyakinkan customer.

Jangan berdebat dengan Customer.

Kalaupun kita menang dalam perdebatan, customer  secara emosional merasa gengsi.

Jadi jangan paksakan agar customer berkata YES. Bawa secara perlahan ke mungkin / maybe.

Maka ubah pertanyaannya menjadi:

Saya memahami jika bapak sudah tidak mau. Tapi jika boleh tahu pertimbangan bapak yang membuat bapak tidak mau beli?

Saya ragu tentang ini…

Jadi jika ini…. maka bapak akan mempertimbangkan ya?

Sales ketemu 4 calon pelanggan per hari, maka 1 minggu ketemu 20, 1 bulan 80.

80 bilang NO. Jika tidak paham NO adalah Maybe, maka patah hati. Jika yakin 70% dari 80 adalah maybe, maka 56 adalah maybe.  Jika 50% dari Maybe bisa dinaikkan ke YES maka, sebanyak 28 customer akan beli.

Hanya dengan mengubah mindset, maka hasilnya dari 0 jadi 28.

Nah, menarik customer dari No ke maybe lebih sulit. Maka saat customer sedang tidak yakin, jangan biarkan ia NO, arahkan ke maybe.

Kelihatannya hari ini kurang tepat untuk buat keputusan. Bapak pertimbangkan dulu. Kita sudah cukup hari ini. Nanti kita bicara-bicara lagi.

Sedikit tips sales di atas semoga dapat membantu. Namun jika anda ingin mendapatkan pelatihan selling skill yang lebih lengkap dari pembicara Trainer Sales Terbaik di Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 14 tahun. Selain seorang trainer beliau juga seorang praktisi, dimana bisnis developer yang beliau jalankan laris manis, habis bahkan sebelum rumahnya dibangun. Beliau sudah mengajar di lebih 400 perusahaan dan institusi besar di Indonesia, dengan tingkat repeat order yang tinggi karena training beliau deep impact dan applicable. 

Dapatkan penawaran kami sekarang juga

Hubungi Fransisca di +6282110502502 atau fransisca@motivasiindonesia.com

8 Teknik Closing Ampuh yang dapat meningkatkan penjualan anda

Cara untuk Close The Sale

Tapi closing seolah olah menutup, selesai. Pemikiran baru adalah conforming the order. Agar mindsetnya setelah penjualan, awal hubungan baik dengan customer.

 

Teknik Closing

  1. Asumsi

Tanpa customer bilang YA, kita asumsikan customer beli.

Contoh

Anak sudah mau minta mainan. Orang tua menawar, tapi tidak ketemu harganya. Kemudian mainan di plastikin dan diberikan kepada anaknya. Anaknya bilang, dady terimakasih.

Maka beli.

 

  1. Alternatif choice

Pertanyaan mau dikirim ke rumah atau ke kantor?

Kontan atau kredit?

Mau warna merah atau biru?

Apapun yang dipilih selalu ya beli.

 

Anak: Dady, hari minggu kita boleh pergi ke mall? Jawabannya bisa ya boleh atau tidak.

Tapi jika ia bertanya: Dady besok minggu kita pergi ke TA atau CP?

Ke TA pergi ke mall, ke CP juga ke mall.

Istri : Pah, bagusan mana? Yang merah atau hitam?

 

  1. Pupy Dog Close

Di Toko hewan, jika ada anak mau beli anak anjing tapi orang tua belum tau ke depan bagaimana. Nanti tanggung jawab 15 tahun. Anak kadang pengen sesaat. Tapi nanti anjing mengonggong, anak ngga mau urus gimana.

Nah, gini aja. Anjingnya dibawa pulang seminggu dulu. Nanti jika ngga cocok dikembalikan.

Anak anjing jika sudah 1 minggu sudah terlanjur sayang.

Selalu ada 30% yang dikembalikan. Tapi sebagian malas untuk kembalikan, sebagian ngga enak ngembalikan, sebagian sibuk hingga waktu yang ditentukan untuk kembalikan sudah lewat.

  1. Summary  Question Trust

Rangkuman semua presentasi. Tadi pak Toni sudah bilang kelebihan ini. Tadi pak Tony tanya ada garansi. Ada garansi selama…

So jadi pak Toni setelah diskusi ini mau dikirim besok atau lusa.

  1. Franklin Close

Dipakai benjamin Franklin untuk membuat keputusan. Siapkan selembar kertas putih dan gambarkan dua kolom

Satu sure, good, advantage, positif, benefit kolom lain concern, pertimbangan jangan tulis bad, negatif

Tulis lebih banyak di good, pertimbangan sedikit

Jadi pak Toni, sudah sangat jelas pak. Benefitnya, jadi bapak mau cash atau kredit?

 

Senjata terakhir untuk closing

  1. Jika bapak jadi saya, maka bisa bantu saya apa yang harus saya lakukan seandainya bapak jadi saya?

Sekali-sekali saja pakai.

  1. The Power of sugestion close

Apakah bapak sependapat menabung untuk hari tua penting ya? Ya

Ngobrol tentang anak.

Tanya, pendidikan penting buat anak ya pak?

Biaya sekolah makin hari makin mahal?

Sambil ngobrol.

Setelah itu, dirangkum. Ia tidak bisa menolak, karena sudah setuju di awal.

  1. Loss Sale

Ketemu pelanggan seolah-olah jalan buntu. Terimakasih pak, sudah meluangkan waktu. Kelihatannya belum ada kecocokan. Its Ok. Saya terima dan saya menghargai keputusan anda. Terimakasih pak. Berdiri dan berjalan keluar.

Ia sudah merasa lega. Pertahanannya turun.

Balik lagi. Ini off the record pak. Hanya untuk saya, sagar saya tidak mengulangi kesalahan saya. Apakah karena saya, harga, produk atau apa? Bisa tolong kasi tahu saya apa alasan bapak menolak?

Besok kirim bukti bahwa yang ia pikir salah.

Telpon, kemudian katakan sudah kirim artikel. Kemudian katakan. Pak besok saya mau mampir, saya mau berikan sesuatu kepada bapak. Bapak lowong pagi atau siang?

Besok jelasin dan closing.

Ingin mengadakan pelatihan Sales yang dapat meningkatkan penjualan dari trainer  dan motivator Top, Christian Adrianto Motivator?

Hubungi Fransisca

+6282110502502

atau

email : fransisca@motivasiindonesia.com

MOTIVATOR TAMPAR SISWA.

MEMANG TUGAS MOTIVATOR ADALAH MENAMPAR PESERTA SEMINARNYA.

motivator-tampar-siswaJika anda menyesalkan berita bahwa ada seorang motivator menampar 10 siswa yang merupakan peserta seminarnya, maka saya mengatakan bahwa tugas seorang motivator adalah menampar peserta seminarnya. Peserta seminar memang harus ditampar, agar mindsetnya berubah dan hidupnya menjadi lebih baik. Terlebih untuk peserta yang mindsetnya sudah bebal, sulit untuk berubah, padahal hidupnya susah. Namun tamparan bukan dengan tangan, bukan secara fisik, namun dengan kata-kata.

Berita mengenai Motivator yang menampar Siswa, secara fisik, memang sangat disayangkan. Namun Motivator juga manusia, punya rasa punya hati. Motivator juga bisa emosi. Walaupun kejadian tersebut tidak bisa dibenarkan.

Setahu saya saat ini profesi Motivator memang belum ada lembaga yang memayungi, seperti misalnya wartawan yang memiliki dewan Pers yang melindungi profesi wartawan sekaligus mengatur kode etiknya.

Profesi Motivator juga tidak ada sekolahnya. Sehingga tidak semua motivator tahu mana yang bisa dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Oleh karena itu dibutuhkan kebijaksanaan dalam menjalankan metode pengajarannya. Padahal ada banyak metode yang bisa digunakan motivator untuk menanamkan midset, termasuk metode militer yang terkenal keras dan disiplin dalam membentuk karakter dan menanamkan value dalam mindset pesertanya.

Namun bagaimanapun motivator sangat dibutuhkan bangsa ini. Mereka adalah sosok yang berperan memberikan semangat dan mengajar sehingga sumber daya manusia Indonesia semakin berkualitas. Jika ada seorang motivator yang khilaf, tidak berarti motivator yang lain akan menampar pipi pesertanya hingga memerah.

 

Tips Sales : Buying Signal

Tanda-tanda customer ingin beli.

  1. Body language buying signal.

Pegang sampel, pegang brosur, tanya-tanya

Tanya itu adalah buying signal.

Customer bertanya, kadang sales menjawab menghilangkan peluang penjualan.

Ada warna hijau? Ada

Ada garansi? Ada. Gransi sparepart….

Kl saya beli bisa diantar? Ya bisa, diantar kapan saja bisa.

Kira-kira berapa lama bisa dikirim? Karena stok kurang , baru bisa dikirim 2 minggu lagi.

Kl saya mau reparasi, berapa lama ya? Oh, paling 1 hari jadi pak.

 

Salah jawaban. Seharusnya.

Ada model yang warna hijau?

Jawabannya : Ada. Bapak mau pesan 1 atau 2?

Kl, saya pesan warna hijau Bisa diantar kapan?

Jawab: kl. Bapak pesan warna hijau, kita antar langsung sore ini pak. Dan kalo pesan  sekarang yang warna hijau masih ada banyak. Dan yang hijau laris pak. Besok-besok belum tentu ada. Jadi pesang langsung saja pak. Mumpung stoknya masih ada. Jadi nanti malam bapak sudah bisa pakai.

Ada garansi?

Jawab : Ada pak garansi. Tapi saya ngga tau kedepan kebijakan perusahaan berubah atau tidak.

 

Jika customer sudah bertanya, arahkan ke closing. Jangan tunggu pertanyaan lain dari customer.

 

  1. Diam, mikir, tidak ngomong

Banyak sales takut saat customer diam dan berfikir. Beri waktu customer untuk berfikir.  Pelan-pelan bawa customer lebih yakin.

Dengan nada rendah. Pak, ini wakt yang tepat untuk beli. Saya bantu isi form ya pak. Bapak mau beli 1 atau 2?

Bentar saya mikir dulu.

Misalnya jadi pak, mau ambil 1 atau 2?

Bahasa tubuh bapak mengatakan bapak sudah setuju.

 

  1. Putar-putar pulpen

Diam tidak bicara apapun

 

Lagi mikir. Bingung, mau beli tapi ngga mau buat keputusan di depan istrinya.

Buat keputusan untuk nya. Jadi saat istrinya marah karena salah keputusan , ia bisa menyalahkan anda.

Gini aja deh pak, kalo masih bingung. Coba dulu aja 5 deh. Saya bantu isi form ya.

 

  1. Membasahi  bibir

Bisa jadi ia sednag mempertimbangkan

Ia sedang stress hingga bibirnya kering

Atau anda kebanyakan bicara tidak kasi minum, ia haus

Arahkan pertanyaan untuk bantu ia buat keputusan

 

  1. Sudah pernah tanya, sudah dijawab, masih tanya lagi.

Artinya ini adalah pertanyaan yang menghambat ia mengambil keputusan. Jika anda bisa meyakinkan maka ia akan beli. Jangan jawab dengan jawaban yang berbeda total yang lebih meyakinkan. Karena jawaban pertama tidak berhasil meyakinkan.

 

  1. Mata bersinar sinar dan termotivasi

Jika anda tidak bisa lihat, maka gantung diri aja.

  1. Garuk kepala

Artinya mikir atau ketombean.

Ini tanda-tanda momen ngga cocok. Next time difollow up lagi.

 

  1. Semakin mendekat atau

Tangannya terlipat di atas meja

Artinya Makin tertarik

 

Atau kl ada anaknya, ia sttt dady mau ngomong.

Artinya ia sangat tertarik, dan ia sedang konsentrasi tidak mau diganggu anaknya.

Jangan tanya anaknya lucu, umur berapa.

Ia sudah tertarik, closing langsung

 

Lihat awan-awan

Ia sedang berfikir jauh, bagaimana cara membayarnya, apakah keuangannya bisa , apakah benefitnya di masa yang akan datang

Kebencian yang Busuk

Suatu hari di dalam sekolah taman kanak-kanak (TK), ibu guru di TK tersebut mengadakan sebuah permainan pada murid-muridnya. Ibu guru menyuruh murid-muridnya membawa kantong plastik transparan dan kentang. Masing masing kentang yang dibawa di beri nama berdasarkan nama orang yang dibenci, bisa dua, tiga bahkan lima kentang tergantung nama-nama yang di benci. Dan guru itu menturuh untuk membawa kemanapun kantongplastik berisi kentang tersebut kemanapun mereka pergi, bahkan ketoilet sekalipun, selama seminggu.

Hari berganti, semakin lama kentang kentang tersebut mulai membusuk. Dan murid murid mulai mengeluh. Apalagi murid yang membawa lima kentang  karena penampilan kentang berubah dan baunya juga tidak sedap. Setelah 1 minggu yang disepakati murid-murid merasa lega karena penderiataan yang mereka alami akan berakhir.

Ibu Guru : “Bagaimana rasanya membawa kentang yang sama selama seminggu?”

Maka keluarlah semua keluhan dari murid-murid TK tersebut. Pada umumnya mereka tidak merasa nyaman jika harus membawa kentang kentang busuk tersebut kemanapun mereka pergi. Ibu guru kemudian menjelaskan apa ari dari permainan yang mereka lakukan.

Ibu Guru : “Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa kemanapun. Apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain akan sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemanapun kita pergi. Itu hanya seminggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup kita? Alangkah tidak nyamannya.

Leader VS Manager. Mana yang lebih penting?

Dalam sendi kehidupan kita perlu pemimpin dari kehidupan pribadi, keluarga hingga pekerjaan. Kepemimpinan masing masing orang memiliki cara dan gaya masing masing yang berbeda satu sama lainnya. Bahkan banyak pemimpin yang sebenarnya tidak tahu apa yang seharusnya dia lakukan. Ada yang sebenarnya hanya menyuruh dan memberi perintah kepada anak buahnya, padahal cara memerintah ada caranya sendiri supaya pelaksanaan tugas dapat dilakukan dengan baik. Itu sebabnya pemimpin perlu tahu cara menjadi pemimpin yang efektif dengan meningkatkan diri melalui buku kemimpinan atau pelatihan kepemimpinan.

Tidak semua pemimpin itu dilahirkan, artinya menjadi berbakat untuk memimpin itu dapat dibentuk.

Apa beda leader dengan manager? Jika leader adalah orang yang menginpirasi anak buahnya untuk mau melakukan tugasnya. Sedang manager adalah orang yang diberikan tanggungjawab terhadap tugasnya. Jadi beda antara leader dan manager adalah jika leader menginspirasi anak buahnya, sehingga membuat anak buahnya bekerja engan kesadaran dia sendiri. Jika manager lebih bersifat memaksa anak buah untuk bekerja karena itu adalah tanggungjawab yang harus di tanggung.

Untuk menjadi leader kemampuan apa yang dibutuhkan untuk memimpin seperti

  1. Kemampuan untuk komunikasi dengan anak buah
  2. Kemampuan untuk memotivasi anak buah
  3. Kemampuan untuk mendelegasi dengan anak buah
  4. Kemampuan untuk mengembangkan kerjasama team

Tidak semua pemimpim memiliki kemampuan diatas saat lahir, Untuk bisa melakukan hal – hal diatas perlu dilakukannya sebuah pelatihan

 

OUTING, PENTING NGGA SIH?

tips mengatasi bosan di kantor

Bagi Anda yang bekerja di salah satu perusahaan besar pastinya sudah terbiasa dengan kesibukan yang hampir tidak ada habisnya. Sederet tujuan perusahaan kita wajib ikuti dan menghabiskan hampir dari seluruh pikiran dan energi Anda. Dan akhirnya Anda Jenuh dengan rutinitas ini.

Untuk mengembalikan semangat Anda dalam bekerja diperlukan suatu kegiatan yang menyenangkan tapi tetap edukatif. Bentuknya bisa bermacam macam. Baik secara kegiatan Outdoor maupun Indoor. Salah satu kegiatannya adalah Outing.

Program Outing merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh umum, perusahaan maupun sekolah yang bersifat menyenangkan atau rekreasi di alam terbuka sebagai sarana hiburan untuk meningkatkan keakraban. Biasanya outing diisi dengan acara bebas atau permainan ringan yang tidak terlalu berat secara fisik, pikiran dan emosional.

Bentuk program Outing sangat bermacam macam tergantung kebutuhan dari Perusahaan penyelenggara. Baik bisa berupa ketahanan fisik, keberanian, relaksasi, kerja tim dan lain-lain.

Dalam program Outing biasanya dibagi dalam beberapa tujuan sebagai berikut:

  1. Untuk Rekreasi dan hiburan. Fungsi utama dari Outing adalah untuk melakukan refreshing pikiran dan mencari ide baru.
  2. Menanamkan Value Perusahaan. Dalam sesi ini biasanya digunakan untuk menanamkan dan me-refresh visi misi perusahaan kepada peserta Outing Traning
  3. Kerja sama tim. Kerjasama tim diperlukan untuk mempererat kerjasama di dalam dan antar tim kerja.
  4. Kesiapan akan tantangan di depan. Dalam sesi ini biasanya peserta akan diberikan tantangan dan permainan. Dan tujuan permainan ini supaya peserta mampu menghadapi perubahan apapun yang terjadi dalam pekerjaan.
  5. Kepemimpinan. Digunakan untuk melatih kemampuan peserta untuk memimpin
  6. Memperbaiki konflik. Outing menjadi wadah untuk menyelesaikan konflik saat bekerja, Jika di kantor canggung maka momen menyenenagkan saat Outing adalah waktu yang tepat untuk menyelesaikan konflik ini.

Agar mencapai tujuan Outing training maka bentuk aktivitas sebaiknya di sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan apa yang mau di tingkatkan. Mari rencanakan Program Outing dengan devisi Anda bersama rekan rekan kerja Anda supaya manfaat Outing bisa dirasakan oleh tim dan rekan-rekan Anda.

Salah satu kegiatan outing yang dapat membantu mencapai tujuan tersebut adalah dengan mengundang pembicara atau motivator. Tentunya bukan sekedar pembicara biasa, namun pembicara yang mampu menanakan value-value perusahaan kepada team atau karyawan anda. Dan pastikan anda mendapatkan pembicara atau motivator yang terbaik, yang berpengalaman dan mampu mendeliver value perusahaan dengan baik. Jangan sampai sudah mengundang pembicara mengeluarkan budged perusahaan, mengumpulkan orang (karyawan anda) namun tidak ada perubahan dalam attitude kerja karyawan anda.

 

5 Pekerjaan Dimasa Depan

Dari  hasil penelitian The Canadian Scholarship Trust Plan (CST) diperkirakan bakal ada 5 pekerjaan baru di tahun 2030, berikut daftar tersebut:

 

  1. Simplicity Expert (Ahli Keserhanaan)

Di tahun 2030 manusia akan lebih berfokus pada bagaimana cara suatu sistem / bisnis bisa menyederhanakan dan membuat operasi sistem / bisnis tersebut menjadi otomatis (mengalis begitu saja). Contoh : mereka akan memangkas 30 kegiatan administratif dan hanya akan disisakan menjadi 2 saja, 4 langkah interview mnjadi 1 saja.

2. Garbage Designer (Perancang Limbah)

Mereka berkerja dengan mengubah produk buangan atau limbah menjadi produk yang  kreatif. Produk limbah berkualitas tinggi bisa di rubah menjadi produk lain yang berbeda dan memiliki nilai guna.

3. Robot Counselor (Konsultan Robot)

Di prediksi pada tahun 2030 dunia akan banyak menggunakan tenaga robot dalam produksi, pelayanan jasa hingga urusan membantu rumah tangga. Konsultan robot dibutuhkan untuk menentukan robot mana yang bagus di gunakan untuk melakukan tugas tugas tertentu.

4. Aquaponic Fish Farmer (Peternakan ikan)

Di prediksi pada tahun 2030, populasi ikan dunia di prediksi akan sangat berkurang. Jadi diperlukan metode produksi baru yang menggantikan penangkapan dari alam liar. Aquaponik menggabungkan peternakan ikan dengan perkebunan. Diatasnya tumbuh tanaman perkebunan di bawahnya ikan ikan hidup di air.

5. Re-Wilder (Petani)

Profesi ini dulu disebut petani. Tugas re-wilder bukan bercocok tanam untuk menumbuhkan tanaman, tapi untuk mengurangi dan memperbaiki kerusakan lingkungan di desa yang disebabkan oleh orang, pabrik, kendaraan bermotor dan lain sebainya.

 

 

Nah kalo lo di masa depan mau jadi apa nih?

5 Tanda Kamu sudah Sukses.

Ingat sukses itu tidak dinilai dari barang yang orang lain berikan padamu. Seperti Jabatan Pekerjaan, Mobil Perusahaan, Gaji besar, Anggaran Pengeluaran yang besar, Ruang Kantor Sendiri.

Sukses itu bukan kecelakaan, butuh kerja keras. Ketekunan, pengorbanan dan yang paling penting adalah kamu menyukai dengan apa yang sedang kamu lakukan dan pelajari – pele

Kesuksesan yang nyata adalah kesuksesn yang berkaitan dengan kekuatan yang kamu bangun dari dalam diri mu, kekuatan yang tidak bisa di berikan orang lain kepadamu dan kekuatan yang tidak bisa diambil darimu. Kesuksesan bisa berarti banyak hal. Bagi saya, itu berarti membebaskan diri dari batasan untuk melakukan apa yang saya sukai penuh waktu.

  1. Jika kamu Sukses kamu mencintai pekerjaanmu. Jika kamu masih bekerja di tempat yang tidak kamu suka dan takut mengatakannya pada bosmu, kamu belum sukses.
  2. Jika kamu sukses kamu tahu apa yang bos atau klienmu mau. Jika orang lain masih memberitahu apa yang harus kamu lakukan, kamu belum sukses.
  3. Jika kamu sukses kamu tahu kapan waktu yang tepat untuk berbicara dengan cara dan intonasi yang tepat. Jika kamu memilih tutup mulut saat orang yang lebih percaya diri berbicara, kamu belum sukses.
  4. Jika kamu sukses kamu mengisi dirimu dengan mimpi besar dan visi yang riil dan kamu suka. Ketika kamu memiliki visi untuk hidupmu sendiri dan sudah melangkah ke arahnya baik hanya langkah kecil, kamu sudah sukses.
  5. Jika kamu dikelilingi oleh orang yang kamu cintai dan mencintaimu kebali kamu sudah sukses. Kamu akan bisa mendapatkan pekerjaan lain jika kamu kehilanggan pekerjaan.

Status kamu tidak berarti banyak, tetapi pikiran dan keyakinanmu terhadap dirimu sendiri, hasrat untuk terus maju adalah yang terpenting.

Kisah Kentang, Telur dan Biji Kopi

Suatu hari seorang anak perempuan mengeluh kepada ayahnya mengapa hidupnya sangat menyedihkan dan dia tidak tahu tindakan yang akan merubahnya. Dia lelah untuk bertahan dan berjuang sepanjang waktu. Rasanya dia telah menyelesaikan masalah, lalu masalah lain muncul untuk di selesaikan.

Ayahnya seorang koki dan membawa anak perempuannya itu ke dapur. Dia megambil tiga buah panci dan mengisi panci-panci tersebut dengan air dan meletakkannya di kompor yang menyala. Dan ketika air dalam panci itu mulai mendidih dia mulai memasukan kentang dalam panci pertama, kemudian telur pada panci kedua dan biji kopi pada panci terakhir.

Lalu mereka duduk dan melihat panci-panci itu mulai mendidih tanpa mengatakan apapun kepada anak perempuannya tersebut. Anak perempuannya mulai merasa gelisah dan menjadi tidak sabaran, bertanya-tanya apa yang sedang ayahnya lakukan.

Setelah menunggu dua puluh menit menunggu, ayahnya mematikan kompor dan mengeluarkan kentang dan telur tersebut dari panci dan meletakknya di piring. Dan juga dia menuangkan kopi dari panci dan mengisinya ke gelas. Lalu ayahnya melihat putrinya dan bertanya “Apa yang kamu lihat?”

Dengan cepat putrinya menjawab “Kentang, telur dan kopi”.

“Lihat lebih dekat” kata ayahnya. “Dan sentuh kentangnya”. Putrinya melakukannya dan menyadari kentang tersebut menjadi lembek. Dan kemudian ayahnya meminta putrinya untuk memecahkan telur. Setelah mengupas kulit telurnya anak perempuan itu mengamati telur rebus yang keras itu. Yang terakhir ayahnya meminta putrinya untuk mencium aroma kopi, dan karena aromanya yang unik membawa seyum di wajah putrinya.

Lalu kata putrinya “Ayah apa maksud dari semua ini?”

Lalu ayahnya menjelaskan kentang, telur dan kopi mengalami kesulitan yang sama yaitu air mendidih. Tapi masing masing mengasilkan reaksi yang berbeda.

Kentang yang awalnya keras, kuat dan seperti tak terhancurkan, tetapi setelah di masak dalam air mendidih kentang itu menjadi lunak dan lemah.

Telur yang awalnya ringkih, rapuh dengan pelindung yang tipis setelah ditaruh dalam air mendidih, isi dalam telur tersebut menjadi keras.

Berbeda dengan biji kopi, biji kopi unik ketika terkena air panas dia menciptakan sesuatu yang baru

“Kamu yang yang mana?” tanya ayahnya kepada putrinya. “Jika masalah terus menerus datang kepadamu, apa yang kamu respon? Apa kamu kentang, telur atau biji kopi

Moral: Dalam kehidupan, masalah selalu terjadi di sekitar kita, masalah terjadi pada kita, tetapi satu-satunya hal yang benar-benar penting adalah respon apa yang ada di dalam diri kita. Apa kamu kentang, telur atau biji kopi

 

Kamu yang mana?