4 Kebiasaan Toxic yang Menghancurkan Motivasimu

kebiasaan toxic

1. Membandingkan dirimu dengan orang lain.

Jika kamu selalu membandingkan dirimu dengan orang lain, hal itu memang satu cara mudah untuk menghilangkan motivasimu. Akhirnya tidak hanya kamu akan berhenti melakukan sesuatu, tetapi kamu juga sudah membuang-buang banyak waktumu. Jadi jika kamu terus-terusan membandingkan dirimu dengan orang lain, kesuksesan tak akan pernah mendatangimu karena kamu tidak pernah menghargai dirimu sendiri. Setidaknya saya bisa berkata kamu “sukses” untuk mensia-siakan waktumu.

2. Fokus hanya pada hasil.

Kita terkadang hanya fokus pada hasilnya saja daripada harus berpikir tentang action(tindakan) apa yang sudah kamu lakukan dan menghasilkan sesuatu. Memang berat untuk membuat perubahan pada hidup kita atau mencari motivasi untuk menghadapi tantangan tertentu, hal ini terasa berat jika kamu hanya mengejar perasaan senang ketika kamu mencapai goalsmu. Boleh saja kamu senang ketika kamu mencapai sesuatu, jika kamu hanya fokus pada hasil àsemakin berat tantangannya semakin luntur motivasinya. Yang harus kamu perhatikan adalah hal-hal kecil apa yang sudah kamu buat untuk mencapai goalsmu itu.

3. Tidak membuat goals dan plan secara spesifik.

Jika kamu tidak mempunyai goals atau plan, kamu tidak bisa selalu termotivasi karena kamu tidak tahu apa yang harus kamu lakukan.

Kamu harus menyadari bagaimana atau ke mana kamu akan pergi dan apa yang ingin kamu capai. Tidak punya goals atau plan sama seperti kamu mencari sebuah toko dan kamu tidak tahu alamatnya, hasilnya kamu akan terjebak “menebak-nebak” sepanjang waktu dan tidak tahu harus ke mana. Tidak punya goals membuat hidupmu menjadi berat untuk selalu termotivasi dan rasanya kamu kamu tidak mencapai apapun dari masalahmu dan hidupmu.

4. Menunda dan terdistraksi(tidak fokus).

Kamu akan terkejut seberapa banyak waktumu yang sudah kamu buang karena berbagai macam distraksi dan penundaan yang sudah kamu buat. Kamu mungkin bisa menghabiskan waktu menonton Tv, Youtube, searching di media sosial, dan menemukan banyak hal nggak penting tapi menarik ketika membuka internet. Kebiasaan ini bisa membunuh motivasimu dan membuang-buang waktu. Sebaiknya buat jadwal untuk menonton TV atau YouTube atau Browsing di internet untuk meminimalisir kamu tidak membuang banyak waktu dan energimu dan fokus pada goals/tujuanmu.

by  Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

Pensiun? Siapa takut

Menyiapkan Dana PensiunAyo siapa sih yang mau pensiun tenang nyaman tidak berkurangan tidak harus bekerja lagi, kalau mau seperti itu siapkan dana pensiun dengan poin-poin di bawah ini yuk:

 

1. Hitung pengeluaran bulanan.

Data dari BPJS Ketenagakerjaan batas usia tenaga kerja untuk mulai mengambil pensiun berubah menjadi 50 tahun mulai Januari 2022. Namun kamu bisa kok menentukan kapan kamu mau pensiun. Misalnya saat ini kamu sudah berusia 25 tahun dan memutuskan mau pensiun 25 tahun ke depan di usia 50 tahun.

 

2. Tentukan kapan mau pensiun.

Kamu punya pilihan hidup saat pensiun. Mulai dengan hidup sederhana, hidup sama seperti saat masih produktif, atau hidup mewah. Sebelum memutuskan pilihan, sebaiknya kamu menghitung berapa pengeluaran bulananmu. Nantinya, pengeliaran bulananmu menjadi acuan untuk menghitung berapa target pensiun kamu dimasa depan.

 

3. Hitung target dana pensiun.

Setelah mengetahui besaran pengeluaranmu setiap bulan, selanjutnya adalah menghitung berapa dana yang harus kamu kumpulkan sebagai dana pensiun. Ingat ya jumlah pengeluaran biaya bulanan setiap orang itu bisa berbeda-beda, jadi sesuaikan saja dengan kebutuhan dan targetmu. Paling mudah kamu bisa menghitung dana pensiun versi mu menggunakan perhitungan TV M atau time value of money perhitungan ini bisa kamu temukan dengan mencari di internet. Nah berikut contohnya, kamu memutuskan akan pensiun di usia 60 tahun atau 25 tahun dari sekarang. Nah jika dihitung dengan versi TVM dan kamu sudah menghitung biaya pengeluaran tahunan kamu mencapai 60 juta, kamu perlu menyimpan uang pensiun tahuban di 25 tahun kemudian sebesar Rp159,9 juta.

 

Nah pertanyaannya dengan dana pensiun sebesar Rp159,9 juta setiap tahun yang harus kamu kumpulkan, Bagaimana kamu bisa mengumpulkannya selama 25 tahun? Investasi apa saja yang sudah kamu tanamkan? dan asuransi apa yang sudah kamu ambil?

Semua keputusan yang kamu ambil saat ini menjadi penentu besar mudah tidaknya kamu mencapai  gaya pensiun apa yang mau kamu capai.

Tapi jangan khawatir kamu bisa mempelajarinya kok dengan mengikuti petunjuk dari Master atau guru finansialmu. Yang penting terus semangat

by  Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

Bagaimana kamu keluar dari generasi “Sandwich Generation”

Motivasi buat Sandwich Generation

Perlu kamu ketahui dulu Sandwich Generation adalah generasi yang harus menanggung biaya hidup 3 generasi yaitu orang tua, diri sendiri, dan juga anaknya atau adiknya. Seseorang yang terjebak di situasi Sandwich Generation kerap kali mengalami kesulitan untuk menyeimbangkan finansial dan waktu untuk orang tua, anak/saudara, bahkan diri sendiri.

 

Lalu bagaimana keluar dari generasi Sandwich? Satu cara adalah dengan mulai menyiapkan dana Pensiun. Meski sulit, tapi sisihkan untuk dana pensiun.

 

Apa itu dana pensiun?

Merupakan dana yang akan digunakan untuk membiayai kehidupan saat nanti Sudah pensiun atau tidak bekerja dan tidak produktif menghasilkan uang. Dan ternyata dana pensiun menjadi salahsatu tujuan keuangan yang sangat penting dan harus dipenuhi selain dana darurat. Coba bayangkan masa tua nanti mau seperti apa, masih harus memenuhi kebutuhan di hari tua dan tidak bekerja lagi. Jadi harus menyiapkan dana pensiun bukan?

 

Karena pada akhirnya kita semua pensiun.

Jawaban sederhana Kenapa kita harus menyiapkan dana pensiun adalah karena pada akhirnya kita akan pensiun. Seiring perjalanan waktu kita akan memasuki usia tidak produktif dan tidak mungkin bisa bekerja lagi untuk menghasilkan uang, tapi kebutuhan jalan terus dan harus dipenuhi saat itu juga. makanya kita harus memiliki dana pensiun untuk dapat menghidupi diri sendiri di hari tua nanti.

 

Ingat anak bukan dana pensiun.

Banyak yang masih memiliki mindset anak adalah investasi pensiun di masa depan.  padahal ketika mereka sudah besar mereka memiliki keluarga dan tanggung jawabnya sendiri. Kalau mengandalkan anak di masa depan untuk biaya hidupmu nanti sama saja dengan mengulangi rantai generasi sandwich over dan over dan over again. Nggak mau kan hal itu terjadi?

 

Dana pensiun butuh biaya besar loh.

Dana pensiun itu Nggak cuman jutaan tapi bisa miliaran rupiah karena kamu harus memenuhi kebutuhanmu sehari-hari biaya kesehatanmu hingga tujuan keuangan lain yang sesuai dengan gaya hidup yang diinginkan di masa-masa pensiunmu nanti. Belum lagi ada faktor inflasi alias kenaikan harga dari biaya kehidupanmu. Jadi semakin kamu tunda mengumpulkan dana pensiun maka semakin sulit dana yang harus kamu sisihkan.

Bayangan saja di waktu tua kamu masih ingin jalan-jalan ke luar negeri, maka target pensiun kamu bisa 4-5 miliar di usia 55 tahun. Lalu kamu baru ngumpulin di usia 35 tahun atau 20 tahun di target usia pensiunmu. bisa sih kamu lakukan tapi bagi penghasilan kecil rasanya berat untuk dilakukan. Namun beda cerita Jika kamu sudah mengumpulkan dana pensiun mulai dari usia 25 tahun. Artinya kamu punya waktu yang lebih panjang untuk mengumpulkan dana pensiun dan tentu nominal yang kamu kumpulkan bisa jauh lebih kecil perbulannya. Jadi lebih ringan bukan?

 

Kapan kita harus menyiapkan dana pensiun?

Secepatnya atau sedini mungkin saat kamu sudah mulai bekerja dan berpenghasilan. Biasanya sih di usia 20 tahunan dan terus berlanjut saat kamu masih usia produktif. Karena semakin Dini kamu mengumpulkannya maka dana yang perlu disisihkan tiap bulan juga relatif lebih kecil.

 

Berapa sih dana yang harus kita kumpulkan?

Setiap orang pastinya punya ukuran yang berbeda-beda, karena kebutuhan sehari-hari juga berbeda. Nah, ada kok langkah-langkahnya dan temukan jawabannya di artikel berikutnya

So pantengin terus ya..

 

 

 

 

by  Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

Bahayanya Menekan Emosi Tanpa Sadar

emotional-intelligenceEmosi yang saya bahas disini adalah represi emosi. Represi emosi adalah bentuk dari pertahanan tubuh. Represi adalah pertahanan mental yang dilakukan secara tidak sadar saat Anda mengalami kejadian traumatis atau tidak menyenangkan. Tindakan ini dilakukan tanpa sadar bahkan Anda tidak akan mengingat tentang trauma yang pernah Anda alami. Sebenarnya, represi adalah suatu pertahanan tubuh yang penting untuk menlindungi Anda dari gejala kecemasan akibat emosi yang tidak diterima.

Represi berbeda dengan Surpresi yang merupakan emosi yang sengaja Anda hindari karena tidak tahu bagaimana cara untuk menghadapinya. Contohnya seperti ketika merasakakn sebuah emosi Anda berdiri dari tempat duduk dan berjalan jalan keluar ruangan untuk menenangkan diri. Ini adalah contoh dari Surpresi. Surpresi bisa menjadi sebuah sebuah solusi jangka pendek untuk mengolah emosi, selama Anda memastikan diri untuk mendapatkan solusi mengatasi emosi tersebut sesegera mungkin. Sedangkan dalam kasus Represi Emosi yang di tekan tanpa sadar tidak mendapat kesempatan untuk diproses, bukan berarti emosi itu menghilang begitu saja. Namun sebaliknya, emosi tersebut secara tidak sadar akan muncul atau menyerang balik sebagai gejala psikoligis atau fisik, seperti contonhnya menyerang sistem imun (gampang sakit), stress, rasa tidak nyaman, dan depresi.

Kenapa Represi Emosi bisa terjadi?

Represi emosi seringkali disebabkan karena trauma masa kecil. Hal simpelnya disebabkan karena apa yang dipelajari saat masih anak-anak tentang perilaku sekitar mereka dan komunikasi yang berasal dari pengasuh utama mereka. Orang dewasa dengan represi emosi sering merasa kehilangan koneksi atau terputus dari perasaan mereka sendiri karena mereka punya pengalaman masa kecil yang berbeda. Contohnya Anda akan cenderung suka menekan emosi jika pola pengasuhmu dengan ciri beikut:

Jarang menunjukan emosi atau berbicara tentang perasaan mereka.

Mempermalukan atau menghukum jika Anda mengekspresikan emosimu.

Memberi tahu Anda jika emosimu salah atau menyangkal pengalaman meosinalmu.

 

Sebaliknya untuk tipe Surpresi emosi akan merasa cukup nyaman untuk mengespresikan emosi jika pengasuhmu :

  • Sering membicarakan perasaan mereka.
  • Tidak menilai atau mengkritik ekspesi emosionalmu.
  • Memvalidasi pengalaman emosional positif dan negatifmu.
  • Mendorongmu untuk berbagi perasaanmu.

 

Bagaimana cirinya kalau kita melakukan Represi emosi?

Tidak mudah udah mengenali ketika kita berurusan dengan represi emosi, karena tidak ada test yang pasti yang dapat diambil. Namun, jika kita memiliki emosi yang di tekan secara tidak sadar (repesi), bisa kita lihat dengan tanda utama yang biasanya muncul melalui perasaan atau perilaku kita, baik kepada diri sendiri atau orang lain. Cirinya orang yang mengalami gejala represi emosi sering mengalami kesulitan meyebutkan dan memahami pengalaman emosional mereka, mereka mungkin akan mengalami :

  • Mati rasa atau kosong secara terus menerus.
  • Memiliki kecenderungan untuk berusaha melupakan sesuatu.
  • Merasa tertekan atau kesal ketika seseorang bertanya tentang perasaannya.
  • Gelisah dan tidak nyaman ketika orang lain memberitahu tentang perasaan mereka.
  • Merasa gugup, rendah atau stress sepanjang waktu dan tidak tahu sebabnya kenapa.

 

Jika Anda kesulitan mengungkapkan perasaanmu dengan cara yang sehat, emosimu dapat menumpuk hingga akhirnya meledak. Hal ini terkadang muncul sebagai respon terhadap pemicu yang bisa saja sangat sepele. Represi emosi dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk :

  • Membicarakan hal yang penting bagi kamu.
  • Membangun sebuah hubungan intim.
  • Mengerti perasaan orang lain.
  • Mendukung atau mengapresiasi diri sendiri.

 

Dan perlu diperhatikan gejala lainnya yang biasanya terjadi :

  • Menggunakan TV, atau media social, atau aktivitas lain untuk membatumu mati rasa dan menghindari perasaan yang tidak kamu kenali.
  • Mengikuti situasi alih alih mengungkapkan apa yang benar benar kamu inginkan dan butuhkan.
  • Menghabiskan waktumu dengan orang lain untuk menghindari kesendirian.
  • Menunjukan perilaku pasif-agresif untuk menghadapi situasi yang membuat kamu kesal.
  • Orang lain mungkin sering menggambarkan dirimu sebagai sosok yang “ dingin”

 

Penulis Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

Kalau Emosi Sudah Memuncak….

Mengelola EmosiCara sederhana yang dapat kamu praktekan jika pikiran dan emosi sudah memuncak

  1. Tarik nafas yang dalam.

Sebelum emosi kamu memuncak tarik nafas yang dalam dan isi paru paru dengan udara, lalu biarkan pikiran dan energi negatif keluar dari dalam tubuh bersamaan dengan hembusan nafas. Fokus pada setiap terikan dan hembusan nafas yang kamu lakukan pastikan semua rongga di paru paru terisi udara dan lakukan berkali kali minimal hingga 10 menit.

2. Cari tahu apa penyebab masalahmu dan fokus pada solusinya.

Pikiran manusia sangatlah komples dipenuhi dengan berbagai hal. Satu dengan yang lain. Satu masalah dengan yang lain, bahkan memikirkan pekerjaan yang besok harus dilakukan. Semua hal ini menumpuk menjadi satu dan menciptakan rasa cemas satu dan rasa cemas yang lainnya. Buat dua kolom kolom sebelah kiri tuliskanlah apa yang membuatmu menjadi tidak sabaran. Dan kolom sebalah kanan tuliskan solusi yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi hal tersebut. Kemudian lakukan. Jika dirasa tidak cocok tuliskan kembali solusi lain yang bisa kamu lakukan dan segera di eksekusi.

3. Bersyukur.

Bersyukur memberi kita banyak kebaikan dan manfaat, menjadikan kita menjadi pribadi yang lebih baik, menjadikan kita sosok yang selalu berpikir optimis, membuat kita mudah mengontrol diri dan dapat menghilangkan stress. Dalam jurnal  Psychological Science, bersyukur juga bisa membuat kita berlatih untuk jadi lebih sabar lagi.

4. Cara terakhir yang benar-benar tidak dirokemendasikan untuk dilakukan yaitu : Terima rasa tidak nyaman itu.

Ketika kamu merasa tidak nyaman dan sudah berupaya mengatasinya, terima saja rasa tidak nyaman itu. Izinkan diri kamu untuk menerima ketidaknyamanan tersebut. Ini bisa jadi cara untuk berdamai dengan dirimu dan mulai bisa mengontrol diri untuk lebih baik lagi.

Penulis Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

Strategi Move On

Fokus pada masa sekarang.

Coba lihat apakah penyebab kamu menjadi tidak bahagia karena kamu terlalu fokus memikirkan sesuatu yang tidak terjadi pada masa sekarang, entah masih terbayang masa lalu maupun terlalu kawatir dengan masa depan yang masih menjadi misteri.

Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk senantiasa memfokuskan perhatian kita hanya pada masa saat ini saja dulu. Dengan cara beberapa tips berikut ini:

Tinggalkan masa lalu dimana tempatnya berada. Tinggalkan semua masa lalu, dari hal buruk sampai hal baik jauh di belakang dimana tempatnya berada. Jangan biarkan masa lalu mempengaruhi hidupmu di masa kini. Hari gini masih sedih karena masa lalu? Move on dong..

Fokus pada sesuatu yang dapat kamu kendalikan. Didunia ini ada hal yang tidak bisa kamu kendalikan dan ada hal yang bisa kamu kendalikan. Jika kamu fokus pada sesuatu yang tidak bisa kamu kendalikan seperti kematian, kapan terjadinya bencana, penghianatan, dl. Fokus pada sesuatu yang bisa kamu kontrol seperti bentuk badan, kesehatan, ahli di bidang tertentu, dll. Lebih berpasrah kepada kekuatan Tuhan jika kamu ingin lebih tenang dalam menjalani hari.

Tenangkan pikiran. Fokus perhatian kita pada masa sekarang. Terlihat mudah namun pada kenyataannya, selalu fokus itu pekerjaan yang melelahkan. Untuk mengimbangi kamu dapat melakukan kegiatan seperti meditasi, olahraga, supaya kemampuan fokus kita bisa semakin meningkat dan memiliki daya tahan yang tinggi.

Perhatikan Diri Sendiri

Kamu bisa menikmati hidup dengan menjadi lebih perhatian pada dirimu sendiri. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menjadi lebih perhatian pada dirimu sendiri:

Punya hobi yang menyenangkan. Buat hobi seperti sepeda. Berlatih panah. Mendaki, dll . adalah hobi yang bisa kamu lakukan di waktu luang. Dengan punya satu atau banyak hobi kamu bisa membawa hidupmu lebih menyenangkan dan tidak monoton. Jika hidup kamu dihabiskan untuk bekerja saja pasti akan sangat membosankan.

Putuskan hubungan dengan orang orang yang membuat hidupmu menderita. Hidup ini hanya sekali jadi kenapa harus kamu sia siakan dengan berteman dengan orang yang tidak memberimu kontribusi apapun. Jangan Cuma berpura pura sok kuat padahal sangat tersakiti. Putuskan hubungan seperti itu. Kemudian lebih fokus pada orang yang berpikiran terbuka.

Hargai dirimu dengan hadiah. Beri penghargaan pada dirimu hadiah setelah sukses meraih seuatu. Bisa berupa baju, makanan, dll. Yang bentuknya menyenangkan dirimu sendiri. Hargai dirimu sendir dan cintai dirimu sendiri.

Olahraga. Aktifitas fisik seperti olahraga dapat memicu keluarnya hormon dopamin yang membuat sesorang merasa bahagia. Semakin rutin kamu olahraga maka akan semakin membuatmu bahgia.

Persiapkan masa depanmu

Masa depan memang tidak tidak perlu banyak kita perhatikan dan dibuat paranoid karenanya. Manun masa depan tetaplah harus kita persiapkan mulai dari sekarang. Persiapkan dirimu supaya tidak berakhir miskin, gagal, menganggur. Apakah kamu mau menikmati hidup seperti ini?

artikel motivasi : move On

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh karena itu masa depan juga pelu dipersiapkan dengan baik, dengan harapan kita dapat menikmati hidup ini dengan baik dan dalam jangka waktu yang lebih lama. Berikut beberapa tips utuk mempersiapkan mada depan lebih lama:

Punya rencana. Hidup memang terkadang tidak berjalan dengan rencana. Namun jangan jadikan alasan untuk tidak membuat rencana, sebaliknya, buatlah rencana dengan tujuan seperti apa nanti dirimu kelak. Dan buat secara detail. Jika sudah ada gambaran dirimu, buat rencana sederhana seperti skill apa yang harus dimiliki. Kapan rencana tersebut selesai. Dan rencana apa yang akan dilakukan. Hindari situasi linglung dan membingungkan dimana dapat meyulitkan dirimu sendiri.

Ikuti passion kamu. Cari tahu apa yang menjadi passion/hasrat kamu dalam hidup.

Penulis Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

Gimana sih, biar Team kita Capai Target di tahun 2023? Kick Off Meeting 2023

KICK OFF 2023 CHRISTIAN ADRIANTO MOTIVATOR

Minggu lalu saya diundang salah satu owner perusahaan untuk datang ke kantornya.

“Pak Christian, kami sudah lakukan banyak hal. Tapi team sales kami masih gitu gitu aja. Masih banyak yang belum capai target.”

Oke, jadi setelah cerita panjang lebar, ternyata ada 1 hal yang beliau khawatirkan.

RESESI!

Karena resesi di berbagai negara di dunia, sehingga Indonesia terdampak. Dan beliau khawatir omzet perusahaan juga akan terdampak.

Tahun 2023 adalah tahun yang penuh tantangan, menantang buat bisnis, apalagi untuk para team sales di lapangan.

Kalau dulu kita kenal VUCA ( volatility, uncertainty, complexity, and ambiguity ), Sekarang orang bilang TUNA ( Turbulent, Uncertain, Novel, Ambiguous ).

Makanan apa lagi itu?

Hehehe…

Singkat cerita aja, daripada kepanjangan.

Yuk !! saya bantu team SALES anda, agar bisa mengatasi kesulitan dilapangan.

  1. Mereka harus punya mindset , Pola pikir yang tangguh, sehingga apapun keadaan resesi dilapangan, mereka bisa atasi.
  2. Mereka harus punya cara dan strategi agar bisa mengerjakan sales activity dengan efektif
  3. Mereka harus punya mental “ONE SPIRIT, ONE TEAM, ONE GOAL”. Kerja sama Team lebih kuat, dan berkolaborasi untuk menaklukkan segala tantangan.

Dalam program inhouse training kICK OFF Start Strong & Be UNSTOPPABLE!

Dengan pengalaman saya, training di lebih dari 600 perusahan. Saya saya akan berikan jurus jurus dan strategi untuk bantu team sales anda achieve target di 2023, bahkan penjualan naik 3-4 kali lipat dengan strategi yang “PROVEN” di banyak perusahan.

Jika anda ingin tahu info lebih lanjut, langsung WA ke team saya,

Sisca +6282110502502

 

Penulis Christian Adrianto

Motivator & Sales Coach

Cara Mengenal Kelebihan dan Kelemahan Diri Kita

Mengenali Kekuatan dan Kelemahan DiriSetelah membaca artikel sebelumnya tentang kelemahan, sekarang kita bahas cara mengenal kelebihan dan kelemahan dalam diri kita.

Aktifitas untuk diri sendiri.

Luangkan waktu untuk melakukan aktifitas untuk diri sendiri bisa berupa hobi atau kegiatan sosial di sekitar lingkungan kamu. Jika kamu bisa melakukannya dengan hasil yang memuaskan tanpa ada kesulitan bisa jadi itu adalah kelebihanmu. Dan jika kamu kesulitan dan menimbulkan banyak masalah, bisa jadi itu kelemahan kamu. Tapi ingat selesaikan dan jangan menyerah ya. Kamu bisa memperbaiki kesalahan kamu dengan kelebihan yang kamu punya atau dengan meminta bantuan orang lain.

Minta pendapat orang terdekat, keluarga, sahabat atau seseorang yang ahli dibidangnya.

Tidak ada salahnya untuk bercerita ke sahabat atau keluarga terdekat. Dengan ini kamu tahu bagaimana pendapat mereka seperti apa dirimu di mata mereka. Selalu perisiapkan dirimu terhadap kritik dan saran yang membangun untuk membuat kepribadianmu lebih baik lagi.

Menulis buku harian.

Kegiatan menulis tidak semua orang lakukan, tapi terkadang memang membantu kita untuk mengenal diri sendiri. Lalu buat rutinitas untuk menulis apa yang sudah dilakukan hari ini, apa yang kamu pelajari dan apa yang mau di rubah untuk hari esok. Dan kamu tahu seperti apa dirimu lewat tulisanmu.

Menerima kelemahanmu.

Memahami bahwa dirimu unik dan spesial adalah langkah awal untuk mengenal diri sendiri. Cobalah memahami apa saja kelemahanmu dan fokus pada cara kamu untuk meminimalisir kesalahan yang akan terjadi. Contohnya kamu ada seorang pelupa, maka kamu atasi dengan membuat catatan dan remainder di kalender hp.

Semua orang pasti punya kelemahan tapi semua bergantung pada tindakan kamu untuk membuat aksi untuk mengatasi kelemahanmu.

 

Penulis Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

Kelemahan Bukan Sebuah Kesalahan

Kelemahan bukan sebuah kesalahan. Namun, kelemahan berbuah kesalahan.

Kelemahan bukan kesalahan, manusia tidak diciptakan sempurna sebab manusia diciptakan unik. Unik-berbeda satu dengan yang lainnya.

 

Kamu pasti setuju jika tidak ada satupun manusia di dunia ini yang terlahir sempurna. Setiap orang pasti memiliki kelemahan dan pernah berbuat kesalahan.

Sayangnya, dunia digital sekarang dibalik kebaikan yang ditawarkannya menciptakan era dimana orang menjadi mudah untuk nyinyir – mencela orang lain. Banyak sekali tokoh yang sudah berbuat baik kepada banyak orang, influencer dan selebritas yang dinyiyir habis-habisan karena tidak sesuai seperti apa yang dibayangkan penontonnya. Seakan-akan mereka punya standart supaya orang lain seperti apa. Tidak akan ada gunanya membicarakan mereka yang memilih memiliki hidup seperti ini.

Yang perlu kamu selalu ingat : “Jangan menyesal dengan kelemahanmu. Sadarilah. Kelemahanmu adalah Berkat. Sebab, Kelemahan diberi oleh Tuhan supaya manusia punya pekerjaan untuk memperbaiki kelemahannya. Untuk menjadi lebih baik dari hari sebelumnya.

Berkat yang kita terima sekecil apapun bisa menginspirasi orang lain dan memberi semangat untuk diri sendiri. Awalnya memang akan berat, banyak orang yang akan mencemooh tapi jika kita tidak berhenti memperbaiki diri, tindakan kita akan menjadi sebuah contoh bagi orang lain.

Daripada sibuk sebar dosa, lebih baik jika menularkan kebahagiaan. Tugas kita untuk menjangkiti diri sendiri dengan kebahagiaan dan menularkannya kepada orang lain.

Kita mungkin tidak sempurna, tapi kita unik. Kita juga memiliki kekuatan dan kelemahan masing masing. Jangan lah kita menuntut orang lain untuk berubah menjadi seperti apa yang kita mau, hanya karena dia lemah disatu bidang dan melupakan kekuatan lain yang dia miliki. Dia mungkin lemah dalam matematika tapi bukan berarti dia gagal. Mungkin dia punya kemampuan lebih di bidang lainnya seperti seni atau olahraga. Kita bisa dengan mudah mencari kelemahan dan kesalahan orang lain bahkan pura pura tidak melihat kebaikannya. Bukan tugas manusia untuk menghakimi dan menuntut, tapi tugas kita untuk saling menghargai dengan perbedaan yang ada.

 

Penulis Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia

3 Kesalahan yang Orang Lakukan saat Membuat Goal

3 kesalahan saat membuat Goal Memang apa masalahnya dalam membuat Goal? Punya Goal, menentukan seperti apa Goal-nya sendiri, tapi setelah beberapa waktu ujung-ujungnya malas dan gagal. Masalahnya kebanyakan bukan karena faktor luar. Biasanya karena 3 kesalahan ini saat anda membuat goal..   Hindari 3 kesalahan ini untuk membuat Goal:

1.       Goal anda tidak jelas.

Misalnya, banyak ibu ibu memiliki goal yang terdengar seperti ini “Saya ingin punya waktu untuk diri sendiri.” Jangan salah paham goal ini adalah goal yang bagus, tetapi bagaimana Anda tahu bahwa Anda sudah mencapainya? Apakah 10 detik adalah waktu yang bisa dibilang sukses? Ada baiknya Anda membuat goal Anda lebih spesifik seperti ini:

“Saya ingin waktu 30 menit untuk diri saya sendiri, di jam 8 pagi mulai di 1 juni 2022.”

Atau

“saya ingin punya waktu satu jam untuk diri sendiri di jam 7 malam mulai tanggal 1 juni 2022.”

“Jika Anda bosan dengan hidup – Anda tidak bangun setiap pagi dengan keinginan membara untuk melakukan sesuatu – artinya : Anda tidak memiliki cukup goal.” – Lou Holtz

2.       Anda terlalu tinggi dalam menetapkan goal.

Terkadang memang benar jika menetapkan goal besar bisa sangat menegangkan. Goal besar bisa memaksa Anda mengerahkan seluruh energi Anda kedalam goal itu. Tapi terkadang juga bisa membuat Anda menjadi menderita. Tapi masalahnya menetapkan goal yang kecil, tidak akan menchallenge diri anda untuk mencapai titik puncak potensi diri. Saran saya jangan turunkan goal Anda dan pecah menjadi beberapa goal yang lebih kecil. Menetapkan goal menjadi kecil-kecil sehingga mudah dicapai lebih awal adalah kunci penetapan goal dan membuat anda lebih dekat dengan goal besar; ini adalah strategi kuota IBM yang membantu tenaga penjualan mereka mengungguli semua orang. Jangan takut membuat goal yang besar, selama anda tahu bagaimana memecahnya menjadi goal kecil kecil. Orang yang memiliki goal yang besar akan melakukan pendekatan yang berbeda dengan orang yang hanya memiliki gal kecil dan gampang diraih, bahkan tanpa usaha yang besar.

3.       Goal Anda tidak memiliki makna Pribadi.

Seringkali orang menjadikan goal mereka sesuatu yang seharusnya menjadi kebiasaan mereka. Contoh : “ saya akan meletakan ponsel saya di kamar antara jam 5 – 9 malam mulai dari 1 juni 2022. “ Goal ini bisa menjadi kebiasaan yang memberi energi kepada mu, tetapi bukan tujan Anda sebab goal ini tidak menginspirasi.  Goal Anda harus mencerminkan apa yang menjadi kebiasaan Anda dan membantu mencapai goal mu. Contohnya seperti : “saya ingin membangun disiplin diri saya dengan cara saat saya istirahat saat jam 5 – 9 malam tanpa perlu mengambil ponsel saya, dan saya bisa dengan tenang membaca buku dan akan berlangsung mulai dari 1 juni 2022.”   Kebiasaan ini akan memberi Anda energi dan akan membatumu merencanakan goal untuk menang :

  1.  Tulis goal Anda.
  2.  Baca ulang goal Anda. Apakah sudah sesuai dengan prinsip dibawah ini?
  3. Apakah Spesifik?
  4. Apakah memberi Anda cukup ruang dan waktu untuk mencapainya?
  5. Apakah punya arti?
  6. Jika goal yang Anda tulis tidak seperti syarat diatas, tulis ulang goal Anda sehingga melewati daftar periksa.

Penulis Paul Wawan Creative Marketing Motivasi Indonesia