Science di Balik Memaafkan

Science dari MemaafkanGus Miftah dalam podcast Close The Door pernah mengatakan. Kemenangan terbesar adalah meminta maaf dan memaafkan.

Permohonan maaf dan pengampunan dapat membawa damai sukacita dalam hidup. Cinta terbesar kepada Tuhan dapat diwujudkan salah satunya dengan meminta dan melepaskan maaf.

Makanya banyak budaya dan kepercayaan di bumi ini yang punya hari khusus untuk merayakan hari saling memaafkan seperti Lebaran, Paskah, Jain festival Kshamavani dan  Jewish festival Yom Kippur. Ketika memaafkan kita melepaskan kebencian dan dendam yang cenderung merusak jiwa. Memaafkan menyehatkan mental, membuat hati gembira, menenangkan jiwa dan membuat hidup kita lebih terkoneksi dengan sekitar.

Dr. Fred Luskin, penulis buku How to Forgive mengatakan ketika manusia memendam amarah dan dendam, tubuhnya mengeluarkan hormon kortisol dan adrenalin. Hormon stress, yang membuat kita cepat tua. Amarah juga dapat memperbesar kemungkinan terkena penyakit jantung.

Manusia adalah makhluk yang tak sempurna, penuh salah dan dosa. Maka seharusnya tidak sulit untuk kita memberikan maaf, karena nantinya kita juga pastinya akan membutuhkan maaf.

 

Bagaimana cara memaafkan?

Memaafkan memang membutuhkan proses.  Menurut Psikolog Robert Enright, ada 4 langkah mengampuni

#1. Pahami akar masalah  yang membuat anda Marah

Jangan marah hanya karena melampiaskan emosi, namun marah dengan strategi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Telusuri dengan bijak, apa sebetulnya akar persoalan yang membuat anda marah dan terluka. Apakah plihan kata, atau tidakan-nya atau mungkin bahasa tubuhnya atau apa. Pikirkan dengan seksama.

 

# 2. Memaafkan adalah sebuah keputusan

Setelah menyadari apa akar persoalannya, ambil keputusan untuk memaafkan. Memaafkan adalah sebuah keputusan. Terkadang tidak mudah memang, namun itu semua adalah keputusan anda sendiri.

 

#3. Pandang dengan sudut pandang lain

Cobolah memandang persoalan dengan sudut pandang yang lain. Posisikan diri anda sebagai orang lain. Ambil berbagai sudut pandang dan usahakan memandang dalam kacamata positif. Mungkin orang yang telah menyakiti anda melakukakannya bukan dengan sengaja, namun bisa saja karena terdesak oleh situasi atau trauma masa lalu.

 

#4. Lepaskan emosi yang merusak kesehatan

Pengampunan adalah proses, anda mungkin tidak akan memaafkan 100%. Katakan anda hanya bisa memaafkan 70%. Tapi ini lebih baik daripada tidak sama sekali. Lepaskan emosi negatif dan segera ganti dengan emosi positif seperti bersyukur. Doa akan sangat membantu dalam proses ini.

 

Apakah memaafkan melupakan hal yang telah terjadi?

Memaafkan bukan berarti melupakan, mengecilkan atau menyepelekan perlakuan buruk seseorang terhadap kita. Atau menganggap tidak pernah terjadi apapun. Memaafkan bukan berarti kita harus berdamai dengan orang yang telah merugikan kita dan melepaskannya dari pertanggungjawaban hukum jika ada.

Memaafkan bukan menghapus masa lalu buruk yang pahit, tapi mengingat kembali luka itu dengan kaca mata baru yang bisa membawa kita ke kondisi hati yang lebih baik.

Misal anda ingat anda sering dipukuli orang tua saat kecil. Anda bisa memutuskan untuk menyimpan dendam kepada orang tua anda, atau memandang dengan kaca mata baru, bahwa semua kejadian masa lalu itu yang membentuk diri anda sekarang. Dan pengalaman masa lalu memberikan pelajaran untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan. Dan menjadikan anda orang tua yang hadir dan mendidik anak anak anda dengan kasih sayang dan bijaksana.

Memang tidak mudah memberi makna positif dari sebuah luka. Tapi kita bisa berusaha dan terus berlatih. Dalam prosesnya tidak selalu permintaan maaf disampaikan oleh yang bersalah. Mungkin karena rasa malu, gengsi, atau kekhawatiran terlihat bodoh. Atau mungkin dia tidak memahami bahwa ia telah menyakiti hati anda. Meski dalam kondisi seperti ini, anda tetap bisa memaafkan. Karena memaafkan memberikan manfaat lebih besar untuk diri anda sendiri. Karena melalui pengampunan, kita dapat hidup lebih damai, terbebas dari emosi merusak mental dan anda akan memandang dunia dengan lebih ceria.

 

Christian Adrianto Motivator & Trainer Penulis

Christian Adrianto

Motivator dan Trainer yang fokus untuk meningkatkan produktivitas kerja dan penjualan di perusahaan. Dengan pengalaman selama 16 tahun lebih, ia telah dipercaya lebih dari 500 perusahaan besar di Indonesia. Dan juga membawanya untuk memotivasi di seluruh Indonesia hingga mancanegara seperti Malaysia, China, Vietnam dan Australia.

 

The Power of Introvert

introvert ekstrovertSaya senang membaca buku. Saya lebih senang dirumah dibanding keluar dan hang out di cave dengan teman teman. Saya lebih suka berkebun dibanding jalan jalan di mall. Banyak yang mengatakan bahwa saya adalah orang yang introvert. Orang yang tidak banyak bicara dan tenang.

Masalahnya culture kita memandang introvert dengan sebelah mata. Jika dalam sebuah kelompok, perhatian kita selalu tertuju pada orang introvert yang dominan. Padahal tidak ada korelasi antara yang paling pandai bicara dengan yang punya ide terbaik.

Lingkungan kita jarang mendengarkan ide dari para introvert, padahal pandangan seorang introvert juga menarik untuk didengarkan. Namun karena orang introvert tidak banyak bicara, mungkin orang jadi tidak bertanya.

Lingkungan sekolah dan lingkungan kerja saat ini juga lebih banyak dirancang untuk para ekstrovert. Padahal 2 dari 3 orang di bumi adalah seorang introvert.

Saat saya sekolah dulu, kita duduk di barisan bangku. Dan dituntut untuk mengerjakan tugas sekolah secara soliter alias sendirian. Namun anak anak kita sekarang di sekolah duduk di sebuah meja besar. Satu meja bisa 4-5 orang anak, dan anak anak diberikan tugas untuk dipecahkan secara bersama sama.

Tidak begitu beda dengan lingkungan kerja saat ini. Kantor saat ini dirancang open space, tanpa sekat, bahkan kalau bisa tanpa dinding. Semua bekerja bersama dalam satu ruangan. Yes, lagi lagi dirancang untuk para ekstrovert.

Jangan salah paham dulu, saya tidak mengatakan bahwa semua itu jelek atau salah. Karena saya setuju bahwa kolaborasi dan kerjasama itu penting. Tapi terkadang introvert bekerja dengan lebih baik dalam kesendirian. Dalam masyarakat ada pandangan bias antara introvert dan pemalu.

Steve Wozniak, penemu Apple Computer pertama, lebih senang duduk sendirian di cubicle di kantornya di Hewlet-Packard. Dan ia berkata bahwa ia tidak akan pernah menjadi ahli seperti sekarang jika ia bukan seorang introvert yang malas pergi keluar rumah.

Bukan berarti kita harus berhenti berkolaborasi. Karena kenyataannya Steve Wozniak menjadi terkenal setelah berkolaborasi dnegan Steve Jobs saat mereka membangun Apple Computer.

Jadi punya sifat introvert bukan berarti  lebih sulit sukses dan memberikan pengaruh pada dunia.

 

Introvert tidak sama dengan pemalu. Kalau malu adalah emosi takut akan penilaian orang lain. Sedangkan introvert atau Introversion lebih pada bagaimana respon terhadap sebuah stumilation, termasuk social stimulation.

Jika Extrovert mendambakan stumulation dalam jumlah besar.

Sedangkan introvert merasa lebih hidup, lebih powerfull dalam lingkungan yang lebih tenang atau low-key environments.

Tidak harus setiap saat sih, bagaimanapun manusia adalah makhluk social, tapi biasanya sebagian besar waktunya.

Introvert lebih banyak berkomunikasi kedalam dirinya, sedangkan ekstrovert lebih banyak komunikasi ke luar dirinya. Makanya introvert biasanya terkesan pendiam. Tapi ngga juga, ia banyak bicara juga kok, tapi di dalam kepalanya.

 

Kalau tiba giliran dalam kepemimpinan, posisi leadership biasanya banyak dikuasai oleh para ekstrovert.

Adam Grant dari Wharton School melakukan sebuah riset dan ia menemukan bahwa leader yang introvert lebih banyak memberikan hasil yang lebih baik daripada ekstrovert leader. Karena orang orang introvert biasanya lebih hati hati dalam mengambil resiko, lebih teliti dan cermat, sifat yang mungkin kita butuhkan dalam leadership.

Mereka memanage orang secara proactive, mereka adalah pendengar yang baik dan senang mendengarkan ide orang lain.

Dan faktanya banyak juga kok pemimpin hebat yang berpengaruh di dunia adalah seorang intovert. Sebagai contoh Eleanor Roosevelt, Rosa Parks, Gandhi. Banyak orang mengatakan  mereka orang yang tenang, lembut, tidak banyak bicara dan bahkan pemalu. Tapi mereka mencuri perhatian dunia. Bukan karena mereka mau, tapi karena mereka harus, meskipun setiap tulang dalam tubuh mereka menolak.

Dan ternyata introvert punya special super power, karena orang bisa mersakan bahwa para leader introvert ini mengenakan helm, bukan karena mereka menikmati memerintah orang lain, bukan karena senang diperhatikan, tapi karena mereka tidak punya pilihan, dan mereka harus melakukan hal yang mereka pikir benar.

Akhir kata, Carl Jung, psikolog yang pertama kali mempopulerkan introvert-ekstrovert mengatakan : tidak ada orang yang 100% introvert atau 100% ekstrovert. Dan semua orang pasti berada diantara introvert – ekstrovert spekrum.

Kita menyebutnya sebagai ambiverts.

Dan menurut pendapat pribadi saya, Ambiverts adalah yang terbaik di dunia.

Kita butuh keseimbangan. Ibarat Yin dan Yang, kita butuh keduanya.

Dan ini penting, apalagi kalau kita bicara tentang kreatifitas dan produktivitas. Karena orang orang yang paling kreatif di dunia, mereka jago mengkomunikasikan ide mereka, namun mereka juga punya introversion dalam dirinya untuk berpikir dalam. Karena kreativitas butuh pemikiran dalam diri.

So buat para introvert di luar sana, yang mungkin masih strugling dalam social skill. I get you !

Masih banyak yang bisa dilakukan oleh introvert. Jangan jadikan introvert sebagai alasan atas ketakutan atau keraguan yang menghalangi kesuksesan anda. Dan ingat social skills bisa  dipelajari kok.

 

FransiscaPenulis

Fransisca

Marketing Manager di Motivasi Indonesia. Telah banyak memberikan konsultasi dalam bidang people develoment untuk berbagai perusahaan tentang bagaimana meningkatkan produktivitas kerja dan penjualan.

 

The 5 AM Club By Robin Sharma

Beberapa bulan yang lalu saya membaca buku ini. Dan saat saya baca lagi, saya mendapatkan new insight yang menurut saya menarik untuk dibagikan.

Review the 5am club Robin Sharma bookJadi Robin Sharma, penulis buku The 5 AM Club, Ia bercerita tentang orang-orang yang berkomitmen bangun pagi jam  5 pagi setiap hari. Dan rata rata mereka menjadi pribadi yang produktif dan sukses.

 

 

# Insight 1

Untuk menjadi sukses kita harus melakukan yang orang banyak tidak lakukan. Termasuk bangun pagi jam 5  setiap hari.

Kenapa harus bangun pagi?

Karena dengan bagun pagi kita akan merasakan positive energy dan productivity.

 

Tapi poinnya bukan sekedar bangun jam 5 pagi saja.

Tapi activity yang dilakukan setelah bangun jam 5 pagi.

 

20 Menit  pertama : latihan fisik atau olah raga

Olahraga dapat membantu menghilangkan hormon cortisol, hormon yang dihasilkan saat manusia merasa stress dan takut. Dan melalui olahraga, tubuh akan meng-generasi protein BDMF yang memperbaiki koneksi meural di otak, sehingga kita akan berpikir lebih jernih dan cepat.

 

20 Menit kedua : Refleksi diri

Anda bisa melakukan meditasi, menulis jurnal, planning, berdoa, sholat dll.

 

20 Menit ketiga : Learning

20 menit terakhir ini anda dianjurkan untuk menambah knowledge baik dengan membaca buku misalnya buku The Mirracle of Happiness by Christian Adrianto (hehehe….), mendengarkan podcast, audio book dll.

 

Rutinitas ini dilakukan selama 66 hari, hingga menjadi otomatic point. Atau menjadi kebiasaan.

 

# Insight 2

Rahasia Pencetak Sejarah : Capitalization IQ

Robin Sharma melakukan penelitian mendalam dan mendapatkan bahwa orang orang sukses tidak hanya bergantung pada bakat dan kemampuan saja. Tetapi lebih karena capitalization IQ. Yaitu sejauh mana seseorang memanfaatkan potensi yang ia miliki melalui konsistensi dan kegigihan. Para pencetak sejarah memberikan dedikasi dan komitemen serius untuk terus menerus bertumbuh (NEIA : Never Ending Improvement & Achievement) dan terus mengasah skill. Dan inilah yang menjadi pembeda.

Miliki Growth mindset : kita tidak dilahirkan untuk menjadi pasarah dengan kemampuan yang kita miliki, tapi kita bisa terus bertumbuh dan berkembang.

 

# Insight 3

Ini mungkin bukan insight, tapi lebih ke strategi sukses. Robin Sharma membagikan beberapa strategi untuk membantu kita agar lebih produktif.

 

Tight Bubble of Total Focus

Kita bekerja tanpa gangguan apapun

Set up jadwal untuk melakukan aktivitas tanpa gangguan dan tanpa distraction.

Dan berikan 100% fokus. Daripada mengerjakan banyak project tapi tidak fokus, lebih efektif jika mengerjakan 1 atau 2 project tapi dengan total focus.

 

Rule 90/90/1

90 hari kedepan, selama 90 menit pertama dalam hari anda, lakukan 1 hal prioritas yang paling berdampak dan membuat perubahan di masa depan. Dengan melakukan ini, anda telah memberikan fokus pada hal yang sangat sangat penting dalam hidup anda.

 

 

Metode 60/10

Setiap 60 menit anda bekerja, istirahat selama 10 menit. Misalnya streching, jalan jalan dulu, tujuannya adalah agar kita tidak overwhelming dengan pekerjaan, lebih less stress dan pikiran lebih fresh sehingga bekerja lebih produkif.

 

 

SO WHAT?

How do we put the book into action?

 

Nah, ini pertanyaan wajib kalau sudah baca buku.

 

Mungkin buat anda yang sulit bangun pagi, anda tidak harus  langsung bangun jam 5 pagi dan melakukan semua activity yang di atas.

 

Robin Sharma menyarankan, kita bisa mulai dengan baby step, misalnya No screen time setelah jam 8 malam.  No Phone, ipad, laptop, TV, no screen. Dengan harapan kita bisa tidur lebih mudah, dan kita bisa bangun lebih awal.

 

Tapi menurut saya pribadi, bagi beberapa orang metode ini mungkin tidak bisa diterapkan. Misalnya oleh orang orang yang punya night hour, orang orang yang produktif nya di malam hari atau mereka yang bekerja di malam hari atau mungkin sulit dipraktekkan oleh young parents yang punya bayi. Biasanya jam tidur mereka tidak beraturan.

 

Dan menurut saya pribadi, no screen time di atas jam 8 malam juga agak sulit. Karena saya pribadi masih bekerja di jam tersebut.

 

Tapi menurut saya buku ini sangat menarik, karena untuk orang orang sibuk dan overwhelming mungkin bisa mencoba metode Robin Sharma ini. Dan di buku ini juga ada banyak cara untuk membantu kita lebih produktif.

 

Bagaimana? Anda tertarik mencoba bangun jam 5 pagi setiap hari? Atau anda sudah praktek bangun pagi setiap hari?

 

Christian Adrianto Motivator & TrainerBy Christian Adrianto

Motivator & Sales Coach

Dengan Pengalaman selama lebih dari 16 tahun di dunia training dan motivasi, beliau telah dipercaya oleh lebih dari 500 perusahaan besar untuk memberikan motivasi dan training untuk meningkatkan produktivitas kerja dan penjualan.

Bagaimana sukses dengan lebih cepat

sukses coachBayangkan anda naik kendaran super cepat.

Mobil super car, bisa running 300km/jam

Apakah cukup mengandalkan kendaraan?

Maka untuk sukses Yang nomor 1 Harus Punya Tujuan.

Sudah punya kendaraannya, tapi Ngga tau mau kemana, ya hasilnya ngga kemana mana.

 

Untuk sukses Cepat, yang ke-2 TAU Caranya Pakai Kendaraannya

 

Kita kembali ke perumpamaan super car.

Kita sudah tau tujuannya. Kita mau jalan. Sudah nyalakan mesin mobil.

Ganti giginya di mana?

Kalai mobil biasa, ganti gigi di samping bangku sopir. Tapi kalau super car beda, ganti gigi di belakang setir..

Kaki cuma gas sama rem.

Kalau ngga tau cara pakainya, bisa cepat? Makanya harus tau cara pakai kendaraanya.

 

Harus tau cara ngegas, tau jadi team player, tau aturan main dalam bisnis tersebut dll. Makanya supaya tau, harus belajar pengetahuannya. Knowledge harus ditingkatkan.

 

Mau secanggih appaun kendaraan anda, kalau ngga di gas, ngga akan kemana mana.

 

Taunya injek gas, ngga punya skillnya, ngga bisa kalau nikung, ngga bisa belok tajam

Bisa?

 

Nah, yang Ketiga adalah punya skillnya. Belajar terus skillnya. Caranya tentukan 1 -2 skill yang akan mendukung kesuksesan anda. Skill beda dengan knowledge. Kalau knowledge anda tahu, tapi kalau skill anda paham, dan bisa melakukan. Artiny skill butuh latihan.

 

Kembali ke mobil. Ketika anda nyetir dengan sangat cepat, apakah bisa nengok kiri kanan?

Ngga, bisa.

Maka yang ke empat, untuk lebih cepat sukses, anda butuh fokus. Mindset harus disetting untuk fokus pada tujuan. Biarkanlah orang berkata apa, buktikan dengan cara menjadi sukses dan bermanfaat untuk  orang banyak.

 

Penulis :

Christian Adrianto Motivator & TrainerChristian Adrianto

Motivator & Sales Coach

Be Professional

 

 

Seandainya Anda sakit parah, dan perlu operasi.

Kemudian Saya datang dengan baju putih, saya bilang : “saya semangat banget mau operasi anda. Saya mau anda habis operasi pokoknya langsung sembuh, makanya tadi malam ngga bisa tidur, saking saya semangatnya mau operasi anda.”

Anda Senang tidak ketemu dokter kaya gini?

Pasti anda senang ya.

Kemudian

Anda tanya : Sudah berapa puluh tahun pengalaman? Sudah sering operasi  ya?

Saya jawab : ini pertama kali sih.

Anda : Dokter baru lulus ya?

Saya : Ngga juga sih, saya ngga sekolah kedokteran kok.

Kira kira semangat anda makin turun?

Anda : Jadi belajar dari mana jadi dokter?

Saya : Dari Youtube

 

Kira kira anda Masih mau dioperasi ngga?

Hehehe… cerita tadi hanya ilustrasi ya…

 

Tapi pelajarannya, Dalam bisnis, semangat dan antusias ngga cukup.

Antusias penting untuk memulai tapi itu tidak cukup.

Harus belajar untuk bangun sistem yang lebih baik

 

Banyak orang di seminar motivasi berbicara dan membakar. Untuk sukses, yang paling penting semangat antusias.. yang lain ngga penting…

Keluar keluar kebakaran beneran. Yes, semangat penting sih. Tapi semangat saja tidak cukup, mesti beajar skillnya, tingkatkan pengetahuan dan disiplin. Sangaaat jarang ada orang sukses yang hanya berbekal semangat saja. Be profesional, Upgrade diri terus dan tidak pernah berhenti belajar.

Penulis :

Christian Adrianto Motivator & Trainer

 

Christian Adrianto

Motivator & Sales Coach

Inspirasi dari film Doctor Strange : The Multiverse Of Madness

doctor strange5 Mei 2022 saya nonton tayangan perdana film dari Marvel Cinematic Universe. Sekitar 2 jam lebih para penonton dimanjakan dengan tayangan cinematik yang fantastis, keren banget. Jalan ceritanya juga menarik, banyak plot twist yang bisa ditebak dan bikin kaget. Tata musik dan audionya juga mantap banget, meski banyak yang mengatakan bahwa ini adalah film horor, namun semua dikemas apik sehingga bisa dinikmati juga oleh orang yang tidak suka film seram seperti saya.  takaran antara seram dan actionnya rasanya pas dan nuansa gothik nya terasa kental. Dan setelah nonton film ini ternyata ada banyak sekali inspirasi dan motivasi yang bisa kita petik.

1. Selalu ada jalan jika ada kemauan

Berkali kali Doctor Strange yang diperankan oleh Benedict Cumberbatch dalam kondisi terdesak, tapi ia tidak pernah menyerah. Dan mencoba mencari solusi. Salah satunya yang paling berkesan adalah saat karakter America Chaves (yang diperankan oleh si manis Xochitl Gomez. Seorang anak yang punya kemampuan membuka portal menuju multiverse.) berhasil dibawa oleh Scarlet Witch ke multiverse-nya untuk disedot kekuatannya. Kalau Doctor Strange tidak berbuat sesuatu, maka Amerika Chaves akan mati. Padahal ia berada di multiverse lain. Tidak menyerah, Doctor Strange sampai pindah pindah multiverse lain dan minta bantuan Doctor Strange dari dunia lain, bahkan jadi zombie. Penasaran ngga? Makanya nonton! Intinya apapun masalah yang dihadapi, jika kita tidak menyerah, dan terus mencari jalan keluar, maka akan ada solusi.

2. Kasih ibu tak terhingga

Scarlet Witch dalam film ini sangat kuat sekali. Semua itu karena ia memiliki motivasi yang kuat untuk bersama anak anaknya. Makanya ia rela melakukan apapun, hingga mempelajari kitab Darkhold yang diceritakan memiliki kekuatan jahat. Namun kasih ibu tak terhingga, ia rela melakukan segalanya demi anak dan orang tercinta. Walaupun memang caranya salah, namun kita ambil inspirasi positifnya saja. Bahwa motivasi terkuat adalah cinta. Demi orang orang tercinta, kita akan punya kekuatan besar untuk sukses. Tapi jangan lupa juga untuk berdoa. Karena sukses, dengan jalan yang tidak direstui Tuhan hanya akan membawa penyesalan dan penderitaan.

3. Orang baik tidak akan mengorbankan Hati Nurani untuk Sukses

Dalam berbagai multiverse, diceritakan bahwa Doctor Stephen Strange adalah orang yang tidak baik. Sahabat dan orang orang terdekatnya, semua menyesalkan apa yang sudah dilakukan Stephen Strange dalam hidupnya. Namun meskipun semua orang mengatakan bahwa Doctor Strange akan melakukan hal yang mengecewakan, seperti Doctor Strange dari multiverse lain, namun ia tetap berusaha menjadi Doctor Strange yang bisa dipercaya, setia kawan dan melakukan yang terbaik. Biarlah apa kata orang, yang menentukan siapa kita adalah diri kita sendiri dan apa yang telah kita lakukan.

4. Are You Happy?

Film ini secara unik mengangkat sisi lain super hero. Kalau biasanya kita melihat sisi kerennya saja dari seorang super hero, namun di film ini seorang super hero juga mengalami tantangan dalam dirinya. Trauma, penyesalan dan kehilangan dirasakan oleh Wanda maximoff. Ia merasa pengorbanannya tidak berarti, itu menjadi alasan ia melakukan hal yang kejam dan tidak bahagia.

Ketika Wanda alias si Scarlet Witch akhirnya bertemu anak anaknya di dimensi lain, ia pikir ia akan bahagia. Tapi ternyata anak anaknya ternyata malah ketakutan melihat ia. Hal itu membuat hatinya sakit. Ia merasa tenang setelah Wanda, ibu dari anak anak di multiverse itu berkata bahwa, kedua anaknya tidak akan kekurangan cinta.

Dalam adegan awal Doctor Strange ditanya oleh mantan kekasihnya, Christine.

“Are You Happy?”

Strange awalnya merasa bahwa kebahagiaan tidak ada kaitannya dengan hidupnya. Namun akhirnya ia mengatakan bahwa jika ia berhasil menyelamatkan dunia ia akan bahagia, namun ternyata tidak.

Disisi lain, Wong saat di kamar Taj juga ditanya Dr. Strange “Are You Happy?”

Dan Wong menjawab bahwa dia happy dengan apapun keadaan dia saat ini. Doctor Strange kelihatan ngga percaya lalu pergi.

Baik Wanda maupun Doctor Strange mendefinisikan kebahagiaan sebagai kondisi reality saat ini yang sempurna. Namun akhirnya mereka mendapati bahwa happy adalah menerima dan mensyukuri kondisi saat ini. Jangan mencari kebahagiaan di luar diri kita. Happiness is within. Happiness adalah tentang cara kita berpikir.

Happiness is within. Hanya diri kita yang menentukan diri kita bahagia atau tidak dengan kondisi kita saat ini.

5. Trust Your Self, Trust Your Power

Ini adalah quote favorit saya di film ini. Setuju banget, percaya diri dan percaya dengan kemampuan kita. Kita akan bisa menaklukkan tantangan.

masihhhhh banyak pelajaran lain yang bisa dipetik. Tentang persahabatan, tentang pantang menyerah, tentang cinta. Tapi rasanya ngga akan mantap kalau ngga nonton sendiri filmnya. Ok!

semoga menginspirasi. Salam semangat!

Penulis :

b0c521ca671f986ec2e1bde1da89e6eeFransisca

Marketing manager di Motivasi Indonesia

 

Mindset Sales Entreprenur Dahsyat

Think like a bussinessman not as employee.

Belajar dari Joe Gerard, Penjual Terbaik di Dunia versi Guiness of the World Record.

Joe Gerard memiliki status sebagai karyawan, Ia adalah sales mobil. Ia bukan pemilik showroom, tapi ia berpikir sebagai entrepreneur.

Bukan berarti menjadi karyawan jelek, dan entrepreneur baik. Bukan itu maksud saya.

Yang saya maksud adalah mindsetnya.

Mindset seorang sales yang berjiwa entrepereneur sejati

“My Bussiness is my bussiness.”

Bisnis saya adalah urusan saya

Your company can’t take care your bussiness. Andalah yang harus mengurus semua customer anda.

Apalagi Divisi lain, mereka tidak punya kepentingan untuk customer anda.

Jangan serahkan repeat order, penghasilan, referensi, kesejahteraan keluarga kepada orang lain, atau divisi lain yang tidak punya kepentingan!

Jika anda mengurus customer anda maka Cutomer anda adalah milik anda seumur hidup, bukan milik perusahaan.

Seandainya anda punya bisnis lain, anda sudah punya customer.

Sales bermental entrepreneur kadang merogoh kocek sendiri dalam memberikan service.

Sisikan komisi anda dan Investasikan kepada customer anda.

Maka customer akan loyal.

Belajar lagi dari Joe Gerard, ia selalu menginvestasikan sebagian komisi yang ia dapatkan dan dikembalikan kepada customer untuk memberi personal touch.

Mungkin anda berkata, Pak, komisi saya kecil!

Investasi kepada customer bukan hanya uang. Bahkan banyak hal yang dapat dilakukan yang nyaris tanpa uang, atau jika butuh uang, itu juga kecil sekali. Sebagai contoh, Joe Gerard, jago sekali memuji. Ia memuji customernya, ia memuji istrinya.

” Wah, ibu adalah wanita yang sangat beruntung, punya suami bapak yang sayang sama keluarga. Buktinya bapak beli mobil ini pertimbangannya supaya ibu nyaman lho kalau pergi kemana mana.”

Jika bawa anak, Joe Girard akan berlutut, kemudian berbicara dengan anak itu

“Nama kamu siapa?”

“Umur kamu berapa?”

“Kamu tahu kenapa kamu kemari?”

“Mama papa mau beli mobil.”

Sudah closing bukan?

Kalau anaknya tanya , “Kenapa mobil lama mama papa?”

“Mobilnya sudah tua….”

Closing bukan?

Kemudian Joe Girard juga selalu punya mainan, sementara mama papanya lihat lihat mobil, Joe Gerard akan suruh anaknya untuk main agar tidak bosan. Entertain anak-anak. Mama papa tenang, mood bagus, keputusan beli mobil lebih besar.

Penting membuat anak-anak tidak bosan, jika anak-anak bosan, menangis, minta pulang, bisa bisa batal jualan.

Untuk istrinya, ia memuji.

“Bapak sungguh beruntung memiliki istri yang sangat cantik.”

Kemudian ia memberi parfum untuk istri customernya.

Ia memberi dulu, baik customernya mau beli atau tidak.

Begitu sudah transaksi, order form diserahkan sekertaris, kemudian ia mengirim kartu ucapan terimakasih.

Belum tentu bayar DP, sudah terima kartu terimakasih. Maka ngga enak kalo ngga bayar. Ya atau Ya?

Mainan, parfum, kartu, Joe Girard bayar dari kantongnya. Itulah kenapa Joe Gerard menjadi penjual terbaik di dunia. Di masa karirnya, orang antri untuk beli mobil dari Joe Gerard seperti orang mau ke dokter kecantikan. Ia memang berstatus sebagai karyawan, tapi ia memiliki mindset sebagai seorang entrepereur sejati. Ia berani berinvestasi, bahkan dari kantong pribadi.

 

Penulis : Christian Adrianto

Sales Coach terbaik Indonesia. Beliau telah mentraining lebih dari 200.000 orang, dan membantu meningkatkan penjualan. Training beliau tidak sekedar teori, namun sederhana, aplicable, pasti bisa dipraktekkan. karena materi beliau telah terbukti berhasil dan beliau adalah seorang parktisi penjualan yang berpengalaman selamama lebih dari 16 tahun.

Pentingnya “Menjual Diri”

 

Seandainya anda berada di show room mobil.

Produk sama, harga sama, warna sama, tapi salesnya yang satu ganteng, pakai dasi, pakai jas, bersih, rapi dan wangi.

Yang satu lagi Lee Min Ho pakai celana jeans bolong di lutut dan kaos oblong.

lee min hoAnda pilih dilayani siapa?

Anda akan pilih Lee Min Ho.

Dan anda akan bilang “Kalo beli boleh minta foto bareng? Tandatangan di dashboard ya!!”

 

jadi sebetulnya, Orang bukan  membeli produknya, tapi membeli salesnya!

Ya atau Ya?

Di Indonesia, banyak orang yang masih merasa jika tidak pegang-pegang barang, tidak lihat langsung, tidak pakai tawar rasanya ngga sreg. Kalaupun beli online, kalau sudah direferensikan oleh orang yang terkenal, artis atau influencer yang followers nya banyak. Ya atau Ya?

Sosok itu penting!

Makanya sebagai seorang sales, penting sekali kita untuk bisa menjual diri. Dalam artian, kita harus bisa membangun brand image kita sebagai seorang sales yang bisa dipercaya, profesional dan melayani dengan sepenuh hati.

Penulis Christian Adrianto

Sales Coach Terbaik Indonesia yang telah membantu lebih dari 500 perusahaan besar di Indonesia untuk meledakkan penjualan. Rekor beliau meledakkan penjualan hingga 200% di masa PPKM Darurat.

Orang Sales Harus Punya Banyak Kenalan, Prospekting Bagaimana Caranya?

sales coach articleBagi setiap orang Sales, setiap hari harus kenalan dengan orang baru. Karena ada banyak kesempatan baru dari kenalan baru. Apalagi jika data base sudah habis ditawari semua. Bagaimana mengharapkan customer baru, jika tidak pernah kenalan baru.

Maka mulai hari ini, Jika ketemu orang tidak Kenalan, itu adalah dosa fundamental bagi orang sales.

Akibat dari dosa tidak mau kenalan orang baru adalah, bisnis stag gitu gitu aja. Ya atau ya?

kenalan baru artinya leads baru.

Leads adalah darah bagi orang sales.

#Leads artinya prospek atau calon customer atau data base (red)

Orang sales yang tidak punya leads maka tidak punya harapan, tidak punya orderan.

Kenapa kita butuh banyak Leads?

Untuk dapat sebuah order, semua itu tergantung dengan prosentase sukses.

Maksudnya adalah Misalnya kita menawarkan 10 orang, maka 1 orang beli.

Maka prosentase suksesnya adalah 10%.  Jadi prosentase sukses bergantung pada keterampilan dalam menjual alias selling skill dan juga produk atau jasa yang ditawarkan.  Setiap bidang industri punya rata rata prosentase sukses berbeda beda. Dan semua itu juga bergantung dalam skill sang penjual dalam setiap sales processnya.

Dengan prosentase sukses 10%, maka jika mau berharap 10 order, maka harus mengunjungi 100 orang. Tapi kunjungan tidak begitu saja terjadi. Sebelum mengunjungi orang harus telpon dulu, buat janji dulu, betul?

Misalkan kemampuan sukses untuk telepon membuat orang ketemuan, buat janji  50%, maka untuk dapat membuat 100 orang ketemuan harus telpon 200 orang untuk buat janji.

Nah 200 orang ini adalah LEADS.

Banyak orang sales tidak tahu hal ini makanya mereka tidak dapat capai target. Mereka hanya menelpon 25 orang dan mengharapkan 10 penjualan. Tapi hal itu tidak akan terjadi. Apapun produk yang anda jual. Trust me!

Penjualan adalah game of number. Ada jumlah yang harus kita penuhi untuk dapat capai target.

 

Penulis : Christian Adrianto

Sales Coach yang dimasa pandemi ini telah berhasil membantu banyak team sales meningkatkan penjualannya dan mencapai target. Rekor beliau adalah meningkatkan penjualan hingga 200% selama masa PPKM darurat.

Metode Sukses dalam Hidup : Eat a Frog

eat that frog, brian tracyFrog atau Katak yang diamksud adalah tugas yang paling menantang dan harus anda selesaikan dalam sehari.

Ketika anda makan katak dan menaklukkan rintangan lebih cepat, maka anda akan memiliki waktu lebih banyak untuk mencapai goal anda.

Biasakan untuk menyelesaikan pekerjaan yang penting lebih dulu. Tanyakan pada diri sendiri “ Jika saya hanya bisa menyelesaikan 1 tugas hari ini, maka pekerjaan apa yang akan membuat perubahan besar dalam mencapai goal saya?”

 

Prioritaskan Kesehatan

Kita sering terjebak dalam lingkaran rutinitas sehari hari dan melupakan to do list yang penting. Tetapi untuk mencapai kesuksesan, yang paling utama adalah kesehatan. Dengan tubuh yang fit, maka akan lebih mudah bagi kita untuk berpikir positif. Kita juga akan memiliki energi untuk mencapai lebih banyak hal.

Banyak orang sukses sadar bahwa kesehatan dalah kunci kesuksesan. Pening untuk memiliki prioritas kesehatan baik secara mental, maupun fisik. Apalah artinya kesuksesan jika kita tidak bisa menikmati bersama orang orang tercinta karena sakit.

Jadi pastikan makan makanan sehat, olahraga secara teratur dan Istirahat yang cukup. Coba praktekkan, anda akan melihat bahwa anda akan semakin produktif.

 

Percaya Diri

Jika anda merasa kurang percaya diri, tulis daftar kelebihan yang anda miliki. Misalnya anda orang yang teratur, rapi, atau anda pendengar yang baik. Atau mungkin anda jago memasak kue yang enak. Anda jago memuji, anda memiliki senyum yang tulus, atau anda memiliki rasa humor, atau mungkin anda anda punya ide ide liar yang tak terbatas, atau mungkin anda jago membuat planning. Tuliskan daftar kelebihan anda.

Jalan terbaik untuk sukses adalah belajar percaya diri dan tingkatkan kepercayaan diri anda. Kepercayaan diri yang sehat akan memotivasi anda dan memberi keberanian untuk take action mewujudkan goal anda. Fokus pada goal dan waktu, tenaga, kemampuan dan kekuatan yang andamiliki akan membantu anda menemukan jalannya, dan membuat anda bangkit lagi saat menemui tantangan.

 

Have Fun!

Manusia gampang stress saat merasa kewalahan dengan hal hal yang harus dilakukan dalam mencapai goal. Makanya jangan lupa menikmati setiap proses yang anda lakukan. Temukan kesenangan, lihat sisi humor dari situasi yang menantang dan tertawa. Penelitian menunjukkan bahwa ketika dalam kondisi stress, hanya dengan tersenyum, tekanan darah dan denyut jantung akan turun.  Luangkan waktu untuk hobby anda, tonton video lucu dan bercanda.

Bicara dengan orang lain

Temukan seorang mentor, seseorang yang anda respect dan percaya untuk bertukar ide, bicara dan dengarkan feedbacknya. Feedback adalah makanan seorang juara. Mungkin tidak mudah mendengarkan kritik membangun. Tapi jangan biarkan sebuah kritik menghancurkan, namun jadikan itu sebagai bahan refleksi untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Untuk sukses dalam hidup, kita harus terus menerus bertumbuh. Berbicara dnegan mentor membuat pertumbuhan progress yang substansial.

 

Take a Break

Ambil waktu untuk istirahat akan memberikan impact yang positif dalam progres mencapai goal. Ada waktu untuk sejenak mereset dan recharge untuk menjaga life balance. Beberapa pekerjaan dan situasi dapat membuat frustasi, mundur sejenak dari situasi tersebut dan istirahatkan tubuh dan pikran dengan sesuatu yang berbeda. Kemudian kembali lagi dengan mata dan perspektif yang fresh, akan sangat membantu anda lebih produktif.

 

Continous Learning

Coba belajar hal baru setiap hari, baik dalam personal, maupun kehidupan profesional. Kita akan bertumbuh dengan cara belajar. Orang yang mendedikasikan waktunya untuk menjadi pembelajar seumur hidup, maka ia pasti akan mencapai kesuksesan. Dengan terus belajar, kita akan meningkatkan kualitas hidup dan mengekspose diri dengan peluang peluang baru.

 

Stop membandingkan diri dengan orang lain

Setiap orang berbeda, punya goal yang berbeda. Bahkan jika ada orang yang melakukan apa yang ingin anda lakukan, anda memliki situasi yang berbeda. Jadi membandingkan diri dengan orang lain tidak adil baik untuk diri anda sendiri maupun untuk masa depan anda. Membandingkan iri dengan orang lain tidak membantu anda merasa termotivasi.

Fokus saja dengan apa goal anda, situasi anda dan lihat kesuksesan di masa depan. Ikut bahagia dengan keberhasilan orang lai, tapi tetap fokus dengan next step dalam goal anda.

 

Konsistensi

Konsistensi adalah kunci kesuksesan. Konsisten artinya tetap menjalankan activity untuk mencapai goal, meski situasi sedang tidak mudah sekalipun. Salah satu cara terbaik untuk tetap konsisten adalah dengan membuat jadwal, dengan tanggal, jam dan activity yang akan dilakukan. Dan lakukan apa yang sudah dijadwalkan dengan disiplin.