How to Sell High Price

Setiap proses penjualan pasti ada Sales Funnel, mau B2B, mau B2C

sales funnel - Trainer sales terbaik Indonesia Christian AdriantoPaling atas LEADS (Bank Nama/ Calon Pelanggan), Leads lewat sales proses, Atasi keberatan, penolakan akhirnya akan menjadi ORDER.

Jika CALON PEMBELI (prospect) menjadi PEMBELI (buyer) ,  itu disebut Conversion

Jadi yang menentukan penjualan with high price adalah

  1. LEADS
  2. CONVERSION

“LEADS are to sales person what Blood is to the Body”

Jika tubuh kurang darah jadinya lesu, Kehabisan darah jadinya kondisi kritis.

Makanya Kuantitas darah harus mencukupi. Namun Kuantitas banyak, namun kualitas kurang, maka akan mempengaruhi Kesehatan. Misal jumlah darah cukup, tapi darah kental, Kesehatan kurang.

Begitu juga dalam penjualan, jika orang sales kehabisan bank nama, mau tawarin siapa?

Jika kuantitas banyak, tapi kulaitas kurang, penolakan juga akan tinggi.

 

BAGAIMANA DAPAT LEADS YANG MENCUKUPI DENGAN KUALITAS YANG MENCUKUPI

Konversi sangat ditentukan oleh kualitas leads. Target market harus tepat sasaran. Dan banyak orang sales, gagal mengkonversi karena data base sejak awal tidak memenuhi syarat.

yang sering terjadi dilapangan, orang sales leads nya Kuantitas kurang, akibatnya kualitas yang tidap tepat juga dihajar. Akibatnya konversi tetap kurang. Kunci Penjualan Yang Berhasil adalah dengan meluangkan lebih banyak waktu dengan Calon pelanggan yang lebih menjanjikan, memenuhi syarat dan bermutu. Jika pelanggan sudah tepat sasaran, lebih besar kemungkinan dapat order.

SEJAK AWAL IDENTIFIKASIKAN SECARA AKURAT TARGET MARKET ANDA

-Target market harus jelas

-Target market harus tajam

 

Target market adalah

  • orang orang seperti apa yang beli produk anda
  • Orang orang seperti apa yang ngga bakan beli
  • Orang-orang seperti apa yang mungkin beli, tapi butuh effort besar.

Contoh :

how to sell high price training selling skill christian adrianto

Ada 3 macam produk HP.

Ada orang orang tertentu yang hanya mau pakai Iphone. Mau ditawari produk lain, biar secanggih apapun ngga mau. Bagi dia Iphone versi tua tetap lebih baik dibanding Samsung  versi terbaru.

Karena orang yang sudah betah dengan Iphone, tetap stay dengan iphone, baik karena feature yang unik dll. Ditawari Samsung sampai berbusa, dia ngga bergeming. Orang orang ini Iphone mau launching produk baru, subuh subuh dia sudah antri didepan store, bawa Kasur, takut kehabisan.

Ditawari Samsung , dikasi diskon juga tetap ngga mau.

Ada juga yang sebaliknya, dikasi Iphone mengeluh. Kemahalan, ribet, ngga bisa colok USB, ngga bisa colok earphone kabel, resek ngga bisa download app sembarangan, app nya kemahalan dll. Orang orang ini, dikasipun, dia belum tentu mau pakai.

Jadi ada segmen tertentu di setiap produk.

Ada orang yang pakai HP masih baru, tapi begitu ada launching tipe terbaru, langsung beli.

Tapi ada juga orang yang pakai HP, meski kondisinya udah mengharukan, retak Dimana mana, tapi selama layar belum hancur, dia masih nyaman pakai hp nya.

Ada orang yang cocok pakai OPPO, ada yang cocok pakai VIVO.

Disuruh beli Samsung, tar dulu deh.

Dan indahnya di Indonesia, marketnya besar. Semua ada segmen yang berbeda beda.

Bank nama untuk masing masing segmen berbeda.

Jika anda salah bank nama, produk anda Iphone, tapi bank nama anda adalah segmen Oppo & VIVI, setiap hari anda akan dikatain “mahal..mahal..”. Kalau kita sering mendapat kata mahal, kita akan keracunan kalau produk kita mahal. Customer bilang mahal.

Kalau target market tepat. Meski mahal, customer kita sudah biasa dengan harga segitu, sehingga retensi terhadap harga lebih kecil.

Contoh lain

Alphard Vs Toyota Yaris VS Land Criuser

 

Apakah orang yang beli Alphard VS Toyota Yaris VS Land Cruiser apakah beda?

Yaris : buat pemula, single, pekerja, manager, praktis, irit bensin, lincah

Alphard : capai level ekonomi, status tertentu. Beli buat keluarga, supaya bisa keluar kota dnegan nyaman.

Yaris ngga bisa keluar kota?

Bisa!

Tapi Alphard lebih nyaman.

Yaris yang paling penting adalah fungsi. Mobil saya bisa angkut saya dari titik A ke titik B dengan selamat.

Alphard : Fungsi, nyaman, gengsi.

Target market berbeda. Kadang kita udah sibuk kerja, lupa target market kita.

Land Cruiser : Harga juga mahal, untuk level tertentu harga milyaran.

tetapi orang yang beli Alphard dan Land cruiser , Tingkat ekonomi mirip, level status sama, tapi sifat dan character berbeda.

Alphard, cenderung family man

Land Cruiser cenderung macho, suka outdoor, offroad

Orang orang seperti apa yang tergolong better prospect untuk produk dan jasa anda? Kalau B2B Perusahaan Perusahaan seperti apa?

Dari contoh Alphard dan Land Cruiser , level ekonomi sama, tapi character beda. Kalau anda hanya pakai patokan daya beli, secara ekonomi ia mampu beli, tapi secara character dia tidak akan beli.

Kalau anda tawarin land cruiser ke pembeli Alphard, secara duit bisa beli. Tapi  pembeli Alphard akan ngeluh, ketinggina, nenek mau ikut naik mobil susah. Karena ia family guy. Buat apa saya beli mobil yang tahan banting, lha wong saya juga ngga akan banting banting mobil kok.

Jadi menentukan target market bukan hanya level ekonomi. Buat lebih tajam, tentukan ciri ciri seperti apa lagi yang mendefinisikan pembeli anda?

Sehingga semakin jelas, semakin banyak ciri ciri dan semakin tajam.

Memikirkan ciri-ciri memang butuh waktu. Tapi lebih baik habiskan waktu untuk menentukan target market, disbanding asal tawarin ke orang yang punya duit, ujung ujungnya Tingkat penolakan tinggi, dan lama lama lesu dan capek.

SIAPA PELANGGAN ANDA YANG LEBIH MENJANJIKAN?

Siapa Target market anda sebetulnya?

  1. Orang orang yang bakal beli produk anda kira kira tinggal dikawana mana? (b2B kantor Dimana, apakah perkantoran.kaw industri, segitiga emas? Atau Glodok? Atau Depok, Cibubur?
  2. Orang Orang ini biasanya menggunakan Produk Seperti apa lagi?

Orang orang yang menggunakan Alphard, jarang menggunakan HP Oppo. Bisa jadi ada yang pakai, tapi kemungkinan Hp ke 2 , ke 3 , Cadangan.

Mereka biasanya pakai Samsung, Iphone 3 model terakhir.

Menggunakan Rekening di bank Apa saja?

Level bank Apa?

misalnya B2B , Perusahaan kelas tinggi biasanya punya rekening di bank tertentu.

Kalau orang dengan level ekonomi tinggi jarang punya kredit, rekening, simpanan di BPR.

Orang yang mampu beli, mengerti, memahami apresiasi kualitas produk anda menggunakan produk apa?

  1. Bagaimana anda tahu ciri ciri orang ini tepat?

Katakan kita masuk toko yang jual jam tangan Rolex. Sales akan lihat jam tangan, anda pakai jam apa.

Kalau dia lihat jam kita adalah Guess, itupun palsu, kira kira diladeni?

Ibu ibu masuk toko jual LV, dia lihat tas kita. Kalau mangga dua, ngga diladeni. Sepatunya pakai sepatu apa?

Semua produk yang dipakai memberi clue, apakah orang ini mampu beli dan apresiasi produk kita.

 

Semakin tajam siapa target market, dan siapa yang bukan target market kita memungkinkan kita untuk semakin besar peluang ketemu dengan pembeli kita. Kita tau mesti Kerjasama dengan siapa. Dan dengan mengerti semua ini, kita mendesai promo dengan Bahasa, kata-kata umpan hadiah yang tepat sasaran, sesuai dengan target market kita. Jangan membohongi diri menawarkan kepada bank nama yang bukan target market kita. Pekerjaan kita akan sia sia. Kalau kita sudah jelas ciri ciri siapa market kita, maka setelah itu kita harus perhatikan kuantitas. Karena Selling is numbers game.

Ingat corong sales funnell? di bagian atas lebih besar bukan…? Artinya leads jumlahnya harus banyak. Karena sehebat hebatnya kita jualan, secanggih canggihnya kita jualan, pasti tetap akan ketemu penolakan.

Dari 10 ditawarkan 1 beli, maka 9 ngga jadi beli. Maka konversi kita 10%.

Dan untuk mencapai target tertentu, kita harus menawarkan sejumlah bank nama.

Harus hitung mundur.

Berapa target anda , berapa konversi anda.

Dari target dan konversi, hitung mundur menetukan berapa jumlah bank nama yang anda butuhkan.

TUGAS :

  1. Berapa target yang harus anda capai semester ini?

Berapa jumlah rata rata orang yang beli.

  1. Untuk capai target anda, kira kira anda harus dapat berapa order?
  2. Tuliskan rata rata % konversi anda berapa? Untuk dapatkan 1 orader, rata rata harus tawarkan berapa orang?
  3. Dari jumlah jumlah order dan 5 konversi, hitung mundur, anda harus menawarkan ke berapa orang, untuk mencapai target?

Kalau misalnya kuantitas bank nama 200 orang ada , tapi data bank nama tidak sesuai kualitas, maka Tingkat konversi bukan 5% tapi bisa jadi 2% atau 3 %. Mau sukses tindakannya jangan kecil kecil, tanggung tanggung. Tapi harus totalitas.

Saat pandemi, situasi berubah.

Namuns etelah pandemic, situasi berubah lagi. Kita juga harus berubah lagi.

Orang sales juga harus bisa ikuti perubahan.  Karena, jangan jangan target market kita telah bergeser. Yang dulu target market, sekarang bukan target market lagi. Banyak bisnis sudah shifting target market. Peta bisnis sudah berubah.

Banyak orang mengira, setelah pandemic, target market Kembali lagi. Padahal, banyak target market yang bergeser. Dan kalau kita tidak sadar, kita akan kehilangan banyak opportunities, tiba tiba omzet bisa hilang.

Dan dengan kondisi perubahan, muncul target market baru, bisnis baru, budaya baru, anak muda gen Z dan lain sebagainya. Maka jika kita tidak re-target market kita, dan kita hanya fokus pada target market lama. Dan tidak sadar sudah muncul market baru.

 

Christian Adrianto Motivator & TrainerChristian Adrianto

Sales Coach terbaik indonesia, telah berhasil membantu lebih dari 600 perusahaan untuk meningkatkan omzet dan penjualan, dengan rekor peningkatan penjualan hingga 4.000%

 

 

 

 

 

Jangan Hanya Ingin Jadi “Gallant”, Jadilah Seseorang yang Berarti!

motivasi untuk anak muda

Mari kita bicarakan apa yang kita rasakan ketika melihat seseorang yang dianggap “gaul”. Wajah mereka selalu tampak percaya diri dan mereka seringkali memakai pakaian yang menarik, sangat menyenangkan dipandang. Namun, seberapa sering kita lupa bahwa menjadi “gaul” didasarkan pada bukan nya penampilan dan gaya saja tetapi juga karakter dan perilaku? Di sinilah motivasi yang sebenarnya diperlukan, memotivasi orang lain untuk menjadi seseorang yang berarti di sekitar mereka.

Jadilah Dirimu Sendiri

Kita seringkali berusaha menjadi seperti orang lain agar diterima. Namun, jangan takut untuk menjadi dirimu sendiri. Menjadi dirimu sendiri akan membuatmu merasa percaya diri dan akan terlihat lebih baik daripada berpura-pura menjadi orang lain.

Berikan Kasih Sayang kepada Orang Lain

Orang yang penuh kasih sayang dan perhatian selalu memancarkan aura positif dan berhasil membawa kebahagiaan di sekitar mereka. Jadi, jangan ragu untuk berikan kasih sayang kepada orang lain. Siapa pun bisa melakukan hal ini, mulailah dengan senyum atau kata-kata yang positif kepada mereka.

Lihatlah Hidup Dengan Cara yang Berbeda

Mungkin kita seringkali terjebak dalam rutinitas dan menerima segala hal dengan apa adanya. Namun, jangan takut untuk melihat segala sesuatunya dengan cara yang berbeda, karena hal ini mungkin akan membawakan kejutan, ide baru, ide-ide segar dan bahkan momentum untuk menghadapi hidup dengan lebih baik lagi.

Berikan Kontribusi Positif

Berikanlah kontribusi positif di lingkunganmu. Pilih satu hal yang kamu senang dan pahami, lalu cobalah buat perbedaan dengan mengajak temanmu untuk bergabung, memberikan sumbangan, dan mengajak orang lain untuk berpartisipasi.

Terus Belajar dan Berkembang

Terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan dalam bidang yang diminati dapat memberikan arti dan tujuan hidup yang lebih bermakna. Ini akan membantu kita mengejar impian dan mencapai tujuan hidup yang diinginkan, serta memberikan kreativitas dan inspirasi dalam menjalani hidup. Kita harus terus belajar dan mengembangkan diri agar selalu siap menghadapi segala tantangan di masa depan dan melangkah menuju kesuksesan.

Berani Mengambil Tanggung Jawab

Mengambil tanggung jawab atas tindakan dan keputusan yang diambil dapat memberikan arti dan tujuan dalam hidup. Bertanggung jawab atas diri sendiri dan orang lain dapat memberikan rasa percaya diri dan kepuasan yang mendalam.

Menjaga keseimbangan

Menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional dapat membantu menjaga semangat dan motivasi dalam hidup. Menghabiskan waktu untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan dan merawat diri sendiri dapat memberikan arti dan tujuan dalam hidup.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, diharapkan dapat membantu menjadi seseorang yang berarti dan memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan orang lain. Jangan hanya ingin menjadi “gallant”, atau gagah berani dan tampan, tetapi jadilah seseorang yang berarti dan memberikan arti dalam hidup.

By Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia, Speaker Christian Adrianto Motivator & Trainer: Pelatihan Motivasi, Selling Skill & Leadership

 

Jika Kamu Ingin Menjadi Produktif, Berdasarkan Sains, Lakukan Ini!

pelatihan peningkatan produktivitas kerjaPeningkatan Produktivitas Kerja

 

 

 

 

 

 

 

Produktivitas adalah salah satu kunci kesuksesan dalam hidup. Kemampuan untuk lebih produktif dalam bekerja, dalam pendidikan atau dalam aktivitas sehari-hari dapat membawa banyak manfaat. Namun produktivitas bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja. Hal ini membutuhkan pemahaman ilmu pengetahuan dan penerapan praktik yang telah terbukti. Dalam artikel ini, kami menjelaskan beberapa langkah berbasis sains yang dapat membantu meningkatkan produktivitas.

1. Tetapkan tujuan yang jelas

Ilmu produktivitas telah menunjukkan bahwa tujuan yang jelas adalah langkah awal menuju produktivitas tinggi. Ketika kita tahu apa yang ingin kita capai, kita jadi lebih fokus dan termotivasi. Itulah mengapa penting untuk menetapkan tujuan yang spesifik, terukur, dan realistis. Selain itu, perlu juga memecah tujuan-tujuan besar menjadi tugas-tugas yang lebih kecil agar lebih mudah dikelola.

2. Tetapkan prioritas

Penting untuk dipahami bahwa tidak semua tugas memiliki nilai yang sama. Sebagian besar waktu, 80% hasil dapat diperoleh dari 20% usaha, prinsip ini dikenal dengan Hukum Pareto. Dalam hal ini, ilmu produktivitas menyarankan untuk mengidentifikasi tugas-tugas yang memiliki dampak besar dan memprioritaskannya. Hal ini memastikan bahwa kita menghabiskan waktu dan energi kita untuk hal-hal yang paling penting.

3. Gunakan teknologi dengan bijak

Ilmu pengetahuan modern menawarkan berbagai alat dan aplikasi yang dapat membantu meningkatkan produktivitas. Namun, penting untuk menggunakan teknologi dengan bijak. Terlalu banyak gangguan dari media sosial atau notifikasi ponsel dapat mengganggu fokus kita. Sains menyarankan untuk menetapkan waktu tertentu untuk memeriksa pesan dan media social sehingga kita dapat lebih fokus pada pekerjaan.

4. Gunakan metode manajemen waktu yang efektif

Berbagai metode perencanaan waktu telah dikembangkan berdasarkan penelitian. Salah satu yang paling terkenal adalah metode Pomodoro, yaitu mengatur waktu kerja pada interval tertentu dengan jeda singkat di antaranya. Cara ini membantu menjaga konsentrasi dan mencegah kelelahan. Metode lain seperti Getting Things Done (GTD) juga dapat membantu mengatur tugas dan memaksimalkan produktivitas.

5. Istirahat yang cukup

Ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa istirahat yang cukup penting untuk produktivitas. Tubuh dan pikiran kita perlu waktu untuk menyegarkan diri. Itu sebabnya penting untuk mengambil istirahat sejenak setiap beberapa jam. Selama istirahat ini, cobalah untuk bergerak, istirahat dari pekerjaan dan memulihkan energi.

6. Jangan takut untuk bertanya

Penting untuk selalu mempertanyakan kebiasaan dan cara Anda. Ilmu pengetahuan terus berkembang, dan strategi yang efektif saat ini mungkin tidak akan efektif di masa depan. Oleh karena itu, jangan ragu untuk mencari informasi baru dan mencoba pendekatan berbeda.

7. Evaluasi dan kembangkan diri Anda

Terakhir, sains menunjukkan pentingnya evaluasi diri. Luangkan waktu sesekali untuk mengevaluasi apa yang telah Anda capai, apa yang berhasil, dan apa yang perlu ditingkatkan. Ini akan membantu Anda berkembang dan menjadi lebih produktif seiring berjalannya waktu.

Produktivitas tidak dapat dicapai dalam semalam. Hal ini memerlukan kesadaran, komitmen dan konsistensi. Dengan mengikuti prinsip-prinsip ilmu ini, Anda dapat mencapai produktivitas yang lebih tinggi dan mencapai tujuan Anda dengan lebih efektif. Selamat!

By Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia, Speaker Christian Adrianto Motivator & Trainer: Pelatihan peningkatan produktivitas kerja

SENI MEMPIMPIN DI TENGAH KETIDAK PASTIAN

Dolar terus naik, hari ini sudah mencapai Rp. 16.400/USD.

Bagaimana memimpin di tengah ketidakpastian?

seni memimpin di tengah rupain melemah ala christian adrianto motivator & leadership trainer & sales trainer

Nilai tukar rupiah terhadap dolar terus melemah, akibatnya kondisi berubah, inflasi naik, banyak yang melakukan PHK besar besaran dan mempengaruhi iklim industri tanah air.

Sebagai seorang leader, apa yang harus dilakukan di tengah situasi yang penuh ketidak pastian?

 

Mengutip kata kata Jack Welch, CEO GE yang disebut sebut sebagai The Greatest CEO of the Centuries.

“The art of Leading comes down to one thing : FACING REALITY and then acting DECISIVELY and QUICKLY on that reality”

Ia mengatakan bahwa seni memimpin bermuara pada satu hal: yaitu menghadapi KENYATAAN kemudian bertindak TEGAS dan CEPAT atas kenyataan tersebut.

 

Maka dengan situasi saat ini, coba cek kenyataan di lapangan.

Jika kenyataan saat ini team anda lagi loyo, stress dan burn out. Jangan mengabaikan (Ignore) apalagi deny.

“Yah, paling Cuma Sementara.”

Wah, bisa bahaya!

 

Jika anda sudah menyadari kondisi, tidak cukup dengan menerima kenyataan yang ada.

Yes, betul, sudah tahu team lagi loyo, tapi mengatakan

“Namanya juga orang, ngga mungkin on-fire terus lah. Pasti ada masanya lagi loyo.”

Ini juga bahaya!

 

Yang paling tepat adalah anda harus Face reality dan mengambil keputusan yang cepat dan tepat di tengah ketidakpastian!

Bangun kembali motivasi team anda di pertengahan tahun.

 

Jika anda Face Reality saat ini : Dolar naik – kondisi berubah , banyak industri yang melakukan PHK, angka penjualan mulai menurun.

Jangan deny, do something!

Seni memimpin adalah Face Reality lebih dulu, kemudian ambil keputusan dan bertindak.

Jika anda membuat keputusan dan bertindak tanpa melihat kenyataan, maka semua keputusan dan tindakan yang anda lakukan, didasari oleh halusinasi dan khayalan.

 

Coba Re-startegize market anda.

Di tengah kondisi ekonomi hari ini, ada bidang yang mengalami penurunan, PHK besar besaran. Namun jangan lupa ada pula bidang bidang yang justru diuntungkan karena kenikan dolar.

Coba susun strategi dan fokuskan market anda pada bidang bidang industri yang lagi happy karena kenaikan dolar.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Jika anda ingin memotivasi team anda, membekali team anda dengan selling skill, leadership skill untuk meningkatkan produktivitas kerja dan penjualan, hubungi : Fransisca 082110502502.

 

Be the Best Version of You & Never Give Up!

 

Christian Adrianto Motivator & Trainer LeadershipChristian Adrianto

Motivator, Sales & Leadership Trainer

www.MotivasiIndonesia.com

Semangat Bekerja

semangat kerja

Kamu merasa akhir – akhir ini pekerjaanmu semakin banyak? Kamu merasa akhir – akhir ini jadi malas bangun pagi untuk berangkat ke kantor? Hati hati kawan kehilangan alasan untuk bekerja bisa berakibat buruk kepadamu, seperti di gantikan, rotasi ke tempat baru, bahkan yang terburuk putus kontrak kerja atau pemecatan. Sebelum kamu mengalami hal buruk ini sebaiknya ketahui dulu alasan kenapa kamu bisa menjadi tidak bersemangat saat bekerja.  Alasan umum tidak menunjukkan semangat kerja antara lain:

  1. Kebosanan: Jika pekerjaan Anda monoton dan tidak menuntut, Anda mungkin merasa bosan dan kehilangan motivasi.
  2. Tidak ada tantangan: Antusiasme dapat melemah jika suatu pekerjaan terlalu mudah atau tidak menawarkan peluang untuk tumbuh dan berkembang.
  3. Ketidakpuasan: Jika Anda merasa tidak puas dengan pekerjaan Anda atau tidak sejalan dengan nilai dan tujuan hidup Anda, Anda bisa kehilangan semangat.
  4. Konflik dengan rekan kerja dan supervisor: Hubungan yang buruk dengan rekan kerja dan supervisor dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak menyenangkan dan mempengaruhi semangat kerja.
  5. Kecemasan atau stres: Kecemasan, tekanan kerja yang berlebihan, atau masalah pribadi dapat memengaruhi semangat Anda dalam bekerja. Kurangnya kejelasan pekerjaan: Jika tugas dan tanggung jawab pekerjaan Anda tidak jelas, Anda mungkin merasa bingung atau tidak yakin apa yang harus dilakukan.
  6. Ketidak selarasan dengan budaya perusahaan: Jika nilai-nilai perusahaan dan budaya organisasi tidak selaras dengan nilai-nilai Anda, Anda mungkin merasa tidak nyaman atau kehilangan motivasi.
  7. Kehidupan pribadi Anda tidak seimbang: Ketika pekerjaan dan kehidupan pribadi Anda tidak seimbang, Anda bisa merasa lelah dan kehilangan semangat.
  8. Kurangnya penghargaan dan pengakuan: Tidak merasa dihargai atau diakui atas kontribusi pekerjaan Anda dapat menyebabkan rendahnya semangat kerja.
  9. Ketidak jelasan karir: Ketidakjelasan mengenai peluang karir di perusahaan Anda atau tidak memiliki rencana pengembangan karir yang jelas dapat berdampak negatif pada semangat kerja. Ketidakcocokan minat dan bakat: Jika pekerjaan Anda tidak sejalan dengan minat dan bakat Anda, Anda mungkin merasa terputus secara emosional dari pekerjaan Anda.
  10. Kehilangan visi atau tujuan: Jika Anda kehilangan visi atau tujuan pekerjaan, Anda mungkin merasa tidak ada alasan untuk bekerja.
  11. Kesehatan yang buruk: Kesehatan fisik atau mental yang buruk dapat mengurangi semangat Anda dalam bekerja.
  12. Kurangnya dukungan dari atasan atau manajemen Anda: Anda mungkin merasa kecil hati jika merasa tidak mendapat cukup dukungan dari atasan atau manajemen Anda.

Penting untuk mengidentifikasi penyebab kurangnya semangat untuk menemukan solusi yang tepat. Perubahan kecil pada lingkungan kerja dan cara kerja dapat membantu meningkatkan semangat kerja. Jika perasaan ini terus berlanjut, Anda harus mempertimbangkan untuk berbicara dengan manajer Anda atau mencari bantuan profesional untuk menyelesaikan masalah tersebut.

By Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia,

Speaker Christian Adrianto Motivator & Trainer: Pelatihan Motivasi, Selling Skill & Leadership

 

Kenapa ada orang yang sering mendengarkan kata positif tapi tidak berubah hidupnya?

kenapa ada orang sudah berkata positif, tidak berubah hidupnya?

Ada beberapa kemungkinan alasan mengapa kita tidak melihat perubahan besar dalam hidup kita meskipun sering mendengar kata-kata positif. Beberapa dari mereka adalah:

  1. Kurangnya Tindakan: Mendengar kata-kata positif saja tidak mengubah hidup seseorang kecuali jika disertai dengan tindakan nyata. Orang sering mendengar kata-kata inspiratif untuk memotivasi mereka, tetapi tidak memiliki langkah nyata untuk membawa perubahan itu.
  2. Kurangnya Rencana dan Sasaran: Tanpa rencana atau tujuan yang jelas, kata-kata positif hanya menggairahkan Anda sesaat. Tanpa arah yang jelas dan tujuan yang terukur, orang bisa kehilangan fokus dan motivasi dari waktu ke waktu, bahkan jika mereka merasa termotivasi dan akan terus menipis seiring berjalannya waktu.
  3. Lingkungan negatif: Lingkungan dapat mempengaruhi motivasi dan kesuksesan seseorang. Jika lingkungan Anda tidak mendukung atau cenderung negatif, mungkin sulit untuk mengubah kata-kata positif yang Anda dengar menjadi kenyataan.
  4. Inkonsistensi: Secara konsisten mempraktikkan kebiasaan positif adalah kunci untuk mengubah hidup Anda. Jika seseorang tidak secara konsisten memasukkan bahasa positif ke dalam perilaku sehari-harinya, dampaknya akan terbatas.
  5. Kurangnya kepercayaan diri: Rendahnya kepercayaan diri dan perasaan tidak berharga dapat mencegah orang mengambil tindakan yang diperlukan untuk sukses. Jika seseorang merasa tidak mampu atau tidak layak mencapai tujuan tertentu, memotivasi mereka dengan kata-kata positif mungkin tidak cukup untuk membuat perubahan.
  6. Berfokus pada masalah: Beberapa orang cenderung terlalu fokus pada masalah dan kesulitan, mengaburkan peluang dan solusi. Kata-kata positif mungkin tidak efektif jika Anda terjebak dalam pola pikir negatif.
  7. Tidak Ada Adaptasi Kepribadian: Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda. Beberapa orang lebih mudah menerima kata-kata motivasi yang positif, sementara yang lain lebih mudah menerima cara lain seperti tanggung jawab pribadi, tantangan, dan insentif lainnya.

Menggabungkan kata-kata positif dengan tindakan yang konsisten, memiliki rencana dan tujuan yang jelas, serta menciptakan lingkungan yang mendukung adalah kunci untuk mengatasi masalah ini. Selain itu, membangun rasa percaya diri dan ketekunan dalam mengatasi tantangan juga menjadi faktor penting dalam mencapai perubahan hidup yang positif.

 

By Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia,

Speaker Christian Adrianto Motivator & Trainer: Pelatihan Motivasi, Selling Skill & Leadership

 

10 Kenyataan yang Harus Kamu Sadari dalam Hidup

Beautiful Life

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tentu, ada beberapa kenyataan yang mungkin berguna untuk kamu sadari dalam hidupmu saat ini. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Hidup Penuh Tantangan:

Kehidupan tidak selalu mulus dan penuh dengan tantangan. Tantangan memiliki dua sisi, yang pertama menakutkan, namun sekaligus juga peluang untuk belajar dan bertumbuh. Jangan pernah menyerah di hadapan rintangan, tetapi hadapilah dengan tekad dan ketabahan.

2. Tanggung Jawab Pribadi:

Kamu adalah pemimpin dalam hidupmu sendiri. Tanggung jawab atas tindakan dan keputusanmu ada pada dirimu sendiri. Jangan mengandalkan orang lain untuk mengambil alih keputusan atau mengatasi masalahmu.

3. Perubahan Adalah Konstan:

Perubahan adalah bagian alami dari hidup. Terkadang perubahan datang tanpa pemberitahuan, dan kamu harus mampu beradaptasi. Fleksibilitas dan keterbukaan terhadap perubahan adalah keterampilan berharga.

4. Kesehatan Adalah Harta Berharga:

Kesehatan fisik dan mental adalah aset berharga yang perlu dijaga. Jangan anggap remeh perawatan diri sendiri. Prioritaskan gaya hidup sehat dan cari dukungan jika merasa kesehatan mentalmu terganggu.

5. Waktu Tidak Bisa Dikembalikan:

Waktu adalah sumber daya yang tidak dapat diambil kembali setelah terlewati. Gunakan waktu dengan bijak, fokus pada hal-hal yang benar-benar penting bagi dirimu, dan hindari pemborosan waktu yang tidak produktif.

6. Belajar dari Masa Lalu:

Pengalaman masa lalu, baik itu sukses atau kegagalan, adalah pelajaran berharga. Jangan biarkan dirimu terjebak dalam kesalahan atau kegagalan. Pelajari dari mereka dan gunakan sebagai bahan bakar untuk masa depan yang lebih baik.

7. Menghargai Hubungan:

Hubungan dengan keluarga, teman, dan orang-orang terdekat adalah hal yang berharga. Jangan biarkan rutinitas sehari-hari membuatmu lupa untuk menyisihkan waktu untuk mereka yang kamu cintai.

8. Tujuan dan Makna:

Penting untuk memiliki tujuan hidup yang memberikan makna dan arah. Pertimbangkan apa yang benar-benar ingin kamu capai dalam hidupmu dan buat rencana untuk mewujudkannya.

9. Keberanian Mengambil Risiko:

Terkadang, mengambil risiko adalah langkah yang diperlukan untuk mencapai kemajuan. Jika kamu ingin mencapai sesuatu yang lebih besar, kamu mungkin perlu keluar dari zona nyamanmu.

10. Keberadaan Saat Ini:

Jangan terlalu fokus pada masa lalu atau khawatir tentang masa depan sehingga kamu lupa untuk hidup dalam momen ini. Hargai setiap momen dan nikmati perjalanan hidupmu saat ini.

Mengenali dan menghayati kenyataan-kenyataan ini dapat membantu kamu mengembangkan pandangan yang lebih bijak dan matang terhadap hidup. Selalu ingat bahwa kamu memiliki kontrol atas cara kamu merespons dan menghadapi berbagai situasi dalam hidupmu.

 

By Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia,

Speaker Christian Adrianto Motivator & Trainer: Pelatihan Motivasi, Selling Skill & Leadership

Mau Capai Sales Target 2X Lipat Lebih Cepat?

Startegi mencapai target lebih cepat 2x lipat by Christian Adrianto Sales Trainer & Motivator

Tidak terasa sudah mid-year. Bagaimana pencapaian anda di Q1 dan Q2? Apakah on track atau masih ketinggalan dari target?

Nah, buat yang masih ketinggalan (yang on-track juga boleh????), Saya mau share tips supaya anda bisa capai target 2 X lipat lebih cepat.

Apakah anda familiar dengan yang namanya SALES FUNNEL?

Sales funnel itu proses dalam penjualan. Mulai dari kontak calon pelanggan, kemudian buat janji ketemu baik ketemu langsung, lewat zoom meeting, telpon, dan lain lain.

Dari pertemuan itu, kita cari tahu kebutuhan mereka, keinginan mereka, kita presentasikan solusi dan penawaran kita. Dari sana timbullah pertanyaan, tawar menawar, keberatan dan kemudian ujung-ujungnya closing. Nah itulah yang disebut Sales Funnel.

Nah, bagaimana caranya agar dengan sales funnel yang kita miliki, kita mencapai target lebih cepat?

  1. 1.       SCALE UP & TINGKATKAN ACTIVITY

Jika biasanya telpon pelanggan 5, maka tingkatkan telpon 10. Jika biasanya kirim proposal 2, kirim 7. Dengan aktivitas yang sama, namun jumlahnya ditingkatkan, maka kemungkinan keberhasilan dan prosentase closing juga akan meningkat. Masuk akal?

  1. 2.       DIGITALISASI

Pikirkan dimana aspek aspek tertentu bisa dilakukan secara otomatis. Misalnya dalam 1 hari anda bisa telpon 30 pelanggan 1 hari. Namun dengan digital, anda bisa menjangkau lebih banyak orang dengan Google ads, FB ads, IG Ads, TiktokLive dll. Pikirkan bagaimana membuat content yang viral, bagaimana membuat Hook yang menarik perhatian dalam 3 detik pertama.

Dari leads yang anda dapatkan dari cara di atas, anda juga bisa kirimkan WA untuk follow up. Apalagi jaman sekarang ada banyak app yang bisa membantu anda untuk mengirimkan WA secara otomatis ke 1.000 bahkan 10.000 orang atau lebih, dan dengan apps tersebut di WA anda sudah ada nama pelanggan anda, bisa reply otomatis juga. Sehingga anda tidak perlu lagi menghubungi pelanggan satu persatu.

Anda tinggal pikirkan bagaimana caranya agar pesan yang anda kirimkan memotivasi pelanggan anda untuk membeli. Belajar bagaimana Copywriting, Covert Selling dll.

Tidak tahu cara copywriting dan Covert selling? Jangan khawatir, anda juga bisa memanfaatkan AI (Artificial Intelligence) seperti ChatGPT, Gemini AI dll untuk membantu anda.

  1. 3.       TINGKATKAN SKILL

Dengan meningkatkan skill, baik skill dalam closing, handling objection, menggali kebutuhan pelanggan, negosiasi dll. Maka prosentase kesuksesan akan meningkat, dan closing bisa lebih cepat,  sehingga anda juga bisa mencapai target lebih cepat.

Semoga tipsnya membantu anda mencapai target bahkan melampaui target anda di semester ke 2 nanti. Jika anda butuh bantuan untuk meningkatkan omzet dan penjualan team anda hubungi Fransisca di +6282 110 502 502

Be the best version of You & never Give Up!

Christian Adrianto Motivator & Trainer LeadershipChristian Adrianto

Motivator, Leadership & Sales Trainer

Telah dipercaya lebih dari 600 perusahaan besar di Indonesia. berpengalaman lebih dari 19 tahun di dunia training. Dan telah membantu meningkatkan omzet dan penjualan hingga 4.000%.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bekerja dengan Sepenuh Hati dan Amanah agar Sukses

Kerja sungguh sungguhKerjakan Dengan Sepenuh Hati.

“Kerjalah dengan sungguh-sungguh!”

Setiap orang harus mengerti bahwa untuk mencapai kesuksesan dalam hidup, Anda harus bekerja dengan sepenuh hati. Jika Anda melakukan hal ini, Anda akan mencapai tujuan dan harapan Anda dalam hidup. Saat Anda bekerja dengan sungguh-sungguh, Anda akan membuat proses menjadi lebih mudah dan efisien.

Bekerja dengan sungguh-sungguh tidak hanya membantu Anda meraih kesuksesan, tetapi juga mendorong Anda untuk berkembang. Bekerja dengan konsisten dan sungguh-sungguh akan membuat Anda lebih baik dari yang Anda lakukan sebelumnya. Ini dapat membantu Anda meningkatkan kinerja Anda, dan Anda akan terus mendapatkan pengakuan atas hasil kerja yang Anda lakukan.

Ketika Anda bekerja dengan sungguh-sungguh, Anda juga akan belajar lebih banyak tentang diri Anda. Anda akan tahu bagaimana cara Anda bekerja dan bagaimana cara Anda memecahkan masalah dengan cara yang efektif. Dengan demikian, Anda akan dapat mengembangkan kemampuan Anda dan meningkatkan kualitas pekerjaan Anda.

Dengan demikian, untuk mencapai tujuan dan harapan Anda dalam hidup, Anda harus bekerja dengan sepenuh hati. Ini akan membantu Anda mencapai hasil yang diinginkan dalam waktu yang lebih singkat dan dengan biaya yang lebih rendah. Jadi, pastikan Anda kerjakan dengan sungguh-sungguh untuk mencapai kesuksesan yang Anda inginkan.

By Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia,

Speaker Christian Adrianto Motivator & Trainer: Pelatihan Motivasi, Selling Skill & Leadership

 

CARA MEMOTIVASI DIRI DAN REKAN KERJA

motivasi karyawan Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memotivasi diri sendiri dan orang lain di tempat kerja, seperti:

  1. Menetapkan tujuan yang jelas dan spesifik.
  2. Membuat rencana kerja yang terorganisir dan terstruktur.
  3. Berkomunikasi dengan baik dengan rekan kerja dan atasan.
  4. Mengambil tanggung jawab dan mengambil inisiatif untuk mencapai tujuan tersebut.
  5. Belajar dari kesalahan dan mengambil pelajaran dari kesalahan.
  6. Menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan kerja.
  7. Menjaga semangat dan motivasi dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan di luar pekerjaan.

Diharapkan bahwa melakukan hal-hal tersebut akan meningkatkan semangat dan motivasi untuk bekerja di tempat kerja.

By Paul Wawan, Creative Marketing Motivasi Indonesia, Speaker Christian Adrianto Motivator & Trainer: Pelatihan Motivasi, Selling Skill & Leadership